<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">

<channel>
	<title>Acara Peninggalan. Virtual Reality MUseum &#8211; Xpose Indonesia</title>
	<atom:link href="https://xposeindonesia.com/tag/acara-peninggalan-virtual-reality-museum/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://xposeindonesia.com</link>
	<description>News And Entertaiment</description>
	<lastBuildDate>Fri, 05 Feb 2021 05:00:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/04/cropped-Xpose-favicon-32x32.png</url>
	<title>Acara Peninggalan. Virtual Reality MUseum &#8211; Xpose Indonesia</title>
	<link>https://xposeindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233386640</site>	<item>
		<title>Arca Peninggalan Majapahit Dikemaas dalam Format 3D</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/exclusive/arca-peninggalan-majapahit-dikemaas-dalam-format-3d/</link>
					<comments>https://xposeindonesia.com/exclusive/arca-peninggalan-majapahit-dikemaas-dalam-format-3d/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 May 2014 04:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Whats On]]></category>
		<category><![CDATA[Acara Peninggalan. Virtual Reality MUseum]]></category>
		<category><![CDATA[Majapahit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://offair.id/xposeid/?p=1227</guid>

					<description><![CDATA[Arca-arca peninggalan zaman Kerajaan Majapahit yang tersebar di berbagai Negara, kini&#160;&#160;bisa dilihat dari dekat&#160;dalam format&#160;tiga dimensi (3D) di Virtual Reality Museum Majapahit. Teknologi&#160;ini&#160;memungkinkan penggunanya&#160;bisa&#160;mengamati patung-patung kuno&#160;dengan&#160;menggunakan alat yang disebut&#160;Oculis Rift.&#160; Alat ini&#160;diperkenalkan pada acara&#160;Museum Week&#160;yang akan berlangsung 13-18 Mei 2014 di Senayan City, Jakarta. &#8220;Oculis Rift&#160;berbentuk kacamata yang mengarah pada layar LCD tunggal sebesar tujuh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Arca-arca peninggalan zaman Kerajaan Majapahit yang tersebar di berbagai Negara, kini&nbsp;&nbsp;bisa dilihat dari dekat&nbsp;dalam format&nbsp;tiga dimensi (3D) di Virtual Reality Museum Majapahit.</p>



<p>Teknologi&nbsp;ini&nbsp;memungkinkan penggunanya&nbsp;bisa&nbsp;mengamati patung-patung kuno&nbsp;dengan&nbsp;menggunakan alat yang disebut&nbsp;<strong>Oculis Rift</strong>.&nbsp; Alat ini&nbsp;diperkenalkan pada acara&nbsp;<em>Museum Week</em>&nbsp;yang akan berlangsung 13-18 Mei 2014 di Senayan City, Jakarta.</p>



<p><em>&#8220;Oculis Rift</em>&nbsp;berbentuk kacamata yang mengarah pada layar LCD tunggal sebesar tujuh inci,&nbsp;sehingga kita dapat melihat arca peninggalan Kerajaan Majapahit dalam format tiga dimensi,&#8221; kata&nbsp;<em>Managing Director Anantarupa Studios</em>&nbsp;<strong>Diana Paskarina&nbsp;</strong>dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa.</p>



<p>Oculus Rift memiliki sensor di&nbsp;<em>accelerometer</em>&nbsp;dan&nbsp;<em>gyroscope</em>&nbsp;yang masuk ke dalam game PC, yang memungkinkan pengguna memandang ruang 360 derajat dan merasakan sensasi menjelajahi patung demi patung.&nbsp;&nbsp;&#8220;Melalui media Oculus Rift , pengguna dapat menjelajah satu arca sekitar satu menit yang dihitung berdasarkan durasi suara,&#8221; kata Diana.</p>



<p>Saat ini Virtual Reality Museum Majapahit menampilkan 10 arca, antara lain arca&nbsp;<strong>Adityawarman, Penunggang Gajah, Maharesi Agastya, Tribhuanawijayatunggadewi (Parwati), Yoga Tantra, Dwarapala, Dyah Wijaya (Harihara), Prajnaparamita, Sri Rajadevi Maharajasa (Parwati)</strong>&nbsp;dan&nbsp;<strong>Ganesha</strong>.&nbsp;Selanjutnya akan ada 58 arca peninggalan Kerajaan Majapahit dalam realitas virtual Museum Majapahit.</p>



<p>Diana menjelaskan, ide untuk menghadirkan realitas virtual Museum Majapahit berawal dari konsep&nbsp;<em>artificial reality</em>&nbsp;yang telah disiapkan perusahaannya pada 2009.&nbsp;Mereka menghadirkan realitas virtual itu untuk mendigitalisasi aset budaya Indonesia supaya lebih mudah dilihat masyarakat.</p>



<p>&nbsp;&#8220;Kami memandang perlu mengangkat Majapahit karena semboyan negara ini, Bhineka Tunggal Ika, tercetus pada masa Majapahit. Hanya saja generasi muda tidak tahu banyak soal Majapahit,&#8221; ungkap Diana.</p>



<p><strong>Sigit Diapsoputra</strong>&nbsp;dari&nbsp;<em>Program Supervisor Bakti Djarum Foundation</em>&nbsp;selaku penyelenggara acara itu mengatakan realitas virtual Museum Majapahit merupakan inovasi untuk melestarikan budaya Indonesia dalam wujud digital.</p>



<p>&#8220;Khusus untuk Majapahit, kita belum dapat lihat peninggalannya secara utuh. Melalui virtual ini diharapkan, peninggalan Majapahit dapat kita lihat secara utuh,&#8221; ujarnya.&nbsp;<strong>XPOSEINDONESIA/ANTARA&nbsp;&nbsp;FOTO/Teresia May</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://xposeindonesia.com/exclusive/arca-peninggalan-majapahit-dikemaas-dalam-format-3d/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1227</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
