<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">

<channel>
	<title>kesehatan Indonesia &#8211; Xpose Indonesia</title>
	<atom:link href="https://xposeindonesia.com/tag/kesehatan-indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://xposeindonesia.com</link>
	<description>News And Entertaiment</description>
	<lastBuildDate>Thu, 06 Aug 2026 02:27:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>

<image>
	<url>https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/04/cropped-Xpose-favicon-32x32.png</url>
	<title>kesehatan Indonesia &#8211; Xpose Indonesia</title>
	<link>https://xposeindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233386640</site>	<item>
		<title>RSCM Catat Sejarah, Implantasi LVAD CoreHeart 6 Pertama di Asia, Buka Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Indonesia</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/lifestyle/health/rscm-catat-sejarah-implantasi-lvad-coreheart-6-pertama-di-asia-buka-harapan-baru-bagi-pasien-gagal-jantung-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Aug 2026 02:21:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Health]]></category>
		<category><![CDATA[AI Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Bedah Jantung]]></category>
		<category><![CDATA[BPJS Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[CoreHeart 6]]></category>
		<category><![CDATA[Gagal Jantung]]></category>
		<category><![CDATA[HeartSpan.ai]]></category>
		<category><![CDATA[inovasi medis]]></category>
		<category><![CDATA[Kardiologi]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[LVAD]]></category>
		<category><![CDATA[RSCM]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi Kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=42239</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="199" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/rscm-catat-sejarah-implantasi-lvad-coreheart-6-pertama-di-asia-300x199.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="rscm catat sejarah, implantasi lvad coreheart 6 pertama di asia" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/rscm-catat-sejarah-implantasi-lvad-coreheart-6-pertama-di-asia-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/rscm-catat-sejarah-implantasi-lvad-coreheart-6-pertama-di-asia-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/rscm-catat-sejarah-implantasi-lvad-coreheart-6-pertama-di-asia-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/rscm-catat-sejarah-implantasi-lvad-coreheart-6-pertama-di-asia-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/rscm-catat-sejarah-implantasi-lvad-coreheart-6-pertama-di-asia-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/rscm-catat-sejarah-implantasi-lvad-coreheart-6-pertama-di-asia-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/rscm-catat-sejarah-implantasi-lvad-coreheart-6-pertama-di-asia-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/rscm-catat-sejarah-implantasi-lvad-coreheart-6-pertama-di-asia-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/rscm-catat-sejarah-implantasi-lvad-coreheart-6-pertama-di-asia-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/rscm-catat-sejarah-implantasi-lvad-coreheart-6-pertama-di-asia.jpg 1280w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" />RSCM implantasi LVAD pertama di Asia menjadi tonggak baru dalam dunia kesehatan Indonesia. Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) berhasil melakukan implantasi CoreHeart 6 Left Ventricular Assist Device (LVAD), perangkat bantu jantung terkecil di dunia, yang sekaligus menjadi implantasi pertama di Asia menggunakan teknologi tersebut. Pencapaian ini membuka harapan baru bagi pasien [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">RSCM implantasi LVAD pertama di Asia menjadi tonggak baru dalam dunia kesehatan Indonesia. Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) berhasil melakukan implantasi <strong>CoreHeart 6 Left Ventricular Assist Device (LVAD)</strong>, perangkat bantu jantung terkecil di dunia, yang sekaligus menjadi implantasi pertama di Asia menggunakan teknologi tersebut. Pencapaian ini membuka harapan baru bagi pasien gagal jantung stadium lanjut yang selama ini memiliki pilihan terapi terbatas akibat minimnya donor jantung dan keterbatasan tenaga ahli transplantasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi prestasi medis, tetapi juga menunjukkan kesiapan Indonesia memasuki era baru layanan kardiovaskular berbasis teknologi tinggi. Kolaborasi antara RSCM, HeartSpan.ai, Borderless Healthcare Group, serta berbagai mitra internasional menghadirkan lebih dari sekadar perangkat medis. Kerja sama ini meliputi transfer teknologi, pelatihan tenaga kesehatan, pengembangan sistem layanan berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), hingga pembangunan ekosistem penanganan gagal jantung yang berkelanjutan.</p>



<div><a href="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/direktur-jenderal-kesehatan-lanjutan-kementerian-kesehatan-dr.-azhar-jaya-sh-skm-mars.jpg" class="td-modal-image"><figure class="wp-block-image size-full"><img decoding="async" width="1280" height="848" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/direktur-jenderal-kesehatan-lanjutan-kementerian-kesehatan-dr.-azhar-jaya-sh-skm-mars.jpg" alt="direktur jenderal kesehatan lanjutan kementerian kesehatan, dr. azhar jaya, sh, skm, mars" class="wp-image-42242" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/direktur-jenderal-kesehatan-lanjutan-kementerian-kesehatan-dr.-azhar-jaya-sh-skm-mars.jpg 1280w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/direktur-jenderal-kesehatan-lanjutan-kementerian-kesehatan-dr.-azhar-jaya-sh-skm-mars-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/direktur-jenderal-kesehatan-lanjutan-kementerian-kesehatan-dr.-azhar-jaya-sh-skm-mars-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/direktur-jenderal-kesehatan-lanjutan-kementerian-kesehatan-dr.-azhar-jaya-sh-skm-mars-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/direktur-jenderal-kesehatan-lanjutan-kementerian-kesehatan-dr.-azhar-jaya-sh-skm-mars-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/direktur-jenderal-kesehatan-lanjutan-kementerian-kesehatan-dr.-azhar-jaya-sh-skm-mars-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/direktur-jenderal-kesehatan-lanjutan-kementerian-kesehatan-dr.-azhar-jaya-sh-skm-mars-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/direktur-jenderal-kesehatan-lanjutan-kementerian-kesehatan-dr.-azhar-jaya-sh-skm-mars-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/direktur-jenderal-kesehatan-lanjutan-kementerian-kesehatan-dr.-azhar-jaya-sh-skm-mars-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/direktur-jenderal-kesehatan-lanjutan-kementerian-kesehatan-dr.-azhar-jaya-sh-skm-mars-1068x708.jpg 1068w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /><figcaption class="wp-element-caption">direktur jenderal kesehatan lanjutan kementerian kesehatan, dr. azhar jaya, sh, skm, mars</figcaption></figure></a></div>



<p class="wp-block-paragraph">Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan, <strong>Dr. Azhar Jaya, SH, SKM, MARS</strong>, mengatakan bahwa selama ini transplantasi jantung menjadi terapi utama bagi pasien gagal jantung stadium akhir. Namun, keterbatasan donor dan minimnya dokter dengan kompetensi khusus membuat banyak pasien tidak memiliki kesempatan memperoleh terapi terbaik. Kehadiran teknologi LVAD menjadi alternatif penting yang mampu memperpanjang harapan hidup sekaligus meningkatkan kualitas hidup pasien. Hal itu disampaikannya di RSCM, Jakarta, Rabu (5/8/2026)</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Azhar, keberhasilan tim RSCM membuktikan Indonesia mampu menguasai teknologi medis kelas dunia. Ia berharap kemampuan tersebut tidak berhenti pada satu tim saja, melainkan terus ditransfer kepada lebih banyak dokter dan tenaga kesehatan agar semakin banyak pasien yang dapat ditolong. Pemerintah juga mendorong rumah sakit nasional agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi kesehatan, tetapi menjadi pemain utama dalam pengembangan inovasi medis dunia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Azhar bahkan optimistis Indonesia berpeluang menjadi pusat layanan implantasi LVAD di kawasan Asia. Dengan kemampuan yang dimiliki saat ini, ia berharap pasien dari negara lain seperti Singapura dan Malaysia kelak datang ke Indonesia untuk menjalani tindakan implantasi LVAD.</p>



<div><a href="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/founder-sekaligus-chairman-borderless-healthcare-group-dan-founder-heartspan.ai-dr.-wei-siang-yu.jpg" class="td-modal-image"><figure class="wp-block-image size-full"><img decoding="async" width="1280" height="848" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/founder-sekaligus-chairman-borderless-healthcare-group-dan-founder-heartspan.ai-dr.-wei-siang-yu.jpg" alt="founder sekaligus chairman borderless healthcare group dan founder heartspan.ai, dr. wei siang yu" class="wp-image-42243" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/founder-sekaligus-chairman-borderless-healthcare-group-dan-founder-heartspan.ai-dr.-wei-siang-yu.jpg 1280w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/founder-sekaligus-chairman-borderless-healthcare-group-dan-founder-heartspan.ai-dr.-wei-siang-yu-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/founder-sekaligus-chairman-borderless-healthcare-group-dan-founder-heartspan.ai-dr.-wei-siang-yu-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/founder-sekaligus-chairman-borderless-healthcare-group-dan-founder-heartspan.ai-dr.-wei-siang-yu-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/founder-sekaligus-chairman-borderless-healthcare-group-dan-founder-heartspan.ai-dr.-wei-siang-yu-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/founder-sekaligus-chairman-borderless-healthcare-group-dan-founder-heartspan.ai-dr.-wei-siang-yu-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/founder-sekaligus-chairman-borderless-healthcare-group-dan-founder-heartspan.ai-dr.-wei-siang-yu-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/founder-sekaligus-chairman-borderless-healthcare-group-dan-founder-heartspan.ai-dr.-wei-siang-yu-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/founder-sekaligus-chairman-borderless-healthcare-group-dan-founder-heartspan.ai-dr.-wei-siang-yu-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/founder-sekaligus-chairman-borderless-healthcare-group-dan-founder-heartspan.ai-dr.-wei-siang-yu-1068x708.jpg 1068w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /><figcaption class="wp-element-caption">founder sekaligus chairman borderless healthcare group dan founder heartspan.ai, dr. wei siang yu</figcaption></figure></a></div>



<p class="wp-block-paragraph">Founder sekaligus Chairman Borderless Healthcare Group dan Founder HeartSpan.ai, <strong>Dr. Wei Siang Yu</strong>, menjelaskan bahwa keberhasilan implantasi CoreHeart 6 merupakan hasil pembangunan ekosistem layanan gagal jantung secara menyeluruh. Menurutnya, kolaborasi yang dilakukan tidak hanya menghadirkan perangkat LVAD melalui program donasi, tetapi juga mencakup pelatihan dokter Indonesia di Beijing, transfer pengetahuan, pengembangan kompetensi tenaga kesehatan, hingga integrasi teknologi AI dalam pelayanan pasien.</p>



<p class="wp-block-paragraph">HeartSpan.ai sendiri merupakan platform kesehatan berbasis cloud yang menghubungkan dokter, rumah sakit, tenaga kesehatan, dan pasien dalam satu ekosistem digital. Platform tersebut mendukung konsep <em>hospital of the future</em>, <em>clinic of the future</em>, layanan kesehatan di rumah (<em>home healthcare</em>), edukasi pasien, pemanfaatan Internet of Things (IoT), wearable devices, hingga rehabilitasi pasien secara berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dr. Wei menilai keberhasilan terapi gagal jantung tidak berhenti pada saat operasi selesai. Masa rehabilitasi setelah pasien keluar dari ICU justru menjadi fase yang sangat menentukan keberhasilan terapi. Karena itu, Indonesia dinilai memiliki peluang besar mengembangkan pusat rehabilitasi kardiovaskular dan <em>cardiac longevity resort</em> di berbagai destinasi seperti Bali dan Lombok.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Teknologi CoreHeart 6 yang digunakan RSCM saat ini merupakan salah satu perangkat LVAD paling kecil di dunia. Ukurannya hanya sedikit lebih besar dari telur puyuh dengan teknologi <strong>magnetic levitation</strong>, sehingga pompa bekerja tanpa banyak gesekan dan mampu mengurangi risiko kerusakan sel darah maupun komplikasi lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perangkat ini dipasang pada bilik kiri jantung untuk membantu memompa darah menuju aorta sehingga beban kerja jantung berkurang secara signifikan. Dengan bantuan LVAD, pasien yang sebelumnya mengalami sesak napas berat, mudah lelah, hingga tidak mampu melakukan aktivitas ringan berpeluang kembali menjalani kehidupan yang lebih normal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Saat ini CoreHeart 6 telah digunakan pada lebih dari <strong>1.500 pasien di Tiongkok</strong>. Bahkan pada sejumlah pasien, perangkat tersebut dapat dilepas setelah dua hingga tiga tahun karena fungsi jantung berhasil pulih melalui proses pemulihan alami.</p>



<p class="wp-block-paragraph">HeartSpan.ai juga tengah mengembangkan generasi terbaru LVAD tanpa kabel (<em>wireless charging</em>) yang ditargetkan hadir pada tahun depan. Teknologi tersebut diharapkan mampu menurunkan risiko infeksi akibat kabel eksternal. Selain itu, perusahaan juga sedang mengembangkan LVAD mini berbobot sekitar 45 gram yang diperuntukkan bagi pasien anak dengan gagal jantung berat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Direktur Utama RSCM <strong>Dr. Supriyanto Dharmoredjo</strong> menyebut keberhasilan implantasi ini sebagai tonggak penting bagi pelayanan jantung nasional. Ia berharap kerja sama dengan HeartSpan.ai terus berkembang sehingga RSCM dapat menjadi pusat pelatihan atau <em>training center</em> teknologi LVAD di Asia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keberhasilan implantasi juga tidak lepas dari kerja keras tim multidisiplin yang telah mengembangkan layanan gagal jantung lanjut sejak 2017. Kepala Departemen Kardiovaskular RSCM, <strong>Prof. Dr. Birry Karim</strong>, menjelaskan bahwa tindakan dilakukan melalui prosedur bedah jantung terbuka dengan melibatkan dokter bedah jantung, dokter jantung, dokter anestesi, dokter intensif, perfusionist, fisioterapis, perawat, ahli gizi, hingga berbagai tenaga kesehatan lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam operasi tersebut, tim medis terlebih dahulu memperbaiki kebocoran katup trikuspid sebelum memasang perangkat LVAD pada bilik kiri jantung. Setelah seluruh prosedur selesai, pasien dipindahkan ke ruang ICU untuk menjalani pemantauan intensif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perkembangan pasien menunjukkan hasil yang sangat menggembirakan. Hanya sekitar 24 jam setelah operasi, pasien sudah dapat dilepas dari ventilator, mulai menjalani latihan mobilisasi, serta menunjukkan perbaikan berbagai parameter klinis. Tim medis tetap melakukan pemantauan ketat terhadap risiko infeksi, perdarahan, maupun gangguan fungsi organ selama proses pemulihan berlangsung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Birry, pasien gagal jantung stadium lanjut umumnya mengalami penurunan kualitas hidup yang sangat berat. Aktivitas sederhana seperti berjalan beberapa meter atau menaiki tangga sering kali sudah menyebabkan sesak napas hebat. Dengan bantuan LVAD, diharapkan pasien dapat kembali bekerja, beraktivitas, dan menikmati kehidupan bersama keluarganya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski menjadi teknologi yang sangat menjanjikan, biaya implantasi LVAD saat ini masih relatif tinggi. Harga perangkat CoreHeart 6 diperkirakan sekitar <strong>Rp1,5 miliar</strong>, sedangkan total biaya tindakan beserta perawatan mencapai sekitar <strong>Rp2 miliar</strong>. Namun, perangkat yang digunakan pada pasien pertama di Indonesia merupakan hasil donasi sehingga RSCM tidak melakukan pembelian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dr. Azhar Jaya mengatakan pemerintah tengah membuka peluang kerja sama lebih luas agar harga perangkat dapat semakin kompetitif. Semakin banyak penggunaan teknologi ini, biaya diharapkan semakin turun sehingga akses masyarakat terhadap terapi gagal jantung menjadi lebih luas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">HeartSpan.ai juga membuka peluang memproduksi LVAD di Indonesia pada masa mendatang. Selain menekan biaya, langkah tersebut diharapkan dapat mendukung pembiayaan nasional, termasuk melalui BPJS Kesehatan, sehingga lebih banyak pasien gagal jantung memperoleh akses terhadap teknologi penyelamat nyawa ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan jumlah penderita gagal jantung di Indonesia yang diperkirakan mencapai lebih dari <strong>10 juta orang</strong>, pengembangan teknologi, peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, transfer pengetahuan, serta kolaborasi internasional menjadi fondasi penting dalam memperkuat layanan kardiovaskular nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keberhasilan <strong>RSCM implantasi LVAD pertama di Asia</strong> bukan sekadar mencatat sejarah baru bagi dunia kedokteran Indonesia, tetapi juga menjadi awal transformasi layanan kesehatan nasional menuju pusat inovasi, pendidikan, dan rujukan penanganan gagal jantung berteknologi tinggi di kawasan Asia. Dukungan pemerintah, kolaborasi internasional, serta pengembangan sumber daya manusia diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap terapi modern sekaligus menjadikan Indonesia sebagai salah satu pemain utama dalam teknologi kesehatan global. <strong>XPOSEINDONESIA/IHSAN</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">42239</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/rscm-catat-sejarah-implantasi-lvad-coreheart-6-pertama-di-asia-300x199.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="199" />	</item>
		<item>
		<title>Otsuka Gandeng Puluhan Perusahaan Dukung Eliminasi Tuberkulosis 2030</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/exclusive/otsuka-gandeng-puluhan-perusahaan-dukung-eliminasi-tuberkulosis-2030/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Aug 2024 07:12:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[eliminasi TBC]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Anak Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia bebas TBC]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan kerja]]></category>
		<category><![CDATA[komitmen perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Otsuka]]></category>
		<category><![CDATA[program kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Tuberkulosis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=22595</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="199" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/foto-bersama-menteri-kesehatan-ri-300x199.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="Foto Bersama Menteri Kesehatan RI" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/foto-bersama-menteri-kesehatan-ri-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/foto-bersama-menteri-kesehatan-ri-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/foto-bersama-menteri-kesehatan-ri-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/foto-bersama-menteri-kesehatan-ri-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/foto-bersama-menteri-kesehatan-ri-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/foto-bersama-menteri-kesehatan-ri-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/foto-bersama-menteri-kesehatan-ri-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/foto-bersama-menteri-kesehatan-ri-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/foto-bersama-menteri-kesehatan-ri-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/foto-bersama-menteri-kesehatan-ri.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" />Otsuka kembali memperkuat komitmennya dalam upaya eliminasi Tuberkulosis dengan menggandeng puluhan perusahaan untuk berpartisipasi dalam program &#8220;Bebas Tuberkulosis di Tempat Kerja&#8221;. Penandatanganan komitmen ini dilaksanakan bertepatan dengan acara Hari Anak Nasional yang bertemakan &#8220;Anak Bebas TBC, Indonesia Maju&#8221;, yang berlangsung di Gedung Sate, Bandung. Acara tersebut turut dihadiri oleh Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Otsuka</strong> kembali memperkuat komitmennya dalam upaya eliminasi <strong>Tuberkulosis</strong> dengan menggandeng puluhan perusahaan untuk berpartisipasi dalam program &#8220;Bebas Tuberkulosis di Tempat Kerja&#8221;. Penandatanganan komitmen ini dilaksanakan bertepatan dengan acara Hari Anak Nasional yang bertemakan &#8220;Anak Bebas TBC, Indonesia Maju&#8221;, yang berlangsung di Gedung Sate, Bandung. Acara tersebut turut dihadiri oleh <strong>Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin</strong> dan Penjabat <strong>Gubernur Jawa Barat</strong> <strong>Bey Machmudin</strong>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Otsuka, dengan filosofi &#8220;<em>Otsuka People Creating New Products for Better Health Worldwide</em>&#8220;, terus menunjukkan dedikasinya dalam mendukung target Eliminasi Tuberkulosis 2030 melalui program &#8220;<em>Free TBC at Workplaces</em>&#8220;. Program ini bertujuan untuk membebaskan tempat kerja dari Tuberkulosis serta menghapus stigma negatif terhadap pasien Tuberkulosis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut WHO Global TB Report 2022, terdapat 10,6 juta orang di dunia yang menderita Tuberkulosis dengan 1,3 juta kematian akibat penyakit ini. Indonesia menjadi salah satu dari delapan negara yang menyumbang 2/3 kasus Tuberkulosis global, menempati posisi kedua setelah India dengan 1.060.000 kasus baru dan 134.000 kematian per tahun. Fakta ini menunjukkan bahwa penemuan kasus Tuberkulosis di usia produktif (25-54 tahun) di Indonesia adalah sekitar 35%, dan jika ditarik ke usia 15-60 tahun, angkanya menjadi sekitar 70%. Data ini menunjukkan kontribusi signifikan terhadap penyebaran Tuberkulosis di Indonesia.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/program-22free-tbc-at-workplaces22-1024x678.jpg" alt="Program Free TBC at Workplaces" class="wp-image-22599" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/program-22free-tbc-at-workplaces22-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/program-22free-tbc-at-workplaces22-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/program-22free-tbc-at-workplaces22-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/program-22free-tbc-at-workplaces22-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/program-22free-tbc-at-workplaces22-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/program-22free-tbc-at-workplaces22-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/program-22free-tbc-at-workplaces22-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/program-22free-tbc-at-workplaces22-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/program-22free-tbc-at-workplaces22-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/program-22free-tbc-at-workplaces22.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Program Free TBC at Workplaces</figcaption></figure>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Sudarmadi Widodo, Human Capital &amp; Corporate Communications Director Otsuka Group</strong>, menyatakan, &#8220;Sebagai inisiator edukasi untuk pencegahan dan penanggulangan Tuberkulosis di tempat kerja melalui program Free Tuberculosis at Workplaces, Otsuka Group berhasil mengajak puluhan perusahaan untuk berkomitmen dalam program bebas Tuberkulosis di tempat kerja pada Hari Anak Nasional 2024, bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan RI.&#8221;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Widodo melanjutkan, &#8220;Ini adalah bentuk dukungan berbagai perusahaan terhadap pemerintah dalam mencapai target eliminasi Tuberkulosis di Indonesia pada tahun 2030 dan bebas Tuberkulosis pada tahun 2050.&#8221;</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Otsuka Group akan terus konsisten membantu pemerintah Indonesia dalam mengurangi kasus Tuberkulosis dan menargetkan lebih banyak perusahaan untuk bergabung bersama kami dalam mengeliminasi Tuberkulosis, sehingga tidak hanya tercipta lingkungan kerja yang sehat, tetapi juga terbebasnya masyarakat Indonesia dari Tuberkulosis,&#8221; tutup Widodo.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program &#8220;Free TBC at Workplaces&#8221; yang diinisiasi oleh Otsuka diharapkan dapat menjadi langkah signifikan dalam mewujudkan Indonesia bebas Tuberkulosis, sekaligus memperkuat peran sektor swasta dalam mendukung kesehatan nasional. <strong>XPOSEINDONESIA/IHSAN</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">22595</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/foto-bersama-menteri-kesehatan-ri-300x199.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="199" />	</item>
	</channel>
</rss>
