Good Gangster : Rilis 'Dolanan' Anak Medan versi Baru

27 August 2019

Band dalam format duo terhitung  sedikit di Indonesia.  Dari sedikit  itu, ada beberapa yang namanya  telah mencuat  ke mancanegara, di antaranya  Endah n’ Rhesa (Jakarta),  Bottle Smokers (Bandung terdiri dari Anggung Kuy Kay  dan Ryan Nobie), Stars and Rabbit (Yogyakarta, Elda dan Adi). 

Dan, di akhir Agustus 2019 ini, dua anak muda berdarah Medan, mucul dalam format band duo. Namanya Good Gangster.  Terdiri dari Verindra (Vokal/Gitar) dan Yazid (Drum/Vokal).  Mereka melepas single  perdana  bertajuk "Wak Udin"  di  bawah label : SiNi Production Indonesia.

“Wak Udin”  sendiri  terdengar sebuah lagu riang   dengan lirik jenaka yang dibungkus beberapa genre  musik antara lain funk, rap/hip hop.

“Lagu ini terinsipirasi dari lagu permainan atau di Jawa disebut  dolanan. Di Medan,  anak-anak sering menyanyikan “Wak Udin, seperti di Jawa menyanyikan lagu Bang Bang Tut,” ujar Verindra, saat jumpa pers di Paparons Pizza Cafe, Senayan, Jakarta, Senin (26/8/2019). 

Verindra mengaku “Wak Udin” sudah lama diciptakannya.  Tepatnya   sekitar tahun 2005,  sebelum Jamrud  merilis  lagu-lagu  sejenis ini.  “Dan baru tahun ini, kami memutuskan merilis “Wak Udin”,  setelah bertemu dengan produser  Siska Salman,” lanjut  Verindra. 

Siska Salman, sendiri bukan nama baru di musik Indonesia.  Ia dikenal sebagai penyanyi dan pencipta lagu yang pernah tergabung di band Cannonball  pada tahun 2000an.  Ia juga pernah ikut ajang bakat Evo Reinkarnasi di stasiun tv Indosiar pada 2006. 

Siska mengaku nekad memproduksi Good Gangster setelah mendengar  lagu “Wak Udin”,   “Genre musik   juga isi liriknya sangat berbeda  dari yang kebanyakan  lagu yang dimunculkan di pasar musik belakangan ini. Kita perlu mengisi industri musik Indonesia  dengan sesuatu yang baru dan berbeda!“

Siska  mengajak Nico Veryandi yang bertugas  untuk Mixing & Mastering lagu  “Wak Udin”   “Tugas saya  tidak berat,  karena sesungguhya lagu ini sudah jadi. Saya hanya  memperpendek bagian lagu yang terdengar agak panjang. Itu pun   setelah berdiskusi dengan Good Gangster!” ujar Nico.

Lirik “Wak Udin” sendiri berkisah tentang seorang pria  paruh baya yang ingin menikah dengan gadis pujaannya. Namun gadis itu menolak, karena Wak Udin pengangguran, egois, dan kerjanya hanya menunggu warisan.

Sebagai pencipta,  penyanyi sekaligus pemain gitar,  Verindra membuat “Wak Udin” terdengar makin catchy dengan  melantunkan rap, pada beberapa struktur lagu. Di samping itu terdengar sound gitar yang garang di antara gebukan drum Yazid yang solid. Serta merta lagu pop  ini  beraroma kuat rock, funk, rap/hip hop.

Siap Manggung Dua Album

Sebuah  kelompok band  yang sudah merilis  single  ke pasaran, dengan lagu yang sangat cathy di telinga,   biasanya  pasti akan didatangi  tawaran manggung. 

Sebagai pasangan Verinda, Yazid yang  berprofesi  utama sebagai wartawan, mengaku tidak akan meninggalkan pekerjaan utamanya  sebagai karyawan pers di Koran Jakarta. 

“Jika ada tawaran manggung, bisa dipilih di akhir minggu.  Atau kalaupun tawarannya di hari kerja, saya akan ambil cuti!” kata Yazid yang mengaku sudah memiliki persediaan banyak lagu. "Jumlahnya bisa untuk dua album," katanya.  XPOSEINDONESIA/NS Foto: Dudut Suhendra 

More Pictures

 

Last modified on Tuesday, 27 August 2019 21:43
Login to post comments

Music

July 13, 2013 0

Andi Auriec Menunggu Berkah ‘Sampai Mati’

Jika sekali waktu Anda berkunjung ke  Ancol Beach City...
July 27, 2013 0

Metalica Live in Jakarta

Metallica, akan manggung di Jakarta pada Minggu, 25...
July 27, 2013 0

“Best Song Ever” dari One Direction

Superstar global, One Direction merilis single terbaru...
July 29, 2013 0

Alicia Keys Manggung di Jakarta

Alicia Keys terkenal di dunia musik sebagai pelantun...