<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">

<channel>
	<title>album terbaru &#8211; Xpose Indonesia</title>
	<atom:link href="https://xposeindonesia.com/tag/album-terbaru/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://xposeindonesia.com</link>
	<description>News And Entertaiment</description>
	<lastBuildDate>Wed, 12 Aug 2026 07:18:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>

<image>
	<url>https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/04/cropped-Xpose-favicon-32x32.png</url>
	<title>album terbaru &#8211; Xpose Indonesia</title>
	<link>https://xposeindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233386640</site>	<item>
		<title>Ghea Indrawari Rilis Album Kedua “Rasi Bintang”, Menyusuri Arah Cinta Lewat Petunjuk Semesta</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/music/ghea-indrawari-rilis-album-kedua-rasi-bintang-menyusuri-arah-cinta-lewat-petunjuk-semesta/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Aug 2026 07:18:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Music]]></category>
		<category><![CDATA[New Release]]></category>
		<category><![CDATA[Album Kedua Ghea Indrawari]]></category>
		<category><![CDATA[Album Rasi Bintang]]></category>
		<category><![CDATA[album terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Berdamai]]></category>
		<category><![CDATA[Entertainment Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Ghea Indrawari]]></category>
		<category><![CDATA[Kisah Cinta]]></category>
		<category><![CDATA[Lagu Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Life After Break Up]]></category>
		<category><![CDATA[musik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Musik Pop]]></category>
		<category><![CDATA[Penyanyi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Rasi Bintang]]></category>
		<category><![CDATA[Rilis Album]]></category>
		<category><![CDATA[Self Healing]]></category>
		<category><![CDATA[Self Love]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=42342</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="199" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/ghea-indrawari-300x199.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="ghea indrawari" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/ghea-indrawari-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/ghea-indrawari-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/ghea-indrawari-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/ghea-indrawari-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/ghea-indrawari-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/ghea-indrawari-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/ghea-indrawari-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/ghea-indrawari-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/ghea-indrawari-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/ghea-indrawari.jpg 1280w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" />Setelah sukses memperkenalkan perjalanan self healing dan self love melalui album perdana Berdamai, Ghea Indrawari kembali membuka cerita personal lewat album keduanya, Rasi Bintang. Album terbaru ini resmi dirilis di berbagai platform musik digital dan membawa pendengar masuk ke ruang emosional yang berbeda: tentang cinta, kehilangan, keraguan, hingga mencari arah di tengah hubungan yang tidak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Setelah sukses memperkenalkan perjalanan <em>self healing</em> dan <em>self love</em> melalui album perdana <strong>Berdamai</strong>, Ghea Indrawari kembali membuka cerita personal lewat album keduanya, <strong>Rasi Bintang</strong>. Album terbaru ini resmi dirilis di berbagai platform musik digital dan membawa pendengar masuk ke ruang emosional yang berbeda: tentang cinta, kehilangan, keraguan, hingga mencari arah di tengah hubungan yang tidak selalu memiliki jawaban pasti.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jika <strong>Berdamai</strong> menjadi gambaran perjalanan Ghea untuk berdamai dengan diri sendiri, <strong>Rasi Bintang</strong> hadir sebagai cerita tentang bagaimana seseorang berhadapan dengan perasaan ketika cinta mulai mengambil peran yang lebih besar dalam hidup.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui album ini, Ghea mengeksplorasi berbagai sisi manusia ketika jatuh cinta, mulai dari rasa takjub ketika menemukan seseorang yang terasa istimewa, ketakutan kehilangan, keinginan mempertahankan hubungan, hingga fase <em>life after break up</em> yang sering kali menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan percintaan.</p>



<div><a href="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/ghea-indrawari_02.jpg" class="td-modal-image"><figure class="wp-block-image size-full"><img decoding="async" width="1080" height="1440" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/ghea-indrawari_02.jpg" alt="ghea indrawari 02" class="wp-image-42346" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/ghea-indrawari_02.jpg 1080w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/ghea-indrawari_02-225x300.jpg 225w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/ghea-indrawari_02-768x1024.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/ghea-indrawari_02-315x420.jpg 315w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/ghea-indrawari_02-630x840.jpg 630w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/ghea-indrawari_02-150x200.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/ghea-indrawari_02-300x400.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/ghea-indrawari_02-600x800.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/ghea-indrawari_02-696x928.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/ghea-indrawari_02-1068x1424.jpg 1068w" sizes="(max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /><figcaption class="wp-element-caption">ghea indrawari </figcaption></figure></a></div>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Rasi Bintang</strong> juga tidak hanya menawarkan kumpulan lagu, tetapi membangun sebuah semesta cerita yang lebih utuh. Ghea menghadirkan perpaduan musik, visual, dan narasi untuk menggambarkan bagaimana generasi masa kini memahami cinta, menjalani hubungan, menghadapi perpisahan, hingga kembali menemukan arah setelah semuanya berakhir.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Konsep album tersebut berangkat dari gagasan mengenai <strong>rasi bintang sebagai petunjuk</strong>. Dalam astronomi maupun astrologi, rasi bintang kerap dikaitkan dengan tanda atau arah tertentu. Gagasan itu kemudian digunakan Ghea sebagai metafora dalam memahami cinta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketika seseorang berada dalam hubungan, tidak jarang muncul kebutuhan untuk mendapatkan tanda, kepastian, maupun jawaban atas perasaan yang sedang dirasakan. Dalam konteks tersebut, <strong>Rasi Bintang</strong> menjadi gambaran perjalanan seseorang yang mencoba membaca berbagai tanda dari semesta sekaligus memahami apa yang sebenarnya terjadi di dalam dirinya.</p>



<iframe data-testid="embed-iframe" style="border-radius:12px" src="https://open.spotify.com/embed/album/3HsjsVPBsqUrND6IjjKGCs?utm_source=generator&#038;si=4ac2d683ae764509" width="100%" height="352" frameBorder="0" allowfullscreen="" allow="autoplay; clipboard-write; encrypted-media; fullscreen; picture-in-picture" loading="lazy"></iframe>



<p class="wp-block-paragraph">Pendekatan tersebut membuat album kedua Ghea memiliki warna yang berbeda dari karya sebelumnya. Jika <em>Berdamai</em> lebih banyak berbicara mengenai proses menerima dan mencintai diri sendiri, <em>Rasi Bintang</em> membawa pendengar pada pengalaman yang lebih luas mengenai dinamika hubungan dan perasaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lewat album ini, Ghea seolah mengajak pendengar untuk melihat cinta sebagai sebuah perjalanan. Ada fase ketika seseorang merasa menemukan arah, ada saat ketika mulai kehilangan pegangan, dan ada pula momen ketika harus belajar berjalan kembali setelah hubungan berakhir.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kisah tersebut terasa dekat dengan kehidupan generasi sekarang yang semakin terbiasa mengekspresikan perasaan melalui musik, visual, maupun berbagai simbol. Karena itu, <strong>Rasi Bintang</strong> tidak hanya menjadi album tentang kisah cinta Ghea, tetapi juga ruang bagi pendengar untuk menemukan cerita mereka sendiri di dalam setiap lagu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan dirilisnya <strong>Rasi Bintang</strong>, Ghea Indrawari kembali menunjukkan perkembangan musikal dan cerita personal yang ingin ia bagikan kepada pendengar. Album ini menjadi babak baru setelah <em>Berdamai</em>, sekaligus perjalanan untuk memahami bahwa dalam urusan cinta, terkadang manusia memang membutuhkan sebuah petunjuk untuk menentukan ke mana harus melangkah. <strong>XPOSEINDONESIA/IHSAN</strong></p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<div class="youtube-embed" data-video_id="Rf4VvcYvdLI"><iframe title="Ghea Indrawari - DAUN DAUN (Official Music Video)" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/Rf4VvcYvdLI?feature=oembed&#038;enablejsapi=1" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe></div>
</div></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">42342</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/08/ghea-indrawari-300x199.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="199" />	</item>
		<item>
		<title>Efek Rumah Kaca Rilis Album Rimpang dalam Format Vinyl: Peluncuran dan Ketersediaan Versi Limited Edition</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/music/new-release/efek-rumah-kaca-rilis-album-rimpang-dalam-format-vinyl-peluncuran-dan-ketersediaan-versi-limited-edition/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Aug 2024 07:20:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[New Release]]></category>
		<category><![CDATA[album terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Demajors]]></category>
		<category><![CDATA[Efek Rumah Kaca]]></category>
		<category><![CDATA[limited edition]]></category>
		<category><![CDATA[musik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[peluncuran vinyl]]></category>
		<category><![CDATA[Rimpang]]></category>
		<category><![CDATA[vinyl album]]></category>
		<category><![CDATA[vinyl regular]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=23431</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="199" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/efek-rumah-kaca-300x199.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="efek rumah kaca" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/efek-rumah-kaca-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/efek-rumah-kaca-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/efek-rumah-kaca-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/efek-rumah-kaca-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/efek-rumah-kaca-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/efek-rumah-kaca-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/efek-rumah-kaca-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/efek-rumah-kaca-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/efek-rumah-kaca-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/efek-rumah-kaca.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" />Setelah sebelumnya dirilis dalam format digital dan CD, album Rimpang dari Efek Rumah Kaca (ERK) kini hadir dalam format vinyl melalui kerja sama dengan perusahaan rekaman demajors. Peluncuran vinyl album Rimpang versi regular (black) diadakan pada 30 Agustus 2024 di kantor demajors, dengan harga Rp 450.000. Selain penjualan vinyl, acara peluncuran tersebut juga mencakup sesi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Setelah sebelumnya dirilis dalam format digital dan CD, album <em><strong>Rimpang</strong></em> dari <strong>Efek Rumah Kaca</strong> (ERK) kini hadir dalam format vinyl melalui kerja sama dengan perusahaan rekaman demajors. Peluncuran vinyl album <em>Rimpang</em> versi regular (black) diadakan pada 30 Agustus 2024 di kantor demajors, dengan harga Rp 450.000. Selain penjualan vinyl, acara peluncuran tersebut juga mencakup sesi meet and greet, siaran langsung ERK di Synchronize Radio dalam program Jalan Sore-Sore yang dipandu oleh Mika Tobing dan Ammar Yazid, serta sesi pemutaran lagu-lagu dari piringan hitam oleh personil ERK dan teman-teman mereka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Vinyl album <em>Rimpang</em> tersedia dalam dua versi: regular (black) dan limited edition (clear). Bagi penggemar yang tidak dapat hadir pada acara peluncuran, vinyl versi regular (black) akan mulai dijual pada 31 Agustus 2024 di seluruh jaringan edar serta di website demajors. Versi limited edition akan menyusul dalam waktu dekat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Album <em>Rimpang</em>, yang terinspirasi oleh teori rhizome dari Deleuze dan Guattari, menggambarkan harapan-harapan yang muncul secara acak, tak linier, tanpa hirarki, dan menjalar dalam berbagai situasi. Single pertama dari album ini, “Heroik,” menjadi perkenalan arah musikal ERK berikutnya. Lagu “Fun Kaya Fun,” yang menampilkan Suraa (pseudonim dari Cempaka Surakusumah), merupakan salah satu trek utama dalam album ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Album <em>Rimpang</em> juga mendapatkan pengakuan di Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2023, dengan nominasi untuk Album Alternatif Terbaik dan nominasi Duo/Grup/Kolaborasi Alternatif Terbaik untuk single “Fun Kaya Fun.” Penghargaan ini menegaskan bahwa album <em>Rimpang</em> telah mendapat sorotan dan respons positif dari publik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Cholil, vokalis ERK, menyatakan, “Karena Rimpang adalah album terakhir saat ini, selera estetika kami memang ada di situ. Kami sangat senang dengan hadirnya vinyl ini; kehangatan mendengarkan album <em>Rimpang</em> kini bisa dinikmati melalui berbagai cara, mulai dari platform streaming digital, CD, hingga vinyl.”</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/vinyl-album-rimpang-efek-rumah-kaca-1024x678.jpg" alt="Vinyl Album Rimpang - Efek Rumah kaca" class="wp-image-23435" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/vinyl-album-rimpang-efek-rumah-kaca-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/vinyl-album-rimpang-efek-rumah-kaca-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/vinyl-album-rimpang-efek-rumah-kaca-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/vinyl-album-rimpang-efek-rumah-kaca-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/vinyl-album-rimpang-efek-rumah-kaca-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/vinyl-album-rimpang-efek-rumah-kaca-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/vinyl-album-rimpang-efek-rumah-kaca-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/vinyl-album-rimpang-efek-rumah-kaca-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/vinyl-album-rimpang-efek-rumah-kaca-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/vinyl-album-rimpang-efek-rumah-kaca.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Vinyl Album Rimpang &#8211; Efek Rumah kaca</figcaption></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Detail album <em>Rimpang</em> dalam format vinyl adalah sebagai berikut:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Efek Rumah Kaca</strong></li>



<li><strong>Rimpang</strong></li>



<li><strong>DMJV034</strong></li>



<li><strong>2 x 12 inci, 45 RPM</strong></li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Tracklist:</strong></p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>A1</strong> Fun Kaya Fun</li>



<li><strong>A2</strong> Bergeming</li>



<li><strong>B1</strong> Heroik</li>



<li><strong>B2</strong> Tetaplah Terlelap</li>



<li><strong>B3</strong> Sondang</li>



<li><strong>C1</strong> Kita Yang Purba</li>



<li><strong>C2</strong> Ternak Digembala</li>



<li><strong>D1</strong> Rimpang</li>



<li><strong>D2</strong> Bersemi Sekebun</li>



<li><strong>D3</strong> Manifesto</li>
</ul>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">23431</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/efek-rumah-kaca-300x199.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="199" />	</item>
		<item>
		<title>Album Baru .Feast: Membangun &#038; Menghancurkan Menghadirkan Transformasi dan Kolaborasi Baru</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/music/new-release/album-baru-feast-membangun-menghancurkan-menghadirkan-transformasi-dan-kolaborasi-baru/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Aug 2024 07:09:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[New Release]]></category>
		<category><![CDATA[album terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Feast]]></category>
		<category><![CDATA[Iga Massardi]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Lafa Pratomo]]></category>
		<category><![CDATA[Laleilmanino]]></category>
		<category><![CDATA[Membangun & Menghancurkan]]></category>
		<category><![CDATA[Musik Rock]]></category>
		<category><![CDATA[produser musik]]></category>
		<category><![CDATA[single terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=23425</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="199" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/feast_01-300x199.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt=".Feast" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/feast_01-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/feast_01-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/feast_01-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/feast_01-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/feast_01-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/feast_01-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/feast_01-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/feast_01-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/feast_01-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/feast_01.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" />Setelah melalui perjalanan yang penuh lika-liku dan berbagai tantangan tak terduga, band rock asal Jakarta, .Feast, akhirnya merilis album terbaru mereka yang telah lama dinantikan, Membangun &#38; Menghancurkan. Album ini dirilis pada 30 Agustus 2024 melalui Sun Eater dan tersedia di berbagai platform musik digital. Album ini menampilkan single “Konsekuens,” “Politrik,” dan “Nina,” yang telah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Setelah melalui perjalanan yang penuh lika-liku dan berbagai tantangan tak terduga, band rock asal Jakarta, <strong>.Feast</strong>, akhirnya merilis album terbaru mereka yang telah lama dinantikan, <em><strong>Membangun &amp; Menghancurkan</strong></em>. Album ini dirilis pada 30 Agustus 2024 melalui Sun Eater dan tersedia di berbagai platform musik digital. Album ini menampilkan single “Konsekuens,” “Politrik,” dan “Nina,” yang telah diperkenalkan sebelumnya. Dalam album ini, anggota .Feast, yakni <strong>Baskara Putra </strong>(vokal), <strong>Adnan Satyanugraha</strong> (gitar), <strong>Dicky Renanda</strong> (gitar), dan <strong>Fadli “Awan” Fikriawan</strong> (bass), melakukan transformasi besar dengan berkolaborasi bersama sejumlah produser musik Indonesia terkemuka, seperti Laleilmanino, Lafa Pratomo, dan Iga Massardi.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baskara Putra</strong> mengungkapkan bahwa pernyataan “.Feast yang lama sudah mati” tidak hanya merupakan sebuah pernyataan provokatif, tetapi juga gambaran akurat tentang bagaimana album <em>Membangun &amp; Menghancurkan</em> diciptakan. Album ini menjadi karya paling eklektik mereka sejauh ini, dengan melibatkan 12 produser dari berbagai sudut kancah musik Indonesia. <strong>Fadli “Awan” Fikriawan</strong> menjelaskan bahwa keterlibatan banyak produser membantu mereka menemukan perspektif baru setelah lebih dari satu dekade berkarier. Album ini berisi 15 lagu yang mencakup materi paling pribadi dan introspektif mereka, menjauh dari isu-isu sosiopolitis yang biasa mereka angkat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Album ini menggambarkan perjalanan pribadi anggota band yang kini memasuki usia 30-an, dengan lirik yang mencakup tema-tema seperti menjadi orang tua, kematian, hedonisme, hasrat, dan kebencian terhadap diri sendiri. Adnan Satyanugraha menambahkan bahwa album ini mencerminkan pandangan mikro terhadap lingkungan sekitar mereka. Ia merasa terdorong untuk membuat lagu “Nina,” yang diproduseri Vega Antares, sebagai penghargaan untuk putrinya. Sementara Dicky Renanda terinspirasi oleh petualangan masa mudanya untuk menulis lagu “Arteri,” yang digarap oleh Laleilmanino.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Membangun &amp; Menghancurkan</em> bukanlah album yang awalnya direncanakan setelah kesuksesan album mini <em>Beberapa Orang Memaafkan</em>. Pada tahun 2019, band ini mengumumkan album tersebut namun pandemi yang terjadi pada tahun 2020 mengubah rencana mereka. Selama pandemi, mereka merilis album mini <em>Uang Muka</em> dan album <em>Abdi Lara Insani</em> yang berisi materi lama. Penundaan ini juga berfungsi untuk menunda penyelesaian album <em>Membangun &amp; Menghancurkan</em>, dengan ungkapan “Kawal Membangun dan Menghancurkan” yang menjadi pengingat untuk menyelesaikannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah tur pada awal 2023, yang seharusnya menjadi perayaan satu dekade mereka, .Feast mengalami kejenuhan. Mereka memutuskan untuk memulai ulang album ini dari awal. Mereka mempertahankan judul dan dua lagu pembuka serta penutup, “Membangun” dan “Menghancurkan,” yang diproduseri oleh Enrico Octaviano dan Giovanni Rahmadeva. Untuk sisa album, mereka menciptakan materi baru dengan pendekatan yang segar. Baskara menjelaskan bahwa mereka menganggap album ini sebagai awal baru untuk band mereka dengan ilmu yang mereka miliki sekarang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selama paruh pertama tahun 2024, .Feast bekerja sama dengan produser yang dianggap cocok untuk setiap lagu tanpa mempertimbangkan apakah hasilnya terdengar seperti .Feast yang lama. Hasilnya adalah album yang sangat berbeda dengan karya mereka sebelumnya. Dari hard rock di lagu “Konsekuens” dan “Politrik” hingga sentuhan lembut di “Ouroboros” dan “Langitruntuh,” <em>Membangun &amp; Menghancurkan</em> mendobrak batasan musik mereka. Adnan menjelaskan bahwa mereka menjadi lebih terbuka terhadap selera dan masukan satu sama lain, membuat lagu-lagu mereka terasa lebih segar dengan karakter .Feast yang lebih kuat dan jujur.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/feast_02-1024x678.jpg" alt=".Feast" class="wp-image-23429" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/feast_02-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/feast_02-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/feast_02-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/feast_02-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/feast_02-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/feast_02-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/feast_02-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/feast_02-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/feast_02-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/feast_02.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">.Feast</figcaption></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Lirik di album ini menggambarkan amarah dan kekecewaan yang lebih banyak diarahkan pada diri mereka sendiri, mencerminkan pengalaman dan perjalanan mereka. Lirik tersebut ditulis sebagian besar oleh Baskara dan termasuk tema seperti kekhawatiran opini publik di “Metakritik” dan rasa takut kehilangan orang yang dikasihi di “O, Tuan.” Album ini juga memperkenalkan Dias Widjajanto, drummer baru mereka, yang menunjukkan kemampuan bermainnya dalam berbagai gaya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Membangun &amp; Menghancurkan</em> mungkin bukan album yang awalnya direncanakan oleh .Feast, tetapi mereka sangat bangga dengan hasilnya. Dicky mengungkapkan bahwa album ini merupakan momen monumental bagi mereka, dan Awan menambahkan bahwa prosesnya lebih menantang dibandingkan sebelumnya. Mereka berharap pendengar dapat merasakan keseruan yang sama seperti yang mereka rasakan saat menciptakan album ini. Baskara berharap pendengar merasakan dedikasi penuh yang mereka berikan dalam album ini, sementara Adnan menambahkan bahwa mereka berharap orang-orang akan menyukainya setelah mengeluarkan biaya yang cukup besar untuk produksi album ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan begitu, .Feast yang lama telah berakhir, dan mereka menyambut era baru mereka dengan penuh semangat. <strong>XPOSEINDONESIA/IHSAN</strong></p>



<iframe style="border-radius:12px" src="https://open.spotify.com/embed/album/0y9i2KHDYh2gKfbpUNiM86?utm_source=generator" width="100%" height="352" frameBorder="0" allowfullscreen="" allow="autoplay; clipboard-write; encrypted-media; fullscreen; picture-in-picture" loading="lazy"></iframe>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">23425</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/feast_01-300x199.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="199" />	</item>
		<item>
		<title>Tabraklari Luncurkan Album Terbaru “Keluar Tumbuh Liar”</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/music/new-release/tabraklari-luncurkan-album-terbaru-keluar-tumbuh-liar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Aug 2024 06:50:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[New Release]]></category>
		<category><![CDATA[album 2024]]></category>
		<category><![CDATA[album terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[band Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Kelas Pagi]]></category>
		<category><![CDATA[Keluar Tumbuh Liar]]></category>
		<category><![CDATA[musik fastcore]]></category>
		<category><![CDATA[musik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[rilisan digital]]></category>
		<category><![CDATA[Tabraklari]]></category>
		<category><![CDATA[video lirik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=23419</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="199" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/tabraklari-300x199.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="tabraklari" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/tabraklari-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/tabraklari-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/tabraklari-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/tabraklari-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/tabraklari-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/tabraklari-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/tabraklari-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/tabraklari-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/tabraklari-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/tabraklari.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" />Setelah lima tahun absen sejak peluncuran album Satanis Takut Hantu, band fastcore asal Tangerang, Tabraklari, kembali dengan karya terbaru mereka yang berjudul Keluar Tumbuh Liar. Album ini dijadwalkan rilis secara digital pada 23 Agustus 2024 dan menampilkan total 21 lagu yang siap dibawa dengan gaya ugal-ugalan khas mereka. Album Keluar Tumbuh Liar menampilkan karya dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Setelah lima tahun absen sejak peluncuran album <em>Satanis Takut Hantu</em>, band fastcore asal Tangerang, <strong>Tabraklari</strong>, kembali dengan karya terbaru mereka yang berjudul <em>Keluar Tumbuh Liar</em>. Album ini dijadwalkan rilis secara digital pada 23 Agustus 2024 dan menampilkan total 21 lagu yang siap dibawa dengan gaya ugal-ugalan khas mereka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Album <em><strong>Keluar Tumbuh Liar</strong></em> menampilkan karya dari lima anggota band Tabraklari: Luthfi Hadi Maulana (vokal), Yoga Ghafara (gitar), Odongpejjj (bass), Teguh Kurniawan (drum), dan Alexunder Bryan (gitar). Album ini terdiri dari berbagai track berjudul unik seperti “Punya Mobil Ga Punya Parkiran”, “Gangster”, “Salah Jalan”, “Andai Ku Jadi PNS”, “Pura-Pura Suka Kucing”, “Sungkem”, “Metallika”, “Udah Rapih Kebelet Berak”, “Jangan Hina Kuli”, dan “Dapat Yang Baik”, dengan “ABRI” sebagai fokus utama dalam album ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Kolaborasi Unik dengan Kelas Pagi</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Album ini juga merupakan hasil kolaborasi dengan Kelas Pagi, sebuah komunitas fotografi yang didirikan oleh Anton Ismael. Kelas Pagi, yang dikenal dengan fokusnya pada edukasi fotografi, turut berperan dalam penyajian album ini dengan menggarap video lirik untuk setiap lagu. Kolaborasi ini tidak hanya memperkaya aspek visual dari album tetapi juga menunjukkan dukungan komunitas lokal terhadap seni.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Narasi dan Proses Kreatif</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam hal narasi, <em>Keluar Tumbuh Liar</em> menceritakan perjalanan seorang tokoh fiksi bernama Anton, seorang pemuda dari Kabupaten Tangerang yang berjuang melalui berbagai tantangan demi mewujudkan impian-impiannya. Anton, yang sedang mengerjakan skripsi di semester ke-14, sering menghadapi berbagai hambatan dari keluarga, tetangga, hingga ABRI (Abang-Abangan Ribet). Meskipun menghadapi banyak rintangan, Anton terus maju dengan tekad untuk meraih mimpi-mimpinya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Odongpejjj, salah satu anggota band, menjelaskan bahwa Anton adalah sosok yang tidak pernah ingin mengubah lingkungan sekitarnya, namun selalu percaya pada pilihan yang diambilnya. &#8220;Anton selalu percaya bahwa apa yang ia jalankan dan keluarkan adalah pilihan terbaik untuk hidupnya. Ia akan terus Keluar Tumbuh dan Liar,&#8221; ungkap Odong.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Proses pembuatan album ini melibatkan jamming spontan di antara para anggota band untuk menemukan riff yang kemudian dikembangkan menjadi lagu utuh. Album ini juga melibatkan Dennis Ferdinand (Perunggu) sebagai produser, menambah sentuhan spesial dalam produksi.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Rencana Rilis dan Aktivitas Mendatang</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah rilis digital dan video lirik, Tabraklari berencana untuk melanjutkan promosi album <em>Keluar Tumbuh Liar</em> dengan rilisan fisik serta sejumlah aktivasi, termasuk tur dan pameran. Para penggemar dapat menantikan berbagai kegiatan menarik seputar album terbaru ini dalam waktu dekat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan kehadiran album <em>Keluar Tumbuh Liar</em>, Tabraklari kembali membuktikan eksistensi mereka dalam industri musik dengan karya yang tidak hanya menggugah semangat tetapi juga mengajak pendengar untuk merenung melalui kisah Anton yang penuh perjuangan dan inspirasi. <strong>XPOSEINDONESIA/IHSAN</strong></p>



<iframe style="border-radius:12px" src="https://open.spotify.com/embed/track/18jz8LESb3ZJQkvWHfkLdq?utm_source=generator" width="100%" height="352" frameBorder="0" allowfullscreen="" allow="autoplay; clipboard-write; encrypted-media; fullscreen; picture-in-picture" loading="lazy"></iframe>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">23419</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2024/08/tabraklari-300x199.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="199" />	</item>
	</channel>
</rss>
