Tenun Betawi Bergaya di Sarinah

28 May 2019

Karya  busana Anna Mariana  bersanding dengan karya perancang ternama Indonesia lainnya yang digelar dalam fashion show bertajuk "Sarinah Ramadan Festive 2019" yang diselenggarakan di Upper Ground Sarinah The Window of Indonesia, Jakarta Pusat, (27/5)

Lebih dari 30 perancang top lainnya ikut serta adalah  Buyung Rais, Itang Yunaz, Dian Pelangi, Ida Leman,   dan lain lain yang menampilkan karya busana muslim untuk pria dan wanita dengan corak kuat  tenun, songket juga batik.

"Saya sendiri menampilkan  karya  busana muslim dengan  motif Tenun Betawi," ujar Anna Mariana.  "Sarinah memang sengaja mengangkat tema kain etnik  dalam fashion shownya menyambut hari raya tahun ini,"  kata Anna  sambil menyebut dalam penyelenggaraan fashion show kali ini  Sarinah bekerja sama dengan Komunitas Desainer Etnik Indonesia (KDEI), Ikatan Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) dan Ikatan Perancang Mode Indonesia (IPMI).

Penyelenggaraan kegiatan ini sekaligus membuktikan bahwa Sarinah yang terletak tepat di depan kantor Bawaslu, (yang menjadi titik utama kisruh para demonstan seusai  pengumuman  Jokowi -Makruf Amin sebagai pemenang pemilihan Presiden-wakil presiden  2019-2024),  tidak   takut  dengan ulah perusuh. 

"Roda bisnis dari dunia fashion, sejak lama digerakkan dari  Sarinah Departement Store. Dan kita akan  terus mensupport  Sarinah, terlebih  mereka  memang sangat concern  dalam mengangkat wastra asli Indonesia, seperti   tenun,  songket dan batik."

Direktur Ritel Bisnih PT Sarinah, Lies Permana menyebut, upaya mengangakat wastra etnik Nusantara memang sudah menjadi concern mereka sejak lama. 

"Agar Indonesia memiliki kebanggaan sebagai warga negara yang memiliki wastra yang khas dan berbeda dari negara lain!  Dan acara kali ini sekaligus midnite sale  yang akan kami gelar  samapi menjelang lebaran adalah sebagai upaya meraih omzet  kami yang tertunda karena kasus 22 Mei".XPOSEINDONESIA/NS - Foto : Muhamad Ihsan

More Pictures

Last modified on Tuesday, 28 May 2019 11:16
Login to post comments