<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">

<channel>
	<title>HaloPuan &#8211; Xpose Indonesia</title>
	<atom:link href="https://xposeindonesia.com/tag/halopuan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://xposeindonesia.com</link>
	<description>News And Entertaiment</description>
	<lastBuildDate>Fri, 11 Aug 2023 12:54:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.3</generator>

<image>
	<url>https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/04/cropped-Xpose-favicon-32x32.png</url>
	<title>HaloPuan &#8211; Xpose Indonesia</title>
	<link>https://xposeindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233386640</site>	<item>
		<title>Kaum Ibu di Desa Pesarean Beraksi Melawan Stunting Bersama Puan Maharani dan Dewi Aryani</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/exclusive/event/kaum-ibu-di-desa-pesarean-beraksi-melawan-stunting-bersama-puan-maharani-dan-dewi-aryani/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Aug 2023 12:54:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[“Kaum Ibu Melawan Stunting:]]></category>
		<category><![CDATA[Asupan Super”]]></category>
		<category><![CDATA[Daun Kelor]]></category>
		<category><![CDATA[HaloPuan]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga sosial Ketua DPR RI Puan Maharani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=15565</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="200" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/08/Kaum-Ibu-dan-anak-anak-300x200.jpeg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="kaum ibu dan anak anak" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/08/Kaum-Ibu-dan-anak-anak-300x200.jpeg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/08/Kaum-Ibu-dan-anak-anak-1024x683.jpeg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/08/Kaum-Ibu-dan-anak-anak-768x512.jpeg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/08/Kaum-Ibu-dan-anak-anak-150x100.jpeg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/08/Kaum-Ibu-dan-anak-anak-600x400.jpeg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/08/Kaum-Ibu-dan-anak-anak-696x464.jpeg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/08/Kaum-Ibu-dan-anak-anak-1068x712.jpeg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/08/Kaum-Ibu-dan-anak-anak-630x420.jpeg 630w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/08/Kaum-Ibu-dan-anak-anak.jpeg 1104w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" />Sebuah langkah besar telah diambil oleh 194 kaum perempuan di Desa Pesarean, Kabupaten Tegal, dalam perjuangan melawan stunting. Kamis, 10 Agustus 2023, mereka—terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui, pasangan usia subur, dan kader posyandu—berkumpul dalam kegiatan “Kaum Ibu Melawan Stunting: Mengolah Daun Kelor Menjadi Asupan Super”, yang diselenggarakan oleh HaloPuan, lembaga sosial Ketua DPR RI [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Sebuah langkah besar telah diambil oleh 194 kaum perempuan di Desa Pesarean, Kabupaten Tegal, dalam perjuangan melawan stunting.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kamis, 10 Agustus 2023, mereka—terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui, pasangan usia subur, dan kader posyandu—berkumpul dalam kegiatan “Kaum Ibu Melawan Stunting: Mengolah Daun Kelor Menjadi Asupan Super”, yang diselenggarakan oleh HaloPuan, lembaga sosial Ketua DPR RI Puan Maharani, bersama Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah IX (Kabupaten Tegal, Kota Tegal, Kabupaten Brebes), Dewi Aryani.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan ini digelar di Desa Pesarean, yang diketahui sebagai salah satu daerah dengan angka stunting cukup tinggi di Kecamatan Adiwerna. Penyuluhan gizi seimbang dan pencegahan stunting menjadi pembuka acara. Drg. Dian Wardaningrum, Kepala Puskesmas Adiwerna, mengungkapkan optimisme atas penurunan angka stunting di Kabupaten Tegal dari 22,3% menjadi 17%. Namun, ia juga mengingatkan betapa pentingnya warga tetap menjaga keseimbangan gizi, terutama bagi ibu hamil dan anak di bawah dua tahun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam rangkaian acara, tim HaloPuan menyampaikan sosialisasi manfaat daun kelor. HaloPuan menjelaskan daun kelor yang dijadikan bubuk kaya akan mikronutrisi, jenis nutrisi yang sangat dibutuhkan secara rutin oleh ibu dan balita meskipun dalam jumlah kecil. Misalnya, daun kelor kaya akan zat besi (25 kali lebih banyak daripada bayam), sehingga mampu mencegah kondisi kekurangan darah atau anemia pada ibu hamil dan menyusui serta mampu meningkatkan produksi ASI (air susu ibu). Daun kelor juga kaya akan vitamin C yang diperlukan terutama bagi daya tahan tubuh terhadap berbagai penyakit. HaloPuan juga mengatakan pemanfaatan bubuk daun kelor untuk mengatasi stunting telah dilakukan di Flores Timur dengan hasil yang baik, yakni mampu menurunkan angka stunting dari 40% ke 20%.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Leny Marini, dari tim Dewi Aryani, tampil memperagakan cara mengolah bubuk daun kelor menjadi berbagai menu makanan, seperti pukis, puding, dan bakso. Para peserta tampak antusias mengikuti demo masak tersebut, dan menikmati hasilnya bersama-sama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Acara kemudian ditutup dengan pembagian Paket Makanan Tambahan (PMT) kepada kaum ibu dan perempuan peserta kegiatan. Masing-masing paket berisi 6 butir telur dan biskuit untuk ibu hamil dan balita dari Dewi Aryani, serta 400 gram bubuk daun kelor dari Puan Maharani.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sambutan hangat disampaikan oleh Kepala Desa Pesarean, Sujono, yang mengucapkan terima kasih kepada tim HaloPuan dan Dewi Aryani. “Kami berterima kasih kepada tim HaloPuan dan Ibu Dewi Aryani yang bersedia datang ke desa kami, untuk anak-anak kami calon penerus bangsa di masa depan,” katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Koordinator HaloPuan, Poppy Astari, menekankan visi HaloPuan dalam melawan stunting. Menurutnya, Ketua DPR RI Puan Maharani sangat memperhatikan generasi penerus bangsa. Di Indonesia, angka stunting masih cukup tinggi, masih di atas angka rata-rata dunia sebesar 20%. Seharusnya Indonesia itu zero stunting, alias tidak ada lagi stunting karena stunting bukan soal fisik yang kurang tapi juga mempengaruhi perkembangan kognisi anak-anak. “HaloPuan sudah bergerak di lebih dari 30 titik lokasi di Jawa Barat dan Jawa Tengah dalam menyosialisasikan pencegahan stunting dengan pemanfaatan daun kelor,” ujar Poppy.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dewi Aryani, dalam sambutannya, menyoroti pentingnya pola makan sehat. “Orang Tegal itu pasti kalau makan ada gorengannya. Kebiasaan ini boleh saja, tapi porsinya yang harus kita perhatikan,” tuturnya. Lalu dia memaparkan kondisi Desa Pesarean yang termasuk salah satu desa inkusif di Kabupaten Tegal. “Maish banyak masalah kesehatan ibu dan anak di sini. Tidak hanya stunting yang tinggi di Pasarean, tapi juga kondisi air tanah yang buruk karena mengandung limbah B3.”</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan kegiatan ini, Desa Pesarean menunjukkan bahwa melalui edukasi dan keterlibatan aktif kaum perempuan, warga bisa bergerak bersama untuk memerangi stunting dan melahirkan generasi penerus bangsa yang sehat dan cerdas. Acara ini menjadi contoh nyata bahwa dengan gotong royong dan pengetahuan yang tepat, masyarakat dapat bersama-sama membangun masa depan yang lebih baik. <strong>XPOSEINDONESIA Foto : Dudut Suhendra Putra</strong></p>


<div style="min-height: 535px" class="ub_image_slider swiper-container wp-block-ub-image-slider" id="ub_image_slider_53c2756e-c2df-4f34-9af6-ea0053cf06d6" data-swiper-data='{"speed":300,"spaceBetween":20,"slidesPerView":1,"loop":true,"pagination":{"el": ".swiper-pagination" , "type": "bullets", "clickable":true},"navigation": {"nextEl": ".swiper-button-next", "prevEl": ".swiper-button-prev"}, "keyboard": { "enabled": true }, "effect": "slide","simulateTouch":false}'>
            <div class="swiper-wrapper"><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/08/kaum-perempuan-di-Desa-Pesarean-Kabupaten-Tegal-dalam-perjuangan-melawan-stunting.jpeg" alt="kaum perempuan di desa pesarean kabupaten tegal dalam perjuangan melawan stunting" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">kaum perempuan di desa pesarean kabupaten tegal dalam perjuangan melawan stunting</figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/08/mengajak-warga-menjaga-keseimbangan-gizi-terutama-bagi-ibu-hamil.jpeg" alt="mengajak warga menjaga keseimbangan gizi terutama bagi ibu hamil" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">mengajak warga menjaga keseimbangan gizi terutama bagi ibu hamil</figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/08/Penyuluhan-gizi-seimbang-dan-pencegahan-stunting-menjadi-pembuka-acara.jpeg" alt="penyuluhan gizi seimbang dan pencegahan stunting menjadi pembuka acara" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">penyuluhan gizi seimbang dan pencegahan stunting menjadi pembuka acara</figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/08/Kaum-Ibu-dan-anak-anak-1.jpeg" alt="kaum ibu dan anak anak 1" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">kaum ibu dan anak anak 1</figcaption>
            </figure></div>
            <div class="swiper-pagination"></div>
            <div class="swiper-button-prev"></div> <div class="swiper-button-next"></div>
        </div>]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">15565</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/08/Kaum-Ibu-dan-anak-anak-300x200.jpeg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="200" />	</item>
		<item>
		<title>HaloPuan &#038; PDI Perjuangan Ajak Kaum Ibu di Langensari, Banjar Jawa Barat Perangi Stunting</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/exclusive/event/halopuan-pdi-perjuangan-ajak-kaum-ibu-di-langensari-banjar-jawa-barat-perangi-stunting/</link>
					<comments>https://xposeindonesia.com/exclusive/event/halopuan-pdi-perjuangan-ajak-kaum-ibu-di-langensari-banjar-jawa-barat-perangi-stunting/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Jun 2023 14:48:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[Banjar Jawa Berat]]></category>
		<category><![CDATA[HaloPuan]]></category>
		<category><![CDATA[Kaum Ibu diLangensari]]></category>
		<category><![CDATA[PDI Perjuangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=14834</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="300" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/06/WhatsApp-Image-2023-06-08-at-18.58.26-1-300x300.jpeg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="whatsapp image 2023 06 08 at 18.58.26 1" decoding="async" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/06/WhatsApp-Image-2023-06-08-at-18.58.26-1-300x300.jpeg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/06/WhatsApp-Image-2023-06-08-at-18.58.26-1-1024x1024.jpeg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/06/WhatsApp-Image-2023-06-08-at-18.58.26-1-150x150.jpeg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/06/WhatsApp-Image-2023-06-08-at-18.58.26-1-1536x1536.jpeg 1536w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/06/WhatsApp-Image-2023-06-08-at-18.58.26-1-2048x2048.jpeg 2048w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/06/WhatsApp-Image-2023-06-08-at-18.58.26-1-24x24.jpeg 24w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/06/WhatsApp-Image-2023-06-08-at-18.58.26-1-48x48.jpeg 48w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/06/WhatsApp-Image-2023-06-08-at-18.58.26-1-96x96.jpeg 96w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" />Sejak diluncurkan pada Oktober 2021, HaloPuan telah mengunjungi 31 titik lokasi di 23 kabupaten dan kota di provinsi tersebut untuk memerangi Stunting. Pada Rabu, 7 Juni 2023, kegiatan HaloPuan yang ke-32 diadakan di Desa Kujangsari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar. HaloPuan, sebuah inisiatif Ketua DPR RI Puan Maharani yang berfokus dalam penyuluhan melawan stunting, mengerahkan timnya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Sejak diluncurkan pada Oktober 2021, HaloPuan telah mengunjungi 31 titik lokasi di 23 kabupaten dan kota di provinsi tersebut untuk memerangi Stunting.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada Rabu, 7 Juni 2023, kegiatan HaloPuan yang ke-32 diadakan di Desa Kujangsari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">HaloPuan, sebuah inisiatif Ketua DPR RI Puan Maharani yang berfokus dalam penyuluhan melawan stunting, mengerahkan timnya dalam perang melawan stunting di Kota Banjar, Jawa Barat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Stunting, kondisi kekurangan gizi dalam jangka panjang, menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022 oleh Kementerian Kesehatan, prevalensi stunting di Indonesia berada di 21,6%, sementara di Jawa Barat sendiri mencapai 20,2%.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Angka-angka ini masih lebih tinggi dari prevalensi rata-rata stunting dunia sebesar 20%, dan masih jauh dari target Presiden Joko Widodo yang ingin angka stunting turun ke 14% pada 2024.</p>



<p class="wp-block-paragraph">SSGI 2022 mencatat bahwa kota tersebut memiliki prevalensi balita stunting sebesar 19,3%. Kegiatan dengan tema &#8220;Kaum Ibu Melawan Stunting: Mengolah Daun Kelor Menjadi Asupan Super&#8221; ini dihadiri oleh sekitar 200 perempuan dari Desa Kujangsari dan dua desa terdekat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Partisipan terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui, pasangan usia subur, calon pengantin, dan kader-kader posyandu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ninda Noer Anindhyta, staf Puskesmas Langensari 1 yang menjadi penyuluh dalam kegiatan tersebut, menekankan tiga faktor penting dalam pencegahan stunting: pola makan, pola asuh, dan sanitasi serta air bersih.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Di Langensari ini, untungnya sudah tidak ada lagi yang buang air besar atau yang jambannya di kali,” kata Ninda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam kegiatan ini, HaloPuan membawa gagasan pemanfaatan daun kelor. Tanaman ini banyak tumbuh dan ditemui di berbagai tempat di Indonesia dan memiliki sejumlah manfaat kesehatan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Badan Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) merekomendasikan daun kelor untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan anak di bawah 5 tahun karena kekayaannya akan mikronutrisi seperti vitamin, mineral, dan serat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kita tadi tahu bahwa stunting bisa ditanggulangi dengan sebuah kreativitas,&#8221; ujar Wakil Ketua DPRD Kota Banjar dan Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Banjar, Tri Pamuji Rudianto, dalam sambutannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Ibu-⁠ibu harus mau memanfaatkan sumber-sumber makanan yang ada di sekitar kita, seperti kelor ini.”</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di akhir kegiatan, HaloPuan membagikan paket makanan tambahan kepada seluruh peserta, termasuk di dalamnya 400 gram bubuk daun kelor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, HaloPuan juga menitipkan 5 bibit kelor untuk ditanam di rumah-rumah warga, lahan posyandu, dan kantor desa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kami atas nama Pemerintah Kota Banjar dan atas nama DPC PDI Perjuangan Kota Banjar mengucapkan terima kasih kepada Tim HaloPuan dan Ibu Puan Maharani, yang sudah berbagi ilmu dengan kita sekalian,” tambah Tri Pamuji Rudianto yang juga menegaskan bahwa Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, tidak mengenal lelah meminta para kader partai untuk memperhatikan persoalan stunting.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sekretaris Camat Langensari, Rina Iskandar, juga berterima kasih kepada tim HaloPuan yang telah memberikan bantuan bibit kelor bagi masyarakat Langensari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, angka stunting di Langensari lebih tinggi daripada di kecamatan-⁠kecamatan lain. “Menurut data yang kami terima, di wilayah kecamatan Langensari, ada 221 balita stunting yang tersebar di seluruh desa dan kelurahan, sehingga tepat Langensari dijadikan lokus untuk pemulihan dan pencegahan stunting,” katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rina menambahkan, “Alhamdulillah, di Langensari, kini semua pihak sudah ikut bergerak untuk penurunan kasus stunting. Kami dari pemerintah dan semua stakeholder bahu-⁠membahu untuk menurunkan stunting, dan dengan dengan kegiatan HaloPuan ini, kami berharap masyarakat pun terlibat dalam upaya ini.”</p>



<p class="wp-block-paragraph">Koordinator HaloPuan, Poppy Astari, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah mendukung dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan Gerakan Melawan Stunting. “Stunting adalah masalah besar yang tidak hanya berdampak pada pertumbuhan fisik, tetapi juga berdampak pada perkembangan kognisi dan mental anak-anak kita,” kata Poppy. “Jika kita tidak segera bertindak, dalam 20 tahun ke depan, generasi emas yang seharusnya menjadi aset berharga bangsa kita akan terancam tertinggal dari bangsa lain.”<strong> XPOSEINDONESIA Foto : Dudut Suhendra Putra</strong></p>


<div style="min-height: 535px" class="ub_image_slider swiper-container wp-block-ub-image-slider" id="ub_image_slider_87e96449-43ee-4cca-af01-446609e191e1" data-swiper-data='{"speed":300,"spaceBetween":20,"slidesPerView":1,"loop":true,"pagination":{"el": ".swiper-pagination" , "type": "bullets", "clickable":true},"navigation": {"nextEl": ".swiper-button-next", "prevEl": ".swiper-button-prev"}, "keyboard": { "enabled": true }, "effect": "slide","simulateTouch":false}'>
            <div class="swiper-wrapper"><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/06/HaloPUan-PDIP-bersama-warga-masyarakat-di-Langensari-Jawa-Barat.jpeg" alt="halopuan pdip bersama warga masyarakat di langensari jawa barat" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">halopuan pdip bersama warga masyarakat di langensari jawa barat</figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/06/HaloPuan-menyerahkan-bingkisan-dan-bubuk-daun-kelor.jpeg" alt="halopuan menyerahkan bingkisan dan bubuk daun kelor" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">halopuan menyerahkan bingkisan dan bubuk daun kelor</figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/06/HaloPuan-PDI-Perjuangan-dan-Masyarat.jpeg" alt="halopuan pdi perjuangan dan masyarat" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">halopuan pdi perjuangan dan masyarat</figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/06/Kaum-Ibu-di-Langensari-Banjar-Jawa-Berat-Perangi-Stunting.jpeg" alt="kaum ibu di langensari banjar jawa berat perangi stunting" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">kaum ibu di langensari banjar jawa berat perangi stunting</figcaption>
            </figure></div>
            <div class="swiper-pagination"></div>
            <div class="swiper-button-prev"></div> <div class="swiper-button-next"></div>
        </div>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://xposeindonesia.com/exclusive/event/halopuan-pdi-perjuangan-ajak-kaum-ibu-di-langensari-banjar-jawa-barat-perangi-stunting/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">14834</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/06/WhatsApp-Image-2023-06-08-at-18.58.26-1-300x300.jpeg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="300" />	</item>
		<item>
		<title>HaloPuan &#038; DPC PDI Perjuangan Cegah Stunting di Pangandaran</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/exclusive/event/halopuan-dpc-pdi-perjuangan-cegah-stunting-di-pangandaran/</link>
					<comments>https://xposeindonesia.com/exclusive/event/halopuan-dpc-pdi-perjuangan-cegah-stunting-di-pangandaran/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Jun 2023 07:57:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[HaloPuan]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Sidamulih]]></category>
		<category><![CDATA[kegiatan di Desa Sidamulih]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=14823</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="300" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/06/HaloPuan-membagikan-paket-makanan-tambahan-kepada-seluruh-peserta-kegiatan-300x300.jpeg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="halopuan membagikan paket makanan tambahan kepada seluruh peserta kegiatan" decoding="async" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/06/HaloPuan-membagikan-paket-makanan-tambahan-kepada-seluruh-peserta-kegiatan-300x300.jpeg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/06/HaloPuan-membagikan-paket-makanan-tambahan-kepada-seluruh-peserta-kegiatan-1024x1024.jpeg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/06/HaloPuan-membagikan-paket-makanan-tambahan-kepada-seluruh-peserta-kegiatan-150x150.jpeg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/06/HaloPuan-membagikan-paket-makanan-tambahan-kepada-seluruh-peserta-kegiatan-1536x1536.jpeg 1536w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/06/HaloPuan-membagikan-paket-makanan-tambahan-kepada-seluruh-peserta-kegiatan-2048x2048.jpeg 2048w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/06/HaloPuan-membagikan-paket-makanan-tambahan-kepada-seluruh-peserta-kegiatan-24x24.jpeg 24w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/06/HaloPuan-membagikan-paket-makanan-tambahan-kepada-seluruh-peserta-kegiatan-48x48.jpeg 48w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/06/HaloPuan-membagikan-paket-makanan-tambahan-kepada-seluruh-peserta-kegiatan-96x96.jpeg 96w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" />HaloPuan adalah sebuah inisiatif Ketua DPR RI Puan Maharani yang berfokus pada penyuluhan untuk memerangi stunting di Indonesia, dengan fokus utama pada wilayah Jawa Barat. Sejak Oktober 2021, HaloPuan telah mengunjungi 31 titik lokasi di 23 kabupaten dan kota di Jawa Barat. Pada Selasa, 6 Juni 2023, HaloPuan mengadakan kegiatan ke-31 di Desa Sidamulih, Kecamatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">HaloPuan adalah sebuah inisiatif Ketua DPR RI Puan Maharani yang berfokus pada penyuluhan untuk memerangi stunting di Indonesia, dengan fokus utama pada wilayah Jawa Barat. Sejak Oktober 2021, HaloPuan telah mengunjungi 31 titik lokasi di 23 kabupaten dan kota di Jawa Barat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada Selasa, 6 Juni 2023, HaloPuan mengadakan kegiatan ke-31 di Desa Sidamulih, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran. Kegiatan ini, yang bertajuk “Kaum Ibu Melawan Stunting: Mengolah Daun Kelor Menjadi Asupan Super”, dihadiri oleh sekitar 180 perempuan dari desa-desa di Sidamulih. Mereka terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui, pasangan usia subur, calon pengantin, dan kader-kader posyandu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Prevalensi stunting di Indonesia mencapai 21,6% menurut Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022 yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan, sementara di Jawa Barat mencapai 20,2%. Meskipun lebih rendah jika dibandingkan dengan angka nasional, angka ini masih di atas rata-rata prevalensi stunting global sebesar 20% dan masih jauh dari target Presiden Joko Widodo yang ingin angka stunting turun ke 14% pada 2024. Kabupaten Pangandaran sendiri tercatat memiliki prevalensi stunting sebesar 20% berdasarkan hasil SSGI 2022.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan di Pangandaran ini merupakan hasil gotong royong HaloPuan dengan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pangandaran. Sejumlah pejabat daerah menghadiri kegiatan ini, termasuk Anggota DPRD Kabupaten Pangandaran dari Fraksi PDI Perjuangan, Joane Irwan Suwarsa, yang juga kolaborator HaloPuan, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pangandaran, Ida Nurlaela Wiradinata, Camat Sidamulih, Megi Rijua Parlumi, dan Dinas KBP3A, Heri Gustari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dokter spesialis anak, Galuhafiar Puratmaja, yang bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah Pandega Pangandaran, hadir sebagai penyuluh. Dia menegaskan pentingnya periode 1.000 hari pertama kehidupan sebagai periode emas untuk mencegah dan mengatasi stunting. “Setelah periode itu, kondisi stunting tidak bisa diperbaiki,” katanya. Ia juga menekankan pentingnya konsumsi protein dari daging, ikan, susu, dan telur. “Dan kelor juga makanan sehat yang akan sangat bermanfaat.”</p>



<p class="wp-block-paragraph">HaloPuan memang membawa gagasan pemanfaatan daun kelor, tanaman yang melimpah di Indonesia, sebagai alternatif asupan super. Daun kelor sudah dikenal kaya akan nutrisi. Badan Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) merekomendasikan daun kelor untuk dikonsumsi ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak di bawah usia 5 tahun. Daun ini mengandung mikronutrisi yang melimpah, termasuk vitamin, mineral, dan serat. Misalnya, daun kelor mengandung 7 kali vitamin C dari jeruk, 4 kali vitamin A dari wortel, 4 kali kalsium dari susu sapi, dan 3 kali potasium dari pisang. Karena kelompok yang paling rentan kekurangan mikronutrisi adalah ibu hamil, ibu menyusui, dan anak di bawah 5 tahun, maka daun kelor dapat menjadi sumber makanan tambahan yang penting.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Daun kelor dapat diolah menjadi bubuk untuk mempertahankan kandungan nutrisinya lebih lama. Bubuk kelor dapat ditambahkan ke berbagai menu makanan dan menjadi alternatif yang lezat bagi anak-anak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Anggota DPRD Kabupaten Pangandaran dari Fraksi PDI Perjuangan, Joane Irwan Suwarsa, mengapresiasi program HaloPuan dan mengatakan bahwa kegiatan ini sangat berarti untuk kesehatan dan masa depan masyarakat, khususnya di Kabupaten Pangandaran dan Kecamatan Sidamulih. Dia menegaskan pentingnya memerangi stunting untuk memastikan masa depan bangsa yang sehat dan cerdas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Ketua Umum kami, Ibu Megawati Soekarnoputri, selalu menekankan kepada kami soal melawan stunting. Beliau selalu concern terhadap kesehatan generasi masa depan bangsa. Makanya, tiada lelahnya Ibu Megawati Soekarnoputri selalu mengampanyekan melawan stunting dan menekan angka stunting di Indonesia,” ujar Joane.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pangandaran, Ida Nurlaela Wiradinata, juga menyampaikan apresiasi dan penghargaannya kepada HaloPuan dan PDI Perjuangan Kabupaten Pangandaran. Dia menekankan pentingnya peran perempuan sebagai “rahim peradaban” dan mengajak kaum perempuan untuk mempersiapkan generasi emas Indonesia untuk 2045. Menurutnya, Indonesia tidak boleh hanya menjadi negara berkembang terus tapi harus menjadi negara adikuasa yang membanggakan, yang punya potensi luar biasa dari putra-⁠putri bangsa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kegiatan HaloPuan dan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pangandaran ini merupakan indikasi bahwa Ibu Puan Maharani sebagai ketua DPR RI selalu memperhatikan rakyat dan partai kami, PDI Perjuangan, selalu menyebarkan benih kebaikan kepada masyarakat kecil. Ini bukan omongan lagi tapi sudah ada bukti dengan kegiatan ini,” kata Ida.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut, Ida menjelaskan bahwa Pangandaran saat ini sudah mencapai universal health coverage. Artinya, seluruh warga yang mengalami permasalahan kesehatan sudah memiliki BPJS yang seluruhnya ditanggung oleh pemerintah daerah. “Jadi, yang sakit tidak harus capek-⁠capek karena tidak punya BPJS. Tinggal memberikan KTP saja layanan kesehatan sudah bisa diakses dengan baik.”</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menanggapi gagasan bubuk daun kelor, Ida mengatakan daun kelor adalah salah satu cara mudah dan murah untuk hidup sehat. “Dan saya bangga bahwa salah seorang yang menggagas pemanfaatan daun kelor ini adalah warga Pangandaran, sahabat saya dari kecil, Bapak Ai Dudi Krisnadi. Sekali lagi terima kasih kepada Tim HaloPuan. Kegiatan ini luar biasa,” katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Koordinator HaloPuan, Poppy Astari, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan berpartisipasi dalam gerakan melawan stunting ini. Dia menekankan bahwa stunting adalah masalah yang harus ditangani bersama, tidak hanya oleh pemerintah, tetapi juga oleh masyarakat secara luas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Stunting adalah masalah besar yang tidak hanya berdampak pada pertumbuhan fisik, tetapi juga berdampak pada perkembangan kognisi dan mental anak-anak kita. Jika kita tidak segera bertindak, dalam 20 tahun ke depan, generasi emas yang seharusnya menjadi aset berharga bangsa kita akan terancam tertinggal dari bangsa lain. Oleh karena itu, ini adalah masalah yang harus kita tangani bersama-sama, tidak hanya oleh pemerintah, tetapi juga oleh masyarakat secara luas. Oleh karena itu, kami telah berkeliling ke 30 titik lokasi di 21 kabupaten dan kota di Jawa Barat dan telah bekerja sama dengan berbagai elemen masyarakat, seperti PDI Perjuangan, KNPI, Muslimat NU, LKNU, Aisyiyah, dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah,” kata Poppy.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada akhir acara, HaloPuan membagikan paket makanan tambahan kepada seluruh peserta kegiatan, termasuk 400 gram bubuk daun kelor, dan juga menitipkan 5 bibit kelor untuk ditanam di rumah-rumah warga, lahan posyandu, dan kantor desa. Poppy Astari berharap bahwa masyarakat Sidamulih akan bekerja sama untuk membudidayakan kelor dan memanfaatkan kekayaan nutrisi tanaman ini. <strong>XPOSEINDONESIA Foto : Dudut Suhendra Putra</strong></p>


<div style="min-height: 535px" class="ub_image_slider swiper-container wp-block-ub-image-slider" id="ub_image_slider_c7c3912d-0d39-4658-957c-2a87aa0232c9" data-swiper-data='{"speed":300,"spaceBetween":20,"slidesPerView":1,"loop":true,"pagination":{"el": ".swiper-pagination" , "type": "bullets", "clickable":true},"navigation": {"nextEl": ".swiper-button-next", "prevEl": ".swiper-button-prev"}, "keyboard": { "enabled": true }, "effect": "slide","simulateTouch":false}'>
            <div class="swiper-wrapper"><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/06/HaloPuan-dan-warga-Masyaralkat.jpeg" alt="halopuan dan warga masyaralkat" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">halopuan dan warga masyaralkat</figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/06/HaloPuan-membawa-gagasan-pemanfaatan-daun-kelor-tanaman-yang-melimpah-di-Indonesia-sebagai-alternatif-asupan-super.jpeg" alt="halopuan membawa gagasan pemanfaatan daun kelor tanaman yang melimpah di indonesia sebagai alternatif asupan super" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">halopuan membawa gagasan pemanfaatan daun kelor tanaman yang melimpah di indonesia sebagai alternatif asupan super</figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/06/HaloPuan-membagikan-paket-makanan-tambahan-kepada-seluruh-peserta-kegiatan.jpeg" alt="halopuan membagikan paket makanan tambahan kepada seluruh peserta kegiatan" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">halopuan membagikan paket makanan tambahan kepada seluruh peserta kegiatan</figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/06/HaloPuan-mengadakan-kegiatan-ke-31-di-Desa-Sidamulih-Kecamatan-Sidamulih-Kabupaten-Pangandaran.jpeg" alt="halopuan mengadakan kegiatan ke 31 di desa sidamulih kecamatan sidamulih kabupaten pangandaran" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">halopuan mengadakan kegiatan ke 31 di desa sidamulih kecamatan sidamulih kabupaten pangandaran</figcaption>
            </figure></div>
            <div class="swiper-pagination"></div>
            <div class="swiper-button-prev"></div> <div class="swiper-button-next"></div>
        </div>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://xposeindonesia.com/exclusive/event/halopuan-dpc-pdi-perjuangan-cegah-stunting-di-pangandaran/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">14823</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/06/HaloPuan-membagikan-paket-makanan-tambahan-kepada-seluruh-peserta-kegiatan-300x300.jpeg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="300" />	</item>
		<item>
		<title>Di tengah Masa Ramadhan HaloPuan dan Masinton Pasaribu Melawan Stunting di Panti Asuhan Sayap Ibu</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/travel/news/di-tengah-masa-ramadhan-halopuan-dan-masinton-pasaribu-melawan-stunting-di-panti-asuhan-sayap-ibu/</link>
					<comments>https://xposeindonesia.com/travel/news/di-tengah-masa-ramadhan-halopuan-dan-masinton-pasaribu-melawan-stunting-di-panti-asuhan-sayap-ibu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Apr 2023 06:42:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[HaloPuan]]></category>
		<category><![CDATA[Puan Maharani]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=14053</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="300" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/04/Ramadhan-Menjadi-Semakin-penuh-berkah-bersama-HaloPuan-dan-Masinton-Pasaribu-Melawan-Stunting-di-Panti-Asuhan-Sayap-Ibu-300x300.jpeg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="ramadhan menjadi semakin penuh berkah bersama halopuan dan masinton pasaribu melawan stunting di panti asuhan sayap ibu" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/04/Ramadhan-Menjadi-Semakin-penuh-berkah-bersama-HaloPuan-dan-Masinton-Pasaribu-Melawan-Stunting-di-Panti-Asuhan-Sayap-Ibu-300x300.jpeg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/04/Ramadhan-Menjadi-Semakin-penuh-berkah-bersama-HaloPuan-dan-Masinton-Pasaribu-Melawan-Stunting-di-Panti-Asuhan-Sayap-Ibu-1024x1024.jpeg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/04/Ramadhan-Menjadi-Semakin-penuh-berkah-bersama-HaloPuan-dan-Masinton-Pasaribu-Melawan-Stunting-di-Panti-Asuhan-Sayap-Ibu-150x150.jpeg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/04/Ramadhan-Menjadi-Semakin-penuh-berkah-bersama-HaloPuan-dan-Masinton-Pasaribu-Melawan-Stunting-di-Panti-Asuhan-Sayap-Ibu-1536x1536.jpeg 1536w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/04/Ramadhan-Menjadi-Semakin-penuh-berkah-bersama-HaloPuan-dan-Masinton-Pasaribu-Melawan-Stunting-di-Panti-Asuhan-Sayap-Ibu-2048x2048.jpeg 2048w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/04/Ramadhan-Menjadi-Semakin-penuh-berkah-bersama-HaloPuan-dan-Masinton-Pasaribu-Melawan-Stunting-di-Panti-Asuhan-Sayap-Ibu-24x24.jpeg 24w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/04/Ramadhan-Menjadi-Semakin-penuh-berkah-bersama-HaloPuan-dan-Masinton-Pasaribu-Melawan-Stunting-di-Panti-Asuhan-Sayap-Ibu-48x48.jpeg 48w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/04/Ramadhan-Menjadi-Semakin-penuh-berkah-bersama-HaloPuan-dan-Masinton-Pasaribu-Melawan-Stunting-di-Panti-Asuhan-Sayap-Ibu-96x96.jpeg 96w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" />HaloPuan, lembaga sosial yang diinisiasi oleh Ketua DPR RI Puan Maharani, dan PDI Perjuangan kembali mengisi bulan suci Ramadhan dengan berbuka puasa bersama anak-anak yatim di Panti Asuhan dan Yayasan Sayap Ibu, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Senin, 17 April 2023. Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan HaloPuan selama bulan suci Ramadhan setelah sebelumnya diadakan di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>HaloPuan,</strong> lembaga sosial yang diinisiasi oleh Ketua DPR RI <strong>Puan Maharani</strong>, dan PDI Perjuangan kembali mengisi bulan suci Ramadhan dengan berbuka puasa bersama anak-anak yatim di Panti Asuhan dan <strong>Yayasan Sayap Ibu,</strong> Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Senin, 17 April 2023.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan HaloPuan selama bulan suci Ramadhan setelah sebelumnya diadakan di Panti Asuhan Putra Setia, Jakarta Pusat, dan di kantor HaloPuan, Pejaten, Jakarta Selatan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain berbuka puasa bersama, HaloPuan dan PDI Perjuangan juga melakukan penyuluhan penanganan stunting dengan memanfaatkan kekayaan nutrisi dan gizi dari daun kelor yang telah diolah menjadi bubuk atau tepung. Gerakan ini, yang diberi nama “Gerakan Melawan Stunting: Mengolah Daun Kelor Menjadi Asupan Super”, telah menyambangi 40 titik lokasi di 25 kabupaten dan kota di Banten, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu ciri khas Gerakan HaloPuan adalah gagasan Puan Maharani mengetengahkan manfaat bubuk daun kelor sebagai salah satu alternatif asupan tambahan dalam mencegah stunting. Koordinator HaloPuan, <strong>Poppy Astari</strong>, menyampaikan bahwa gerakan HaloPuan ada karena Puan Maharani peduli terhadap masa depan bangsa Indonesia. “Jika kita tidak bergerak pada hari ini dalam menanggulangi prevalensi stunting di Indonesia, pastinya generasi masa depan akan menjadi hambatan bagi bangsa ini untuk dapat bersaing dengan bangsa lain,” ujar Poppy.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan berbuka puasa bersama di Panti Asuhan dan Yayasan Sayap Ibu, Jakarta Selatan, ini dihadiri oleh Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan,<strong> Masinton Pasaribu</strong>. Masinton mengatakan stunting telah menjadi perhatian utama bagi PDI Perjuangan, khususnya bagi Ketua Umum Megawati Sukarnoputri dan Puan Maharani. “Kami selalu diingatkan bahwa stunting harus selalu menjadi concern kepartaian,” katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Masinton mengungkapkan bahwa tantangan bangsa ini adalah menyiapkan generasi masa depan agar mereka tumbuh berkualitas dan sehat. “Kalau kita berbenah dari sekarang untuk memperkecil angka stunting sesuai standar WHO, maka generasi yang lahir pada 2024 di usia 21 tahun pada 2045 adalah generasi yang benar-benar unggul,” kata Masinton.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sekretaris Umum Yayasan Sayap Ibu Cabang Jakarta, <strong>Anita Sukarman</strong>, menyampaikan terima kasih kepada HaloPuan dan PDI Perjuangan karena telah mengadakan kegiatan ini. Yayasan Sayap Ibu, menurut Anita, juga memiliki program terapi bagi anak-anak berkebutuhan khusus dari keluarga pra-sejahtera. “Dengan dana yang terbatas, kami tetap berupaya memberikan pelayanan terbaik meskipun masih banyak anak yang membutuhkan penanganan khusus,” kata Anita.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menjadi penyuluh dalam kegiatan ini adalah Parindrati W Ardhini, seorang psikolog dari BMI Foundation. Parindrati mengingatkan bahwa kondisi stunting tidak hanya berdampak pada fisik dan kognisi anak, tapi juga psikis anak. Stunting akan membuat anak kesulitan berkomunikasi dan bersosialisasi, baik saat masih kecil dengan teman sebaya maupun saat dewasa dengan lingkungan sekitar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam kegiatan ini, selain menyampaikan sosialisasi penanganan stunting dengan intervensi bubuk daun kelor, HaloPuan dan Masinton Pasaribu juga berbagi keberkahan Ramadhan dengan memberikan bingkisan sembako, termasuk di dalamnya daun kelor yang telah diolah menjadi bubuk atau tepung. HaloPuan dan Masinton juga memberi sumbangan untuk biaya operasional Panti Asuhan dan Yayasan Sayap Ibu Jakarta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rangkaian kegiatan berbuka puasa dan penyuluhan penanganan stunting ini menunjukkan komitmen Puan Maharani, melalui HaloPuan, dan PDI Perjuangan dalam menanggulangi masalah stunting di Indonesia, sekaligus meningkatkan kualitas hidup anak-anak yatim dan anak-anak berkebutuhan khusus. Selain itu, kegiatan ini menjadi media untuk berbagi kebahagiaan dan keberkahan Ramadhan bersama anak-anak di Panti Asuhan dan Yayasan Sayap Ibu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Melalui kegiatan ini, HaloPuan dan PDI Perjuangan berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya nutrisi yang baik bagi tumbuh kembang anak, serta menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut serta dalam upaya penanggulangan stunting di Indonesia,” kata Poppy Astari. “Langkah-langkah seperti ini, meskipun kecil, diharapkan dapat menjadi awal perubahan yang lebih besar dalam mewujudkan generasi Indonesia yang unggul di masa depan.” <strong>XPOSEINDONESIA Foto : Dudut Suhendra Putra</strong></p>


<div style="min-height: 535px" class="ub_image_slider swiper-container wp-block-ub-image-slider" id="ub_image_slider_3f45e552-403a-41e2-8869-15ed2f6c1617" data-swiper-data='{"speed":300,"spaceBetween":20,"slidesPerView":1,"loop":true,"pagination":{"el": ".swiper-pagination" , "type": "bullets", "clickable":true},"navigation": {"nextEl": ".swiper-button-next", "prevEl": ".swiper-button-prev"}, "keyboard": { "enabled": true }, "effect": "slide","simulateTouch":false}'>
            <div class="swiper-wrapper"><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/04/HaloPuan-dan-Masinton-Pasaribu-Melawan-Stunting-di-Panti-Asuhan-Sayap-Ibu-1.jpeg" alt="halopuan dan masinton pasaribu melawan stunting di panti asuhan sayap ibu 1" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">halopuan dan masinton pasaribu melawan stunting di panti asuhan sayap ibu 1</figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/04/Masinton-Pasaribu-Bersama-Anak-anak-di-Panti-Asuhan-Sayap-Ibu.jpeg" alt="masinton pasaribu bersama anak anak di panti asuhan sayap ibu" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">masinton pasaribu bersama anak anak di panti asuhan sayap ibu</figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/04/Ramadan-Penuh-Berkah.jpeg" alt="ramadan penuh berkah" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">ramadan penuh berkah</figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/04/Ramadhan-Menjadi-Semakin-penuh-berkah-bersama-HaloPuan-dan-Masinton-Pasaribu-Melawan-Stunting-di-Panti-Asuhan-Sayap-Ibu.jpeg" alt="ramadhan menjadi semakin penuh berkah bersama halopuan dan masinton pasaribu melawan stunting di panti asuhan sayap ibu" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">ramadhan menjadi semakin penuh berkah bersama halopuan dan masinton pasaribu melawan stunting di panti asuhan sayap ibu</figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/04/Ramadhan-sambil-berbagi.jpeg" alt="ramadhan sambil berbagi" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">ramadhan sambil berbagi</figcaption>
            </figure></div>
            <div class="swiper-pagination"></div>
            <div class="swiper-button-prev"></div> <div class="swiper-button-next"></div>
        </div>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://xposeindonesia.com/travel/news/di-tengah-masa-ramadhan-halopuan-dan-masinton-pasaribu-melawan-stunting-di-panti-asuhan-sayap-ibu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">14053</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/04/Ramadhan-Menjadi-Semakin-penuh-berkah-bersama-HaloPuan-dan-Masinton-Pasaribu-Melawan-Stunting-di-Panti-Asuhan-Sayap-Ibu-300x300.jpeg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="300" />	</item>
		<item>
		<title>Puan Maharani Hadirkan Kelor Sebagai Solusi Stunting di Cisaat Sukabumi</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/exclusive/event/puan-maharani-hadirkan-kelor-sebagai-solusi-stuntidi-cisaat-sukabumi/</link>
					<comments>https://xposeindonesia.com/exclusive/event/puan-maharani-hadirkan-kelor-sebagai-solusi-stuntidi-cisaat-sukabumi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Mar 2023 13:55:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[“Kaum Ibu Melawan Stunting]]></category>
		<category><![CDATA[HaloPuan]]></category>
		<category><![CDATA[penyuluhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=13762</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="300" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/03/Ribka-Tjiptaning-dan-Poppy-Astari-bersama-warga-Cisaat-300x300.jpeg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="ribka tjiptaning dan poppy astari bersama warga cisaat" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/03/Ribka-Tjiptaning-dan-Poppy-Astari-bersama-warga-Cisaat-300x300.jpeg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/03/Ribka-Tjiptaning-dan-Poppy-Astari-bersama-warga-Cisaat-1024x1024.jpeg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/03/Ribka-Tjiptaning-dan-Poppy-Astari-bersama-warga-Cisaat-150x150.jpeg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/03/Ribka-Tjiptaning-dan-Poppy-Astari-bersama-warga-Cisaat-1536x1536.jpeg 1536w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/03/Ribka-Tjiptaning-dan-Poppy-Astari-bersama-warga-Cisaat-2048x2048.jpeg 2048w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/03/Ribka-Tjiptaning-dan-Poppy-Astari-bersama-warga-Cisaat-24x24.jpeg 24w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/03/Ribka-Tjiptaning-dan-Poppy-Astari-bersama-warga-Cisaat-48x48.jpeg 48w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/03/Ribka-Tjiptaning-dan-Poppy-Astari-bersama-warga-Cisaat-96x96.jpeg 96w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" />Bupati Sukabumi menetapkan Kecamatan Cisaat menjadi salah satu lokus percepatan penanganan stunting di Kabupaten Sukabumi pada 2023. Berdasarkan keputusan itulah, lembaga sosial Ketua DPR RI Puan Maharani, HaloPuan, melaksanakan kegiatan penyuluhan berjudul “Kaum Ibu Melawan Stunting, Mengolah Daun Kelor Menjadi Asupan Super”. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Islamic Center Qubbatul Islam, yang berada tepat di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"></p>



<p class="wp-block-paragraph">Bupati Sukabumi menetapkan Kecamatan Cisaat menjadi salah satu lokus percepatan penanganan stunting di Kabupaten Sukabumi pada 2023.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berdasarkan keputusan itulah, lembaga sosial Ketua DPR RI Puan Maharani, HaloPuan, melaksanakan kegiatan penyuluhan berjudul “Kaum Ibu Melawan Stunting, Mengolah Daun Kelor Menjadi Asupan Super”. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Islamic Center Qubbatul Islam, yang berada tepat di pusat Kecamatan Cisaat, pada Selasa, 14 Maret 2023.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan tersebut dihadiri oleh 160 warga, yang terdiri dari ibu menyusui dengan balita (di antaranya berstatus gizi kurang), ibu hamil, calon pengantin, dan kader posyandu. Mereka datang dari enam desa di Cisaat, yakni Desa Cisaat, Cibatu, Sukaresmi, Sukasari, Nagrak, dan Sukamanah. Menurut data Pemerintah Kabupaten, empat desa pertama adalah lokus percepatan penurunan angka stunting.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Para peserta tersebut memperoleh penyuluhan tentang apa itu stunting, apa penyebab terjadinya, dan bagaimana cara mencegahnya, yang disampaikan oleh dokter Muhammad Faiz dari Puskesmas Cisaat. Kemudian tim HaloPuan membagikan informasi tentang kekayaan nutrisi dan gizi yang dikandung daun kelor dan bagaimana mengolah daun kelor agar nutrisi dan gizi yang sangat kaya itu bisa dimanfaatkan secara maksimal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Koordinator HaloPuan, Poppy Astari, menyampaikan bahwa kegiatan di Cisaat tersebut merupakan kegiatan ke-40 yang telah dilakukan HaloPuan di 20 kabupaten dan kota di Jawa Barat. Puan Maharani, menurutnya, memandang percepatan penurunan prevalensi stunting tidak bisa hanya diserahkan kepada pemerintah, tapi mesti melibatkan peran aktif warga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Ibu Puan menyadari bahwa menangani stunting bukan cuma tugas pemerintah tapi juga warga, karena itu dibutuhkan penyampaian informasi terus menerus agar kesadaran warga akan bahaya stunting makin meningkat,” katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kabupaten Sukabumi, lanjut Poppy, merupakan wilayah di Jawa Barat dengan angka kejadian stunting tertinggi kedua, yakni 27,5%, setelah Kabupaten Sumedang (27,6%). Ini berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia 2022 yang dirilis pada Januari 2023. Angka ini di atas angka rata-rata provinsi sebesar 20,2% dan angka rata-rata nasional 21,6%.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, Poppy menambahkan tim relawan Puan Maharani datang ke tengah-tengah masyarakat dengan membawa gagasan memanfaatkan daun kelor sebagai asupan super alternatif dalam mengatasi stunting atau kondisi gagal tumbuh pada anak itu. Menurutnya, daun kelor memiliki keistimewaan jika dibandingkan sumber pangan lain karena kaya akan mikronutrisi, yakni puluhan jenis vitamin dan mineral, yang sangat dibutuhkan kaum ibu di masa kehamilan dan menyusui serta anak di bawah tiga tahun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Daun kelor telah terbukti mampu mengatasi malnutrisi di sejumlah negara, sehingga FAO (Badan Pangan Dunia) menyarankan konsumsinya bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita,” kata Poppy. “Di Indonesia, yakni di Flores Timur, pemanfaatan daun kelor juga telah mampu menurunkan angka stunting hingga separuhnya.”</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan HaloPuan di Cisaat juga dihadiri oleh Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Sukabumi, yakni Ribka Tjiptaning. Ribka, yang juga seorang dokter, mengatakan kegiatan HaloPuan sangat sesuai dengan visi PDI Perjuangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Ibu Megawati (Ketua Umum PDI Perjuangan) itu yang paling ngotot untuk menurunkan angka stunting,” kata Ribka di hadapan awak media. “Kita ingin 2024 turun hingga 10 persen tapi (penurunannya) lambat, sehingga perlu terus dilakukan sosialisasi dan penyuluhan bukan hanya kepada warga umum, tapi juga kelompok atas seperti yang dilakukan Ibu Mega kepada istri-istri jenderal.”</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ribka melihat masyarakat masih menganggap biasa aktivitas posyandu, seperti menimbang bayi. Padahal, jika berat bayi kurang atau tidak sesuai usianya, itu merupakan peringatan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Jadi kegiatan HaloPuan juga sangat membantu program pemerintah karena daun kelor yang sudah dijadikan tepung itu bisa untuk (mengatasi) stunting,” kata Ribka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bendahara Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi), Heni Mulyani—yang mewakili para kepala desa—menyampaikan rasa syukurnya karena tim HaloPuan bisa sampai ke Cisaat. Heni melihat tingginya angka stunting di Cisaat, yang lokasinya hanya sekita 5 kilometer dari Kota Sukabumi, dikarenakan tingkat kepedulian warga untuk membawa anak-anaknya ke posyandu masih kurang meskipun para kepala desa sudah bekerja keras mengimbau mereka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Oleh karena itu saya berterima kasih kepada tim Mbak Puan Maharani yang bisa hadir di Kecamatan Cisaat,” katanya. “Semoga kegiatan ini bisa mendatangkan banyak manfaat bagi warga.”</p>



<p class="wp-block-paragraph">Apa yang disampaikan Heni diakui juga oleh Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Cisaat, Lia Lidiawati. Lia mengatakan penyebab tingginya angka stunting di Kecamatan Cisaat karena warga yang memiliki balita malas datang ke posyandu-posyandu setempat. Ini menyebabkan mereka kurang memahami pola asuh yang baik bagi anak-anak mereka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kami dari kecamatan hampir tiap hari mendatangi posyandu-posyandu untuk menggerakkan warga dan ibu-ibu PKK,” katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lia menyampaikan apresiasi kepada HaloPuan yang telah ikut membantu pemerintah Kecamatan Cisaat dalam memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang bagaimana pola asuh dan pola makan yang baik kepada warga. “Ini kegiatan edukasi yang bagus sekali, apalagi ada tambahan inovasi mengenai pemanfaatan daun kelor.”</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Komandan Rayon Militer Cisaat, Kapten CBA Edi Rosana, juga menyampaikan apresiasinya kepada tim HaloPuan. Bersama pimpinan wilayah yang lain di Cisaat, menurutnya, TNI ikut berpartisipasi dalam membantu penyuluhan penurunan stunting.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Pokoknya, untuk mencegah stunting, pasti TNI bantu,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Warga peserta kegiatan mengatakan kegiatan HaloPuan memberi banyak informasi yang inspiratif. Maya, seorang mahasiswi, mengaku baru tahu bahwa stunting bisa dicegah sejak dini, yakni sejak dirinya masih menjadi calon ibu dengan cara memperhatikan asupan makanan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Saya juga baru tahu bahwa daun kelor ternyata memiliki banyak manfaat,” katanya. “Semoga kegiatan seperti ini tetap berlanjut.”</p>



<p class="wp-block-paragraph">Demikian pula yang disampaikan Siti Nuraini, ibu dari balita bernama Fawaz Ahsan (2 tahun). “Karena mengikuti kegiatan ini, saja jadi ingin lebih memperhatikan pola makan anak saya, dan ingin memanfaatkan bubuk daun kelor dengan mencampurkannya ke makanan sehari-hari Fawaz karena kandungan gizinya banyak, seperti Vitamin A, B, dan C.”</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di akhir kegiatan ini, HaloPuan membagikan paket makanan tambahan kepada warga peserta, termasuk di dalamnya 400 gram bubuk daun kelor. “Kami bisa menjadikan bubuk kelor ini sebagai makanan tambahan pengganti biskuit,” kata Erna, seorang kader posyandu di Desa Cisaat. <strong>XPOSEINDONESIA Foto: Dudut Suhendra Putra</strong></p>


<div style="min-height: 535px" class="ub_image_slider swiper-container wp-block-ub-image-slider" id="ub_image_slider_060cffe3-51c1-46af-a402-465a36645c99" data-swiper-data='{"speed":300,"spaceBetween":20,"slidesPerView":1,"loop":true,"pagination":{"el": ".swiper-pagination" , "type": "bullets", "clickable":true},"navigation": {"nextEl": ".swiper-button-next", "prevEl": ".swiper-button-prev"}, "keyboard": { "enabled": true }, "effect": "slide","simulateTouch":false}'>
            <div class="swiper-wrapper"><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/03/Ribka-Tjiptaning-dan-Poppy-Astari-berbagi-kelor-untuk-warga-Cisaat.jpeg" alt="ribka tjiptaning dan poppy astari berbagi kelor untuk warga cisaat" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">ribka tjiptaning dan poppy astari berbagi kelor untuk warga cisaat</figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/03/Ribka-Tjiptaning-dan-Poppy-Astari-bersama-warga-Cisaat.jpeg" alt="ribka tjiptaning dan poppy astari bersama warga cisaat" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">ribka tjiptaning dan poppy astari bersama warga cisaat</figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/03/Ribka-Tjiptaning-menyapawarga-masyarakat.jpeg" alt="ribka tjiptaning menyapawarga masyarakat" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">ribka tjiptaning menyapawarga masyarakat</figcaption>
            </figure></div>
            <div class="swiper-pagination"></div>
            <div class="swiper-button-prev"></div> <div class="swiper-button-next"></div>
        </div>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://xposeindonesia.com/exclusive/event/puan-maharani-hadirkan-kelor-sebagai-solusi-stuntidi-cisaat-sukabumi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">13762</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/03/Ribka-Tjiptaning-dan-Poppy-Astari-bersama-warga-Cisaat-300x300.jpeg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="300" />	</item>
		<item>
		<title>HaloPuan Mulai Masuk Kampus</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/travel/ragam/halopuan-mulai-masuk-kampus/</link>
					<comments>https://xposeindonesia.com/travel/ragam/halopuan-mulai-masuk-kampus/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Nov 2022 08:03:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Dewan Pimpinan Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[edukasi stunting Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[HaloPuan]]></category>
		<category><![CDATA[Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=12705</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="300" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/11/Mahasiswa-Muhammadiyah-Bandung-Peduli-Stanting-300x300.jpeg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="mahasiswa muhammadiyah bandung peduli stanting" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/11/Mahasiswa-Muhammadiyah-Bandung-Peduli-Stanting-300x300.jpeg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/11/Mahasiswa-Muhammadiyah-Bandung-Peduli-Stanting-1024x1024.jpeg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/11/Mahasiswa-Muhammadiyah-Bandung-Peduli-Stanting-150x150.jpeg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/11/Mahasiswa-Muhammadiyah-Bandung-Peduli-Stanting-1536x1536.jpeg 1536w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/11/Mahasiswa-Muhammadiyah-Bandung-Peduli-Stanting-2048x2048.jpeg 2048w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/11/Mahasiswa-Muhammadiyah-Bandung-Peduli-Stanting-24x24.jpeg 24w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/11/Mahasiswa-Muhammadiyah-Bandung-Peduli-Stanting-48x48.jpeg 48w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/11/Mahasiswa-Muhammadiyah-Bandung-Peduli-Stanting-96x96.jpeg 96w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" />HaloPuan dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Jawa Barat memulai kerja sama dalam edukasi stunting di kalangan mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Bandung, Kota Bandung, pada Kamis, 24 November 2022.Edukasi ini dikemas ke dalam bentuk workshop tentang bagaimana menjaga asupan gizi seimbang di kalangan anak muda dan mengolah daun kelor menjadi asupan tambahan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>HaloPuan</strong> dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) <strong>Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah</strong> (IMM) Jawa Barat memulai kerja sama dalam edukasi stunting di kalangan mahasiswa di<strong> Universitas Muhammadiyah Bandung,</strong> Kota Bandung, pada Kamis, 24 November 2022.<br>Edukasi ini dikemas ke dalam bentuk workshop tentang bagaimana menjaga asupan gizi seimbang di kalangan anak muda dan mengolah daun kelor menjadi asupan tambahan yang enak dimakan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan dari lembaga sosial Ketua DPR RI Puan Maharani tersebut diberi tajuk “Workshop Mahasiswa Peduli Stunting: Mengolah Daun Kelor Menjadi Asupan Super” ini, diikuti oleh 150 mahasiswa dari berbagai tingkatan dan jurusan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rektor Universitas Muhammadiyah, <strong>Herry Suhardiyanto</strong>, hadir sekaligus membuka kegiatan. Herry mengatakan, stunting merupakan persoalan penting di Indonesia dan dipicu oleh banyak faktor. Berbagai upaya perlu dilakukan, termasuk di antaranya menyadarkan berbagai pihak mengenai pentingnya langkah-langkah pencegahan yang terarah untuk mengatasi stunting.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Terima kasih kepada HaloPuan yang telah concern mengenai hal ini, dan kepada mahasiswa saya harapkan dapat ambil bagian dalam upaya bergerak bersama warga untuk menyadarkan pentingnya gizi agar tidak terjadi lost generation,” papar Herry.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Herry juga mengatakan Universitas Muhammadiyah Bandung sudah mulai melakukan riset mengenai kelor. Dia pun berharap gagasan HaloPuan perihal kelor sebagai asupan dalam mengatasi stunting bisa makin menarik perhatian kepada tanaman yang banyak tumbuh di Nusantara ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, dosen bioteknologi Universitas Muhammadiyah Bandung, <strong>Luthfiah Hastiani Muharram,</strong> yang tampil sebagai narasumber menjelaskan persoalan malnutrisi di usia remaja, termasuk kekurangan energi kronik, anemia, dan obesitas. Dia memerinci beberapa faktor penyebabnya, antara lain kebiasaan tidak sarapan, kebiasaan kurang mengonsumsi sayuran, serta kebiasaan mengonsumsi makanan berpemanis dan berpenyedap rasa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Semua itu bersumber pada pola makan yang keliru. Luthfiah karenanya mengingatkan mahasiswa tentang pentingnya memperhatikan asupan dengan mengutip sebuah ayat dalam Al-Quran Surah ‘Abasa, Maka hendaklah manusia itu memperhatikan makanannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tim HaloPuan menjelaskan mengapa mereka menjadikan kelor sebagai asupan alternatif dalam mengatasi stunting. Tim HaloPuan mengatakan sekitar 32 persen remaja di Indonesia mengalami anemia, atau kondisi kekurangan sel darah merah yang sehat. Ini salah satu faktor awal terjadinya kasus stunting.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, daun kelor memiliki kandungan mikronutrisi yang sangat kaya, terutama zat besi. Zat besi bisa membantu tubuh membentuk sel-sel darah merah. Alhasil, mengonsumsi daun kelor secara rutin bisa mencegah kondisi anemia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tim HaloPuan kemudian memeragakan bagaimana mengolah daun kelor menjadi bubuk, agar bisa diolah menjadi berbagai menu makanan yang bisa dinikmati. Setelah dipisahkan dari ranting dan dahannya, daun kelor dicuci bersih dan dijemur dalam suhu ruangan hingga tiga sampai lima hari. Daun yang sudah kering kemudian digiling dengan grinder atau blender.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan pertama bagi HaloPuan dan IMM Jawa Barat ini juga dimeriahkan oleh penampilan tari tradisional dari mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bandung. HaloPuan dan IMM Jawa Barat juga mengadakan lomba membuat video dan poster kampanye anti-stunting yang diikuti sejumlah mahasiswa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Koordinator HaloPuan<strong>, Poppy Astari,</strong> menjelaskan bahwa persoalan stunting sudah menjadi perhatian Puan Maharani sejak Ketua DPR RI itu menjadi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. HaloPuan yang merupakan bentuk pehatian itu telah berkeliling ke 19 kota dan kabupaten di Jawa dalam menyosialisasikan pencegahan stunting dengan daun kelor kepada kaum ibu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">HaloPuan kali ini mencoba membawa gagasan tersebut ke kalangan mahasiswa. Ini karena mahasiswa merupakan warga masyarakat yang berada di usia produktif, dan calon orang tua di masa depan. “Ini baru kali pertama HaloPuan hadir di tengah mahasiswa bekerja sama dengan IMM Jawa Barat,” kata Poppy.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketua Umum DPD IMM Jawa Barat,<strong> Faisal Amien Prawira</strong>, mengatakan IMM Jawa Barat dan HaloPuan memiliki kepedulian yang sama, yakni bagaimana ikut berperan dalam mencegah stunting di Jawa Barat. Ini terutama dimulai dari kesadaran mahasiswa sendiri untuk mempersiapkan diri dalam membangun keluarga nanti. Ini juga karena prevalensi stunting di Jawa Barat mencapai lebih daripada 24,5 persen, atau di atas angka rata-rata nasional 24,4 persen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Puan Maharani karena ini sangat membantu kami, dan berharap workshop ini bisa menjadi agenda besar dalam menjawab tantangan masa depan,” kata Faisal.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Muhammad Nur Muhajir</strong>, mahasiswa Fakultas Agama Islam, mengatakan workshop ini memberi referensi bagi mahasiswa untuk terjun ke tengah masyarakat dalam menyosialisasikan pengetahuan soal stunting. “Apalagi di tempat saya banyak pernikahan di usia dini, dan kondisi ini, seperti tadi telah disampaikan, bisa menyebabkan terjadinya stunting,” katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Halimah Nurlatifah</strong>, mahasiswa Fakultas Ekonomi, menambahkan bahwa workshop ini memberi mahasiswa pengetahuan tentang bagaimana cara memanfaatkan daun kelor. “Ternyata bubuk kelor adalah salah satu solusi dalam mencegah stunting,” ujanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Workshop diakhiri dengan pemberian bibit kelor dari HaloPuan kepada Ketua Umum DPD IMM Jawa Barat,<strong> </strong>Faisal Amien Prawira, dan dosen bioteknologi Universitas Muhammadiyah Bandung, Luthfiah Hastiani Muharram. Setiap peserta mahasiswa juga menerima bingkisan berupa satu bungkus bubuk kelor seberat 200 gram. <strong>XPOSEINDONESIA Foto : Dudut Suhendra Putra</strong></p>


<div style="min-height: 535px" class="ub_image_slider swiper-container wp-block-ub-image-slider" id="ub_image_slider_ab926d0b-73d0-449a-8b97-2fb4854b0bb1" data-swiper-data='{"speed":300,"spaceBetween":20,"slidesPerView":1,"loop":true,"pagination":{"el": ".swiper-pagination" , "type": "bullets", "clickable":true},"navigation": {"nextEl": ".swiper-button-next", "prevEl": ".swiper-button-prev"}, "keyboard": { "enabled": true }, "effect": "slide","simulateTouch":false}'>
            <div class="swiper-wrapper"><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/11/Halo-Puan-Masuk-Kampus.jpeg" alt="halo puan masuk kampus" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">halo puan masuk kampus</figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/11/Mahasiswa-Muhamadiyah-Bandung-Konsentrasi-Mendengar-permasalahan-stunting.jpeg" alt="mahasiswa muhamadiyah bandung konsentrasi mendengar permasalahan stunting" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">mahasiswa muhamadiyah bandung konsentrasi mendengar permasalahan stunting</figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/11/Mahasiswa-Muhammadiyah-Bandung-Peduli-Stanting.jpeg" alt="mahasiswa muhammadiyah bandung peduli stanting" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">mahasiswa muhammadiyah bandung peduli stanting</figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/11/Memperkenalkan-Duaun-Kelor-menjadi-asupan-super.jpeg" alt="memperkenalkan duaun kelor menjadi asupan super" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">memperkenalkan duaun kelor menjadi asupan super</figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/11/Pemberian-BibitKelor.jpeg" alt="" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">Rektor Universitas Muhammadiyah, <strong>Herry Suhardiyanto</strong> menerima bibit kelor dari Koordinator HaloPuan Poppy Astari</figcaption>
            </figure></div>
            <div class="swiper-pagination"></div>
            <div class="swiper-button-prev"></div> <div class="swiper-button-next"></div>
        </div>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://xposeindonesia.com/travel/ragam/halopuan-mulai-masuk-kampus/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">12705</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/11/Mahasiswa-Muhammadiyah-Bandung-Peduli-Stanting-300x300.jpeg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="300" />	</item>
		<item>
		<title>Muslimat NU Ikut HaloPuan Melawan Stunting di Jabar dari Majalengka</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/lifestyle/muslimat-nu-ikut-halopuan-melawan-stunting-di-jabar-dari-majalengka/</link>
					<comments>https://xposeindonesia.com/lifestyle/muslimat-nu-ikut-halopuan-melawan-stunting-di-jabar-dari-majalengka/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Nov 2022 22:46:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[Life Style]]></category>
		<category><![CDATA[HaloPuan]]></category>
		<category><![CDATA[Majalengka]]></category>
		<category><![CDATA[Muslimat NU]]></category>
		<category><![CDATA[Stuning]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=12556</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="300" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/11/HaloPuan-Menyapa-Rakyat-dalam-program-nyata-300x300.jpeg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="halopuan menyapa rakyat dalam program nyata" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/11/HaloPuan-Menyapa-Rakyat-dalam-program-nyata-300x300.jpeg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/11/HaloPuan-Menyapa-Rakyat-dalam-program-nyata-1024x1024.jpeg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/11/HaloPuan-Menyapa-Rakyat-dalam-program-nyata-150x150.jpeg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/11/HaloPuan-Menyapa-Rakyat-dalam-program-nyata-1536x1536.jpeg 1536w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/11/HaloPuan-Menyapa-Rakyat-dalam-program-nyata-2048x2048.jpeg 2048w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/11/HaloPuan-Menyapa-Rakyat-dalam-program-nyata-24x24.jpeg 24w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/11/HaloPuan-Menyapa-Rakyat-dalam-program-nyata-48x48.jpeg 48w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/11/HaloPuan-Menyapa-Rakyat-dalam-program-nyata-96x96.jpeg 96w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" />HaloPuan bekerja sama dengan muslimat NU Jawa Barat dalam melawan stunting. Dan kerja cerdas ini dimulai di Desa Cisambeng, Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka pada Selasa, 1 November 2022. Kerja cerdas ini merupakan perwujudan penandatangan kesepakatan antara HaloPuan sebagai lembaga sosial Ketua DPR RI Puan Maharani dengan Muslimat NU Jawa Barat di acara Harlah ke-76 Muslimat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>HaloPuan</strong> bekerja sama dengan <strong>muslimat NU</strong> Jawa Barat dalam melawan stunting. Dan kerja cerdas ini dimulai di Desa Cisambeng, Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka pada Selasa, 1 November 2022.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kerja cerdas ini merupakan perwujudan penandatangan kesepakatan antara HaloPuan sebagai lembaga sosial Ketua DPR RI <strong>Puan Maharani</strong> dengan Muslimat NU Jawa Barat di acara Harlah ke-76 Muslimat NU di Bandung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sejak pukul 08.00 pagi, sekitar 158 warga Cisambeng mendatangi lokasi kegiatan Kaum Ibu Melawan Stunting di Pondok Pesantren Raudlatul Mubtadi&#8217;in. Pesantren ini merupakan lembaga pendidikan Islam tradisional yang menerapkan metode modern. Selain metode tradisional seperti sorogan dan bandungan, Raudlatul Mubtadi&#8217;in juga menggunakan metode amtsilati untuk mengajarkan membaca kitab kuning secara cepat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengasuh Raudlatul Mubtadi&#8217;in sekaligus Ketua Muslimat NU Kabupaten Majalengka, <strong>Minatul Maula</strong>, berterima kasih kepada HaloPuan dan Puan Maharani yang telah mau berbagi ilmu seputar penanggulangan stunting.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain kesehatan, Minatul menekan pentingnya peran keberagamaan dalam mempersiapkan pernikahan dan kehamilan, dan pada akhirnya dalam melawan stunting.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Ibu-ibu dan remaja putri yang hadir di sini memiliki peran penting dalam membesarkan generasi masa depan bangsa,&#8221; kata Minatul Maula.&#8221;Karena kitalah yang paling dekat dengan anak-anak sehingga kita harus mengetahui ajaran agama tentang pendidikan anak dan doa-doa untuk anak,” ungkap Minatul Maula menambahkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sekitar 158 peserta kegiatan ini terdiri dari ibu dengan baduta (bayi bawah dua tahun), ibu hamil, dan santriwati. Mereka memperoleh penyuluhan mengenai pola asuh dan pola makan yang benar untuk mencegah kejadian stunting.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Khusus untuk remaja putri, staf ahli gizi Puskesmas Waringin, <strong>Nana Karmanah</strong>, menekankan pentingnya mereka menjaga kesehatan alat reproduksi dengan menghindari pergaulan bebas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Salah satu penyebab stunting adalah penyakit infeksi, yang antara lain adalah HIV/AIDS,&#8221; ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penyuluh lain dari Muslimat NU,<strong> Piah Murtapiah</strong>, meminta kaum ibu untuk tidak lupa berdoa saat berhubungan dengan suami dengan niat memperoleh keturunan. &#8220;Ini agar janin dan nantinya bayi kita selalu memperoleh perlindungan dari Allah SWT,&#8221; katanya seraya membacakan doa dimaksud.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Koordinator HaloPuan, <strong>Poppy Astari,</strong> menjelaskan mengapa Puan Maharani fokus kepada penanggulangan stunting di Jawa Barat. Ini karena angka kejadian stunting di provinsi ini termasuk tinggi, yakni 24,5 persen atau lebih tinggi dari rata-rata dunia sebesar 20 persen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Stunting ini tidak hanya akan berdampak pada fisik tapi juga perkembangan kognisi anak, sehingga generasi masa depan bangsa nantinya tidak mampu bersaing di tingkat global,&#8221; kata Poppy.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, tim HaloPuan menyampaikan gagasan memanfaatkan daun kelor dalam melawan stunting. Daun kelor mudah dan murah. Tanaman kelor tahan terhadap kekeringan dan hama. Daun kelor juga sudah bisa dipanen setelah tiga bulan ditanam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nilai nutrisi dan gizi yang dikandung daun kelor juga sangat kaya, dan ini telah dibuktikan oleh banyak riset ilmiah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bubuk daun kelor misalnya setara dengan 7 kali vitamin C pada jeruk, 4 kali kalsium susu, 4 kali vitamin A pada wortel, 2 kali kalsium pada susu, dan 3 kali potassium pada pisang. Karena itu, dengan konsumsi bubuk daun kelor, ibu dan balita bisa memperoleh keseimbangan gizi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di akhir kegiatan, HaloPuan dan Muslimat NU membagikan paket makanan tambahan untuk kaum ibu dan balita. Termasuk di dalam paket itu adalah 400 gram bubuk daun kelor. <strong>XPOSEINDONESIA Foto Dudut Suhendra Putra</strong> </p>


<div style="min-height: 535px" class="ub_image_slider swiper-container wp-block-ub-image-slider" id="ub_image_slider_f249e948-b35a-44cc-af97-1dffa5b557df" data-swiper-data='{"speed":300,"spaceBetween":20,"slidesPerView":1,"loop":true,"pagination":{"el": ".swiper-pagination" , "type": "bullets", "clickable":true},"navigation": {"nextEl": ".swiper-button-next", "prevEl": ".swiper-button-prev"}, "keyboard": { "enabled": true }, "effect": "slide","simulateTouch":false}'>
            <div class="swiper-wrapper"><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/11/HaloPuan-Menyapa-Rakyat-dalam-program-nyata.jpeg" alt="halopuan menyapa rakyat dalam program nyata" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">halopuan menyapa rakyat dalam program nyata</figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/11/Ibu-dan-Anak-anak-dari-Desa-Cisambeng-Kecamatan-Palasah-Kabupaten-Majalengka.jpeg" alt="ibu dan anak anak dari desa cisambeng kecamatan palasah kabupaten majalengka" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">ibu dan anak anak dari desa cisambeng kecamatan palasah kabupaten majalengka</figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/11/Kaum-Muda-Bergerak-Cerdas-Melawan-Stuning.jpeg" alt="kaum muda bergerak cerdas melawan stuning" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">kaum muda bergerak cerdas melawan stuning</figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/11/Koordinator-HaloPuan-Poppy-Astari-bersama-warga-masyrakat.jpeg" alt="koordinator halopuan poppy astari bersama warga masyrakat" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">koordinator halopuan poppy astari bersama warga masyrakat</figcaption>
            </figure></div>
            <div class="swiper-pagination"></div>
            <div class="swiper-button-prev"></div> <div class="swiper-button-next"></div>
        </div>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://xposeindonesia.com/lifestyle/muslimat-nu-ikut-halopuan-melawan-stunting-di-jabar-dari-majalengka/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">12556</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/11/HaloPuan-Menyapa-Rakyat-dalam-program-nyata-300x300.jpeg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="300" />	</item>
		<item>
		<title>Diikuti 327 Siswa SMK  Terpadu Ad-Dimyati, HaloPuan &#038; LKNU Jawa Barat Ajak Siswa Sadar Stunting</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/exclusive/event/diikuti-327-siswa-smk-terpadu-ad-dimyati-halopuan-lknu-jawa-barat-ajak-siswa-sadar-stunting/</link>
					<comments>https://xposeindonesia.com/exclusive/event/diikuti-327-siswa-smk-terpadu-ad-dimyati-halopuan-lknu-jawa-barat-ajak-siswa-sadar-stunting/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Aug 2022 15:14:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[gerakkan melawan stunting]]></category>
		<category><![CDATA[HaloPuan]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Siiswa SMK Terpadu Ad-Dimyati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=11737</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="200" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/08/Siswi-Putri-penting-mendapat-banyak-informasi-tentang-stunting-300x200.jpeg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="siswi putri penting mendapat banyak informasi tentang stunting" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/08/Siswi-Putri-penting-mendapat-banyak-informasi-tentang-stunting-300x200.jpeg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/08/Siswi-Putri-penting-mendapat-banyak-informasi-tentang-stunting-1024x683.jpeg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/08/Siswi-Putri-penting-mendapat-banyak-informasi-tentang-stunting-768x512.jpeg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/08/Siswi-Putri-penting-mendapat-banyak-informasi-tentang-stunting-150x100.jpeg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/08/Siswi-Putri-penting-mendapat-banyak-informasi-tentang-stunting-600x400.jpeg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/08/Siswi-Putri-penting-mendapat-banyak-informasi-tentang-stunting-696x464.jpeg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/08/Siswi-Putri-penting-mendapat-banyak-informasi-tentang-stunting-1068x712.jpeg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/08/Siswi-Putri-penting-mendapat-banyak-informasi-tentang-stunting-630x420.jpeg 630w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/08/Siswi-Putri-penting-mendapat-banyak-informasi-tentang-stunting.jpeg 1104w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" />Lembaga sosial Puan Maharani, HaloPuan, mulai menggerakkan pelajar sekolah menengah atas untuk sadar stunting bersama Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Jawa Barat. Seperti diketahui umum, sebelum ini, HaloPuan telah 28 kali melakuan gerakkan melawan stunting di 19 kota dan kabupaten se-Jawa Barat, namun special di hadapan Ibu-Ibu muda. Namun, mulai Sabtu, 27 Agustus 2022, HaloPuan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"></p>



<p class="wp-block-paragraph">Lembaga sosial Puan Maharani, <strong>HaloPuan</strong>, mulai menggerakkan pelajar sekolah menengah atas untuk sadar stunting bersama <strong>Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) </strong>Jawa Barat.<br></p>



<p class="wp-block-paragraph">Seperti diketahui umum, sebelum ini, HaloPuan telah 28 kali melakuan gerakkan melawan stunting di 19 kota dan kabupaten se-Jawa Barat, namun special di hadapan Ibu-Ibu muda.<br></p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, mulai Sabtu, 27 Agustus 2022, HaloPuan dan LKNU Jawa Barat menyelenggarakan Gerakan Melawan Stunting di lingkungan <strong>SMK Terpadu Ad-Dimyati</strong>, yang merupakan bagian dari Yayasan Pondok Pesantren Sirnamiskin, salah satu institusi pendidikan pertama dan terbesar milik komunitas nahdliyin di Kota Bandung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Ini pertama kami, peserta kami seluruhnya pelajar Sekolah Menengah Atas,” kata <strong>Poppy Astari</strong>, koordinator HaloPuan. “Sebelumnya sasaran utama kami kaum ibu, baik ibu hamil maupun ibu menyusui.”</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan yang bertajuk “Siswa Sadar Stunting” itu diikuti sekitar 327 siswa SMK mulai dari kelas 10 sampai kelas 12. Mereka memperoleh pengetahuan tentang bagaimana menjaga kesehatan reproduksi dan mengonsumsi gizi seimbang serta bahaya stunting. Mereka juga menyimak informasi tentang manfaat super bubuk daun kelor dalam meningkatkan keseimbangan gizi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Poppy, penyuluhan penanggulangan stunting di kalangan pelajar menengah-atas sangat diperlukan. Sebab, salah satu penyebab masih tingginya angka stunting (sekitar 24,4%) di Indonesia antara lain adalah masih kurangnya asupan gizi di kalangan remaja, khususnya remaja putri. Data Kementerian Kesehatan menunjukkan 32% remaja putri di Indonesia masih mengalami kekurangan energi kronik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Faktor lainnya adalah pernikahan di usia muda sehingga terjadi kehamilan di bawah usia 21 tahun. Data menunjukkan 46% kehamilan pertama di Indonesia terjadi pada perempuan di bawah usia 21 tahun, padahal tenaga dan ahli kesehatan menyarankan usia pernikahan ideal bagi perempuan di atas 21 tahun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Oleh karena itu, kami menganggap penyuluhan ini penting untuk diberikan kepada adik-adik pelajar dan santri agar sejak dini mereka bisa memperbaiki asupan gizi mereka dan mempersiapkan diri mereka untuk pernikahan dan kehamilan secara lebih baik,” ujar Poppy.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Kepala SMK Terpadu Ad-Dimyati, Iik Abdul Cholik, mengapresiasi HaloPuan yang telah menjadikan sekolahnya lokasi pertama penyuluhan stunting di kalangan pelajar. Iik mengatakan, penanggulangan stunting sebenarnya merupakan bagian dari kewajiban agama. Dalam Surah An-Nisa ayat 9, Allah berfirman, “Dan hendaklah takut (kepada Allah) orang-orang yang sekiranya mereka meninggalkan keturunan yang lemah di belakang mereka.”</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kalau di kemudian hari kita meninggalkan generasi yang lemah, termasuk lemah jasmani dan rohani, ini akan menjadi masalah bersama,” kata Iik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wakil Ketua LKNU Jawa Barat,<strong> Baharudin Ismet, </strong>menyampaikan kepada siswa SMK Terpadu Ad-Dimyati, kegiatan ini diadakan karena LKNU dan HaloPuan menyadari bahwa masa depan bangsa Indonesia akan berada di tangan para pelajar saat ini. “Siap menjadi penerus bangsa di masa depan,” seru Baharudin kepada para siswa yang disambut pernyataan “siap” secara serempak. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Baharudin mengingat para pelajar untuk menjaga pergaulan karena pergaulan yang tidak sehat bisa berdampak pada kondisi kehidupan di masa depan, termasuk dalam mempersiapkan pernikahan dan kehamilan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kami dari LKNU merasa bangga bisa bekerja sama dengan HaloPuan yang peduli kepada generasi muda, terutama di usia pranikah, dan insya Allah kami akan sejalan untuk membangun negeri ini ke arah kebaikan bersama,” katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan “Siswa Sadar Stunting” juga dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kota Bandung, <strong>Achmad Nugraha</strong>. Achmad mengucapkan terima kasih karena diundang ke kegiatan ini. Dia mengatakan HaloPuan telah mengadakan Gerakan Melawan Stunting dua kali di Kota Bandung bersama DPC PDI Perjuangan Kota Bandung. “Alhamdulillah, hari ini gerakan ini menyambangi anak-anak generasi muda yang siap menjadi penerus bangsa,” katanya. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Achmad berharap, dengan kegiatan ini, siswa mengerti apa itu stunting sehingga bisa mempersiapkan kondisi kesehatan ketika memasuki usia pernikahan. “Kalian jangan tinggalkan sekolah, tetap belajar, itulah cara berbakti kepada orang tua. Insya Allah saat berkeluarga nanti doa orang tua akan menjaga kalian,” demikian pesan Achmad kepada para siswa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam kegiatan untuk pelajar ini, HaloPuan dan LKNU melakukan pendekatan yang sedikit berbeda. Siswa SMK Terpadu Ad-Dimyati diberi ruang untuk tampil. Mereka antara lain menampilkan drumband yang mengiringi qasidah “Ya Lal Wathon” dan kabaret, atau drama yang dipadukan dengan musik, nyanyian, dan tarian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, HaloPuan beberapa hari sebelumnya mengadakan lomba baca puisi melalui akun Instagram. Pemenang pertamanya, yakni Luthfiah Az-Zahra, kemudian tampil membacakan pusi bertema masa depan bangsa bergantung kepada generasi yang bebas stunting.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam penyuluhan, Novia Putri Rahmawati dari Bidang Pengabdian Masyarakat LKNU Jawa Barat juga lebih banyak menyampaikan pengetahuan tentang bagaimana remaja menyadari tanda kedewasaan dan menjaga kesehatan organ reproduksi. Dokter Novia juga memberi tips-tips bagaimana pelajar meningkatkan kualitas asupan gizi dengan mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, serat, air, mineral, dan vitamin secara seimbang sehari-harinya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam acara ini, setelah menjelaskan manfaat bubuk daun kelor, relawan HaloPuan, Muhammad Chotim, memeragakan cara sederhana dalam mengekstraksi bubuk dari daun kelor yang telah dikeringkan. Perwakilan guru lalu menyajikan sejumlah panganan yang dibuat dari bubuk daun kelor, seperti puding kelor dan sirup kelor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Dengan kegiatan ini, kami berharap adik-adik pelajar bisa memperoleh pengetahuan yang bermanfaat bagi masa depan kehidupan mereka, masa depan keturunan mereka, dan tentu saja masa depan bangsa dan umat ini,” kata Poppy Astari, koordinator HaloPuan. <strong>XPOSEINDONESIA Foto : Dudut Suhendra Putra</strong></p>



<div class="wp-block-advgb-images-slider advgb-images-slider-block advg-images-slider-a267b05c-7116-4499-b4f3-16b1720ff2aa"><div class="advgb-images-slider" dir="ltr"><div class="advgb-image-slider-item"><img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/08/HaloPiuan-Mengajak-Siswa-Sadar-Stunting.jpeg" class="advgb-image-slider-img" alt="" style="width:100%;height:auto"/><div class="advgb-image-slider-item-info" style="justify-content:center;align-items:center"></div></div><div class="advgb-image-slider-item"><img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/08/Juara-I-Lomba-Puisi.jpeg" class="advgb-image-slider-img" alt="" style="width:100%;height:auto"/><div class="advgb-image-slider-item-info" style="justify-content:center;align-items:center"></div></div><div class="advgb-image-slider-item"><img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/08/Poppy-Astari-Bertemu-Masyarakat-untuk-Menerangkan-Stunting.jpeg" class="advgb-image-slider-img" alt="" style="width:100%;height:auto"/><div class="advgb-image-slider-item-info" style="justify-content:center;align-items:center"></div></div><div class="advgb-image-slider-item"><img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/08/sadar-stunting-HaloPUan-bersama-Lembaga-Kesehatan-Nahdlatul-Ulama-LKNU-Jawa-Barat-1.jpeg" class="advgb-image-slider-img" alt="" style="width:100%;height:auto"/><div class="advgb-image-slider-item-info" style="justify-content:center;align-items:center"></div></div><div class="advgb-image-slider-item"><img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/08/Siswi-Putri-penting-mendapat-banyak-informasi-tentang-stunting-1.jpeg" class="advgb-image-slider-img" alt="" style="width:100%;height:auto"/><div class="advgb-image-slider-item-info" style="justify-content:center;align-items:center"></div></div></div></div>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://xposeindonesia.com/exclusive/event/diikuti-327-siswa-smk-terpadu-ad-dimyati-halopuan-lknu-jawa-barat-ajak-siswa-sadar-stunting/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">11737</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/08/Siswi-Putri-penting-mendapat-banyak-informasi-tentang-stunting-300x200.jpeg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="200" />	</item>
		<item>
		<title>HaloPuan Lebarkan Sayap Kerja Sama.  Ajak Aisyiyah Kampanye Melawan Stunting di Kabupaten Bandung</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/exclusive/event/halopuan-lebarkan-sayap-kerja-sama-ajak-aisyiyah-kampanye-melawan-stunting-di-kabupaten-bandung/</link>
					<comments>https://xposeindonesia.com/exclusive/event/halopuan-lebarkan-sayap-kerja-sama-ajak-aisyiyah-kampanye-melawan-stunting-di-kabupaten-bandung/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Jun 2022 13:03:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[Aisyiyah]]></category>
		<category><![CDATA[HaloPuan]]></category>
		<category><![CDATA[Muhamadiah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=11124</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="300" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/06/Puan-Bergerak-Bersama-Warga-300x300.jpeg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="puan bergerak bersama warga" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/06/Puan-Bergerak-Bersama-Warga-300x300.jpeg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/06/Puan-Bergerak-Bersama-Warga-1024x1024.jpeg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/06/Puan-Bergerak-Bersama-Warga-150x150.jpeg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/06/Puan-Bergerak-Bersama-Warga-1536x1536.jpeg 1536w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/06/Puan-Bergerak-Bersama-Warga-2048x2048.jpeg 2048w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/06/Puan-Bergerak-Bersama-Warga-24x24.jpeg 24w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/06/Puan-Bergerak-Bersama-Warga-48x48.jpeg 48w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/06/Puan-Bergerak-Bersama-Warga-96x96.jpeg 96w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" />HaloPuan makin agresif dalam mengampanyekan gerakan “Kaum Ibu Melawan Stunting”. Kali ini&#160; dengan mengajak organisasi perempuan Persyarikatan Muhammadiyah Aisyiyah di wilayah Jawa Barat mengampanyekan gerakan “Kaum Ibu Melawan Stunting”. Mengangkat tema “Mengolah Daun Kelor Menjadi Asupan Super”, kegiatan digelar &#160;di Desa Sumbersari, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, pada Minggu, 26 Juni 2022. Sekitar 100 warga menghadiri [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">HaloPuan makin agresif dalam mengampanyekan gerakan “Kaum Ibu Melawan Stunting”. Kali ini&nbsp; dengan mengajak organisasi perempuan Persyarikatan Muhammadiyah Aisyiyah di wilayah Jawa Barat mengampanyekan gerakan “Kaum Ibu Melawan Stunting”.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mengangkat tema “Mengolah Daun Kelor Menjadi Asupan Super”, kegiatan digelar &nbsp;di Desa Sumbersari, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, pada Minggu, 26 Juni 2022.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sekitar 100 warga menghadiri kegiatan yang berlokasi di lapangan SMP Muhammadiyah 7 Ciparay.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain bergotong royong dengan Aisyiyah Jawa Barat, HaloPuan&#8212; Lembaga sosial Ketua DPR RI Puan Maharani ini<strong>&#8212;</strong>juga menggandeng organisasi sayap lain Muhammadiyah, seperti Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Universitas Aisyiyah (Unisa) Bandung dan Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah Ciparay, serta Puskesmas Sumbersari dan pemerintah Desa Sumbersari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi HaloPuan, ini merupakan kegiatan melawan stunting kedua di Ciparay. Sebelumnya &nbsp;Halo Puan bekerja sama dengan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung di Desa Pakutandang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Ini menunjukkan HaloPuan bisa bekerja sama dengan berbagai kalangan, bukan hanya dengan kader PDI Perjuangan,” ujar Koordinator HaloPuan, Poppy Astari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketua PC Nasyiatul Aisyiyah Ciparay, Pipih Supiah, mengatakan melawan stunting merupakan salah satu program yang bersentuhan langsung dengan Aisyiyah dan Nasyiatul Aisyiyah yang bergerak di bidang keperempuanan. Karena itu, menurutnya, baik Aisyiyah maupun Nasyiatul Aisyiyah, tak ragu menyambut ajakan kerja sama HaloPuan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Ini merupakan pembelajaran bagi kami, kaum ibu, agar menjadi ibu yang cerdas sehingga mampu membesarkan anak-anak yang sehat, berkualitas, dan bisa sukses di masa depan,” katanya. “Saya berterima kasih kepada Ibu Puan Maharani karena program ini telah menginspirasi kami.”</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam Gerakan Kaum Ibu Melawan Stunting, peserta yang terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui, remaja putri calon pengantin, dan kader posyandu mendapatkan penyuluhan melawan stunting. Pada kegiatan di Sumbersari ini, dokter spesialis kandungan sekaligus Ketua Majelis Kesehatan PW Aisyiyah Jawa Barat, Dwiwahju Dian Indahwati tampil menyampaikan penyuluhan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Dokter Dian, pencegahan stunting sangat penting dilakukan. Alasannya antara lain, stunting menjadi faktor penyebab sejumlah penyakit tidak menular saat seseorang tumbuh dewasa, seperti penyakit kencing manis, tekanan darah tinggi, dan obesitas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Anak-anak kita akan mudah sakit saat dewasa jika mengalami kondisi stunting pada saat kecil,” paparnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, lebih penting daripada itu, stunting sangat berpengaruh pada perkembangan otak dan juga hormon yang dihasilkan. Akibatnya anak akan mengalami kekurangan kemampuan dalam belajar dan bekerja saat tumbuh dewasa nanti.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam kesempatan itu, Dokter Dian juga menyampaikan dukungannya kepada rencana aturan cuti melahirkan selama enam bulan dalam Rancangan Undang-Undang Kesejahteraan Ibu dan Anak insiatif DPR RI. ASI eksklusif enam bulan sangat penting bagi tumbuh kembang anak, dan tak akan pernah bisa digantikan oleh apa pun. “Jangan dilihat bahwa dengan cuti enam bulan, kaum ibu tidak bisa bekerja, tapi ini persoalan generasi masa depan bangsa,” katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Ketua Umum IMM Unisa Bandung, Lutfah Aisyah Amini, mengaku terinspirasi dengan gagasan mengolah daun kelor sebagai asupan super dalam melawan stunting yang disampaikan HaloPuan. Lutfah yang juga seorang bidan mencoba mengkreasikan sejumlah menu, seperti puding dan kue bolu, dengan bahan utama bubuk daun kelor dari HaloPuan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Ini menginspirasi kaum ibu dan kami untuk bisa membuat asupan sehat karena, selain prosesnya sangat mudah, bahannya juga mudah didapat,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Relawan HaloPuan, Mochamad Chotim, menjelaskan daun kelor mengandung delapan asam amino esensial. Asam amino esensial merupakan senyawa pembentuk protein yang berperan penting dalam tumbuh kembang anak karena tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Selain itu, asam amino esensial dalam daun kelor tidak akan hilang meskipun dicampur dengan makanan lain, sehingga bubuk daun kelor bisa dijadikan nutrisi tambahan dalam banyak menu makanan,” kata Chotim.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada kesempatan itu, selain membagikan paket makanan tambahan, termasuk di dalamnya 400 gram bubuk daun kelor, kepada setiap peserta, HaloPuan membagikan puluhan bibit kelor kepada pengurus Aisyiyah, dimana lima di antaranya langsung ditanam di lahan wakaf Muhammadiyah di Desa Barujati, Kecamatan Ciparay. “Kami akan menyebarluaskan pengetahuan ini kepada kader-kader kami,” kata Pipih.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di Sumbersari sendiri, menurut Kepala Puskesmas Sumbersari, Fenny Prilianti, terdapat 24 balita stunting. “Ini hasil penimbangan balita terakhir, tapi kami masih mencari tahu apa faktor penyebab dominan dari keadaan tersebut, apakah pola asuh atau lingkungan,” kata Fenny.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Oleh karena itu, Fenny menyambut baik gerakan HaloPuan bersama Aisyiyah Jawa Barat ini. “Kegiatan ini membuat masyarakat lebih bisa berperan dalam menangani stunting, apalagi kegiatan ini disampaikan secara bersahabat dan menyampaikan gagasan yang mudah dan murah (bubuk daun kelor—red),” katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Bidang Keluarga Berencana dan Sejahtera, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Kabupaten Bandung, Ella Alfaha, menjelaskan bahwa faktor dominan keadaaan stunting di Kabupaten Bandung adalah faktor perilaku dan lingkungan. Di antaranya, masih tingginya angka pernikahan dini. Menurutnya, meskipun undang-undang membolehkan perempuan menikah di usia 19 tahun, usia nikah ideal bagi remaja putri adalah 20 sampai 25 tahun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kabupaten Bandung termasuk lima besar dalam persoalan stunting di Jawa Barat,” katanya. “Kami berkomitmen bisa menurunkan angka stunting di Kabupaten Bandung hingga 17 persen (dari 31,1 persen) pada 2024.”</p>



<p class="wp-block-paragraph">Camat Ciparay, Heri Mulyadi, mengakui 14 desa di Kecamatan Ciparay masih memiliki angka stunting. “Mudah-mudahan, dengan kegiatan ini, kaum ibu, terutama ibu hamil, bisa memperoleh manfaat,” ujarnya. <strong>XPOSEINDONESIA-Foto Dudut Suhendra Putra</strong></p>


<div style="min-height: 535px" class="ub_image_slider swiper-container wp-block-ub-image-slider" id="ub_image_slider_0311bb83-a323-4c51-850a-c7441a64b771" data-swiper-data='{"speed":300,"spaceBetween":20,"slidesPerView":1,"loop":true,"pagination":{"el": ".swiper-pagination" , "type": "bullets", "clickable":true},"navigation": {"nextEl": ".swiper-button-next", "prevEl": ".swiper-button-prev"}, "keyboard": { "enabled": true }, "effect": "slide","simulateTouch":false}'>
            <div class="swiper-wrapper"><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/06/Halopuan-dan-Aisyiyah-bersama-masyarakat-Melawan-Sunting.jpeg" alt="halopuan dan aisyiyah bersama masyarakat melawan sunting" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">halopuan dan aisyiyah bersama masyarakat melawan sunting</figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/06/Poppy-Astari-bersama-warga-masyarakat-kabupaten-bandung.jpeg" alt="poppy astari bersama warga masyarakat kabupaten bandung" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">poppy astari bersama warga masyarakat kabupaten bandung</figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/06/Puan-Bergerak-Bersama-Warga.jpeg" alt="puan bergerak bersama warga" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">puan bergerak bersama warga</figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/06/Sebuah-Kupon-Bagian-dari-Melawan-Stunting.jpeg" alt="sebuah kupon bagian dari melawan stunting" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">sebuah kupon bagian dari melawan stunting</figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/06/Warga-Masyarakat-bersemangat-melawan-stunting.jpeg" alt="warga masyarakat bersemangat melawan stunting" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">warga masyarakat bersemangat melawan stunting</figcaption>
            </figure></div>
            <div class="swiper-pagination"></div>
            <div class="swiper-button-prev"></div> <div class="swiper-button-next"></div>
        </div>


<p class="wp-block-paragraph"></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://xposeindonesia.com/exclusive/event/halopuan-lebarkan-sayap-kerja-sama-ajak-aisyiyah-kampanye-melawan-stunting-di-kabupaten-bandung/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">11124</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/06/Puan-Bergerak-Bersama-Warga-300x300.jpeg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="300" />	</item>
		<item>
		<title>16 Ormas Berkolaborasi dengan HaloPuan Melawan Stunting</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/exclusive/event/16-ormas-berkolaborasi-dengan-halopuan-melawan-stunting/</link>
					<comments>https://xposeindonesia.com/exclusive/event/16-ormas-berkolaborasi-dengan-halopuan-melawan-stunting/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 May 2022 15:03:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[16 organisasi kemasyarakatan]]></category>
		<category><![CDATA[HaloPuan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=10798</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="300" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/05/HaloPuan-Bergerak-Bersama-Ormas-Melawan-Stunting-300x300.jpeg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="halopuan bergerak bersama ormas melawan stunting" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/05/HaloPuan-Bergerak-Bersama-Ormas-Melawan-Stunting-300x300.jpeg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/05/HaloPuan-Bergerak-Bersama-Ormas-Melawan-Stunting-1024x1024.jpeg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/05/HaloPuan-Bergerak-Bersama-Ormas-Melawan-Stunting-150x150.jpeg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/05/HaloPuan-Bergerak-Bersama-Ormas-Melawan-Stunting-1536x1536.jpeg 1536w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/05/HaloPuan-Bergerak-Bersama-Ormas-Melawan-Stunting-2048x2048.jpeg 2048w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/05/HaloPuan-Bergerak-Bersama-Ormas-Melawan-Stunting-24x24.jpeg 24w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/05/HaloPuan-Bergerak-Bersama-Ormas-Melawan-Stunting-48x48.jpeg 48w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/05/HaloPuan-Bergerak-Bersama-Ormas-Melawan-Stunting-96x96.jpeg 96w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" />Sejak Oktober 2021 hingga Maret 2022, lembaga sosial &#160;milik Ketua DPR RI Puan Maharani, HaloPuan, bergerak di 23 desa dari 17 kabupaten dan kota di Jawa Barat untuk melawan stunting bersama warga. Dan peringatan hari Kebangkitan Nasional 2022, HaloPuan mengajak 16 organisasi kemasyarakatan dan komunitas sosial untuk berkolaborasi dalam Gerakan Melawan Stunting di Jawa Barat. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Sejak Oktober 2021 hingga Maret 2022, lembaga sosial &nbsp;milik Ketua DPR RI Puan Maharani, HaloPuan, bergerak di 23 desa dari 17 kabupaten dan kota di Jawa Barat untuk melawan stunting bersama warga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dan peringatan hari Kebangkitan Nasional 2022, HaloPuan mengajak 16 organisasi kemasyarakatan dan komunitas sosial untuk berkolaborasi dalam Gerakan Melawan Stunting di Jawa Barat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ajakan itu disampaikan HaloPuan dalam acara Silaturahmi dan Workshop Gerakan Melawan Stunting yang diadakan di Kota Bandung, Jawa Barat, pada Jumat, 20 Mei 2022.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Pengalaman kami selama enam bulan berkeliling di Jawa Barat menunjukkan bahwa Gerakan Melawan Stunting sangat penting untuk dilanjutkan dan diperluas,” kata Koordinator HaloPuan, Poppy Astari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Untuk itu, kami berharap kita bisa membangun kolaborasi dan sinergi karena kami tak bisa bergerak sendiri,” ujar Poppy lagi</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ke-16 ormas dan komunitas sosial yang diundang hadir dalam acara itu antara lain Muslimat Nahdlatul Ulama Jawa Barat, Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Jawa Barat, Aisyiyah Jawa Barat, Pergerakan Sarinah Gerakan Mahasiswa Nasional (GMNI), Kohati, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jawa Barat, Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Jawa Barat, Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IpeKB) Jawa Barat, Paguyuban Sundawani, dan Forum Generasi Berencana (GenRe) Jawa Barat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain membahas bentuk kolaborasi yang akan dilakukan dalam Gerakan Melawan Stunting, para pengurus ormas dan komunitas sosial itu juga menyimak paparan praktisi pertanian kelor Ai Dudi Krisnadi tentang kekayaan nutrisi daun kelor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gerakan Melawan Stunting yang diinisiasi Puan Maharani dan digerakkan HaloPuan bersama warga memang memiliki ciri khas, yaitu memanfaatkan bubuk daun kelor sebagai alternatif asupan tambahan bagi balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Di setiap kegiatan, HaloPuan menunjukkan cara terbaik mengolah daun kelor menjadi bubuk, yang kemudian bisa dijadikan berbagai variasi menu makanan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Intervensi bubuk kelor di sejumlah desa yang dimonitor HaloPuan bersama kader-kader posyandu menunjukkan kenaikan tinggi dan berat badan anak masing-masing 1 hingga 2,5 sentimeter dan 0,5 kilogram selama satu bulan masa konsumsi bubuk kelor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dudi Krisnadi sendiri memiliki pengalaman memberi bubuk daun kelor kepada sejumlah balita di Blora, Jawa Tengah, dengan hasil kenaikan tinggi dan berat badan rata-rata 2 hingga 5 sentimeter dalam tiga bulan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dudi mengatakan, bukti ilmiah terkait nilai berlipat-lipat nutrisi kelor sudah sangat berlimpah, sehingga tak terbantahkan lagi. Sayangnya, di Indonesia, kelor masih menjadi tanaman kelas dua. “Orang akan dianggap miskin kalau sampai makan kelor,” katanya. Apalagi, di sejumlah wilayah di Nusantara, kelor kerap dikait-kaitkan dengan nuansa magis dan mistik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Oleh karena itu, Dudi mengapresiasi HaloPuan yang menurutnya memiliki ‘beban’ ganda. Yakni, selain harus memberi penyuluhan soal bahaya stunting, HaloPuan juga harus menyosialisasikan manfaat daun kelor yang tidak dipahami banyak orang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Sangat jarang organisasi, apalagi individu, yang memiliki kepedulian kepada persoalan stunting, dan karenanya saya salut dengan HaloPuan,” kata Dudi yang juga pemimpin pertanian kelor di Blora, Moringa Organik Indonesia (MOI). “Ini karena hasil dari kepedulian itu akan diperoleh dalam jangka yang sangat panjang, bukan sekarang tapi mungkin 10 hingga 20 tahun ke depan.”</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepada para pengurus ormas dan komunitas sosial, relawan HaloPuan, Mohamad Chotim, menjelaskan bahwa Gerakan Melawan Stunting tidak berhenti pada penyuluhan, tapi juga dilakukan monitoring selama satu hingga tiga bulan terhadap warga sasaran tertentu. Model gerakan seperti ini, dia bilang, menghasilkan efek “getok tular”. Di beberapa lokasi kegiatan, menurutnya, sejumlah kepala desa tertarik membudidayakan kelor di lahan-lahan warga untuk menurunkan angka prevalensi stunting.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sejumlah pengurus ormas dan komunitas pun langsung menyambut ajakan kerja sama HaloPuan. Di tempat acara workshop, mereka langsung menandatangani nota kesepahaman dengan HaloPuan untuk berkolaborasi dalam Gerakan Melawan Stunting.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kami merasa senang mendapat teman dengan keberadaan HaloPuan,” kata dr. Dwiwahju Dian dari Majelis Kesehatan Aisyiyah Jawa Barat. “HaloPuan telah membuka peluang untuk bersama-sama melenyapkan stunting dari bumi Indonesia.”</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dwiwahju, yang juga dokter ahli kandungan ini, merasa terinspirasi dengan gagasan intervensi daun kelor. “Ini tampaknya sesuatu yang sederhana karena daun kelor ada di sekitar kita tapi langkah sederhana ini ternyata memberi dampak besar bagi masyarakat.” Lembaga Kesehatan NU (LKNU) Jawa Barat menilai apa yang dilakukan HaloPuan dalam melawan stunting dengan intervensi daun kelor merupakan terobosan, sesuatu yang belum pernah ada. LKNU Jawa Barat juga menyatakan ingin berkolaborasi dengan HaloPuan dalam memanfaatkan daun kelor untuk menurunkan prevalensi stunting. “Kami sangat siap bersinergi dengan HaloPuan di Jawa Barat,” ujar Ketua LKNU Jawa Barat, dr. Steven Saputro. <strong>XPOSEINDONESIA Foto : Dudut Suuhendra Putra</strong></p>


<div style="min-height: 535px" class="ub_image_slider swiper-container wp-block-ub-image-slider" id="ub_image_slider_41ceb7c8-80a6-46f9-9f51-8cd49b4a47bb" data-swiper-data='{"speed":300,"spaceBetween":20,"slidesPerView":1,"loop":true,"pagination":{"el": ".swiper-pagination" , "type": "bullets", "clickable":true},"navigation": {"nextEl": ".swiper-button-next", "prevEl": ".swiper-button-prev"}, "keyboard": { "enabled": true }, "effect": "slide","simulateTouch":false}'>
            <div class="swiper-wrapper"><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/05/HaloPuan-Bergerak-Bersama-Ormas-Melawan-Stunting.jpeg" alt="halopuan bergerak bersama ormas melawan stunting" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">halopuan bergerak bersama ormas melawan stunting</figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/05/HaloPuan-dalam-acara-Silaturahmi-dan-Workshop-Gerakan-Melawan-Stunting-di-Bandung.jpeg" alt="halopuan dalam acara silaturahmi dan workshop gerakan melawan stunting di bandung" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">halopuan dalam acara silaturahmi dan workshop gerakan melawan stunting di bandung</figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/05/HaloPuan-Melawan-Stunting.jpeg" alt="halopuan melawan stunting" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">halopuan melawan stunting</figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/05/paparan-praktisi-pertanian-kelor-Ai-Dudi-Krisnadi-tentang-kekayaan-nutrisi-daun-kelor..jpeg" alt="paparan praktisi pertanian kelor ai dudi krisnadi tentang kekayaan nutrisi daun kelor." style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">paparan praktisi pertanian kelor ai dudi krisnadi tentang kekayaan nutrisi daun kelor.</figcaption>
            </figure></div>
            <div class="swiper-pagination"></div>
            <div class="swiper-button-prev"></div> <div class="swiper-button-next"></div>
        </div>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://xposeindonesia.com/exclusive/event/16-ormas-berkolaborasi-dengan-halopuan-melawan-stunting/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">10798</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/05/HaloPuan-Bergerak-Bersama-Ormas-Melawan-Stunting-300x300.jpeg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="300" />	</item>
	</channel>
</rss>
