<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">

<channel>
	<title>bens leo &#8211; Xpose Indonesia</title>
	<atom:link href="https://xposeindonesia.com/tag/bens-leo/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://xposeindonesia.com</link>
	<description>News And Entertaiment</description>
	<lastBuildDate>Tue, 14 Sep 2021 03:49:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/04/cropped-Xpose-favicon-32x32.png</url>
	<title>bens leo &#8211; Xpose Indonesia</title>
	<link>https://xposeindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233386640</site>	<item>
		<title>Festival Lagu Anak Nusantara 2012 Masuk Rekaman</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/music/festival-lagu-anak-nusantara-2012-masuk-rekaman/</link>
					<comments>https://xposeindonesia.com/music/festival-lagu-anak-nusantara-2012-masuk-rekaman/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Apr 2015 02:24:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Music]]></category>
		<category><![CDATA[New Comer]]></category>
		<category><![CDATA[Adinda Sharfina]]></category>
		<category><![CDATA[bens leo]]></category>
		<category><![CDATA[Dian HP]]></category>
		<category><![CDATA[Festival Lagu Anak Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[FLAN 2012]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://offair.id/xposeid/?p=78</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="195" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2020/10/Festival-Lagu-Anak-Nusantara-2012-Masuk-Rekaman-300x195.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2020/10/Festival-Lagu-Anak-Nusantara-2012-Masuk-Rekaman-300x195.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2020/10/Festival-Lagu-Anak-Nusantara-2012-Masuk-Rekaman-768x499.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2020/10/Festival-Lagu-Anak-Nusantara-2012-Masuk-Rekaman-150x97.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2020/10/Festival-Lagu-Anak-Nusantara-2012-Masuk-Rekaman-600x390.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2020/10/Festival-Lagu-Anak-Nusantara-2012-Masuk-Rekaman-696x452.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2020/10/Festival-Lagu-Anak-Nusantara-2012-Masuk-Rekaman-647x420.jpg 647w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2020/10/Festival-Lagu-Anak-Nusantara-2012-Masuk-Rekaman.jpg 770w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" />Menyatukan Lomba Cipta Lagu dan Lomba Penyanyi Gagasan awal digelarnya Festival Lagu Anak Nusantara ini datang dari Wakil Menteri Kebudayaan&#160;Prof Wiendu&#160;(waktu itu), yang menyatukan visi dengan Pengamat Musik&#160;Bens Leo&#160;tentang kemungkinan&#160; lahirnya lagu anak anak&#160; dan sekaligus pencarian bibit penyanyi anak baru. Lagu Anak Anak hasil dari Lomba Cipta Lagu Anak 2012 harus dinyanyikan oleh Pemenang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h2 class="wp-block-heading" id="h-menyatukan-lomba-cipta-lagu-dan-lomba-penyanyi"><strong>Menyatukan Lomba Cipta Lagu dan Lomba Penyanyi</strong></h2>



<p>Gagasan awal digelarnya Festival Lagu Anak Nusantara ini datang dari Wakil Menteri Kebudayaan&nbsp;<strong>Prof Wiendu</strong>&nbsp;(waktu itu), yang menyatukan visi dengan Pengamat Musik&nbsp;<strong>Bens Leo</strong>&nbsp;tentang kemungkinan&nbsp; lahirnya lagu anak anak&nbsp; dan sekaligus pencarian bibit penyanyi anak baru.</p>



<p>Lagu Anak Anak hasil dari Lomba Cipta Lagu Anak 2012 harus dinyanyikan oleh Pemenang Lomba Penyanyi Anak 2012, sehingga kegelisahan pada kenyataan anak-anak lebih pandai menyanyikan lagu orang dewasa dbanding lagu anak-anak ini akan sirna.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>Wamen Kebudayaan Wiendu lalu memberi judul kegiatan ini Festival Lagu Anak Nusantara 2012,&nbsp; akhirnya dalam sepekan kegiatan di Jakarta, diisi dengan Lomba Cipta Lagu Anak, Lomba Penyanyi Anak,&nbsp;<strong>Diskusi tentang Lagu Anak, Workshop</strong>&nbsp;dan&nbsp;<strong>Pameran Dolanan Anak se Nusantara</strong>,&nbsp;<strong>Bazaar</strong>&nbsp;tentang ragam keperluan anak, dan berakhir dengan&nbsp;<strong>Pergelaran Festival Lagu Anak Nusantara (FLAN) 2012</strong>&nbsp;di Tennis Indoor Senayan, November 2012.</p>



<p>Lebih 300 lagu dan hampir 100 penyanyi anak ikut serta dalam ajang Lomba Cipta Lagu Anak dan Lomba Penyanyi Anak dengan total hadiah terbesar ini, yakni Rp. 250.000.000,-. Panitia menunjuk 2 Team Juri, untuk Babak Penyisihan dan Babak Grand Final, antaralain<strong>&nbsp;Gideon Momongan, Elsa Sigar, Erwin Prasetya, Bens Leo, Trie Utami, Rahayu Kertawiguna</strong>&nbsp;dan beberapa praktisi dan pemilik Lembaga Pendidikan Musik seperti<strong>&nbsp;Dwiki Dharmawan, Dian HP</strong>, dan<strong>&nbsp;Purwa Tjaraka.</strong></p>



<p>November 2014,&nbsp;<strong>Yen Sinaringati,</strong>&nbsp;Presiden Direntur<strong>&nbsp;PT. Musik Hana Midor</strong>i dengan label&nbsp;<strong>Midori Record</strong>&nbsp;mengontak Panitia FLAN 2012, berniat merekam hasil lomba dalam FLAN 2012, dengan didahului dengan melakukan audiensi pada Kemedikbud.&nbsp; Setelah melakukan persiapan matang, rekaman album Kompilasi FLAN 2012 dimulai pada awal Februari 2015 dengan basis kerja di Spoon Studio, Jakarta..</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="h-referensi-sound-of-music"><strong>Referensi : ‘Sound of Music’</strong></h2>



<p>Pada babak Grand Final, aransemen lagu untuk ‘kompetisi live-nya’ diserahkan pada&nbsp;<strong>Donny Hardono</strong>&nbsp;dan bandnya&nbsp;<strong>Audiensi,</strong>&nbsp;menjadi dasar lahirnya aransemen Lagu Anak yang harus dinyanyikan Juara Lomba Penyanyi Anak. Buat&nbsp;<em>Music Director,</em>&nbsp;mendapatkan bahan rekam dengan beragam tema lirik dan genre musik seperti proyek FLAN adalah&nbsp; tantangan.</p>



<p>“Tapi sejak awal kami sepakat, meskipun genre musik maupun tema lirik beragam, antara lagu satu dengan lagu lainnya harus tetap ada benang merah. Referensi kami adalah, lagu-lagu anak dengan kualifikasi yang tinggi, katakanlah lagu dengan basic musik klasik, referensinya dari Sound of Music, “ kata Roedyanto. Music Director rekaman FLAN.</p>



<p>Untuk mencapai target Music Director itu, tantangan bagi Penata Musik, Penata Vokal,&nbsp; Penata Rekam ( sound engineer ), bahkan target terbaik juga bagi pembuat video klip atau&nbsp; teaser – klip berupa gambar audio visual lagu dan penyanyanya.</p>



<p>“Ibu Eksekutif Produser ini perfectionist, kami harus mengerjakan yang terbaik, detil dan indah, “ ujar Wawan Kawai, Clip Maker dan pembuat teaser rekaman kompilasi album&nbsp; FLAN yang dikerjakan di Gaharu Studio, Senin 6 April&nbsp; ini.</p>



<p>“Setelah&nbsp; melihat, mengikuti proses rekaman, dan mendapati materi lagu dan penyanyinya yang baik,&nbsp; sampai akhir proses produksi rekaman&nbsp; lagu<em>&nbsp;&#8220;Anak Indonesia&#8221;</em>&nbsp;karya&nbsp;<strong>Chiquita Meidy</strong>&nbsp;yang dinyanyikan ramai ramai 9 penyanyi pemenang, saya makin optimis, sebenarnya album kompilasi FLAN ini bisa berlanjut menjadi produksi operete, “ kata Yen Sinaringati, Eksekutif Produser.</p>



<p>Contoh lain, aransemen lagu&nbsp;<em>‘Anak Indonesia’</em>&nbsp;diserahkan pada Penata Musik muda,&nbsp;<strong>Raynhard Lewis</strong>, yang membuat aransemen brass ( musik tiup ) dengan program sampling. Raynhard masih membuat aransemen lagu<em>&nbsp;‘Terimakasih’</em>&nbsp;ciptaan<strong>&nbsp;Hugo Agoesto,</strong>dengan penyanyi&nbsp;<strong>Adinda Sharfina.</strong></p>



<p>Roedyanto dan Yen Sinaringati,&nbsp; menyebut ‘Tomat’ ciptaan Mira Julia dengan aransemen Dian HP sebagai lagu ‘anak-anak banget’ tapi tetap dengan kualitas yang tinggi,</p>



<p>“Dari struktur melodi kelihatan tiga jurus, tapi&nbsp;<strong>Dian HP</strong>&nbsp;bikin orkestrasinya tampak indah, lebar dan sesuai pemikiran kami, untuk musik anak&nbsp; yang berkualitas. Karakter anak anak&nbsp;<strong>Mika Keiko</strong>&nbsp;dapat banget, “ kata Roedyanto.</p>



<p>Roedy mencontohkan, Dian hanya memakai 8 piece pemain, tapi dengan over-dubb, akhirnya menjadi seperti dimainkan oleh 32 pemain string.</p>



<p>Kecuali lagu&nbsp;<em>‘Tomat’,</em>&nbsp;Dian HP juga membuat aransemen orkestra untuk lagu ciptaan&nbsp;<strong>Sam Bobo</strong>&nbsp;dan Yen Sinaringati berjudul&nbsp;<em>‘Cilukba’,</em></p>



<p>“Ini juga lagu anak-anak banget, yang saya ciptakan berdua Sam Bobo. Dari awal saya cuma membayangkan, Cilukba akan menjadi bagus, indah, dan tepat secara interpretasi jika aransemen dibuat oleh Mbak Dian dan penyanyinya Moza, “ kata Yen Sinaringati, yang dalam rekaman ini juga bertugas mendisain sampul album. Moza Legitara adalah Juara 1 Lomba Penyanyi Anak FLAN 2012 asal Surabaya.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="h-libatkan-pekerja-seni-muda"><strong>Libatkan Pekerja Seni Muda</strong></h2>



<p>Pada rapat awal proyek rekaman ini, Roedyanto, Yen Sinaringati dan Bens Leo (Pelaksana Produksi ) sepakat, proyek rekaman FLAN harus melibatkan sebanyak mungkin Pekerja&nbsp; Seni Muda sebagai Penata Musik ( Arranger ), Penata Vokal, Penata Rekam, Sutradara Video Klip, sampai Penata Kostum ( Fashion Stylist ) dan Penampilan ( Make up dan Hair Stylist ).</p>



<p>“Mereka pasti lebih tahu materi ini akan dibikin seperti apa. Tentu saja tetap ada musisi senior yang menjadi panutan dan mentornya, seperti Mas Roedy, Mbak Dian HP bahkan Sam Bobo pun diminta membuat aransemen, “ kata Yen Sinaringati.&nbsp;</p>



<p>Sam Bobo membuat aransemen lagu&nbsp;<em>‘Persada nusantara’</em>&nbsp;ciptan<strong>&nbsp;Joko Priyono</strong>&nbsp;alias&nbsp;<strong>Koko Thole</strong>&nbsp;yang dinyanyikan&nbsp;<strong>Adek</strong>.</p>



<p>Menurut Roedy, tugas Sam Bobo tidak mudah, karena dia harus membuat aransemen yang beda dengan contoh lagu aslinya yang terdengar ‘bermelodi dan lirik dewasa’, Bobo harus menjadikan lagu ini berwarna klasikal.</p>



<p>Selain MD, Roedyanto membuat aransemen lagu ciptaannya sendiri, ‘Tamasya Keluar Kota’ yang dinyanyikan Ardra Putra dan ‘Lihat Gambarku’ karya Sualudin ( Udin Sedunia ) dibawakan Nabila Mutiara dari Semarang.</p>



<p>Tentang Pekerja Seni Muda itu, kita bisa lihat peran seniman muda diluar Raynhard&nbsp; Lewis yang membuat aransemen 2 lagu, seperti Irsa Destiwi membuat aransemen lagu ‘Adikku Sayang’ ciptaan Yudhi Bravianto dinyanyikan Anastasia Aleta.</p>



<p>Abram Arbianto menulis aransemen lagu&nbsp;<em>‘Mama Papa Juara’</em>&nbsp;ciptaan&nbsp;<strong>Samsara</strong>&nbsp;dinyanyikan&nbsp;<strong>Jessica Reitanya</strong>&nbsp;dan lagu&nbsp;<em>‘Super Hero’</em>&nbsp;ciptaan&nbsp;<strong>Zee Bee</strong>&nbsp; dibawakan<strong>&nbsp;Swara Reiki.&nbsp;</strong>Lalu,&nbsp; Penata Suara (Sound Engineer ) ada&nbsp;<strong>Joe ‘Jojo’ Firzah</strong>&nbsp;dan<strong>&nbsp;Edwin Ambon, Rubby</strong>&nbsp;( Mixing ),<strong>&nbsp;Ade Fabiola</strong>&nbsp;(Vocal Director),&nbsp;<strong>Wawan Kawai</strong>&nbsp;(Clip Maker/Teaser ),&nbsp;<strong>Daisy Karina</strong>&nbsp;(Fashion Stylist),&nbsp;<strong>Shanty</strong>&nbsp;(Make up&nbsp; &amp; Hair Stylist).</p>



<p>Tak kalah menarik adalah album kompilasi lagu anak FLAN akan beredar dalam bentuk CD, iTunes / digital dan didampingi&nbsp; dengan buku yang merupakan penafsiran lirik lagu dan karakter penyanyanyinya,&nbsp; melibatkan Wickana ( Pelukis Buku ), Fiore Maheswari Danitta ( Penulis Buku), dua orang muda yang juga memiliki prestasi dibidangnya.</p>



<p>Menurut rencana album FLAN akan dirilis Mei 2015, dan Dirjen Kebudayaan&nbsp;<strong>Kacung Marijan</strong>&nbsp;dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI akan hadir ikut membedah materi album lagu anak ini</p>



<p>“Kami mendukung dan ikut bangga atas direkamnya Lomba Cipta Lagu Anak dan Lomba Penyanyi Anak yang lahir dari Festival Lagu Anak Nusantara 2012 yang digagas Kemendikbud bersama teman-teman musisi. Semoga album FLAN dapat menjadi trend baru perkembangan musik anak Indonesia, “ kata Dirjen Kebudayaan Kacung Marijan.<strong> XPOSEINDONESIA Bens Leo. Foto : Dudut Suhendra Putra</strong></p>


<div style="min-height: 535px;; " class="ub_image_slider swiper-container wp-block-ub-image-slider" id="ub_image_slider_fea07f44-53e7-4ff6-9672-159f3d0143f9" data-swiper-data='{"speed":300,"spaceBetween":20,"slidesPerView":1,"loop":true,"pagination":{"el": ".swiper-pagination" , "type": "bullets", "clickable":true},"navigation": {"nextEl": ".swiper-button-next", "prevEl": ".swiper-button-prev"}, "keyboard": { "enabled": true }, "effect": "slide","simulateTouch":false}'>
            <div class="swiper-wrapper"><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2020/10/Festival-Lagu-Anak-Nusantara-2012-Masuk-Rekaman.jpg" alt="" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">Gagasan menyatukan juara Lomba Cipta Lagu Anak dan Lomba Penyanyi Anak hasil ajang Festival Lagu Anak Nusantara 2012, akhirnya terwujud dengan direkamnya para juara oleh  Midori Record</figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2020/10/04-LAN-f58130d056.jpg" alt="" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption"></figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2020/10/02-LAN-b22879a369.jpg" alt="" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption"></figcaption>
            </figure></div>
            <div class="swiper-pagination"></div>
            <div class="swiper-button-prev"></div> <div class="swiper-button-next"></div>
        </div>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://xposeindonesia.com/music/festival-lagu-anak-nusantara-2012-masuk-rekaman/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">78</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2020/10/Festival-Lagu-Anak-Nusantara-2012-Masuk-Rekaman-300x195.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="195" />	</item>
		<item>
		<title>Andi Auriec Menunggu Berkah ‘Sampai Mati’</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/music/andi-auriec-menunggu-berkah-sampai-mati/</link>
					<comments>https://xposeindonesia.com/music/andi-auriec-menunggu-berkah-sampai-mati/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Aug 2013 07:00:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Music]]></category>
		<category><![CDATA[New Comer]]></category>
		<category><![CDATA[andi aueric]]></category>
		<category><![CDATA[bens leo]]></category>
		<category><![CDATA[launching album]]></category>
		<category><![CDATA[musisi baru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://offair.id/xposeid/?p=46</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="195" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2020/10/Andi-Auriec-Menunggu-Berkah-‘Sampai-Mati-300x195.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2020/10/Andi-Auriec-Menunggu-Berkah-‘Sampai-Mati-300x195.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2020/10/Andi-Auriec-Menunggu-Berkah-‘Sampai-Mati-768x498.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2020/10/Andi-Auriec-Menunggu-Berkah-‘Sampai-Mati-150x97.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2020/10/Andi-Auriec-Menunggu-Berkah-‘Sampai-Mati-600x389.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2020/10/Andi-Auriec-Menunggu-Berkah-‘Sampai-Mati-696x452.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2020/10/Andi-Auriec-Menunggu-Berkah-‘Sampai-Mati-647x420.jpg 647w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2020/10/Andi-Auriec-Menunggu-Berkah-‘Sampai-Mati.jpg 900w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" />Jika sekali waktu Anda berkunjung ke&#160; Ancol Beach City Mall dan mendengar jinglenya dilagukan, Anda perlu tahu,&#160;Andi Auriec&#160;lah penyanyi dan penciptanya. &#160;Auriec begitu biasa ia disapa,&#160; juga &#160;baru merilis&#160; mini labum &#160;bertajuk “Sampai Mati”. &#160;Selesainya proses rekaman album “Sampai Mati”, merupakan berkah besar buat Auriec, yang berasal dari Palu, Sulawesi tengah ini.&#160; Karena album “ini [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Jika sekali waktu Anda berkunjung ke&nbsp; Ancol Beach City Mall dan mendengar jinglenya dilagukan, Anda perlu tahu,&nbsp;<strong>Andi Auriec</strong>&nbsp;lah penyanyi dan penciptanya. &nbsp;Auriec begitu biasa ia disapa,&nbsp; juga &nbsp;baru merilis&nbsp; mini labum &nbsp;bertajuk “<strong>Sampai Mati</strong>”.</p>



<p>&nbsp;Selesainya proses rekaman album “<strong>Sampai Mati</strong>”, merupakan berkah besar buat Auriec, yang berasal dari Palu, Sulawesi tengah ini.&nbsp; Karena album “ini bisa diproduksi setelah&nbsp;<em>jingle</em>&nbsp;&nbsp;“<em>Ancol Beach City Mall”</em>&nbsp; tadi &nbsp;disukai&nbsp; pemiliknya”,&nbsp;<strong>Fredie Tan</strong>.</p>



<p>“Bukan hanya suka, Pak Fredie Tan juga kagum pada bakat Auriec bahkan mau membuatkan album rekaman, di bawah label baru&nbsp; Ancol Beach City (ABC) Record,” tutur&nbsp;<strong>Sofie Abidin</strong>&nbsp;yang berjasa menemukan Andi Auriec pertama kali &nbsp;dan ikut serta mengawal&nbsp; rekaman ini.</p>



<p>&nbsp;Album ini digarap dengan melibatkan&nbsp;<strong>Camelia Malik,&nbsp;</strong>sebagaisupervisi rekaman. &nbsp;“Suaranya berkarakter. Ia &nbsp;bagus dalam melakukan&nbsp;<em>falsetto</em>&nbsp;&nbsp;dan tidak terkesan maksa,” puji Camelia Malik. &nbsp;Di luar itu, Camelia juga mengakui kemampuan bermusik Auriec &nbsp;terutama dalam membuat sekaligus mengaransir lagu. “Sekarang, kita tinggal &nbsp;berharap, keberuntungan datang untuk Auriec,” katanya dalam&nbsp;<em>Press Conference</em>&nbsp;album ini.</p>



<p>&nbsp;Pengamat musik&nbsp;<strong>Bens Leo</strong>&nbsp;menyebut kemampuan bermusik Auriec mirip talenta&nbsp; yang dimiliki&nbsp;<strong>Fariz RM</strong>.&nbsp; “Ia juga bisa menjadi arranger<strong>,&nbsp;</strong>pencipta lagu sekaligus&nbsp;<em>sound engineer</em>&nbsp;, bahkan melakukan&nbsp;<em>mixing-mastering</em>&nbsp;sendiri. Ini&nbsp; pekerjaan berani juga tidak mudah dilakukan pendatang baru,” ujarnya. Perlu diketahui, Auriec bisa memainkan semua&nbsp; alat musik – bas, gitar akustik, gitar elektrik, piano / keyboards, cabassa – maupun&nbsp;<em>software</em>buat&nbsp;<em>string</em>&nbsp; dan drum MIDI.</p>



<p>Auriec memang musisi pendatang baru. Tapi pengalamannya bermusiknya boleh dibilang cukup matang. Auriec&nbsp; yang lahir di Palu 8 September 1984 itu pada kelas 4 dan 5 SD, sudah menjadi juara pertama Lomba Penyanyi Anak di Palu. SMA kelas satu, ia mulai menulis lagu untuk keperluan sekolah. Antara tahun 1998-2001, ia membentuk grup&nbsp;<em>underground.&nbsp;</em>Tahun 2004,&nbsp;ia pindah ke Surabaya dan mengikuti kursus gitar, tahun 2006 hijrah ke Jakarta bersama grup Kasat dan membuat&nbsp; rekaman di&nbsp;<strong>Virgo Ramayana</strong>&nbsp; ( 2007 ). Pada 2010, ia &nbsp;membangun band&nbsp;<strong>Newstar dan&nbsp;</strong>sempat merilis single ‘Sampai Mati’ melalui&nbsp;<strong>youtube.</strong></p>



<p>Dan Auriec sendiri sudah memiliki&nbsp;<em>stock</em>&nbsp;lagu lebih dari 50 buah yang layak untuk direkam. Namun yang &nbsp;masuk dalam mini album ini hanya enam lagu. Dengan single&nbsp;<em>‘Sampai Mati’</em>&nbsp;&nbsp;digarap dalam dua versi&nbsp;: versi nge-band dengan mengedepankan intro gitar akustik dijadikan sebagai&nbsp;<em>first single</em>, sedang dalam versi piano terdengar lebih lembut<strong>,</strong>&nbsp;menjadi&nbsp;<em>bonus track</em>&nbsp;bersama&nbsp; jingle&nbsp;<em>Ancol Beach City</em><strong>.</strong></p>



<p>&nbsp;Album “Sampai Mati” memuat&nbsp; lagu pop rock &nbsp;yang terdengar mudah disukai&nbsp; telinga pendengar musik Indonesia.&nbsp; Hampir semua lagu di sini layak disukai. Dengarlah contohnya pada lagu&nbsp; ‘<em>Sepertinya’</em>&nbsp;&nbsp;yang termuat pada&nbsp;&nbsp;<em>track</em>&nbsp;pertama. Lagu &nbsp;pop rock ini dibalut dalam alunan gitar berdistorsi. &nbsp;Karakter vokal Auriec kuat, ada suara asli dan ‘permainan’ teknik falsetto &nbsp;Betul kata Camelia Malik, Auriec memang kuat di teknik ini.</p>



<p>&nbsp;Pada akhirnya, materi yang bagus, harus disupport dengan promosi yang juga bagus. Kita tunggu Auriec bukan hanya di pentas&nbsp;<em>lyp-sinc</em>&nbsp;yang banyak bertabur di televisi. Namun juga dalam pentas&nbsp;<em>live</em>. Bahkan jika mungkin dikemas dengan iringan &nbsp;musik orchestra,&nbsp; seperti&nbsp; harapan&nbsp;<strong>Fredie Tan,&nbsp;</strong>yang menampung bakat Auriec dalam rekaman ini. (Muhamad Ihsan)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://xposeindonesia.com/music/andi-auriec-menunggu-berkah-sampai-mati/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">46</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2020/10/Andi-Auriec-Menunggu-Berkah-‘Sampai-Mati-300x195.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="195" />	</item>
	</channel>
</rss>
