Salam Hore :  Challenge Kreatif dari Om Roedyanto Wasito untuk Anak Indonesia

15 June 2020

Di tengah masa pandemi Corona, yang mewajibkan masyarakat dunia juga Indonesia  (khususnya), untuk  tetap tinggal di rumah,  di tengah bulan suci Ramadan 1441 H,   Roedyanto Wasito  punya ide cemerlang untuk mengisi waktu luang anak-anak: yakni menggelar ajang menyanyi via Instagram.

Ajang yang diberi nama “Salam Hore” ini, menurut  musician/music director/arranger di Spoon Master Record ini, bukan lomba  yang memperebutkan hadiah dan posisi juara lewat seleksi juri,  melainkan  hanya semacam game dan challenge  khusus untuk penyanyi anak dengan menggunakan Instagram sebagai  media interaktifnya. 

“Saya menyediakan game untuk mengajak anak-anak  sambil belajar mengenal nada dan notasi dalam  lagu yang saya ciptakan khusus untuk 'Salam Hore',” ungkap Roedy kepada Nini Sunny  dari www.xposeindonesia.com  dalam program Live IG  bertema Review  Chalenge Lagu Anak Seputar Salam Hore, Sabtu Malam, 13/06/2020

“Saya buat  program ini, setelah melihat  banyak anak-anak sampai pra remaja, meng-cover lagu dewasa untuk di upload di Instagram,” ungkap Roedy lagi. 

Khusus di "Salam Hore", menurut Roedy anak-anak bukan diajak membuat cover version,  melainkan  sungguh sungguh menyanyikan lagu karyanya.

“Karena ini memang  lagu baru,  yang saya  ciptakan  khusus untuk "Salam Hore".  Anak-anak yang ikut challenge, dipersilahkan  mempresentasikannya sesuai versi mereka. Jadi bukan cover version,” ungkap Roedy lagi.

Lima Level Kejam

Untuk mengikuti program "Salam Hore", Roedyanto yang merupakan pemain bass Emerald BEX, menyiapkan lima lagu baru untuk dinyanyikan anak-anak dengan level dan tantangan yang berbeda beda. 

Lagu itu diposting seminggu sekali di Instagram. 

“Dalam satu minggu saya posting satu lagu untuk satu level. Kemudian anak-anak  mempelajari, dan menyanyikan, sekaligus merekam video lewat handphone dan mengeditnya. Kemudian memposting video via akun Instagram masing masing dengan hastag  sesuai level, misalnya #laguanaklevel1. Begitu seterusnya sampai lima minggu,”  ungkap Roedy.

Lagu  yang disebar dalam lima minggu tersebut adalah,  “Waktu Yang Berharga” untuk  level satu. Lagu easy listening  ini tidak rumit dinyanyikan. Tapi si penyanyi wajib penjiwaan yang kuat 

Masuk ke level dua,  Roedy menyiapkan lagu “Bersih Itu Indah" yang  terdengar  memiliki notasi menantang. Temponya cepat,  terdengar ceria  tapi juga banyak jebakan. Tema lagu ini  seperti kita mendengar  soundtrack dalam film Sound of Music

Naik ke level tiga, Roedy  mengirimkan lagu berjudul  “Putri Raja”. Sebuah lagu unik penuh tantangan,  dan tikungan tajam. Di mana si penyanyi  wajib berlatih  tehnik pernafasan panjang, menguasai tehnik staccato sekaligus falesseto.

Untuk duduk di level empat, Roedy mempersembahkan lagu ”Menjelang Malam” sebuah lagu  sendu yang memiliki harmoni not yang tidak biasa.  Penyanyi perlu berganti modulasi  sampai 3 kali, wajib dilagukan dengan pitch control yang sempurna

Sementara pada level lima, Roedy membuat tantangan yang tak terduga dan berbeda dari level sebelumnya. 

“Karena anak-anak sudah mempelajari ear training di level sebelumnya. Pada level lima saya menyiapkan musik tanpa melodi dan lirik. Tugas anak-anak melengkapi sekaligus menyanyikannya,”  kata Roedy. 

Lantas, bagaimana jika ada peserta yang belum mampu menulis lirik? “Mudah.  Mereka bisa meng-cover lagu yang sudah dibuat dan diposting temannya di Instagram,” ungkap pria  berkaca mata minus ini.

Mampukah anak-anak melakukan itu?  “Anak sekarang beda dengan anak jaman kita dulu. Anak sekarang tidak bisa ditantang. Apapun yang kita challenge, akan mereka  terima.  Dan terbukti hasilnya sungguh hebat. Bikin saya happy sekaligus bangga,” tutur Roedy sambil menyebut peserta program ini, bukan hanya datang dari Jakarta, tapi juga Jogjakarta, Palembang, Kalimantan dan lain-lain. (lihat : inilah Penyanyi & Pencipta Lagu Anak versi "Salam Hore")

Dihadang Kritik

Meski  merasa happy dengan hasil program yang dibuatnya bersama team,  Roedy mengaku mendapat kritik baik langsung maupun terselubung. 

“Banyak yang bilang,  challenge menyanyi ini tidak cocok untuk usia anak-anak. Karena  lagunya sulit, dan tidak ada parameternya. Tapi saya bilang, buktinya kok bisa. Ini kan bisa kita  jalani  karena tanpa kebanyakan memakai teori. Ternyata   ada kok anak-anak usia  6-8 tahun  yang bisa menyanyikan lagu yang saya sodorkan,” ujar Roedy  sambil menyebut nama Sarah, Cia, @vallethedragon,  @jocelyn, @charvi_vanya, @sulthan_abid10  @lidwina-vidya sebagai sedikit contoh dalam "Salam Hore". 

“Bahkan beberapa nama itu  bisa menembus  level 5. Semua peserta  dalam "Salam Hore" bisa menghibur dengan skill yang menurut aku.... aku sampai speechless dan nggak berhenti untuk memuji mereka,” ungkap Roedy. Mereka bukan hanya bisa menyanyi dan mencipta lagu. Tapi juga mengedit video.  Dan itu hanya menggunakan handphone!" ujar Roedy bangga. 

“Semoga "Salam Hore"  bisa berlanjut dan menjadi tempat anak-anak bergembira. Itu saja sih yang saya pikir. Next project akan seperti apa? Masih kita godok. Belum bisa saya sebutkan sekarang!”

Untuk Melestarikan Lagu Anak.

Apa yang dilakukan Roedyanto Wasito dalam program "Salam Hore" sesungguhnya patut diapresiasi. Ia langsung beraksi dan berbuat sesuatu untuk menjawab kritik tajam yang menyebut hari ini, lagu dan penyanyi anak-anak sangat  langka. 

Namun, lagi lagi kreativitasnya  dalam menghasilkan lagu anak baru, ditanggapi  dari sudut berlawanan.  

Roedy dinilai  kurang  ikut melestarikan  lagu anak.  Karena pola lagunya sungguh berbeda dengan pencipta lagu anak terdahulu.

“Jaman sudah berubah dengan cepat, gaya lagu anak hari ini sangat berbeda dengan lagu anak-anak  era saya dulu,” ucap Roedyanto. 

“Gaya  lagu sekarang sudah  lebih  bebas,  baik dari gaya nyanyi maupun mengeskplorasi notasi,  lagu anak tidak harus selalu sederhana." tutupnya  

Inilah Penyanyi sekaligus Pencipta Lagu Anak yang Mengikuti  Program "Salam Hore" di Level 5  

1. @dewi-nur_lathifa,  (“Tetap di Rumah Saja") 

2. @helenacintaku  (“Salam Hore”)

3. @shantidewilie (Persahabatan”),

4. @sherinathu_tiwanie ("Negeri Yang Kucinta"), 

5. @airin.dniella (Mimpi Menjadi Bintang),  

6. @i.am.kat.i (Mari Menari), 

7. @kasih cinta (Menggapai Mimpi),

8. @farrel junior (Marilah Berkaya),

9.  @Grace kelas 3 SD (Ayo Menari Bersama),

10. @aishadamacandrika (Kehidupan yang Berbeda)

11. @queennn.aav (Jangan Takut)

12. @anabellewiana (Warna Warnimu)

13. @aurelia_art_14 (Jarak Takkan Pisahkan Kita)

14. @lubnariesty (Sahabat)

15. @charissaramona  (Naik Balon Udara)

16. @maria_agnes_evangelista (Di Rumah Tetap Asyik)

17. @axel_gloryus (Mari Bernyanyi)

18. @richaelakenin (Jumpa Lain Hari)

19. @joannatalenta  (Ayo Semangat Belajar)

20. @tiniresni (Bernyanyi Bersama)

21. Cia (Riang Bersama)

22. @tasyakhirania (Ayo Menari)

23. @andrea_hana_nana (Penari)

24. @tyara_myori (Bernyanyilah Bersama)

25. @kiranradina (Menjaga Alam)

26. @kayla_felicia (Hati Gembira) XPOSEINDONESIA/NS Foto : Dudut Suhendra Putra

 

More Pictures

 

 

 

 

Last modified on Monday, 15 June 2020 21:50
Login to post comments

Music

July 13, 2013 0

Andi Auriec Menunggu Berkah ‘Sampai Mati’

Jika sekali waktu Anda berkunjung ke  Ancol Beach City...
July 27, 2013 0

Metalica Live in Jakarta

Metallica, akan manggung di Jakarta pada Minggu, 25...
July 27, 2013 0

“Best Song Ever” dari One Direction

Superstar global, One Direction merilis single terbaru...
July 29, 2013 0

Alicia Keys Manggung di Jakarta

Alicia Keys terkenal di dunia musik sebagai pelantun...