Restu Triandy begitu nama lengkapnya. Eh, emangnya, comfort-zone dia itu apaan sih? Andy /rif, begitu nama populernya dianggap salah satu the Best Rock Vocalist khususnya untuk Alternative Rock.Sampai ada yang menyebut, untuk musik alternative, Andy kagak ada duanya. Kerongkongan plus pita suaranya, cetakannya udah “alternative”…
Mister Alternative Rock! Dipanggil begitu, ia tertawa. Padahal gw mah ya nyanyi bisa sesuai pesanan. Hajar aja. Kan usahain bisa dipelajari dulu, kalau misalnya lagu-lagu yang akan kita bawain itu kurang familiar, atau jarang kita bawain. Sebisa mungkin, kita pelajarilah….
Masalah utama, saat ini Andy /rif sang penyanyi rock ini makin banyak job jadi actor. Baik itu serial web-streaming, apalagi layar lebar. Macam bertransformasi dari rocker gagah dan gesit en lincah di panggung ke aktor film berkarakter beda-beda.
Mengatur waktu gimana, nyanyi dan main film? /rif na kumaha, kang-bro? Andy senyum,”Sedikit repot juga ngatur jadwal. Ya Jalani, mana yang duluan datang. Tapi gw sebenarnya main film kan ya, dari awal juga iseng. Tapi eh datang lagi tawaran, datang lagi. Makin banyak deh….”
Pada akhirnya yang terjadi, bisa begini nih. Sabtu jadwal syuting sehari penuh. Kata Andy, seringkali dijemput dari jam 05.00 pagi, pulangnya bisa jam 00.00, bahkan lebih. Minggu malam nyanyi, biasanya sudah di lokasi dari rada siangan sampai acara selesai. Biasanya kan kalau model konser gitu, bubaran atau bebas tugas, bisa jam 22.00-23.00an lah.
Hari Senin dan 3 hari ke depan, ia harus siap syuting lagi. Ya tetap, dijemput jam 05.00an. Begitulah “siklus” hidupnya saat ini. Antara syuting dan manggung. Kalau sedang off kedua dunia itu, ia memilih di rumah saja. Ya bersama istri dan kedua anaknya.
Ok, balik ke microphone. Maksudnya soal nyanyi-menyanyi. Kemarin Andy ditemui di konser kecil dan “private” bertema Classic Rock Concert. Konser ini dibikin dalam rangka perayaan ulang tahun sepasang “opa dan oma”. Hanya panggilan, sebenarnya belumlah “kakek-nenek” beneran. Tentu saja, pasangan penggemar rock dong!
Nah Andy “kebagian” membawakan 6 lagu. Yang menariknya adalah, ke-6 lagu terbilang, lagu yang sangat jarang Andy bawakan selama ini. Bahkan sebenarnya, emang belum pernah dinyanyiinnya di atas panggung. Betul kan, bro? Andy lagi-lagi tertawa. Kali ini tertawa lebih lebar. Iya nih, belum pernah euy, begitu jawabnya jujur.
Lihat aja. Andy bawain, “Maria” dari Carlos Santana. Lagu dari album fenomenal gitaris Santana, Supernatural, dirilis 1999. Disusul berikutnya sebuah ballad yang sangat 70’s, “A Certain Kind”. Lagu ini dipopulerkan oleh Blood Rock, dirilis 1971. Dilanjutkan lagu yang lebih oldies lagu, lagu yang dirilis tahun 1967, “Whiter Shade of Pale” dari Procol Harum. Another ballad yang lebih populer lagi, masuk kategori everlasting or evergreen ballad.
Tidak hanya itu, Andy bawain juga, “Somebody to Love” yang dipopulerkan Queen Lagu ini ada di album A Day at the Races, dirilis tahun 1976. Setelah lagu bersuasana gospel dari Freddie Mercury tersebut, selanjutnya ada “Think about the Time” dari Ten Years After. Lagu ini ada dalam album Watt, dirilisnya tahun 1970. Lagu terakhir, ini dari Genesis, “Carpet Crawlers”. Dan tentu saja, Andy mana pernah lagunya Genesis, sebelum ini?
Pada acara itu sendiri, yang mengambil tempat di Parle, Senayan Park. Ada penyanyi lain, Doddy Katamsi dan juga Riffy Putri. Mereka diiringi The Rock Squad, yang merupakan grup rock yang dilahirkan di event KUBI (Komunitas Keyboardis Indonesia). Jadi grup music rock ini pakai 3 kibordis! Welly Siahaan sebagai komandan dan “ayah asuh”, Meity Yusuf yang paling cantik serta Tommy Wasis.
Ketiga kibrodis didukung gitaris Alif, bassis Soebroto Harry. Dan drummer Michael, biasanya yang jadi drummer mereka juga ada Rere. Formasi agak tidak biasa memang, apalagi untuk sebuah rock band pengiring, mana lagi lagu-lagunya mayoritas tahun 1970-1980an.
Doddy Katamsi kebagian membawakan lagu-lagu legend terpopuler macam, “Immigrant Song”nya Led Zeppelin, “Highway Star”nya Deep Purple sampai “Whole Lotta Love”nya Led Zeppelin. Ada lainnya, “Free Ride” dari Edgar Winter, yang di sini dipopulerkan oleh God Bless sebenarnya. Saat God Bless baru berdiri di Mei 1973 sampai beberapa tahun setelahnya, Achmad Albar dan God Bless-nya sering bawain lagu ini.
Lalu Led Zeppelin lainnya, dirilis 1969 dalam debut self-title albumnya, “Communication Breakdown”.Berikutnya, “Child in Time”-nya Deep Purple. Masih ada lagu lainnya, “Hey Joe”, yang dipopulerkan oleh gitaris legendaris, Jimi Hendrix. Lagu ini dirilis di tahun 1966, dan dibawakan Hendrix di Woodstock 1969.
Doddy juga kebagian membawakan lagu dari Grand Funk Railroad, “Someone”. Berikutnya 2 lagu dari Black Sabbath, “Changes” dan “Paranoid”. Sementara itu, Riffy Outri menyelip dengan membawakan 3 lagu. Yaitu, “Speed King”nya Deep Purple. “Ramble On” dari Led Zeppelin dan “Keep on Moving” dari Deep Purple.
Begitulah adanya, betulan Classic Rock aseli. Lagu-lagunya dominan, lagu rock dari akhir 1960an sampai 1970-an. Sungguh selera rock oldies tulen yang ga tanggung-tanggung sih. Iya kan? Kabarnya, song-list untuk acara ini memang disusun oleh “sang opa” yang berulang tahun.
Rock abis dengan atmosfir 70’s kental itu berakhir menjelang jam 23.00. Tapi acara keseluruhan baru beres dan bubaran di jam 01.30 lewat tengah malam. Dan Andy /rif, bolehlah. Lulus ujian jadi classic rockers! Aha!
Di akhir tulisan ini. kembali pada Andy /rif lagi. Nyanyi dan akting akan jalan terus beriringan jadinya nih? Good Luck, bro! Dan tak lupa, Selamat Hari Jadi untuk “Oma” Permata Beladonna dan “Opa” Sanny. Sehats terus dan sukses selalu! GBU, both. XPOSEINDONESIA / dM






