<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">

<channel>
	<title>Ford bertemu SBY &#8211; Xpose Indonesia</title>
	<atom:link href="https://xposeindonesia.com/tag/ford-bertemu-sby/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://xposeindonesia.com</link>
	<description>News And Entertaiment</description>
	<lastBuildDate>Fri, 05 Feb 2021 02:58:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/04/cropped-Xpose-favicon-32x32.png</url>
	<title>Ford bertemu SBY &#8211; Xpose Indonesia</title>
	<link>https://xposeindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233386640</site>	<item>
		<title>Harrison Ford Happy Bertemu SBY</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/travel/culture/harrison-ford-happy-bertemu-sby/</link>
					<comments>https://xposeindonesia.com/travel/culture/harrison-ford-happy-bertemu-sby/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Sep 2013 06:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Culture]]></category>
		<category><![CDATA[Ford bertemu SBY]]></category>
		<category><![CDATA[Ford Syuting di Kalimantan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://offair.id/xposeid/?p=286</guid>

					<description><![CDATA[Harrison Ford&#160;bintang film&#160;Star Wars, Indiana Jones&#160;dan&#160;Air Foece One, mendarat dengan pesawat carteran &#160;di Bandara Halim Perdanakusuma, &#160;Jakarta sejak hari Mingggu (1/9). Ia berkunjung ke Indonesia untuk membuat &#160;film dokumenter &#160;bertajuk “Years of Living Dangerously”.&#160; Naik Meja di Kantor Menteri Kehutanan? Untuk &#160;kepentingan &#160;pembuatan film, aktor berusia 71 tahun ini telah &#160;melakukan syuting di Orangutan Centre [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Harrison Ford</strong>&nbsp;bintang film&nbsp;<em>Star Wars, Indiana Jones&nbsp;</em>dan&nbsp;<em>Air Foece One</em>, mendarat dengan pesawat carteran &nbsp;di Bandara Halim Perdanakusuma, &nbsp;Jakarta sejak hari Mingggu (1/9). Ia berkunjung ke Indonesia untuk membuat &nbsp;film dokumenter &nbsp;bertajuk “<em>Years of Living Dangerously”.&nbsp;</em></p>



<h1 class="wp-block-heading" id="h-naik-meja-di-kantor-menteri-kehutanan">Naik Meja di Kantor Menteri Kehutanan?</h1>



<p>Untuk &nbsp;kepentingan &nbsp;pembuatan film, aktor berusia 71 tahun ini telah &nbsp;melakukan syuting di Orangutan Centre Nyaru &nbsp;Menteng, &nbsp; Taman Nasional Tesso Nilo di Riau, juga &nbsp;di Kalimantan Tengah.&nbsp;</p>



<p>Ia &nbsp; juga &nbsp;melakukan &nbsp;beragam wawancara &nbsp;dengan sejumlah &nbsp;aktivis lingkungan, kalangan pengusaha, juga pejabat, seperti Ketua Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4)&nbsp;<strong>Kuntoro Mangkusubroto</strong>&nbsp;dan Menteri Kehutanan&nbsp;<strong>Zulkifli Hasan</strong>&nbsp;bahkan juga Presiden&nbsp;&nbsp;<strong>Susilo Bambang Yudhoyono.</strong></p>



<p>Via kantor berita<em>&nbsp;Antara &nbsp;</em>pada Senin &nbsp;9/9, &nbsp;dikabarkan, Ford bertemu Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan yang mengeluhkan sikap aktor Hollywood itu saat mewawancarainya.&nbsp;</p>



<p>Menurut Zulkifli, ia menjelaskan kepada Ford bahwa penanganan kerusakan hutan di Indonesia dilakukan secara bertahap. &nbsp;Kebijakan untuk menindak perambah tidak lagi dengan kekerasan, tapi dengan kesejahteraan seperti menyediakan lahan untuk usaha, agar para perambah tidak lagi merambah hutan.</p>



<p>Namun, kata Zulkifli, tidak mudah menjelaskan hal itu kepada Ford. Ia juga mengaku tidak diberikan kesempatan untuk berdiskusi terlebih dahulu dengan Ford sebelum pengambilan gambar.&nbsp;</p>



<p>&#8220;Waktunya terbatas untuk menjelaskan, &nbsp;saya hanya diberi kesempatan bicara satu-dua kalimat. Harusnya sebelum wawancara, berdiskusi dulu, walaupun beda pengertian tapi bisa saling memahami. Tadi, saya langsung di-make up dan acting diwawancara,&#8221; kata Zulkifli pada Antara.&nbsp;</p>



<p>Yang unik, &nbsp;media online&nbsp;<em>&nbsp;tempo.co</em>&nbsp;mewartakan, berita heboh di tengah kunjungan &nbsp;Ford &nbsp;ke kantor Zulkifli. &nbsp;Lewat nara sumber &nbsp;mereka &nbsp;<strong>Andi Arief</strong>, &nbsp;Staf Presiden Bidang Bantuan Sosial dan Bencana Alam,&nbsp;<em>tempo. com</em>&nbsp;&nbsp; menulis, ada rencana mengajukan deportasi untuk Ford.&nbsp;</p>



<p>Ford dinilai berlaku tidak sopan, bahkan berdasarkan rekaman kamera pengawas ruang tunggu Kementerian, menurut Andi, &nbsp;Harrison tampak berkali-kali naik ke meja dan melompat. Tindakan yang dinilai melecehkan kantor resmi kenegaraan.</p>



<p>&#8220;Kru dan penghubungnya di Indonesia harus dimintai keterangan apa motif Harrison melecehkan kantor resmi negara itu. Bila perlu dia dideportasi,&#8221; kata Andi.</p>



<p>Berita ini diluruskan lagi oleh<em>&nbsp;tempo.co</em>&nbsp;pada Selasa, 10/9. Sumber Tempo yang mengikuti pertemuan Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan dan Harrison Ford membenarkan Ford sempat naik meja. Tapi tidak di saat pertemuan dengan Menteri.</p>



<p>“Ford naik meja untuk membetulkan AC,” kata sumber Tempo. Peristiwa itu berlangsung di ruang tunggu, sebelum Menteri Zul datang. “AC-nya mati dan Menteri Zul datang telat banget.”</p>



<h1 class="wp-block-heading" id="h-happy-bertemu-sby">Happy Bertemu SBY</h1>



<p>Setelah insiden ‘naik ke atas meja’ itu, &nbsp;banyak yang ketar-ketir, ketika Ford berencana bertemu dan mewawancarai Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. &nbsp;Namun toh, &nbsp;kekhawatiran itu &nbsp;tidak &nbsp;terwujud, karena pada Selasa (10/9) pukul 11.00 WIB., pertemuan Ford &nbsp;dan SBY &nbsp;berlangsung lancar juga happy.</p>



<p>Seperti kata Juru bicara,&nbsp;<strong>&nbsp;Julian Aldrin Pasha</strong>, seusai pertemuan, di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, &nbsp;Ford, yang juga seorang aktivis perubahan iklim mewakili UNFCCC (United Nations Framework Convention on Climate Change) ini, sangat happy dengan kondisi pengelolaan hutan dan habitat orangutan di Kalimantan.</p>



<p>&#8220;Tapi, memang ada hal-hal yang dilihatnya kurang pas dalam implementasi atau realita di Tesso Nilo, misalnya. Tadi dijelaskan oleh Presiden bahwa semua itu sedang dalam proses penanganan,&#8221; Julian menambahkan.</p>



<p>Dalam pertemuan ini, Presiden SBY menjelaskan kebijakan pemerintah terkait dengan konservasi hutan, upaya pencegahan pembalakan liar, reforestasi, dan pelestarian hutan secara keseluruhan.</p>



<p>Sikap pemerintah sangat jelas, pelestarian hutan dan lingkungan menjadi prioritas. &#8220;Bilamana ada penyimpangan dan bertentangan dengan upaya pemerintah dalam pelestarian hutan, Presiden telah menginstruksikan pada jajaran yang memiliki kewenangan untuk menindak tegas pihak yang menghalangi pelestarian hutan,&#8221; Julian menegaslkan.</p>



<h1 class="wp-block-heading" id="h-melibatkan-arnold-schwarzenegger">Melibatkan Arnold &nbsp;Schwarzenegger</h1>



<p><em>Years of Living Dangerously</em>&nbsp;adalah film dokumenter yang mengisahkan tentang perubahan iklim. Dengan tema menjaga atau melestarikan lingkungan hidup, menyelamatkan dunia dari &nbsp;climate change</p>



<p>Film ini diproduksi jaringan Showtime yang melibatkan&nbsp;<strong>Arnold Schwarzenegger, James Cameron,&nbsp;</strong>dan<strong>&nbsp;Jerry Weintraub</strong>&nbsp;sebagai produser pelaksana. Harrison Ford sendiri bertindak sebagai narator utama.</p>



<p><em>Years of Living Dangerously</em>&nbsp;terdiri delapan seri, masing-masing berdurasi satu jam. Untuk seri Indonesia, akan diangkat isu-isu seperti kebakaran hutan, konservasi lahan gambut, dan perkebunan kelapa sawit. Tujuh seri lainnya mengambil isu di negara Asia lainnya. Film ini akan dirilis April 2014, &nbsp;dibintangi oleh&nbsp;<strong>Matt Damon, Ian Somerhalder,&nbsp;</strong>serta<strong>&nbsp;Olivia Munn. (NS beragam sumber)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://xposeindonesia.com/travel/culture/harrison-ford-happy-bertemu-sby/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">286</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
