<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">

<channel>
	<title>FFWI) XIII tahun 2023 &#8211; Xpose Indonesia</title>
	<atom:link href="https://xposeindonesia.com/tag/ffwi-xiii-tahun-2023-2/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://xposeindonesia.com</link>
	<description>News And Entertaiment</description>
	<lastBuildDate>Thu, 24 Aug 2023 03:17:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/04/cropped-Xpose-favicon-32x32.png</url>
	<title>FFWI) XIII tahun 2023 &#8211; Xpose Indonesia</title>
	<link>https://xposeindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233386640</site>	<item>
		<title>Di Masa Depan  FFWI Dirancang Menjadi Festival Film Bergengsi Tingkat ASEAN</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/exclusive/award/di-masa-depan-ffwi-dirancang-menjadi-festival-film-bergengsi-tingkat-asean/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Aug 2023 03:17:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Award]]></category>
		<category><![CDATA[FFWI) XIII tahun 2023]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden  Festival Film Wartawan Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Wina Armada Sukardi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=15811</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="300" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/08/Wina-Armada-Sukardi-300x300.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="wina armada sukardi" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/08/Wina-Armada-Sukardi-300x300.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/08/Wina-Armada-Sukardi-1024x1024.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/08/Wina-Armada-Sukardi-150x150.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/08/Wina-Armada-Sukardi-1536x1536.jpg 1536w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/08/Wina-Armada-Sukardi-2048x2048.jpg 2048w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/08/Wina-Armada-Sukardi-24x24.jpg 24w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/08/Wina-Armada-Sukardi-48x48.jpg 48w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/08/Wina-Armada-Sukardi-96x96.jpg 96w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" />Presiden  Festival Film Wartawan Indonesia (FFWI) XIII Tahun 2023, Wina Armada Sukardi, menyebut,  setelah mapan pada tingkat nasional, FFWI di masa depan  bakal dirancang akan menjadi festival film bergengsi di tingkat ASEAN. Hal tersebut dipaparkannya dalam rapat khusus koordinasi persiapan penjurian FFWI di Hotel Novotel Cikini, Jakarta, Rabu, 23/8.  Menurut kritikus film tersebut, rancangan itu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Presiden  Festival Film Wartawan Indonesia (FFWI) XIII Tahun 2023, Wina Armada Sukardi, menyebut,  setelah mapan pada tingkat nasional, FFWI di masa depan  bakal dirancang akan menjadi festival film bergengsi di tingkat ASEAN. Hal tersebut dipaparkannya dalam rapat khusus koordinasi persiapan penjurian FFWI di Hotel Novotel Cikini, Jakarta, Rabu, 23/8.</p>



<p> Menurut kritikus film tersebut, rancangan itu  tentu dilaksanakan secara bertahap. Pertama, FFWI bakal dijadikan ajek lebih dahulu. Caranya dengan memperbaiki berbagai kekurangan yang masih ada. Setelah itu, ke depan akan dimulai dengan penilaian dan memberi penghargaan juga terhadap film-film ASEAN, dan seterusnya.</p>



<p> “Maksudnya, menjadikan FFWI sebagai festival film bergengsi di ASEAN. Ide ini sebagai bagian dari meletakan sinema Indonesia di peta perfilman internasional,”  kata wartawan senior ini.</p>



<p> Wina menyadari, langkah tersebut sangat tidak mudah. “Namun para wartawan kebudayaan dan film Indonesia yakin, cita-cita baik yang diperjuangkan bakal dapat terwujud,” ujar pakar hukum pers dan advokat ini.</p>



<p>&nbsp;&nbsp; Wina menunjuk Festival Film Asia Pasifik (FFAP) yang digagasan wartawan dan tokoh perfilman Usmar Ismail bersama Djamaludin Malik, sebagai contoh konkrit. Kala itu FFAP cuma khayalan dan angan-angan belaka, tetapi akhirnya jadi kenyataan.</p>



<p><strong>Memperjelas Perbedaan</strong></p>



<p>Dalam rapat khusus ini dibahas kejelasan apa saja yang jadi pembeda penilaian dalam FFWI dibandingkan dengan festival film lainnya. FFWI tidak ingin sekadar hadir, namun tak beda dengan berbagai festival film yang ada di tanah air.</p>



<p>Selama ini perbedaan utama FFWI dengan festival film lainnya, terletak pada panitia dan juri serta genre film yang dinilai. Panitia dan juri FFWI semuanya berprofesi sebagai wartawan.</p>



<p>Selain itu,  pada FFWI semua genre dasar film, yakni drama, komedi, laga  dan horor, dinilai. Penilaian baik sebagai film secara keseluruhan maupun unsur-unsurnya. Tak heran jumlah Piala yang disediakan di FFWI mencapai 40 buah.</p>



<p>Dalam rapat khusus ini ditemukan dan disepakati fokus penilaian yang lebih diutamakan oleh Juri FFWI. Sesuai dengan kewartawanan, film-film yang mengangkat relevasi sosial kemasyarakat, problematik dan karakter bangsa Indonesia menjadi penjadi nilai lebih bagi juri FFWI. Demikian pula film-film  menampilkan  unsur-unsur kebudayaan daerah menjadi salah satu nilai lebih yang diberikan oleh FFWI.</p>



<p>&#8220;Tentu saja semua kelebihan itu tetap harus memenuhi standar  film yang baik,”  ujar Wina.</p>



<p><strong> Buku Pedoman </strong></p>



<p> Untuk FFWI 2023, menurut Wina, panitia dan Direktorat Perfilman, Musik dan Media; Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi telah berdiskusi menyusun Buku Pedoman Penilaian Dewan Juri.  Dalam rapat khusus ini  buku pedoman itu lebih disempurnakan lagi.</p>



<p> Puncak  acara pembagian Piala FFWI  akan digelar  di Jakarta pada 27 Oktober 2023.  Menimbang banyaknya piala yang akan dibagikan, proses pembagian piala dibagi dalam dua sesi acara. Ada siang, dan ada malam!</p>



<p>Rapat ini dihadiri pula oleh Edy Suwardi, Kapokja Apresiasi dan Literasi Film (Alif) Kemendikbudristek beserta jajarannnya. XPOSEINDONESIA  Foto : Dokumenstasi FFWI</p>


<div style="min-height: 535px;; " class="ub_image_slider swiper-container wp-block-ub-image-slider" id="ub_image_slider_2fb4ca68-e366-4978-b022-94abfa438f81" data-swiper-data='{"speed":300,"spaceBetween":20,"slidesPerView":1,"loop":true,"pagination":{"el": ".swiper-pagination" , "type": "bullets", "clickable":true},"navigation": {"nextEl": ".swiper-button-next", "prevEl": ".swiper-button-prev"}, "keyboard": { "enabled": true }, "effect": "slide","simulateTouch":false}'>
            <div class="swiper-wrapper"><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/08/Wina-Armada-Sukardi.jpg" alt="wina armada sukardi" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">wina armada sukardi</figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/08/Suasana-Rapat-Khusus-FFWI.jpeg" alt="suasana rapat khusus ffwi" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">suasana rapat khusus ffwi</figcaption>
            </figure></div>
            <div class="swiper-pagination"></div>
            <div class="swiper-button-prev"></div> <div class="swiper-button-next"></div>
        </div>]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">15811</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/08/Wina-Armada-Sukardi-300x300.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="300" />	</item>
		<item>
		<title>Apa Syarat Jadi Juri FFWI 2023? Begini Uraian Pengamat Film Daniel Irawan</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/exclusive/award/apa-syarat-jadi-juri-ffwi-2023-begini-uraian-pengamat-film-daniel-irawan/</link>
					<comments>https://xposeindonesia.com/exclusive/award/apa-syarat-jadi-juri-ffwi-2023-begini-uraian-pengamat-film-daniel-irawan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 May 2023 11:35:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Award]]></category>
		<category><![CDATA[Festival Film Wartawan Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[FFWI) XIII tahun 2023]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Pedoman Penilaian Dewan Juri]]></category>
		<category><![CDATA[Sosialisasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=14564</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="214" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/05/narasumber-dalam-Sosialisasi-Pedoman-Penilaian-Dewan-Juri-FFWI-2023-2-300x214.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="narasumber dalam sosialisasi pedoman penilaian dewan juri ffwi 2023" decoding="async" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/05/narasumber-dalam-Sosialisasi-Pedoman-Penilaian-Dewan-Juri-FFWI-2023-2-300x214.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/05/narasumber-dalam-Sosialisasi-Pedoman-Penilaian-Dewan-Juri-FFWI-2023-2-150x107.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/05/narasumber-dalam-Sosialisasi-Pedoman-Penilaian-Dewan-Juri-FFWI-2023-2-600x429.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/05/narasumber-dalam-Sosialisasi-Pedoman-Penilaian-Dewan-Juri-FFWI-2023-2-696x497.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/05/narasumber-dalam-Sosialisasi-Pedoman-Penilaian-Dewan-Juri-FFWI-2023-2-588x420.jpg 588w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/05/narasumber-dalam-Sosialisasi-Pedoman-Penilaian-Dewan-Juri-FFWI-2023-2-100x70.jpg 100w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/05/narasumber-dalam-Sosialisasi-Pedoman-Penilaian-Dewan-Juri-FFWI-2023-2.jpg 700w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" />Panitia Festival Film Wartawan Indonesia (FFWI) XIII tahun 2023 menyelenggarakan “Sosialisasi Pedoman Penilaian Dewan Juri,” di Gedung E Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi, Jakarta, Rabu, 24 Mei 2023. Menurut Direktur Bidang Penjurian dan Pengadaan Film FFWI, Tertiani Simanjuntak, kegiatan tersebut antara lain bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kemampuan Dewan Juri FFWI dalam memilah dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Panitia Festival Film Wartawan Indonesia (FFWI) XIII tahun 2023 menyelenggarakan “Sosialisasi Pedoman Penilaian Dewan Juri,” di Gedung E Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi, Jakarta, Rabu, 24 Mei 2023.</p>



<p>Menurut Direktur Bidang Penjurian dan Pengadaan Film FFWI, Tertiani Simanjuntak, kegiatan tersebut antara lain bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kemampuan Dewan Juri FFWI dalam memilah dan memilih karya-karya film nasional terbaik.</p>



<p>”Di samping itu kegiatan sosialisasi ini untuk meningkatkan kredibilitas sistem dan metode penilaian penjurian FFWI,” jelas mantan wartawan The Jakarta Post itu.</p>



<p>Dalam sosialisasi itu  tampil empat narasumber, masing-masing Rita Sri Hastuti (Anggota LSF), Susi Ivvaty (Editor dan Pendiri alif.id), Daniel Irawan (Penggiat Perfilman), dan sutradara Helfi Kardit.<br><br> Dewan Juri yang mengikuti kegiatan sosialisasi melalui daring menyimak sangat antusias. “Bagi kami kegiatan sosialisasi ini sangat menambah wawasan dalam menilai film,” ungkap Thomas Manggala, wartawan Sindonews, salah satu anggota Dewan Juri Awal.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Siapa Layak Jadi Juri?</strong></h2>



<p>Daniel memaparkan, dalam menilai film pada suatu festival, yang pertama harus diperhatikan adalah siapa yang layak menjadi juri dan apa syaratnya? Memang tidak ada aturan baku dalam literatur maupun undang-undang. Selain satu: buku panduan penilaian yang disusun panitia.</p>



<p>Namun Daniel menempatkan produser film, kritikus film, pakar film, aktor dan aktris, terakhir wartawan peliput film, adalah orang-orang yang layak menjadi juri festival film.</p>



<p>“Dan di antara semua profesi, wartawan peliput film yang paling layak menjadi juri festival film,” tegasnya.</p>



<p>Alasan Daniel, karena keseharian pekerjaan mereka adalah mengikuti dan menuliskan produksi dan sering menonton film.</p>



<p>Daniel menekankan, sebagai juri terpilih, Daniel menyebut mereka wajib memiliki pengetahun wawasan dan referensi film yang luas soal film, memiliki pengetahuan tentang teknis film, dan tak kalah penting adalah rajin menonton film.</p>



<p>Kelebihan wartawan sebagai juri dalam pandangan Daniel adalah karena mereka sering berinteraksi dengan penonton film. Memintai pendapat penonton film dan film apa yang sedang digandrungi oleh penonton film.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Tidak Kepala Kosong</strong></h2>



<p>Sedangkan  Susi Ivvaty menerangkan,  untuk menjadi Juri yang menilai film, harus tidak dengan kepala kosong.  Dengan begitu, kata Susi, seorang juri bisa mengajukan argumen mengapa dia memilih suatu film untuk dinilai bagus atau tidak. </p>



<p>“Seorang juri harus mampu memaparkan dan berargumentasi tentang defenisi sebuah film yang baik atau buruk. Dan pada akhirnya, bisa menyimpulkan definisi itu sangat dinamis dan berspektrum!” kata Susi.</p>



<p>Susi menambahkan, berdebat dan mengadu argumentasi dalam menilai film sangat bagus dan harus menjadi tradisi yang dipertahankan dalam penyelenggaraan FFWI.</p>



<p>Dalam pandangan Susi, dalam beradu argumen itu harus dilandaskan pada pengetahuan film yang mumpuni, meski tidak sempurna. Karena dalam menilai film, setiap orang memiliki sudut pandang sendiri, tetapi mempunyai alasan yang secara teknis bisa diterima.</p>



<p>Bagi Susi yang tak kalah penting, seorang juri wajib mengetahui budaya dan adab suatu daerah atau komunitas. Meski itupun tidak harus ahli. <br>Susi  mengingatkan, penempatan soal budaya ini  terlihat kuat dalam film-film  Korea maupun Hollywood. </p>



<p>“Film mereka sukses terletak pada apa sih? Saya kira terletak pada kultur yang membungkusnya, ada bahasa, ada gerak, ada musik,  sehingga sebenarnya, membaca film adalah membaca budaya!” tandas Susi.</p>



<p>Dalam pada itu, Rita Sri Hastuti Wartawan Senior Anggota LSF, menyebut  harus disepakati bersama, penilaian sebuah film jangan hanya dari rasa saja.  </p>



<p>Rita menguraikan, kalau di genre drama, apakah cerita bisa menyentuh keharuan? Tetapi keharuan itu bukan cengeng. Lantas untuk genre Laga, Action dan Horor adegan dan cerita dan dilihat masuk akal atau tidak. “Semua itu bisa jadi bahan penilaian yang didiskusikan bersama,”ujarnya.</p>



<p>Di bawah koordinasi Direktorat Perfilman, Musik, dan Media, Kemendikbudristek, panitia FFWI 2023 sudah mulai bekerja dengan menyusun daftar film-film yang tayang di bioskop dan OTT mulai 1 Oktober 2022-30 September 2023. XPOSEINDONESIA  Foto : Instagram</p>


<div style="min-height: 526px;; " class="ub_image_slider swiper-container wp-block-ub-image-slider" id="ub_image_slider_c97a1287-3a63-41a3-96e4-d1383f06b788" data-swiper-data='{"speed":300,"spaceBetween":20,"slidesPerView":1,"loop":true,"pagination":{"el": ".swiper-pagination" , "type": "bullets", "clickable":true},"navigation": {"nextEl": ".swiper-button-next", "prevEl": ".swiper-button-prev"}, "keyboard": { "enabled": true }, "effect": "slide","simulateTouch":false}'>
            <div class="swiper-wrapper"><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/05/narasumber-dalam-Sosialisasi-Pedoman-Penilaian-Dewan-Juri-FFWI-2023.jpg" alt="narasumber dalam sosialisasi pedoman penilaian dewan juri ffwi 2023" style="height: 491px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">narasumber dalam sosialisasi pedoman penilaian dewan juri ffwi 2023</figcaption>
            </figure></div>
            <div class="swiper-pagination"></div>
            <div class="swiper-button-prev"></div> <div class="swiper-button-next"></div>
        </div>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://xposeindonesia.com/exclusive/award/apa-syarat-jadi-juri-ffwi-2023-begini-uraian-pengamat-film-daniel-irawan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">14564</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/05/narasumber-dalam-Sosialisasi-Pedoman-Penilaian-Dewan-Juri-FFWI-2023-2-300x214.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="214" />	</item>
	</channel>
</rss>
