<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">

<channel>
	<title>Musik Indonesia 2026 &#8211; Xpose Indonesia</title>
	<atom:link href="https://xposeindonesia.com/tag/musik-indonesia-2026/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://xposeindonesia.com</link>
	<description>News And Entertaiment</description>
	<lastBuildDate>Fri, 24 Apr 2026 07:46:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/04/cropped-Xpose-favicon-32x32.png</url>
	<title>Musik Indonesia 2026 &#8211; Xpose Indonesia</title>
	<link>https://xposeindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233386640</site>	<item>
		<title>Anji Rilis &#8220;Kau&#8221;, 10 Tahun Setelah &#8220;Dia&#8221; yang Ikonik</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/music/anji-rilis-kau-10-tahun-setelah-dia-yang-ikonik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Apr 2026 07:46:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Music]]></category>
		<category><![CDATA[New Release]]></category>
		<category><![CDATA[Ahmad Fredy]]></category>
		<category><![CDATA[Anji]]></category>
		<category><![CDATA[dekade musik]]></category>
		<category><![CDATA[Dia]]></category>
		<category><![CDATA[Kau]]></category>
		<category><![CDATA[Musik Indonesia 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Pop Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[single terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=40216</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="199" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/anji-300x199.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="anji" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/anji-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/anji-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/anji-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/anji-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/anji-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/anji-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/anji-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/anji-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/anji-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/anji.jpg 1280w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" />Sepuluh tahun lalu, satu lagu mengubah segalanya. Kini, dengan penulis yang sama, Anji menutup lingkaran itu dengan cara yang terasa seperti sudah seharusnya terjadi. Penyanyi dan penulis lagu Anji resmi merilis single terbaru berjudul &#8220;Kau&#8221; pada 17 April 2026 tepat di momen yang menandai satu dekade sejak hadirnya &#8220;Dia&#8221;, lagu yang menjadi titik balik paling [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Sepuluh tahun lalu, satu lagu mengubah segalanya. Kini, dengan penulis yang sama, Anji menutup lingkaran itu dengan cara yang terasa seperti sudah seharusnya terjadi.</p>



<p>Penyanyi dan penulis lagu <strong>Anji</strong> resmi merilis single terbaru berjudul <strong>&#8220;Kau&#8221;</strong> pada 17 April 2026 tepat di momen yang menandai satu dekade sejak hadirnya <strong>&#8220;Dia&#8221;</strong>, lagu yang menjadi titik balik paling signifikan dalam perjalanan karier musiknya. Bukan kebetulan, dan Anji sendiri tidak berpura-pura itu kebetulan.</p>



<p>&#8220;Sepuluh tahun adalah perjalanan yang panjang. Banyak hal berubah dalam hidup saya, tapi satu hal yang tetap sama adalah bagaimana sebuah lagu bisa menemani hidup banyak orang. &#8216;Kau&#8217; terasa seperti bab berikutnya dari perjalanan itu,&#8221; ungkap Anji.</p>



<p>Yang membuat &#8220;Kau&#8221; terasa seperti lingkaran yang menutup dengan sempurna adalah nama di balik lagunya: <strong>Ahmad Fredy</strong> sosok yang satu dekade lalu juga menulis &#8220;Dia&#8221;. Dua titik penting dalam perjalanan musikal Anji, ditulis oleh tangan yang sama, dipisahkan oleh sepuluh tahun hidup yang terus bergerak.</p>



<p>Secara musikal, &#8220;Kau&#8221; hadir dengan nuansa <strong>pop yang hangat dan intim</strong> menonjolkan karakter vokal Anji yang emosional namun tetap sederhana, gaya yang selama ini membuat lagu-lagunya mudah menembus berbagai lapisan pendengar dari berbagai generasi.</p>



<p>Secara lirik, &#8220;Kau&#8221; tidak bicara tentang jatuh cinta. Ia bicara tentang fase yang lebih dalam dari itu ketika seseorang telah menemukan tempat pulang dalam diri orang lain, dan tidak lagi perlu mencari ke mana pun. Cinta yang tenang, dewasa, dan penuh penerimaan.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<div class="youtube-embed" data-video_id="5__3iM_-1-s"><iframe title="ANJI - KAU (Official Music Video)" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/5__3iM_-1-s?feature=oembed&#038;enablejsapi=1" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe></div>
</div></figure>



<p>&#8220;Kau tempatku pulang, tempat paling tenang, tempat hatiku berhenti mencari&#8221; beberapa baris yang sederhana, tapi mengandung bobot yang hanya bisa ditulis oleh seseorang yang sudah cukup lama hidup untuk memahaminya.</p>



<p>Jika &#8220;Dia&#8221; adalah lagu tentang perasaan yang baru ditemukan getir, menggebu, penuh tanda tanya maka &#8220;Kau&#8221; adalah jawabannya. Dua lagu, dua fase kehidupan, satu benang merah yang menghubungkan keduanya.</p>



<p>Bagi jutaan pendengar yang tumbuh bersama &#8220;Dia&#8221; dan kini berada di fase hidup yang berbeda, &#8220;Kau&#8221; hadir pada waktu yang terasa tepat. Bukan sebagai nostalgia, tapi sebagai kelanjutan.</p>



<p>Single <strong>&#8220;Kau&#8221;</strong> sudah tersedia di seluruh platform musik digital sejak 17 April 2026. Bagi yang dulu menemukan dirinya di &#8220;Dia&#8221; mungkin sudah waktunya menemukan rumah di &#8220;Kau&#8221;. <strong>XPOSEINDONESIA/IHSAN</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">40216</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/anji-300x199.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="199" />	</item>
		<item>
		<title>SPIRIT artinya Semangat. Yang Penting, Semangat Dululah….</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/music/spirit-artinya-semangat-yang-penting-semangat-dululah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Feb 2026 03:45:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Music]]></category>
		<category><![CDATA[On Stage]]></category>
		<category><![CDATA[Band Indonesia Legendaris]]></category>
		<category><![CDATA[Comeback Musisi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Eramono Soekaryo]]></category>
		<category><![CDATA[Jazz Pop Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Musik Indonesia 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Regenerasi Musik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Spirit Band]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=39140</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="199" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/spirit-86-reunion-300x199.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="SPIRIT 86 - Reunion" decoding="async" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/spirit-86-reunion-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/spirit-86-reunion-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/spirit-86-reunion-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/spirit-86-reunion-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/spirit-86-reunion-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/spirit-86-reunion-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/spirit-86-reunion-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/spirit-86-reunion-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/spirit-86-reunion-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/spirit-86-reunion.jpg 1280w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" />Bagaimanapun ceritanya, memang hidup ini memerlukan Spirit. Spirit untuk terus menjalani kehidupan, tetap jalan terus. Maju terus pantang mundur. Tak lekang dimakan waktu. Seperti itulah. Dan adalah seorang bernama Eramono Soekaryo. Yoi, doski musisi. Pemain keyboard. Juga song-writer. Juga berkumis. Kerapkali tersenyum dari atas panggung. Senyumnya penanda akan adanya Spirit a.k.a Semangat. Begitu ya, Era? [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Bagaimanapun ceritanya, memang hidup ini memerlukan Spirit. Spirit untuk terus menjalani kehidupan, tetap jalan terus. Maju terus pantang mundur. Tak lekang dimakan waktu. Seperti itulah.</p>



<p>Dan adalah seorang bernama <strong>Eramono Soekaryo</strong>. <em>Yoi, doski</em> musisi. Pemain <em>keyboard</em>. Juga <em>song-writer</em>. Juga berkumis. Kerapkali tersenyum dari atas panggung. Senyumnya penanda akan adanya Spirit a.k.a Semangat. Begitu ya, Era? Iya deh, mendingan Eramono saja yang menjawabnya.</p>



<p>Tapi perjalanan Eramono di khasanah musik Indonesia sudah lumayan panjang. Di pertengahan 1980-an, dia muncul ke permukaan. Sebagai salah satu musisi Indonesia, yang berkesempatan menimba ilmu musik di sekolah musik kesohor dunia, <strong>Berklee College of Music</strong>, Boston, Massasuchets, USA.</p>



<p>Di periode pertengahan 1980-an itu, Eramono kembali dari Berklee di Boston itu bersamaan dengan jingle-maker, musisi <strong>Rezky Ratulangi-Ichwan</strong>. Ada juga dalam waktu berdekatan, <strong>Aminoto Kosin</strong>. Setelah itu, tak lama kemudian, pulang dan selesai kuliah juga, <strong>Rita Silalahi</strong>. Dan diikuti banyak musisi muda lainnya.</p>



<p>Nah menariknya, pada waktu tersebut mendadak sontak, sekolah musik Berklee itu langsung begitu bergengsinya. Terutama di dunia musik Indonesia. Sekolah hebatlah gitu ceritanya. Mahal tentu saja, <em>Amrik cuy</em>, tapi lulusannya terjamin dong! <em>Image</em>-nya model begitulah.</p>



<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-4 is-cropped td-modal-on-gallery wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="683" height="1024" data-id="39144" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/adrian-eramono-683x1024.jpg" alt="adrian eramono" class="wp-image-39144" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/adrian-eramono-683x1024.jpg 683w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/adrian-eramono-200x300.jpg 200w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/adrian-eramono-768x1152.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/adrian-eramono-280x420.jpg 280w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/adrian-eramono-560x840.jpg 560w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/adrian-eramono-150x225.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/adrian-eramono-300x450.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/adrian-eramono-600x900.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/adrian-eramono-696x1044.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/adrian-eramono.jpg 900w" sizes="auto, (max-width: 683px) 100vw, 683px" /><figcaption class="wp-element-caption">adrian eramono</figcaption></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="683" height="1024" data-id="39145" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/ayah-dan-anaknya-eramono-dan-adrian-683x1024.jpg" alt="ayah dan anaknya, eramono dan adrian" class="wp-image-39145" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/ayah-dan-anaknya-eramono-dan-adrian-683x1024.jpg 683w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/ayah-dan-anaknya-eramono-dan-adrian-200x300.jpg 200w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/ayah-dan-anaknya-eramono-dan-adrian-768x1152.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/ayah-dan-anaknya-eramono-dan-adrian-280x420.jpg 280w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/ayah-dan-anaknya-eramono-dan-adrian-560x840.jpg 560w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/ayah-dan-anaknya-eramono-dan-adrian-150x225.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/ayah-dan-anaknya-eramono-dan-adrian-300x450.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/ayah-dan-anaknya-eramono-dan-adrian-600x900.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/ayah-dan-anaknya-eramono-dan-adrian-696x1044.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/ayah-dan-anaknya-eramono-dan-adrian.jpg 900w" sizes="auto, (max-width: 683px) 100vw, 683px" /><figcaption class="wp-element-caption">ayah dan anaknya, eramono dan adrian</figcaption></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="683" height="1024" data-id="39146" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/eramono-soekaryo-683x1024.jpg" alt="eramono soekaryo" class="wp-image-39146" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/eramono-soekaryo-683x1024.jpg 683w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/eramono-soekaryo-200x300.jpg 200w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/eramono-soekaryo-768x1152.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/eramono-soekaryo-280x420.jpg 280w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/eramono-soekaryo-560x840.jpg 560w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/eramono-soekaryo-150x225.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/eramono-soekaryo-300x450.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/eramono-soekaryo-600x900.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/eramono-soekaryo-696x1044.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/eramono-soekaryo.jpg 900w" sizes="auto, (max-width: 683px) 100vw, 683px" /><figcaption class="wp-element-caption">eramono soekaryo</figcaption></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="683" height="1024" data-id="39147" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/markov-sembel-dan-lili-amelia-683x1024.jpg" alt="markov sembel dan lili amelia" class="wp-image-39147" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/markov-sembel-dan-lili-amelia-683x1024.jpg 683w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/markov-sembel-dan-lili-amelia-200x300.jpg 200w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/markov-sembel-dan-lili-amelia-768x1152.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/markov-sembel-dan-lili-amelia-280x420.jpg 280w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/markov-sembel-dan-lili-amelia-560x840.jpg 560w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/markov-sembel-dan-lili-amelia-150x225.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/markov-sembel-dan-lili-amelia-300x450.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/markov-sembel-dan-lili-amelia-600x900.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/markov-sembel-dan-lili-amelia-696x1044.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/markov-sembel-dan-lili-amelia.jpg 900w" sizes="auto, (max-width: 683px) 100vw, 683px" /><figcaption class="wp-element-caption">markov sembel dan lili amelia</figcaption></figure>
</figure>



<p>Kembali ke sosok Eramono. 1985 kembali ke tanah air. Setahun kemudian ia membentuk Spirit Band. Dengan drummer, alm. <strong>Dhadhi Sufiyadi</strong>, bassis <strong>Tito Soemarsono</strong>. Dan gitaris <strong>Youngki Ramelan</strong>. Mereka dibentuk untuk mengikuti kontes band paling bergengsi di zaman itu, Light Music Contest.</p>



<p>Dan hasilnya, mereka menjadi runner-up atau juara kedua. Nomer wahidnya di saat itu adalah Emerald Band. Mereka tampil lumayan menggigit, terasa lumayan siap mencakar. Sebenarnya mereka sih lumayan baguslah. Tapi memang masalahnya di saat itu kebetulan saja sih, Emerald Band dinilai dewan juri, masih lebih bagus. Itu saja.</p>



<p>Pada 1987, Spirit Band kemudian menghasilkan debut album rekaman. Dengan formasi sudah berganti. Masuk Dewa Budjana (gitaris), <strong>Ilyas Muhadji</strong> (bassist), <strong>Didiek SSS</strong> (flute/saxophone), <strong>Djudju Hartono</strong> (kibordist). Tentu saja, Eramono tetap <em>leader</em>, drummer tetap Dhadhi Sufiyadi. Vokalis adalah Kemala Ayu.</p>



<p>Tapi sisi vokal, ada bintang tamu alm. Helmie Indrakesuma (dari Chaseiro, Hydro) dan alm. <strong>Vicky Vendy</strong> (Drive One Band). Album ini juga didukung 2 <em>additional musician</em> yang adalah alumni Berklee College of Music, <strong>Doddy Sukaman</strong> (<em>programmer, digital sampling</em>) dan alm. <strong>Narendra Herdianto</strong> (<em>drum-machine</em>).</p>



<p>Album ini lumayan berbunyi di pasar musik, dengan 2 lagunya sempat populer di waktu itu, “Ilusi” dan “Bayang Bayang Semu”. Kemudian pada 1992, Spirit merilis album kedua, Mentari. Dengan perubahan formasi lagi. Eramono dengan Dewa Budjana dan Didiek SSS tetap mendukung.</p>



<div><a href="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/spirit-86-reunion_02-1024x678.jpg" class="td-modal-image"><figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/spirit-86-reunion_02-1024x678.jpg" alt="spirit 86 reunion 02" class="wp-image-39148" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/spirit-86-reunion_02-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/spirit-86-reunion_02-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/spirit-86-reunion_02-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/spirit-86-reunion_02-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/spirit-86-reunion_02-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/spirit-86-reunion_02-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/spirit-86-reunion_02-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/spirit-86-reunion_02-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/spirit-86-reunion_02-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/spirit-86-reunion_02.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">spirit 86 reunion</figcaption></figure></a></div>



<p>Bassis menjadi, <strong>Bintang Indrianto</strong>. Sementara alm. Uce Haryono, menjadi drummer. Masuk <strong>Rita Silalahi </strong>sebagai kibordist. Sementara vokalisnya adalah alm. <strong>Deddy Permana Sakti. </strong>Album ini menghasilkan single-hits, yang rada country, “Mentari”, yang juga dijadikan judul album.</p>



<p>Setelah itu, Spirit seolah “mati suri”. Ya sebenarnya kan memang mau ga mau berhenti jadinya, dikarenakan kesibukan seluruh musisi dan penyanyinya. Dan barulah sampai pada puluhan tahun kemudian. Yes, kagak kira-kira dah band ini “bobo”-nya. Pada 2026, Spirit muncul lagi.</p>



<p>Dibangkitkan lagi oleh Eramono, ya so pastilah. Dan Eramono membongkar habis seluruh personal grup ini, dan mengajak para musisi muda. Enerji-enerji baru, tenaga muda segar. Ada putra Eramono sendiri, sebagai gitaris, <strong>Adrian Eramono</strong>. Lalu, <strong>Moody Wijaya</strong> (bassist), <strong>Markov Sembel</strong> (saxophone), <strong>Archieta Aditya</strong> (drummer).</p>



<p>Untuk vokal, Eramono menyertakan <strong>Lili Amelia</strong>. Juga kerapkali didukung 2 <em>additional-vocalist</em>, <strong>Andrea Ratu Panigoro</strong> dan <strong>Gilby Al Fathir</strong>. Musiknya tetap pada nuansa Spirit, seperti sebelumnya, tetapi dengan semacam interpretasi baru. Diharapkan peran para musisi muda, yang sekarang bermain dalam Spirit, akan membuat musik Spirit bakal terasa lebih <em>fresh</em> dan update.</p>



<p>Harapan Eramono, semoga saja, musiknya Spirit dapat diterima para penggemar musik muda usia di waktu sekarang ini. Memang diniati serius oleh Era. Ada proses regenerasi juga pada para penggemarnya. Pengennya, diteruskan, dan diseriuskan. Eramono juga memperkenalkan <em>management</em> baru Spirit Band, yaitu dari <strong>OhMyJazz</strong> – <strong>production.</strong></p>



<p>Well, <em>good luck brother</em> Eramono! Sedikit saran, lebih sering barengan aja, latihan lebih gencar juga pasti bakal bikin lebih bagus lagi. Ditunggu kiprah seterusnya, semangattts <em>gaes</em>!<strong> XPOSEINDONESIA/dM</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">39140</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/spirit-86-reunion-300x199.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="199" />	</item>
	</channel>
</rss>
