<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">

<channel>
	<title>Konser Jazz Jakarta &#8211; Xpose Indonesia</title>
	<atom:link href="https://xposeindonesia.com/tag/konser-jazz-jakarta/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://xposeindonesia.com</link>
	<description>News And Entertaiment</description>
	<lastBuildDate>Thu, 18 Jun 2026 07:40:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/04/cropped-Xpose-favicon-32x32.png</url>
	<title>Konser Jazz Jakarta &#8211; Xpose Indonesia</title>
	<link>https://xposeindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233386640</site>	<item>
		<title>Sydney Reunion Hadir di Jakarta, Menandai Album ke-100 Indra Lesmana</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/music/sydney-reunion-hadir-di-jakarta-menandai-album-ke-100-indra-lesmana/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Jun 2026 07:40:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Music]]></category>
		<category><![CDATA[Where Are They Now]]></category>
		<category><![CDATA[Album ke-100 Indra Lesmana]]></category>
		<category><![CDATA[Andy Gander]]></category>
		<category><![CDATA[Dale Barlow]]></category>
		<category><![CDATA[deheng House]]></category>
		<category><![CDATA[Indra Lesmana]]></category>
		<category><![CDATA[jazz fusion]]></category>
		<category><![CDATA[Konser Jazz Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Steve Hunter]]></category>
		<category><![CDATA[Sydney Reunion]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=41062</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="199" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pressconf-sydney-reunion_04-300x199.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="pressconf sydney reunion 04" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pressconf-sydney-reunion_04-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pressconf-sydney-reunion_04-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pressconf-sydney-reunion_04-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pressconf-sydney-reunion_04-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pressconf-sydney-reunion_04-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pressconf-sydney-reunion_04-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pressconf-sydney-reunion_04-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pressconf-sydney-reunion_04-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pressconf-sydney-reunion_04-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pressconf-sydney-reunion_04.jpg 1280w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" />Tidak banyak proyek musik yang lahir dari sebuah perjalanan mengenang masa lalu. Namun bagi Indra Lesmana, kunjungan kembali ke Sydney beberapa waktu lalu justru membuka lembaran baru dalam perjalanan kariernya. Dari kota yang pernah menjadi bagian penting dalam masa remajanya itu, lahirlah Sydney Reunion, sebuah proyek yang mempertemukan kembali dirinya dengan tiga sahabat lama yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Tidak banyak proyek musik yang lahir dari sebuah perjalanan mengenang masa lalu. Namun bagi <strong>Indra Lesmana</strong>, kunjungan kembali ke Sydney beberapa waktu lalu justru membuka lembaran baru dalam perjalanan kariernya. Dari kota yang pernah menjadi bagian penting dalam masa remajanya itu, lahirlah <strong>Sydney Reunion</strong>, sebuah proyek yang mempertemukan kembali dirinya dengan tiga sahabat lama yang telah terpisah hampir empat dekade.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada 30 Juni 2026 mendatang, publik Jakarta akan menjadi saksi pertemuan kembali Indra Lesmana dengan saxophonist Dale Barlow, bassist Steve Hunter, dan drummer Andy Gander dalam konser spesial yang digelar di DeHeng House.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Konser ini bukan sekadar ajang nostalgia. Sydney Reunion menjadi perayaan persahabatan, perjalanan musikal, sekaligus penanda penting dalam karier panjang Indra Lesmana yang kini telah mencapai sekitar 100 album sepanjang kiprahnya di industri musik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi para penggemar jazz Indonesia, nama Indra Lesmana tentu sudah tidak asing. Putra dari pasangan legenda jazz Indonesia, almarhum Jack Lesmana dan almarhumah Nien Lesmana, ini telah tumbuh menjadi salah satu musisi paling berpengaruh di Indonesia. Kariernya dimulai sejak usia sangat muda, bahkan sebelum merilis album <em>Ayahmu Sahabatku</em> pada 1978. Namun di balik perjalanan panjang tersebut, Sydney memiliki tempat yang istimewa dalam hidupnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada akhir 1970-an, Indra dan keluarganya menetap di Sydney setelah mendapatkan kesempatan menempuh pendidikan musik di New South Wales Conservatorium of Music. Di kota itu, ia tidak hanya belajar secara akademis, tetapi juga menyerap langsung atmosfer musik jazz dan fusion yang sedang berkembang pesat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Malam demi malam dihabiskannya untuk menyaksikan pertunjukan para musisi terbaik Australia. Lingkungan kreatif itulah yang kemudian membentuk karakter bermusiknya hingga dikenal seperti sekarang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Sydney adalah bagian penting dari perjalanan hidup saya. Banyak hal yang saya pelajari di sana, bukan hanya soal musik tetapi juga bagaimana membangun hubungan dengan sesama musisi,&#8221; ungkap Indra dalam jumpa pers menjelang konser.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Berawal dari Napak Tilas yang Tak Terduga</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Ide Sydney Reunion muncul saat Indra kembali mengunjungi Sydney pada 2024. Awalnya perjalanan tersebut hanya menjadi kesempatan untuk mengenang masa-masa remaja dan mengunjungi tempat-tempat yang pernah menjadi bagian dari kehidupannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun kunjungan itu berubah menjadi momen emosional ketika ia kembali bertemu dengan sahabat-sahabat lamanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Steve Hunter menjadi salah satu sosok yang paling berkesan. Indra mengenang bagaimana mereka pertama kali berkenalan ketika dirinya masih berusia sekitar 15 tahun dan mulai aktif bermain musik di Sydney.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kecintaan yang sama terhadap musik fusion membuat keduanya cepat akrab. Mereka sering bertukar referensi musik, berdiskusi tentang grup-grup fusion legendaris, hingga akhirnya bermain bersama dalam berbagai proyek.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pertemuan kembali dengan Steve Hunter kemudian berlanjut dengan Dale Barlow dan Andy Gander. Meski telah menjalani kehidupan dan karier masing-masing selama puluhan tahun, chemistry musikal mereka ternyata masih tetap terjaga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari obrolan santai yang penuh nostalgia itulah muncul ide untuk kembali berkarya bersama.</p>



<div><a href="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pressconf-sydney-reunion_03-1024x678.jpg" class="td-modal-image"><figure class="wp-block-image size-large is-resized"><img decoding="async" width="1024" height="678" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pressconf-sydney-reunion_03-1024x678.jpg" alt="pressconf sydney reunion 03" class="wp-image-41067" style="width:1068px;height:auto" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pressconf-sydney-reunion_03-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pressconf-sydney-reunion_03-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pressconf-sydney-reunion_03-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pressconf-sydney-reunion_03-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pressconf-sydney-reunion_03-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pressconf-sydney-reunion_03-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pressconf-sydney-reunion_03-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pressconf-sydney-reunion_03-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pressconf-sydney-reunion_03-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pressconf-sydney-reunion_03.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">pressconf sydney reunion 03</figcaption></figure></a></div>



<p class="wp-block-paragraph">Sekembalinya ke Bali, Indra mulai menulis sejumlah komposisi baru di studionya di Sanur. Dalam waktu relatif singkat, lagu-lagu tersebut rampung dan kemudian direkam bersama ketiga rekannya di Australia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hasilnya adalah album <em>Sydney Reunion</em>, sebuah karya yang memadukan pengalaman musikal lintas negara dengan kedewasaan para musisi yang telah puluhan tahun berkarya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Album tersebut pertama kali diperkenalkan di Sydney dan mendapat sambutan positif dari kalangan pecinta jazz serta komunitas musik Indonesia-Australia.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Album ke-100 dan Misi Menghidupkan Fusion</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Sydney Reunion memiliki arti lebih besar dibanding sekadar proyek kolaborasi. Album ini menjadi bagian dari perjalanan panjang Indra Lesmana menuju pencapaian sekitar 100 album sepanjang kariernya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Angka tersebut menjadi bukti konsistensi seorang musisi yang telah berkarya sejak usia anak-anak dan terus produktif hingga kini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Saya memang selalu punya keinginan untuk membuat karya baru. Kalau ada lagu yang selesai ditulis, saya ingin mewujudkannya menjadi rekaman dan album. Saya melakukan itu sejak kecil dan sampai sekarang masih menikmati prosesnya,&#8221; kata Indra.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam konser nanti, Indra dan para personel Sydney Reunion akan membawakan sekitar 12 komposisi yang berasal dari album terbaru mereka, ditambah sejumlah karya yang pernah lahir saat masa-masa Indra tinggal di Sydney pada era 1980-an.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nuansa jazz fusion akan menjadi benang merah pertunjukan tersebut. Genre yang memadukan unsur jazz, rock, funk, hingga elektronik itu pernah menjadi salah satu warna penting dalam perkembangan musik modern dan hingga kini tetap memiliki penggemar setia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena itu, selain konser, Sydney Reunion juga akan menggelar program masterclass di beberapa kota sebagai upaya berbagi pengalaman kepada generasi muda. Dale Barlow, Steve Hunter, dan Andy Gander yang dikenal sebagai musisi berpengaruh di Australia juga akan terlibat langsung dalam sesi tersebut.</p>



<div><a href="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pressconf-sydney-reunion_02-1024x678.jpg" class="td-modal-image"><figure class="wp-block-image size-large is-resized"><img decoding="async" width="1024" height="678" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pressconf-sydney-reunion_02-1024x678.jpg" alt="pressconf sydney reunion 02" class="wp-image-41066" style="width:1068px;height:auto" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pressconf-sydney-reunion_02-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pressconf-sydney-reunion_02-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pressconf-sydney-reunion_02-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pressconf-sydney-reunion_02-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pressconf-sydney-reunion_02-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pressconf-sydney-reunion_02-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pressconf-sydney-reunion_02-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pressconf-sydney-reunion_02-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pressconf-sydney-reunion_02-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pressconf-sydney-reunion_02.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">pressconf sydney reunion 02</figcaption></figure></a></div>



<p class="wp-block-paragraph">Menariknya, konser ini juga menjadi momentum peluncuran album <em>Sydney Reunion</em> dalam format kolektor. Para penggemar dapat memperoleh album tersebut dalam bentuk <strong>double vinyl</strong> berdurasi sekitar 70 menit serta USB audio beresolusi tinggi yang diproduksi secara terbatas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Konser <strong>Sydney Reunion</strong> akan berlangsung di DeConcert Room, DeHeng House, Jalan Taman Kemang No. 32, Jakarta Selatan, pada 30 Juni 2026 pukul 20.00 WIB. Penampilan pembuka akan dibawakan oleh Alonzo Brata mulai pukul 19.30 WIB.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penyelenggara menyediakan tiket seharga <strong>Rp1 juta untuk umum</strong>, sementara anggota Indonesia Australia Business Council (IABC) dan alumni perguruan tinggi Australia mendapatkan harga khusus <strong>Rp800 ribu</strong>. Selain itu, tersedia kuota terbatas dengan harga khusus bagi pelajar dan sekolah musik yang ingin menyaksikan langsung kolaborasi lintas negara tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dukungan terhadap Sydney Reunion juga datang dari Indonesia Australia Business Council. Menurut <strong>Mariam Kartikatresni</strong> selaku National President IABC sekaligus CEO Indonesia untuk Australian Council for Educational Research, musik dapat menjadi jembatan penting dalam memperkuat hubungan budaya antara Indonesia dan Australia.</p>



<div><a href="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pressconf-sydney-reunion_01-1024x678.jpg" class="td-modal-image"><figure class="wp-block-image size-large is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pressconf-sydney-reunion_01-1024x678.jpg" alt="pressconf sydney reunion 01" class="wp-image-41065" style="width:1068px;height:auto" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pressconf-sydney-reunion_01-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pressconf-sydney-reunion_01-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pressconf-sydney-reunion_01-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pressconf-sydney-reunion_01-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pressconf-sydney-reunion_01-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pressconf-sydney-reunion_01-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pressconf-sydney-reunion_01-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pressconf-sydney-reunion_01-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pressconf-sydney-reunion_01-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pressconf-sydney-reunion_01.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">pressconf sydney reunion 01</figcaption></figure></a></div>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan segala cerita yang menyertainya, Sydney Reunion menjadi lebih dari sekadar konser jazz. Ini adalah kisah tentang persahabatan yang bertahan selama puluhan tahun, tentang perjalanan seorang musisi yang terus berkarya, dan tentang bagaimana musik mampu menghubungkan manusia melampaui batas negara maupun generasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada 30 Juni 2026 nanti, DeHeng House Jakarta tidak hanya menjadi panggung sebuah konser. Tempat itu akan menjadi saksi bertemunya kembali empat sahabat lama yang dipersatukan oleh kecintaan yang sama terhadap musik, dalam sebuah perayaan yang sarat sejarah, nostalgia, dan harapan bagi masa depan kolaborasi musik Indonesia-Australia. <strong>XPOSEINDONESIA/IHSAN</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">41062</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/pressconf-sydney-reunion_04-300x199.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="199" />	</item>
		<item>
		<title>JGTC, The City Series 2026 &#8211; Jazz Orchestra Lho</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/music/jgtc-the-city-series-2026-jazz-orchestra-lho/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 08:33:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Music]]></category>
		<category><![CDATA[On Stage]]></category>
		<category><![CDATA[Bandung Jazz Orchestra]]></category>
		<category><![CDATA[Candra Darusman]]></category>
		<category><![CDATA[Festival Jazz Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Jazz Goes To Campus]]></category>
		<category><![CDATA[JGTC]]></category>
		<category><![CDATA[Konser Jazz Jakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=40260</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="199" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/tohpati-dan-konduktor-brury-effendi-300x199.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="tohpati dan konduktor, brury effendi" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/tohpati-dan-konduktor-brury-effendi-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/tohpati-dan-konduktor-brury-effendi-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/tohpati-dan-konduktor-brury-effendi-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/tohpati-dan-konduktor-brury-effendi-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/tohpati-dan-konduktor-brury-effendi-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/tohpati-dan-konduktor-brury-effendi-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/tohpati-dan-konduktor-brury-effendi-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/tohpati-dan-konduktor-brury-effendi-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/tohpati-dan-konduktor-brury-effendi-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/tohpati-dan-konduktor-brury-effendi.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" />Jazz Goes to Campus (JGTC), kabarnya ditahbiskan menjadi pentas jazz berformat festival yang tertua di Indonesia. Digelar pertama kali pada tahun 1977, di Taman Ekonomi, Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia. Yang terletak di Kawasan Salemba, Jakarta Pusat. Dari saat itu, JGTC terus berlangsung sebagai yearly-event . Dengan stage yang terbilang “sederhana”. Tapi JGTC mampu mengundang dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Jazz Goes to Campus </strong>(JGTC), kabarnya ditahbiskan menjadi pentas jazz berformat festival yang tertua di Indonesia. Digelar pertama kali pada tahun 1977, di Taman Ekonomi, Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia. Yang terletak di Kawasan Salemba, Jakarta Pusat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari saat itu, JGTC terus berlangsung sebagai <em>yearly-event</em> . Dengan <em>stage</em> yang terbilang “sederhana”. Tapi JGTC mampu mengundang dan lantas memanggungkan banyak musisi jazz terkemuka tanah air. Perlahan tapi pasti, menjadi panggung jazz yang mampu menarik minat kaum muda untuk datang menonton. Dibikinnya biasanya sekitar siang hari. Mendekati senja, sudah selesai.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dan adalah musisi, <em>doski</em> pianis yang juga penulis lagu dan aranjer <em>cum</em> produser, <strong>Candra Darusman</strong> yang menjadi salah satu “dokter kandungan”. Maksudnya, “dokter” yang melahirkan JGTC tersebut. Saat itu tentu saja, dia masih menjadi mahasiswa Fakultas Ekonomi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berarti bukan dokter dong, kan dari Fakultas Ekonomi? Ya iya, itu <em>pan</em> hanya istilahnya aja. Gitu deh. Memang seorang Candra yang jadi motor dalam pendirian JGTC. Dimana setelah itu, ia tampil sebagai musisi (juga penyanyi) melalui grup <strong>Chaseiro</strong>.</p>



<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped td-modal-on-gallery wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="678" height="1024" data-id="40269" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/wagub-rano-karno.-tahun-depan-5-abad-kota-jakarta-678x1024.jpg" alt="wagub, rano karno. tahun depan, 5 abad kota jakarta" class="wp-image-40269" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/wagub-rano-karno.-tahun-depan-5-abad-kota-jakarta-678x1024.jpg 678w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/wagub-rano-karno.-tahun-depan-5-abad-kota-jakarta-199x300.jpg 199w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/wagub-rano-karno.-tahun-depan-5-abad-kota-jakarta-768x1159.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/wagub-rano-karno.-tahun-depan-5-abad-kota-jakarta-278x420.jpg 278w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/wagub-rano-karno.-tahun-depan-5-abad-kota-jakarta-557x840.jpg 557w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/wagub-rano-karno.-tahun-depan-5-abad-kota-jakarta-150x226.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/wagub-rano-karno.-tahun-depan-5-abad-kota-jakarta-300x453.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/wagub-rano-karno.-tahun-depan-5-abad-kota-jakarta-600x906.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/wagub-rano-karno.-tahun-depan-5-abad-kota-jakarta-696x1051.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/wagub-rano-karno.-tahun-depan-5-abad-kota-jakarta.jpg 848w" sizes="auto, (max-width: 678px) 100vw, 678px" /><figcaption class="wp-element-caption">wagub, rano karno. tahun depan, 5 abad kota jakarta</figcaption></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="678" height="1024" data-id="40266" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/candra-darusman-678x1024.jpg" alt="candra darusman" class="wp-image-40266" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/candra-darusman-678x1024.jpg 678w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/candra-darusman-199x300.jpg 199w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/candra-darusman-768x1159.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/candra-darusman-278x420.jpg 278w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/candra-darusman-557x840.jpg 557w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/candra-darusman-150x226.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/candra-darusman-300x453.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/candra-darusman-600x906.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/candra-darusman-696x1051.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/candra-darusman.jpg 848w" sizes="auto, (max-width: 678px) 100vw, 678px" /><figcaption class="wp-element-caption">candra darusman</figcaption></figure>
</figure>



<p class="wp-block-paragraph">Menjelang memasuki pertengahan 1980-an, Candra memasuki grup band Karimata. Setelah beberapa tahun sebelumnya, merilis solo album yang memperoleh respon positif para penggemar musik di saat itu. Eits, sedikit aja intermezzo tentang Candra ya. Permisi….</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Back to the Festival. Then</em>, JGTC memang terjaga rutinitasnya sebagai <em>event</em> tahunan dengan bisa dibilang gengsinya semakin meninggi saja. Dan dari hanya 2 atau 3 grup yang tampil, pada tiap penyelenggaraannya. Terus bertambah menjadi 4 atau 5 grup band. Dimana pada melampaui dekade pertama era 2000-an, JGTC tampil dengan <em>multi-stage</em>. Tentu saja, <em>performers</em> nya bertambahlah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bahkan kemudian JGTC memiliki event-event tambahan. Yang melengkapi event festivalnya. Antara lain adalah penyelenggaraan kompetisi untuk grup jazz muda. Yang berhasil menjaring banyak musisi dengan bakat yang “baik dan benar”. Notabene bisa disebut sebagai para musisi generasi kemudian dari jazz Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Seperti tahun ini, JGTC menggandeng Pemerintah DKI Jakarta, untuk menyelenggarakan event pre-festival. Pre-eventnya berbentuk konser spesial. Menampilkan Jazz Bigband, dengan mayoritas musisi muda. Ditampilkanlah <strong>Bandung Jazz Orchestra</strong>. Dengan konduktor <strong>Brury Effendi</strong>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebuah ide lumayan <em>nampol</em>. Ada konser spesial, pakai bigband dan isinya mayoritas musisi muda. Menarik kan? Tentu saja dong. Tak hanya itu saja, ada 2 penyanyi muda juga yang tampil, <strong>Alonzo Brata</strong> dan <strong>Rosemary Jane</strong>. Dengan karakter suara nan khasnya. Jelas, menambah keunikan sajian konsep acara ini. Lagi-lagi, dua-duanya penyanyi “next-generation” pastinya….</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada speech secukupnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengucapkan harapannya, semoga acara ini bisa jadi momentum menuju peringatan 50 tahun penyelenggaraan JGTC. Sekalian juga sebagai bentuk dukungan kelak, atas 500 tahun usia kota Jakarta di tahun 2027 mendatang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam pandangannya, Rano Karno juga menyampaikan, JGTC tak hanya menyuguhkan keindahan jazz. “Tapi juga menjadi panggung ide, ekspresi dan kolaborasi yang akan memperkuat identitas Jakarta sebagai kota Global Berbudaya.” Lanjutnya lagi, seni tidak hanya berkaitan dengan estetika semata, tetapi sekaligus menjadi penggerak ekonomi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Maka, tambah Rano, “Berbagai ruang kreatif mempunyai peran signifikan dalam menciptakan ekosistemekonomi kreatif yang berkelanjutan. Sekaligus menghadirkan akses yang lebih luas, bagi pelaku kreatif. Untuk terus berkarya dan berinovasi.”</p>



<p class="wp-block-paragraph">Harapannya, semoga JGTC dapat terus berkembang sebagai ruang bersama, yang mendorong kreatifitas. Menggerakkan perekonomian, lalu memperkuat budaya lokal. Serta membuka ruang kolaborasi dalam menciptakan ekosistem ekonomikreatif yang inklusif dan berkelanjutan.</p>



<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped td-modal-on-gallery wp-block-gallery-2 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" data-id="40267" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/rosemary-jane-1024x678.jpg" alt="rosemary jane" class="wp-image-40267" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/rosemary-jane-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/rosemary-jane-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/rosemary-jane-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/rosemary-jane-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/rosemary-jane-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/rosemary-jane-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/rosemary-jane-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/rosemary-jane-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/rosemary-jane-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/rosemary-jane.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">rosemary jane</figcaption></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1000" height="667" data-id="40265" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/brury-effendi-dan-bjo.jpg" alt="brury effendi dan bjo" class="wp-image-40265" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/brury-effendi-dan-bjo.jpg 1000w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/brury-effendi-dan-bjo-300x200.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/brury-effendi-dan-bjo-768x512.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/brury-effendi-dan-bjo-630x420.jpg 630w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/brury-effendi-dan-bjo-150x100.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/brury-effendi-dan-bjo-600x400.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/brury-effendi-dan-bjo-696x464.jpg 696w" sizes="auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><figcaption class="wp-element-caption">brury effendi dan bjo</figcaption></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" data-id="40264" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/ari-renaldi-1024x678.jpg" alt="ari renaldi" class="wp-image-40264" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/ari-renaldi-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/ari-renaldi-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/ari-renaldi-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/ari-renaldi-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/ari-renaldi-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/ari-renaldi-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/ari-renaldi-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/ari-renaldi-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/ari-renaldi-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/ari-renaldi.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">ari renaldi</figcaption></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" data-id="40263" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/alonzo-brata-1024x678.jpg" alt="alonzo brata" class="wp-image-40263" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/alonzo-brata-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/alonzo-brata-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/alonzo-brata-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/alonzo-brata-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/alonzo-brata-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/alonzo-brata-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/alonzo-brata-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/alonzo-brata-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/alonzo-brata-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/alonzo-brata.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">alonzo brata</figcaption></figure>
</figure>



<p class="wp-block-paragraph">Acara pada Sabtu malam itu dimulai dengan <em>sharing-session</em>. Menampilkan para pembicara <strong>Sri Hanuraga</strong> (musisi muda), <strong>Chico Hindarto</strong> (alumni FE-UI sekaligus promotor jazz dan mantan Ketua Umum Forum Jazz Indonesia), <strong>Agus Setiawan Basuni</strong> (penggerak jazz, sekaligus wartawan). Dan tentunya, Candra N. Darusman, sang <em>founder </em>JGTC.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Seusai sesi obrolan Santai, yang dipandu oleh Kepra tersebut. Kemudian panggung diisi oleh Bandung Jazz Orchestra. Sebuah kelompok bigband jazz, datang dari Bandung. Dengan berisikan selengkapnya, deretan rhythm-sestions dengan <strong>Nadine Adrianna</strong> (electric piano), Donny Herdanto (keys), <strong>Ilham Septia Indra Nugraha</strong> (electric bass), <strong>Gilang Fauzi Pratama</strong> (electric guitar), <strong>Reyhan Susanto</strong> dan <strong>Filipus Cahyadi</strong> (drums) serta perkusi, <strong>Muhammad Rifqy Hakim</strong>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pasukan tiup terdiri dari <strong>Muhamad Raafi Dipoaji</strong> (tenor sax), <strong>Mohamad Rifkiansyah</strong> (tenor sax), <strong>Jilan Luandri Hakim</strong> (alto sax), <strong>Deiva Muhamad Fiqry</strong> (alto sax), <strong>Bonny Buntoro</strong> (bariton sax). Lalu Trombone 1 oleh <strong>Alden Jatiwastika Yunanto</strong>. Trombone 2 oleh <strong>Kristian David</strong>. Trombone 3 oleh <strong>Aldy Nugraha Ruhyat</strong>. Lalu Bass Trombone oleh <strong>Muhammad Yogi Malachim</strong>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Trumpet 1 <strong>Fairuz Triadi</strong>. Lalu, Trumpet 2 oleh <strong>Deni Alamsyah</strong>. Trumpet 3 dengan <strong>Iwan Hermawan</strong> dan <strong>Muhammad Naufal Dhiya’ulhaq</strong>. Dan, trumpet 4 oleh <strong>Diana Saraley. </strong>Sang conductor, Brury Effendi pada beberapa lagu atau part juga bermain trumpet.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mereka menyuguhkan tak kurang dari 12 komposisi. Dengan dukungan aransemen big band oleh beberapa aranjer tamu. Antara lain ada Adra Karim, Ari Renaldi, Erwin Gutawa dan Tohpati.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pembuka adalah ‘Overture’ , kemudian “There’ The Rub.” Lalu ada “Oh ya”, “Bewitched” dengan Rosemary Jane sebagai vokalis. Selanjutnya ada, “Spain”. Diteruskan dengan “Bento” yang menampilkan Alonzo Brata. “Di Batas Waktu”, “Sketsa”. “Layang – Layang”, dengan duo Rosemary Jane dan Alonzo Brata. Selain itu ada “Secret Agent”, Maestro” dan “Asmaraku Asmaramu”.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Adra Karim tidak sempat hadir karena sedang di luar Jakarta. Ari Renaldi menjadi konduktor pada sesi terawal. Sementara Erwin Gutawa datang menonton, duduk manis di antara penonton. Adapun Tohpati, hadir pula dengan gitarnya, menjadi gitaris.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebuah jazz di malam minggu yang lumayan menyegarkan jiwa dan rohani. So, ditunggu akan pre-event lainnya yang menyehatkan dari JGTC. Siap hadir saat Festival JGTC nanti? Ngh, gimana ya. Ingat-ingat sudah beberapa tahun memang tak sempat hadir menonton langsung. Kayaknya dari sebelum pandemi covid, ga pernah sempat menonton. Jadi, tahun ini gimana? <strong>XPOSEINDONESIA/dM</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">40260</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/tohpati-dan-konduktor-brury-effendi-300x199.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="199" />	</item>
		<item>
		<title>BNI Java Jazz Festival 2025 Umumkan Deretan Musisi Ternama dan Hadirkan Program Pemanasan di Jakarta dan Tangerang Selatan</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/music/where-are-they-now/bni-java-jazz-festival-2025-umumkan-deretan-musisi-ternama-dan-hadirkan-program-pemanasan-di-jakarta-dan-tangerang-selatan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Apr 2025 12:36:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Where Are They Now]]></category>
		<category><![CDATA[BNI Java Jazz 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Event Musik Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Java Jazz Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Java Jazz On The Move]]></category>
		<category><![CDATA[Jazz Festival Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Konser Jazz Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Lee Ritenour]]></category>
		<category><![CDATA[RAN]]></category>
		<category><![CDATA[Tara Lily]]></category>
		<category><![CDATA[UMI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=30448</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="199" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/bni-java-jazz-festival-2025-300x199.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="bni java jazz festival 2025" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/bni-java-jazz-festival-2025-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/bni-java-jazz-festival-2025-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/bni-java-jazz-festival-2025-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/bni-java-jazz-festival-2025-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/bni-java-jazz-festival-2025-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/bni-java-jazz-festival-2025-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/bni-java-jazz-festival-2025-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/bni-java-jazz-festival-2025-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/bni-java-jazz-festival-2025-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/bni-java-jazz-festival-2025.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" />Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2025 kembali mengumumkan deretan nama musisi yang akan tampil pada edisi tahun ini (24/5/25). Festival yang akan digelar pada 30 Mei hingga 1 Juni 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta ini dipastikan akan kembali menyuguhkan pertunjukan musik kelas dunia dalam perayaan yang semakin spesial karena memasuki usia ke-20 tahun. Dalam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Jakarta International <a href="https://xposeindonesia.com/tag/java-jazz-festival/" data-type="post_tag" data-id="2918">BNI Java Jazz Festival 2025</a> kembali mengumumkan deretan nama musisi yang akan tampil pada edisi tahun ini (24/5/25). Festival yang akan digelar pada <strong>30 Mei hingga 1 Juni 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta</strong> ini dipastikan akan kembali menyuguhkan pertunjukan musik kelas dunia dalam perayaan yang semakin spesial karena memasuki usia ke-20 tahun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam fase pengumuman terbaru, sejumlah nama besar turut diumumkan. Di antaranya adalah <strong>UMI</strong>, penyanyi R&amp;B dan soul asal Amerika Serikat; <strong>Lee Ritenour</strong>, gitaris jazz legendaris asal AS; <strong>Tontrakul</strong>, produser musik asal Thailand dengan gaya etnik-elektronik; <strong>Tara Lily</strong>, penyanyi asal Inggris dengan perpaduan jazz, hip-hop, dan budaya Asia Selatan; serta grup pop Indonesia <strong>RAN</strong>, yang akan tampil bersama jajaran musisi lokal lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Festival ini akan menghadirkan <strong>11 panggung</strong> yang tersebar di seluruh area JIExpo, menghadirkan kolaborasi dan pertunjukan lintas genre dari para musisi internasional dan Indonesia. Pengumuman line-up masih akan terus berlanjut secara berkala menjelang hari penyelenggaraan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai bagian dari rangkaian menuju puncak perayaan dua dekade festival, program spesial bertajuk <strong>“BNI Java Jazz On The Move”</strong> turut digelar di berbagai lokasi strategis di Jakarta dan Tangerang Selatan. Program ini menghadirkan pertunjukan langsung dari musisi-musisi berbakat yang akan memberi gambaran akan kemegahan panggung utama Java Jazz 2025. Berikut jadwal dan lokasi lengkapnya:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Aeon Mall BSD City</strong>: 26 April 2025</li>



<li><strong>Lippo Mall Nusantara</strong>: 2 Mei 2025</li>



<li><strong>FX Sudirman</strong>: 4 Mei 2025</li>



<li><strong>Lippo Mall Kemang</strong>: 10 Mei 2025</li>



<li><strong>Puri Indah Mall</strong>: 11 Mei 2025</li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Di setiap lokasi, pengunjung bisa menikmati penampilan musik yang intim sekaligus mendapatkan <strong>promo tiket spesial</strong> untuk menyaksikan Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2025 dengan harga lebih menarik. Ini merupakan kesempatan emas bagi para pencinta musik untuk menikmati salah satu festival paling bergengsi di Asia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Informasi terbaru mengenai daftar musisi, jadwal lengkap pertunjukan, dan promo tiket dapat dilihat di situs resmi <strong><a class="" href="http://www.javajazzfestival.com">www.javajazzfestival.com</a></strong> dan akun media sosial resmi Java Jazz di <strong>Instagram, X, TikTok, dan Facebook (@javajazzfest)</strong>. <strong>XPOSEINDONESIA/IHSAN</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">30448</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/bni-java-jazz-festival-2025-300x199.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="199" />	</item>
	</channel>
</rss>
