<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">

<channel>
	<title>Nina Nugroho Dukung disabilitas &#8211; Xpose Indonesia</title>
	<atom:link href="https://xposeindonesia.com/tag/nina-nugroho-dukung-disabilitas/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://xposeindonesia.com</link>
	<description>News And Entertaiment</description>
	<lastBuildDate>Tue, 18 Jan 2022 05:22:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/04/cropped-Xpose-favicon-32x32.png</url>
	<title>Nina Nugroho Dukung disabilitas &#8211; Xpose Indonesia</title>
	<link>https://xposeindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233386640</site>	<item>
		<title>Hasnita Taslim : Mengubah Musibah Jadi Berkah</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/lifestyle/womens-world/hasnita-taslim-mengubah-musibah-jadi-berkah/</link>
					<comments>https://xposeindonesia.com/lifestyle/womens-world/hasnita-taslim-mengubah-musibah-jadi-berkah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Jan 2022 05:22:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Womens World]]></category>
		<category><![CDATA[disabilitas]]></category>
		<category><![CDATA[Nina Nugroho Dukung disabilitas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=10186</guid>

					<description><![CDATA[<img width="258" height="300" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/01/Hasnita-Mendirikan-Perusahan-Sendiri-258x300.jpeg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="hasnita mendirikan perusahan sendiri" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/01/Hasnita-Mendirikan-Perusahan-Sendiri-258x300.jpeg 258w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/01/Hasnita-Mendirikan-Perusahan-Sendiri-879x1024.jpeg 879w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/01/Hasnita-Mendirikan-Perusahan-Sendiri-768x894.jpeg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/01/Hasnita-Mendirikan-Perusahan-Sendiri-1319x1536.jpeg 1319w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/01/Hasnita-Mendirikan-Perusahan-Sendiri-150x175.jpeg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/01/Hasnita-Mendirikan-Perusahan-Sendiri-300x349.jpeg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/01/Hasnita-Mendirikan-Perusahan-Sendiri-600x699.jpeg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/01/Hasnita-Mendirikan-Perusahan-Sendiri-696x810.jpeg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/01/Hasnita-Mendirikan-Perusahan-Sendiri-1068x1244.jpeg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/01/Hasnita-Mendirikan-Perusahan-Sendiri-361x420.jpeg 361w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/01/Hasnita-Mendirikan-Perusahan-Sendiri-721x840.jpeg 721w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/01/Hasnita-Mendirikan-Perusahan-Sendiri.jpeg 1374w" sizes="(max-width: 258px) 100vw, 258px" />Hasnita Taslim, seorang tuna daksa  mendirikan PT Disabilitas Kerja Indonesia, sebagai perusahaan rekruitmen khusus untuk kalangan penyandang disabilitas.  Ini sebuah kerja kreatif  yang superhebat dan menjadi contoh hebat dari kampanye #akuberdaya Menurut Hasnita, ide mendirikan usaha &#160;dipicu dari&#160; banyak &#160;teman&#160; disabilitas sulit menemukan perusaahaan &#160;&#160;yang menerima mereka bekerja. “Keterbatasan fisik  membuat para disabilitas tidak leluasa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Hasnita Taslim</strong>, seorang tuna daksa  mendirikan <strong>PT Disabilitas Kerja Indonesia</strong>, sebagai perusahaan rekruitmen khusus untuk kalangan penyandang disabilitas.  Ini sebuah kerja kreatif  yang superhebat dan menjadi contoh hebat dari kampanye #akuberdaya</p>



<p>Menurut Hasnita, ide mendirikan usaha &nbsp;dipicu dari&nbsp; banyak &nbsp;teman&nbsp; disabilitas sulit menemukan perusaahaan &nbsp;&nbsp;yang menerima mereka bekerja.</p>



<p>“Keterbatasan fisik  membuat para disabilitas tidak leluasa mendapat pekerjaan yang diinginkan,” ujar Hasnita Taslim, Founder PT Disabilitas Kerja Indonesia, pada acara <em>Live IG </em><strong>Nina Nugroho Solution </strong>#akuberdaya, bertajuk <em>‘Menjadi Disabilitas Berdaya’ </em>baru-baru ini, di Jakarta.</p>



<p>Para pencari kerja membutuhkan&nbsp; pihak yang dapat menjembatani untuk mengkomunikasikan skill yang dimiliki kepada perusahaan yang menerima tenaga kerja disabilitas.</p>



<p>Pemerintah&nbsp; sendiri lewat UU No 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, pada pasal 53 &nbsp;menyebutkan,&nbsp; pemerintah memberi jaminan kepada penyandang disabilitas untuk mendapat kesempatan bekerja. Ketentuan ini menjadi angin segar bagi penyandang disabilitas di Indonesia.</p>



<p>Menurut Hasnita, banyak perusahaan yang mau mempekerjakan para disabilitas, tapi bingung mulainya dari mana.</p>



<p>“Mereka datang ke kami untuk konsultasi. Misalnya, ada perusahaan yang mau mempekerjakan desain grafis atau yang mahir microsoft office. Oke&nbsp; untuk &nbsp;bidang ini talentnya tuna rungu, usianya 32 tahun. Perusahaan&nbsp; kami yang mendesainkan jenis disabilitas yang cocok bekerja di perusahaan tersebut,” tutur Hasnita Taslim.</p>



<p>Tak hanya disabilitas tuna rungu,&nbsp; mereka yang menggunakan kursi roda pun difasilitasi oleh perusahaan Hasnita.</p>



<p>“Awalnya banyak yang bertanya, nanti bagaimana kerjanya kalau pakai kursi roda</p>



<p>Jadi perusahaan kami yang mendesainkan strateginya. Sehingga&nbsp; yang pakai kursi roda, pakai tongkat&nbsp; atau tuna rungu bisa kerja di perusahaan-perusahaan, di bank- bank,” lanjut wanita yang di usia 22 tahun mengalami kecelakaan&nbsp; yang berakibat dirinya menjadi disabilitas.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Terlahir Normal</h2>



<p>Hasnita terlahir normal. Tidak pernah terbetik sedikit pun jika dirinya akan menjadi cacat seumur hidup dan menyandang status sebagai disabilitas.</p>



<p>“Saya menjadi cacat setelah kecelakaan saat berlibur di Bali.</p>



<p>Ia terlindas truk, kakiku patah. Tulangnya ada yang hilang karena hancur, remuk, sampai harus operasi sebanyak 5 kali untuk transplantasi kulit dan transplantasi tulang.</p>



<p>Selama 4 bulan Hasnita hanya&nbsp; terbaring di tempat tidur di rumah sakit. Tidak sedikit pun kakiku menyentuh lantai,&nbsp; aktivitasnya hanya di tempat tidur.</p>



<p>Ketika sembuh dan &nbsp;bisa kembali ke rumah, Hasnita mulai belajar menerima keadaan dirinya sebagai disabilitas dengan menggunakan alat bantu kursi roda&nbsp; untuk beraktivitas. Kakinya tak lagi dapat menopang bobot tubuhnya untuk berdiri dan berjalan.</p>



<p>Ia bersyukur mendapat dukungan yang besar dari orang tuanya, terutama sang ibunda.</p>



<p>“Mama saya selalu bilang, sekarang ini lakukan sesuatu yang membuat kamu bahagia. Kebetulan saya&nbsp; hobi main biola, jadi saya lebih banyak menghabiskan waktu di studio untuk berlatih&nbsp; biola!</p>



<p>Tapi lama kelamaan, &nbsp;Hasnita ingin berinteraksi dengan dunia luar. Apalagi setelah ia bisa berdamai dengan keadaan.</p>



<p>“Akhirnya saya pergi ke mall, pakai 2 tongkat. Ternyata, semua mata memandang. Rasanya saya&nbsp; ingin bilang, <em>please</em>, jangan pandangi saya. Saya sama dengan kalian,” urai Hasnita, lagi.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Keluarga Ikut Membangun Mental</h2>



<p>Sementara itu, Desainer Nina Nugroho yang menjadi host acara live IG yang digelar&nbsp; setiap Jumat mulai jam 16.30-17.30 WIB itu tergelitik menanyakan hal-hal yang menjadi penghambat para disabilitas untuk mencapai keberdayaan diri.</p>



<p>Menurut Hasnita, semua itu tidak terlepas&nbsp; dari bagaimana para disabilitas membangun mental positif serta besarnya&nbsp; dukungan dari lingkungan terdekat, yaitu keluarga.</p>



<p>Di Indonesia ada 20 juta penyandang disabilitas, namun hanya sekitar 19 persen yang bisa kuliah, 18 persen tamat SMA dan&nbsp; sisanya 63 persen lulusan SMP dan SD.</p>



<p>Kebanyakan yang tidak melek pendidikan hingga ke jenjang perguruan tinggi berada di kawasan pedesaan.</p>



<p>“Penyandang disabilitas itu yang terpenting adalah&nbsp; punya pemikiran yang positif. Sehingga dia nggak malu keluar rumah,&nbsp; cari-cari kerja,”ungkap Hasnita</p>



<p>Dan pemikiran positif &nbsp;pertama harus didapat dari lingkungan rumah. Kalau itu sudah ada, akan mudah mencari kerja. Karena pemerintah sudah menyediakan lapangan kerja.</p>



<p>“Kami&nbsp; sebagai perusahaan rekruitmen juga memfasilitasi. Bahkan penyandang&nbsp; yang tamatan SMP pun&nbsp; bisa cari kerja, dengan gaji UMK. Karena klien kami mulai dari tambang, bank, perkantoran&nbsp; sampai kawasan industri di Cikarang.</p>



<p>Jadi, untuk lulusan SMP yang tidak punya keahlian, &nbsp;tidak bisa computer, bisa kerja kasar,&nbsp; bisa ditempatkan kerja menjadi gardener.</p>



<p>“Gajinya  bisa Rp4,7 juta,  tunjangan savety, asuransi kesehatan dan jamsostek. Jadi yang paling penting itu adalah support positif dari keluarganya dulu. Kalau keluarga sudah mengucilkan, penyandang disabilitas susah punya semangat!” <strong>XPOSEINDONESIA Foto : Dokumentasi</strong></p>


<div style="min-height: 535px;; " class="ub_image_slider swiper-container wp-block-ub-image-slider" id="ub_image_slider_89de58c0-4819-4f0a-9f85-02d27beead34" data-swiper-data='{"speed":300,"spaceBetween":20,"slidesPerView":1,"loop":true,"pagination":{"el": ".swiper-pagination" , "type": "bullets", "clickable":true},"navigation": {"nextEl": ".swiper-button-next", "prevEl": ".swiper-button-prev"}, "keyboard": { "enabled": true }, "effect": "slide","simulateTouch":false}'>
            <div class="swiper-wrapper"><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/01/Hasnita-dan-Nina-Nugroho.jpeg" alt="hasnita dan nina nugroho" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">hasnita dan nina nugroho</figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/01/Hasnita-Mendirikan-Perusahan-Sendiri.jpeg" alt="hasnita mendirikan perusahan sendiri" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">hasnita mendirikan perusahan sendiri</figcaption>
            </figure></div>
            <div class="swiper-pagination"></div>
            <div class="swiper-button-prev"></div> <div class="swiper-button-next"></div>
        </div>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://xposeindonesia.com/lifestyle/womens-world/hasnita-taslim-mengubah-musibah-jadi-berkah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">10186</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/01/Hasnita-Mendirikan-Perusahan-Sendiri-258x300.jpeg" type="image/jpeg" medium="image" width="258" height="300" />	</item>
	</channel>
</rss>
