<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">

<channel>
	<title>Demajors &#8211; Xpose Indonesia</title>
	<atom:link href="https://xposeindonesia.com/tag/demajors/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://xposeindonesia.com</link>
	<description>News And Entertaiment</description>
	<lastBuildDate>Tue, 20 Jan 2026 01:37:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/04/cropped-Xpose-favicon-32x32.png</url>
	<title>Demajors &#8211; Xpose Indonesia</title>
	<link>https://xposeindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233386640</site>	<item>
		<title>Serdadu Sam Rilis Album Kronik, Catatan Emosional dan Eksperimental tentang Manusia, Luka, dan Harapan</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/music/new-release/serdadu-sam-rilis-album-kronik-catatan-emosional-dan-eksperimental-tentang-manusia-luka-dan-harapan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Jan 2026 01:37:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[New Comer]]></category>
		<category><![CDATA[New Release]]></category>
		<category><![CDATA[Album Kronik]]></category>
		<category><![CDATA[Demajors]]></category>
		<category><![CDATA[Denny Chasmala]]></category>
		<category><![CDATA[Musik Alternatif]]></category>
		<category><![CDATA[Musik Eksperimental]]></category>
		<category><![CDATA[Musik Progresif]]></category>
		<category><![CDATA[Rilisan Musik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Serdadu Sam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=38219</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="199" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/01/serdadu-sam-kronik-300x199.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="serdadu sam kronik" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/01/serdadu-sam-kronik-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/01/serdadu-sam-kronik-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/01/serdadu-sam-kronik-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/01/serdadu-sam-kronik-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/01/serdadu-sam-kronik-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/01/serdadu-sam-kronik-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/01/serdadu-sam-kronik-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/01/serdadu-sam-kronik-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/01/serdadu-sam-kronik-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/01/serdadu-sam-kronik.jpg 1280w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" />Setelah menarik perhatian lewat sejumlah rilisan yang berani dan tak kompromistis, Serdadu Sam kembali menegaskan posisinya di peta musik alternatif Indonesia melalui album penuh bertajuk Kronik. Album ini menjadi penanda fase kreatif paling personal dari proyek musik yang digawangi Kenny, sekaligus pernyataan artistik yang menolak tunduk pada pakem industri arus utama. Nama Serdadu Sam sebelumnya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Setelah menarik perhatian lewat sejumlah rilisan yang berani dan tak kompromistis, <a href="https://xposeindonesia.com/tag/serdadu-sam/" data-type="post_tag" data-id="18562">Serdadu Sam</a> kembali menegaskan posisinya di peta musik alternatif Indonesia melalui album penuh bertajuk <em><a href="https://xposeindonesia.com/tag/album-kronik/" data-type="post_tag" data-id="18561">Kronik</a></em>. Album ini menjadi penanda fase kreatif paling personal dari proyek musik yang digawangi Kenny, sekaligus pernyataan artistik yang menolak tunduk pada pakem industri arus utama.</p>



<p>Nama Serdadu Sam sebelumnya dikenal lewat single “Kami Adalah Badai”, “Agrippina”, reinterpretasi berani atas karya klasik Harry Roesli “Setengah Tiang”, hingga “The Lady with the Sapphire in Her Eyes”. Namun melalui <em>Kronik</em>, Kenny melangkah lebih jauh dengan menghadirkan album konseptual yang dibangun sebagai rangkaian audio-naratif, bukan sekadar kumpulan lagu lepas.</p>



<p>Terdiri dari 13 trek, <em>Kronik</em> disusun layaknya bab-bab dalam sebuah buku hidup. Setiap lagu merekam fragmen kegelisahan batin, refleksi sosial, dan pencarian eksistensi manusia—mulai dari ambisi dan ketamakan, kegagalan, perpisahan, pertobatan, kehilangan, hingga bara semangat untuk terus bertahan dan memperjuangkan kehidupan yang lebih baik. Pendekatan ini menjadikan <em>Kronik</em> sebagai pengalaman mendengarkan yang utuh dan berlapis.</p>



<p>“Kronik adalah dokumentasi batin. Saya tidak sedang membuat album komersial, saya sedang menulis catatan untuk dipahami, oleh siapa pun yang pernah merasa sendiri, lelah, tidak berdaya dihantam kerasnya kehidupan, dan ditelan kekecewaan di tengah keramaian, namun tetap harus berjuang menjalani hidup yang terus berjalan,” ujar <strong>Kenny</strong>.</p>



<p>Materi album ini sejatinya telah dirancang sejak 2021. Proses penulisannya bertumpu pada pengalaman personal, hasil observasi sosial, serta kisah orang-orang terdekat di sekeliling Kenny. Hampir seluruh lagu ditulis dalam Bahasa Indonesia, kecuali “Setengah Tiang”, dengan pendekatan lirik yang naratif namun tetap puitis.</p>



<p>“Menulis dalam Bahasa Indonesia punya tantangan tersendiri. Saya berusaha menghindari klise, tapi juga tidak ingin terlalu bersayap,” kata Kenny.</p>



<p>Eksplorasi musikal dalam <em>Kronik</em> juga tampak dari keberanian Serdadu Sam menghadirkan lagu-lagu berdurasi tidak lazim. Salah satunya “Kalibut”, sebuah nomor progresif rock berdurasi lebih dari 12 menit yang mengangkat konflik Gaza sebagai latar cerita. Kenny secara sadar menolak batasan industri yang sering mengekang durasi dan struktur lagu.</p>



<iframe data-testid="embed-iframe" style="border-radius:12px" src="https://open.spotify.com/embed/album/2PqlYPpxt0fIUrSJbr1STb?utm_source=generator" width="100%" height="352" frameBorder="0" allowfullscreen="" allow="autoplay; clipboard-write; encrypted-media; fullscreen; picture-in-picture" loading="lazy"></iframe>



<p>“Saya tak ingin dibatasi aturan industri soal durasi. Cerita sebuah lagu selesai saat ia selesai—bukan saat timer berhenti,” tegasnya.</p>



<p>Salah satu momen penting dalam album ini adalah reinterpretasi “Setengah Tiang”, karya maestro musik Indonesia Harry Roesli. Dengan restu keluarga almarhum, Serdadu Sam menghadirkan ulang lagu tersebut dengan sentuhan brass dan pendekatan emosional yang kontekstual dengan zaman sekarang.</p>



<p>“Kami tidak ingin meng-cover. Kami ingin berdialog dengan masa lalu,” ujar Kenny.</p>



<p>Sementara itu, “Agrippina” yang sebelumnya dirilis dalam EP <em>Rencana Tiga Belati</em>—dan sempat masuk nominasi AMI Awards 2022 untuk kategori Karya Produksi Progressive Terbaik—menjadi fondasi estetika musik Serdadu Sam yang progresif, melankolis, dan eksperimental.</p>



<p>Album <em>Kronik</em> juga memuat single unggulan “Dan Akhirnya Selamanya”, kolaborasi dengan Bemby Gusti (drummer Sore Ze Band). Lagu ini merupakan pesan personal Kenny untuk kedua putrinya, tentang menerima hidup, menghadapi kekecewaan, dan menemukan makna dalam kebahagiaan yang disyukuri.</p>



<p>“Saya menganggap lagu ini sebagai <em>My Way</em>-nya Serdadu Sam,” kata Kenny.</p>



<p>Dalam proses produksinya, <em>Kronik</em> melibatkan deretan musisi dan kolaborator lintas generasi, antara lain Rama Moektio, Dave Lumenta, Bemby Gusti, Mondo Gascaro, <a href="https://xposeindonesia.com/tag/denny-chasmala/" data-type="post_tag" data-id="18566">Denny Chasmala</a>, Fajar Adi Nugroho, <a href="https://xposeindonesia.com/tag/indro-hardjodikoro/" data-type="post_tag" data-id="16594">Indro Hardjodikoro</a>, Andre Dinuth, Adra Karim, Yai Item, hingga Moscow Metropolitan Session Orchestra. Album ini diproduksi di Studio 168, dengan Serdadu Sam dan Fay Ismail sebagai produser, mixing oleh Fay, serta mastering oleh Dimas Pradipta.</p>



<p>“Kolaborasi adalah pola kerja yang saya nikmati karena setiap musisi dapat menyuntikkan nyawa pada lagu-lagu saya,” ujar Kenny.</p>



<p>Ke depan, Serdadu Sam juga merencanakan showcase untuk memperkenalkan <em>Kronik</em> secara langsung kepada pendengar, sekaligus menyiapkan perilisan album ini dalam format fisik dan digital.</p>



<p>“Saya berharap album ini dapat memberikan pengalaman musikal yang berbeda kepada para pendengar yang bersedia meluangkan waktu untuk mendengarkan dan mengenal karya ini lebih jauh,” tutup Kenny.</p>



<p>Album <em>Kronik</em> dirilis melalui kerja sama dengan label rekaman demajors dan sudah dapat dinikmati mulai 16 Januari 2026 di berbagai platform digital seperti Spotify, Apple Music, YouTube Music, TikTok Music, dan Langit Musik. <strong>XPOSEINDONESIA/IHSAN</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">38219</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/01/serdadu-sam-kronik-300x199.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="199" />	</item>
		<item>
		<title>Rilisan Musik yang “Meledak” di 2025, demajors Tutup Tahun dengan Deretan Album Paling Dibicarakan</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/music/new-release/rilisan-musik-yang-meledak-di-2025-demajors-tutup-tahun-dengan-deretan-album-paling-dibicarakan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Dec 2025 07:36:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[New Release]]></category>
		<category><![CDATA[album 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Demajors]]></category>
		<category><![CDATA[Indie Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Jazz Pop]]></category>
		<category><![CDATA[musik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Pop Alternatif]]></category>
		<category><![CDATA[Punk]]></category>
		<category><![CDATA[Rilisan Musik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=37806</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="199" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-300x199.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="demajors yang meledak" decoding="async" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak.jpg 1280w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" />Menjelang penutupan tahun 2025, label independen demajors mengajak publik menengok kembali sejumlah rilisan musik yang mencuri perhatian sepanjang tahun. Dari energi mentah punk remaja, kolaborasi lintas disiplin yang eksperimental, hingga karya-karya pop alternatif yang intim dan personal, deretan rilisan ini menegaskan peran demajors sebagai rumah bagi musisi dengan identitas kuat dan keberanian artistik. Salah satu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Menjelang penutupan tahun 2025, label independen demajors mengajak publik menengok kembali sejumlah rilisan musik yang mencuri perhatian sepanjang tahun. Dari energi mentah punk remaja, kolaborasi lintas disiplin yang eksperimental, hingga karya-karya pop alternatif yang intim dan personal, deretan rilisan ini menegaskan peran demajors sebagai rumah bagi musisi dengan identitas kuat dan keberanian artistik.</p>



<p>Salah satu rilisan yang paling menyita perhatian datang dari trio punk asal Bekasi, Sukses Lancar Rejeki, lewat album debut bertajuk <em>Bisa Meledak!!</em>. Album ini merekam gairah remaja yang tumbuh di lingkungan sekolah, dengan cerita keseharian yang dekat, jujur, dan penuh semangat. Dikerjakan sepulang sekolah, <em>Bisa Meledak!!</em> lahir dari refleksi lingkungan sekitar para personel—keluarga, ruang belajar, dan pergaulan—yang kemudian diterjemahkan ke dalam energi punk yang spontan dan apa adanya. Album ini menjadi tonggak perkenalan Sukses Lancar Rejeki ke pasar musik Indonesia sekaligus penanda awal proses tumbuh kembang mereka sebagai band.</p>



<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex">
<div><a href="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-02-819x1024.jpg" class="td-modal-image"><figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="819" height="1024" data-id="37809" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-02-819x1024.jpg" alt="demajors yang meledak" class="wp-image-37809" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-02-819x1024.jpg 819w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-02-240x300.jpg 240w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-02-768x960.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-02-336x420.jpg 336w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-02-672x840.jpg 672w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-02-150x188.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-02-300x375.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-02-600x750.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-02-696x870.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-02.jpg 1000w" sizes="(max-width: 819px) 100vw, 819px" /><figcaption class="wp-element-caption">Sukses Lancar rejeki &#8211; Bisa Meledak !!</figcaption></figure></a></div>



<div><a href="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-03-819x1024.jpg" class="td-modal-image"><figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="819" height="1024" data-id="37810" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-03-819x1024.jpg" alt="demajors yang meledak " class="wp-image-37810" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-03-819x1024.jpg 819w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-03-240x300.jpg 240w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-03-768x960.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-03-336x420.jpg 336w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-03-672x840.jpg 672w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-03-150x188.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-03-300x375.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-03-600x750.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-03-696x870.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-03.jpg 1000w" sizes="auto, (max-width: 819px) 100vw, 819px" /><figcaption class="wp-element-caption">Jason Ranti &amp; Dongker &#8211; I Don&#8217;t Knwo and I dongker</figcaption></figure></a></div>
</figure>



<p>Di ranah kolaborasi, demajors menghadirkan proyek lintas genre yang tak kalah mencolok melalui <em>I Don’t Know and I Dongker</em>, kolaborasi antara Jason Ranti dan Dongker. Karya ini mempertemukan dua dunia yang kontras: gebukan drum cepat dan distorsi gitar khas Dongker dengan melodi dreamy serta lirik naratif ala Jason Ranti. Album ini tidak hanya berbicara soal musik, tetapi juga seni rupa, lanskap kota yang akrab, hingga keresahan dan romansa kehidupan sehari-hari, menjadikannya salah satu rilisan paling unik dan eksploratif sepanjang 2025.</p>



<p>Sementara itu, Dere kembali memperluas narasi musikalnya lewat album kedua berjudul <em>Berbunga</em>. Album yang berisi 10 lagu ini menjadi ruang ekspresi bagi Dere dalam memaknai cinta sebagai sesuatu yang hidup—tumbuh, patah, lalu mekar kembali. Keunikan <em>Berbunga</em> tidak hanya terletak pada materi lagunya, tetapi juga pada pendekatan visualnya. Setiap lagu diwakili oleh satu jenis bunga yang berbeda pada sampul, dipilih secara khusus untuk mencerminkan nuansa, makna, dan cerita di balik masing-masing lagu. Pendekatan ini menjadikan album <em>Berbunga</em> kaya secara musikal sekaligus simbolis.</p>



<p>Setelah hampir delapan tahun absen, The Cottons menandai babak baru perjalanan mereka lewat EP <em>Harapan</em>. Duo suami istri Yehezkiel Tambun dan Kaneko Pardede ini kembali dengan empat lagu yang membuka musim baru dalam karier mereka sejak kembali aktif di pertengahan 2024. Sebelumnya, The Cottons sempat merilis single “It’s Only a Day” dan “Yesterday is Gone” pada 2016 yang mendapat respons positif. EP <em>Harapan</em> hadir sebagai lanjutan kedewasaan musikal mereka, dengan nuansa reflektif yang hangat dan jujur.</p>



<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-2 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex">
<div><a href="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-06-819x1024.jpg" class="td-modal-image"><figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="819" height="1024" data-id="37813" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-06-819x1024.jpg" alt="demajors yang meledak" class="wp-image-37813" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-06-819x1024.jpg 819w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-06-240x300.jpg 240w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-06-768x960.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-06-336x420.jpg 336w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-06-672x840.jpg 672w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-06-150x188.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-06-300x375.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-06-600x750.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-06-696x870.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-06.jpg 1000w" sizes="auto, (max-width: 819px) 100vw, 819px" /><figcaption class="wp-element-caption">Nadhif Basalamah &#8211; Nadihif</figcaption></figure></a></div>



<div><a href="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-05-819x1024.jpg" class="td-modal-image"><figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="819" height="1024" data-id="37812" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-05-819x1024.jpg" alt="demajors yang meledak" class="wp-image-37812" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-05-819x1024.jpg 819w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-05-240x300.jpg 240w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-05-768x960.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-05-336x420.jpg 336w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-05-672x840.jpg 672w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-05-150x188.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-05-300x375.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-05-600x750.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-05-696x870.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-05.jpg 1000w" sizes="auto, (max-width: 819px) 100vw, 819px" /><figcaption class="wp-element-caption">The Cottons &#8211; Harapan</figcaption></figure></a></div>



<div><a href="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-04-819x1024.jpg" class="td-modal-image"><figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="819" height="1024" data-id="37811" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-04-819x1024.jpg" alt="demajors yang meledak" class="wp-image-37811" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-04-819x1024.jpg 819w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-04-240x300.jpg 240w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-04-768x960.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-04-336x420.jpg 336w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-04-672x840.jpg 672w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-04-150x188.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-04-300x375.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-04-600x750.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-04-696x870.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-04.jpg 1000w" sizes="auto, (max-width: 819px) 100vw, 819px" /><figcaption class="wp-element-caption">Dere &#8211; Berbunga</figcaption></figure></a></div>
</figure>



<p>Dari sisi solois, Nadhif Basalamah memperkenalkan album perdananya yang berjudul <em>Nadhif</em>, sebuah album self-titled yang merepresentasikan perjalanan personal sang musisi. Album ini menggambarkan esensi musik Nadhif yang tenang, jujur, dan autentik, dengan setiap lagu merekam fase-fase kehidupan yang ia lalui—mulai dari kebahagiaan, kehilangan, kerinduan, hingga perenungan di masa awal dewasa. Pemilihan judul <em>Nadhif</em> menegaskan kesan personal dan kedekatan emosional yang ingin disampaikan kepada pendengar.</p>



<p>Seluruh rilisan yang mewarnai perjalanan musik 2025 ini tersedia melalui situs resmi <a href="http://www.demajors.com">www.demajors.com</a> serta jaringan distribusi @demajors di Indonesia, Johor Bahru, dan Brunei Darussalam. Deretan karya ini sekaligus menjadi penutup tahun yang kuat bagi demajors, menegaskan komitmennya dalam merawat keberagaman suara dan cerita di musik Indonesia. XPOSEINDONESIA/IHSAN</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">37806</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/demajors-yangmeledak-300x199.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="199" />	</item>
		<item>
		<title>Manjakani Rilis Album Kedua, Hadirkan Catatan Cinta yang Hangat dan Penuh Kehidupan</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/music/new-release/manjakani-rilis-album-kedua-hadirkan-catatan-cinta-yang-hangat-dan-penuh-kehidupan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Nov 2025 07:35:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[New Release]]></category>
		<category><![CDATA[Album Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Demajors]]></category>
		<category><![CDATA[Manjakani]]></category>
		<category><![CDATA[musik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Rilis Album]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=36931</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="199" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/manjakani-300x199.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="manjakani" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/manjakani-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/manjakani-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/manjakani-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/manjakani-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/manjakani-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/manjakani-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/manjakani-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/manjakani-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/manjakani-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/manjakani.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" />Duo folk Manjakani resmi merilis album kedua mereka yang diberi judul self-titled, menghadirkan rangkaian cerita personal tentang kehidupan setelah menikah, perjalanan sebagai orang tua, hingga berbagai dinamika yang membentuk rumah tangga mereka. Album ini menjadi karya paling jujur dari pasangan musisi Nabilla Syafani dan Muhammad Taufan Eka Prasetya (Topan), yang kini semakin matang dalam proses [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Duo folk Manjakani resmi merilis album kedua mereka yang diberi judul <strong>self-titled</strong>, menghadirkan rangkaian cerita personal tentang kehidupan setelah menikah, perjalanan sebagai orang tua, hingga berbagai dinamika yang membentuk rumah tangga mereka. Album ini menjadi karya paling jujur dari pasangan musisi <strong>Nabilla Syafani</strong> dan <strong>Muhammad Taufan Eka Prasetya (Topan)</strong>, yang kini semakin matang dalam proses berkarya.</p>



<p>Album terbaru ini diproduseri oleh <strong>Ajung Anderson</strong>, dengan <strong>Arbian Octora</strong>, Topan, dan Nabilla sebagai co-producer. Ajung turut menangani proses mixing dan engineering, dibantu oleh <strong>Harriska Record</strong> sebagai asisten recording engineer di Hars Studio dan Rumah Manjakani, Pontianak. Proses mastering dikerjakan oleh <strong>Dimas Pradipta</strong> di Sum It! Studio bersama asisten mastering <strong>Carlo Jogi</strong>.</p>



<p>Dari sisi visual, sampul album merupakan karya <strong>Zailanie Fiqrie Yudhistira</strong>, yang juga mengerjakan secondary artwork. Logo Manjakani dirancang oleh <strong>Bagerich</strong>, sementara dokumentasi fotografi ditangani <strong>Galih Saputra</strong> dengan tata rias oleh <strong>Maharani</strong>.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Potret Jujur Tentang Cinta, Rumah, dan Perjalanan Hidup</h3>



<p>Setiap lagu dalam album ini lahir dari potongan kehidupan nyata Nabilla dan Topan. Mereka menerjemahkan pengalaman sehari-hari menjadi cerita yang dekat dan emosional.<br>“<strong>Selamat Biru Samudra</strong>” menjadi ajakan menikah sekaligus doa agar cinta tetap kokoh melintasi pasang surut. “<strong>Yah!</strong>” menggambarkan percakapan lembut tentang jodoh hingga akhir hayat. “<strong>Angin Lalu</strong>” mengangkat perjuangan menghadapi penilaian masa lalu, sedangkan “<strong>Dunia Kecil</strong>” merayakan kebahagiaan menjadi orang tua.</p>



<p>Lagu seperti “<strong>Nyali</strong>” berbicara tentang keberanian memperjuangkan cinta, sementara “<strong>Berlayar</strong>” menjadi ajakan mengikhlaskan dan menemukan kedamaian. “<strong>Usah Marah-Marah Nanti Cepat Tua</strong>” mengingatkan pentingnya jeda dalam hubungan agar cinta tetap awet, dan “<strong>Sejenak</strong>” menyampaikan pesan lembut orang tua kepada anak tentang kesabaran. “<strong>Rencana</strong>” menggambarkan kegelisahan dan harapan orang tua terhadap masa depan anak. Album ditutup dengan “<strong>Berserah</strong>”, yang memotret ketenangan dalam menerima alur hidup.</p>



<p>Album ini menjadi refleksi perjalanan rumah tangga yang diisi dengan cinta, kesabaran, kesulitan, dan kebahagiaan kecil yang begitu berarti. Manjakani ingin mengajak pendengar untuk merayakan proses belajar dalam hubungan, memahami dan menerima satu sama lain, serta bersyukur atas setiap fase kehidupan.</p>


<div class="wp-block-image">
<div><a href="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/manjakani-manjakani-artwork-1024x1024.jpg" class="td-modal-image"><figure class="aligncenter size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="1024" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/manjakani-manjakani-artwork-1024x1024.jpg" alt="manjakani manjakani artwork" class="wp-image-36934" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/manjakani-manjakani-artwork-1024x1024.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/manjakani-manjakani-artwork-300x300.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/manjakani-manjakani-artwork-150x150.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/manjakani-manjakani-artwork-768x768.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/manjakani-manjakani-artwork-420x420.jpg 420w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/manjakani-manjakani-artwork-840x840.jpg 840w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/manjakani-manjakani-artwork-600x600.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/manjakani-manjakani-artwork-696x696.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/manjakani-manjakani-artwork-1068x1068.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/manjakani-manjakani-artwork-24x24.jpg 24w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/manjakani-manjakani-artwork-48x48.jpg 48w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/manjakani-manjakani-artwork-96x96.jpg 96w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/manjakani-manjakani-artwork.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">manjakani artwork</figcaption></figure></a></div>
</div>


<h3 class="wp-block-heading">Harapan dari Nabilla dan Topan</h3>



<p>“Harapannya, album kedua ini bisa menjangkau pendengar yang lebih luas dan ramai, biar kami bisa jalan-jalan lagi bareng Nabilla,” ujar Topan. Ia menambahkan pesan yang hangat, “Tumbuhlah bersama orang yang kamu sayang, belajar setiap hari, dan temukan arti rumah yang sebenarnya.”</p>



<p>Nabilla pun menyampaikan harapannya, “Nikah itu bukan tentang sempurna, tapi tentang dua orang yang mau terus belajar bersama, bahkan di hari-hari paling chaos sekalipun.”</p>



<p>Keduanya menutup dengan pesan sederhana namun penuh makna: <strong>“Jangan takut menikah.”</strong> Karena dalam perjalanan bersama, selalu ada cinta yang bertumbuh, sabar yang diuji, dan bahagia yang muncul dari hal-hal kecil sehari-hari.</p>



<iframe data-testid="embed-iframe" style="border-radius:12px" src="https://open.spotify.com/embed/album/4HXsP9T55BNHzE1BV5ql8c?utm_source=generator" width="100%" height="352" frameBorder="0" allowfullscreen="" allow="autoplay; clipboard-write; encrypted-media; fullscreen; picture-in-picture" loading="lazy"></iframe>



<h3 class="wp-block-heading">Rilis Album dan Putar Serentak</h3>



<p>Album kedua Manjakani dirilis melalui kerja sama dengan <strong>demajors</strong>, tersedia dalam format compact disc (CD) dan digital. Pendengar sudah bisa menikmati album ini mulai <strong>7 November 2025</strong> di berbagai platform digital seperti Spotify, YouTube Music, TikTok Music, Apple Music, dan Langit Musik. Sementara CD dapat dibeli mulai <strong>14 November 2025</strong> melalui website demajors dan seluruh jaringan edar mereka.</p>



<p>Sebagai bagian dari perayaan rilis, akan digelar <strong>putar serentak</strong> di <strong>109 coffee shop dan collective space</strong> yang tersebar di Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Jawa, Bali, hingga Malaysia. Acara ini berlangsung pada pukul <strong>20:00 WIB</strong>, <strong>21:00 WITA</strong>, dan <strong>09:00 PM MY</strong>.</p>



<p>Album <em>self-titled</em> ini bukan sekadar karya musik—tetapi sebuah rekaman perjalanan cinta dan kehidupan, dituturkan dengan kejujuran dan kehangatan khas Manjakani. <strong>XPOSEINDONESIA/IHSAN</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">36931</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/manjakani-300x199.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="199" />	</item>
		<item>
		<title>Synchronize Fest 2025 Resmi Dimulai: Rayakan 10 Tahun Perjalanan Musik, Seni, dan Budaya Indonesia</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/music/on-stage/synchronize-fest-2025-resmi-dimulai-rayakan-10-tahun-perjalanan-musik-seni-dan-budaya-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Oct 2025 01:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[On Stage]]></category>
		<category><![CDATA[Demajors]]></category>
		<category><![CDATA[Festival musik]]></category>
		<category><![CDATA[Konser Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[musik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[ruangrupa]]></category>
		<category><![CDATA[Synchronize Fest 2025]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=35738</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="199" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/penampilan-tipe-x-di-synchronize-fest-2025-300x199.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="penampilan tipe x di synchronize fest 2025" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/penampilan-tipe-x-di-synchronize-fest-2025-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/penampilan-tipe-x-di-synchronize-fest-2025-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/penampilan-tipe-x-di-synchronize-fest-2025-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/penampilan-tipe-x-di-synchronize-fest-2025-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/penampilan-tipe-x-di-synchronize-fest-2025-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/penampilan-tipe-x-di-synchronize-fest-2025-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/penampilan-tipe-x-di-synchronize-fest-2025-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/penampilan-tipe-x-di-synchronize-fest-2025-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/penampilan-tipe-x-di-synchronize-fest-2025-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/penampilan-tipe-x-di-synchronize-fest-2025.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" />Panggung megah Synchronize Fest 2025 resmi dibuka pada Jumat (3/10) di Gambir Expo, Kemayoran, Jakarta. Festival musik multi-genre terbesar di Indonesia ini menandai satu dekade perjalanannya dalam mempersatukan ragam warna musik Tanah Air. Tahun ini menjadi lebih istimewa karena Synchronize Fest turut merayakan ulang tahun ke-25 dari label musik demajors dan kolektif seni rupa ruangrupa. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Panggung megah <em>Synchronize Fest 2025</em> resmi dibuka pada Jumat (3/10) di Gambir Expo, Kemayoran, Jakarta. Festival musik multi-genre terbesar di Indonesia ini menandai satu dekade perjalanannya dalam mempersatukan ragam warna musik Tanah Air. Tahun ini menjadi lebih istimewa karena <em>Synchronize Fest</em> turut merayakan ulang tahun ke-25 dari label musik <strong>demajors</strong> dan kolektif seni rupa <strong>ruangrupa</strong>.</p>



<p>Dengan mengusung tema <strong>#SalingSilang</strong>, festival ini menggambarkan kolaborasi lintas disiplin antara musik, seni, dan budaya yang saling berkelindan, menghadirkan pengalaman berfestival yang tidak terlupakan bagi para pengunjung.</p>



<p>Tepat pukul 14.15 WIB, gerbang <em>Synchronize Fest 2025</em> dibuka, disambut antusiasme penonton yang telah mengantre sejak siang hari. Aksi pembuka dari <strong>Jatiwangi Art Factory</strong> yang berkeliling area festival menjadi penanda dimulainya rangkaian penampilan spektakuler.</p>



<p>Pertunjukan pertama diisi oleh <strong>White Shoes &amp; The Couples Company (WSATCC)</strong> bersama <strong>Oele Pattiselanno</strong> di <em>District Stage</em>, membawakan album legendaris <em>Vakansi</em> yang berusia 15 tahun. Sementara di waktu bersamaan, <strong>Komunal</strong> mengguncang <em>XYZ Stage</em> dengan energi penuh, dan <strong>HIVI!</strong> membuka <em>Dynamic Stage</em> dengan nuansa pop yang hangat dan interaktif.</p>



<p>Sorotan utama hari pertama datang dari kolaborasi lintas-genre <strong>Kunto Aji x Yogyakarta Hadroh Club (Y.K.H.C)</strong> di <em>Forest Stage</em>. Mereka menghadirkan harmoni unik antara musik spiritual dan pop modern melalui lagu-lagu seperti <em>“Urup”</em> dan <em>“Mercusuar”</em> dalam aransemen spesial, lengkap dengan momen bershalawat yang menggugah suasana.</p>



<p>Bentuk kolaborasi antara <em>Synchronize Fest</em> dan <em>ruangrupa</em> juga terlihat jelas melalui penyulapan <strong>Hall D2 Gambir Expo</strong> menjadi ruang pamer seni yang menampilkan karya kuratorial eksklusif, beberapa di antaranya bahkan belum pernah dipamerkan di Indonesia.</p>



<p>Ciri khas kampanye <strong>Green Movement</strong> kembali digalakkan. Tahun ini, <em>Synchronize Fest</em> bekerja sama dengan <strong>Stuffo</strong> dan <strong>WWF</strong> dalam mengolah <strong>291 kilogram limbah plastik</strong> menjadi instalasi seni di area pintu masuk. Selain itu, fasilitas <em>water refill station</em> tetap tersedia untuk mendukung gaya hidup berkelanjutan di area festival.</p>



<p>Desain panggung juga menjadi daya tarik tersendiri, terutama <em>Dynamic Stage</em> yang berbentuk setengah lingkaran dengan visual dinamis, serta <em>Forest Stage</em> yang menonjolkan nuansa rimbun dan alami khas <em>Synchronize</em>.</p>



<p>Usai jeda Maghrib, suasana semakin semarak dengan penampilan <strong>Hindia</strong> di <em>Dynamic Stage</em>, nostalgia bersama <strong>Letto</strong> dan <strong>Seperti Plastik</strong>, hingga aksi bertenaga dari <strong>Discus</strong> di <em>XYZ Stage</em>.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/penampilan-ndxa-di-synchronize-fest-2025-1024x678.jpg" alt="Penampilan NDX AKA di Synchronize fest 2025" class="wp-image-35742" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/penampilan-ndxa-di-synchronize-fest-2025-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/penampilan-ndxa-di-synchronize-fest-2025-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/penampilan-ndxa-di-synchronize-fest-2025-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/penampilan-ndxa-di-synchronize-fest-2025-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/penampilan-ndxa-di-synchronize-fest-2025-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/penampilan-ndxa-di-synchronize-fest-2025-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/penampilan-ndxa-di-synchronize-fest-2025-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/penampilan-ndxa-di-synchronize-fest-2025-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/penampilan-ndxa-di-synchronize-fest-2025-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/penampilan-ndxa-di-synchronize-fest-2025.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Penampilan NDX AKA di Synchronize fest 2025</figcaption></figure>



<p><em>Gigs Stage</em> tahun ini dikurasi oleh <strong>Extreme Moshpit</strong>, menampilkan band-band metal dan hardcore seperti <strong>Rounder</strong>, <strong>MTAD</strong>, <strong>Iron Voltage</strong>, <strong>Peach</strong>, <strong>Final Attack</strong>, dan <strong>Negatifa</strong>, yang pertunjukannya disiarkan langsung di kanal YouTube <em>Extreme Moshpit</em>.</p>



<p>Malam hari ditutup dengan penampilan istimewa dari <strong>Whisnu Santika x Dipha Barus</strong>, <strong>Anisa Bahar x Juwita Bahar</strong>, serta <strong>Pamungkas</strong> yang memukau lewat konsep orkestra bertajuk <em>Balada Pamungkas</em>. Penonton di <em>Forest Stage</em> turut disuguhi pertunjukan kolaboratif <strong>Barry Likumahuwa “Ambon Jazz Rock”</strong> bersama <strong>Audrey Tapiheru</strong>, <strong>Matthew Sayerz</strong>, <strong>Patton Otlivio</strong>, dan <strong>Teddy Adhitya</strong>.</p>



<p>Sebagai penutup malam pertama, trio DJ legendaris <strong>Bobby Suryadi, Jacky, dan Zaldy Garcia</strong> yang tergabung dalam <strong>Stadium All Star</strong> mengguncang <em>XYZ Stage</em> dengan set panjang bernuansa nostalgia era kejayaan klub legendaris Stadium.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/penampilan-tipe-x-di-synchronize-fest-2025-1024x678.jpg" alt="penampilan tipe x di synchronize fest 2025" class="wp-image-35743" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/penampilan-tipe-x-di-synchronize-fest-2025-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/penampilan-tipe-x-di-synchronize-fest-2025-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/penampilan-tipe-x-di-synchronize-fest-2025-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/penampilan-tipe-x-di-synchronize-fest-2025-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/penampilan-tipe-x-di-synchronize-fest-2025-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/penampilan-tipe-x-di-synchronize-fest-2025-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/penampilan-tipe-x-di-synchronize-fest-2025-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/penampilan-tipe-x-di-synchronize-fest-2025-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/penampilan-tipe-x-di-synchronize-fest-2025-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/penampilan-tipe-x-di-synchronize-fest-2025.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">penampilan tipe x di synchronize fest 2025</figcaption></figure>



<p>Hari pertama <em>Synchronize Fest 2025</em> ditutup dengan wajah-wajah sumringah penonton yang larut dalam euforia dan kebersamaan. Festival ini masih akan berlangsung hingga Minggu (5/10), menjanjikan deretan aksi spektakuler lainnya.</p>



<p>Tiket masih tersedia melalui situs resmi <em>Synchronize Fest 2025</em> dalam dua kategori: <strong>3-Day Pass</strong> seharga <strong>Rp900.000</strong> dan <strong>Daily Pass</strong> seharga <strong>Rp475.000</strong>. <strong>XPOSEINDONESIA/IHSAND Doc Synchronize Fest 2025</strong></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">35738</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/penampilan-tipe-x-di-synchronize-fest-2025-300x199.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="199" />	</item>
		<item>
		<title>The Cottons Rilis Lagu Baru “Gundah” Berkolaborasi dengan Aprilia Apsari WSATCC</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/music/new-release/the-cottons-rilis-lagu-baru-gundah-berkolaborasi-dengan-aprilia-apsari-wsatcc/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Sep 2025 08:18:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[New Release]]></category>
		<category><![CDATA[Aprilia Apsari]]></category>
		<category><![CDATA[Demajors]]></category>
		<category><![CDATA[Gundah]]></category>
		<category><![CDATA[lagu baru]]></category>
		<category><![CDATA[musik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[The Cottons]]></category>
		<category><![CDATA[Video Musik]]></category>
		<category><![CDATA[White Shoes and The Couples Company]]></category>
		<category><![CDATA[WSATCC]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=35168</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="199" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/09/cotton-feat-aprilia-apsari-300x199.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="cotton feat aprilia apsari" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/09/cotton-feat-aprilia-apsari-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/09/cotton-feat-aprilia-apsari-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/09/cotton-feat-aprilia-apsari-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/09/cotton-feat-aprilia-apsari-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/09/cotton-feat-aprilia-apsari-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/09/cotton-feat-aprilia-apsari-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/09/cotton-feat-aprilia-apsari-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/09/cotton-feat-aprilia-apsari-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/09/cotton-feat-aprilia-apsari-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/09/cotton-feat-aprilia-apsari.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" />Unit pop asal Jakarta, The Cottons, resmi merilis single terbaru berjudul “Gundah” pada Jumat (19/9) melalui label rekaman demajors. Lagu ini menjadi rilisan kedua mereka di tahun 2025 setelah melepas “Lentera” pada April lalu. Untuk pertama kalinya sepanjang perjalanan musiknya, duo suami istri Yehezkiel Tambun dan Kaneko Pardede menghadirkan kolaborator dalam sebuah lagu. Mereka menggandeng [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Unit pop asal Jakarta, <a href="https://xposeindonesia.com/tag/the-cottons/" data-type="post_tag" data-id="17197">The Cottons</a>, resmi merilis single terbaru berjudul <em>“Gundah”</em> pada Jumat (19/9) melalui label rekaman demajors. Lagu ini menjadi rilisan kedua mereka di tahun 2025 setelah melepas <em>“Lentera”</em> pada April lalu.</p>



<p>Untuk pertama kalinya sepanjang perjalanan musiknya, duo suami istri Yehezkiel Tambun dan Kaneko Pardede menghadirkan kolaborator dalam sebuah lagu. Mereka menggandeng <a href="https://xposeindonesia.com/tag/aprilia-apsari/" data-type="post_tag" data-id="17198">Aprilia Apsari</a>, vokalis grup White Shoes &amp; The Couples Company, yang menurut keduanya memiliki karakter suara paling cocok dengan nuansa <em>“Gundah.”</em></p>



<p>“Di tengah proses penulisan lagu, kami sepakat kalau lagu ini pas untuk karakter suara Sari. Kami memberanikan diri mengajak berkolaborasi, dan ternyata beliau menyambut dengan sangat baik,” ungkap Kaneko.</p>



<p>Bagi Sari sendiri, kesempatan ini menjadi pengalaman yang berkesan. “Selalu menyenangkan bisa menyanyikan lagu yang ditulis dengan bagus. Lagu-lagu The Cottons selalu akrab melekat dalam keseharian saya dan keluarga di rumah. Sebuah kehormatan bisa menyanyikan buah karya mereka,” tuturnya.</p>



<p>Selain kehadiran Sari, <em>“Gundah”</em> juga melibatkan sejumlah musisi lain. Bagas Wisnu Wardhana (Tarrkam, Morgensoll, ZIP) mengisi drum, Yanuari Murdiansah pada bas, Harry Winanto (WSATCC) memainkan flute, serta Rezki Delian (The Panturas) menambah warna melalui perkusi. Proses kreatif ini juga tak lepas dari peran Fadli “Aat” yang disebut Yehezkiel sebagai sumber embrio lahirnya lagu.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="1024" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/09/cover-artwork-the-cottons-feat.-aprilia-apsari-gundah-1024x1024.jpg" alt="print" class="wp-image-35172" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/09/cover-artwork-the-cottons-feat.-aprilia-apsari-gundah-1024x1024.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/09/cover-artwork-the-cottons-feat.-aprilia-apsari-gundah-300x300.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/09/cover-artwork-the-cottons-feat.-aprilia-apsari-gundah-150x150.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/09/cover-artwork-the-cottons-feat.-aprilia-apsari-gundah-768x768.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/09/cover-artwork-the-cottons-feat.-aprilia-apsari-gundah-420x420.jpg 420w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/09/cover-artwork-the-cottons-feat.-aprilia-apsari-gundah-840x840.jpg 840w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/09/cover-artwork-the-cottons-feat.-aprilia-apsari-gundah-600x600.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/09/cover-artwork-the-cottons-feat.-aprilia-apsari-gundah-696x696.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/09/cover-artwork-the-cottons-feat.-aprilia-apsari-gundah-1068x1068.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/09/cover-artwork-the-cottons-feat.-aprilia-apsari-gundah-24x24.jpg 24w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/09/cover-artwork-the-cottons-feat.-aprilia-apsari-gundah-48x48.jpg 48w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/09/cover-artwork-the-cottons-feat.-aprilia-apsari-gundah-96x96.jpg 96w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/09/cover-artwork-the-cottons-feat.-aprilia-apsari-gundah.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Cover Artwork Gundah &#8211; The Cotton Feat Aprilia Apsari</figcaption></figure>



<p>Eksplorasi musikal The Cottons kali ini juga menghadirkan sentuhan baru berupa perpaduan instrumen flute dan perkusi yang memperkaya warna pop mereka. Berbarengan dengan perilisan digital, <em>“Gundah”</em> hadir dalam format video musik garapan Sarekat Kerja dan Mellow Splice. Visual tersebut menampilkan nuansa fotografi analog yang merefleksikan jiwa lagu: kerinduan, kerapuhan, dan harapan tipis yang terus menyala.</p>



<p>“<em>Gundah</em> menjadi bentuk eksplorasi musikal terbaru dari kami. Sebuah lagu yang mungkin terdengar berbeda dari rilisan-rilisan sebelumnya. Harapannya lagu ini bisa menemani, menguatkan, atau sekadar mengisi hari-hari bagi yang mendengarkan,” kata Yehezkiel.</p>



<p>Single <em>“Gundah (feat. Aprilia Apsari)”</em> sudah tersedia di berbagai layanan streaming musik. The Cottons sendiri tengah menyiapkan album baru yang direncanakan rilis pada akhir 2025.</p>



<p>Sejak menancapkan nama lewat double single <em>“Yesterday Is Gone”</em> dan <em>“It’s Only A Day”</em> pada 2016, The Cottons konsisten menghadirkan karya yang mendapat apresiasi positif. Tahun lalu, mini album <em>Harapan</em> juga menandai babak baru perjalanan musik mereka dengan cerita manis dari berbagai panggung lintas kota hingga format piringan hitam. <strong>XPOSEINDONESIA/IHSAN</strong></p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-4-3 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<div class="youtube-embed" data-video_id="cNlpAAT0MHs"><iframe loading="lazy" title="The Cottons feat. Aprilia Apsari - Gundah" width="696" height="522" src="https://www.youtube.com/embed/cNlpAAT0MHs?feature=oembed&#038;enablejsapi=1" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe></div>
</div></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">35168</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/09/cotton-feat-aprilia-apsari-300x199.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="199" />	</item>
		<item>
		<title>Vero.BK and The Tumbleboys Rilis Single “Untuk Masa Lalu”, Sajikan Nuansa Country Rockabilly yang Hangat</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/music/new-release/vero-bk-and-the-tumbleboys-rilis-single-untuk-masa-lalu-sajikan-nuansa-country-rockabilly-yang-hangat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Sep 2025 08:08:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[New Release]]></category>
		<category><![CDATA[band country rockabilly Yogyakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Demajors]]></category>
		<category><![CDATA[lagu baru Vero.BK]]></category>
		<category><![CDATA[musik rockabilly Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[single terbaru country]]></category>
		<category><![CDATA[Untuk Masa Lalu]]></category>
		<category><![CDATA[Vero.BK and The Tumbleboys]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=35017</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="199" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/09/vero.bk-and-the-tumbleboys-300x199.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="Vero.BK and The Tumbleboys" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/09/vero.bk-and-the-tumbleboys-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/09/vero.bk-and-the-tumbleboys-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/09/vero.bk-and-the-tumbleboys-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/09/vero.bk-and-the-tumbleboys-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/09/vero.bk-and-the-tumbleboys-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/09/vero.bk-and-the-tumbleboys-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/09/vero.bk-and-the-tumbleboys-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/09/vero.bk-and-the-tumbleboys-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/09/vero.bk-and-the-tumbleboys-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/09/vero.bk-and-the-tumbleboys.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" />Grup musik country/rockabilly asal Yogyakarta, Vero.BK and The Tumbleboys, resmi merilis single terbaru berjudul “Untuk Masa Lalu” melalui kerja sama dengan label rekaman demajors. Lagu ini hadir sebagai ungkapan kerinduan akan masa kecil yang penuh kehangatan dan kebahagiaan sederhana, di tengah kerasnya perjalanan hidup orang dewasa. Meski sarat nuansa sendu, “Untuk Masa Lalu” bukan sekadar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Grup musik country/rockabilly asal Yogyakarta, <strong>Vero.BK and The Tumbleboys</strong>, resmi merilis single terbaru berjudul <em>“Untuk Masa Lalu”</em> melalui kerja sama dengan label rekaman demajors. Lagu ini hadir sebagai ungkapan kerinduan akan masa kecil yang penuh kehangatan dan kebahagiaan sederhana, di tengah kerasnya perjalanan hidup orang dewasa.</p>



<p>Meski sarat nuansa sendu, <em>“Untuk Masa Lalu”</em> bukan sekadar lagu melankolis. Liriknya lebih menekankan pada perenungan lembut dan ajakan untuk menghargai masa lalu yang membentuk diri kita saat ini. Ide lagu lahir dari obrolan santai para personel band yang kemudian dituangkan dalam bentuk musik dengan sentuhan khas mereka.</p>



<iframe data-testid="embed-iframe" style="border-radius:12px" src="https://open.spotify.com/embed/track/5ScTrLBMBbZGrrupyrWf5M?utm_source=generator" width="100%" height="352" frameBorder="0" allowfullscreen="" allow="autoplay; clipboard-write; encrypted-media; fullscreen; picture-in-picture" loading="lazy"></iframe>



<p>Dalam proses produksinya, lagu ini sempat direkam sebelumnya, namun diputuskan untuk direkam ulang dengan tambahan instrumen fiddle dan lap steel agar nuansa country semakin kental. Kolaborasi mendadak dilakukan tanpa sesi latihan, namun hasilnya justru memberi warna baru. Vero.BK mengungkapkan bahwa untuk bagian fiddle, band akhirnya menggandeng <strong>Ucok Hutabarat</strong>, musisi biola dari Sirkus Barock dan Nos Indonesia, setelah pemain awal berhalangan. Kehadiran Ucok berhasil memperkaya karakter lagu.</p>



<p>Sementara itu, <strong>Said Abdullah</strong> turut berkontribusi lewat permainan lap steel yang memberikan sentuhan western otentik. Datang dari Solo dengan antusiasme tinggi, Said langsung membawa energi baru dalam sesi rekaman.</p>



<p>Single <em>“Untuk Masa Lalu”</em> sudah bisa dinikmati di berbagai platform streaming digital seperti Spotify, TikTok Music, YouTube Music, Apple Music, dan Langit Musik mulai <strong>5 September 2025</strong>. Video liriknya juga dirilis di kanal YouTube resmi Vero.BK and The Tumbleboys.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Profil Vero.BK and The Tumbleboys</h3>



<p>Band ini terbentuk pada April 2021, lahir dari kejenuhan masa pandemi dan dorongan untuk mengeksplorasi genre yang jarang disentuh musisi Indonesia, yakni country dan rockabilly. Beranggotakan <strong>Vero.BK</strong> (vokal), <strong>Titus Dennis</strong> (gitar elektrik), <strong>Bagus Rizky</strong> (double bass), dan <strong>Alex Wily</strong> (drum), mereka menyuguhkan perpaduan vokal vintage, petikan gitar southern, groove double bass, serta ketukan drum yang enerjik.</p>



<p>Pada tahun 2023, Vero.BK and The Tumbleboys merilis mini album <em>Heart/Hurt</em> yang menegaskan keseriusan mereka menapaki jalur independen dengan identitas musikal yang jelas. Tidak hanya tampil di panggung bertema khusus, mereka juga menembus berbagai acara lintas genre, memperlihatkan bahwa country dan rockabilly masih bisa hidup dan relevan di kancah musik Indonesia.</p>



<p>Dengan single terbaru ini, Vero.BK and The Tumbleboys terus meneguhkan diri sebagai band yang berani tampil berbeda, menghadirkan nostalgia hangat sekaligus energi segar bagi para penikmat musik.<strong> XPOSEINDONESIA/IHSAN</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">35017</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/09/vero.bk-and-the-tumbleboys-300x199.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="199" />	</item>
		<item>
		<title>&#8220;Origin&#8221; – Monumen Terakhir Donny Suhendra, Warisan Abadi Sang Legenda Gitar Indonesia</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/music/new-release/origin-monumen-terakhir-donny-suhendra-warisan-abadi-sang-legenda-gitar-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Jun 2025 07:13:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[New Release]]></category>
		<category><![CDATA[Demajors]]></category>
		<category><![CDATA[Donny Suhendra]]></category>
		<category><![CDATA[gitaris Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[jazz fusion]]></category>
		<category><![CDATA[musik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Origin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=32059</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="199" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/donny-suhendra-photo-300x199.jpeg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="donny suhendra photo" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/donny-suhendra-photo-300x199.jpeg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/donny-suhendra-photo-1024x678.jpeg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/donny-suhendra-photo-768x509.jpeg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/donny-suhendra-photo-634x420.jpeg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/donny-suhendra-photo-1268x840.jpeg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/donny-suhendra-photo-150x99.jpeg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/donny-suhendra-photo-600x398.jpeg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/donny-suhendra-photo-696x461.jpeg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/donny-suhendra-photo-1068x708.jpeg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/donny-suhendra-photo.jpeg 1280w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" />Dunia musik Indonesia kembali mendapatkan persembahan istimewa dari salah satu maestro gitar terbaik yang pernah dimiliki negeri ini. “Origin”, album terakhir Donny Suhendra, resmi dirilis sebagai monumen perpisahan untuk mengenang perjalanan panjang sang pelopor jazz fusion di Indonesia. Tiga tahun sejak kepergiannya, proyek album Origin akhirnya rampung. Album ini dikerjakan oleh para sahabat terdekatnya seperti [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Dunia musik Indonesia kembali mendapatkan persembahan istimewa dari salah satu maestro gitar terbaik yang pernah dimiliki negeri ini. <strong>“Origin”</strong>, album terakhir <strong><a href="https://xposeindonesia.com/tag/donny-suhendra/" data-type="post_tag" data-id="15973">Donny Suhendra</a></strong>, resmi dirilis sebagai <strong>monumen perpisahan</strong> untuk mengenang perjalanan panjang sang pelopor jazz fusion di Indonesia.</p>



<p>Tiga tahun sejak kepergiannya, proyek album <strong>Origin</strong> akhirnya rampung. Album ini dikerjakan oleh para sahabat terdekatnya seperti <strong>Indra Lesmana</strong>, <strong>Dewa Budjana</strong>, <strong>Tohpati</strong>, <strong>Agam Hamzah</strong>, <strong>Syaharani</strong>, hingga <strong>Barry Likumahuwa</strong>, sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi Donny terhadap musik Indonesia. Album ini menjadi <strong>warisan berharga</strong>, bukan hanya untuk para pecinta musik jazz dan gitar, tetapi juga generasi musisi muda Indonesia.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Proyek Tak Selesai yang Menjadi Monumen Abadi</h3>



<p>Kisah di balik album <strong>Origin</strong> dimulai pada <strong>Maret 2021</strong>, saat Donny mengirim draft lagu berjudul “Origin” kepada <strong>Indra Lesmana</strong>. Namun setelah rekaman awal selesai, komunikasi menjadi sporadis. Donny sempat mengabarkan bahwa ia telah menyiapkan dua lagu tambahan untuk rencana album penuh keduanya. Sayang, takdir mendahului rencana. <strong>Donny Suhendra berpulang pada 19 Juni 2022</strong>, meninggalkan proyek yang belum selesai.</p>



<p>Proses menyusun album ini menjadi seperti <strong>merangkai puzzle tanpa gambar contoh</strong>. Data rekaman tersebar, beberapa solo gitar terputus, dan banyak file tidak memiliki urutan jelas. Dengan restu dari keluarga, Indra dan Budjana memulai rekonstruksi, menyusun potongan musik menjadi satu kesatuan utuh.</p>



<p>Seluruh petikan gitar dalam <strong>Origin</strong> merupakan hasil permainan asli Donny Suhendra. Tak ada tambahan overdub, hanya penyusunan ulang agar fragmen-fragmen tersebut membentuk komposisi utuh. Salah satu lagu tersulit adalah <strong>“Cintaku Negeri”</strong>, di mana <strong>Syaharani</strong> menyanyikan lirik asli Donny yang sebelumnya sempat diragukan oleh sang maestro sendiri. <strong>Dewa Budjana</strong> bahkan menyisipkan potongan solo dari karya lama Donny untuk menjaga orisinalitasnya. <strong>“Kalau fans beratnya Donny pasti tahu, saya ambil dari lagu apa,”</strong> ujarnya.</p>



<iframe style="border-radius:12px" src="https://open.spotify.com/embed/album/2Xbhp3BaYjZlAg9gSxa1uo?utm_source=generator" width="100%" height="352" frameBorder="0" allowfullscreen="" allow="autoplay; clipboard-write; encrypted-media; fullscreen; picture-in-picture" loading="lazy"></iframe>



<h3 class="wp-block-heading">Warisan Musik, Visual, dan Semangat untuk Generasi Mendatang</h3>



<p>Selain proses musik yang rumit, <strong>Origin</strong> juga menampilkan desain visual khas Donny. Ia sempat membuat <strong>mockup fisik album</strong> dengan <strong>simbol lingkaran sunyata</strong> — filosofi tentang kekosongan yang hidup — yang kemudian disempurnakan oleh <strong>Hon Lesmana</strong>, istri Indra. Ini bukan sekadar album musik, tetapi juga <strong>perjalanan spiritual</strong> Donny yang dituangkan dalam bentuk karya.</p>



<p>Lagu <strong>“Los Feliz”</strong> dipilih oleh Indra dan Budjana sebagai representasi terbaik Donny Suhendra untuk dikenalkan kepada pendengar baru. Nama <strong>Los Feliz</strong> sendiri diambil dari kawasan di <strong>Los Angeles</strong> tempat mereka menginap saat melakukan tur <strong>Java Jazz 1991</strong>.</p>



<p>Kolaborasi unik juga hadir dari <strong>Barry Likumahuwa</strong>, yang mengisi akustik bass pada lagu <strong>“Tamu dari Timur”</strong>. Kehadirannya menjadi bentuk interpretasi dari keinginan Donny yang tersampaikan melalui pesan-pesan terakhirnya.</p>



<p>Sebagai bentuk apresiasi lebih lanjut, <strong>Origin</strong> akan dirayakan melalui konser khusus, serta perilisan <strong>CD fisik, vinyl, dan merchandise</strong> resmi melalui label <strong>demajors</strong>. Hasil penjualan akan disalurkan kepada keluarga almarhum Donny Suhendra.</p>



<p><strong>“Album ini penting untuk generasi muda,”</strong> kata <strong>Indra Lesmana</strong>. <strong>“Donny Suhendra adalah penanda lahirnya gitaris modern Indonesia.”</strong></p>



<p>Kini, <strong>Origin</strong> telah tersedia di seluruh <strong>platform digital</strong> mulai <strong>19 Juni 2025</strong>, menjadi <strong>jejak terakhir Donny Suhendra</strong>, sekaligus <strong>monumen bersejarah bagi musik modern Indonesia</strong>. <strong>XPOSEINDONESIA/IHSAN</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">32059</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/donny-suhendra-photo-300x199.jpeg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="199" />	</item>
		<item>
		<title>Electric Cats Rilis Album Perdana Bertajuk Bunga Rampai</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/music/new-release/electric-cats-rilis-album-perdana-bertajuk-bunga-rampai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Jun 2025 02:18:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[New Release]]></category>
		<category><![CDATA[album baru 2025]]></category>
		<category><![CDATA[album perdana]]></category>
		<category><![CDATA[Bunga Rampai]]></category>
		<category><![CDATA[Demajors]]></category>
		<category><![CDATA[dream pop]]></category>
		<category><![CDATA[Electric Cats]]></category>
		<category><![CDATA[electronic pop]]></category>
		<category><![CDATA[lagu baru Electric Cats]]></category>
		<category><![CDATA[musik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[musisi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Nadya Yosefina]]></category>
		<category><![CDATA[rilisan musik terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=31831</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="199" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/electric-cats_01-300x199.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="Electric Cats Rilis Album Perdana Bunga Rampai" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/electric-cats_01-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/electric-cats_01-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/electric-cats_01-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/electric-cats_01-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/electric-cats_01-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/electric-cats_01-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/electric-cats_01-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/electric-cats_01-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/electric-cats_01-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/electric-cats_01.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" />Solois Electric Cats resmi merilis album perdana bertajuk Bunga Rampai. Proyek musik dari Nadya Yosefina ini hadir sebagai debut yang intim dan penuh makna. “Album ini kayak bunga. Tiap lagu punya warna dengan emosi dan pengalamannya masing-masing,” ungkap Nadya. Nama Bunga Rampai dipilih untuk menggambarkan kumpulan lagu dalam album ini, yang dirilis bertepatan dengan hari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Solois <a href="https://xposeindonesia.com/tag/electric-cats/" data-type="post_tag" data-id="15870">Electric Cats </a>resmi merilis album perdana bertajuk <em><a href="https://xposeindonesia.com/tag/bunga-rampai/" data-type="post_tag" data-id="15868">Bunga Rampai</a></em>. Proyek musik dari <a href="https://xposeindonesia.com/tag/nadya-yosefina/" data-type="post_tag" data-id="13018">Nadya Yosefina</a> ini hadir sebagai debut yang intim dan penuh makna. “Album ini kayak bunga. Tiap lagu punya warna dengan emosi dan pengalamannya masing-masing,” ungkap Nadya.</p>



<p>Nama <em>Bunga Rampai</em> dipilih untuk menggambarkan kumpulan lagu dalam album ini, yang dirilis bertepatan dengan hari ulang tahun Nadya pada 6 Juni 2025 melalui label rekaman Demajors. Album tersebut berisi delapan lagu yang memuat kisah luka cinta, kesehatan mental, mimpi buruk, seksualitas, pencarian jati diri, hingga harapan akan dunia yang lebih baik.</p>



<p>Single pembuka <em>Selamat Datang, Bunga Rampai</em> menjadi pengantar atas berbagai emosi yang akan dialami sepanjang album. Disusul <em>Tentang Cerita</em>, pengingat bahwa fase menyakitkan dalam hidup bisa menjadi pijakan untuk tumbuh. Lagu <em>Air Mata Bukan Rintik Jenaka</em>, yang telah lebih dulu dirilis, menyuarakan luka cinta yang tersembunyi.</p>



<iframe style="border-radius:12px" src="https://open.spotify.com/embed/album/3IMchArlfp4s8FjEmCix66?utm_source=generator" width="100%" height="352" frameBorder="0" allowfullscreen="" allow="autoplay; clipboard-write; encrypted-media; fullscreen; picture-in-picture" loading="lazy"></iframe>



<p>Kemudian <em>Kemilau Rembulan</em> menjadi dedikasi untuk sahabat sekaligus mentor bermusik Nadya, mendiang Arry Darmawan. Lagu <em>Bara</em> merayakan koneksi purba umat manusia, sementara <em>Kisah Fasiknya</em> memotret penyesalan yang pernah menekan harga diri.</p>



<p>Album ini juga menyuguhkan <em>Dunia yang Nirmala</em>, kisah keberanian meninggalkan dunia korporat demi mengejar mimpi bermusik. Ditutup oleh <em>XANAX</em>, instrumental penuh dinamika emosi tanpa lirik, mengajak pendengar untuk benar-benar meresapi rasa.</p>



<p>“Tidak ada perasaan yang salah,” ucap Nadya. Ia mengajak siapa pun untuk menikmati setiap lagu tanpa prasangka. <em>Bunga Rampai</em> adalah perjalanan batin yang utuh tanpa perlu dipecah menjadi makna-makna yang terpisah.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/electric-cats_02-1024x678.jpg" alt="Electric Cats Rilis Album Perdana Bunga Rampai" class="wp-image-31836" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/electric-cats_02-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/electric-cats_02-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/electric-cats_02-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/electric-cats_02-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/electric-cats_02-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/electric-cats_02-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/electric-cats_02-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/electric-cats_02-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/electric-cats_02-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/electric-cats_02.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Electric Cats Rilis Album Perdana Bunga Rampai</figcaption></figure>



<p>Album ini diproduseri oleh Rama Cristna di Kamar-Taj, dengan mixing dan mastering oleh Nadya Yosefina di Studio Djayatonik. Foto sampul diambil oleh Alva Christ, dan desainnya dikerjakan oleh Resi Kunti. Sejumlah musisi turut berkontribusi, seperti Aldiansyah ‘Lele’ dari Kukudabukon dan Yudhistira dari Rachun.</p>



<p>Electric Cats sendiri merupakan proyek musik dream pop atau electronic pop yang unik karena tidak menggunakan instrumen gitar. Sebelumnya, Electric Cats telah merilis beberapa single seperti <em>True</em> (2021), <em>The Unplanned Song</em> (2022), <em>Dan Terbenam</em> (2022), <em>Air Mata Bukan Rintik Jenaka</em> (2024), <em>Dunia yang Nirmala</em> (2025), hingga <em>Kemilau Rembulan</em> (2025).<strong> XPOSEINDONESIA/IHSAN</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">31831</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/06/electric-cats_01-300x199.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="199" />	</item>
		<item>
		<title>Bintang Indrianto Rilis Album Jazz ke-20 “Rythms of Life”, Gaet Tommy Pratomo sebagai Kolaborator</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/music/new-release/bintang-indrianto-rilis-album-jazz-ke-20-rythms-of-life-gaet-tommy-pratomo-sebagai-kolaborator/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Apr 2025 14:39:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[New Release]]></category>
		<category><![CDATA[album 2025]]></category>
		<category><![CDATA[album jazz]]></category>
		<category><![CDATA[Bintang Indrianto]]></category>
		<category><![CDATA[Demajors]]></category>
		<category><![CDATA[jazz modern]]></category>
		<category><![CDATA[musik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[musik jazz Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Rythms of Life]]></category>
		<category><![CDATA[Tommy Pratomo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=30576</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="199" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/bintang-indrianto-300x199.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="bintang indrianto" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/bintang-indrianto-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/bintang-indrianto-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/bintang-indrianto-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/bintang-indrianto-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/bintang-indrianto-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/bintang-indrianto-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/bintang-indrianto-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/bintang-indrianto-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/bintang-indrianto-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/bintang-indrianto.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" />Musisi jazz senior Bintang Indrianto kembali mempersembahkan karya terbaru bertajuk Rythms of Life, album ke-20 sepanjang kariernya di industri musik (29/04/25). Dirilis melalui label rekaman demajors, album ini menandai fase baru eksplorasi musikal Bintang dengan menggandeng saxophonist muda berbakat Tommy Pratomo. Kolaborasi keduanya menghasilkan enam komposisi musik jazz yang kaya warna dan emosi. Dikenal sebagai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Musisi jazz senior <strong>Bintang Indrianto</strong> kembali mempersembahkan karya terbaru bertajuk <em>Rythms of Life</em>, album ke-20 sepanjang kariernya di industri musik (29/04/25). Dirilis melalui label rekaman demajors, album ini menandai fase baru eksplorasi musikal Bintang dengan menggandeng saxophonist muda berbakat <strong>Tommy Pratomo</strong>.</p>



<p>Kolaborasi keduanya menghasilkan enam komposisi musik jazz yang kaya warna dan emosi. Dikenal sebagai bassist, arranger, dan produser, Bintang menciptakan dan mengaransemen seluruh lagu dalam album ini, yang terinspirasi dari perjalanan pribadinya di kota Berlin. Tidak seperti album sebelumnya yang kerap menampilkan format besar seperti <em>Peaceful Journey</em> dengan sentuhan world music atau <em>Nafas</em> yang bernuansa eksperimental spiritual, <em>Rythms of Life</em> lebih bersifat personal dan reflektif, dengan pendekatan minimalis namun kuat secara emosi.</p>



<p>“Album ini bukan sekadar koleksi lagu, tapi sebuah narasi perjalanan musikal yang saya persembahkan untuk para penikmat musik. Saya berharap pendengar bisa merasakan setiap detail ornamen musik jazz yang saya racik dengan hati,” ujar Bintang Indrianto.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="1024" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/rythms-of-life-bintang-indrianto-feat.-tommy-pratomo-1024x1024.jpg" alt="Rythms of Life" class="wp-image-30580" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/rythms-of-life-bintang-indrianto-feat.-tommy-pratomo-1024x1024.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/rythms-of-life-bintang-indrianto-feat.-tommy-pratomo-300x300.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/rythms-of-life-bintang-indrianto-feat.-tommy-pratomo-150x150.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/rythms-of-life-bintang-indrianto-feat.-tommy-pratomo-768x768.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/rythms-of-life-bintang-indrianto-feat.-tommy-pratomo-420x420.jpg 420w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/rythms-of-life-bintang-indrianto-feat.-tommy-pratomo-840x840.jpg 840w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/rythms-of-life-bintang-indrianto-feat.-tommy-pratomo-600x600.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/rythms-of-life-bintang-indrianto-feat.-tommy-pratomo-696x696.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/rythms-of-life-bintang-indrianto-feat.-tommy-pratomo-1068x1068.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/rythms-of-life-bintang-indrianto-feat.-tommy-pratomo-24x24.jpg 24w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/rythms-of-life-bintang-indrianto-feat.-tommy-pratomo-48x48.jpg 48w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/rythms-of-life-bintang-indrianto-feat.-tommy-pratomo-96x96.jpg 96w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/rythms-of-life-bintang-indrianto-feat.-tommy-pratomo.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Rythms of Life</figcaption></figure>



<p>Masuknya Tommy Pratomo sebagai kolaborator utama memberikan sentuhan segar pada komposisi Bintang. Tommy, yang sebelumnya dikenal luas sebagai penyanyi pop-jazz dan kini aktif memperdalam permainan saksofonnya, menghadirkan nuansa melodis yang memperkuat struktur naratif dalam tiap lagu.</p>



<p>Tommy Pratomo sendiri telah memiliki rekam jejak musikal yang impresif. Selain dikenal sebagai penyanyi dengan vokal khas, ia juga terlibat dalam sejumlah proyek musik lintas genre. Perjalanan musikalnya yang dinamis menjadikan Tommy partner ideal dalam menghidupkan visi Bintang pada album ini.</p>



<p>Bintang Indrianto, yang telah aktif sejak era 1980-an, dikenal atas kontribusinya dalam memperkaya dunia jazz Indonesia. Ia pernah terlibat dalam berbagai proyek kolaborasi internasional serta menjadi mentor bagi banyak musisi muda tanah air. Dalam setiap albumnya, Bintang selalu menghadirkan pendekatan musikal yang berbeda, membuktikan bahwa jazz bisa menjadi medium ekspresi yang fleksibel dan terus berkembang.</p>



<p><em>Rythms of Life</em> resmi dirilis pada 25 April 2025 dan kini sudah dapat dinikmati di berbagai platform streaming digital seperti Spotify, YouTube Music, Apple Music, TikTok Music, dan Langit Musik. <strong>XPOSEINDONESIA/IHSAN</strong></p>



<iframe style="border-radius:12px" src="https://open.spotify.com/embed/album/6lXE4WPluuMtmUx1VV8DrK?utm_source=generator" width="100%" height="352" frameBorder="0" allowfullscreen="" allow="autoplay; clipboard-write; encrypted-media; fullscreen; picture-in-picture" loading="lazy"></iframe>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">30576</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/bintang-indrianto-300x199.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="199" />	</item>
		<item>
		<title>Menuju Album Perdana, Fostan Rilis Single Ketiga “Romansa, Disko, Sepatu Roda”</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/music/new-release/menuju-album-perdana-fostan-rilis-single-ketiga-romansa-disko-sepatu-roda/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Apr 2025 06:55:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[New Release]]></category>
		<category><![CDATA[Band Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Demajors]]></category>
		<category><![CDATA[Fostan]]></category>
		<category><![CDATA[Indie Pop]]></category>
		<category><![CDATA[Lagu 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Love Hate Relationship]]></category>
		<category><![CDATA[musik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Rilisan Musik]]></category>
		<category><![CDATA[Romansa Disko Sepatu Roda]]></category>
		<category><![CDATA[single baru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=30381</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="199" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/grup-musik-fostan-merilis-single-ketiga-bertajuk-romansa-disko-sepatu-roda-300x199.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="Grup Musik Fostan Merilis Single Ketiga Bertajuk “Romansa, Disko, Sepatu Roda”" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/grup-musik-fostan-merilis-single-ketiga-bertajuk-romansa-disko-sepatu-roda-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/grup-musik-fostan-merilis-single-ketiga-bertajuk-romansa-disko-sepatu-roda-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/grup-musik-fostan-merilis-single-ketiga-bertajuk-romansa-disko-sepatu-roda-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/grup-musik-fostan-merilis-single-ketiga-bertajuk-romansa-disko-sepatu-roda-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/grup-musik-fostan-merilis-single-ketiga-bertajuk-romansa-disko-sepatu-roda-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/grup-musik-fostan-merilis-single-ketiga-bertajuk-romansa-disko-sepatu-roda-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/grup-musik-fostan-merilis-single-ketiga-bertajuk-romansa-disko-sepatu-roda-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/grup-musik-fostan-merilis-single-ketiga-bertajuk-romansa-disko-sepatu-roda-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/grup-musik-fostan-merilis-single-ketiga-bertajuk-romansa-disko-sepatu-roda-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/grup-musik-fostan-merilis-single-ketiga-bertajuk-romansa-disko-sepatu-roda.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" />Grup musik indie-pop asal Jakarta, Fostan, resmi merilis single ketiga mereka yang berjudul “Romansa, Disko, Sepatu Roda” pada 11 April 2025. Lagu ini menjadi bagian dari rangkaian menuju perilisan album perdana mereka dan kini telah tersedia di berbagai platform streaming digital melalui kerja sama dengan label rekaman demajors. Kuartet yang terdiri dari Zahra Adys (vokal), [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Grup musik indie-pop asal Jakarta, <strong>Fostan</strong>, resmi merilis single ketiga mereka yang berjudul <em>“Romansa, Disko, Sepatu Roda”</em> pada 11 April 2025. Lagu ini menjadi bagian dari rangkaian menuju perilisan album perdana mereka dan kini telah tersedia di berbagai platform streaming digital melalui kerja sama dengan label rekaman demajors.</p>



<p>Kuartet yang terdiri dari <strong>Zahra Adys</strong> (vokal), <strong>Raja Kautsar</strong> (gitar), <strong>Tommy Ramadhan</strong> (bass), dan <strong>Ammar</strong> (drum) ini terbentuk sejak tahun 2021 dan mulai dikenal publik setelah tampil di ajang <strong>Jameson Connects Indonesia</strong>.</p>



<p>Menariknya, <em>“Romansa, Disko, Sepatu Roda”</em> menjadi lagu pertama yang ditulis secara kolaboratif oleh seluruh personel Fostan. Lagu ini hadir dengan nuansa yang lebih ringan dan segar, menampilkan lirik yang centil dan dekat dengan keseharian anak muda. Aransemen musiknya pun dikemas dengan pendekatan yang lebih sederhana dan mengalir.</p>



<p>“Proses penggarapannya itu DIY. Jadi kami ngerjain semuanya sendiri, kecuali untuk proses mastering yang dibantu Lavind Sutanto, dan video liriknya digarap oleh Keisa Az-Zahra. Lagunya sendiri bercerita tentang love-hate relationship,” ungkap Raja Kautsar, gitaris Fostan.</p>



<p>Single ini tersedia di berbagai platform musik digital seperti <strong>Spotify, YouTube Music, TikTok Music, Apple Music</strong>, dan <strong>Langit Musik</strong>. Sementara itu, video lirik resmi <em>“Romansa, Disko, Sepatu Roda”</em> juga telah dirilis secara bersamaan melalui kanal YouTube Fostan.</p>



<p>Dengan peluncuran lagu ini, Fostan semakin memantapkan langkah menuju peluncuran album debut yang dinanti para penggemarnya. <strong>XPOSEINDONESIA/IHSAN</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">30381</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/04/grup-musik-fostan-merilis-single-ketiga-bertajuk-romansa-disko-sepatu-roda-300x199.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="199" />	</item>
	</channel>
</rss>
