<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">

<channel>
	<title>Arsy Widianto &#8211; Xpose Indonesia</title>
	<atom:link href="https://xposeindonesia.com/tag/arsy-widianto/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://xposeindonesia.com</link>
	<description>News And Entertaiment</description>
	<lastBuildDate>Mon, 22 Jun 2026 10:33:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.4</generator>

<image>
	<url>https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/04/cropped-Xpose-favicon-32x32.png</url>
	<title>Arsy Widianto &#8211; Xpose Indonesia</title>
	<link>https://xposeindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233386640</site>	<item>
		<title>Fajar Noor Rangkum Perjalanan Cinta dalam Album Penuh “Sementara, Selamanya”</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/music/fajar-noor-rangkum-perjalanan-cinta-dalam-album-penuh-sementara-selamanya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 10:33:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Music]]></category>
		<category><![CDATA[New Release]]></category>
		<category><![CDATA[Album 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Album Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Arsy Widianto]]></category>
		<category><![CDATA[Fajar Noor]]></category>
		<category><![CDATA[lagu cinta]]></category>
		<category><![CDATA[musik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Pop Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Sementara Selamanya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=41162</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="199" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/fajar-noor-300x199.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="fajar noor" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/fajar-noor-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/fajar-noor-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/fajar-noor-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/fajar-noor-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/fajar-noor-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/fajar-noor-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/fajar-noor-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/fajar-noor-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/fajar-noor-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/fajar-noor.jpg 1280w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" />Setelah konsisten menghadirkan sejumlah single yang mendapat perhatian pendengar musik pop Indonesia, penyanyi dan penulis lagu Fajar Noor kini memasuki babak baru dalam perjalanan kariernya. Musisi muda ini resmi merilis album penuh perdananya bertajuk “Sementara, Selamanya”, sebuah karya yang menjadi representasi paling personal dari perjalanan emosional dan musikal yang selama ini ia bangun. Album ini [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Setelah konsisten menghadirkan sejumlah single yang mendapat perhatian pendengar musik pop Indonesia, penyanyi dan penulis lagu <strong>Fajar Noor</strong> kini memasuki babak baru dalam perjalanan kariernya. Musisi muda ini resmi merilis album penuh perdananya bertajuk <strong>“Sementara, Selamanya”</strong>, sebuah karya yang menjadi representasi paling personal dari perjalanan emosional dan musikal yang selama ini ia bangun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Album ini menandai langkah penting bagi Fajar Noor sebagai seorang penyanyi sekaligus storyteller. Jika pada karya-karya sebelumnya ia banyak mengeksplorasi tema cinta melalui lagu-lagu yang berdiri sendiri, kali ini Fajar merangkumnya dalam satu kesatuan cerita yang utuh. Melalui tujuh lagu yang tersaji di dalam album, ia mengajak pendengar menyelami berbagai fase dalam sebuah hubungan, mulai dari jatuh cinta, konflik, kehilangan, hingga proses menerima kenyataan ketika sebuah hubungan harus berakhir.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mengusung tema besar <strong>“cycle of love”</strong>, album <em>Sementara, Selamanya</em> menggambarkan bagaimana cinta sering kali berjalan dalam lingkaran yang tidak selalu sempurna. Ada perasaan bahagia saat menemukan seseorang yang spesial, ada pertengkaran yang menguji hubungan, ada luka yang ditinggalkan perpisahan, hingga kenangan yang terus bertahan meski hubungan tersebut telah usai.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menariknya, Fajar tidak menyajikan kisah cinta yang penuh drama berlebihan. Sebaliknya, ia memilih mengangkat emosi-emosi sederhana yang justru sering dirasakan banyak orang namun jarang diungkapkan secara gamblang. Perasaan menyesal, kata-kata yang tidak sempat terucap, rasa kehilangan yang datang diam-diam, hingga hubungan yang terasa selesai tetapi sebenarnya masih menyisakan banyak pertanyaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam album ini, setiap lagu menjadi potongan cerita yang saling terhubung. Ada momen ketika seseorang menemukan tujuan hidupnya melalui cinta, merasakan keyakinan bahwa pasangannya adalah orang yang tepat, menghadapi kesalahpahaman yang perlahan mengikis hubungan, hingga berusaha bangkit dari patah hati.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fajar Noor menjadikan pengalaman emosional tersebut sebagai benang merah yang menghubungkan seluruh lagu dalam album. Hasilnya adalah karya yang terasa dekat dengan kehidupan banyak orang karena menggambarkan perjalanan cinta yang realistis dan manusiawi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Secara musikal, <em>Sementara, Selamanya</em> hadir dengan nuansa pop ballad yang hangat dan mudah diterima. Untuk mewujudkan visi tersebut, Fajar menggandeng sejumlah nama yang sudah dikenal dalam industri musik Indonesia, termasuk <strong>Arsy Widianto</strong> dan <strong>Iqbal Siregar</strong> sebagai produser.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kolaborasi tersebut menghasilkan aransemen yang sederhana namun tetap modern. Piano, gitar, dan elemen musik pop kontemporer diracik dengan pendekatan yang tidak berlebihan sehingga mampu memberi ruang bagi vokal dan lirik untuk menjadi pusat perhatian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melodi yang kuat dipadukan dengan lirik yang jujur membuat setiap lagu terasa intim dan emosional. Pendengar tidak hanya diajak menikmati musik, tetapi juga merasakan perjalanan perasaan yang coba disampaikan Fajar Noor melalui setiap bait lagu.</p>



<div><a href="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/fajar-noor-01-1024x678.jpg" class="td-modal-image"><figure class="wp-block-image size-large is-resized"><img decoding="async" width="1024" height="678" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/fajar-noor-01-1024x678.jpg" alt="fajar noor 01" class="wp-image-41165" style="width:1068px;height:auto" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/fajar-noor-01-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/fajar-noor-01-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/fajar-noor-01-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/fajar-noor-01-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/fajar-noor-01-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/fajar-noor-01-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/fajar-noor-01-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/fajar-noor-01-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/fajar-noor-01-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/fajar-noor-01.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">fajar noor 01</figcaption></figure></a></div>



<p class="wp-block-paragraph">Album <em>Sementara, Selamanya</em> berisi tujuh lagu yang masing-masing memiliki karakter dan cerita tersendiri, yaitu <strong>“Yang Kutuju”</strong>, <strong>“Tahta Hatiku #PendampingHatiku”</strong>, <strong>“Satu Satunya”</strong>, <strong>“Salah Apa Aku”</strong>, <strong>“Tuhan Tau Kita Saling Cinta”</strong>, <strong>“Jangan Datang Saat Kesepian”</strong>, dan <strong>“Sembuh Tanpaku”</strong>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketujuh lagu tersebut membentuk sebuah narasi utuh tentang cinta yang tidak selalu berjalan sesuai harapan. Ada lagu yang berbicara tentang keyakinan, ada yang mengisahkan penyesalan, sementara lainnya menggambarkan proses penyembuhan setelah hubungan berakhir.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui album perdananya ini, Fajar Noor menunjukkan perkembangan yang signifikan sebagai musisi. Tidak hanya dari sisi kualitas produksi musik, tetapi juga dalam kemampuannya menerjemahkan emosi menjadi karya yang relevan dengan pengalaman banyak orang.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Sementara, Selamanya</em> bukan sekadar kumpulan lagu cinta. Album ini menjadi refleksi tentang bagaimana manusia bertumbuh melalui hubungan, menghadapi kehilangan, dan belajar menerima bahwa tidak semua hal yang indah dapat bertahan selamanya. Namun justru dari pengalaman-pengalaman itulah seseorang menemukan makna yang lebih dalam tentang cinta dan kehidupan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan pendekatan yang jujur, personal, dan penuh perasaan, Fajar Noor menghadirkan album yang berpotensi menjadi teman bagi banyak pendengar yang sedang menjalani perjalanan emosional mereka sendiri. <strong>XPOSEINDONESIA/IHSAN</strong></p>



<iframe data-testid="embed-iframe" style="border-radius:12px" src="https://open.spotify.com/embed/album/47wF2oUGXvb44j1Wo1aLfD?utm_source=generator" width="100%" height="352" frameBorder="0" allowfullscreen="" allow="autoplay; clipboard-write; encrypted-media; fullscreen; picture-in-picture" loading="lazy"></iframe>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">41162</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/06/fajar-noor-300x199.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="199" />	</item>
		<item>
		<title>Yovie Sandingkan ArTi dalam Musik Series Cinta</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/music/new-release/yovie-sandingkan-arti-dalam-musik-series-cinta/</link>
					<comments>https://xposeindonesia.com/music/new-release/yovie-sandingkan-arti-dalam-musik-series-cinta/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Mar 2021 13:53:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[New Release]]></category>
		<category><![CDATA[Arsy Widianto]]></category>
		<category><![CDATA[Tiara]]></category>
		<category><![CDATA[Yovie Widianto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=5247</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="195" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/03/ARTI-CINTA-YOVIE-5-1-300x195.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/03/ARTI-CINTA-YOVIE-5-1-300x195.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/03/ARTI-CINTA-YOVIE-5-1-768x499.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/03/ARTI-CINTA-YOVIE-5-1-150x97.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/03/ARTI-CINTA-YOVIE-5-1-600x390.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/03/ARTI-CINTA-YOVIE-5-1-696x452.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/03/ARTI-CINTA-YOVIE-5-1-647x420.jpg 647w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/03/ARTI-CINTA-YOVIE-5-1.jpg 770w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" />Di musik rekaman Indonesia hari ini, ada duet yang tengah hits yakni Arsy Widianto dan Tiara Andini (disingkat ArTi). Single mereka “Cintanya Aku” (lagu karya Yovie Widianto), diposting via akun YouTube Tiara, sejak 22 Januari 2021 hingga pertengahan Maret, telah meraih view lebih dari 10 juta kali. Yovie memang secara khusus merancang proyek musik series [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Di musik rekaman Indonesia hari ini, ada duet yang tengah hits yakni <strong>Arsy Widianto </strong>dan <strong>Tiara Andini </strong>(disingkat ArTi).<br></p>



<p class="wp-block-paragraph">Single mereka “Cintanya Aku” (lagu karya <strong>Yovie Widianto</strong>), diposting via akun YouTube Tiara, sejak 22 Januari 2021 hingga pertengahan Maret, telah meraih view lebih dari 10 juta kali.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Yovie memang secara khusus merancang proyek musik series ‘ArTi Untuk Cinta’, dengan menyandingkan Arsy (putranya) dengan Tiara, penyanyi <em>runner-up </em><strong>Indonesian Idol </strong>musim ke 10, tahun 2020. Single mereka dilepas di bawah bendera <strong>Universal Music.<br></strong><em>Project </em>itu memuat single hits lainnya yang merupakan suatu rangkaian cerita dari perjalanan cinta.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>“Ini musik series yang menarik sekaligus menyenangkan. Karena dikemas unik dan sangat kekinian,” ujar Yovie dalam wawancara dengan <strong>Xposeindonesia.com,</strong> Kamis, 18 Maret 2020.<br></p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketiga single tadi dirilis dalam waktu berdekatan : &#8216;Diam Diam&#8217; (5 Februari), &#8216;Padamu Luka&#8217; (19 Februari), dan single penutup bertajuk  &#8216;Bahaya&#8217; (5 Maret). Kesemua video musik tersebut mendapat <em>view </em>jutaan kali.<br></p>



<p class="wp-block-paragraph">“Bukan hanya sukses di YouTube, Alhamdulilah lagu mereka masuk <em>chart</em>, dan banyak pendengarnya di digital platform,” kata Yovie Widianto yang baru meraih <strong>Best Composer of The Year di Mnet Asian Music Awards 2020 </strong>,yang diselenggarakan di Korea Selatan, Desember 2020. Yovie mendapat penghargaan itu lewat lagu “Maafkan Aku” dan “Terlanjur Cinta” yang dinyanyikan Tiara Andini.<br></p>



<p class="wp-block-paragraph">“Mungkin, ini rejeki Pandemi buat kami dalam berkarya di tengah masa penuh doa dan keprihatinan. Merefleksikan bagaimana kita bersyukur,” kata Yovie.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>Yovie menyebut sukses duet ArTi, “Selain karena ArTi memang bisa menyanyi, keduanya mampu membawakan lagu dengan hati. Banyak penyanyi di Indonesia yang memiliki kualitas suara luar biasa, tapi tidak banyak yang pandai membawakan sekaligus menjiwainya dengan hati!”</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="h-mencintai-dicintai-korea">Mencintai &amp; Dicintai Korea</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Yovie yang sangat terkenal sebagai komposer lagu cinta manis, menyiapkan single “Bahaya” dinyanyikan ArTi dalam bahasa Korea. Sebuah bahasa yang sedang hits di Indonesia, gara gara popularitas serial drama dan merebaknya musik K Pop.<br></p>



<p class="wp-block-paragraph">ArTi tampil sangat fasih menyanyikan lagu itu. “Kami masih dalam tahap belajar. Otododak. Tapi bisalah kalau diminta membaca hangul (alfabet dalam aksara Korea,” kata Tiara yang hobi mendengar musik K Pop itu dalam acara <strong><em>Cakap Cakap </em>Bens Leo </strong>via Live Instagram di akun @bensleo52.<br></p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Arsy mempelajari Bahasa Korea secara otodidak.  “Dari nonton drakor. Tapi kalau diajak ngobrol belum bisa lah. Belum lancar!’<br></p>



<p class="wp-block-paragraph">Popularitas pasangan duet ini, ternyata juga memancing beragam <em>reaction</em> di YouTube.<br>“Ada yang memberi <em>reaction</em> berbentuk komen terhadap lagu dari pengamat musik. Ini membanggakan dan mengharukan. Karena mereka datang dari berbagai negara. Ada Malaysia, Philipina, juga Korea. Senang luar biasa. Takjub. Saya sangat bersyukur. Alhamdullilah,” ujar Arsy yang bernama lengkap <strong>Muhammad Arsy Widianto</strong>, kelahiran Bandung, 26 Nov 1999.<br></p>



<p class="wp-block-paragraph">Titi yang bernama <strong>Tiara Anugrah Eka Setyo Andini</strong> kelahiran Jember, 23 Sept 2001 itu mengatakan, popularitas lagu mereka bukan hanya muncul dari <em>reaction </em>yang diungkap para pengamat. </p>



<p class="wp-block-paragraph">“Tetapi  juga karena lagu kami &#8220;cintanya Aku&#8221; ada yang membuat versi <em>cover</em>nya  dalam bahasa Inggris. Bahkan ada penyanyi Korea yang menyanyikan lagu itu dalam bahasa mereka. Wah  benar benar nggak nyangka, lagu kita  bisa sampai ke Korea,” kata Tiara yang baru meraih penghargaan <strong>Best New</strong> <strong>Artist 2020</strong> lewat ajang yang sama dengan Yovie, <strong><em>Mnet Asian Music Awards 2020 </em></strong>.<br></p>



<p class="wp-block-paragraph">ArTi mengaku mencintai kesenian serba Korea. Arsy penikmat drakor, Titi  menyukai K-Pop. Karena itu, berkunjung ke Korea Selatan masih menjadi impian sekaligus cita cita keduanya. Akankah ArTi datang ke sana, juga untuk membuat video klip lagu terbaru? Ya…siapa tahu. <strong>XPOSEINDONESIA/NS Foto : Dudut Suhendra Putra , Muhamad Ihsan</strong></p>



<h2 class="wp-block-heading" id="h-more-pictures">More Pictures</h2>


<div style="min-height: 535px" class="ub_image_slider swiper-container wp-block-ub-image-slider" id="ub_image_slider_54671716-de6b-4982-a26e-ac64fce118d5" data-swiper-data='{"speed":300,"spaceBetween":20,"slidesPerView":1,"loop":true,"pagination":{"el": ".swiper-pagination" , "type": "bullets", "clickable":true},"navigation": {"nextEl": ".swiper-button-next", "prevEl": ".swiper-button-prev"}, "keyboard": { "enabled": true }, "effect": "slide","simulateTouch":false}'>
            <div class="swiper-wrapper"><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/03/ARTI-CINTA-YOVIE-2.jpg" alt="" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption"></figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/03/ARTI-CINTA-YOVIE-3.jpg" alt="" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption"></figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/03/ARTI-CINTA-YOVIE-5.jpg" alt="" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption"></figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/03/ARTI-CINTA-YOVIE-6.jpg" alt="" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption"></figcaption>
            </figure><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/03/ARTI-CINTA-YOVIE.jpg" alt="" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption"></figcaption>
            </figure></div>
            <div class="swiper-pagination"></div>
            <div class="swiper-button-prev"></div> <div class="swiper-button-next"></div>
        </div>


<p class="wp-block-paragraph"></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://xposeindonesia.com/music/new-release/yovie-sandingkan-arti-dalam-musik-series-cinta/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">5247</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/03/ARTI-CINTA-YOVIE-5-1-300x195.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="195" />	</item>
	</channel>
</rss>
