<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">

<channel>
	<title>Erna Santoso &#8211; Xpose Indonesia</title>
	<atom:link href="https://xposeindonesia.com/tag/erna-santoso/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://xposeindonesia.com</link>
	<description>News And Entertaiment</description>
	<lastBuildDate>Sat, 19 Apr 2025 23:13:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/04/cropped-Xpose-favicon-32x32.png</url>
	<title>Erna Santoso &#8211; Xpose Indonesia</title>
	<link>https://xposeindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233386640</site>	<item>
		<title>“Terikat Jalan Setan” Karya Terbaru Harry Dagoe, Saat Dunia Film Bertemu Ilmu Hitam yang Liar dan Tak Terduga</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/film/on-location/terikat-jalan-setan-karya-terbaru-harry-dagoe-saat-dunia-film-bertemu-ilmu-hitam-yang-liar-dan-tak-terduga/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Apr 2025 23:09:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[On Location]]></category>
		<category><![CDATA[Erna Santoso]]></category>
		<category><![CDATA[Harry Dagoe]]></category>
		<category><![CDATA[Terikat Jalan Setan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=30265</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="200" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/para-pemain-terikat-jalan-setan-300x200.jpeg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="para pemain “terikat jalan setan”" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/para-pemain-terikat-jalan-setan-300x200.jpeg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/para-pemain-terikat-jalan-setan-1024x683.jpeg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/para-pemain-terikat-jalan-setan-768x512.jpeg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/para-pemain-terikat-jalan-setan-630x420.jpeg 630w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/para-pemain-terikat-jalan-setan-150x100.jpeg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/para-pemain-terikat-jalan-setan-600x400.jpeg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/para-pemain-terikat-jalan-setan-696x464.jpeg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/para-pemain-terikat-jalan-setan-1068x712.jpeg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/para-pemain-terikat-jalan-setan.jpeg 1200w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" />Film “Terikat Jalan Setan” (2025) karya sutradara Harry Dagoe Suharyadi kembali mengukuhkan reputasinya dalam genre horor Indonesia yang penuh inovasi. “Terikat Jalan Setan” dibintangi Yama Carlos, Elly Ermawaty, Erna Santoso, Erlando Saputra, Dessy Murthy, Gabriella Larasati, Della Ogini, Haniv Hawakin, Madeline, Mervinta, dan lainnya, mengisahkan sekelompok remaja yang terlibat dalam pembuatan film horor indie. Mereka [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Film “Terikat Jalan Setan” (2025) karya sutradara Harry Dagoe Suharyadi kembali mengukuhkan reputasinya dalam genre horor Indonesia yang penuh inovasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Terikat Jalan Setan” dibintangi Yama Carlos, Elly Ermawaty, Erna Santoso, Erlando Saputra, Dessy Murthy, Gabriella Larasati, Della Ogini, Haniv Hawakin, Madeline, Mervinta, dan lainnya, mengisahkan sekelompok remaja yang terlibat dalam pembuatan film horor indie. Mereka memutuskan untuk menggunakan metode yang tidak konvensional dengan melibatkan unsur supranatural dalam proses syuting.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, keputusan tersebut membawa mereka ke dalam situasi yang tidak terduga, di mana realitas dan dunia gaib saling bertabrakan, memaksa mereka menghadapi konsekuensi dari tindakan mereka.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Eksplorasi Ilmu Hitam, &nbsp;Iblis &amp; Setan</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Film ini merupakan eksplorasi mendalam pengalaman pribadi Harry Dagie &nbsp;sejak tahun 1979 hingga dewasa, tentang keberadaan ilmu hitam, iblis, dan setan yang masih nyata di tengah masyarakat modern.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Film ini lahir dari kegelisahan saya melihat masyarakat hidup dalam kemajuan tetapi tak berdaya menghadapi tekanan hidup,”ujar Harry Dagoe di tengah peluncuran Poster dan Trailer Film “Terikat Jalan Setan” di Tujuhari Coffee, Wijata Grand Center, Jakarta Selatan (19/4).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut Harry mengatakan, ”Banyak orang akhirnya mengambil jalan pintas lewat dunia mistis, tekanan yang bahkan terasa lebih menghimpit dibanding masa penjajahan dulu.”</p>



<p class="wp-block-paragraph">Film ini menghadirkan tiga cerita horor yang terjalin dalam satu kisah utama, secara autentik menggambarkan okultisme lokal Indonesia, terutama Jawa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kenapa demikian, karena ketika saya menulis tema ini, &nbsp;bentuk ini benar-benar harus lahir, jadi memang tidak bisa dibuat dengan film yang mainstream satu arah saja. Dan apa yang saya ingin sampaikan akan sampai &nbsp;kepada&nbsp; penonton dan menjadi sebuah pengalaman unik bagi film Indonesia dan dunia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Harry Dagoe &nbsp;juga&nbsp; menyebut &nbsp;ia ingin menakuti penonton dengan pendekatan yang unik. “Saya sih tegas menolak gaya horor Barat yang sering hanya mengejar sensasi visual tanpa kedalaman psikologis dan budaya. Memindahkan okultisme lokal ke layar lebar dengan gaya Barat seperti &#8216;pemerkosaan&#8217; budaya bagi saya,&#8221; jelas Harry Dagoe.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Situasi aneh di Lokasi syuting</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai salah satu pemeran dalam film ini, aktris senior Erna Santoso menyebut, awalnya ia ragu menerima peran sebagai seorang ibu yang memakan bayi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Saya ini Ketua dari Yayasan Peduli Anak. Masak makan bayi? Apa tanggapan orang? &nbsp;Tetapi, &nbsp;kemudian saya putuskan, bahwa ini tantang profesi yang sudah menghidupi saya sejak remaja sampai sekarang ini, selain saya juga berusaha dengan produksi batik dan sebagainya,” &nbsp;ujar Erna.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menginjak waktu syuting, Erna mengaku menjalani prosesnya terasa berat, karena beberapa kali mengalami hal-hal yang tidak masuk akal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Seperti tiba-tiba saya merasakan ada gempa, dan teriak ada gempa, ada gempa, padahal semua orang tidak merasakannya,” ungkap Erna Santoso.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Belum lagi, ada beberapa adegan yang terpaksa hrus diulang-ulang, karena lawan &nbsp;main pemain yang tidak serius berakting.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Seperti &nbsp;pas saya keluar diseret dari kolong kursi, itu saya udah gak ngerti lagi &nbsp;deh, sampai saya sudah tak sadar apa-apa. Namun, saya paling sabar kayaknya ngadepin masalah seperti itu.”</p>



<p class="wp-block-paragraph">Erna juga mengaku pernah mendadak vertigo dan lupa dialog saat syuting malam hari.<br>“Saat panik, Mas Harry hanya menenangkan. Anehnya, setelah beberapa menit, adegan tersebut ternyata sudah selesai direkam, dengan hasil yang sangat baik bagi mas Harry. Itu pengalaman gaib pertama saya di lokasi syuting sepanjang puluhan tahun menjadi pemeran.&#8221;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Yama Carlos ( berperan sebagai Bismo) memuji Mas Harry Dagoe. “ Ia gila kalau membuat film. Selama 25 tahun saya berkarya sebagai aktor, baru kali ini distutradarai dengan perspektif pengadeganan yang sangat unik, yang belum pernah saya alami sebelumnya. &#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Beliau membuat kami benar-benar larut dalam peristiwa fiktif yang terasa nyata—baik cinta, kemarahan, hingga kehadiran sosok gaib di depan kami.” <strong>XPOSEINDONESIA Teks dan Foto Dudut Suhendra Putra</strong></p>


<div style="min-height: 535px" class="ub_image_slider swiper-container wp-block-ub-image-slider" id="ub_image_slider_45c4c5ce-22a2-433c-a621-15b3e89184b4" data-swiper-data='{"speed":300,"spaceBetween":20,"slidesPerView":1,"loop":true,"pagination":{"el": ".swiper-pagination" , "type": "bullets", "clickable":true},"navigation": {"nextEl": ".swiper-button-next", "prevEl": ".swiper-button-prev"}, "keyboard": { "enabled": true }, "effect": "slide","simulateTouch":false}'>
            <div class="swiper-wrapper"><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/harry-dagoe-suharyadi.jpeg" alt="harry dagoe suharyadi" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">harry dagoe suharyadi</figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/erna-santoso-mengalami-hal-gaib-selama-syuting.jpeg" alt="erna santoso mengalami hal gaib selama syuting" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">erna santoso mengalami hal gaib selama syuting</figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/para-pemain-terikat-jalan-setan-1.jpeg" alt="para pemain “terikat jalan setan”" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">para pemain “terikat jalan setan”</figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/aktris-senior-erna-santoso.jpeg" alt="aktris senior erna santoso" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">aktris senior erna santoso</figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/harry-dagoe-suharyadi-dalam-press-conference.jpeg" alt="harry dagoe suharyadi dalam press conference" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">harry dagoe suharyadi dalam press conference</figcaption>
            </figure></div>
            <div class="swiper-pagination"></div>
            <div class="swiper-button-prev"></div> <div class="swiper-button-next"></div>
        </div>


<p class="wp-block-paragraph"></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">30265</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/para-pemain-terikat-jalan-setan-300x200.jpeg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="200" />	</item>
		<item>
		<title>Erna Santoso Raih Penghargaan di Festival Film St. Tropez</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/exclusive/award/erna-santoso-raih-penghargaan-di-festival-film-st-tropez/</link>
					<comments>https://xposeindonesia.com/exclusive/award/erna-santoso-raih-penghargaan-di-festival-film-st-tropez/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Jun 2016 09:33:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Award]]></category>
		<category><![CDATA[Erna Santoso]]></category>
		<category><![CDATA[film “From Seoul To Jakarta”]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://offair.id/xposeid/?p=3990</guid>

					<description><![CDATA[Masih ingat Erna Santoso? Mantan model dan peragawati yang kemudian terjun ke film di era 70 an itu, hingga hari ini masih tetap berkiprah di depan kamera, meski&#160; rekan-rekan artis seangkatannya justru telah menghilang tanpa jejak. Erna Santoso masih tetap bergerak di dunia hiburan,&#160; yang terbaru, ia sempat berakting dalam film “From Seoul To Jakarta”, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Masih ingat Erna Santoso? Mantan model dan peragawati yang kemudian terjun ke film di era 70 an itu, hingga hari ini masih tetap berkiprah di depan kamera, meski&nbsp; rekan-rekan artis seangkatannya justru telah menghilang tanpa jejak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Erna Santoso masih tetap bergerak di dunia hiburan,&nbsp; yang terbaru, ia sempat berakting dalam film “From Seoul To Jakarta”, bahkan kemampuan aktingnya&nbsp; di film itu diakui juri Festival Film&nbsp; St. Tropez,&nbsp; yang acara puncaknya berlangsung 16 Mei lalu di Perancis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Dalam menjalani&nbsp; karier, aku mengalir seperti air, nggak ngoyo. Namun aku menjalani seni&nbsp; dengan sepenuh hati,” ujar artis kelahiran 1 September 1959 ini, ketika dihubungi Jumat malam (24/6)&nbsp;&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lewat film “From Seoul To Jakarta”, garapan novelis Demien Dematra, Erna berhasil menjadi Best Supporting Actress atau Artis Peran Pendukung Wanita Terbaik dari perannya sebagai Ho-Sook, wanita asli Korea Selatan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Film ini sebelumnya memperoleh 6 nominasi: sebagai peran pembantu wanita terbaik (Erna Santoso),&nbsp; peran utama wanita terbaik (Natasha Dematra), peran utama pria terbaik (Roman D Man), penulis skenario terbaik (Damien Dematra dan Ilchi Lee), sutradara terbaik (Damien Dematra), film terbaik (Damien Dematra, Ilchi Lee dan Irene Christina).</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Dalam berakting aku tidak pernah memikirkan piala. Soal kemudian diapresiasi masyarakat dan dewan juri festival, itu sebagai bonus hasil kerjaku,” ujar bintang film “Cinta Abadi” yang beredar tahun 1976 ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi Erna, penghargaan dari St Tropez merupakan penghargaan kedua. Sebelumnya pada tahun 1977, ia meraih penghargaan Artis Terbaik di Festival Film Asia Pasifik di Hongkong lewat film “Cinta Abadi” bersama Deddy Mizwar, Ade Irawan, dan kawan-kawan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Uniknya, penghargaan yang dimilikinya itu diraih di luar negeri. “Ya, nggak tahu kenapa yang kasih penghargaan justru juri festival film luar. Saya pikir ini soal selera saja,” kata ibunda artis Ardina Rasti ini merendah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Erna yang tetap bugar dan awet ayu ini tengah persiapan syuting film terbaru, yang bakal syuting dalam waktu dekat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di tengah itu,&nbsp; Erna tetap aktif menjalani mengurus Yayasan Peduli Anak (Yayasan Pena) yang setiap tahun menggelar acara buka bersama.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Sekarang&nbsp; aku lebih banyak mengurus anak anak yang kurang beruntung, setiap tahun aku menggelar buka bersama ratusan anak yatim. Kemarin tanggal 21 Juni aku menggelar buka bersama 1000 Anak Yatim di Ancol Beach City. Alhamdulilah sukses,” katanya senang.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Yang membuat Erna&nbsp; bahagia, kegiatan Buka Bersama 1000 Anak Yatim dan diselenggarakan di pelataran Mall Ancol Beach City itu, didukung banyak lembaga baik pemerintah maupun swasta. Seperti Kementerian Sosial Pundi Amal SCTV, Jalinan Kasih NDOSIAR, Asia 18 Foundation,&nbsp; Forum Wartawan Hiburan (Forwan) Indonesia , Kementerian LKH Republik Indonesia&nbsp; dan lain-lain</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Syukur alhamdulilah, niat baik kita membantu anak Indonesia yang kurang beruntung mendapat dukungan banyak pihak. Ini yang membuat saya bahagia, mudah mudahan tahun depan bisa melakukannya lagi,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain menggelar buka bersama ribuan anak yatim,&nbsp; hampir setiap bulan Erna juga melakukan kegiatan sosial di masyarakat seperti mengurus panti sosial, membantu korban banjir Bandung dll.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Setiap bulan ada saja kegiatan sosial yang saya lakukan, hanya tidak terekpsos, karena media sekarang kan kurang minati mengangkat berita yang sifatnya sosial. Lebih senang mengangkat masalah gosip yang tidak ada nilai tambahnya,’ ujar Erna terus terang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski sibuk dengan aktivitas sosial, Erna tetap semangat memburu batik di seluruh nusantara untuk dikoleksi dan dijual di berbagai bazar yang diikutinya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kalau ada kabar, ada batik di pelosok Tanah Air yang bagus, saya pasti sambangi. Kalau memang bagus pasti saya beli dalam jumlah banyak, untuk saya pamerkan dan jual di bazar maupun butik,” jelas Erna.&nbsp; “Hasilnya lumayan loh, selain mengisi kesibukan hari tua, bisa untuk refresing juga,” pungkasnya.<strong>XPOSEINDONESIA/NS</strong>&#8211; Foto&nbsp;<strong>&nbsp;Istimewa</strong></p>



<h3 class="wp-block-heading" id="h-more-pictures">More Pictures</h3>


<div style="min-height: 535px" class="ub_image_slider swiper-container wp-block-ub-image-slider" id="ub_image_slider_192e768f-4fa6-4543-91ee-720df497eb7c" data-swiper-data='{"speed":300,"spaceBetween":20,"slidesPerView":1,"loop":true,"pagination":{"el": ".swiper-pagination" , "type": "bullets", "clickable":true},"navigation": {"nextEl": ".swiper-button-next", "prevEl": ".swiper-button-prev"}, "keyboard": { "enabled": true }, "effect": "slide","simulateTouch":false}'>
            <div class="swiper-wrapper"><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://offair.id/xposeid/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20160624-WA0035-30f14ac2c5.jpg" alt="" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption"></figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://offair.id/xposeid/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20160624-WA0083-1-0fe173d8cc.jpg" alt="" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption"></figcaption>
            </figure></div>
            <div class="swiper-pagination"></div>
            <div class="swiper-button-prev"></div> <div class="swiper-button-next"></div>
        </div>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://xposeindonesia.com/exclusive/award/erna-santoso-raih-penghargaan-di-festival-film-st-tropez/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">3990</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
