Lewat  Konser 7 Ruang, Donny Hardono Berjuang Agar Pekerja Seni Tetap Bertahan Hidup 

17 August 2020

Larangan berkumpul, dan  adanya pembatasan pertunjukan konser konvensional selama masa pandemi Covid-19 mengakibatkan para pekerja seni di industri musik harus kehilangan pekerjaan. 

Melihat kondisi ini, Donny Hardono, pemilik  DSS Music mendadak mengembangkan ide  membuat konser virtual bernama “Konser 7 Ruang.” 

“Upaya ini dilakukan agar para pekerja seni, terutama karyawan yang bekerja di DSS  tetap bisa mendapatkan nafkah di tengah pandemi Covid-19, ungkap Donny saat diwawancarai Bens Leo yang ditayangkan via IG Live dan YouTube

Konser  yang ditayangkan melalui live streaming dengan menggunakan platform YouTube ini, menurut Donny,  telah menjadi sejarah baru dalam pertunjukan live music di Indonesia bahkan di dunia. 

Karena rasanya memang belum pernah ada sebuah show virtual yang rutin diseenggarakan dari dalam sebuah rumah.

Walaupun mengusung konsep konser virtual,  Donny menyebut, tetap mengikuti protokol kesehatan Covid-19  yang ditetapkan oleh Pemerintah, yaitu semua yang hadir harus tetap menjaga jarak saat konser live streaming berlangsung. 

“Pemain musik dan penyanyi yang tampil, di posisikan berjauhan dan dipisahkan di ruangan berbeda,” ungkap Donny 

Ide ini tercetus kata Donny, betul betul karena ada covid,  dan lockdown total. “Kita nggak ada job. Kemudian kita terpikir konser ini dengan membagi rumah ini menjadi 8 ruang. Tadinya hanya 1 ruang. Tapu kemuddian saya mutusin untuk membagi ruangan menjadi 7, plus ruangan saya jadi 8 tapi masih ada ruang di atas untuk streaming 1 dan mastering audio satu jadi 10 ruang,” ungkap Donny.

DSS Music menggelar kegiatan “Konser 7 Ruang” ini sebanyak tiga kali dalam setiap pekan. “Penonton dapat menunjukkan apresiasi melalui sistem donasi terbuka, sehingga memungkinkan siapa pun yang menonton bisa ikut berdonasi,” ujar Donny 

Donny mengatakan bahwa hasil donasi tersebut akan diberikan kepada para pekerja yang terlibat dalam “Konser 7 Ruang”.

Episode pertama “Konser 7 Ruang” diselenggarakan pada 20 April 2020, dengan tema untuk mengenang Glen Fredly. 

Saat itu, perlengkapan teknis yang digunakan belum memenuhi syarat.  “Sehingga acara belum  bisa terlihat maksimal. Masih terdapat beberapa kekurangan,” ungkap Donny mengakui.  

Namun, kini “Konser 7 Ruang” semakin berkembang. Hal tersebut karena adanya kerjasama antara musisi dan bagian produksi  yang berjalan dengan  lebih baik. Hingga akhirnya “Konser 7 Ruang” berhasil mendapatkan peningkatan jumlah donasi  yang masuk. Awalnya  di bawah 100 juta, kemudian meningkat  jadi Rp 128 juta, 250 juta, dan  terbaru 350 juta,  saat  pementasan yang menampilkan Penyanyi Amboina Sensation, 1 Agustus 2020

Dalam menggelar “Konser 7 Ruang,” Donny sudah menyiapkan dana, baik dari donasi maupun pribadi dari episode satu hingga episode yang akan mendatang. 

Dana pribadi disediakan oleh Donny pribadi sebagai pengganti honor ketika donasi tidak cukup untuk dibagi. 

Seluruh musisi dan penyanyi dalam “Konser 7 Ruang” mau terlibat dan kadang tanpa diminta. Diakui Donny, mereka semua memiliki moril yang bagus. 

Donny mengatakan, bahwa yang musisi dan penyanyi tampil di “Konser 7 Ruang” harus berkualitas bagus dan tidak asal-asalan. “Ini sesuatu yang membanggakan saya,  karena tujuan utama bukan semata soal dipuji bagus,  tapi apa yang saya bisa lakukan ketika pandemi ini  masih terus berlangsung dan kami tetap dapat uang,” ujar Donny saat ditanya bagaimana rasanya ditonton di seluruh dunia.

Menurut Donny, Indonesia memiliki kekayaan budaya musik. Seperti musik tradisional, musik pop, jazz, dan rap. Namun ia menyayangkan saat ini, banyak stasiun televisi yang menentukan  hanya musisi atau penyanyi  tertentu saja  yang bisa tampil. 

Hal tersebut  terlihat wajar, karena merupakan tuntutan dari pihak sponsor yang mendukung dana bagi acara tersebut. 

“Jadi banyak  musisi dan penyanyi kita yang karena kurang diberi kesempatan untuk tampil. Dan  penonton  hanya bisa menyaksikan yang itu itu saja,” ujar Donny. 

Dan “Konser 7 Ruang” memecah persoalan itu. “Kini musik Indonesia seolah punya televisi sendiri! Siapapun, peyanyi yang pernah punya hits dan terkenal di era lalu,  tetap bisa tampil di sini”  ujar Donny  mengakhiri percakapan XPOSEINDONESIA/Nanda Gia . Foto : Dipinjam dari Facebook  Donny Hardono

More Pictures

 

 

 

Last modified on Monday, 17 August 2020 09:46
Login to post comments

Music

July 13, 2013 0

Andi Auriec Menunggu Berkah ‘Sampai Mati’

Jika sekali waktu Anda berkunjung ke  Ancol Beach City...
July 27, 2013 0

Metalica Live in Jakarta

Metallica, akan manggung di Jakarta pada Minggu, 25...
July 27, 2013 0

“Best Song Ever” dari One Direction

Superstar global, One Direction merilis single terbaru...
July 29, 2013 0

Alicia Keys Manggung di Jakarta

Alicia Keys terkenal di dunia musik sebagai pelantun...