Tiket LCLR Plus 2 : Terjual Laris Manis via WA

11 February 2019

XI CREATIVE – The Promotor dalam empat tahun terakhir ini, semakin kokoh  terkenal sebagai event organizer yang memproduksi panggung musik era 70-80 an yang berkelas dan (tetap bisa) laku meski di tengah persaingan jadwal konser lain yang  sangat padat.



Terlebih  di bulan Februari 2019, di saat  mereka akan menggelar Konser LCLR Plus 2,  pada 15 Februari 2019, jadwal yang mereka susun, ternyata berhadap-hadapan ketat dengan beberapa panggung  berkelas lainnya.  Lihatlah ada Konser Eross, Chrisye,  Yockie (1 Feb di Jakarta  dan 14 Feb  di Surabaya),  Monokrom Tulus (6 Feb), Love Festival (9 Feb), Salute 3 Female Songwriters (9 Feb),  Hedi Yunus  (15 Feb).

Bagaimana menjual tiket  pertunjukkan seharga Rp 1,5 juta (VVIP) dan Rp 500 ribu (Silver) di tengah persaingan  panggung live show yang begitu ketat?


Kadri Mohamad selaku tim kreatif dari XI CREATIVE – The Promotor menyebut, kondisi ini memang tidak mudah. Terlebih konsep musik era 70-80-an yang dijual, akan berarti usia penonton juga kebanyakan akan datang dari era itu.

“Kami tetap menjual  tiket melalui loket.com. Namun untuk memperluas penjualan,  kami juga menggunakan  facebook dan pendekatan melalui whatsapp messenger. Karena ternyata mereka lebih efektif didekati via whatsapp messenger!” kata Kadri.

Konser LCLR plus 2, yang bakal digelar di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki (TIM) dirancang menampilkan beberapa pelantun asli lagu-lagu LCLR yang berbaur dengan beberapa penyanyi muda.


Line up terdiri dari Trie Utami, Ruth Sahanaya, Keenan Nasution, Dira Sugandi, Ikang Fawzi, Imaniar & Iromy Big Kids, Dhenok Wahyudi, Andi /rif, Rian D’Masiv, The KadriJimmo, Djajusman, Chaseiro All Stars, HIVI!, 3 Composers, Aya Anjani, Vira Talisa, dan diperkuat pula oleh PSM UI Paragita. Music Director dipercayakan kepada Indro Hardjodikoro (penggarap musik Konser LCLR Plus tahun 2015). Sementara untuk tata suara diserahkan kepada DSS, dan tata cahaya dipercayakan kepada Lemmon.id.

Menurut Kadri,  “Pemilihan  kolaburasi penyanyi muda seperti HIVI, dan lain-lain itu, utuk lebih memperlihatkan bahwa musik jaman  dulu,  bisa dikolaborasikan ke anak-anak sekarang.  Meskipun, ternyata tidak selalu berhasil dalam mencapai target penonton ke usia anak-anak muda!”

Irman Alvian Zahiruddin sebagai Chairman dari XI CREATIVE - The Promotor dalam rilis yag diterima Xposeindonesia menyebut,   “Konser LCLR PLUS 2  akan jadi ajang pembuktian sejarah kebangkitan musik pop kreatif sekaligus penghormatan kepada para kreatornya karena begitu banyak karya abadi mereka hingga saat ini.”

Seperti diketahui,  sejarah musik Indonesia mencatat, Lomba Cipta Lagu Remaja (LCLR) yang diadakan Radio Prambors  pada 1977  hingga era 80an,  menghasilkan  kumpulan lagu  cantik yang berbeda dari musik pop ‘main stream’ yang beredar saat itu.  

Komposisi musik, tema lagu dan pilihan lirik yang ditulis para peserta lomba sangat kreatif.  Musik dan lagu yang tercipta dari LCLR disebut-sebut  sebagai awal dimulainya era musik pop kreatif Indonesia.

Kenangan  indah tentang kekayaan dan kejayaan lagu-lagu hasil LCLR (dan juga lagu era 70-90 an) inilah yang menjadi jualan kuat dari XI CREATIVE – The Promotor. Ayo gabung  nonton di tanggal 15 Februari. Minat? Untuk tiket, coba kontak langsung via WA ke  62 811 841 411   XPOSEINDONESIA/NS. Foto : Muhamad Ihsan (Dari Petas LCLR 1 - 2015)

More Pictures

Last modified on Monday, 11 February 2019 14:57
Login to post comments

Music

July 13, 2013 0

Andi Auriec Menunggu Berkah ‘Sampai Mati’

Jika sekali waktu Anda berkunjung ke  Ancol Beach City...
July 27, 2013 0

Metalica Live in Jakarta

Metallica, akan manggung di Jakarta pada Minggu, 25...
July 27, 2013 0

“Best Song Ever” dari One Direction

Superstar global, One Direction merilis single terbaru...
July 29, 2013 0

Alicia Keys Manggung di Jakarta

Alicia Keys terkenal di dunia musik sebagai pelantun...