Senin, Januari 19, 2026

When Jazz Ketemu Blues. What will Happen sih?

Ok, Gugun Blues Shelter, emang blues sejati. Dan lalu ini, Dewa Budjana, gitaris rock atau pop? Penonton meneriakkan, rock. Ada juga yang menyebut pop! Seru ya. Dalam pementasan bersuasana intimate begitu, bahkan seorang Dewa Budjana dengan perjalanan panjangnya sejak 1980-an, bergaul lebih dekat dengan jazz. Dan setumpuk solo album yang bernuansa jazz juga, toh orang lebih mengenalnya sebagai gitaris pop!

Itu ada ya yang rikues bawain satu aja lagu GIGI, bisa ga? MC bertanya pada Dewa Budjana dan juga Gugun Blues Shelter. Keduanya tersenyum lebar, nanti-nanti sajalah ya. Pada acara hari ini belum memungkinkan nih. Faktor sebagai gitaris GIGI, kelompok pop-rock, nampaknya yang lebih dikenal atawa lebih populer untuk penonton malam itu.

Ini pertama kali nih kami main berdua ya, ucap Budjana dengan pandangan mata pada Gugun. Gugun menganggukkan kepala. Agak nekad, tapi toh kejadian juga. Walau mungkin terbilang persiapan rada mepet. Maka tak heran, mereka berdua dalam sesi kolaborasi bermain berdua, ga bisa menghadirkan satu-dua lagu karya Budjana.

Perlu persiapan lebih khusus, lebih banyak waktu dong, terang Gugun. Anak-anak (band pengiring dari Gugun Blues Shelter, maksudnya) memang agak keberatan mainin lagu-lagunya Budjana. Waktu nyiapinnya ga bisa sebentar. Karena lagu-lagunya susah. Budjana tertawa, ya tidak seperti itu sebenarnya.

Menurut Budjana, ada kok lagu-lagunya yang terbilang lebih mudah untuk dimainkan banyak orang. “Nanti gw cariin, gw ajuin ya,”timpal Budjana. Dijawab Gugun, “Boleh, boleh. Nanti di kesempatan berikut saja, asal waktu latihannya cukup ya Mas Budj.” Jadi kolaborasi dua gitar tersebut, akan berlanjut?

Yang jelas, Malam Minggu 17 Januari kemarin, suasana di Kofi&Ti Lounge, Deheng House di Kawasan Taman Kemang, terbilang ramai. Nyaris semua seats yang tersedia terisi penuh. Ini acaranya Gugun dan band trionya, jelas Budjana. “Gw jadi bintang tamu. Mainin 5 lagulah gitu. Gugun akan main dulu bertiga di depan,”terang Budjana lagi.

Sesuai scenario tersebut, Gugun tampil bertiga. Ia didukung bassis, Angga Pratama. Dan dengan drummer yang berpenampilan vintage abis, Refki Nanda. Mereka memainkan beberapa nomer lagu, yang langsung menghangatkan suasana. Kalau saja nontonnya sambil minum hot americano, tentu bakal lebih menghangatkan badan? Bisa jadi. Nonton blues, dengan black coffee, well why not? And, cigar?

Iya coba dengan cigar alias cerutu. Karena sponsor acara tersebut adalah Dos Hermanos, cigar lokal keluaran kelompok usaha Djarum. Blues with cigar? Dengerin aja, lagu pembukanya “Bad Politician”, karya Gugun sendiri yang menjadi single yang dirilis 3 tahun silam. Lalu ada lagu lainnya,“I Want you she so heavy” yang disambung langsung dengan “Miss You”nya The Rolling Stones.

Gugun memainkan beragam lagu, ada yang cover. Tapi dominan menyelipkan lagu-lagu karyanya sendiri. “Jingga” dan “Hitam Membiru” misalnya. Atau ada juga lagu hangat karyanya yang lain, “Way Back Home”, “When I see You Again” dan “Soul on Fire”.

Trionya bermain efektif nan efisien. Langsung menebarkan suasana menyenangkan dan menghibur. Blues dengan sisipan konotasi rock, yang dipimpin syatan gitar Gugun, sungguh sebuah hiburan menghabiskan malam minggu yang lumayan mengasyikkan.

Dan Dewa Budjana kemudian didaulat naik panggung. Mereka memainkan “Cause We Endeh as a Lover”, yang dipopulerkan oleh Jeff Beck, lagu yang dirilis perdana tahun 1975. Disusul karya Gugun, “Funk #2”. Berlanjut sdengan karya Gugun yang lain, dari album Coming Out, “Stay With Me Tonight”. Disusul komposisi berikut, “Woman Life Blues”.

Kolaborasi apik dua gitaris berbeda aliran kesukaan itu, ditutup “jammin’ nan seru dan membara”. Dimana mereka memilih membawakan, “Stratus” karya drummer legendaris, Billy Cobham. Lagu tersebut dari album Spectrum, salah satu album terlaris dari Billy Cobham, yang dirilis tahun 1973.

Berakhirlah pertemuan dua gitaris tersebut. Penonton terlihat puas. Malam yang mungkin bisa dibilang, lumayan sempurna. Blues mendominasi, jazz seolah memberi sentuhan yang tak kalah asyik dan lantas memperkaya sajian musiknya. Nontonnya dengan hot coffee dan cerutu? Oh mungkin bisa jadi pengalaman baru yang perlu dilestarikan….

Dan akankah perjumpaan Gugun dan Budjana akan berlanjut? Atau diteruskan dengan Gugun berjumpa dan main bareng gitaris berkarakter lain, dari genre music lain? Well, wait and see, brothers and sisters. Enjoy! XPOSEINDONESIA/dM

More Pictures

Dewa Budjana

Dewa Budjana

dewa budjana 04

Gugun Blues Shelter

Gugun Blues Shelter

gugun blues shelter

Gugun Blues Shelter

Gugun Blues Shelter

gugun blues shelter

Dewa Budjana

Dewa Budjana

dewa budjana

Dewa Budjana

Dewa Budjana

dewa budjana

Dewa Budjana

Dewa Budjana

dewa budjana

Dewa Budjana dan Gugun Blues Shelter

Dewa Budjana dan Gugun Blues Shelter

dewa budjana dan gugun blues shelter

Must Read

Related Articles