<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">

<channel>
	<title>On Stage &#8211; Xpose Indonesia</title>
	<atom:link href="https://xposeindonesia.com/music/on-stage/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://xposeindonesia.com</link>
	<description>News And Entertaiment</description>
	<lastBuildDate>Tue, 02 Jun 2026 06:51:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/04/cropped-Xpose-favicon-32x32.png</url>
	<title>On Stage &#8211; Xpose Indonesia</title>
	<link>https://xposeindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233386640</site>	<item>
		<title>Andien Bawa Nostalgia Album Kirana di Java Jazz 2026</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/music/andien-bawa-nostalgia-album-kirana-di-java-jazz-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 May 2026 19:13:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Music]]></category>
		<category><![CDATA[On Stage]]></category>
		<category><![CDATA[Andien]]></category>
		<category><![CDATA[Java Jazz 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Kirana]]></category>
		<category><![CDATA[Manusia Favorit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=40690</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="199" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/andien-java-jazz-2026_01-300x199.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="Penyanyi Andien tampil dalam gelaran myBCA International Java Jazz Festival 2026, di NICE, PIK 2, Tangerang, Banten, pada Sabtu (30/5/2026) malam" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/andien-java-jazz-2026_01-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/andien-java-jazz-2026_01-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/andien-java-jazz-2026_01-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/andien-java-jazz-2026_01-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/andien-java-jazz-2026_01-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/andien-java-jazz-2026_01-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/andien-java-jazz-2026_01-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/andien-java-jazz-2026_01-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/andien-java-jazz-2026_01-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/andien-java-jazz-2026_01.jpg 1280w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" />Suasana hangat dan penuh nostalgia menyelimuti panggung myBCA International Java Jazz Festival 2026 ketika Andien kembali hadir membius ribuan penonton. Penyanyi yang telah menjadi bagian dari perjalanan panjang Java Jazz itu menghadirkan penampilan spesial dengan membawakan lagu-lagu dari album legendarisnya, Kirana, sekaligus memperkenalkan karya terbaru yang akan masuk dalam album kesembilannya. Penampilan Andien Java Jazz [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Suasana hangat dan penuh nostalgia menyelimuti panggung <strong>myBCA International Java Jazz Festival 2026</strong> ketika <strong>Andien</strong> kembali hadir membius ribuan penonton. Penyanyi yang telah menjadi bagian dari perjalanan panjang Java Jazz itu menghadirkan penampilan spesial dengan membawakan lagu-lagu dari album legendarisnya, <em>Kirana</em>, sekaligus memperkenalkan karya terbaru yang akan masuk dalam album kesembilannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penampilan Andien Java Jazz 2026 berlangsung di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, Tangerang, Sabtu (30/5/2026) malam. Mengenakan busana bernuansa biru dengan rok mekar yang mencuri perhatian, Andien tampil penuh energi sejak awal pertunjukan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Malam itu terasa istimewa karena bukan hanya menjadi ajang reuni antara Andien dan para penggemarnya, tetapi juga menjadi perjalanan musikal yang membawa penonton kembali ke salah satu fase penting dalam karier sang penyanyi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lagu &#8220;Gemilang&#8221; dan &#8220;Keraguan&#8221; dari album <em>Kirana</em> menjadi pembuka yang langsung menghidupkan suasana. Penonton yang memenuhi area pertunjukan tampak antusias menyanyikan setiap lirik bersama penyanyi yang telah lebih dari dua dekade berkarya di industri musik Indonesia tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di sela penampilannya, Andien mengungkapkan bahwa setlist malam itu sengaja dirancang untuk membawa dirinya kembali mengenang salah satu album yang memiliki arti penting dalam perjalanan kariernya.</p>



<div><a href="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/andien-java-jazz-2026_03-1024x678.jpg" class="td-modal-image"><figure class="wp-block-image size-large is-resized"><img decoding="async" width="1024" height="678" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/andien-java-jazz-2026_03-1024x678.jpg" alt="Penyanyi Andien tampil dalam gelaran myBCA International Java Jazz Festival 2026, di NICE, PIK 2, Tangerang, Banten, pada Sabtu (30/5/2026) malam" class="wp-image-40695" style="width:1068px;height:auto" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/andien-java-jazz-2026_03-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/andien-java-jazz-2026_03-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/andien-java-jazz-2026_03-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/andien-java-jazz-2026_03-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/andien-java-jazz-2026_03-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/andien-java-jazz-2026_03-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/andien-java-jazz-2026_03-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/andien-java-jazz-2026_03-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/andien-java-jazz-2026_03-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/andien-java-jazz-2026_03.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Penyanyi Andien tampil dalam gelaran myBCA International Java Jazz Festival 2026, di NICE, PIK 2, Tangerang, Banten, pada Sabtu (30/5/2026) malam</figcaption></figure></a></div>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Aku juga ingin memberikan sebuah nostalgia untuk diriku sendiri karena ada sebuah album di tahun 2010, judulnya Kirana,&#8221; ujar Andien di hadapan penonton.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pernyataan tersebut langsung disambut tepuk tangan meriah. Album <em>Kirana</em> memang menjadi salah satu karya penting dalam diskografi Andien yang memperlihatkan eksplorasi musikalnya dengan sentuhan jazz, pop, dan soul yang kuat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah membawakan &#8220;Gemilang&#8221; dan &#8220;Keraguan&#8221;, Andien melanjutkan penampilan dengan lagu &#8220;Ku Sadari&#8221; dan &#8220;Kirana&#8221;. Aransemen yang dibawakan terdengar segar namun tetap mempertahankan nuansa khas yang membuat lagu-lagu tersebut dikenang hingga saat ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai salah satu penyanyi yang memiliki hubungan erat dengan Java Jazz Festival, Andien mengaku tahun ini menjadi penampilan ke-21 dirinya di festival tersebut. Catatan itu menjadikannya salah satu musisi Indonesia yang paling konsisten hadir dalam sejarah penyelenggaraan Java Jazz.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tak hanya menghadirkan nostalgia, Andien juga menyuguhkan kejutan melalui lagu yang sangat personal baginya, yakni &#8220;Together Again&#8221;. Lagu legendaris milik Janet Jackson itu dibawakan dengan sentuhan jazz yang elegan dan penuh karakter.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Andien, lagu tersebut memiliki tempat istimewa dalam hidupnya karena sudah menjadi favorit sejak masa kecil. Membawakannya di Java Jazz menjadi cara untuk berbagi kenangan sekaligus penghormatan kepada salah satu musisi yang menginspirasinya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Momen yang paling emosional hadir ketika Andien memperkenalkan lagu baru berjudul &#8220;Manusia Favorit&#8221;. Lagu tersebut akan menjadi bagian dari album kesembilan yang tengah dipersiapkannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penampilan di Java Jazz Festival 2026 menjadi kali pertama Andien membawakan lagu tersebut di panggung festival berskala besar. Tak heran jika penyanyi kelahiran Jakarta itu mengaku sempat merasa gugup.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kebetulan ditonton juga sama salah satu dari sekian banyak manusia favoritku ada Ibu di depan, dan kalian semua yang malam hari ini datang aku nobatkan menjadi manusia favoritku,&#8221; ucap Andien yang langsung disambut sorakan hangat penonton.</p>



<div><a href="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/andien-java-jazz-2026_02-1024x678.jpg" class="td-modal-image"><figure class="wp-block-image size-large is-resized"><img decoding="async" width="1024" height="678" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/andien-java-jazz-2026_02-1024x678.jpg" alt="Penyanyi Andien tampil dalam gelaran myBCA International Java Jazz Festival 2026, di NICE, PIK 2, Tangerang, Banten, pada Sabtu (30/5/2026) malam" class="wp-image-40694" style="width:1068px;height:auto" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/andien-java-jazz-2026_02-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/andien-java-jazz-2026_02-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/andien-java-jazz-2026_02-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/andien-java-jazz-2026_02-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/andien-java-jazz-2026_02-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/andien-java-jazz-2026_02-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/andien-java-jazz-2026_02-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/andien-java-jazz-2026_02-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/andien-java-jazz-2026_02-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/andien-java-jazz-2026_02.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Penyanyi Andien tampil dalam gelaran myBCA International Java Jazz Festival 2026, di NICE, PIK 2, Tangerang, Banten, pada Sabtu (30/5/2026) malam</figcaption></figure></a></div>



<p class="wp-block-paragraph">Lagu &#8220;Manusia Favorit&#8221; menjadi salah satu sinyal bahwa Andien masih terus produktif menghadirkan karya baru di tengah karier yang telah berjalan lebih dari 25 tahun. Kehadiran album kesembilan yang sedang dipersiapkan pun menjadi kabar yang disambut antusias para penggemarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di industri musik Indonesia yang terus berkembang, Andien menjadi salah satu contoh musisi yang mampu bertahan dengan identitas musikal yang kuat. Ia tetap relevan di tengah perubahan tren tanpa meninggalkan karakter khas yang selama ini melekat pada setiap karya-karyanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penampilan Andien Java Jazz 2026 juga menunjukkan bagaimana seorang musisi dapat menggabungkan nostalgia dan inovasi dalam satu pertunjukan. Lagu-lagu lama yang membangkitkan kenangan berpadu harmonis dengan karya baru yang menawarkan cerita segar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai penutup, Andien mengajak seluruh penonton untuk berdiri dan menikmati suasana lewat lagu &#8220;Moving On&#8221;. Irama yang ceria membuat area pertunjukan berubah menjadi ruang perayaan yang dipenuhi senyum dan tarian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penonton tampak larut dalam energi positif yang dibagikan Andien hingga lagu terakhir berakhir. Tepuk tangan panjang pun mengiringi langkahnya meninggalkan panggung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penampilan tersebut menjadi bukti bahwa Andien masih menjadi salah satu penyanyi perempuan paling berpengaruh di Indonesia. Dengan kombinasi kualitas vokal, kedekatan emosional dengan penonton, dan kemampuan menghadirkan karya yang relevan lintas generasi, Andien kembali menciptakan salah satu momen terbaik di Java Jazz Festival 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kehadiran Andien di Java Jazz tahun ini bukan hanya tentang mengenang masa lalu lewat album <em>Kirana</em>, tetapi juga menjadi penanda perjalanan baru menuju karya-karya berikutnya yang siap dinantikan para pecinta musik Indonesia. <strong>XPOSEINDONESIA/IHSAN</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">40690</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/andien-java-jazz-2026_01-300x199.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="199" />	</item>
		<item>
		<title>Tribute to Erros Djarot di Java Jazz 2026, 52 Tahun Karya Dirayakan Musisi Lintas Generasi</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/music/tribute-to-erros-djarot-di-java-jazz-2026-52-tahun-karya-dirayakan-musisi-lintas-generasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 May 2026 15:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Music]]></category>
		<category><![CDATA[On Stage]]></category>
		<category><![CDATA[Dira Sugandi]]></category>
		<category><![CDATA[Erros Djarot]]></category>
		<category><![CDATA[Java Jazz Festival 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Once Mekel]]></category>
		<category><![CDATA[Tribute to Erros Djarot]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=40697</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="199" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/erros-djarot-bersama-peter-f-gontha-300x199.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="Erros Djarot bersama Peter F Gontha" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/erros-djarot-bersama-peter-f-gontha-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/erros-djarot-bersama-peter-f-gontha-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/erros-djarot-bersama-peter-f-gontha-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/erros-djarot-bersama-peter-f-gontha-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/erros-djarot-bersama-peter-f-gontha-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/erros-djarot-bersama-peter-f-gontha-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/erros-djarot-bersama-peter-f-gontha-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/erros-djarot-bersama-peter-f-gontha-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/erros-djarot-bersama-peter-f-gontha-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/erros-djarot-bersama-peter-f-gontha.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" />Perjalanan panjang Erros Djarot menjadi salah satu momen paling emosional di Java Jazz Festival 2026. Bukan sekadar konser penghormatan, pertunjukan yang digelar di NICE PIK 2, Kabupaten Tangerang, Sabtu (30/5/2026), itu menjadi perayaan atas hampir 52 tahun dedikasi Erros Djarot dalam membangun warna musik Indonesia melalui karya-karya yang melintasi generasi. Atmosfer hangat sudah terasa sejak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Perjalanan panjang <strong>Erros Djarot</strong> menjadi salah satu momen paling emosional di Java Jazz Festival 2026. Bukan sekadar konser penghormatan, pertunjukan yang digelar di NICE PIK 2, Kabupaten Tangerang, Sabtu (30/5/2026), itu menjadi perayaan atas hampir 52 tahun dedikasi Erros Djarot dalam membangun warna musik Indonesia melalui karya-karya yang melintasi generasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Atmosfer hangat sudah terasa sejak awal acara ketika pendiri Java Jazz Festival, <strong>Peter F. Gontha</strong>, membuka malam penghormatan tersebut. Di hadapan ribuan penonton, Peter mengenang perjalanan panjang Erros yang menurutnya tidak hanya dipenuhi karya besar, tetapi juga idealisme, pengorbanan, dan kecintaan terhadap musik Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Peter, musik yang diciptakan Erros selama puluhan tahun telah membuktikan bahwa seni mampu melampaui berbagai perbedaan. Ia menegaskan bahwa musik merupakan bahasa universal yang dapat menyatukan banyak kalangan tanpa memandang latar belakang.</p>



<div><a href="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/erros-djarot-1024x678.jpg" class="td-modal-image"><figure class="wp-block-image size-large is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/erros-djarot-1024x678.jpg" alt="erros djarot" class="wp-image-40705" style="width:1068px;height:auto" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/erros-djarot-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/erros-djarot-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/erros-djarot-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/erros-djarot-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/erros-djarot-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/erros-djarot-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/erros-djarot-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/erros-djarot-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/erros-djarot-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/erros-djarot.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">erros djarot</figcaption></figure></a></div>



<p class="wp-block-paragraph">Tak lama kemudian, Erros Djarot naik ke atas panggung dan menerima penghormatan tersebut dengan penuh haru. Dalam sambutannya, Erros kembali menegaskan keyakinannya bahwa musik memiliki kekuatan untuk menyatukan manusia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Malam spesial tersebut semakin berkesan karena menghadirkan sejumlah musisi lintas generasi yang membawakan karya-karya terbaik Erros Djarot. Konser dipandu secara musikal oleh<strong> Dwiki Dharmawan</strong> sebagai music director, dengan dukungan para penyanyi ternama seperti <strong>Dira Sugandi</strong>, <strong>Once Mekel</strong>, <strong>Monita Tahalea</strong>, <strong>Andre Hehanussa</strong>, serta gitaris virtuoso <strong>Balawan</strong>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dira Sugandi membuka konser dengan membawakan lagu legendaris &#8220;Serasa&#8221;. Penampilannya yang penuh karakter langsung membawa penonton masuk ke dalam perjalanan musikal Erros Djarot. Setelah itu, Once Mekel tampil membawakan &#8220;Angin Malam&#8221; dengan interpretasi yang kuat dan emosional.</p>



<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped td-modal-on-gallery wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" data-id="40703" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/dira-sugandi-1024x678.jpg" alt="Dira Sugandi" class="wp-image-40703" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/dira-sugandi-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/dira-sugandi-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/dira-sugandi-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/dira-sugandi-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/dira-sugandi-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/dira-sugandi-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/dira-sugandi-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/dira-sugandi-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/dira-sugandi-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/dira-sugandi.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Dira Sugandi</figcaption></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" data-id="40702" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/dira-sugandi_2-1024x678.jpg" alt="Dira Sugandi" class="wp-image-40702" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/dira-sugandi_2-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/dira-sugandi_2-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/dira-sugandi_2-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/dira-sugandi_2-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/dira-sugandi_2-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/dira-sugandi_2-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/dira-sugandi_2-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/dira-sugandi_2-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/dira-sugandi_2-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/dira-sugandi_2.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Dira Sugandi</figcaption></figure>
</figure>



<p class="wp-block-paragraph">Suasana nostalgia semakin terasa saat Andre Hehanussa menyanyikan &#8220;Merpati Putih&#8221;, salah satu karya yang dikenal luas oleh pencinta musik Indonesia. Sementara itu, Monita Tahalea sukses membuat penonton larut dalam suasana ketika membawakan lagu &#8220;Cinta&#8221; dan &#8220;Hening&#8221;, dua karya yang menunjukkan kekuatan lirik dan melodi khas Erros.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sorakan penonton kembali menggema ketika Dira Sugandi tampil membawakan &#8220;Rindu&#8221;. Vokalnya yang kuat dan penuh penghayatan membuat ribuan penonton ikut bernyanyi bersama sepanjang lagu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Momen lain yang tak kalah berkesan hadir saat Andre Hehanussa menyanyikan &#8220;Malam Pertama&#8221;. Sementara Once Mekel kembali menghidupkan suasana lewat lagu &#8220;Selamat Jalan Kekasih&#8221;, yang langsung mendapat sambutan hangat dari penonton.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Senang banget ketemu kalian semua. Java Jazz luar biasa,&#8221; ujar Once saat menyapa penonton di sela penampilannya.</p>



<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped td-modal-on-gallery wp-block-gallery-2 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" data-id="40711" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/once-mekel-1024x683.jpg" alt="Once Mekel" class="wp-image-40711" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/once-mekel-1024x683.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/once-mekel-300x200.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/once-mekel-768x512.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/once-mekel-1536x1024.jpg 1536w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/once-mekel-2048x1365.jpg 2048w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/once-mekel-630x420.jpg 630w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/once-mekel-1260x840.jpg 1260w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/once-mekel-150x100.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/once-mekel-600x400.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/once-mekel-696x464.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/once-mekel-1392x928.jpg 1392w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/once-mekel-1068x712.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/once-mekel-1920x1280.jpg 1920w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Once Mekel</figcaption></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" data-id="40710" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/once-mekel_3-1024x678.jpg" alt="Once Mekel" class="wp-image-40710" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/once-mekel_3-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/once-mekel_3-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/once-mekel_3-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/once-mekel_3-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/once-mekel_3-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/once-mekel_3-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/once-mekel_3-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/once-mekel_3-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/once-mekel_3-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/once-mekel_3.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Once Mekel</figcaption></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" data-id="40709" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/once-mekel_2-1024x678.jpg" alt="Once Mekel" class="wp-image-40709" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/once-mekel_2-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/once-mekel_2-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/once-mekel_2-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/once-mekel_2-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/once-mekel_2-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/once-mekel_2-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/once-mekel_2-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/once-mekel_2-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/once-mekel_2-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/once-mekel_2.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Once Mekel</figcaption></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" data-id="40708" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/once-mekel-dan-dwiki-dharmawan-1024x678.jpg" alt="once mekel dan dwiki dharmawan" class="wp-image-40708" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/once-mekel-dan-dwiki-dharmawan-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/once-mekel-dan-dwiki-dharmawan-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/once-mekel-dan-dwiki-dharmawan-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/once-mekel-dan-dwiki-dharmawan-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/once-mekel-dan-dwiki-dharmawan-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/once-mekel-dan-dwiki-dharmawan-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/once-mekel-dan-dwiki-dharmawan-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/once-mekel-dan-dwiki-dharmawan-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/once-mekel-dan-dwiki-dharmawan-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/once-mekel-dan-dwiki-dharmawan.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">once mekel dan dwiki dharmawan</figcaption></figure>
</figure>



<p class="wp-block-paragraph">Konser <strong>Tribute to Erros Djarot</strong> mencapai puncaknya ketika seluruh musisi yang terlibat naik ke atas panggung untuk membawakan lagu &#8220;Simfoni&#8221; secara kolaboratif. Lagu tersebut menjadi simbol perjalanan panjang Erros Djarot yang telah memberikan kontribusi besar bagi perkembangan musik nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di momen penutup yang mengharukan, Dira Sugandi menggandeng Erros Djarot menuju tengah panggung untuk bergabung bersama seluruh musisi. Kehadiran sang maestro langsung disambut tepuk tangan panjang dari ribuan penonton yang berdiri memberikan penghormatan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Konser ini juga menjadi pengingat bahwa karya-karya Erros Djarot masih relevan hingga kini. Banyak lagu ciptaannya terus dinyanyikan lintas generasi, membuktikan bahwa musik berkualitas mampu bertahan melampaui zaman. Di tengah industri musik yang terus berubah, karya Erros tetap menjadi referensi penting bagi musisi muda Indonesia.</p>



<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped td-modal-on-gallery wp-block-gallery-3 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" data-id="40700" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/andre-hehanussa_2-1024x683.jpg" alt="Andre Hehanussa" class="wp-image-40700" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/andre-hehanussa_2-1024x683.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/andre-hehanussa_2-300x200.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/andre-hehanussa_2-768x512.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/andre-hehanussa_2-1536x1024.jpg 1536w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/andre-hehanussa_2-2048x1365.jpg 2048w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/andre-hehanussa_2-630x420.jpg 630w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/andre-hehanussa_2-1260x840.jpg 1260w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/andre-hehanussa_2-150x100.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/andre-hehanussa_2-600x400.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/andre-hehanussa_2-696x464.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/andre-hehanussa_2-1392x928.jpg 1392w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/andre-hehanussa_2-1068x712.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/andre-hehanussa_2-1920x1280.jpg 1920w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Andre Hehanussa</figcaption></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" data-id="40707" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/monita-tahalea-bersama-balawan-dan-dwiki-dharmawan-1024x678.jpg" alt="Monita Tahalea bersama Balawan dan Dwiki Dharmawan" class="wp-image-40707" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/monita-tahalea-bersama-balawan-dan-dwiki-dharmawan-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/monita-tahalea-bersama-balawan-dan-dwiki-dharmawan-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/monita-tahalea-bersama-balawan-dan-dwiki-dharmawan-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/monita-tahalea-bersama-balawan-dan-dwiki-dharmawan-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/monita-tahalea-bersama-balawan-dan-dwiki-dharmawan-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/monita-tahalea-bersama-balawan-dan-dwiki-dharmawan-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/monita-tahalea-bersama-balawan-dan-dwiki-dharmawan-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/monita-tahalea-bersama-balawan-dan-dwiki-dharmawan-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/monita-tahalea-bersama-balawan-dan-dwiki-dharmawan-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/monita-tahalea-bersama-balawan-dan-dwiki-dharmawan.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Monita Tahalea bersama Balawan dan Dwiki Dharmawan</figcaption></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" data-id="40706" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/monita-tahalea-bersama-balawan-dan-dwiki-dharmawan_02-1024x678.jpg" alt="Monita Tahalea bersama Balawan dan Dwiki Dharmawan" class="wp-image-40706" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/monita-tahalea-bersama-balawan-dan-dwiki-dharmawan_02-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/monita-tahalea-bersama-balawan-dan-dwiki-dharmawan_02-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/monita-tahalea-bersama-balawan-dan-dwiki-dharmawan_02-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/monita-tahalea-bersama-balawan-dan-dwiki-dharmawan_02-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/monita-tahalea-bersama-balawan-dan-dwiki-dharmawan_02-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/monita-tahalea-bersama-balawan-dan-dwiki-dharmawan_02-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/monita-tahalea-bersama-balawan-dan-dwiki-dharmawan_02-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/monita-tahalea-bersama-balawan-dan-dwiki-dharmawan_02-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/monita-tahalea-bersama-balawan-dan-dwiki-dharmawan_02-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/monita-tahalea-bersama-balawan-dan-dwiki-dharmawan_02.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Monita Tahalea bersama Balawan dan Dwiki Dharmawan</figcaption></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" data-id="40701" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/andre-hehanussa-1024x678.jpg" alt="Andre Hehanussa" class="wp-image-40701" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/andre-hehanussa-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/andre-hehanussa-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/andre-hehanussa-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/andre-hehanussa-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/andre-hehanussa-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/andre-hehanussa-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/andre-hehanussa-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/andre-hehanussa-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/andre-hehanussa-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/andre-hehanussa.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Andre Hehanussa</figcaption></figure>
</figure>



<p class="wp-block-paragraph">Java Jazz Festival 2026 sendiri menghadirkan lebih dari 100 penampil dari dalam dan luar negeri selama tiga hari penyelenggaraan. Kehadiran konser penghormatan seperti ini menunjukkan bahwa festival tidak hanya menjadi panggung hiburan, tetapi juga ruang apresiasi terhadap tokoh-tokoh yang berjasa membentuk sejarah musik Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan tepuk tangan panjang yang mengiringi akhir pertunjukan, malam itu menjadi bukti bahwa karya-karya Erros Djarot masih hidup di hati para pencinta musik. Sebuah penghormatan yang layak untuk sosok yang telah mengabdikan hampir setengah abad hidupnya bagi musik Indonesia. <strong>XPOSEINDONESIA/IHSAN</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">40697</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/erros-djarot-bersama-peter-f-gontha-300x199.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="199" />	</item>
		<item>
		<title>Jon Batiste Hipnotis Java Jazz 2026, Tutup Konser dengan &#8220;Cry&#8221;</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/music/jon-batiste-hipnotis-java-jazz-2026-tutup-konser-dengan-cry/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 May 2026 00:49:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Music]]></category>
		<category><![CDATA[On Stage]]></category>
		<category><![CDATA[Cry]]></category>
		<category><![CDATA[Java Jazz 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Java Jazz Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Jon Batiste]]></category>
		<category><![CDATA[NICE PIK 2]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=40665</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="199" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_04-300x199.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="Penampilan Penyanyi Jon Batiste di ajang myBCA International Java Jazz Festival 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, Tangerang, Banten, Jumat (29/5/2026). XPOSEINDONESIA/IHSAN" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_04-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_04-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_04-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_04-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_04-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_04-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_04-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_04-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_04-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_04.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" />Penampilan Jon Batiste di myBCA International Java Jazz Festival 2026 menjadi salah satu momen paling berkesan pada hari pertama festival. Musisi asal New Orleans, Amerika Serikat, yang dikenal sebagai peraih Grammy dan Oscar itu sukses menghipnotis ribuan penonton lewat pertunjukan penuh energi yang memadukan jazz, soul, gospel, funk hingga rock dalam satu panggung. Tampil di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Penampilan Jon Batiste</strong> di <strong>myBCA International Java Jazz Festival 2026</strong> menjadi salah satu momen paling berkesan pada hari pertama festival. Musisi asal New Orleans, Amerika Serikat, yang dikenal sebagai peraih Grammy dan Oscar itu sukses menghipnotis ribuan penonton lewat pertunjukan penuh energi yang memadukan jazz, soul, gospel, funk hingga rock dalam satu panggung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tampil di BCA Hall, Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, Tangerang, Jumat (29/5/2026) malam, Jon Batiste Java Jazz 2026 menghadirkan pengalaman musikal yang berbeda dari kebanyakan konser jazz. Selama lebih dari satu jam, Batiste tidak hanya menunjukkan kemampuannya sebagai pianis kelas dunia, tetapi juga sebagai entertainer yang mampu membangun koneksi kuat melalui musik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sejak awal pertunjukan, Jon Batiste langsung memperlihatkan karakter khasnya yang sulit dikotakkan dalam satu genre. Ia berpindah dengan luwes dari piano ke vokal, berinteraksi dengan para personel band, hingga membangun suasana yang membuat penonton larut dalam setiap komposisi yang dibawakannya.</p>



<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped td-modal-on-gallery wp-block-gallery-4 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="678" height="1024" data-id="40669" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_02-678x1024.jpg" alt="Penampilan Penyanyi Jon Batiste di ajang myBCA International Java Jazz Festival 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, Tangerang, Banten, Jumat (29/5/2026). XPOSEINDONESIA/IHSAN" class="wp-image-40669" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_02-678x1024.jpg 678w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_02-199x300.jpg 199w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_02-768x1159.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_02-278x420.jpg 278w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_02-557x840.jpg 557w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_02-150x226.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_02-300x453.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_02-600x906.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_02-696x1051.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_02.jpg 848w" sizes="auto, (max-width: 678px) 100vw, 678px" /><figcaption class="wp-element-caption">Penampilan Penyanyi Jon Batiste di ajang myBCA International Java Jazz Festival 2026 </figcaption></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="678" height="1024" data-id="40670" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_03-678x1024.jpg" alt="Penampilan Penyanyi Jon Batiste di ajang myBCA International Java Jazz Festival 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, Tangerang, Banten, Jumat (29/5/2026). XPOSEINDONESIA/IHSAN" class="wp-image-40670" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_03-678x1024.jpg 678w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_03-199x300.jpg 199w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_03-768x1159.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_03-278x420.jpg 278w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_03-557x840.jpg 557w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_03-150x226.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_03-300x453.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_03-600x906.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_03-696x1051.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_03.jpg 848w" sizes="auto, (max-width: 678px) 100vw, 678px" /><figcaption class="wp-element-caption">Penampilan Penyanyi Jon Batiste di ajang myBCA International Java Jazz Festival 2026 </figcaption></figure>
</figure>



<p class="wp-block-paragraph">Lagu-lagu seperti &#8220;Big Money&#8221; dan &#8220;Be Who You Are&#8221; menjadi bagian dari repertoar utama malam itu. Dengan aransemen yang kaya dan dinamis, kedua lagu tersebut menghadirkan perpaduan jazz modern, soul, dan funk yang menjadi identitas kuat Jon Batiste selama beberapa tahun terakhir.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berbeda dengan banyak musisi yang mengandalkan sapaan atau gimmick panggung, Batiste memilih berkomunikasi melalui instrumen dan eksplorasi musikal. Setiap lagu berkembang secara organik melalui improvisasi yang membuat penampilannya terasa hidup dan tidak mudah ditebak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu momen paling memukau terjadi saat Jon Batiste membawakan lagu &#8220;Worship&#8221;. Duduk di depan piano, ia membangun dialog musikal yang intens dengan pemain perkusi. Improvisasi yang tercipta spontan tersebut menghadirkan nuansa spiritual sekaligus menunjukkan kualitas musikal para personel band yang mengiringinya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penampilan malam itu semakin istimewa berkat kehadiran vokalis perempuan Desiree &#8220;Desz&#8221; Washington. Penyanyi dengan karakter vokal soul dan gospel yang kuat tersebut beberapa kali tampil berduet dengan Batiste, menghadirkan harmonisasi yang memperkaya suasana konser.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Desz memberikan warna tersendiri dalam sejumlah lagu yang dibawakan. Vokalnya yang emosional berpadu sempurna dengan permainan piano Jon Batiste, menciptakan keseimbangan antara kelembutan dan kekuatan yang menjadi salah satu daya tarik utama konser tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tak hanya membawakan lagu-lagu populernya, Jon Batiste juga memperlihatkan kemampuan luar biasa dalam mengolah berbagai tema musik klasik. Melalui sentuhan improvisasi khasnya, melodi-melodi yang familiar berubah menjadi eksplorasi musikal baru yang mengalir tanpa kehilangan esensi aslinya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penonton Java Jazz Festival 2026 tampak menikmati setiap perjalanan musikal yang ditawarkan. Beberapa kali tepuk tangan panjang terdengar setelah sesi improvisasi berakhir, menunjukkan apresiasi terhadap kualitas pertunjukan yang disuguhkan musisi berusia 39 tahun tersebut.</p>



<div><a href="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_01-1024x678.jpg" class="td-modal-image"><figure class="wp-block-image size-large is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_01-1024x678.jpg" alt="Penampilan Penyanyi Jon Batiste di ajang myBCA International Java Jazz Festival 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, Tangerang, Banten, Jumat (29/5/2026). XPOSEINDONESIA/IHSAN" class="wp-image-40668" style="width:1068px;height:auto" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_01-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_01-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_01-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_01-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_01-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_01-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_01-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_01-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_01-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_01.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Penampilan Penyanyi Jon Batiste di ajang myBCA International Java Jazz Festival 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, Tangerang, Banten, Jumat (29/5/2026). XPOSEINDONESIA/IHSAN</figcaption></figure></a></div>



<p class="wp-block-paragraph">Atmosfer konser mulai mencapai puncaknya ketika Batiste membawakan &#8220;Cry&#8221;, salah satu lagu dari album <em>WE ARE</em> yang dirilis pada 2021. Lagu ini menjadi titik kulminasi dari seluruh perjalanan musikal yang dibangun sepanjang malam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Diawali oleh vokal kuat Desz Washington, &#8220;Cry&#8221; perlahan berkembang menjadi ledakan energi yang luar biasa. Permainan piano Jon Batiste yang ekspresif berpadu dengan gebukan drum yang menghentak, permainan gitar yang agresif, serta elemen soul dan gospel yang kental.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jika pada awal konser nuansa jazz dan soul lebih mendominasi, maka pada bagian akhir pertunjukan energi rock terasa semakin kuat. Perubahan dinamika tersebut membuat &#8220;Cry&#8221; menjadi penutup yang sempurna sekaligus meninggalkan kesan mendalam bagi para penonton.</p>



<div><a href="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_06-1024x678.jpg" class="td-modal-image"><figure class="wp-block-image size-large is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_06-1024x678.jpg" alt="Penampilan Penyanyi Jon Batiste di ajang myBCA International Java Jazz Festival 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, Tangerang, Banten, Jumat (29/5/2026). XPOSEINDONESIA/IHSAN" class="wp-image-40673" style="aspect-ratio:1.5103411702315714;width:1068px;height:auto" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_06-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_06-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_06-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_06-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_06-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_06-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_06-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_06-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_06-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_06.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Penampilan Penyanyi Jon Batiste di ajang myBCA International Java Jazz Festival 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, Tangerang, Banten, Jumat (29/5/2026). XPOSEINDONESIA/IHSAN</figcaption></figure></a></div>



<p class="wp-block-paragraph">Selain membawakan &#8220;Cry&#8221;, Jon Batiste juga menghadirkan sejumlah lagu lain yang dikenal luas oleh penggemarnya seperti &#8220;Drink Water&#8221;, &#8220;Be Who You Are&#8221;, dan &#8220;Big Money&#8221;. Seluruh lagu dibawakan dengan sentuhan improvisasi yang membuat versi panggung terasa berbeda dibandingkan rekaman studio.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kehadiran Jon Batiste di Java Jazz Festival 2026 menjadi bukti bagaimana festival ini terus menghadirkan musisi kelas dunia dengan kualitas pertunjukan yang luar biasa. Sebagai salah satu figur paling berpengaruh dalam musik kontemporer saat ini, Batiste berhasil menunjukkan mengapa dirinya menjadi salah satu nama yang paling dinantikan dalam line-up tahun ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Java Jazz Festival sendiri memasuki babak baru pada 2026 dengan penyelenggaraan di venue baru, NICE PIK 2. Perpindahan lokasi ini menghadirkan pengalaman yang lebih modern dan nyaman bagi pengunjung, sekaligus membuka ruang yang lebih luas untuk menghadirkan pertunjukan internasional berskala besar.</p>



<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped td-modal-on-gallery wp-block-gallery-5 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" data-id="40675" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_08-1024x678.jpg" alt="Penampilan Penyanyi Jon Batiste di ajang myBCA International Java Jazz Festival 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, Tangerang, Banten, Jumat (29/5/2026). XPOSEINDONESIA/IHSAN" class="wp-image-40675" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_08-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_08-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_08-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_08-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_08-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_08-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_08-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_08-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_08-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_08.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Jon Batiste </figcaption></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" data-id="40674" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_07-1024x678.jpg" alt="Penampilan Penyanyi Jon Batiste di ajang myBCA International Java Jazz Festival 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, Tangerang, Banten, Jumat (29/5/2026). XPOSEINDONESIA/IHSAN" class="wp-image-40674" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_07-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_07-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_07-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_07-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_07-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_07-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_07-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_07-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_07-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_07.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Jon Batiste</figcaption></figure>
</figure>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi para penonton yang hadir malam itu, penampilan Jon Batiste bukan sekadar konser biasa. Pertunjukan tersebut menjadi perjalanan musikal yang melintasi berbagai genre, budaya, dan emosi, sekaligus menjadi salah satu penampilan terbaik yang mewarnai Java Jazz Festival 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Java Jazz Festival 2026 berlangsung pada 29-31 Mei 2026 di NICE PIK 2, Tangerang, dengan menghadirkan lebih dari 100 musisi dan grup musik dari dalam maupun luar negeri. <strong>XPOSEINDONESIA/IHSAN</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">40665</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jon-batiste_04-300x199.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="199" />	</item>
		<item>
		<title>Bilal Indrajaya Hidupkan Beatlemania di Java Jazz 2026, Bawakan Deretan Lagu Legendaris The Beatles</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/music/bilal-indrajaya-hidupkan-beatlemania-di-java-jazz-2026-bawakan-deretan-lagu-legendaris-the-beatles/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 May 2026 15:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Music]]></category>
		<category><![CDATA[On Stage]]></category>
		<category><![CDATA[Beatlemania]]></category>
		<category><![CDATA[Bilal Indrajaya]]></category>
		<category><![CDATA[Java Jazz 2026]]></category>
		<category><![CDATA[The Beatles]]></category>
		<category><![CDATA[The Corleones]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=40657</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="199" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/bilal-indrajaya_03-300x199.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="Penampilan penyanyi Bilal Indrajaya bersama band The Corleones di ajang myBCA International Java Jazz Festival 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, Tangerang, Banten, Jumat (29/5/2026). XPOSEINDONESIA/IHSAN" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/bilal-indrajaya_03-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/bilal-indrajaya_03-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/bilal-indrajaya_03-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/bilal-indrajaya_03-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/bilal-indrajaya_03-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/bilal-indrajaya_03-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/bilal-indrajaya_03-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/bilal-indrajaya_03-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/bilal-indrajaya_03-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/bilal-indrajaya_03.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" />Ribuan penonton yang memadati area myBCA International Java Jazz Festival 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, Tangerang, Jumat (29/5/2026), seakan diajak melintasi waktu. Lewat penampilan spesial bertajuk penghormatan kepada The Beatles, Bilal Indrajaya Java Jazz 2026 menjadi salah satu pertunjukan yang paling mencuri perhatian pecinta musik lintas generasi. Bersama grup pengiring The [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Ribuan penonton yang memadati area<strong> myBCA International Java Jazz Festival 2026</strong> di N<strong>usantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2</strong>, Tangerang, Jumat (29/5/2026), seakan diajak melintasi waktu. Lewat penampilan spesial bertajuk penghormatan kepada The Beatles, <strong>Bilal Indrajaya Java Jazz 2026</strong> menjadi salah satu pertunjukan yang paling mencuri perhatian pecinta musik lintas generasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bersama grup pengiring<strong> The Corleones</strong>, Bilal sukses menghadirkan atmosfer Beatlemania yang begitu kuat melalui sederet lagu ikonik milik band legendaris asal Liverpool, Inggris. Sejak awal penampilan, antusiasme penonton langsung terasa ketika lagu &#8220;Twist and Shout&#8221; dan &#8220;I Want to Hold Your Hand&#8221; mengalun dari atas panggung Stage Sosro.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan gaya santai khasnya, Bilal menyapa penonton yang memenuhi area konser. Ia mengaku senang bisa membawakan lagu-lagu The Beatles di salah satu festival jazz terbesar di Asia tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Selamat datang di Java Jazz. Saya yakin yang datang ke sini pasti suka The Beatles,&#8221; ucap Bilal yang langsung disambut sorakan meriah dari para penggemar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tidak butuh waktu lama bagi Bilal dan The Corleones untuk membuat suasana berubah menjadi lautan nostalgia. Penonton dari berbagai usia terlihat larut menyanyikan setiap lirik lagu yang dibawakan. Fenomena ini menunjukkan bagaimana karya-karya The Beatles tetap relevan meski telah melewati lebih dari setengah abad sejak pertama kali dirilis.</p>



<div><a href="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/bilal-indrajaya_01-1024x678.jpg" class="td-modal-image"><figure class="wp-block-image size-large is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/bilal-indrajaya_01-1024x678.jpg" alt="Penampilan penyanyi Bilal Indrajaya bersama band The Corleones di ajang myBCA International Java Jazz Festival 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, Tangerang, Banten, Jumat (29/5/2026). XPOSEINDONESIA/IHSAN" class="wp-image-40660" style="width:1068px;height:auto" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/bilal-indrajaya_01-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/bilal-indrajaya_01-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/bilal-indrajaya_01-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/bilal-indrajaya_01-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/bilal-indrajaya_01-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/bilal-indrajaya_01-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/bilal-indrajaya_01-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/bilal-indrajaya_01-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/bilal-indrajaya_01-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/bilal-indrajaya_01.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Penampilan penyanyi Bilal Indrajaya bersama band The Corleones di ajang myBCA International Java Jazz Festival 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, Tangerang, Banten, Jumat (29/5/2026). XPOSEINDONESIA/IHSAN</figcaption></figure></a></div>



<p class="wp-block-paragraph">The Beatles sendiri masih menjadi salah satu grup musik paling berpengaruh dalam sejarah industri musik dunia. Band yang beranggotakan John Lennon, Paul McCartney, George Harrison, dan Ringo Starr itu hingga kini terus menginspirasi musisi dari berbagai negara, termasuk Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sepanjang penampilan, Bilal dan The Corleones membawakan sejumlah lagu yang menjadi soundtrack berbagai generasi. Mulai dari &#8220;With a Little Help From My Friends&#8221;, &#8220;Strawberry Fields Forever&#8221;, &#8220;Penny Lane&#8221;, hingga &#8220;The Long and Winding Road&#8221; dibawakan dengan aransemen yang tetap menghormati karakter asli lagu namun terasa segar untuk penonton masa kini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di sela pertunjukan, Bilal juga berbagi cerita mengenai salah satu momen favoritnya dalam sejarah The Beatles. Ia mengaku sangat terkesan dengan penampilan legendaris grup tersebut di atas atap markas Apple Corps, London, yang kemudian diabadikan dalam film dokumenter <em>Get Back</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Bilal, ada satu lagu dari konser ikonik tahun 1969 tersebut yang sejak lama membekas di kepalanya. Lagu tersebut kemudian ia bawakan di hadapan ribuan penonton Java Jazz Festival 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Momen emosional juga terjadi ketika Bilal mengajak seluruh penonton memberikan doa dan apresiasi kepada dua personel The Beatles yang masih hidup hingga saat ini, yakni Paul McCartney dan Ringo Starr.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kita beri tepuk tangan dan doa terbaik untuk Paul McCartney dan Ringo Starr. Semoga panjang umur dan semoga suatu hari kita bisa melihat mereka datang ke Indonesia,&#8221; ujar Bilal yang langsung disambut tepuk tangan panjang dari penonton.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tak hanya menghadirkan nostalgia, Bilal juga berhasil membawa energi baru ke dalam lagu-lagu klasik tersebut. Saat membawakan &#8220;Don&#8217;t Let Me Down&#8221;, misalnya, ia menjelaskan bahwa lagu tersebut memiliki makna yang sederhana namun sangat hangat dan dekat dengan kehidupan banyak orang.</p>



<figure class="wp-block-image size-large is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/bilal-indrajaya_04-1024x678.jpg" alt="Penampilan penyanyi Bilal Indrajaya bersama band The Corleones di ajang myBCA International Java Jazz Festival 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, Tangerang, Banten, Jumat (29/5/2026). XPOSEINDONESIA/IHSAN" class="wp-image-40663" style="width:1068px;height:auto" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/bilal-indrajaya_04-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/bilal-indrajaya_04-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/bilal-indrajaya_04-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/bilal-indrajaya_04-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/bilal-indrajaya_04-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/bilal-indrajaya_04-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/bilal-indrajaya_04-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/bilal-indrajaya_04-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/bilal-indrajaya_04-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/bilal-indrajaya_04.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Penampilan penyanyi Bilal Indrajaya bersama band The Corleones di ajang myBCA International Java Jazz Festival 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, Tangerang, Banten, Jumat (29/5/2026). XPOSEINDONESIA/IHSAN</figcaption></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Bilal, kekuatan utama karya-karya The Beatles bukan hanya terletak pada melodi yang mudah diingat, tetapi juga pesan-pesan universal yang tetap relevan hingga sekarang. Tema cinta, persahabatan, harapan, hingga perjuangan hidup yang tertuang dalam lagu-lagu mereka membuat karya The Beatles mampu bertahan lintas generasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penampilan semakin meriah ketika dua personel The Corleones mengambil bagian membawakan &#8220;Something&#8221; dan &#8220;Oh! Darling&#8221;. Lagu &#8220;Something&#8221; yang ditulis George Harrison bahkan menjadi salah satu momen paling emosional sepanjang pertunjukan malam itu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bilal juga sempat menghibur penonton dengan candaan ringan yang membuat suasana semakin hangat. Interaksinya yang natural membuat konser penghormatan kepada The Beatles ini terasa lebih personal dan dekat dengan penonton.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menjelang akhir pertunjukan, suasana berubah menjadi sangat emosional ketika intro lagu &#8220;Hey Jude&#8221; mulai dimainkan. Ribuan penonton langsung berdiri dan bernyanyi bersama, menciptakan salah satu singalong terbesar di Java Jazz Festival 2026.</p>



<div><a href="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/bilal-indrajaya_02-1024x678.jpg" class="td-modal-image"><figure class="wp-block-image size-large is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/bilal-indrajaya_02-1024x678.jpg" alt="Penampilan penyanyi Bilal Indrajaya bersama band The Corleones di ajang myBCA International Java Jazz Festival 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, Tangerang, Banten, Jumat (29/5/2026). XPOSEINDONESIA/IHSAN" class="wp-image-40661" style="width:1068px;height:auto" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/bilal-indrajaya_02-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/bilal-indrajaya_02-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/bilal-indrajaya_02-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/bilal-indrajaya_02-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/bilal-indrajaya_02-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/bilal-indrajaya_02-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/bilal-indrajaya_02-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/bilal-indrajaya_02-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/bilal-indrajaya_02-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/bilal-indrajaya_02.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Penampilan penyanyi Bilal Indrajaya bersama band The Corleones di ajang myBCA International Java Jazz Festival 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, Tangerang, Banten, Jumat (29/5/2026). XPOSEINDONESIA/IHSAN</figcaption></figure></a></div>



<p class="wp-block-paragraph">Momen tersebut menjadi penutup sempurna bagi penampilan Bilal Indrajaya dan The Corleones yang sukses menghadirkan semangat Beatlemania di tengah generasi baru pecinta musik Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penampilan ini sekaligus memperlihatkan bahwa karya-karya The Beatles tidak pernah benar-benar menua. Di tangan musisi seperti Bilal Indrajaya, lagu-lagu legendaris tersebut kembali menemukan ruang baru untuk dinikmati oleh generasi saat ini, membuktikan bahwa musik yang baik akan selalu menemukan pendengarnya, kapan pun dan di mana pun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keberhasilan Bilal Indrajaya Java Jazz 2026 menjadi salah satu bukti bahwa musik lintas generasi masih memiliki tempat istimewa di hati penikmat musik Indonesia. Dengan perpaduan nostalgia, kualitas musikalitas, dan interaksi hangat bersama penonton, penampilan tersebut menjadi salah satu sorotan utama festival tahun ini. <strong>XPOSEINDONESIA/IHSAN</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">40657</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/bilal-indrajaya_03-300x199.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="199" />	</item>
		<item>
		<title>The Lantis Bikin Java Jazz 2026 Bergoyang, &#8220;Bunga Maaf&#8221; Ditagih Penonton</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/music/the-lantis-bikin-java-jazz-2026-bergoyang-bunga-maaf-ditagih-penonton/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 May 2026 13:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Music]]></category>
		<category><![CDATA[On Stage]]></category>
		<category><![CDATA[Bunga Maaf]]></category>
		<category><![CDATA[Java Jazz 2026]]></category>
		<category><![CDATA[NICE PIK 2]]></category>
		<category><![CDATA[Pancarona]]></category>
		<category><![CDATA[The Lantis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=40649</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="199" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/the-lantis_01-300x199.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="Grup Musik The Lantis tampil saat berlangsungnya myBCA International Java Jazz Festival di NICE PIK 2, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (29/5/2026). XPOSEINDONESIA/IHSAN" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/the-lantis_01-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/the-lantis_01-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/the-lantis_01-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/the-lantis_01-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/the-lantis_01-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/the-lantis_01-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/the-lantis_01-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/the-lantis_01-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/the-lantis_01-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/the-lantis_01.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" />Musik indie pop retro ternyata punya tempat istimewa di panggung jazz. Hal itu dibuktikan The Lantis saat tampil dalam ajang myBCA International Java Jazz Festival 2026. Membawa aransemen yang lebih segar dan penuh eksplorasi musikal, penampilan The Lantis Java Jazz 2026 sukses menjadi salah satu sorotan pada hari pertama festival yang digelar di Nusantara International [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Musik indie pop retro ternyata punya tempat istimewa di panggung jazz. Hal itu dibuktikan <strong>The Lantis </strong>saat tampil dalam ajang <strong>myBCA International Java Jazz Festival 2026</strong>. Membawa aransemen yang lebih segar dan penuh eksplorasi musikal, penampilan The Lantis Java Jazz 2026 sukses menjadi salah satu sorotan pada hari pertama festival yang digelar di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, Tangerang, Jumat (29/5/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sejak sore hari, area Telkomsel Hall sudah dipadati para penggemar yang ingin menyaksikan aksi grup musik yang tengah naik daun tersebut. Bahkan sebelum penampilan dimulai, banyak penonton memilih duduk santai di area panggung sambil menunggu The Lantis naik ke atas panggung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Atmosfer Java Jazz Festival tahun ini terasa berbeda. Perpindahan lokasi ke venue indoor di NICE PIK 2 menghadirkan suasana yang lebih intim dan nyaman. Nuansa tersebut semakin terasa ketika lampu panggung mulai meredup dan sorotan cahaya oranye menyelimuti panggung tempat The Lantis tampil.</p>



<div><a href="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/the-lantis_02-1024x678.jpg" class="td-modal-image"><figure class="wp-block-image size-large is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/the-lantis_02-1024x678.jpg" alt="Grup Musik The Lantis tampil saat berlangsungnya myBCA International Java Jazz Festival di NICE PIK 2, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (29/5/2026). XPOSEINDONESIA/IHSAN" class="wp-image-40653" style="width:1068px;height:auto" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/the-lantis_02-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/the-lantis_02-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/the-lantis_02-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/the-lantis_02-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/the-lantis_02-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/the-lantis_02-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/the-lantis_02-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/the-lantis_02-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/the-lantis_02-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/the-lantis_02.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Grup Musik The Lantis tampil saat berlangsungnya myBCA International Java Jazz Festival di NICE PIK 2, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (29/5/2026). XPOSEINDONESIA/IHSAN</figcaption></figure></a></div>



<p class="wp-block-paragraph">Tepat sekitar pukul 17.25 WIB, lima personel The Lantis langsung disambut riuh tepuk tangan penonton. Grup yang digawangi <strong>Giri Virandi</strong> (bass dan vokal), <strong>Ravi Rinaldy</strong> (gitar dan vokal), <strong>Yudevio Mayabi </strong>(drum), <strong>Feisal Syarief </strong>(keyboard), serta <strong>Rifki Dzaky Fauzan</strong> (gitar) membuka penampilan dengan lagu &#8220;Pancarona&#8221;.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lagu yang diambil dari album dengan judul sama tersebut langsung membangun suasana hangat di dalam hall. Tanpa memberi jeda panjang, mereka melanjutkan setlist dengan &#8220;Belahan Jiwa&#8221; yang membuat penonton ikut bernyanyi bersama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun yang membuat penampilan The Lantis Java Jazz 2026 terasa spesial bukan hanya pemilihan lagu-lagunya. Band asal Jakarta itu secara khusus menyiapkan aransemen berbeda dibanding versi studio. Permainan keyboard terdengar lebih dominan, ritme bass lebih groovy, sementara improvisasi gitar di beberapa bagian lagu memberikan nuansa jazz yang kuat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sentuhan baru tersebut semakin terasa dengan kehadiran Institut Musik Jalanan yang mengisi bagian string section. Kehadiran elemen musik tambahan ini membuat lagu-lagu The Lantis terdengar lebih kaya, megah, dan memiliki warna yang berbeda dari biasanya.</p>



<div><a href="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/the-lantis_03-1024x678.jpg" class="td-modal-image"><figure class="wp-block-image size-large is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/the-lantis_03-1024x678.jpg" alt="Grup Musik The Lantis tampil saat berlangsungnya myBCA International Java Jazz Festival di NICE PIK 2, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (29/5/2026). XPOSEINDONESIA/IHSAN" class="wp-image-40654" style="width:1068px;height:auto" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/the-lantis_03-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/the-lantis_03-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/the-lantis_03-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/the-lantis_03-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/the-lantis_03-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/the-lantis_03-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/the-lantis_03-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/the-lantis_03-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/the-lantis_03-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/the-lantis_03.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Grup Musik The Lantis tampil saat berlangsungnya myBCA International Java Jazz Festival di NICE PIK 2, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (29/5/2026). XPOSEINDONESIA/IHSAN</figcaption></figure></a></div>



<p class="wp-block-paragraph">Di sela penampilan, Giri menyapa para penggemar dan mengungkapkan rasa syukurnya bisa kembali tampil di Java Jazz Festival.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Selamat sore semuanya. Kita enjoy dulu di sini ya,&#8221; ujar Giri yang langsung disambut sorakan penonton.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Momen menarik terjadi ketika Giri bertanya lagu apa yang paling ditunggu oleh para penggemar. Secara kompak, penonton langsung meneriakkan satu judul yang sama, yakni &#8220;Bunga Maaf&#8221;.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Sabar dong, sabar dong. Kita baru saja mulai lagunya. Nikmati dulu semuanya ya,&#8221; jawab Giri sambil tertawa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Antusiasme terhadap &#8220;Bunga Maaf&#8221; memang tidak berlebihan. Lagu tersebut menjadi salah satu karya paling populer The Lantis dan telah meraih lebih dari 100 juta pemutaran di berbagai platform streaming digital. Tak heran jika lagu itu menjadi yang paling ditunggu sepanjang penampilan mereka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebelum memenuhi permintaan para penggemar, The Lantis terlebih dahulu membawakan sejumlah lagu lain seperti &#8220;Santai&#8221;, &#8220;Seperti Cemara&#8221;, &#8220;Gloria&#8221;, &#8220;Teruntuk Dirimu&#8221;, &#8220;Lampu Merah&#8221;, &#8220;Bila&#8221;, hingga &#8220;Ambang Rindu&#8221;.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Khusus untuk &#8220;Seperti Cemara&#8221;, lagu yang dikenal sebagai soundtrack Musikal Keluarga Cemara itu sukses menghadirkan suasana yang lebih emosional dan syahdu. Banyak penonton terlihat larut dalam lirik dan melodi yang dibawakan dengan sentuhan jazz yang lebih kental.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Puncak penampilan akhirnya tiba saat intro &#8220;Bunga Maaf&#8221; mulai dimainkan. Hall langsung dipenuhi suara penonton yang bernyanyi bersama dari awal hingga akhir lagu. Suasana berubah menjadi koor massal yang menunjukkan betapa kuatnya koneksi antara The Lantis dan para penggemarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fenomena ini menunjukkan bagaimana perkembangan musik indie Indonesia dalam beberapa tahun terakhir semakin mendapat tempat di festival-festival besar. Jika sebelumnya Java Jazz identik dengan musisi jazz murni, kini festival tersebut juga menjadi ruang bagi musisi lintas genre yang mampu menghadirkan eksplorasi musikal berkualitas.</p>



<div><a href="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/the-lantis_04-1024x678.jpg" class="td-modal-image"><figure class="wp-block-image size-large is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/the-lantis_04-1024x678.jpg" alt="Grup Musik The Lantis tampil saat berlangsungnya myBCA International Java Jazz Festival di NICE PIK 2, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (29/5/2026). XPOSEINDONESIA/IHSAN" class="wp-image-40655" style="width:1068px;height:auto" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/the-lantis_04-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/the-lantis_04-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/the-lantis_04-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/the-lantis_04-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/the-lantis_04-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/the-lantis_04-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/the-lantis_04-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/the-lantis_04-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/the-lantis_04-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/the-lantis_04.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Grup Musik The Lantis tampil saat berlangsungnya myBCA International Java Jazz Festival di NICE PIK 2, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (29/5/2026). XPOSEINDONESIA/IHSAN</figcaption></figure></a></div>



<p class="wp-block-paragraph">Penampilan The Lantis menjadi contoh bagaimana musik indie pop dapat beradaptasi dengan panggung jazz tanpa kehilangan identitas utamanya. Karakter retro-pop yang selama ini menjadi ciri khas mereka tetap terasa kuat, namun dibalut progresi chord yang lebih kaya, improvisasi yang lebih berani, dan dinamika yang sesuai dengan atmosfer Java Jazz Festival.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selama hampir satu jam tampil, The Lantis berhasil membuktikan bahwa kreativitas dalam mengolah aransemen dapat membuka ruang baru bagi sebuah karya musik. Tidak hanya memuaskan penggemar lama, mereka juga berhasil menarik perhatian penonton yang mungkin baru pertama kali menyaksikan penampilan mereka secara langsung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penampilan di Java Jazz Festival 2026 sekaligus mempertegas posisi The Lantis sebagai salah satu grup musik muda Indonesia yang terus berkembang dan berani bereksperimen. Dengan basis penggemar yang terus bertambah serta deretan lagu yang semakin dikenal luas, perjalanan mereka tampaknya masih akan terus menarik untuk diikuti.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Java Jazz Festival 2026 sendiri berlangsung pada 29-31 Mei 2026 di NICE PIK 2, Tangerang, dengan menghadirkan lebih dari 100 penampil yang mengisi 10 panggung berbeda selama tiga hari penyelenggaraan. <strong>XPOSEINDONESIA/IHSAN</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">40649</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/the-lantis_01-300x199.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="199" />	</item>
		<item>
		<title>Generasi Terbaru Cockpit, Sejarah dan Warisan itu…</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/music/generasi-terbaru-cockpit-sejarah-dan-warisan-itu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 May 2026 09:42:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Music]]></category>
		<category><![CDATA[On Stage]]></category>
		<category><![CDATA[band Genesis Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Cockpit band]]></category>
		<category><![CDATA[Cockpit+]]></category>
		<category><![CDATA[cover band Genesis]]></category>
		<category><![CDATA[musik progresif Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Nada Noor]]></category>
		<category><![CDATA[Raidy Noor meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Rama Moektio]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah Cockpit]]></category>
		<category><![CDATA[Yaya Moektio]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=40334</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="199" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/cockpit_02-300x199.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="cockpit 02" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/cockpit_02-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/cockpit_02-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/cockpit_02-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/cockpit_02-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/cockpit_02-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/cockpit_02-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/cockpit_02-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/cockpit_02-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/cockpit_02-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/cockpit_02.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" />Ingatan seolah diterbangkan di masa beberapa waktu silam. Masih ada Yaya Moektio di drums, aksinya itu dengan baju gamisnya. Lalu ada sosok Raidy Noor, bassis, dengan topi dan tentu berkacamata, seringkali Raidy memilih memakai overcoat. Keduanya bak trademark-nya Cockpit. Keduanya dengan style masing-masing, tapi keduanya itu dikagumi dan dihormati banyak musisi. Dan, disukai oleh banyak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Ingatan seolah diterbangkan di masa beberapa waktu silam. Masih ada Yaya Moektio di drums, aksinya itu dengan baju gamisnya. Lalu ada sosok Raidy Noor, bassis, dengan topi dan tentu berkacamata, seringkali Raidy memilih memakai <em>overcoa</em>t. Keduanya bak trademark-nya Cockpit. Keduanya dengan style masing-masing, tapi keduanya itu dikagumi dan dihormati banyak musisi. Dan, disukai oleh banyak fans Cockpit.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lalu, bagaimana Cockpit sekarang, setelah ditinggalkan Raidy Noor? Raidy wafat karena sakit di rumahnya, pada 15 Oktober 2025. Sementara Yaya Moektio meninggal dunia. Yaya berpulang tepat 40 hari kemudian setelah kepergian Raidy Noor, yaitu pada 8 Desember 2025 di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Persahabatan begitu “manis”, dari kedua motor utama Cockpit ini. Keduanyalah yang lantas menjalankan dan membawa Cockpit menjadi grup musik cover, khusus Genesis, salah satu yang terdepan dan terbaik. Yaya Moektio adalah salah satu pendiri Cockpit, yang didirikan tahun 1982.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ini sedikit Sejarah Cockpit Band, pernah ditulis di tahun 2017 di website saya…. Beginilah :</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kalau menyoal pada Cockpit, berarti titik awalnya adalah&nbsp;<strong>Batara Band</strong>. Eits, jangan salah sangka dengan, Bharata. Batara memilih memang meng-<em>cover</em>&nbsp;lagu-lagu Genesis. Bharata kan ke Beatles. Itu awal 80-an, dimana personilnya adalah&nbsp;<strong>Oding Nasution</strong>,&nbsp;<strong>Yaya Moektio</strong>,&nbsp;<strong>Freddy Tamaela</strong>,&nbsp;<strong>Harry “Kuda” Minggoes</strong>&nbsp;dan&nbsp;<strong>Debby Nasution</strong>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Batara kemudian menjadi Cockpit. Cockpit yang 80-an. Karena di era 1970-an ada juga Cockpit. Tapi beda banget, dan sama sekali tak ada hubungannya. Cockpit itu adalah Batara tetapi dengan Debby Nasution digantikan&nbsp;<strong>Roni Harahap</strong>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Katanya sempat juga ada <strong>Harry Anggoman</strong>. Kalau menurut Oding, pertama kali Cockpit main dengan kibordisnya,&nbsp;<strong>Harry Anggoman</strong>. Ok pokoknya, Cockpit sendiri didirikan tahun 1982, main pertama kali di sebuah acara musik di TIM. Acaranya <strong>Sys NS</strong> kah? Dan kabarnya, mereka langsung dapat fans waktu itu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Saya sempat&nbsp;<em>googling</em>&nbsp;juga, ada yang menulis bahwa Cockpit didirikan oleh Oding, Yaya, Dadan Izal dan Joseph Martam, sebagai Batara Band di awal 1980. Dimana mereka mengajak serta&nbsp;<strong>Freddy Tamaela</strong>&nbsp;sebagai vokalis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di belahan dunia lain, Genesis sendiri memasuki 1980 itu tersisa 3&nbsp;<em>original members</em>nya saja. Yaitu Banks, Rutherford dan Collins. Gabriel hengkang selepas rilis album&nbsp;<strong>The Lamb Lies Down on Broadway</strong>, yang seolah menggariskan berhentinya era Gabriel di musik Genesis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">2 tahun kemudian dirilis&nbsp;<strong>A Trick of the Tail</strong>, yang mengedepankan Phil Collins sebagai&nbsp;<em>lead vocalist</em>. Dimana untuk&nbsp;<em>performance</em>&nbsp;di panggungnya, mereka kemudian didukung pula oleh&nbsp;<strong>Bill Bruford</strong>, ex Yes. Masih di tahun sama, tapi di penghujung tahunnya, Genesis melepas&nbsp;<strong>Wind &amp; Wuthering</strong>, ini album terakhir yang didukung Steve Hackett. Lalu pada tour mereka, diperkenalkanlah&nbsp;<em>additional drummer</em>,&nbsp;<strong>Chester Thompson</strong>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ah, saya <em>cut</em> tentang Genesis nya ya. Coba kita foikuskan pada Sejarah Cockpit saja. Boleh ga? Bolehlah ya….Boleh dong, ah!</p>



<p class="wp-block-paragraph">Uniknya, yang memperkenalkan Genesis di sini sejatinya adalah Cockpit!&nbsp;<em>At least</em>&nbsp;gini, Cockpit seolah membawa penggemar mereka lantas makin menyukai Genesis dan jadi loyal, dalam hal membeli album-album mereka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengalaman saya di era 1980-an itu, tidak sedikit anak-anak muda sebaya, mengenal Genesis karena Cockpit! Atau, mereka baru membeli 1-2 album Genesis, akhirnya lantas rutin menunggu rilis album-album baru selanjutnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">…Kembali ke tanah air, tentu saja dengan Cockpit. Jadi Roni Harahap masuk di akhir 1982 menggeser Harry Anggoman. Pada 1984, bassis Harry “Kuda” digantikan oleh&nbsp;<strong>Raidy Noor</strong>. Nah di era 1980-an pertengahan itu nama Cockpit menjulang sangat tinggi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mereka bersaing serius dengan&nbsp;<em>cover-bands</em>&nbsp;lain, seperti Solid 80, Acid Speed Band. Yang mana menariknya, mereka masing-masing punya fans fanatik masing-masing. Eh soal Acid Speed dan Solid 80, sudah pernah saya tulis profilenya. Silahkan buka-buka saja website saya nan sederhana ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Yang “membedakan” Cockpit dengan cover-bands &nbsp;“saingan” mereka adalah, Cockpit itu grup dengan stamina main di atas panggung, terhitung&nbsp;<em>extraordinary</em>! Mereka pernah main sampai 3 jam, dan itu ga hanya sekali dilakukannya. Main aja, capek ga capek ya terus aja. Kalau belum berhenti ya kita terusin, apalagi kalau penontonnya yang minta, begitu kenang Yaya Moektio.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Oding menambahkan, biasanya kita jadi main terus dan bablas ya karena penontonnya juga. Penonton minta nambah terus, ya kita kasih. Cuma karena kita sudah kayak kerasukan gimana gitu, maksudnya lupalah sama capek, minta tambah 1-2 lagu bisa-bisa kita kasihnya malah 5- lagu&#8230;.! Sambung Oding lagi, diiyakan baik oleh Yaya dan Raidy Noor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengalaman saya sendiri mengenai Cockpit, menonton mereka pertama kali di Balai Sidang. Dan itu langsung membuat saya terkesima. Edan, penonton&nbsp;<em>sing-a-long</em>. Antusias dan enerjik betul merespon semua lagu yang dibawain Cockpit. Yang namanya broer Freddy Tamaela, bener-bener udah jadi&#8230;.macam, Freddy Collins! Wuah, Freddy bisa membuat penonton histeris waktu itu.</p>



<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped td-modal-on-gallery wp-block-gallery-6 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" data-id="40337" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/cockpit_01-1024x678.jpg" alt="cockpit 01" class="wp-image-40337" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/cockpit_01-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/cockpit_01-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/cockpit_01-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/cockpit_01-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/cockpit_01-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/cockpit_01-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/cockpit_01-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/cockpit_01-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/cockpit_01-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/cockpit_01.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">cockpit 01</figcaption></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" data-id="40339" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/denni-chaplin-dan-judy-1024x678.jpg" alt="denni chaplin dan judy" class="wp-image-40339" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/denni-chaplin-dan-judy-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/denni-chaplin-dan-judy-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/denni-chaplin-dan-judy-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/denni-chaplin-dan-judy-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/denni-chaplin-dan-judy-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/denni-chaplin-dan-judy-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/denni-chaplin-dan-judy-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/denni-chaplin-dan-judy-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/denni-chaplin-dan-judy-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/denni-chaplin-dan-judy.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">denni chaplin dan judy</figcaption></figure>
</figure>



<p class="wp-block-paragraph">Seinget saya, saya memang sudah menyukai Genesis. Makanya lalu pengen banget lihat Cockpit. Untuk nonton dan dengerin dan&#8230;seneng-senenglah. Tapi asli referensi mah terbatas, hanya palingan 1-2 album di era Gabriel serta album mereka yang sudah bertigaan saja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Saya rasa, saya kayak penonton-penonton Cockpit lain waktu itu. Langsung kesengsem dan suka dengan mereka, dan jadi kadung menganggap mereka ya gini deh, nonton Cockpit udahlah kayak nonton Genesis. Di saat itu kan, mungkin juga terpikirlah, mana mungkin ya bisa menyaksikan langsung konsernya Genesis?</p>



<p class="wp-block-paragraph">Cockpit ya Genesis. Genesis itu Cockpit. Dan mereka memang aslilah mengandalkan lagu-lagu tahun 1980-an. Ya sebut deh, lagu-lagu hits dari album 1978, 1980 yang sudah saya tulis di atas. Apalagi dari&nbsp;<strong>Abacab</strong>, yang disebut album tersukses pertama Genesis karena menembus puncak tangga di UK dan Top-10 di USA.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mereka memang menghidangkannya relatif persis dengan apa yang dihasilkan Genesis sih. Terutama memperhatikan betul pada&nbsp;<em>sound</em>, terutama sekali pada kibor dan gitar. Tak lupa pola gebukan drums dari Phil Collins atau Chester Thompson, yang sudah&nbsp;<em>signature sound</em>&nbsp;itu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ditambah lagi,&nbsp;<em>meneer</em>&nbsp;Freddy Tamaela, tak lupa sampai membawa juga peralatan&nbsp;<em>sound-effect</em>, yang membuatnya bisa menghasilkan&nbsp;<em>voice</em>&nbsp;lengkap dengan&nbsp;<em>echo</em>. Itu jadi sangat bernuansa lagu, ‘Mama’ nya Genesis itu. Dandanannyapun kerapkali rada teatrikal, mengingatkan kita pada Peter Gabriel dong.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Cockpit masuk jelang era 1990-an mulai terasa sedikit&nbsp;<em>slowdown</em>. Mungkin bisa diartikan, istirahat sejenak, menghela nafaslah. Tetapi pada 1990 itu, Cockpit malah ditinggal pergi untuk selama-lamanya oleh vokalis karismatisnya,&nbsp;<em>bung</em>&nbsp;Freddy Tamaela. Freddy wafat karena penyakit paru-paru basah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kehilangan Freddy memang membuat Cockpit rada “<em>klimpungan</em>”. Maklumlah, karakter Freddy itu khas betul, dan sudah kadung dianggap “paling mendekati” vokalnya Phil Collins.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jadi soal Cockpit ini, emang kudu tanya&nbsp;<em>the rest of their 2 original members</em>. Odink Nasution dan Yaya Moektio. Oding, sebelum dengan Cockpit seperti diketahui pernah masuk formasi God Bless. Itu era dimana pada satu masa, God Bless didukung Nasution bersaudara, ya Oding, Keenan dan Debby.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Oding sendiri lalu juga terlibat dengan Guruh Gypsi, diterusin dengan Badai Band. Tentunya juga Gank Pegangsaan. Salah satu gitaris rock era 1970-an yang paling menonjol saat itu, dan tetap eksis sampai sekarang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Saya kutip sedikit, beberapa paragaraf dari omongan almarhum Oding Nasution. Pendiri dan motor utama Cockpit, tentu saja. Perlu diketahui, bahwasanya Oding telah berpulang di Jakarta, saat dirawat di RS Pertamina, pada 27 Februari 2020.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Cerita Oding, ia mulai suka dengan Genesis sejak sekitar 1973. Itu era dimana ada album Selling England by the Pound, yang lantas menjadi album terfavoritnya. Album itulah, yang membuatnya jadi suka dan doyan banget Genesis. Sampai mulai mengulik sound-sound gitar Genesis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Genesis itu musiknya kompleks, rada susah tapi mengasyikkan untuk dimainin, begitu terang Oding. Ia karena suka, memang lantas kepikiran kumpul dengan teman-teman musisi yang suka Genesis juga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ya gitu, ketemulah dengan beberapa teman. Jadilah Batara. Tetapi lanjut kemudian dengan Cockpit, karena kepengen lebih serius lagi. Dan dia sungguh tak menyangka, bisa terus bertahan bahkan hingga sekarang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ya main sih main aja. C<em>hemistry</em>-nya pas, karena paling ga dia dan Yaya memang doyan Genesis. Ketemu Raidy yang kuat di <em>progressive rock</em> juga. Dari Harry ke Roni, lalu ke Krisna dan Dave, ya untung dapat kibordis yang memang suka ngulik sound.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena kan salah satu bentuk utamanya Genesis ya pada sound kibor itu. Susah-susah gampang nyari pengganti Roni, karena sempat kita merasa pas dan klop kan. Untunglah dapat Krisna Prameswara itu. Krisna kita udah kenal lama sih, jaman studio Cockpit dulu di daerah Blok A.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ya begitulah cerita awal Cockpit ya. Kita kembali ke Cockpit di tahun 2026, paska ditinggal pergi Raidy Noor dan Yaya Moektio. Merekapun lantas tampil dengan formasi baru. Muncul dua nama relatif muda, putra dari Raidy Noor dan Yaya Moektio. <strong>Nada Noor</strong> (gitaris, sudah sejak beberapa tahun sebelum Oding wafat sebenarnya). Dan <strong>Rama Moektio</strong> (drummer, yang beberapa kali sudah bermain bareng Cockpit. Terutama menggantikan sementara ayahnya yang “bersekolah” dan tengah sakit).</p>



<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped td-modal-on-gallery wp-block-gallery-7 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="678" height="1024" data-id="40345" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/rama-moektio-drummer-678x1024.jpg" alt="rama moektio, drummer" class="wp-image-40345" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/rama-moektio-drummer-678x1024.jpg 678w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/rama-moektio-drummer-199x300.jpg 199w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/rama-moektio-drummer-768x1159.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/rama-moektio-drummer-278x420.jpg 278w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/rama-moektio-drummer-557x840.jpg 557w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/rama-moektio-drummer-150x226.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/rama-moektio-drummer-300x453.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/rama-moektio-drummer-600x906.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/rama-moektio-drummer-696x1051.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/rama-moektio-drummer.jpg 848w" sizes="auto, (max-width: 678px) 100vw, 678px" /><figcaption class="wp-element-caption">rama moektio, drummer</figcaption></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="678" height="1024" data-id="40344" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/nada-noor-gitaris-678x1024.jpg" alt="nada noor, gitaris" class="wp-image-40344" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/nada-noor-gitaris-678x1024.jpg 678w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/nada-noor-gitaris-199x300.jpg 199w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/nada-noor-gitaris-768x1159.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/nada-noor-gitaris-278x420.jpg 278w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/nada-noor-gitaris-557x840.jpg 557w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/nada-noor-gitaris-150x226.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/nada-noor-gitaris-300x453.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/nada-noor-gitaris-600x906.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/nada-noor-gitaris-696x1051.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/nada-noor-gitaris.jpg 848w" sizes="auto, (max-width: 678px) 100vw, 678px" /><figcaption class="wp-element-caption">nada noor, gitaris</figcaption></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="678" height="1024" data-id="40343" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/krisna-prameswara-kibordis-678x1024.jpg" alt="krisna prameswara, kibordis" class="wp-image-40343" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/krisna-prameswara-kibordis-678x1024.jpg 678w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/krisna-prameswara-kibordis-199x300.jpg 199w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/krisna-prameswara-kibordis-768x1159.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/krisna-prameswara-kibordis-278x420.jpg 278w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/krisna-prameswara-kibordis-557x840.jpg 557w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/krisna-prameswara-kibordis-150x226.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/krisna-prameswara-kibordis-300x453.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/krisna-prameswara-kibordis-600x906.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/krisna-prameswara-kibordis-696x1051.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/krisna-prameswara-kibordis.jpg 848w" sizes="auto, (max-width: 678px) 100vw, 678px" /><figcaption class="wp-element-caption">krisna prameswara, kibordis</figcaption></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="678" height="1024" data-id="40342" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/judy-kartadikarya-vokalis-678x1024.jpg" alt="judy kartadikarya, vokalis" class="wp-image-40342" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/judy-kartadikarya-vokalis-678x1024.jpg 678w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/judy-kartadikarya-vokalis-199x300.jpg 199w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/judy-kartadikarya-vokalis-768x1159.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/judy-kartadikarya-vokalis-278x420.jpg 278w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/judy-kartadikarya-vokalis-557x840.jpg 557w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/judy-kartadikarya-vokalis-150x226.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/judy-kartadikarya-vokalis-300x453.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/judy-kartadikarya-vokalis-600x906.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/judy-kartadikarya-vokalis-696x1051.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/judy-kartadikarya-vokalis.jpg 848w" sizes="auto, (max-width: 678px) 100vw, 678px" /><figcaption class="wp-element-caption">judy kartadikarya, vokalis</figcaption></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="678" height="1024" data-id="40341" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jimmo-vaocalist-678x1024.jpg" alt="jimmo, vaocalist" class="wp-image-40341" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jimmo-vaocalist-678x1024.jpg 678w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jimmo-vaocalist-199x300.jpg 199w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jimmo-vaocalist-768x1159.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jimmo-vaocalist-278x420.jpg 278w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jimmo-vaocalist-557x840.jpg 557w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jimmo-vaocalist-150x226.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jimmo-vaocalist-300x453.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jimmo-vaocalist-600x906.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jimmo-vaocalist-696x1051.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/jimmo-vaocalist.jpg 848w" sizes="auto, (max-width: 678px) 100vw, 678px" /><figcaption class="wp-element-caption">jimmo, vaocalist</figcaption></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="678" height="1024" data-id="40340" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/henry-bassist-678x1024.jpg" alt="henry bassist" class="wp-image-40340" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/henry-bassist-678x1024.jpg 678w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/henry-bassist-199x300.jpg 199w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/henry-bassist-768x1159.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/henry-bassist-278x420.jpg 278w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/henry-bassist-557x840.jpg 557w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/henry-bassist-150x226.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/henry-bassist-300x453.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/henry-bassist-600x906.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/henry-bassist-696x1051.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/henry-bassist.jpg 848w" sizes="auto, (max-width: 678px) 100vw, 678px" /><figcaption class="wp-element-caption">henry bassist</figcaption></figure>
</figure>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara posisi bass diisi oleh bassis <strong>Henry</strong>. Seorang <em>session player,</em> berjam terbang lumayan tinggi, yang ya begitu itulah nama di KTP-nya. Kerapkali diajak serta beberapa <em>project-band</em> yang dikoordinir Krisna Prameswara (kibordis Cockpit). Hendri pada beberapa tahun belakangan ini menjadi <em>additional-player</em> tetap pada kelompok pop-rock, KLa Project.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nama lain, tetap dengan Krisna Prameswara (diplot macem “plokis” gitulah, mengatur lalu lintas musik). Sementara pada posisi vokal ada duet Judy Kartadikarya dan Jimmo “putra-petir”. Mereka juga kerapkali mengajak serta guest-star, Denni “Chaplin”.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Begitulah Cockpit di rcenet time. Dengan ide dari Rama Moektio adalah, memakai tambahan “+” (plus) di belakang nama Cockpit. Membedakan, bahwa ini memang Cockpit baru. Dengan nada plus-nya. Kan ya jadi plus, plusnya tanpa 2 tokoh utama. Ada bassist “baru”.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Susah-susah gampang menggantikan posisi dua tokoh utama, yang adalah “ayah dan papi” dari Cockpit. Menurut Rama, juga Nada, mereka bersepakat meneruskan Cockpit karena kepercayaan mereka kepada kami untuk menjadi bagian dari Cockpit, selama ini. Bahkan sejak mereka masih ada. Mereka menjadikan kami dan meyakinkan kami bahwa kami pantas menjadi bagian dari Cockpit.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rama dan Nada lantas mengemukakan pula, mereka berdua sebagai anak-anaknya sangat menghormati dan menyanjung dan begitu bangganya terhadap ayah mereka itu. Mereka berdua memang bukan untuk menggantikan, tentu sulit sekali. Tapi kami hadir untuk meneruskan enerji positif bermusik dari kedua ayah mereka tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Akhirnya merekapun tampil lagi, pada 1 Mei kemarin di Glitz club. Yang sukses mengompori mereka untuk main lagi, juga memberi support penuh adalah <strong>Busan Production</strong>. <strong>Overall</strong>, konser <strong>Cockpit+</strong> terbilang sukses. Satu yang terlihat jelas, penonton full, kabarnya seluruh table yang terjual ludes, sejak beberapa hari sebelum acara. <em>Proficiat</em>! <em>Cool, brothers</em>!</p>



<p class="wp-block-paragraph">Beberapa catatan penting, jangan disepelekan penyelengara adalah menyoal pilihan MC. MC kudu punya <em>knowledge</em> yang terbilang mumpuni, siapin dengan mengulik berita-berita tentang grup band yang akan tampillah sebelumnya. Terutama sejarahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jadi ga kepleset bilang, musiknya Cockpit ini susah banget. Kalau memang susah, penontonnya di acara malam itu tentu tidak akan membludak. Jelas kan? Susah kok digemari? So, itu dah, pilihan katanya, <em>ti-ati</em>…. Dan astaga, menyebut Yockie Suryoprayogo sebagai salah satu pendiri Cockpit! Buset! Konyol sih….</p>



<p class="wp-block-paragraph">MC itu penting, tentu dengan pengetahuan yang cukup, supaya bisa menghidupkan acara. Informatif dengan benar untuk seluruh penonton. Dan ya yang bisa ikut menghidupkan acara. Kalau pengetahuannya minim, Cuma terkesan asal <em>nyerocos</em>, akan <em>berabe</em> betul kalau lantas ajak musisi berdialog misalnya. Jadi lucu? Lucu ga, <em>ngeselin</em> iya. Kalau cari lucu, ambil komika saja lebih baik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Semoga saja, Cockpit+ lancar jalannya. Lantas akan tampil di acara-acara berikut, konser-konser yang dipersiapkan dengan sebaik-baiknya. Tampil di <em>well-organized events</em>. Yang digagas dan diadakan penyelenggara yang sangat mengerti dan memahami Cockpit+, paling tidak bisa berdiskusi sebaik-baiknya sebelumnya. Biar hasil akhirnya, konser yang menyenangkan, memuaskan semua. So pasti, terutama penontonnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Good luck yoooo</em>, Rama, Nada dan semua Cockpit+! <em>See you in next better dan more better event</em>….<strong>XPOSEINDONESIA/dM</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">40334</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/cockpit_02-300x199.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="199" />	</item>
		<item>
		<title>JGTC, The City Series 2026 &#8211; Jazz Orchestra Lho</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/music/jgtc-the-city-series-2026-jazz-orchestra-lho/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 08:33:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Music]]></category>
		<category><![CDATA[On Stage]]></category>
		<category><![CDATA[Bandung Jazz Orchestra]]></category>
		<category><![CDATA[Candra Darusman]]></category>
		<category><![CDATA[Festival Jazz Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Jazz Goes To Campus]]></category>
		<category><![CDATA[JGTC]]></category>
		<category><![CDATA[Konser Jazz Jakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=40260</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="199" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/tohpati-dan-konduktor-brury-effendi-300x199.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="tohpati dan konduktor, brury effendi" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/tohpati-dan-konduktor-brury-effendi-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/tohpati-dan-konduktor-brury-effendi-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/tohpati-dan-konduktor-brury-effendi-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/tohpati-dan-konduktor-brury-effendi-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/tohpati-dan-konduktor-brury-effendi-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/tohpati-dan-konduktor-brury-effendi-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/tohpati-dan-konduktor-brury-effendi-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/tohpati-dan-konduktor-brury-effendi-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/tohpati-dan-konduktor-brury-effendi-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/tohpati-dan-konduktor-brury-effendi.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" />Jazz Goes to Campus (JGTC), kabarnya ditahbiskan menjadi pentas jazz berformat festival yang tertua di Indonesia. Digelar pertama kali pada tahun 1977, di Taman Ekonomi, Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia. Yang terletak di Kawasan Salemba, Jakarta Pusat. Dari saat itu, JGTC terus berlangsung sebagai yearly-event . Dengan stage yang terbilang “sederhana”. Tapi JGTC mampu mengundang dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Jazz Goes to Campus </strong>(JGTC), kabarnya ditahbiskan menjadi pentas jazz berformat festival yang tertua di Indonesia. Digelar pertama kali pada tahun 1977, di Taman Ekonomi, Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia. Yang terletak di Kawasan Salemba, Jakarta Pusat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari saat itu, JGTC terus berlangsung sebagai <em>yearly-event</em> . Dengan <em>stage</em> yang terbilang “sederhana”. Tapi JGTC mampu mengundang dan lantas memanggungkan banyak musisi jazz terkemuka tanah air. Perlahan tapi pasti, menjadi panggung jazz yang mampu menarik minat kaum muda untuk datang menonton. Dibikinnya biasanya sekitar siang hari. Mendekati senja, sudah selesai.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dan adalah musisi, <em>doski</em> pianis yang juga penulis lagu dan aranjer <em>cum</em> produser, <strong>Candra Darusman</strong> yang menjadi salah satu “dokter kandungan”. Maksudnya, “dokter” yang melahirkan JGTC tersebut. Saat itu tentu saja, dia masih menjadi mahasiswa Fakultas Ekonomi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berarti bukan dokter dong, kan dari Fakultas Ekonomi? Ya iya, itu <em>pan</em> hanya istilahnya aja. Gitu deh. Memang seorang Candra yang jadi motor dalam pendirian JGTC. Dimana setelah itu, ia tampil sebagai musisi (juga penyanyi) melalui grup <strong>Chaseiro</strong>.</p>



<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped td-modal-on-gallery wp-block-gallery-8 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="678" height="1024" data-id="40269" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/wagub-rano-karno.-tahun-depan-5-abad-kota-jakarta-678x1024.jpg" alt="wagub, rano karno. tahun depan, 5 abad kota jakarta" class="wp-image-40269" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/wagub-rano-karno.-tahun-depan-5-abad-kota-jakarta-678x1024.jpg 678w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/wagub-rano-karno.-tahun-depan-5-abad-kota-jakarta-199x300.jpg 199w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/wagub-rano-karno.-tahun-depan-5-abad-kota-jakarta-768x1159.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/wagub-rano-karno.-tahun-depan-5-abad-kota-jakarta-278x420.jpg 278w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/wagub-rano-karno.-tahun-depan-5-abad-kota-jakarta-557x840.jpg 557w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/wagub-rano-karno.-tahun-depan-5-abad-kota-jakarta-150x226.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/wagub-rano-karno.-tahun-depan-5-abad-kota-jakarta-300x453.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/wagub-rano-karno.-tahun-depan-5-abad-kota-jakarta-600x906.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/wagub-rano-karno.-tahun-depan-5-abad-kota-jakarta-696x1051.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/wagub-rano-karno.-tahun-depan-5-abad-kota-jakarta.jpg 848w" sizes="auto, (max-width: 678px) 100vw, 678px" /><figcaption class="wp-element-caption">wagub, rano karno. tahun depan, 5 abad kota jakarta</figcaption></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="678" height="1024" data-id="40266" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/candra-darusman-678x1024.jpg" alt="candra darusman" class="wp-image-40266" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/candra-darusman-678x1024.jpg 678w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/candra-darusman-199x300.jpg 199w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/candra-darusman-768x1159.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/candra-darusman-278x420.jpg 278w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/candra-darusman-557x840.jpg 557w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/candra-darusman-150x226.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/candra-darusman-300x453.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/candra-darusman-600x906.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/candra-darusman-696x1051.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/candra-darusman.jpg 848w" sizes="auto, (max-width: 678px) 100vw, 678px" /><figcaption class="wp-element-caption">candra darusman</figcaption></figure>
</figure>



<p class="wp-block-paragraph">Menjelang memasuki pertengahan 1980-an, Candra memasuki grup band Karimata. Setelah beberapa tahun sebelumnya, merilis solo album yang memperoleh respon positif para penggemar musik di saat itu. Eits, sedikit aja intermezzo tentang Candra ya. Permisi….</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Back to the Festival. Then</em>, JGTC memang terjaga rutinitasnya sebagai <em>event</em> tahunan dengan bisa dibilang gengsinya semakin meninggi saja. Dan dari hanya 2 atau 3 grup yang tampil, pada tiap penyelenggaraannya. Terus bertambah menjadi 4 atau 5 grup band. Dimana pada melampaui dekade pertama era 2000-an, JGTC tampil dengan <em>multi-stage</em>. Tentu saja, <em>performers</em> nya bertambahlah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bahkan kemudian JGTC memiliki event-event tambahan. Yang melengkapi event festivalnya. Antara lain adalah penyelenggaraan kompetisi untuk grup jazz muda. Yang berhasil menjaring banyak musisi dengan bakat yang “baik dan benar”. Notabene bisa disebut sebagai para musisi generasi kemudian dari jazz Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Seperti tahun ini, JGTC menggandeng Pemerintah DKI Jakarta, untuk menyelenggarakan event pre-festival. Pre-eventnya berbentuk konser spesial. Menampilkan Jazz Bigband, dengan mayoritas musisi muda. Ditampilkanlah <strong>Bandung Jazz Orchestra</strong>. Dengan konduktor <strong>Brury Effendi</strong>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebuah ide lumayan <em>nampol</em>. Ada konser spesial, pakai bigband dan isinya mayoritas musisi muda. Menarik kan? Tentu saja dong. Tak hanya itu saja, ada 2 penyanyi muda juga yang tampil, <strong>Alonzo Brata</strong> dan <strong>Rosemary Jane</strong>. Dengan karakter suara nan khasnya. Jelas, menambah keunikan sajian konsep acara ini. Lagi-lagi, dua-duanya penyanyi “next-generation” pastinya….</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada speech secukupnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengucapkan harapannya, semoga acara ini bisa jadi momentum menuju peringatan 50 tahun penyelenggaraan JGTC. Sekalian juga sebagai bentuk dukungan kelak, atas 500 tahun usia kota Jakarta di tahun 2027 mendatang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam pandangannya, Rano Karno juga menyampaikan, JGTC tak hanya menyuguhkan keindahan jazz. “Tapi juga menjadi panggung ide, ekspresi dan kolaborasi yang akan memperkuat identitas Jakarta sebagai kota Global Berbudaya.” Lanjutnya lagi, seni tidak hanya berkaitan dengan estetika semata, tetapi sekaligus menjadi penggerak ekonomi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Maka, tambah Rano, “Berbagai ruang kreatif mempunyai peran signifikan dalam menciptakan ekosistemekonomi kreatif yang berkelanjutan. Sekaligus menghadirkan akses yang lebih luas, bagi pelaku kreatif. Untuk terus berkarya dan berinovasi.”</p>



<p class="wp-block-paragraph">Harapannya, semoga JGTC dapat terus berkembang sebagai ruang bersama, yang mendorong kreatifitas. Menggerakkan perekonomian, lalu memperkuat budaya lokal. Serta membuka ruang kolaborasi dalam menciptakan ekosistem ekonomikreatif yang inklusif dan berkelanjutan.</p>



<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped td-modal-on-gallery wp-block-gallery-9 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" data-id="40267" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/rosemary-jane-1024x678.jpg" alt="rosemary jane" class="wp-image-40267" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/rosemary-jane-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/rosemary-jane-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/rosemary-jane-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/rosemary-jane-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/rosemary-jane-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/rosemary-jane-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/rosemary-jane-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/rosemary-jane-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/rosemary-jane-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/rosemary-jane.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">rosemary jane</figcaption></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1000" height="667" data-id="40265" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/brury-effendi-dan-bjo.jpg" alt="brury effendi dan bjo" class="wp-image-40265" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/brury-effendi-dan-bjo.jpg 1000w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/brury-effendi-dan-bjo-300x200.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/brury-effendi-dan-bjo-768x512.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/brury-effendi-dan-bjo-630x420.jpg 630w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/brury-effendi-dan-bjo-150x100.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/brury-effendi-dan-bjo-600x400.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/brury-effendi-dan-bjo-696x464.jpg 696w" sizes="auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><figcaption class="wp-element-caption">brury effendi dan bjo</figcaption></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" data-id="40264" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/ari-renaldi-1024x678.jpg" alt="ari renaldi" class="wp-image-40264" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/ari-renaldi-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/ari-renaldi-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/ari-renaldi-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/ari-renaldi-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/ari-renaldi-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/ari-renaldi-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/ari-renaldi-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/ari-renaldi-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/ari-renaldi-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/ari-renaldi.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">ari renaldi</figcaption></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" data-id="40263" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/alonzo-brata-1024x678.jpg" alt="alonzo brata" class="wp-image-40263" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/alonzo-brata-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/alonzo-brata-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/alonzo-brata-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/alonzo-brata-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/alonzo-brata-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/alonzo-brata-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/alonzo-brata-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/alonzo-brata-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/alonzo-brata-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/alonzo-brata.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">alonzo brata</figcaption></figure>
</figure>



<p class="wp-block-paragraph">Acara pada Sabtu malam itu dimulai dengan <em>sharing-session</em>. Menampilkan para pembicara <strong>Sri Hanuraga</strong> (musisi muda), <strong>Chico Hindarto</strong> (alumni FE-UI sekaligus promotor jazz dan mantan Ketua Umum Forum Jazz Indonesia), <strong>Agus Setiawan Basuni</strong> (penggerak jazz, sekaligus wartawan). Dan tentunya, Candra N. Darusman, sang <em>founder </em>JGTC.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Seusai sesi obrolan Santai, yang dipandu oleh Kepra tersebut. Kemudian panggung diisi oleh Bandung Jazz Orchestra. Sebuah kelompok bigband jazz, datang dari Bandung. Dengan berisikan selengkapnya, deretan rhythm-sestions dengan <strong>Nadine Adrianna</strong> (electric piano), Donny Herdanto (keys), <strong>Ilham Septia Indra Nugraha</strong> (electric bass), <strong>Gilang Fauzi Pratama</strong> (electric guitar), <strong>Reyhan Susanto</strong> dan <strong>Filipus Cahyadi</strong> (drums) serta perkusi, <strong>Muhammad Rifqy Hakim</strong>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pasukan tiup terdiri dari <strong>Muhamad Raafi Dipoaji</strong> (tenor sax), <strong>Mohamad Rifkiansyah</strong> (tenor sax), <strong>Jilan Luandri Hakim</strong> (alto sax), <strong>Deiva Muhamad Fiqry</strong> (alto sax), <strong>Bonny Buntoro</strong> (bariton sax). Lalu Trombone 1 oleh <strong>Alden Jatiwastika Yunanto</strong>. Trombone 2 oleh <strong>Kristian David</strong>. Trombone 3 oleh <strong>Aldy Nugraha Ruhyat</strong>. Lalu Bass Trombone oleh <strong>Muhammad Yogi Malachim</strong>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Trumpet 1 <strong>Fairuz Triadi</strong>. Lalu, Trumpet 2 oleh <strong>Deni Alamsyah</strong>. Trumpet 3 dengan <strong>Iwan Hermawan</strong> dan <strong>Muhammad Naufal Dhiya’ulhaq</strong>. Dan, trumpet 4 oleh <strong>Diana Saraley. </strong>Sang conductor, Brury Effendi pada beberapa lagu atau part juga bermain trumpet.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mereka menyuguhkan tak kurang dari 12 komposisi. Dengan dukungan aransemen big band oleh beberapa aranjer tamu. Antara lain ada Adra Karim, Ari Renaldi, Erwin Gutawa dan Tohpati.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pembuka adalah ‘Overture’ , kemudian “There’ The Rub.” Lalu ada “Oh ya”, “Bewitched” dengan Rosemary Jane sebagai vokalis. Selanjutnya ada, “Spain”. Diteruskan dengan “Bento” yang menampilkan Alonzo Brata. “Di Batas Waktu”, “Sketsa”. “Layang – Layang”, dengan duo Rosemary Jane dan Alonzo Brata. Selain itu ada “Secret Agent”, Maestro” dan “Asmaraku Asmaramu”.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Adra Karim tidak sempat hadir karena sedang di luar Jakarta. Ari Renaldi menjadi konduktor pada sesi terawal. Sementara Erwin Gutawa datang menonton, duduk manis di antara penonton. Adapun Tohpati, hadir pula dengan gitarnya, menjadi gitaris.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebuah jazz di malam minggu yang lumayan menyegarkan jiwa dan rohani. So, ditunggu akan pre-event lainnya yang menyehatkan dari JGTC. Siap hadir saat Festival JGTC nanti? Ngh, gimana ya. Ingat-ingat sudah beberapa tahun memang tak sempat hadir menonton langsung. Kayaknya dari sebelum pandemi covid, ga pernah sempat menonton. Jadi, tahun ini gimana? <strong>XPOSEINDONESIA/dM</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">40260</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/tohpati-dan-konduktor-brury-effendi-300x199.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="199" />	</item>
		<item>
		<title>Dan Akhirnya, Dewa Budjana pun Tampil Lagi</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/music/dan-akhirnya-dewa-budjana-pun-tampil-lagi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 01:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Music]]></category>
		<category><![CDATA[On Stage]]></category>
		<category><![CDATA[Dewa Budjana]]></category>
		<category><![CDATA[gitaris Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Konser Dewa Budjana]]></category>
		<category><![CDATA[Musik Jazz Fusion]]></category>
		<category><![CDATA[Pranayama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=39994</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="199" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_02-300x199.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="Dewa Budjana" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_02-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_02-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_02-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_02-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_02-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_02-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_02-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_02-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_02-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_02.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" />I Dewa Gde Budjana, gitaris asal Klungkung, Bali memang tampil lagi. Secara solo. Tentu saja artinya tanpa GIGI, grup band pop-rocknya. Lumayan lama juga, dirimu tidak konser secara solo lagi ya, Budj? Iya betul. Terakhir kapan? Udah lama juga sih kayaknya. Musik yang beginian mungkin memang penontonnya sedikit, jadi kesempatan manggungnya terbatas. Ah, ga begitu. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>I Dewa Gde Budjana</strong>, gitaris asal Klungkung, Bali memang tampil lagi. Secara solo. Tentu saja artinya tanpa GIGI, grup band pop-rocknya. Lumayan lama juga, dirimu tidak konser secara solo lagi ya, Budj? Iya betul. Terakhir kapan? Udah lama juga sih kayaknya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Musik yang beginian mungkin memang penontonnya sedikit, jadi kesempatan manggungnya terbatas. Ah, ga begitu. Bukan ke situ, Budj. Jangan-jangan ini karena musikmu terlalu eksklusif. Bukan ga banyak pendengar atau penggemarnya. Tapi banyak orang ga begitu mudah memahami musikmu. Budjana tertawa lebar, ya sama aja dong!</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tapi musik Budjana memang mutlak berbeda dengan apa yang dihasilkannya dengan GIGI. Dalam kesempatan solo karirnya, ia leluasa melakukan pelbagai eksplorasi bermusik. Kemana-mana mainnya, atau wilayah mainnya. Dan adalah hal yang menakjubkan, Sebagian besar rekaman <em>solo project</em>nya dibuatnya di negeri orang, di USA terutama.</p>



<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped td-modal-on-gallery wp-block-gallery-10 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="678" height="1024" data-id="40004" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_08-678x1024.jpg" alt="Dewa Budjana" class="wp-image-40004" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_08-678x1024.jpg 678w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_08-199x300.jpg 199w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_08-768x1159.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_08-278x420.jpg 278w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_08-557x840.jpg 557w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_08-150x226.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_08-300x453.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_08-600x906.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_08-696x1051.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_08.jpg 848w" sizes="auto, (max-width: 678px) 100vw, 678px" /><figcaption class="wp-element-caption">Dewa Budjana</figcaption></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="678" height="1024" data-id="40002" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_06-678x1024.jpg" alt="Dewa Budjana" class="wp-image-40002" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_06-678x1024.jpg 678w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_06-199x300.jpg 199w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_06-768x1159.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_06-278x420.jpg 278w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_06-557x840.jpg 557w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_06-150x226.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_06-300x453.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_06-600x906.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_06-696x1051.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_06.jpg 848w" sizes="auto, (max-width: 678px) 100vw, 678px" /><figcaption class="wp-element-caption">Dewa Budjana</figcaption></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="678" height="1024" data-id="40001" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_05-678x1024.jpg" alt="Dewa Budjana" class="wp-image-40001" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_05-678x1024.jpg 678w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_05-199x300.jpg 199w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_05-768x1159.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_05-278x420.jpg 278w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_05-557x840.jpg 557w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_05-150x226.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_05-300x453.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_05-600x906.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_05-696x1051.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_05.jpg 848w" sizes="auto, (max-width: 678px) 100vw, 678px" /><figcaption class="wp-element-caption">Dewa Budjana</figcaption></figure>
</figure>



<p class="wp-block-paragraph">Dan karena album-album solonya disebarluaskan di luar negeri, maka pendengar dan lantas jadi penggemarnya, memang banyak juga yang berdomisili di Eropa, Amerika, negara-negara di Asia. Musiknya terasa internasional. Sudah melanglang buana, paling tidak secara nama, tapi kesempatan manggung relatif minim di tanah air?</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tapi pada akhirnya, datanglah kesempatan untuk tampil berkonser secara solo lagi. Pada 10 April 2026, kesempatan itu datang. Ia sendiri yang melakukan upaya pendekatan, penjajakan dengan pihak venue. Dan adalah <strong>Deheng House</strong>, yang lantas membuka pintu mereka lebar-lebar untuk Dewa Budjana bisa tampil secara solo. Pucuk dicinta ulam tiba ya, Budj?</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia memilih para musisi pendukungnya. Kembali diajak beberapa musisi yang sudah mendukung penampilan panggung solo projectnya selama ini. Antara lain, pianis, Irsa Destiwi. Kemudian bassist, Shadu Rasjidi. Serta drummer, Yandi Andaputra. Mereka sudah mendukung Budjana lebih dari 15 tahun-an terakhir.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lantas Budjana mengajak <strong>Februdio Alexander</strong> “<strong>Dio” Siahaan</strong>, kibordis. Dio adalah adik kandung kibordis yang mendukung Budjana sebelumnya, <strong>Marthin Siahaan</strong>. Marthin saat ini berdomisili di San Bernardino, Los Angeles, USA.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Budjana juga menemukan seorang <strong>Jaeko Siena</strong>, pemain perkusi etnik&nbsp; (talempong, suling dan <em>voicing</em>) yang tengah menimba ilmu musik di Jogjakarta. Mereka kabarnya berkenalan melalui sosial media. Selain itu, secara khusus Budjana kali ini mengajak gitaris, <strong>Endah Widiastuti</strong> dari duo <strong>Endah&amp;Rhesa</strong> untuk berkolaborasi. Beberapa tahun belakangan ini, Budjana kerapkali bekerjasama dengan Endah dalam komunitas Gitaris Untuk Negeri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada konser, tetiba Budjana memanggil naik panggung, <strong>Saat “Borneo” Syah</strong> (suling pralon, <em>voicing</em>). Bang Saat ini sebenarnya sudah lumayan lama juga senantiasa mendukung penampilan solo Budjana, di beberapa kesempatan. Ada juga pemain rebab muda, <strong>Fathurachman</strong>, yang dipanggil Budjana untuk main bareng.</p>



<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped td-modal-on-gallery wp-block-gallery-11 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex">
<div><a href="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_03-1024x678.jpg" class="td-modal-image"><figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" data-id="39999" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_03-1024x678.jpg" alt="Dewa Budjana" class="wp-image-39999" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_03-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_03-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_03-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_03-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_03-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_03-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_03-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_03-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_03-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_03.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Dewa Budjana</figcaption></figure></a></div>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" data-id="39997" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_01-1024x678.jpg" alt="Dewa Budjana" class="wp-image-39997" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_01-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_01-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_01-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_01-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_01-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_01-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_01-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_01-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_01-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_01.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Dewa Budjana</figcaption></figure>
</figure>



<p class="wp-block-paragraph">Konsernya sendiri menghadirkan kejutan manis di awal. Dimana 3 personil GIGI tampil sebagai <em>host</em> yang khusus membuka konser. <strong>Armand Maulana</strong>, <strong>Gusti Hendy</strong> dan <strong>Thomas Ramdhan</strong> maju ke depan dan bercerita mengenai gitaris mereka, Budjana yang akan tampil dalam konser solonya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah dibuka oleh GIGI, seolah secara simbolis GIGI merestui Budjana meneruskan karir solo nya, Budjana pun menyajikan tak kurang dari 19 nomer lagu. Diambil dari tak kurang dari 15 album rekaman solonya yang telah dihasilkannya selama ini. Ia memilih memainkan, di segmen pembuka, “Naurora”, “Jayaprana” dan “Dedariku” sebagai sajian pertama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Budjana dan kawan-kawannya langsung seolah memaku penonton untuk menikmati musik mereka. Ada suasana etnik, terutama Bali. Sedikit nuansa rock dan juga jazz. Penonton yang nyaris memenuhi venue berkapasitas 350 orang itu, langsung dijejali bebunyian musik yang seperti mengandung aneka enerji.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dentuman musik seperti meminta penonton berkonsentrasi ke atas panggung. Janganlah banyak bercakap-cakap satu sama lain. Mari marilah melihat ke panggung, nikmati saja. Jangan juga mondar-mandir. Lupakan duka nestapa, mari menyegarkan jiwa dan raga bersama…. Aha!</p>



<p class="wp-block-paragraph">Konser ini dibagi oleh Budjana, ke dalam beberapa segmen. Pada segmen kedua Budjana menyajikan, “Duaji Guruji” kemudian “Mahandini” dan “Surya Namaskar”. Berikutnya dihidangkan “Dawaiku”, disambung “Caka 1922 (Nyepi). Berlanjut dengan “As You Leave My Nest” dan “Karma”, dengan kehadiran Endah Widiastuti, pada vokal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di segmen berikutnya, dimainkan berturutan, atau bersambungan, “Joged Kahyangan”, “Gangga” dan “Hyang Giri”. Disambung dengan “Pranayama”, yang dijadikan judul pementasan ini diambil dari judul album terbaru Budjana. Yang diikuti nomer berikutnya, “On The Way Home” dan “Queen Kanya”.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Adapun sebagai sajian penutup dari konser yang memakan waktu lebih dari 1,5 jam ini adalah “Dreamland” dari album <strong>Home</strong>, yang dirilis tahun 2005. Kemudian salah satu lagu dari album <strong>Surya Namaskar</strong>, “Dalem Waturenggong”.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menyaksikan dan menikmati, kemudian meresapi musik dan lagu karya Dewa Budjana, bisa jadi merupakan pengalaman istimewa yang menyegarkan jiwa dan raga, bagi yang baru pertama kali berkesempatan menonton.</p>



<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped td-modal-on-gallery wp-block-gallery-12 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="678" height="1024" data-id="40003" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_07-678x1024.jpg" alt="Dewa Budjana" class="wp-image-40003" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_07-678x1024.jpg 678w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_07-199x300.jpg 199w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_07-768x1159.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_07-278x420.jpg 278w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_07-557x840.jpg 557w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_07-150x226.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_07-300x453.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_07-600x906.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_07-696x1051.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_07.jpg 848w" sizes="auto, (max-width: 678px) 100vw, 678px" /><figcaption class="wp-element-caption">Dewa Budjana</figcaption></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="678" height="1024" data-id="40000" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_04-678x1024.jpg" alt="Dewa Budjana" class="wp-image-40000" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_04-678x1024.jpg 678w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_04-199x300.jpg 199w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_04-768x1159.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_04-278x420.jpg 278w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_04-557x840.jpg 557w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_04-150x226.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_04-300x453.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_04-600x906.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_04-696x1051.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_04.jpg 848w" sizes="auto, (max-width: 678px) 100vw, 678px" /><figcaption class="wp-element-caption">Dewa Budjana</figcaption></figure>
</figure>



<p class="wp-block-paragraph">Meresapi dan mengikuti bebunyian dari lagu ke lagu, adalah semacam suatu perjalanan spiritual yang di satu sisi, menyegarkan hidup. Selain memberi ruang dan waktu untuk berkontemplasi sejenak, duajenak. Bolehlah sampai tigajenak. Asal janganlah tertidur pulas, repot nanti begitu terjaga, tata lampu panggung sudah terang benderang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Secara keseluruhan memang memiliki kesempatan menonton solo konser Budjana, adalah sebuah kesukacitaan. Menurut ingatan, kayaknya Budjana tampil secara solo terakhir di bulan Maret 2019, saat Java Jazz Festival. Dimana selanjutnya, di tahun yang sama, Budjana tampil berduet dengan <strong>Tohpati</strong> dalam proyek musik mereka berdua, <strong>Janapati</strong> di bulan Agustus 2019.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kreatifitas Budjana dalam mengolah musik, yang menyerap pelbagai unsur musik, terasa menarik sebenarnya. Walau didominasi lagu-lagu tanpa syair. Musiknya ada banyak unsur musik seperti jazz fusion, sedikit pop atau sedikit sentuhan <em>ballad</em>. Agak rock mengarah pada progressive-rock ada juga. Dan menyelip sesekali yang berserakan di sana-sini, <em>ambience</em> yang agak tebal dari warna <em>world-music</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada konser Jumat 10 April, ada banyak teman-teman baik sesama gitaris yang datang menonton. Antara lain Agam Hamzah, Gerald Situmorang, Lian Panggabean, Noldy Benyamin, Baim, sampai Damon Koeswoyo, Abdee “Slank” Negara. Bahkan hingga Raja-Dangdut, Rhoma Irama dan gitaris rock legendaris, Ian Antono. Tentu ada, Tohpati.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebuah gathering gitaris Indonesia yang tak sengaja terjadi. Itupun masih ditambah kehadiran trio rocker 1970-an dari grup Giant Step, Triawan Munaf, Jelly Tobing dan Adhi Sibolangit. Juga drummer senior, Jimmy Manoppo. Ada juga wakil dari Forum Festival Jazz di Indonesia, Chico Hindarto dan Bagas Indyatmono. Mantan manager dari GIGI, Dhani Pette.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hingga mantan drummer dari GIGI, Budhy Haryono yang kini drummer dari Karimata. Gitaris muda, Daniel Dyonisius, penyanyi Dian Mayasari, Kemala Ayu sampai Neea Rachma. Turut menonton juga, Andre Hehanusa. Dan tokoh world music, Franki Raden.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ada satu hal menarik paska konser Pranayama dari Dewa Budjana ini. Tetiba beberapa sahabat baik Budjana tergerak untuk berkomentar lumayan panjang, dalam sebuah catatan berupa tulisan. Mereka posting di sebuah WAG para musisi, penyanyi, wartawan dan pelaku musik. <em>Surprised</em> tentu saja, mendadak mereka menjelma menjadi penulis (musik)! Wah, asoy deh. <em>Suwerrr</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Seru deh pokoknya. Well, <em>ok then</em>. Selanjutnya, ditunggu konser berikutnya ya, Budj. Tentu saja, kudu didahului dengan release album baru. Sukses selalu, bli. <strong>XPOSEINDONESIA/dM</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">39994</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/dewa-budjana_02-300x199.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="199" />	</item>
		<item>
		<title>SPIRIT artinya Semangat. Yang Penting, Semangat Dululah….</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/music/spirit-artinya-semangat-yang-penting-semangat-dululah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Feb 2026 03:45:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Music]]></category>
		<category><![CDATA[On Stage]]></category>
		<category><![CDATA[Band Indonesia Legendaris]]></category>
		<category><![CDATA[Comeback Musisi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Eramono Soekaryo]]></category>
		<category><![CDATA[Jazz Pop Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Musik Indonesia 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Regenerasi Musik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Spirit Band]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=39140</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="199" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/spirit-86-reunion-300x199.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="SPIRIT 86 - Reunion" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/spirit-86-reunion-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/spirit-86-reunion-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/spirit-86-reunion-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/spirit-86-reunion-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/spirit-86-reunion-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/spirit-86-reunion-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/spirit-86-reunion-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/spirit-86-reunion-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/spirit-86-reunion-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/spirit-86-reunion.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" />Bagaimanapun ceritanya, memang hidup ini memerlukan Spirit. Spirit untuk terus menjalani kehidupan, tetap jalan terus. Maju terus pantang mundur. Tak lekang dimakan waktu. Seperti itulah. Dan adalah seorang bernama Eramono Soekaryo. Yoi, doski musisi. Pemain keyboard. Juga song-writer. Juga berkumis. Kerapkali tersenyum dari atas panggung. Senyumnya penanda akan adanya Spirit a.k.a Semangat. Begitu ya, Era? [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Bagaimanapun ceritanya, memang hidup ini memerlukan Spirit. Spirit untuk terus menjalani kehidupan, tetap jalan terus. Maju terus pantang mundur. Tak lekang dimakan waktu. Seperti itulah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dan adalah seorang bernama <strong>Eramono Soekaryo</strong>. <em>Yoi, doski</em> musisi. Pemain <em>keyboard</em>. Juga <em>song-writer</em>. Juga berkumis. Kerapkali tersenyum dari atas panggung. Senyumnya penanda akan adanya Spirit a.k.a Semangat. Begitu ya, Era? Iya deh, mendingan Eramono saja yang menjawabnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tapi perjalanan Eramono di khasanah musik Indonesia sudah lumayan panjang. Di pertengahan 1980-an, dia muncul ke permukaan. Sebagai salah satu musisi Indonesia, yang berkesempatan menimba ilmu musik di sekolah musik kesohor dunia, <strong>Berklee College of Music</strong>, Boston, Massasuchets, USA.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di periode pertengahan 1980-an itu, Eramono kembali dari Berklee di Boston itu bersamaan dengan jingle-maker, musisi <strong>Rezky Ratulangi-Ichwan</strong>. Ada juga dalam waktu berdekatan, <strong>Aminoto Kosin</strong>. Setelah itu, tak lama kemudian, pulang dan selesai kuliah juga, <strong>Rita Silalahi</strong>. Dan diikuti banyak musisi muda lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nah menariknya, pada waktu tersebut mendadak sontak, sekolah musik Berklee itu langsung begitu bergengsinya. Terutama di dunia musik Indonesia. Sekolah hebatlah gitu ceritanya. Mahal tentu saja, <em>Amrik cuy</em>, tapi lulusannya terjamin dong! <em>Image</em>-nya model begitulah.</p>



<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-4 is-cropped td-modal-on-gallery wp-block-gallery-13 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="683" height="1024" data-id="39144" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/adrian-eramono-683x1024.jpg" alt="adrian eramono" class="wp-image-39144" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/adrian-eramono-683x1024.jpg 683w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/adrian-eramono-200x300.jpg 200w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/adrian-eramono-768x1152.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/adrian-eramono-280x420.jpg 280w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/adrian-eramono-560x840.jpg 560w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/adrian-eramono-150x225.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/adrian-eramono-300x450.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/adrian-eramono-600x900.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/adrian-eramono-696x1044.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/adrian-eramono.jpg 900w" sizes="auto, (max-width: 683px) 100vw, 683px" /><figcaption class="wp-element-caption">adrian eramono</figcaption></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="683" height="1024" data-id="39145" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/ayah-dan-anaknya-eramono-dan-adrian-683x1024.jpg" alt="ayah dan anaknya, eramono dan adrian" class="wp-image-39145" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/ayah-dan-anaknya-eramono-dan-adrian-683x1024.jpg 683w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/ayah-dan-anaknya-eramono-dan-adrian-200x300.jpg 200w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/ayah-dan-anaknya-eramono-dan-adrian-768x1152.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/ayah-dan-anaknya-eramono-dan-adrian-280x420.jpg 280w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/ayah-dan-anaknya-eramono-dan-adrian-560x840.jpg 560w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/ayah-dan-anaknya-eramono-dan-adrian-150x225.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/ayah-dan-anaknya-eramono-dan-adrian-300x450.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/ayah-dan-anaknya-eramono-dan-adrian-600x900.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/ayah-dan-anaknya-eramono-dan-adrian-696x1044.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/ayah-dan-anaknya-eramono-dan-adrian.jpg 900w" sizes="auto, (max-width: 683px) 100vw, 683px" /><figcaption class="wp-element-caption">ayah dan anaknya, eramono dan adrian</figcaption></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="683" height="1024" data-id="39146" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/eramono-soekaryo-683x1024.jpg" alt="eramono soekaryo" class="wp-image-39146" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/eramono-soekaryo-683x1024.jpg 683w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/eramono-soekaryo-200x300.jpg 200w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/eramono-soekaryo-768x1152.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/eramono-soekaryo-280x420.jpg 280w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/eramono-soekaryo-560x840.jpg 560w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/eramono-soekaryo-150x225.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/eramono-soekaryo-300x450.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/eramono-soekaryo-600x900.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/eramono-soekaryo-696x1044.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/eramono-soekaryo.jpg 900w" sizes="auto, (max-width: 683px) 100vw, 683px" /><figcaption class="wp-element-caption">eramono soekaryo</figcaption></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="683" height="1024" data-id="39147" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/markov-sembel-dan-lili-amelia-683x1024.jpg" alt="markov sembel dan lili amelia" class="wp-image-39147" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/markov-sembel-dan-lili-amelia-683x1024.jpg 683w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/markov-sembel-dan-lili-amelia-200x300.jpg 200w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/markov-sembel-dan-lili-amelia-768x1152.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/markov-sembel-dan-lili-amelia-280x420.jpg 280w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/markov-sembel-dan-lili-amelia-560x840.jpg 560w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/markov-sembel-dan-lili-amelia-150x225.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/markov-sembel-dan-lili-amelia-300x450.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/markov-sembel-dan-lili-amelia-600x900.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/markov-sembel-dan-lili-amelia-696x1044.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/markov-sembel-dan-lili-amelia.jpg 900w" sizes="auto, (max-width: 683px) 100vw, 683px" /><figcaption class="wp-element-caption">markov sembel dan lili amelia</figcaption></figure>
</figure>



<p class="wp-block-paragraph">Kembali ke sosok Eramono. 1985 kembali ke tanah air. Setahun kemudian ia membentuk Spirit Band. Dengan drummer, alm. <strong>Dhadhi Sufiyadi</strong>, bassis <strong>Tito Soemarsono</strong>. Dan gitaris <strong>Youngki Ramelan</strong>. Mereka dibentuk untuk mengikuti kontes band paling bergengsi di zaman itu, Light Music Contest.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dan hasilnya, mereka menjadi runner-up atau juara kedua. Nomer wahidnya di saat itu adalah Emerald Band. Mereka tampil lumayan menggigit, terasa lumayan siap mencakar. Sebenarnya mereka sih lumayan baguslah. Tapi memang masalahnya di saat itu kebetulan saja sih, Emerald Band dinilai dewan juri, masih lebih bagus. Itu saja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada 1987, Spirit Band kemudian menghasilkan debut album rekaman. Dengan formasi sudah berganti. Masuk Dewa Budjana (gitaris), <strong>Ilyas Muhadji</strong> (bassist), <strong>Didiek SSS</strong> (flute/saxophone), <strong>Djudju Hartono</strong> (kibordist). Tentu saja, Eramono tetap <em>leader</em>, drummer tetap Dhadhi Sufiyadi. Vokalis adalah Kemala Ayu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tapi sisi vokal, ada bintang tamu alm. Helmie Indrakesuma (dari Chaseiro, Hydro) dan alm. <strong>Vicky Vendy</strong> (Drive One Band). Album ini juga didukung 2 <em>additional musician</em> yang adalah alumni Berklee College of Music, <strong>Doddy Sukaman</strong> (<em>programmer, digital sampling</em>) dan alm. <strong>Narendra Herdianto</strong> (<em>drum-machine</em>).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Album ini lumayan berbunyi di pasar musik, dengan 2 lagunya sempat populer di waktu itu, “Ilusi” dan “Bayang Bayang Semu”. Kemudian pada 1992, Spirit merilis album kedua, Mentari. Dengan perubahan formasi lagi. Eramono dengan Dewa Budjana dan Didiek SSS tetap mendukung.</p>



<div><a href="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/spirit-86-reunion_02-1024x678.jpg" class="td-modal-image"><figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/spirit-86-reunion_02-1024x678.jpg" alt="spirit 86 reunion 02" class="wp-image-39148" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/spirit-86-reunion_02-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/spirit-86-reunion_02-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/spirit-86-reunion_02-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/spirit-86-reunion_02-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/spirit-86-reunion_02-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/spirit-86-reunion_02-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/spirit-86-reunion_02-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/spirit-86-reunion_02-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/spirit-86-reunion_02-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/spirit-86-reunion_02.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">spirit 86 reunion</figcaption></figure></a></div>



<p class="wp-block-paragraph">Bassis menjadi, <strong>Bintang Indrianto</strong>. Sementara alm. Uce Haryono, menjadi drummer. Masuk <strong>Rita Silalahi </strong>sebagai kibordist. Sementara vokalisnya adalah alm. <strong>Deddy Permana Sakti. </strong>Album ini menghasilkan single-hits, yang rada country, “Mentari”, yang juga dijadikan judul album.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah itu, Spirit seolah “mati suri”. Ya sebenarnya kan memang mau ga mau berhenti jadinya, dikarenakan kesibukan seluruh musisi dan penyanyinya. Dan barulah sampai pada puluhan tahun kemudian. Yes, kagak kira-kira dah band ini “bobo”-nya. Pada 2026, Spirit muncul lagi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dibangkitkan lagi oleh Eramono, ya so pastilah. Dan Eramono membongkar habis seluruh personal grup ini, dan mengajak para musisi muda. Enerji-enerji baru, tenaga muda segar. Ada putra Eramono sendiri, sebagai gitaris, <strong>Adrian Eramono</strong>. Lalu, <strong>Moody Wijaya</strong> (bassist), <strong>Markov Sembel</strong> (saxophone), <strong>Archieta Aditya</strong> (drummer).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk vokal, Eramono menyertakan <strong>Lili Amelia</strong>. Juga kerapkali didukung 2 <em>additional-vocalist</em>, <strong>Andrea Ratu Panigoro</strong> dan <strong>Gilby Al Fathir</strong>. Musiknya tetap pada nuansa Spirit, seperti sebelumnya, tetapi dengan semacam interpretasi baru. Diharapkan peran para musisi muda, yang sekarang bermain dalam Spirit, akan membuat musik Spirit bakal terasa lebih <em>fresh</em> dan update.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Harapan Eramono, semoga saja, musiknya Spirit dapat diterima para penggemar musik muda usia di waktu sekarang ini. Memang diniati serius oleh Era. Ada proses regenerasi juga pada para penggemarnya. Pengennya, diteruskan, dan diseriuskan. Eramono juga memperkenalkan <em>management</em> baru Spirit Band, yaitu dari <strong>OhMyJazz</strong> – <strong>production.</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Well, <em>good luck brother</em> Eramono! Sedikit saran, lebih sering barengan aja, latihan lebih gencar juga pasti bakal bikin lebih bagus lagi. Ditunggu kiprah seterusnya, semangattts <em>gaes</em>!<strong> XPOSEINDONESIA/dM</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">39140</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/spirit-86-reunion-300x199.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="199" />	</item>
		<item>
		<title>Spektakuler dan Intim, Josh Groban Hipnotis Jakarta Lewat “Panin Bank Presents – GEMS World Tour 2026”</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/music/spektakuler-dan-intim-josh-groban-hipnotis-jakarta-lewat-panin-bank-presents-gems-world-tour-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Feb 2026 01:29:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Music]]></category>
		<category><![CDATA[On Stage]]></category>
		<category><![CDATA[classical crossover live 2026]]></category>
		<category><![CDATA[GEMS World Tour 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Josh Groban konser Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[konser The Ritz-Carlton Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Raisa duet Josh Groban]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=39029</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="199" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/josh-groban_02-300x199.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="Josh Groban" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/josh-groban_02-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/josh-groban_02-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/josh-groban_02-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/josh-groban_02-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/josh-groban_02-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/josh-groban_02-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/josh-groban_02-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/josh-groban_02-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/josh-groban_02-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/josh-groban_02.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" />Penyanyi bariton legendaris asal Amerika Serikat, Josh Groban, sukses menghadirkan konser megah bertajuk “Panin Bank Presents – GEMS World Tour 2026” di Grand Ballroom – The Ritz-Carlton Jakarta, Pacific Place pada Minggu malam, 15 Februari 2026. Pertunjukan yang dipromotori oleh Color Asia Live ini menjadi salah satu konser paling emosional tahun ini, memadukan kemewahan tata [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Penyanyi bariton legendaris asal Amerika Serikat, <strong>Josh Groban</strong>, sukses menghadirkan konser megah bertajuk “Panin Bank Presents – GEMS World Tour 2026” di Grand Ballroom – The Ritz-Carlton Jakarta, Pacific Place pada Minggu malam, 15 Februari 2026. Pertunjukan yang dipromotori oleh Color Asia Live ini menjadi salah satu konser paling emosional tahun ini, memadukan kemewahan tata panggung dengan atmosfer intim yang memanjakan ribuan penggemar di ibu kota.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sejak lampu meredup dan intro musik mengalun, suasana ballroom yang elegan langsung berubah menjadi ruang penuh antusiasme. Groban membuka malam dengan “You Are Loved” yang seketika mengundang paduan suara penonton. Dengan kualitas vokal bariton yang tetap prima dan resonan, ia membuktikan reputasinya sebagai salah satu penyanyi classical crossover terbaik di dunia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tak hanya mengandalkan kekuatan vokal, Groban juga menghadirkan kejutan yang mengubah dinamika konser. Di tengah setlist, ia meninggalkan mikrofon dan duduk di balik set drum untuk menampilkan solo drum penuh energi. Aksi tersebut sontak memecah atmosfer formal ballroom menjadi riuh layaknya konser rock, memperlihatkan sisi lain Groban sebagai musisi multi-instrumentalis yang piawai dan eksploratif.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/josh-groban_01-1024x678.jpg" alt="Josh Groban" class="wp-image-39032" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/josh-groban_01-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/josh-groban_01-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/josh-groban_01-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/josh-groban_01-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/josh-groban_01-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/josh-groban_01-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/josh-groban_01-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/josh-groban_01-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/josh-groban_01-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/josh-groban_01.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Josh Groban</figcaption></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Malam itu, total 19 lagu dibawakan dengan kurasi yang memadukan hits klasik dan interpretasi baru. Salah satu momen paling berkesan terjadi saat diva Indonesia, Raisa, naik ke panggung untuk berduet dalam “All I Ask Of You”. Harmonisasi keduanya menghadirkan perpaduan vokal yang lembut namun kuat, memantik tepuk tangan panjang dari seluruh penjuru ruangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemegahan konser semakin terasa ketika paduan suara (choir) bergabung dalam sejumlah nomor klimaks seperti “Skyfall”, “Be Alright”, “You Raise Me Up”, hingga penutup emosional “Bridge Over Troubled Water”. Aransemen megah dengan dukungan choir menghadirkan pengalaman audio-visual yang mendalam, membuat setiap nada terasa lebih dramatis dan menyentuh.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Managing Director Color Asia Live, <strong>David Ananda</strong>, menyampaikan kebanggaannya atas kesuksesan konser tersebut. Ia menilai pemilihan Grand Ballroom – The Ritz-Carlton Jakarta, Pacific Place menjadi keputusan strategis untuk menciptakan suasana eksklusif namun tetap megah. Antusiasme ribuan penonton, terutama saat duet kejutan bersama Raisa, menunjukkan bahwa musik Josh Groban memiliki tempat istimewa di hati penggemar Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di antara seluruh lagu yang dibawakan, “February Song” menjadi momen reflektif yang terasa personal dan intim. Sementara “Bridge Over Troubled Water” sebagai penutup menghadirkan pesan harapan yang kuat, membuat penonton berdiri dan memberikan standing ovation panjang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kembalinya Josh Groban ke Jakarta dalam rangkaian “GEMS World Tour 2026” bukan sekadar konser nostalgia, melainkan perayaan musikalitas lintas generasi. Dengan produksi yang elegan, aransemen megah, serta sentuhan personal yang hangat, Jakarta resmi menjadi salah satu pemberhentian tur dunia yang paling berkesan tahun ini.<strong>XPOSEINDONESIA/IHSAN</strong> Foto : <strong>Istimewa</strong></p>



<h3 class="wp-block-heading">Daftar Lagu (Setlist) GEMS World Tour Jakarta:</h3>



<ul class="wp-block-list">
<li>You Are Loved</li>



<li>The World We Knew</li>



<li>Pure Imagination</li>



<li>Granted</li>



<li>Wandering Kind</li>



<li>February Song</li>



<li>Angels</li>



<li>Alla Luce</li>



<li>Drum Solo</li>



<li>Acércate</li>



<li>Aléjate</li>



<li>All I Ask Of You (Duet dengan Raisa)</li>



<li>To Where You Are</li>



<li>You’re Still You</li>



<li>Skyfall (Choir)</li>



<li>Be Alright (Choir)</li>



<li>You Raise Me Up (Choir)</li>



<li>Over The Rainbow</li>



<li>Bridge Over Troubled Water (Choir)</li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">39029</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/02/josh-groban_02-300x199.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="199" />	</item>
	</channel>
</rss>
