<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">

<channel>
	<title>Negeri Tanpa Telinga &#8211; Xpose Indonesia</title>
	<atom:link href="https://xposeindonesia.com/tag/negeri-tanpa-telinga/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://xposeindonesia.com</link>
	<description>News And Entertaiment</description>
	<lastBuildDate>Tue, 16 Mar 2021 07:01:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/04/cropped-Xpose-favicon-32x32.png</url>
	<title>Negeri Tanpa Telinga &#8211; Xpose Indonesia</title>
	<link>https://xposeindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233386640</site>	<item>
		<title>Lola Amaria Garap Komedi Satir tentang Politik, Seks &#038; Tukang Pijat</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/film/on-location/lola-amaria-garap-komedi-satir-tentang-politik-seks-tukang-pijat/</link>
					<comments>https://xposeindonesia.com/film/on-location/lola-amaria-garap-komedi-satir-tentang-politik-seks-tukang-pijat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Jan 2014 09:33:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[On Location]]></category>
		<category><![CDATA[Film Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Lola Amaria]]></category>
		<category><![CDATA[Negeri Tanpa Telinga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://offair.id/xposeid/?p=890</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="195" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2014/01/Lola-Amaria-Garap-Komedi-Satir-tentang-Politik-Seks-Tukang-Pijat-300x195.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2014/01/Lola-Amaria-Garap-Komedi-Satir-tentang-Politik-Seks-Tukang-Pijat-300x195.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2014/01/Lola-Amaria-Garap-Komedi-Satir-tentang-Politik-Seks-Tukang-Pijat-768x499.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2014/01/Lola-Amaria-Garap-Komedi-Satir-tentang-Politik-Seks-Tukang-Pijat-150x97.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2014/01/Lola-Amaria-Garap-Komedi-Satir-tentang-Politik-Seks-Tukang-Pijat-600x390.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2014/01/Lola-Amaria-Garap-Komedi-Satir-tentang-Politik-Seks-Tukang-Pijat-696x452.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2014/01/Lola-Amaria-Garap-Komedi-Satir-tentang-Politik-Seks-Tukang-Pijat-647x420.jpg 647w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2014/01/Lola-Amaria-Garap-Komedi-Satir-tentang-Politik-Seks-Tukang-Pijat.jpg 770w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" />Setelah lima tahun absen sebagai sutradara, dan hanya sibuk menjadi produser, Lola Amaria kembali akan menyutradarai film baru diberi judul “Negeri Tanpa Telinga”.&#160; Film komedi satir ini akan berpusat pada politik, kekuasaan, seks dan tukang pijat. Dalam pres conference&#160; syukuran film ini, di Graha Cipta III, TIM,&#160; Cikini, Jakarta&#160; Pusat, (28/01/2014), Lola menjelaskan, ide pembuatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Setelah lima tahun absen sebagai sutradara, dan hanya sibuk menjadi produser<strong>, Lola Amaria</strong> kembali akan menyutradarai film baru diberi judul<em> “Negeri Tanpa Telinga”.</em>&nbsp; Film komedi satir ini akan berpusat pada politik, kekuasaan, seks dan tukang pijat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam <em>pres conference&nbsp;</em> syukuran film ini, di Graha Cipta III, TIM,&nbsp; Cikini, Jakarta&nbsp; Pusat, (28/01/2014), Lola menjelaskan, ide pembuatan film sudah ada sejak empat tahun lalu. “Namun baru bisa terealisasi tahun kemarin, karena masalah budget. Memang terkesan klise, tapi kami berupaya menghasilkan karya terbaik,&nbsp; dengan melibatkan pemain terbaik seperti <strong>Ray Sahatapy, Lukman Sardi, Teuku Rifnu Wikana</strong> dan lain-lain,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lola juga menyatakan, ia&nbsp; tidak terlalu&nbsp; paham, apakah flm ini melawan atau mengikuti arus. Karena seperti kita tahu, tahun 2014 disebut sebagai tahun politik, dan pas kebetulan Lola memproduksi film yang berkisar tentang politik. &nbsp;“Saya tidak ingin nyidir, atau membela siapa-siapa.&nbsp; Tapi, kalau ada yang tersindir ya bagus juga&#8230;Yang pasti, kalau ide ini terus ditahan pasti luber,” katanya lagi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lola juga mengaku tidak&nbsp; terlalu yakin, sebuah film bisa&nbsp; langsung memberi pengaruh dan mengubah situasi politik Indonesia menjadi lebih baik. “Kalau berubah memang kecillah, apalah artinya sebuah filim. Di sini aku berusaha memberikan yang terbaik saja. Dan yang pasti juga ini bukan penyuluhan untuk menangkap sasaran dari KPK, misalnya!”</p>



<p class="wp-block-paragraph">Skenario <em>“Negeri Tanpa Telinga”</em> ditulis Lola bersama <strong>Indra Tranggono,</strong> berkisah tentang&nbsp; tukang pijat bernama Naga. Menurut Lola, sosok Naga terinspirasi dari tukang pijat langganannya, “Mirip&nbsp; sosok Suwondo, tukang pijat Gus Dur,” Lola menjelaskan.&nbsp;&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nah, Naga digambarkan memiliki klien kalangan atas. Mulai dari Menteri, Politikus, dan Pengusaha. Dari para klien itulah, Naga banyak mengetahui&nbsp; soal skandal korupsi dan skandal seks para pejabat negara.&nbsp; Sekali waktu, Naga bertemu kliennya yang lain, seorang Pembawa Acara <em>talk show </em>Televisi, <strong>Chika Cemani.</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Tanpa sengaja, Naga membagi pengetahuannya tentang kalangan atas itu pada sang <em>Host.</em> Rupanya, peristiwa ini berbuntut panjang, bahkan Naga diancam akan dibunuh. Bagaimana kisah selanjutnya? Sabar&#8230;Film ini menurut rencana baru mulai syuting pada 1 Februari 2014 dan masuk gedung bioskop pada bulan Agustus 2014. <strong>XPOSEINDONESIA/NS Foto : Dudut Suhendra Putra</strong></p>



<h2 class="wp-block-heading" id="h-more-pictures">More Pictures</h2>


<div style="min-height: 285px" class="ub_image_slider swiper-container wp-block-ub-image-slider" id="ub_image_slider_7e27d08d-3b11-469c-bda6-6b9fa4612c3f" data-swiper-data='{"speed":300,"spaceBetween":20,"slidesPerView":1,"loop":true,"pagination":{"el": ".swiper-pagination" , "type": "bullets", "clickable":true},"navigation": {"nextEl": ".swiper-button-next", "prevEl": ".swiper-button-prev"}, "keyboard": { "enabled": true }, "effect": "slide","simulateTouch":false}'>
            <div class="swiper-wrapper"><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://offair.id/xposeid/wp-content/uploads/2021/02/SYUKURAN-FILM-NEGERI-TANPA-TELINGA_DSP_4-46b82bd212.jpg" alt="Teuku Rifnu Wikana, Jenny Chang, Lola Amaria, Ray Sahetapy dan Tanta Ginting" style="height: 250px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">Teuku Rifnu Wikana, Jenny Chang, Lola Amaria, Ray Sahetapy dan Tanta Ginting</figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://offair.id/xposeid/wp-content/uploads/2021/02/SYUKURAN-FILM-NEGERI-TANPA-TELINGA_DSP_3-226d5290da.jpg" alt="3 Film 'Negeri Tanpa Telinga' sendiri bercerita tentang seorang tukang pijat keliling bernama Naga yang memiliki klien orang-orang papan atas seperti politikus, menteri, hingga ketua partai.&lt;br&gt;" style="height: 250px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">3 Film &#8216;Negeri Tanpa Telinga&#8217; sendiri bercerita tentang seorang tukang pijat keliling bernama Naga yang memiliki klien orang-orang papan atas seperti politikus, menteri, hingga ketua partai.<br></figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://offair.id/xposeid/wp-content/uploads/2021/02/SYUKURAN-FILM-NEGERI-TANPA-TELINGA_DSP_2-010e8b46ac.jpg" alt="Teuku Rifnu Wikana, Jenny Chang, Lola Amaria, Ray Sahetapy dan Tanta Ginting" style="height: 250px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">Teuku Rifnu Wikana, Jenny Chang, Lola Amaria, Ray Sahetapy dan Tanta Ginting</figcaption>
            </figure></div>
            <div class="swiper-pagination"></div>
            <div class="swiper-button-prev"></div> <div class="swiper-button-next"></div>
        </div>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://xposeindonesia.com/film/on-location/lola-amaria-garap-komedi-satir-tentang-politik-seks-tukang-pijat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">890</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2014/01/Lola-Amaria-Garap-Komedi-Satir-tentang-Politik-Seks-Tukang-Pijat-300x195.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="195" />	</item>
	</channel>
</rss>
