<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">

<channel>
	<title>Deddy Dhukun &#8211; Xpose Indonesia</title>
	<atom:link href="https://xposeindonesia.com/tag/deddy-dhukun/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://xposeindonesia.com</link>
	<description>News And Entertaiment</description>
	<lastBuildDate>Mon, 17 Oct 2022 06:10:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/04/cropped-Xpose-favicon-32x32.png</url>
	<title>Deddy Dhukun &#8211; Xpose Indonesia</title>
	<link>https://xposeindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233386640</site>	<item>
		<title>Solo City Jazz Hari Kedua : Pameran Kejayaan Musik Era 1980-1990an, &#038; Keunggulan Musik 2000-an</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/music/on-stage/solo-city-jazz-hari-kedua-pameran-kejayaan-musik-era-1980-1990an-keunggulan-musik-2000-an/</link>
					<comments>https://xposeindonesia.com/music/on-stage/solo-city-jazz-hari-kedua-pameran-kejayaan-musik-era-1980-1990an-keunggulan-musik-2000-an/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Oct 2022 03:12:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[On Stage]]></category>
		<category><![CDATA[Andre Hehanusa]]></category>
		<category><![CDATA[Deddy Dhukun]]></category>
		<category><![CDATA[Dion Momonhan]]></category>
		<category><![CDATA[Indrawan]]></category>
		<category><![CDATA[Solo City Jazz 222]]></category>
		<category><![CDATA[Wenny ourwanti]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=12348</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="300" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/10/Jason-di-anatra-fans-fanatik-di-atas-panggung-300x300.jpeg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="jason di anatra fans fanatik di atas panggung" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/10/Jason-di-anatra-fans-fanatik-di-atas-panggung-300x300.jpeg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/10/Jason-di-anatra-fans-fanatik-di-atas-panggung-1024x1024.jpeg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/10/Jason-di-anatra-fans-fanatik-di-atas-panggung-150x150.jpeg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/10/Jason-di-anatra-fans-fanatik-di-atas-panggung-1536x1536.jpeg 1536w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/10/Jason-di-anatra-fans-fanatik-di-atas-panggung-2048x2048.jpeg 2048w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/10/Jason-di-anatra-fans-fanatik-di-atas-panggung-24x24.jpeg 24w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/10/Jason-di-anatra-fans-fanatik-di-atas-panggung-48x48.jpeg 48w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/10/Jason-di-anatra-fans-fanatik-di-atas-panggung-96x96.jpeg 96w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" />Penyelenggaraan Solo City Jazz (SCJ), hari kedua, 15/10/2022 meraup sukses berlipat. Indikasi utama dan terutama, bisa dilihat dari hadirnya ribuan orang memadati panggung out door di Pamedan Pura Mangkunegaran, dengan ditemani langit cerah tanpa hujan. Panggung terbuka untuk umum alias gratis. Namun setting untuk penonton duduk diatur sangat rapi, mirip pertunjukkan eksklusif dalam gedung berikut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Penyelenggaraan <strong>Solo City Jazz</strong> <strong>(SCJ)</strong>, hari kedua, 15/10/2022 meraup sukses berlipat. Indikasi utama dan terutama, bisa dilihat dari hadirnya ribuan orang memadati panggung<em> out door </em>di Pamedan Pura Mangkunegaran, dengan ditemani langit cerah tanpa hujan.</p>



<p><br>Panggung terbuka untuk umum alias gratis. Namun <em>setting </em>untuk penonton duduk diatur sangat rapi, mirip pertunjukkan eksklusif dalam gedung berikut dengan nomer bangkunya.<br></p>



<p>“Ada kursi untuk tamu VVIP. Buat penonton umum bisa bebas, boleh berdiri atau duduk berselonjor di tanah,” ungkap Production Director, <strong>Indrawan Ibonk.</strong><br></p>



<p>Isi panggung disiapkan khusus  oleh Festival Director <strong>Dion Momongan </strong>dan Chairman C-Pro, <strong>Wenny Purwant</strong>i dengan memamerkan perpaduan konsep musik yang seru.</p>



<p><br>“Seperti memperlihatkan musik Indonesia dan musik internasional dari era lalu, sekaligus memadukannya dengan musik yang disukai milenial di hari ini,” kata Dion Momongan</p>



<p><br>Akhirnya, panggung dibuka dengan kolaborasi <strong>Mercy Dumais </strong>dengan <strong>Rio Moreno</strong> yang memainkan lagu-lagu barat era 70-an. Tak kalah menarik penampilan<strong> Papua Original </strong>akan menyajikan musik cepat, riang gembira, dan penuh semangat.</p>



<p><strong>SuperHits 1980-1990</strong></p>



<p>Kemudian muncul penyanyi senior, <strong>Deddy Dhukun </strong>bersama <strong>Bengawan Symphony Orchestra </strong>(BSO), membawakan hits legendaris dari Deddy Dhukun bersama Dian Pramana Putra (alm) juga Bagus A. Arianto (alm) dari kelompok K3S.</p>



<p><br>Lagu yang dibawakan Deddy sendiri pernah merajai tangga lagu musik Indonesia, seperti “Semua Jadi Satu”, “Bohong”, “Biru”, dan lain-lain.</p>



<p><br>Deddy dengan penuh pesona turun dari panggung dan bernyanyi dekat dengan penonton VVIP yang rata-rata berusia seumur dirinya. Deddy bahkan memberikan mikerophone pada penonton,untuk ikut menyanyi.</p>



<p></p>



<p>Pada sesi berikut<strong> Andre Hehanusa</strong> dengan berbaju putih dan mengenakan celana batik muncul dengan tiga backing vocal juga sisipan permainan biola Mia Ismi.<br></p>



<p>Andre lagi-lagi menguasai penonton dengan lagu hits berjudul “Bidadari “, “Di Kuta Bali” , ‘KKEB’ juga menyuarakan lagu “Sewu Kutho” karya Didi Kempot almarhum.<br></p>



<p>“Semoga dari atas sana, Mas <strong>Didi Kempot </strong>bahagia menyaksikan suasana penonton malam ini, yang masih mengingat namanya dan hafal lagunya!”<br></p>



<p>Pada sesi ini, muncul penyanyi Albert Fakdawer, juara II ajang menyanyi anak AFI Junior season pertama tahun 2004, membawakan beberapa lagu baru yang dirilisnya via digital platforom. Salah satunya “More”.</p>



<p></p>



<p><strong>Fanatisme Milenial</strong></p>



<p>Di ujung acara, muncul satu nama yang sedang menjadi hits di kalangan milenial.<strong> Patrick Jason Ranti </strong>alias <strong>Jeje,</strong> seorang penyanyi dan penulis lagu pop folk, yang hari ini sangat dekat dengan milenial.</p>



<p><br>Terbukti, saat Jason memulai panggung, sambil merokok dan memetik gitar listrik sekaligus harmonika, Jason meminta penonton yang duduk berselonjor di tanah, untuk maju lebih mendekat ke arah panggung. Serta merta, ribuan penonton itu berdiri dan berlari mendekat.<br></p>



<p>Saat menyuarakan lagu “Sudah Jangan ke Jatinangor” seluruh penonton milenial ikut menyanyikan liriknya.<br></p>



<p>Bahkan, penonton bernyanyi lebih keras dari Jason. Ada kesan seperti tidak memberi kesempatan pada si penyanyi  utama untuk menyesaikan lirik lagunya:<br></p>



<p><em>“Sudah, jangan ke Jatinangor<br>Ia sudah ada yang punya<br>Lebih baik diam di sini<br>Temani aa bernyanyi di sini….”<br></em></p>



<p>Boleh disebut, gaya Jason bertutur dalam lagu dan menuliskan lirik, mirip seperti apa yang dilakukan Iwan Fals zaman muda. Agak bandel, juga sedikit nyeleneh. Dan lirik macam ini cepat akrab dengan perasaan penonton.<br></p>



<p>Apalagi melihat sambutan penonton dalam menghafal lagu Jason.  idak bisa ditolak, Jason telah menjadi <em>star </em>baru yang berpengaruh di milenial itu.</p>



<p><br>Sebelum ini, Jason mengaku pada Wenny Purwanti, Chairman C-Pro, bahwa ia lebih banyak bermain di lingkungan penonton dengan jumlah terbatas.<br></p>



<p>Tatkala, berhadapan dengan ribuan penonton SCJ 2022, mungkin karena  sangat bersemangat, Jason untuk sesaat seperti agak lupa “protokol” panggung. Karena mendadak ia  sengaja mengundang beberapa penonton yang ditunjuknya untuk naik panggung, sebelum ia menyanyikan  lagu “Sabda Tiang Listrik”.<br></p>



<p>Dalam sepersekian detik, penonton yang tidak ditunjuk pun, ternyata menghambur ke atas panggung. Kondisi ini sebetulnya terlihat tidak aman dan cenderung berbahaya.<br></p>



<p>Terutama, jika fans yang duduk di bagian belakang merasa pantas ikut naik pentas  juga, demi bisa bernyanyi plus foto bersama sang super star.<br></p>



<p>Untungnya, panitia bisa sigap dan tegas mengamankan panggung yang mendadak dipenuhi puluhan penonton.<br></p>



<p>Lepas dari persoalan itu, harus diakui, Jason yang  terkesan sangat santai,  dan sangat dekat dengan penggemarnya itu, menutup penyelenggaraan panggung SCJ hari kedua dengan sangat berkesan.<br></p>



<p>Paling tidak, Director Festival Dion Momongan melihat jumlah penonton SCJ tahun ini jauh lebih banyak dibanding tahun-tahun terdahulu.</p>



<p><br>“Bisa dibilang SCJ tahun ini, yang terbanyak mengumpulkan jumlah penonton. Mungkin karena lokasi pentas hari kedua,  memang memungkinkan untuk didatangi banyak penonton!” ungkap Dion menutup percakapan. <strong>XPOSEINDONESIA NIni Sunny  Foto : Ibonk</strong> <strong>&amp; Fadhilah Nuhaa</strong></p>


<div style="min-height: 535px;; " class="ub_image_slider swiper-container wp-block-ub-image-slider" id="ub_image_slider_0c5137a9-a373-4da2-a6d8-7775db0159ea" data-swiper-data='{"speed":300,"spaceBetween":20,"slidesPerView":1,"loop":true,"pagination":{"el": ".swiper-pagination" , "type": "bullets", "clickable":true},"navigation": {"nextEl": ".swiper-button-next", "prevEl": ".swiper-button-prev"}, "keyboard": { "enabled": true }, "effect": "slide","simulateTouch":false}'>
            <div class="swiper-wrapper"><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/10/albert.jpeg" alt="albert" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">albert</figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/10/Andre-Hehanusa.jpeg" alt="andre hehanusa" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">andre hehanusa</figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/10/Andre-Hehanusa-2.jpg" alt="andre hehanusa 2" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">andre hehanusa 2</figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/10/Deddhy-Dhukun.jpeg" alt="deddhy dhukun" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">deddhy dhukun</figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/10/Jason-di-anatra-fans-fanatik-di-atas-panggung.jpeg" alt="jason di anatra fans fanatik di atas panggung" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">jason di anatra fans fanatik di atas panggung</figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/10/Jason-Ranti-dengamn-Lirk-Nyeleneh.jpeg" alt="jason ranti dengamn lirk nyeleneh" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">jason ranti dengamn lirk nyeleneh</figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/10/Jason-Ranti-3.jpg" alt="jason ranti 3" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">jason ranti 3</figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/10/Ribuan-Fans-fanatik-Jason-Ranti.jpeg" alt="ribuan fans fanatik jason ranti" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">ribuan fans fanatik jason ranti</figcaption>
            </figure></div>
            <div class="swiper-pagination"></div>
            <div class="swiper-button-prev"></div> <div class="swiper-button-next"></div>
        </div>

<div style="min-height: 535px;; " class="ub_image_slider swiper-container wp-block-ub-image-slider" id="ub_image_slider_d7f064d7-a7a9-4701-b1b1-6312573cf385" data-swiper-data='{"speed":300,"spaceBetween":20,"slidesPerView":1,"loop":true,"pagination":{"el": ".swiper-pagination" , "type": "bullets", "clickable":true},"navigation": {"nextEl": ".swiper-button-next", "prevEl": ".swiper-button-prev"}, "keyboard": { "enabled": true }, "effect": "slide","simulateTouch":false}'>
            <div class="swiper-wrapper"></div>
            <div class="swiper-pagination"></div>
            <div class="swiper-button-prev"></div> <div class="swiper-button-next"></div>
        </div>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://xposeindonesia.com/music/on-stage/solo-city-jazz-hari-kedua-pameran-kejayaan-musik-era-1980-1990an-keunggulan-musik-2000-an/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">12348</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2022/10/Jason-di-anatra-fans-fanatik-di-atas-panggung-300x300.jpeg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="300" />	</item>
	</channel>
</rss>
