<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">

<channel>
	<title>Bilal Indrajaya &#8211; Xpose Indonesia</title>
	<atom:link href="https://xposeindonesia.com/tag/bilal-indrajaya/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://xposeindonesia.com</link>
	<description>News And Entertaiment</description>
	<lastBuildDate>Tue, 18 Nov 2025 09:55:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/04/cropped-Xpose-favicon-32x32.png</url>
	<title>Bilal Indrajaya &#8211; Xpose Indonesia</title>
	<link>https://xposeindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233386640</site>	<item>
		<title>“Lintas Resonan” Kembali Digelar, Usung Semangat Meretas Batas dan Hadirkan Entitas Musik Baru Portura di Empat Kota</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/music/where-are-they-now/lintas-resonan-kembali-digelar-usung-semangat-meretas-batas-dan-hadirkan-entitas-musik-baru-portura-di-empat-kota/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Nov 2025 23:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Where Are They Now]]></category>
		<category><![CDATA[Acara Musik]]></category>
		<category><![CDATA[Bilal Indrajaya]]></category>
		<category><![CDATA[Coki KPR]]></category>
		<category><![CDATA[Enrico Octaviano]]></category>
		<category><![CDATA[Event Musik 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Fathia Izzati]]></category>
		<category><![CDATA[Gudang Garam Signature]]></category>
		<category><![CDATA[Iga Massardi]]></category>
		<category><![CDATA[kolaborasi musik]]></category>
		<category><![CDATA[Lintas Resonan 2025]]></category>
		<category><![CDATA[live music Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[musik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[People of the Right Project]]></category>
		<category><![CDATA[Portura]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=37020</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="199" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/portura-300x199.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="portura" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/portura-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/portura-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/portura-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/portura-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/portura-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/portura-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/portura-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/portura-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/portura-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/portura.jpg 1280w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" />Di tengah semangat generasi baru yang terus bereksperimen dan menolak stagnasi, People of the Right Project kembali menghidupkan gelora eksplorasi musik melalui gelaran Lintas Resonan. Ajang ini ditujukan sebagai medium kolaboratif yang menyalakan sinergi antara pelaku dan penikmat, menjadikan akar lokalitas sebagai pilar utama dalam membangun ekosistem kreatif yang berkelanjutan. Lebih dari sekadar pertunjukan, Lintas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Di tengah semangat generasi baru yang terus bereksperimen dan menolak stagnasi, <strong>People of the Right Project</strong> kembali menghidupkan gelora eksplorasi musik melalui gelaran <strong>Lintas Resonan</strong>. Ajang ini ditujukan sebagai medium kolaboratif yang menyalakan sinergi antara pelaku dan penikmat, menjadikan akar lokalitas sebagai pilar utama dalam membangun ekosistem kreatif yang berkelanjutan. Lebih dari sekadar pertunjukan, Lintas Resonan merupakan sebuah pernyataan sikap: gerakan musik dan budaya yang menyalakan keberanian untuk menembus batas—batas suara, batas lokalitas, dan batas inspirasi.</p>



<p>Spirit ini melanjutkan apa yang telah dimulai pada 2024 ketika Lintas Resonan menghadirkan kolaborasi ikonik Perunggu X Danilla, Efek Rumah Kaca X Barasuara, dan Sore X Barasuara. Pertautan dua entitas besar dalam satu panggung itu menjadi penanda bahwa semangat kolaborasi adalah bahan bakar vital dalam penjelajahan musik Indonesia. Tahun ini, lewat tema “Meretas Batas,” proyek tersebut kembali bergerak dalam skala yang lebih besar, merayakan kolaborasi lintas generasi, lintas kota, dan lintas disiplin yang menjadi denyut baru musik Indonesia hari ini.</p>



<div><a href="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/iga-massardi-1024x678.jpg" class="td-modal-image"><figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="678" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/iga-massardi-1024x678.jpg" alt="iga massardi" class="wp-image-37023" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/iga-massardi-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/iga-massardi-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/iga-massardi-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/iga-massardi-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/iga-massardi-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/iga-massardi-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/iga-massardi-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/iga-massardi-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/iga-massardi-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/iga-massardi.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">iga massardi</figcaption></figure></a></div>



<p>Pada edisi 2025, Lintas Resonan memperkenalkan sebuah entitas musik baru bernama <strong>Portura</strong>—sebuah unit yang belum pernah ada sebelumnya, dibentuk secara khusus untuk mengeksplorasi batas-batas sonik dan identitas musikal. Portura digawangi oleh enam musisi lintas latar: <strong>Iga Massardi </strong>(Barasuara),<strong> John Paul Patton</strong> alias Coki (KPR, ALI), <strong>Fathia Izzati </strong>(Reality Club),<strong> Bilal Indrajaya</strong>, <strong>Enrico Octaviano</strong> (Lomba Sihir), serta satu mystery guest. Enam nama dengan latar berbeda ini bersatu di atas satu kanvas suara, membawakan dua hingga tiga karya masing-masing dalam aransemen baru yang lahir dari dialog kreatif. “Buat saya, Lintas Resonan bukan cuma proyek musik. Ini seperti laboratorium energi, tempat kita semua bisa main dengan jujur, tanpa pretensi, tanpa tembok antar band. Di panggung ini, musik bisa jadi liar, tapi juga jujur,” ujar Iga Massardi.</p>



<p>Kehadiran visual artist <strong>Arswandaru </strong>menambah lapisan pengalaman baru dalam setiap kota. Ia menerjemahkan musik menjadi lanskap visual yang dinamis dan berbeda di tiap titik persinggahan, menciptakan pengalaman pertunjukan yang tidak pernah dapat diulang dua kali. Lintas Resonan kemudian bergerak melintasi empat kota, menghadirkan musisi lokal yang menjadi representasi akar komunitas: Pyong Pyong di Semarang (11 Desember 2025), Alkateri di Bandung (8 Januari 2026), Tabraklari di Tangerang (15 Januari 2026), dan The Cottons di Jakarta (22 Januari 2026). Para penampil lokal ini bukan hanya pembuka, tetapi bagian dari denyut kreatif yang tengah tumbuh di luar pusat industri.</p>


<div class="wp-block-image">
<div><a href="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/portura-1-819x1024.jpg" class="td-modal-image"><figure class="aligncenter size-large"><img decoding="async" width="819" height="1024" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/portura-1-819x1024.jpg" alt="Portura" class="wp-image-37025" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/portura-1-819x1024.jpg 819w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/portura-1-240x300.jpg 240w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/portura-1-768x960.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/portura-1-1229x1536.jpg 1229w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/portura-1-336x420.jpg 336w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/portura-1-672x840.jpg 672w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/portura-1-150x188.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/portura-1-300x375.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/portura-1-600x750.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/portura-1-696x870.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/portura-1-1068x1335.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/portura-1.jpg 1280w" sizes="(max-width: 819px) 100vw, 819px" /><figcaption class="wp-element-caption">Portura</figcaption></figure></a></div>
</div>


<p>“Kadang orang pikir musik itu lahir di kota besar saja,” ujar Fathia Izzati. “Padahal justru dari kota-kota yang jauh dari pusat, kita bisa nemuin keberanian yang paling mentah, paling tulus. Lintas Resonan buat saya adalah ruang buat menyalakan api itu, dari Semarang, Bandung, Tangerang, sampai Jakarta.” Bagi Iga Massardi, kebebasan artistik justru menjadi napas dari seluruh prosesnya. “Kita semua punya gaya dan sejarah masing-masing. Tapi di sini, kita coba hancurkan batas itu, bikin sesuatu yang baru, yang nggak harus dikotak-kotakan. Kalau ada satu kata yang paling pas buat Lintas Resonan, menurut saya itu adalah kebebasan.”</p>



<p>Lebih dari musik, Lintas Resonan juga menghadirkan rangkaian live podcast dan talkshow yang membuka ruang pertukaran gagasan. Para narasumber dari berbagai disiplin membahas isu-isu yang dekat dengan pelaku industri, mulai dari manajemen band, dinamika komunitas, hingga tantangan struktural yang dihadapi musisi independen hari ini. Dialog ini dirancang untuk memperkuat ekosistem, menghadirkan sudut pandang baru, serta mempertemukan energi kreatif dari berbagai kota dalam satu lintasan yang sama.</p>



<div><a href="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/iksal-harizal-people-of-the-right-project-1024x678.jpg" class="td-modal-image"><figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/iksal-harizal-people-of-the-right-project-1024x678.jpg" alt="iksal harizal people of the right project" class="wp-image-37024" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/iksal-harizal-people-of-the-right-project-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/iksal-harizal-people-of-the-right-project-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/iksal-harizal-people-of-the-right-project-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/iksal-harizal-people-of-the-right-project-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/iksal-harizal-people-of-the-right-project-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/iksal-harizal-people-of-the-right-project-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/iksal-harizal-people-of-the-right-project-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/iksal-harizal-people-of-the-right-project-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/iksal-harizal-people-of-the-right-project-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/iksal-harizal-people-of-the-right-project.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Iksal Harizal &#8211; People of the Right Project</figcaption></figure></a></div>



<p>Menurut <strong>Iksal Harizal</strong> dari People of the Right Project, Lintas Resonan adalah ruang yang diciptakan untuk memperluas batas kolaborasi yang selama ini cenderung stagnan. “Kalau tahun lalu kolaborasinya hanya mempertemukan dua entitas, tahun ini kami ingin menjawab pertanyaan yang lebih besar: apa yang terjadi kalau kolaborasinya tidak berhenti di angka dua?” tuturnya. “Melalui Lintas Resonan, kami ingin menjadi bagian dari gerakan yang membuka ruang bagi musisi, komunitas, dan penonton untuk bereksperimen, berkolaborasi, dan menyalakan kembali semangat eksplorasi. Ini bukan sekadar acara musik, ini adalah bentuk penghormatan pada perjalanan panjang kreativitas Indonesia.” Ia juga menegaskan pentingnya menghadirkan ragam musisi dari berbagai kota karena banyak dari mereka menghadapi keterbatasan ruang, modal, dan ekosistem. “Lewat Lintas Resonan, kami ingin bukan hanya tampil, tapi berdiskusi, berbagi pengalaman, dan mungkin memberi solusi.”</p>



<p>Lintas Resonan 2025 didukung penuh oleh <strong>Gudang Garam Signature</strong>, yang kembali menjadi mitra strategis dalam memperkuat pergerakan industri kreatif lokal. Dukungan ini memungkinkan proyek menjangkau lebih banyak kota, meningkatkan kapasitas ruang pertunjukan, serta menghadirkan entitas musik baru seperti Portura. Dengan semangat Meretas Batas, Lintas Resonan 2025 diharapkan menjadi ruang perjumpaan yang melahirkan gagasan segar, kolaborasi berani, dan lintasan kreatif yang semakin luas dalam musik Indonesia. <strong>XPOSEINDONESIA/IHSAN</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">37020</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/portura-300x199.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="199" />	</item>
		<item>
		<title>Jejak Candra Darusman yang Tak Kan Hilang Ditelan Zaman</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/music/on-stage/jejak-candra-darusman-yang-tak-kan-hilang-ditelan-zaman/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Oct 2023 15:42:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[On Stage]]></category>
		<category><![CDATA[“Konser Jejak Candra Darusman]]></category>
		<category><![CDATA[13 Oktober 2023]]></category>
		<category><![CDATA[Ardhito Pramono]]></category>
		<category><![CDATA[Bilal Indrajaya]]></category>
		<category><![CDATA[Chaseioro]]></category>
		<category><![CDATA[Ciputra Artpreneur]]></category>
		<category><![CDATA[HIVI]]></category>
		<category><![CDATA[rendy Padugo]]></category>
		<category><![CDATA[Yura Yunita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=16651</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="200" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/10/Konser-Jejak_-Candra-Darusman_02-300x200.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="konser jejak candra darusman 02" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/10/Konser-Jejak_-Candra-Darusman_02-300x200.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/10/Konser-Jejak_-Candra-Darusman_02-1024x683.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/10/Konser-Jejak_-Candra-Darusman_02-768x512.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/10/Konser-Jejak_-Candra-Darusman_02-150x100.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/10/Konser-Jejak_-Candra-Darusman_02-600x400.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/10/Konser-Jejak_-Candra-Darusman_02-696x464.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/10/Konser-Jejak_-Candra-Darusman_02-1068x712.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/10/Konser-Jejak_-Candra-Darusman_02-630x420.jpg 630w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/10/Konser-Jejak_-Candra-Darusman_02.jpg 1200w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" />Menyenangkan dan sangat menghibur. Begitu kesimpulan cepat dari menonton “Konser Jejak Candra Darusman yang diselenggarakan di Ciputra Artpreneur, 13 Oktober 2023. &#160; Konser yang khusus dirancang Yovie Widianto ini bukan sekadar konser biasa. Ini seperti perayaaan dan penghormatan untuk seorang maestro bernama Candra Darusman. Menampilkan keragaman karya Candra Darusman dari musik, lirik &#160;hingga aransemen.&#160; Kesemuanya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Menyenangkan dan sangat menghibur. Begitu kesimpulan cepat dari menonton “Konser Jejak Candra Darusman yang diselenggarakan di Ciputra Artpreneur, 13 Oktober 2023. &nbsp;</p>



<p>Konser yang khusus dirancang Yovie Widianto ini bukan sekadar konser biasa. Ini seperti perayaaan dan penghormatan untuk seorang maestro bernama Candra Darusman. Menampilkan keragaman karya Candra Darusman dari musik, lirik &nbsp;hingga aransemen.&nbsp; Kesemuanya telah memperkaya dan ikut membentuk industri musik Indonesia selama hampir 50 tahun terakhir ini.</p>



<p>&#8220;Saya selalu membanggakan Mas Candra sebagai <em>rool model</em> yang baik kepada Ayah saya. Mas Candra bisa menjadi sarjana sekaligus musisi yang cemerlang. Dulu, Ayah saya menganggap kehidupan musisi tidak bermasa depan cerah. Dan Mas Candra kata Ayah saya, hanya satu contoh baik di antara 1000 orang yang bisa berhasil menjadi  musisi cerdas. Mas Candra jugalah yang awalnya memperjuangkan hak royalti yang kini dapat dinikmati oleh para musisi,&#8221; kata Yovie Widianto dalam kata sambutan.</p>



<p>Candra sendiri telah menghasilkan ratusan lagu yang terekam dalam album solo, album Chaseiro dan Karimata, (dua kelompok &nbsp;band yang ikut didirikannya). Namun <em>Konser Jejak Candra Darusman</em> sendiri hanya bisa&nbsp; menampung dan menampilkan 27 judul lagu yang dinyanyikan sejumlah penyanyi tenar secara bergantian.&nbsp;</p>



<p><strong>Pentas Vokalis Keren</strong></p>



<p>Konser bernuansa orkestrasi &nbsp;yang dikomando Ari Renaldi dibuka &nbsp;dengan <em>overture</em> lagu instrumental karya Candra. Baru kemudian Yovie SemVa (kelompok vocal yang terdiri dari Marcell Siahaan, Fatur, Dodi Oris, dan Rio Febrian) &nbsp;yang melantunkan “Ku lama Menanti”, “Jangan Salah”,&nbsp; dan “Memori”. Keempat pria ternama itu memesona panggung dengan tampilan visual sekaligus pembagian vocal yang rancak.</p>



<p>Di tengah  menyanyi, Marcell Siahaan berujar, &#8220;Perlu diingat, musisi bisa sejahtera seperti sekarang tidak lepas dari andil Candra Darusman. Dialah aktivis yang dulu memperjuangkan royalti bagi Musisi.&#8221;</p>



<p>Panggung kemudian  berjalan menampilkan ragam musik dan kisah lirik  khas  Candra Darusman, berisi pesan yang terkesan sederhana, tapi istimewa. Seperti lagu baru ciptaan Candra yang dinyanyikan Bilal  Indrajaya, “Ku Tak Tahu Apa Yang Kau Inginkan”. Sebuah lagu  yang berkisah tentang sulitnya para pria memahami pikiran dan perasaan Wanita yang penuh dengan  misteri.  </p>



<p>Lagu baru yang diciptakan Candra sekitar dua  tahun lalu,  tersebut disuarakan Bilal dengan sempurna.  Terdengar jelas ada ciri kuat progresi chord karya Candra di situ.</p>



<p>Humania kemudian masuk ke panggung dengan  lagu “Waktu Kian Berarti dan “Kisah  Kehidupan.” Di susul dengan  Rendy Pandugo melantunkan  “Balada Seorang Dara”. Rendy kemudian berkolaborasi denga Vira Talisa  untuk lagu superhits dari lagu solo Candra  berjudul “Indahnya Sepi.”</p>



<p><strong>Unik, Antik dan Mengelitik</strong></p>



<p>Giliran Yovie Nuno naik panggung, mendadak ada yang memancing senyum penonton.  Karena Yovie Nuno melantunkan lagu  sentimental karya Candra,  yang menggunakan judul nama Wanita, yakni Rosemarie, Karmen, dan Minnie. Dan moment ini jadi memancing tawa penonton ketika di layar besar di  atas panggung  muncul tulisan. <em>Pertanyaannya: apakah nama-nama itu fiktif? Hanya Candra dan Tuhan yang tahu.</em></p>



<p>Jejak kenangan tentang lagu lama Candra sejatinya tercium kuat dari penampilan Ardhito Pramono lewat lagu  “Tempatku Berpijak” dan “Dara”.  Ardhito pintar membawakan karya Candra tanpa melenceng dari warna aslinya, namun tetap masih terdengar suara Ardhito yang khas.  Jejak Candra Darusman seperti judul konser ini, nyata  kuat terlihat dari penampilan Ardhito yang sangat jazzy.</p>



<p>Selanjutnya, panggung diisi oleh The Groove yang melantunkan “Nada-nada Gembira” dan “”Rio De Janeiro”,  Yura Yunita  bernyanyi  lepas tanpa beban pada lagu “Burung Camar (karya Aryono Huboyo Jati)  “Pesta”, dan Rintangan (duet dengan Bilal Indrajaya).</p>



<p>HIVI! muncul ke panggung dengan menyuarakan “Matahari di Hati” dan “Semangat Jiwa Muda”.</p>



<p>Sebagai pemilik&nbsp; pentas utama, Candra naik panggung memainkan piano dan bernyanyi pada lagu “Sendiri” (sebuah lagu yang tidak pernah dipentaskan, seperti hidden gem, kata Candra), kemudian &nbsp;“Geneva”, “Kau“, &nbsp;“It’s Amazing” dan mengunci &nbsp;pertunjukan dengan lagu superhist “Kekagumanku” yang dilantunkan bersama dengan seluruh penyanyi.</p>



<p>Konser ini, seperti kata Yovie Widianto di awal pertunjukan,  “merupakan panggung Terima Kasih perdana dari rangkaian panggung apresiasi dari kami, insan musik Indonesia kepada musisi, pencipta lagu, tokoh musik Indonesia yang bertujuan mengedukasi masyarakat dan generasi musik Indonesia yang akan datang tentang sejarah musik Indonesia melalui tokoh-tokoh dan karya mereka!”</p>



<p><em>Good Job </em>Yovie, Ari Rinaldi dan seluruh  pendukung pentas ini. Sampai ketemu di pentas lain. Dan Selamat untuk Mas Candra Darusman. Indonesia bangga memiliki Anda sebagai Musisi yang menghasilkan banyak karya cemerlang dan bisa menginspirasi generasi muda hari ini. <strong>XPOSEINDONESIA/NS Foto : Muhamad Ihsan</strong></p>


<div style="min-height: 535px;; " class="ub_image_slider swiper-container wp-block-ub-image-slider" id="ub_image_slider_d2c28dc2-d370-43a9-bbe7-c6c74c0bdf13" data-swiper-data='{"speed":300,"spaceBetween":20,"slidesPerView":1,"loop":true,"pagination":{"el": ".swiper-pagination" , "type": "bullets", "clickable":true},"navigation": {"nextEl": ".swiper-button-next", "prevEl": ".swiper-button-prev"}, "keyboard": { "enabled": true }, "effect": "slide","simulateTouch":false}'>
            <div class="swiper-wrapper"><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/10/Konser-Jejak_-Yura-Yunita_01jpg.jpg" alt="konser jejak yura yunita 01jpg" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">konser jejak yura yunita 01jpg</figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="" alt="" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption"></figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="" alt="" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption"></figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="" alt="" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption"></figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="" alt="" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption"></figcaption>
            </figure></div>
            <div class="swiper-pagination"></div>
            <div class="swiper-button-prev"></div> <div class="swiper-button-next"></div>
        </div>]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">16651</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2023/10/Konser-Jejak_-Candra-Darusman_02-300x200.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="200" />	</item>
	</channel>
</rss>
