<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">

<channel>
	<title>Jawa Timur Park Group &#8211; Xpose Indonesia</title>
	<atom:link href="https://xposeindonesia.com/tag/jawa-timur-park-group/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://xposeindonesia.com</link>
	<description>News And Entertaiment</description>
	<lastBuildDate>Fri, 18 Sep 2026 08:46:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>

<image>
	<url>https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/04/cropped-Xpose-favicon-32x32.png</url>
	<title>Jawa Timur Park Group &#8211; Xpose Indonesia</title>
	<link>https://xposeindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233386640</site>	<item>
		<title>Jatim Park 1 Punya Ruang Eksplorasi Baru, 1.640 Alat Peraga dan Artefak Hadir di Mega Science Center</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/travel/jatim-park-1-punya-ruang-eksplorasi-baru-1-640-alat-peraga-dan-artefak-hadir-di-mega-science-center/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Sep 2026 08:34:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Travel]]></category>
		<category><![CDATA[Jatim Park 1]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Timur Park Group]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Mega Science Center]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Edukasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=43078</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="199" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/mega-science-center-dan-budaya_02-300x199.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="Mega Science Center dan Budaya" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/mega-science-center-dan-budaya_02-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/mega-science-center-dan-budaya_02-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/mega-science-center-dan-budaya_02-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/mega-science-center-dan-budaya_02-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/mega-science-center-dan-budaya_02-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/mega-science-center-dan-budaya_02-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/mega-science-center-dan-budaya_02-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/mega-science-center-dan-budaya_02-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/mega-science-center-dan-budaya_02-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/mega-science-center-dan-budaya_02.jpg 1280w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" />Bagaimana rasanya belajar fisika tanpa duduk di bangku kelas, mencoba simulasi gempa, berjalan seperti berada di Bulan, hingga melihat robot humanoid dalam satu tempat? Pengalaman semacam itu kini bisa ditemukan di Mega Science Center dan Budaya, destinasi baru Jawa Timur Park Group yang berada di kawasan Jatim Park 1, Kota Batu. Bukan sekadar ruang yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Bagaimana rasanya belajar fisika tanpa duduk di bangku kelas, mencoba simulasi gempa, berjalan seperti berada di Bulan, hingga melihat robot humanoid dalam satu tempat? Pengalaman semacam itu kini bisa ditemukan di <strong>Mega Science Center dan Budaya</strong>, destinasi baru Jawa Timur Park Group yang berada di kawasan Jatim Park 1, Kota Batu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bukan sekadar ruang yang dipenuhi benda untuk dilihat, Mega Science Center dan Budaya dirancang sebagai ruang eksplorasi. Pengunjung bisa mencoba sejumlah alat peraga, melihat simulasi, berinteraksi dengan teknologi, sekaligus menelusuri sejarah dan budaya Indonesia melalui koleksi yang berada dalam satu kawasan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Skalanya terlihat dari jumlah koleksi yang dihadirkan. Mega Science Center dan Budaya memiliki <strong>1.640 alat peraga sains dan artefak budaya</strong>, terdiri dari 617 alat peraga sains dan 1.023 artefak budaya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jumlah tersebut membuat perjalanan di dalam destinasi ini tidak berhenti pada satu tema. Setelah diajak bermain dengan konsep fisika, pengunjung bisa berpindah ke dunia antariksa, mengenal berbagai fenomena kebencanaan, melihat perkembangan robotik dan Artificial Intelligence (AI), kemudian masuk ke perjalanan sejarah dan budaya Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu bagian yang menarik adalah <strong>Zona Fisika</strong>. Di sini, berbagai konsep yang selama ini mungkin hanya dikenal melalui buku pelajaran dibuat lebih mudah dipahami melalui alat peraga interaktif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengunjung dapat mencoba dan mengamati konsep listrik dan magnet, transmisi suara melalui serat optik, <em>gyroscope</em>, hingga berbagai instalasi yang menghubungkan prinsip fisika dengan tubuh manusia dan kehidupan sehari-hari. Dengan cara tersebut, fisika tidak berhenti sebagai rumus, tetapi bisa dilihat dan dicoba secara langsung.</p>



<div><a href="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/mega-science-center-dan-budaya_03.jpg" class="td-modal-image"><figure class="wp-block-image size-full"><img decoding="async" width="1280" height="848" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/mega-science-center-dan-budaya_03.jpg" alt="Mega Science Center dan Budaya" class="wp-image-43083" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/mega-science-center-dan-budaya_03.jpg 1280w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/mega-science-center-dan-budaya_03-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/mega-science-center-dan-budaya_03-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/mega-science-center-dan-budaya_03-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/mega-science-center-dan-budaya_03-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/mega-science-center-dan-budaya_03-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/mega-science-center-dan-budaya_03-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/mega-science-center-dan-budaya_03-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/mega-science-center-dan-budaya_03-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/mega-science-center-dan-budaya_03-1068x708.jpg 1068w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /><figcaption class="wp-element-caption"><strong>Zona Antariksa</strong></figcaption></figure></a></div>



<p class="wp-block-paragraph">Dari fisika, perjalanan kemudian membawa pengunjung keluar dari bumi melalui <strong>Zona Antariksa</strong>. Roket, Lunar Walk, videotron planet, Tesla Coil hingga <em>space suits</em> menjadi bagian dari pengalaman yang memperkenalkan dunia eksplorasi luar angkasa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jika zona antariksa membawa pengunjung membayangkan perjalanan manusia ke luar bumi, <strong>Zona Bencana Alam</strong> justru menghadirkan pengalaman yang lebih dekat dengan fenomena yang dapat terjadi di kehidupan sehari-hari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sejumlah simulasi seperti gempa, hurricane, Hormuz Storm Cinema dan First Twister dirancang untuk memberikan gambaran mengenai karakter serta dampak berbagai fenomena kebencanaan. Pengalaman tersebut membuat pengunjung tidak hanya memperoleh informasi tentang bencana, tetapi juga melihat bagaimana sebuah fenomena dapat dirasakan melalui simulasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perjalanan berikutnya membawa pengunjung ke dunia yang semakin dekat dengan masa depan, yakni <strong>Zona Robotik dan AI</strong>. Di area ini terdapat Brain Race Car, Jumping Grid, robot anjing GO2, Robot Dance hingga robot humanoid G1.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kehadiran robot humanoid menjadi salah satu bagian yang membuat zona ini berbeda. Pengunjung dapat melihat bagaimana robotik dan AI berkembang dari sekadar teknologi yang dibicarakan menjadi sesuatu yang dapat diamati secara langsung dalam sebuah pengalaman wisata.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, setelah membawa pengunjung melihat teknologi masa depan, Mega Science Center dan Budaya justru mengajak mereka kembali menengok masa lalu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebanyak <strong>1.023 artefak budaya</strong> ditempatkan sebagai bagian dari perjalanan mengenal sejarah dan kekayaan budaya Indonesia. Area Majapahit, Candi Wilwatikta, Wayang Potehi hingga Zona Islam menjadi bagian dari ruang tersebut.</p>



<div><a href="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/mega-science-center-dan-budaya_04.jpg" class="td-modal-image"><figure class="wp-block-image size-full"><img decoding="async" width="1280" height="848" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/mega-science-center-dan-budaya_04.jpg" alt="Mega Science Center dan Budaya" class="wp-image-43084" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/mega-science-center-dan-budaya_04.jpg 1280w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/mega-science-center-dan-budaya_04-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/mega-science-center-dan-budaya_04-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/mega-science-center-dan-budaya_04-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/mega-science-center-dan-budaya_04-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/mega-science-center-dan-budaya_04-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/mega-science-center-dan-budaya_04-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/mega-science-center-dan-budaya_04-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/mega-science-center-dan-budaya_04-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/mega-science-center-dan-budaya_04-1068x708.jpg 1068w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /><figcaption class="wp-element-caption">Patung Pandawa</figcaption></figure></a></div>



<p class="wp-block-paragraph">Di sinilah konsep Mega Science Center dan Budaya menjadi lebih luas. Sains menjelaskan bagaimana sebuah fenomena bekerja, sementara koleksi budaya memperlihatkan bagaimana manusia, pengetahuan, tradisi dan peradaban berkembang dari waktu ke waktu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Direktur Jawa Timur Park Group, <strong>Rio Imam Sendjojo</strong>, mengatakan konsep tersebut memang sengaja dibuat untuk menghadirkan ruang edukasi yang tidak hanya besar secara fisik, tetapi juga memberikan pengalaman yang dapat dibawa pulang oleh pengunjung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kami ingin membangun sebuah ruang yang besar bukan hanya secara fisik, tetapi juga besar dari pengalaman dan pengetahuan yang bisa dibawa pulang oleh pengunjung. Karena itu, kami menghadirkan 617 alat peraga sains dan 1.023 artefak budaya dalam satu kawasan, sehingga pengunjung memiliki ruang yang luas untuk mengeksplorasi berbagai hal,” ujar Rio Imam Sendjojo.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Rio, rasa ingin tahu menjadi bagian penting dalam proses belajar. Karena itu, pengunjung tidak hanya diarahkan untuk membaca informasi, tetapi juga diberikan kesempatan melihat, mencoba dan berinteraksi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kami melihat rasa ingin tahu sebagai awal dari proses belajar. Ketika pengunjung bisa melihat sesuatu yang menarik, kemudian mencoba dan berinteraksi langsung, di situlah pengalaman belajar terbentuk. Mega Science Center dan Budaya kami kembangkan dengan semangat tersebut,” lanjutnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengalaman tersebut kemudian diperluas melalui berbagai aktivitas seni dan kreativitas. Ada Workshop Wayang Suket, Workshop Wayang Kardus, Show Potehi, Workshop Terakota, Show Srimulat hingga Keris Dance.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan rangkaian tersebut, kunjungan ke Mega Science Center dan Budaya tidak harus berlangsung dengan pola melihat koleksi dari satu ruang ke ruang lainnya. Ada aktivitas yang bisa dicoba, simulasi yang bisa dirasakan, teknologi yang bisa diamati, hingga pertunjukan yang membuat unsur edukasi hadir dengan cara yang lebih ringan.</p>



<div><a href="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/mega-science-center-dan-budaya_01.jpg" class="td-modal-image"><figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="1280" height="848" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/mega-science-center-dan-budaya_01.jpg" alt="Mega Science Center dan Budaya" class="wp-image-43081" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/mega-science-center-dan-budaya_01.jpg 1280w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/mega-science-center-dan-budaya_01-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/mega-science-center-dan-budaya_01-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/mega-science-center-dan-budaya_01-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/mega-science-center-dan-budaya_01-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/mega-science-center-dan-budaya_01-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/mega-science-center-dan-budaya_01-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/mega-science-center-dan-budaya_01-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/mega-science-center-dan-budaya_01-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/mega-science-center-dan-budaya_01-1068x708.jpg 1068w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /><figcaption class="wp-element-caption"><strong>Zona Antariksa</strong></figcaption></figure></a></div>



<p class="wp-block-paragraph">Konsep inilah yang menjadi bagian dari pengembangan wisata edukasi berbasis <em>experience</em> Jawa Timur Park Group. Anak-anak dapat memperoleh pengalaman belajar di luar sekolah, sementara keluarga maupun masyarakat umum tetap memiliki ruang untuk menikmati destinasi tanpa menjadikannya seperti kunjungan ke ruang kelas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mega Science Center dan Budaya saat ini telah memasuki tahap <strong>trial opening</strong>. Tiket kunjungan sudah dapat dibeli secara online melalui website jtp.id maupun secara langsung melalui loket di Jatim Park 1.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Informasi mengenai Mega Science Center dan Budaya dapat diperoleh melalui Instagram dan TikTok @megasciencecenter, serta kanal resmi Jawa Timur Park Group melalui jtp.id dan akun Instagram serta TikTok @jawatimurpark.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada akhirnya, daya tarik Mega Science Center dan Budaya bukan hanya terletak pada angka 1.640 koleksi yang dibawanya. Yang menarik justru perjalanan di dalamnya, ketika pengunjung bisa berpindah dari listrik dan magnet ke luar angkasa, dari simulasi bencana ke robot humanoid, lalu menutup perjalanan dengan melihat kembali jejak sejarah dan budaya Indonesia. <strong>XPOSEINDONESIA/IHSAN</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">43078</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/mega-science-center-dan-budaya_02-300x199.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="199" />	</item>
		<item>
		<title>Bukan Sekadar Indah, Ngoprek Forwaparekraf Soroti Pentingnya Keamanan dalam Pariwisata</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/travel/bukan-sekadar-indah-ngoprek-forwaparekraf-soroti-pentingnya-keamanan-dalam-pariwisata/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Sep 2026 02:16:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Travel]]></category>
		<category><![CDATA[Bromo]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Timur Park]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Timur Park 3]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Timur Park Group]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenpar]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Safety Tourism]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=43051</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="199" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/ngoprek_01-300x199.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="ngoprek 01" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/ngoprek_01-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/ngoprek_01-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/ngoprek_01-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/ngoprek_01-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/ngoprek_01-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/ngoprek_01-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/ngoprek_01-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/ngoprek_01-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/ngoprek_01-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/ngoprek_01.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" />Taman Nasional Gunung Bromo sempat ditutup akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Namun, penutupan tersebut dinilai tidak serta-merta mengikis minat wisatawan untuk kembali menikmati salah satu destinasi alam unggulan Jawa Timur itu. Kementerian Pariwisata (Kemenpar) melihat ada faktor penting yang membuat sebuah destinasi tetap diminati meski pernah menghadapi gangguan, yakni persepsi wisatawan terhadap keamanan. Selama [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Taman Nasional Gunung Bromo sempat ditutup akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Namun, penutupan tersebut dinilai tidak serta-merta mengikis minat wisatawan untuk kembali menikmati salah satu destinasi alam unggulan Jawa Timur itu.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Kementerian Pariwisata </strong>(<strong>Kemenpar</strong>) melihat ada faktor penting yang membuat sebuah destinasi tetap diminati meski pernah menghadapi gangguan, yakni persepsi wisatawan terhadap keamanan. Selama wisatawan masih melihat destinasi sebagai tempat yang aman dan pengelola mampu menunjukkan penanganan risiko secara baik, kepercayaan untuk kembali berkunjung dapat tetap terjaga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Staf Ahli Bidang Manajemen, khususnya Manajemen Krisis Kepariwisataan Kemenpar, <strong>Fadjar Hutomo</strong>, mengatakan pariwisata sangat berkaitan dengan persepsi. Keamanan yang dirasakan wisatawan akan berpengaruh terhadap keputusan mereka untuk datang kembali.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Pariwisata itu adalah tentang persepsi. Ketika sebuah destinasi wisata alam dipersepsikan aman untuk dikunjungi, minat wisatawan untuk datang kembali akan tinggi,” ujar Fadjar dalam forum Ngobrolin Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Ngoprek) yang digelar Forum Wartawan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Forwaparekraf) di Wisata Party, Jatim Park 3, Kota Batu, Selasa malam (15/9/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Fadjar, persepsi terhadap sebuah destinasi dapat berubah ketika wisatawan melihat adanya persoalan keamanan yang tidak tertangani. Bencana alam, kecelakaan yang berulang, maupun kriminalitas dapat menjadi penghalang bagi wisatawan dan pada akhirnya memengaruhi keberlanjutan pariwisata.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, kondisi berbeda terlihat pada Bromo. Meski kawasan tersebut sempat mengalami karhutla dan harus ditutup, tingkat kesadaran wisatawan terhadap kelestarian kawasan dinilai tetap tinggi sehingga Bromo masih dipersepsikan sebagai destinasi yang aman untuk dikunjungi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Awareness wisatawan terhadap kelestarian Bromo tinggi. Meski mengalami kebakaran hutan dan lahan (karhutla), wisatawan mempersepsikan Bromo aman untuk dikunjungi,” kata Fadjar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pernyataan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa persoalan keselamatan dalam pariwisata tidak bisa hanya dilihat dari ada atau tidaknya sebuah peristiwa. Cara pengelola dan pemangku kepentingan menangani risiko, memberikan informasi, melakukan pencegahan, serta memastikan kondisi destinasi setelah kejadian turut menentukan bagaimana wisatawan melihat keamanan sebuah tempat.</p>



<div><a href="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/ngoprek_03.jpg" class="td-modal-image"><figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="1280" height="848" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/ngoprek_03.jpg" alt="ngoprek 03" class="wp-image-43056" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/ngoprek_03.jpg 1280w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/ngoprek_03-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/ngoprek_03-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/ngoprek_03-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/ngoprek_03-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/ngoprek_03-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/ngoprek_03-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/ngoprek_03-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/ngoprek_03-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/ngoprek_03-1068x708.jpg 1068w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /><figcaption class="wp-element-caption"><strong>Rio Imam Sendjojo</strong> (Direktur Jawa Timur Park Group) memberikan Souvenir kepada <strong>Fadjar Hutomo</strong> (Staf Ahli Bidang Manajemen, khususnya Manajemen Krisis Kepariwisataan Kemenpar)</figcaption></figure></a></div>



<p class="wp-block-paragraph">Fadjar mengatakan aspek keselamatan kini menjadi perhatian penting pemerintah dalam pengembangan pariwisata. Kemenpar menempatkan keselamatan pariwisata sebagai salah satu program prioritas, dengan pendekatan bahwa daya tarik destinasi tidak cukup hanya mengandalkan keindahan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Aspek safety menjadi sangat penting. Ibu Menteri Pariwisata menetapkan keselamatan pariwisata menjadi salah satu program prioritas. Intinya, tourism is not only about beauty, but also safety,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Khusus destinasi wisata alam seperti Bromo, persoalan keselamatan juga berkaitan erat dengan aktivitas wisatawan dan kondisi lingkungan. Kemenpar melihat sejumlah kasus kebakaran dapat dipicu kelalaian manusia, mulai dari penggunaan flare untuk kebutuhan foto prewedding, membuang puntung rokok di area savana hingga tidak memastikan api unggun benar-benar padam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Risiko tersebut dapat meningkat ketika memasuki musim kemarau. Suhu yang tinggi, vegetasi yang mengering, serta angin kencang dapat membuat percikan api kecil dengan cepat merambat dan berubah menjadi kebakaran yang lebih sulit dikendalikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena itu, Kemenpar mendorong peningkatan kewaspadaan dan pengawasan di destinasi wisata. Penerapan standar operasional prosedur (SOP) terhadap aktivitas masyarakat maupun wisatawan menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah risiko sekaligus menjaga rasa aman selama berwisata.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di sisi lain, informasi juga memiliki peran besar dalam membangun persepsi. Kemenpar mendorong kolaborasi dengan media untuk memberikan edukasi kepada wisatawan sehingga informasi mengenai keamanan, aturan berkunjung, maupun kondisi destinasi dapat diterima secara tepat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kemenpar berkolaborasi dengan media mengedukasi wisatawan agar tercipta persepsi positif terhadap destinasi wisata,” kata Fadjar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pembahasan mengenai keamanan tersebut menjadi bagian dari Event Ngoprek inisiasi<strong> Forwaparekraf </strong>yang mengangkat tema “<strong>Safety Tourism, Sustainable Future: Membangun Wisata Aman, Edukatif, dan Berkelanjutan</strong>” menghadirkan narasumber <strong>Rio Imam Sendjojo</strong>, Direktur Jawa Timur Park Group, <strong>Suryo Widodo</strong>, Direktur Jawa Timur Park 3, dan <strong>Titik S. Ariyanto</strong>, Manager Marketing &amp; PR Jawa Timur Park Group</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rio mengatakan Jawa Timur Park Group yang mengembangkan destinasi dengan menggabungkan unsur edukasi, hiburan, rekreasi, dan konservasi kini telah memasuki usia 25 tahun. Setelah mengembangkan Jatim Park 1, Jatim Park 2, dan Jatim Park 3, pengelola juga menyiapkan destinasi edukasi baru berupa <strong>Mega Science Center dan Budaya</strong>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Rio, destinasi tersebut akan menjadi ruang pembelajaran bagi anak sekolah untuk mengenal berbagai bidang sains, seperti kimia, fisika, biologi, dan matematika. Pengunjung juga akan menemukan area robot yang dirancang dapat melakukan berbagai gerakan dan berinteraksi menyerupai manusia.</p>



<div><a href="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/ngoprek_02.jpg" class="td-modal-image"><figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="1280" height="848" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/ngoprek_02.jpg" alt="ngoprek 02" class="wp-image-43055" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/ngoprek_02.jpg 1280w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/ngoprek_02-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/ngoprek_02-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/ngoprek_02-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/ngoprek_02-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/ngoprek_02-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/ngoprek_02-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/ngoprek_02-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/ngoprek_02-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/ngoprek_02-1068x708.jpg 1068w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /><figcaption class="wp-element-caption">Suryo Widodo, Direktur Jawa Timur Park 3 menjelaskan tentang safety tourims Jatim Park pada event Ngoprek.</figcaption></figure></a></div>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Direktur Jawa Timur Park 3 Suryo Widodo mengatakan kesiapan menghadapi potensi bencana juga menjadi bagian dari operasional destinasi. Secara berkala, Jatim Park melakukan simulasi kebencanaan untuk meningkatkan kewaspadaan sekaligus memastikan petugas memahami langkah yang harus dilakukan dalam kondisi darurat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Namun demikian, sesuai SOP dan standar Disnaker, Jatim Park secara periodik senantiasa melakukan simulasi kebencanaan untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapan para petugas,” kata Suryo.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi pengelola destinasi, tantangan menjaga kepercayaan wisatawan juga semakin kompleks karena informasi mengenai sebuah tempat dapat menyebar dengan cepat melalui media sosial. Keluhan wisatawan, kritik, bahkan informasi yang tidak benar dapat memengaruhi persepsi publik hanya dalam waktu singkat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Manager Marketing &amp; PR Jawa Timur Park Group Titik S. Ariyanto mengatakan pihaknya membentuk tim yang bekerja selama 24 jam untuk memantau berbagai komentar dan unggahan masyarakat. Sistem <em>early warning</em> tersebut digunakan untuk mendeteksi informasi negatif sekaligus menentukan tindakan yang perlu dilakukan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Krisis komunikasi di sosial media sangat luar biasa. Saya punya tim yang harus bekerja keras memantau setiap komentar dan postingan melalui early warning system dalam 24 jam. Kalau ada informasi negatif, kita langsung buat rencana dan mengambil tindakan segera atau take action,” ujar Titik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada akhirnya, pengalaman Bromo menunjukkan bahwa keberlanjutan destinasi wisata tidak hanya ditentukan oleh seberapa menarik pemandangan yang ditawarkan. Faktor keamanan, kesiapan menghadapi risiko, edukasi kepada wisatawan, hingga kemampuan mengelola informasi menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya menjaga kepercayaan wisatawan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi destinasi wisata alam, menjaga keindahan sekaligus memastikan wisatawan merasa aman menjadi pekerjaan yang harus dilakukan secara berkelanjutan, bukan hanya ketika terjadi persoalan. <strong>XPOSEINDONESIA/IHSAN</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">43051</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/ngoprek_01-300x199.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="199" />	</item>
	</channel>
</rss>
