Erwin Gutawa Ajak Almarhum Chrisye Manggung Lagi 

07 October 2019

Dengan kecanggihan teknologi, Erwin Gutawa  memperlihatkan,   bahwa  sang legenda musik Indonesia, a.k.a almarhum Chrisye  (wafat 30 Maret 2007) akan  tetap terus  hidup di  panggung musik Indonesia.

Ini bisa dilihat dalam pertunjukan “Live Chrisye by Erwin Gutawa” yang digelar dalam acara Synchronize Festival 2019,  hari kedua di  Gambir Expo 2019. 

Di atas panggung, Erwin  Gutawa memimpin bandnya memainkan musik  secara live, mengiringi  suara dari rekaman video Chrisye yang diputar di layar besar. Video itu  berisi suara suara asli   Chrisye.  

Dan penonton di bawah panggung menjadi histeris, ikutan menyanyi sepanjang pertunjukan. Mereka ikut  merasakan seolah sosok Chrisye hadir utuh di panggung.  Padahal  Chrisye hanya muncul dalam bentuk video di layar besar. 

Sing Along Sepanjang Pertunjukan

Panggung dibuka dengan lagu  instrumental “Kala  Sang Surya Tenggelam”, di mana   panggung dibiarkan gelap, Erwin dan para musisi bersiap.

Pada giant screen di tengah panggung muncul tulisan  “menampilkan kembali rekaman gambar dan suara Sang Legenda Musik Indonesia yang diambil dari beragam panggung, Tur dan Konser Tunggal mulai  1994-2004.” Kemudian panggung benderang memperlihatkan Erwin Gutawa duduk di balik keyboard, memulai  pertunjukan dengan memainkan lagu "Lilin-lilin Kecil" yang dinyanyikan paduan suara 16 remaja dari EGMS Choir

Sementara itu,  dari  sebuah video yang  terpampang di layar panggung,  terdengar suara Chrisye yang menyapa dengan suara khasnya,  "Halo semua!".

Erwin dan band lantas mengiringi video Chrisye  untuk sejumlah lagu yakni,  "Semusim", "Aku Cinta Dia", "Nona Lisa", dan "Huru Hara". Panggung berlanjut dengan video Chrisye menyanyikan “Anak Jalanan”,  “Kisah Cintaku”,  “Kala Cinta Menggoda”,  “Angin Malam”, “Untukku”,  “Seperti Yang Kau Minta”.  

Pada sejumlah video yang memperdengarkan  lagu  riang, terlihat Chrisye yang  terkesan pemalu, bisa  bergoyang dengan luwes.

Dari  balik  keyboardnya, Erwin  seperti tak  bisa menyembunyikan perasaan kagum pada  Chrisye, sahabatnya,  sosok yang menjadi inspirasi  bagi semua musisi dan penyanyi di Indonesia. “Chrisye adalah seorang legenda, seorang tokoh dan pahlawan musik Indonesia!” ujar Erwin bersemangat.

Namun, sebagai sahabat yang 10 tahun terakhir mendamping Chrisye,  baik di  atas panggung maupun dalam rekaman, Erwin mengaku tidak sempat membuatkan lagu khusus  untuk almarhum.   Sebagai rasa penyesalan,  setelah lima tahun ia wafat,  Erwin menciptakan lagu baru yang dinyanyikan Chrisye. 

“Ini (bisa terjadi) berkat kecanggihan teknologi  dan bantuan teman-teman  yang jago mengedit.  Saya berhasil   merangkai 246 suku kata,  dari master suara  asli Chrisye yang dimiliki Musica Studio.  Jadilah satu lagu baru  berjudul  "Kidung Abadi". Lagu, melodi  dan  musik saya ciptakan sendiri.  Sementara lirik ditulis Gita Gutawa dan dinyanyikan dengan suara asli Chrisye!” kata Erwin sebelum memulai  memainkan lagu “Kidung Abadi” .

Sesaat  video  suara Chrisye dalam “Kidung Abadi” diperdengarkan,  penonton mendadak senyap.  Terpukau. Hanya menatap giant screen yang berwarna hitam memunculkan lirik lagu.  Pemandangan  yang sangat kontras dibanding  penampilan pada beberapa lagu sebelumnya.

Konser benar-benar  selesai, setelah video “Cintaku” dan “Pergilah Kasih”  diputar.  Lagi lagi pada giant screen terlihat Chrisye  membelakangi penonton, dan bernyanyi dengan sepotong lirik  yang diulang-ulang: “Semoga kita jumpa lagi…”  Perasaan haru serta merta menyeruak.

Selama  tiga hari penyelenggaraan Synchronize Festival 2019,   di antara  159 panggung  pertunjukan yang digelar penyelenggara,  “Live Chrisye by Erwin Gutawa”  boleh dicatat sebagai yang tersukses. 

Kata sukses ini, bukan semata dilihat dari ribuan penonton yang tersihir berdiri di depan panggung dan  menyanyi sepanjang pertunjukan, melainkan juga karena konser  ini menorehkan sejarah baru  dalam pertunjukan musik di Indonesia. 

“Live Chrisye by Erwin Gutawa" merupakan pertunjukan musik pertama dalam sejarah panggung musik Indonesia, dengan mengandalkan rekaman dokumentasi video,  dan  Erwin mengiring  live seorang penyanyi yang sudah 12 tahun wafat.   

Ini menjadi sejarah kedua bagi Erwin berkarir bersama Chrsiye yang sudah wafat. Yang pertama, tentu karena spektakulernya teknologi yang mendukung lahirnya lagu “Kidung Abadi”, setelah 5 tahun  Chrisye wafat.  XPOSEINDONESIA/NS Foto Muhamad Ihsan

More Pictures

 

Last modified on Tuesday, 08 October 2019 16:29
Login to post comments

Music

July 13, 2013 0

Andi Auriec Menunggu Berkah ‘Sampai Mati’

Jika sekali waktu Anda berkunjung ke  Ancol Beach City...
July 27, 2013 0

Metalica Live in Jakarta

Metallica, akan manggung di Jakarta pada Minggu, 25...
July 27, 2013 0

“Best Song Ever” dari One Direction

Superstar global, One Direction merilis single terbaru...
July 29, 2013 0

Alicia Keys Manggung di Jakarta

Alicia Keys terkenal di dunia musik sebagai pelantun...