<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">

<channel>
	<title>“Could&#039;ve Been” &#8211; Xpose Indonesia</title>
	<atom:link href="https://xposeindonesia.com/tag/couldve-been/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://xposeindonesia.com</link>
	<description>News And Entertaiment</description>
	<lastBuildDate>Mon, 22 Mar 2021 02:35:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/04/cropped-Xpose-favicon-32x32.png</url>
	<title>“Could&#039;ve Been” &#8211; Xpose Indonesia</title>
	<link>https://xposeindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233386640</site>	<item>
		<title>Gara Gara Putus Cinta Jessica Xaviera, Berani Menulis Lagu.</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/music/new-comer/gara-gara-putus-cinta-jessica-xaviera-berani-menulis-lagu/</link>
					<comments>https://xposeindonesia.com/music/new-comer/gara-gara-putus-cinta-jessica-xaviera-berani-menulis-lagu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 May 2020 02:28:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[New Comer]]></category>
		<category><![CDATA[“Could&#039;ve Been”]]></category>
		<category><![CDATA[Iwan Hasan]]></category>
		<category><![CDATA[Jessica Xaviera]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=5290</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="195" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/03/2-Gara-Gara-Putus-Cinta-Jessica-Xaviera-Berani-Menulis-Lagu.-300x195.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/03/2-Gara-Gara-Putus-Cinta-Jessica-Xaviera-Berani-Menulis-Lagu.-300x195.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/03/2-Gara-Gara-Putus-Cinta-Jessica-Xaviera-Berani-Menulis-Lagu.-768x499.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/03/2-Gara-Gara-Putus-Cinta-Jessica-Xaviera-Berani-Menulis-Lagu.-150x97.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/03/2-Gara-Gara-Putus-Cinta-Jessica-Xaviera-Berani-Menulis-Lagu.-600x390.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/03/2-Gara-Gara-Putus-Cinta-Jessica-Xaviera-Berani-Menulis-Lagu.-696x452.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/03/2-Gara-Gara-Putus-Cinta-Jessica-Xaviera-Berani-Menulis-Lagu.-647x420.jpg 647w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/03/2-Gara-Gara-Putus-Cinta-Jessica-Xaviera-Berani-Menulis-Lagu..jpg 770w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" />Di setiap&#160; peristiwa&#160; dalam hidup ini selalu&#160; tersimpan hikmah.&#160;Jessica Xaviera,&#160; dengan pintar memanfaatkan peristiwa&#160; pahit&#160; dalam hidupnya&#160; untuk dipindah menjadi&#160; lagu. Dan ia merilis lagu bertajuk&#160; “Could&#8217;ve Been” pada 22 April lalu. Lagu Pop/RnB&#160; ini merupakan single pertama yang ditulis dan diproduksi sendiri. Lagu itu terdengar simple karena hanya dibalut&#160; petikan gitar akustik.&#160;“Saya memang menginginkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Di setiap&nbsp; peristiwa&nbsp; dalam hidup ini selalu&nbsp; tersimpan hikmah.&nbsp;<strong>Jessica Xaviera</strong>,&nbsp; dengan pintar memanfaatkan peristiwa&nbsp; pahit&nbsp; dalam hidupnya&nbsp; untuk dipindah menjadi&nbsp; lagu. Dan ia merilis lagu bertajuk&nbsp; “Could&#8217;ve Been” pada 22 April lalu.</p>



<p>Lagu Pop/RnB&nbsp; ini merupakan single pertama yang ditulis dan diproduksi sendiri. Lagu itu terdengar simple karena hanya dibalut&nbsp; petikan gitar akustik.&nbsp;“Saya memang menginginkan lagu ini&nbsp;<em>simple</em>,&nbsp;<em>raw, and real</em>,” kata wanita kelahiran 17 September 1997</p>



<p>Liriknya sendiri berkisah tentang seseorang yang patah hati karena diduakan, dan membuatnya bertanya-tanya apa yang seharusnya bisa terjadi jika semuanya tidak berakhir seperti itu.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>“Lirik “Could&#8217;ve Been” aku tulis berdasarkan pengalaman pribadi,” ujar Jessica. “Karena waktu itu baru putus dan terlalu sakit hati, sekaligus&nbsp; ngga tau cara keluarin emosinya. Akhirnya aku memutuskan untuk nulis lagu&nbsp; itu,” kata Jessica yag merupakan puteri kedua&nbsp; dari&nbsp;&nbsp;<strong>Iwan Hasan</strong>, gitaris&nbsp; kelompok progressive rock,<strong>&nbsp;Discus</strong>, sekaligus terkenal sebagai&nbsp;<em>composer guest performer, arranger, produser,</em>&nbsp;juga&nbsp;<em>music director&nbsp;</em>&nbsp;itu.</p>



<p>Menurut pengakuan Jessica, ia senang menyanyi. “Karena menyanyi memang jadi cara aku untuk mengekspresikan apa yang aku rasa, tanpa aku harus banyak berkata. Nyanyi jadi tempat aku “lari” sebentar dari kenyataan. Kalau sudah&nbsp; nyanyi suka lupa sama hal hal lain,” ujarnya sambil tergelak.&nbsp;</p>



<p>Jessica sendiri tidak menyadari, sejak kapan ia bisa bernyanyi, “Aku cuma merasa suka, dan Papa sebagai musisi, juga selalu<em>&nbsp;encourage</em>&nbsp;aku untuk nyanyi, jadi aku semangat,” ungkap Jessica yang pernah dilibatkan Papanya untuk menyanyi di panggung bersama&nbsp;<strong>Iwan Hasan Quintet dan Iwan Hasan Progressive Jazz Ensemble,</strong>&nbsp;dilibatkan jadi&nbsp;<em>backing vocal</em><strong>&nbsp;Agnes Monica</strong>&nbsp;untuk lagu karya&nbsp;<strong>SBY</strong>&nbsp; “Berkelana Ke Ujung Dunia”,&nbsp; bahkan&nbsp; menari balet&nbsp; dalam konser Discus tahun 2005.</p>



<p>Diakui Iwan Hasan, Jessica memang&nbsp; memiliki banyak bakat. Ia pintar menyanyi dan berlatih vocal secara khusus,&nbsp; selain mengambil les ballet juga piano. “Sejak kanak-kanak, dia suka tampil di gereja dan acara sekolah. Menurut saya, ia jago nyanyi jazz. Bagus banget nyanyi jazz standardnya. Pernah saya ajak tampil di&nbsp;<strong>JakJazz</strong>&nbsp;pada 2014,” kata Iwan Hasan.</p>



<p>Tapi khusus&nbsp; untuk&nbsp; rekaman “Could&#8217;ve Been”, Iwan melihat&nbsp; Jessica&nbsp; ingin mandiri dan keluar dari jazz standard, yang diakuinya sangat bagus ketika dinyanyikan&nbsp; Jessica.&nbsp;</p>



<p>“Could&#8217;ve Been”, itu murni karya Jessica sendiri, tanpa bantuan saya,” ujar Iwan Hasan.&nbsp;</p>



<p>Jauh sebelum “Could&#8217;ve Been” dirilis, Jessica&nbsp; pernah rekaman single di bawah sebuah label record pada 2016. Kemudian pada 2019 ,&nbsp; ia merilis single kedua dengan nama panggung yang berbeda.&nbsp;</p>



<p>Jessica yang telah menyelesaikan S1&nbsp; dan meraih gelar&nbsp;<em>Bachelor of Business Majoring in Accounting</em>&nbsp; di Australia ini , menyebut cita-citanya tetap ingin berkarya dan tahun 2021, ia berencana merilis album EP&nbsp;<em>(Extended Player</em>)&nbsp; dengan materi yang sedang dalam proses penulisan dan rekaman.</p>



<p>“Aku pengen berkarya dan menjalaninya karena emang tulus dari hati, dan moga moga bisa membuat&nbsp;<em>impact</em>&nbsp;ke kehidupan orang lain. Dan pastinya, aku pingin bikin orang tuaku bangga selalu,” ungkap Jessica yang&nbsp; juga berbakat jadi model.&nbsp; Ngak percaya? Follow akun instagram miliknya https://www.instagram.com/jessxaviera/&nbsp;<strong>XPOSEINDONESIA/NS Foto : Dok Pribadi</strong></p>



<p><strong>More Pictures</strong></p>


<div style="min-height: 535px;; " class="ub_image_slider swiper-container wp-block-ub-image-slider" id="ub_image_slider_04848860-f7fb-4c1d-a613-053550462666" data-swiper-data='{"speed":300,"spaceBetween":20,"slidesPerView":1,"loop":true,"pagination":{"el": ".swiper-pagination" , "type": "bullets", "clickable":true},"navigation": {"nextEl": ".swiper-button-next", "prevEl": ".swiper-button-prev"}, "keyboard": { "enabled": true }, "effect": "slide","simulateTouch":false}'>
            <div class="swiper-wrapper"><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/03/2-Gara-Gara-Putus-Cinta-Jessica-Xaviera-Berani-Menulis-Lagu..jpg" alt="" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption"></figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/03/3-Gara-Gara-Putus-Cinta-Jessica-Xaviera-Berani-Menulis-Lagu..jpg" alt="" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption"></figcaption>
            </figure></div>
            <div class="swiper-pagination"></div>
            <div class="swiper-button-prev"></div> <div class="swiper-button-next"></div>
        </div>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://xposeindonesia.com/music/new-comer/gara-gara-putus-cinta-jessica-xaviera-berani-menulis-lagu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">5290</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/03/2-Gara-Gara-Putus-Cinta-Jessica-Xaviera-Berani-Menulis-Lagu.-300x195.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="195" />	</item>
	</channel>
</rss>
