<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">

<channel>
	<title>Forwaparekraf &#8211; Xpose Indonesia</title>
	<atom:link href="https://xposeindonesia.com/tag/forwaparekraf/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://xposeindonesia.com</link>
	<description>News And Entertaiment</description>
	<lastBuildDate>Tue, 21 Oct 2025 02:12:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/04/cropped-Xpose-favicon-32x32.png</url>
	<title>Forwaparekraf &#8211; Xpose Indonesia</title>
	<link>https://xposeindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233386640</site>	<item>
		<title>Menuju “Ekraf Week”: Menteri Ekraf Gaet Media Perkuat Optimisme Industri Kreatif</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/exclusive/event/menuju-ekraf-week-menteri-ekraf-gaet-media-perkuat-optimisme-industri-kreatif/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Oct 2025 01:56:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[Audiensi]]></category>
		<category><![CDATA[Forwaparekraf]]></category>
		<category><![CDATA[Teuku Riefky Harsya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=36246</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="200" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/bersama-sama-menggarap-ekraf-week-300x200.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="bersama sama menggarap ekraf week" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/bersama-sama-menggarap-ekraf-week-300x200.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/bersama-sama-menggarap-ekraf-week-1024x683.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/bersama-sama-menggarap-ekraf-week-768x512.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/bersama-sama-menggarap-ekraf-week-630x420.jpg 630w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/bersama-sama-menggarap-ekraf-week-150x100.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/bersama-sama-menggarap-ekraf-week-600x400.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/bersama-sama-menggarap-ekraf-week-696x464.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/bersama-sama-menggarap-ekraf-week-1068x712.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/bersama-sama-menggarap-ekraf-week.jpg 1200w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" />Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya mengajak insan media untuk turut memperkuat citra positif dan optimisme publik terhadap perkembangan ekonomi kreatif Indonesia. Ia menegaskan, media memiliki peran penting dalam menyebarluaskan capaian sektor ekraf yang kini melampaui berbagai target nasional. Ajakan tersebut disampaikan Menteri Ekraf saat menerima audiensi dari Forum Wartawan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya mengajak insan media untuk turut memperkuat citra positif dan optimisme publik terhadap perkembangan ekonomi kreatif Indonesia. Ia menegaskan, media memiliki peran penting dalam menyebarluaskan capaian sektor ekraf yang kini melampaui berbagai target nasional.</p>



<p>Ajakan tersebut disampaikan Menteri Ekraf saat menerima audiensi dari Forum Wartawan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Forwaparekraf) di kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Jumat (16/10/2025).</p>



<p>“Pertumbuhan ekonomi kreatif melampaui target di berbagai indikator, dari PDB hingga investasi. Kami membutuhkan peran media untuk mempercepat penyebaran informasi positif ini agar publik semakin percaya diri terhadap potensi ekraf nasional,” ujar Riefky.</p>



<p>Berdasarkan data Kementerian Ekraf, hingga akhir 2024 sektor ekonomi kreatif mencatat kinerja di atas ekspektasi. Kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai 5,69 persen, melampaui target 2025 sebesar 5,54 persen. Nilai ekspor ekraf telah menembus hampir 50 persen dari target USD 26,4 miliar, sementara jumlah tenaga kerja mencapai 26,5 juta orang, melebihi target tahun 2027. Total investasi juga tercatat sekitar Rp90 triliun, atau setara 70 persen dari target 2025.</p>



<p>Riefky juga menyoroti pesatnya pertumbuhan industri berbasis intellectual property (IP) di Indonesia. Baik perusahaan besar maupun kreator muda kini mulai menjadikan IP sebagai aset utama.</p>



<p>“Kita lihat misalnya BumiLangit yang sudah mengakuisisi lebih dari 1.200 IP dari cerita lokal seperti <em>Gundala</em> dan <em>Gatotkaca</em>. Sementara kreator muda kini menjual desain dan karakter di platform global seperti Canva. Karena itu, kami mendorong terbentuknya asosiasi IP Creator agar bisa berkolaborasi dengan media dan memperkuat ekosistem IP nasional,” jelasnya.</p>



<p>Dalam kesempatan tersebut, Ketua Forwaparekraf Tiara Maharani Kusuma menyampaikan apresiasi atas komitmen Kemenekraf memperkuat sinergi dengan media. Ia mengungkapkan, perjalanan Forwaparekraf berawal dari komunitas jurnalis pariwisata sejak 1991—saat Menteri Pariwisata, Pos, dan Telekomunikasi Soesilo Sudarman menggagas pembentukan Forum Wartawan Pariwisata, Pos, dan Telekomunikasi (Forwaparpostel) untuk mendukung program <em>Visit Indonesia Year</em>. Kini, forum tersebut berkembang menjadi Forwaparekraf, wadah kolaborasi antara media, pemerintah, dan pelaku industri, dengan lebih dari 100 anggota aktif.</p>



<p>“Kami ingin Forwaparekraf menjadi jembatan komunikasi antara media dan pemerintah. Melalui sinergi program, kami berharap 17 subsektor ekonomi kreatif bisa diperkenalkan lebih dalam ke publik lewat kerja sama strategis bersama Kemenekraf,” ujar Tiara.</p>



<p>Tiara juga mengungkapkan bahwa audiensi kali ini sempat tertunda karena adanya proses pembenahan internal di Kemenekraf, termasuk perpindahan kantor sebanyak empat kali serta padatnya agenda Menteri Ekraf yang banyak melakukan kunjungan ke daerah untuk memperluas jangkauan pembentukan Dinas Ekraf di berbagai provinsi dan kabupaten/kota.</p>



<p>Kabar baiknya, dari pertemuan tersebut lahir komitmen baru antara Kemenekraf dan Forwaparekraf untuk berkolaborasi menciptakan signature event bersama bertajuk “Ekraf Week” — sebuah forum besar tahunan yang akan menjadi wadah promosi, diskusi, dan kolaborasi lintas subsektor kreatif Indonesia.</p>



<p>“Kalau Kemenpar punya <em>Indonesia Tourism Outlook</em> yang kini berkembang menjadi <em>Tourism Week</em>, maka mulai tahun depan kita akan menghadirkan <em>Ekraf Week</em> bersama Kemenekraf,” ungkap Tiara.</p>



<p>Turut hadir dalam audiensi tersebut Wakil Ketua Forwaparekraf Wahyu Setyo Widodo. Sementara dari pihak Kemenekraf, mendampingi Menteri Ekraf antara lain Plt. Kepala Biro Komunikasi Kiagoos Irvan Faisal, Tenaga Ahli Menteri Bidang Media Rocklin Aprilius Anderson, dan Tenaga Ahli Menteri Bidang Isu Media dan Opini Publik. <strong>XPOSEINDONESIA Foto Biro Komunikasi KemenEkraf</strong></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">36246</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/bersama-sama-menggarap-ekraf-week-300x200.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="200" />	</item>
		<item>
		<title>Kemenpar Perkuat Regulasi Pelaksanaan Wisata Edukasi</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/travel/news/kemenpar-perkuat-regulasi-pelaksanaan-wisata-edukasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 May 2025 03:55:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Forwaparekraf]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenpar]]></category>
		<category><![CDATA[kementerian pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Edukasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=31060</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="200" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/05/para-peserta-diskusi-wisata-di-kemenpar-300x200.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="para peserta diskusi wisata di kemenpar" decoding="async" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/05/para-peserta-diskusi-wisata-di-kemenpar-300x200.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/05/para-peserta-diskusi-wisata-di-kemenpar-1024x683.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/05/para-peserta-diskusi-wisata-di-kemenpar-768x512.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/05/para-peserta-diskusi-wisata-di-kemenpar-630x420.jpg 630w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/05/para-peserta-diskusi-wisata-di-kemenpar-150x100.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/05/para-peserta-diskusi-wisata-di-kemenpar-600x400.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/05/para-peserta-diskusi-wisata-di-kemenpar-696x464.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/05/para-peserta-diskusi-wisata-di-kemenpar-1068x712.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/05/para-peserta-diskusi-wisata-di-kemenpar.jpg 1200w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" />Kementerian Pariwisata (Kemenpar) sedang melakukan proses penyusunan regulasi yang mengatur pelaksanaan wisata edukasi agar tercipta ekosistem yang aman, inklusif, dan berdampak positif. Untuk itu Kemenpar menyelenggarakan&#160; Diskusi Ngoprek (Ngobrolin Pariwisata dan Ekonomi Kreatif) dengan tema “Dilarang atau Diatur? Mencari Titik Temu Antara Study Tour dan Masa Depan Pariwisata”. Acara ini &#160;diinisiasi oleh Forum Wartawan Pariwisata [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Kementerian Pariwisata (Kemenpar) sedang melakukan proses penyusunan regulasi yang mengatur pelaksanaan wisata edukasi agar tercipta ekosistem yang aman, inklusif, dan berdampak positif.</p>



<p>Untuk itu Kemenpar menyelenggarakan&nbsp; Diskusi Ngoprek (Ngobrolin Pariwisata dan Ekonomi Kreatif) dengan tema “Dilarang atau Diatur? Mencari Titik Temu Antara Study Tour dan Masa Depan Pariwisata”.</p>



<p>Acara ini &nbsp;diinisiasi oleh Forum Wartawan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Forwaparekraf) dilaksanakan di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Rabu (14/5/2025).</p>



<p>Di tengah acara hadir pula Managing Director Adonta Education, Donny D; penggerak desa wisata Nglanggeran, Sugeng Handoko; dan Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian Dinas Pendidikan Provinsi Banten, Herdi Herdiansyah dan lain-lain.</p>



<p><strong>Pedoman Wisata Edukasi</strong></p>



<p>Dalam kesempatan itu, Wamenpar Ni Luh Puspa mengatakan Pemerintah sedang dalam proses menyusun pedoman wisata edukasi yang berfokus pada keamanan siswa, kesiapan destinasi, dan nilai pembelajaran.</p>



<p>“Wisata edukasi perlu dirancang dengan hati-hati, tapi jangan sampai anak-anak kehilangan kesempatan belajar langsung dari lingkungan,” kata Ni Luh.</p>



<p>Menurutnya, fokus utama pemerintah bukan pada larangan, tetapi pada upaya menciptakan pedoman yang menjamin keselamatan dan kebermanfaatan wisata edukasi.</p>



<p>“Bukan soal menghasilkan angka pariwisata, tapi bagaimana kegiatan ini memberi manfaat nyata bagi adik-adik kita. Kita ingin solusi jangka panjang, bukan sekadar memadamkan polemik sesaat,” katanya.</p>



<p>Dalam kesempatan yang sama, Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenpar, Rizki Handayani, menambahkan regulasi ini perlu dihadirkan sebab sebelumnya belum ada regulasi yang mengatur mengenai wisata edukasi. Kehadiran regulasi ini akan menjadi angin segar bagi pelaksanaan study tour atau wisata edukasi bagi siswa sekolah.</p>



<p>“Ini bisa menjadi blessing in disguise. Diskusi seperti ini penting agar kita tidak terjebak pada pelarangan, tapi membahas model penyelenggaraan wisata edukasi yang bertanggung jawab,” ujar Rizki.</p>



<p>Hal senada disampaikan Direktur Utama TMII (Taman Mini Indonesia Indah), Intan Ayu Kartika, yang melihat perlunya regulasi dan standar nasional untuk memastikan study tour berjalan aman dan bermakna.</p>



<p>“Anak-anak perlu ruang belajar di luar kelas untuk membentuk karakter. Tapi tentu harus ada aturan yang mengatur jumlah pendamping, kurasi materi, hingga transportasi,” ungkap Intan.</p>



<p>Intan menyampaikan TMII sendiri selama ini menjadi salah satu destinasi utama wisata edukatif di Indonesia. Intan menegaskan pentingnya memperkenalkan kebudayaan dan keragaman sejak usia dini.</p>



<p>“Daripada terlalu jauh, TMII menawarkan pengalaman belajar budaya Indonesia yang kaya. Di sinilah anak-anak bisa mengenal akar ke-Indonesia-an mereka,” ujarnya.</p>



<p>Lalu, Koordinator Nasional P2G (Perhimpunan Pendidikan dan Guru), Satriawan Salim, menilai bahwa pelarangan total study tour justru bisa menghilangkan potensi pembelajaran yang kontekstual.</p>



<p>“Yang harus dihindari adalah tour tanpa study. Kita butuh standarisasi, dari proporsi pembimbing, keamanan, sampai substansi edukasinya,” ujar Satriawan. <strong>XPOSEINDONESIA- Foto : Dokumentasi</strong></p>


<div style="min-height: 535px;; " class="ub_image_slider swiper-container wp-block-ub-image-slider" id="ub_image_slider_193113f1-9c7d-4c1c-bcb8-cc9e34265121" data-swiper-data='{"speed":300,"spaceBetween":20,"slidesPerView":1,"loop":true,"pagination":{"el": ".swiper-pagination" , "type": "bullets", "clickable":true},"navigation": {"nextEl": ".swiper-button-next", "prevEl": ".swiper-button-prev"}, "keyboard": { "enabled": true }, "effect": "slide","simulateTouch":false}'>
            <div class="swiper-wrapper"><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/05/menjawab-pertanyaan-wartawan.jpg" alt="menjawab pertanyaan wartawan" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">menjawab pertanyaan wartawan</figcaption>
            </figure></div>
            <div class="swiper-pagination"></div>
            <div class="swiper-button-prev"></div> <div class="swiper-button-next"></div>
        </div>]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">31060</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/05/para-peserta-diskusi-wisata-di-kemenpar-300x200.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="200" />	</item>
		<item>
		<title>Tren Investasi Pariwisata Hijau 2024 Makin Diminati</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/travel/news/tren-investasi-pariwisata-hijau-2024-makin-diminati/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Nov 2023 01:52:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Forwaparekraf]]></category>
		<category><![CDATA[green tourism]]></category>
		<category><![CDATA[Sandiaga Uno]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=17093</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="300" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/11/Tren-pariwisata-2024-akan-mengalami-hyperlocal-and-slow-travel-300x300.jpeg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="tren pariwisata 2024 akan mengalami hyperlocal and slow travel" decoding="async" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/11/Tren-pariwisata-2024-akan-mengalami-hyperlocal-and-slow-travel-300x300.jpeg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/11/Tren-pariwisata-2024-akan-mengalami-hyperlocal-and-slow-travel-1024x1024.jpeg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/11/Tren-pariwisata-2024-akan-mengalami-hyperlocal-and-slow-travel-150x150.jpeg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/11/Tren-pariwisata-2024-akan-mengalami-hyperlocal-and-slow-travel-1536x1536.jpeg 1536w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/11/Tren-pariwisata-2024-akan-mengalami-hyperlocal-and-slow-travel-2048x2048.jpeg 2048w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/11/Tren-pariwisata-2024-akan-mengalami-hyperlocal-and-slow-travel-24x24.jpeg 24w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/11/Tren-pariwisata-2024-akan-mengalami-hyperlocal-and-slow-travel-48x48.jpeg 48w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/11/Tren-pariwisata-2024-akan-mengalami-hyperlocal-and-slow-travel-96x96.jpeg 96w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" />Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan tren investasi hijau pada 2024 di sektor pariwisata (green tourism) mengindikasikan semakin diminati para investor.&#160; Hal itu terlihat dalam empat tahun terakhir sektor energi terbarukan (dalam mewujudkan green tourism)&#160; telah terbukti menarik total investasi modal tertinggi. Pada periode 2018 – [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan tren investasi hijau pada 2024 di sektor pariwisata (<em>green tourism</em>) mengindikasikan semakin diminati para investor.&nbsp;</p>



<p>Hal itu terlihat dalam empat tahun terakhir sektor energi terbarukan (dalam mewujudkan <em>green tourism</em>)&nbsp; telah terbukti menarik total investasi modal tertinggi.</p>



<p>Pada periode 2018 – 2022 trennya menunjukkan bahwa hotel dan aktivitas pariwisata menyumbang hampir dua pertiga dari seluruh proyek Penanaman Modal Asing (PMA/FDI) &nbsp;klaster pariwisata, diikuti <em>software</em> dan <em>IT services</em> di peringkat kedua. Investasi di usaha <em>software</em> dan <em>IT services</em> tumbuh dari 10 persen pada 2018 menjadi 28 persen pada 2022. Itu &nbsp;menunjukkan penguatan peran teknologi digital di sektor pariwisata.&nbsp;</p>



<p>Menparekraf Sandiaga Uno menyatakan perhatian investor terhadap volatilitas makro ekonomi cenderung menurun, meskipun masih menjadi <em>concern</em> utama. Sementara itu perubahan iklim justru semakin menjadi kekhawatiran di tahun mendatang, meningkat 10 persen di 2023 dibandingkan dengan tahun sebelumnya.&nbsp;</p>



<p>“Dengan perhatian yang semakin besar terhadap isu perubahan iklim, sudah saatnya bagi kita untuk memperkuat komitmen terhadap pembangunan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan,” kata Menparekraf Sandiaga Uno dalam Indonesia Tourism Outlook 2024 bertajuk “Peluang dan Tantangan Investasi untuk Pariwisata Berkelanjutan”&nbsp;yang digelar oleh Forum Wartawan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Forwaparekraf) di Hotel AOne Jakarta, Selasa (28/11/2023).</p>



<p>Menparekraf Sandiaga Uno menjelaskan, investasi sektor pariwisata ke depan akan diarahkan pada 3 aspek utama, sebagaimana menurut Badan Pariwisata Dunia (UNWTO), yaitu investasi pada sumber daya manusia (SDM) sebagai prioritas utama dalam proses pembangunan.</p>



<p>Serta Investasi untuk keberlanjutan sebagai tujuan akhir pembangunan dan investasi melalui teknologi dan inovasi sebagai katalisator untuk mencapai kesejahteraan.&nbsp;</p>



<p>“Sekitar 60 persen investasi di bidang pariwisata masuk ke bidang infrastruktur, tetapi ke depan lebih banyak pada manusia (SDM). Hal itu penting untuk menyiapkan sektor itu dengan tenaga kerja yang tepat untuk r<em>isilient</em> dan untuk menciptakan masa depan sektor pariwisat &nbsp;yang lebih baik. Kita tidak bisa berkelanjutan jika kita tidak memiliki cukup banyak manusia yang kompeten,” kata Sandiaga Uno.</p>



<p>Sementara itu menurut Andry Satrio Nugroho,&nbsp;Kepala Pusat Industri, Perdagangan dan Investasi (INDEF), investasi wisata berkelanjutan&nbsp; menjadi tren ke depan terutama pada <em>energy-efficient transition.</em></p>



<p>Tren ke depan sektor akomodasi didorong untuk menghadirkan penggunaan perangkat yang efisien dalam menghasilkan energi&nbsp;ramah lingkungan. Juga meningkatkan efisiensi penggunaan air bersih. “<em>Water management</em> dalam mengefisiensikan penggunaan air bersih&nbsp; oleh wisatawan serta pengelolaan limbah secara terpadu menjadi perhatian pelaku industri pariwisata dan perhotelan,” kata Andri.&nbsp;</p>



<p>Tren pariwisata 2024 akan mengalami <em>hyperlocal and slow travel</em>&nbsp; dimana para wisatawan ini tidak ingin cepat-cepat menghabiskan waktu. Waktu yang dihabiskan dalam berwisata jauh lebih lama dan memilih destinasi domestik yang menawarkan konsep alam dan wisata hijau.&nbsp;“Juga dalam penggunaan teknologi dan personalisasi&nbsp;&nbsp; serta <em>bleisure or workations</em>,” katanya.</p>



<p>Founder Tanakita &nbsp;Eko Binarso mengatakan,&nbsp; wisata petualangan menjadi tren pariwisata ke depan &nbsp;seperti <em>adventure activities</em> (<em>hiking, culture, kuliner,</em> dll)&nbsp; menjadi <em>hot trending</em> tahun 2023.</p>



<p>Eko Binarso&nbsp; mengatakan, wisata petualangan yang belum digarap secara optimal adalah wisata alam. “Kita harus bangga punya&nbsp; <em>world heritage</em> seperti&nbsp; Gunung Rijani, Komodo, Gunung Leuser yang aktivitas wisatanya sangat ramah lingkungan,”&nbsp; kata Eko.&nbsp;</p>



<p>Tantangan pengembangan wisata alam, menurut Eko Binarso,&nbsp; antara lain infrastruktur, aksesibilitas, bencana alam, keselamatan wisatawan, pengelolaan dampak, promosi dan <em>branding</em>, koordinasi kelembagaan, menciptakan destinasi baru, polusi.&nbsp;</p>



<p>Tren pariwisata 2024 akan tertuju pada pariwisata berkelanjutan&nbsp; (<em>sustainable tourism</em>).&nbsp; Pariwisata ramah lingkungan dan berkelanjutan&nbsp; banyak diminati wisatawan. “Pada 2017 dunia mencanangkan hari <em>suistainable </em>&nbsp;&nbsp;atau berkelanjutan di mana &nbsp;&nbsp;82 persen&nbsp; menghormati warisan budaya. Selain itu kualitas pekerja lokal pariwisata mempunyai komitmen tinggi untuk menjaga warisan budaya,” kata Vitria Ariani, Pengamat Pariwisata sekaligus CEO &amp; Founder Berbangsa.</p>



<p>Vitria Ariani mengatakan, contoh konkrit pariwisata berkelanjutan adalah desa wisata “Kalau mau belajar <em>suistanable</em> bisa belajar dari desa wisata.&nbsp;Desa Wisata, yang tadinya enggak dilihat, sekarang jadi destinasi yang dilihat banget. Ini terjadi saat pandemi COVID-19,” kata Vitria Ariani.</p>



<p>Sementara AB Sadewa, Corsec Panorama Group menuturkan ekonomi hijau itu bisa masuk dalam pendapatan pajak terkait dengan jual beli karbon dengan memanfaatkan tata laksana penerapan nilai ekonomi karbon yang betul.</p>



<p>“<em>Sustainability</em> memang gampang diomongin tapi ternyata sulit dikerjakan prakteknya, karena itu perlu komitmen bersama mewujudkan <em>green tourism</em>,” tutur Sadewa.</p>



<p>Menurutnya, ada empat hal yang membuat kita memiliki komitmen untuk mewujudkan <em>green tourism</em>, pertama perubahan iklim dan pelestarian alam, kedua demand dari sisi market, ketiga regulasi, dan keempat kebutuhan industri.</p>



<p>Kegiatan ITO 2024 yang digelar Forwaparekraf bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yang digelar Selasa (28/11/2023) itu juga sponsori oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan didukung oleh Jambuluwuk Hotels &amp; Resto, Sari Ayu Martha Tilaar, Intiwhiz Hospitality Management, Bookcabin By Lion Group, Amaryllis Boutique Resort, Wings Group, dan MEG Cheese. <strong>XPOSEINDONESIA Foto: Dokumentasi Forwaparekraf</strong></p>


<div style="min-height: 535px;; " class="ub_image_slider swiper-container wp-block-ub-image-slider" id="ub_image_slider_63dc264f-1439-4fb9-92ca-876f63f257ee" data-swiper-data='{"speed":300,"spaceBetween":20,"slidesPerView":1,"loop":true,"pagination":{"el": ".swiper-pagination" , "type": "bullets", "clickable":true},"navigation": {"nextEl": ".swiper-button-next", "prevEl": ".swiper-button-prev"}, "keyboard": { "enabled": true }, "effect": "slide","simulateTouch":false}'>
            <div class="swiper-wrapper"><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/11/Tourism-Outlook-2024-bertajuk-Peluang-dan-Tantangan-Investasi-untuk-Pariwisata-Berkelanjutan-yang-digelar-oleh-Forum-Wartawan-Pariwisata-dan-Ekonomi-Kreatif-Forwaparekraf.jpeg" alt="tourism outlook 2024 bertajuk peluang dan tantangan investasi untuk pariwisata berkelanjutan yang digelar oleh forum wartawan pariwisata dan ekonomi kreatif forwaparekraf" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">tourism outlook 2024 bertajuk peluang dan tantangan investasi untuk pariwisata berkelanjutan yang digelar oleh forum wartawan pariwisata dan ekonomi kreatif forwaparekraf</figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/11/Tren-pariwisata-2024-akan-mengalami-hyperlocal-and-slow-travel.jpeg" alt="tren pariwisata 2024 akan mengalami hyperlocal and slow travel" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">tren pariwisata 2024 akan mengalami hyperlocal and slow travel</figcaption>
            </figure></div>
            <div class="swiper-pagination"></div>
            <div class="swiper-button-prev"></div> <div class="swiper-button-next"></div>
        </div>]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">17093</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/11/Tren-pariwisata-2024-akan-mengalami-hyperlocal-and-slow-travel-300x300.jpeg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="300" />	</item>
	</channel>
</rss>
