<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">

<channel>
	<title>On Location &#8211; Xpose Indonesia</title>
	<atom:link href="https://xposeindonesia.com/film/on-location/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://xposeindonesia.com</link>
	<description>News And Entertaiment</description>
	<lastBuildDate>Sun, 10 May 2026 05:57:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/04/cropped-Xpose-favicon-32x32.png</url>
	<title>On Location &#8211; Xpose Indonesia</title>
	<link>https://xposeindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233386640</site>	<item>
		<title>Leo Pictures Showcase 2026: 5 Film dan 1 Series Baru Diperkenalkan</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/film/leo-pictures-showcase-2026-5-film-dan-1-series-baru-diperkenalkan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 May 2026 05:57:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[On Location]]></category>
		<category><![CDATA[Bunga di Tepi Jurang]]></category>
		<category><![CDATA[Film Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[film keluarga Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[iQIYI]]></category>
		<category><![CDATA[Jangan Buang Ibu]]></category>
		<category><![CDATA[Leo Pictures]]></category>
		<category><![CDATA[MaxStream]]></category>
		<category><![CDATA[series Indonesia 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Showcase 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=40378</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="199" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/leo-pictures-showcase-2026-5-film-dan-1-series-baru-diperkenalkan_01-300x199.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="leo pictures showcase 2026 5 film dan 1 series baru diperkenalkan 01" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/leo-pictures-showcase-2026-5-film-dan-1-series-baru-diperkenalkan_01-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/leo-pictures-showcase-2026-5-film-dan-1-series-baru-diperkenalkan_01-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/leo-pictures-showcase-2026-5-film-dan-1-series-baru-diperkenalkan_01-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/leo-pictures-showcase-2026-5-film-dan-1-series-baru-diperkenalkan_01-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/leo-pictures-showcase-2026-5-film-dan-1-series-baru-diperkenalkan_01-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/leo-pictures-showcase-2026-5-film-dan-1-series-baru-diperkenalkan_01-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/leo-pictures-showcase-2026-5-film-dan-1-series-baru-diperkenalkan_01-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/leo-pictures-showcase-2026-5-film-dan-1-series-baru-diperkenalkan_01-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/leo-pictures-showcase-2026-5-film-dan-1-series-baru-diperkenalkan_01-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/leo-pictures-showcase-2026-5-film-dan-1-series-baru-diperkenalkan_01.jpg 1280w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" />Ada produser film yang berbicara soal angka penonton dan target box office. Agung Saputra dari Leo Pictures berbicara soal hal lain: keresahan, kehilangan, dan hal-hal yang kadang sulit diucapkan secara langsung. Dan Jumat (9/5/2026), ia membawa semua itu ke panggung LEO PICTURES SHOWCASE 2026 di Main Atrium Central Park, Jakarta. Dalam satu malam yang dikemas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Ada produser film yang berbicara soal angka penonton dan target box office. Agung Saputra dari Leo Pictures berbicara soal hal lain: keresahan, kehilangan, dan hal-hal yang kadang sulit diucapkan secara langsung. Dan Jumat (9/5/2026), ia membawa semua itu ke panggung <strong>LEO PICTURES SHOWCASE 2026</strong> di Main Atrium Central Park, Jakarta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam satu malam yang dikemas hangat dan interaktif, <strong>Leo Pictures</strong> memperkenalkan <strong>5 film</strong> dan <strong>1 series</strong> terbaru yang akan diproduksi dan tayang sepanjang 2026 semuanya mengangkat tema yang tidak jauh dari kehidupan sehari-hari penonton Indonesia: keluarga, perjuangan perempuan, kehilangan, dan horor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lima film yang diperkenalkan adalah <strong>Jangan Buang Ibu</strong>, <strong>Tak Kusangka Aku Sekuat Ini</strong>, <strong>Bila Esok Ayah Tiada</strong>, <strong>Rumah Terakhir Kita</strong>, dan <strong>Jaga Malam Pabrik Angker</strong>. Satu series, <strong>Bunga di Tepi Jurang</strong>, turut diperkenalkan sebagai drama yang mengangkat kisah perjuangan dan luka perempuan dari berbagai sudut pandang kehidupan akan tayang di <strong>Maxstream</strong> dan <strong>iQIYI Original</strong>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di antara semua judul yang diperkenalkan, <strong>Jangan Buang Ibu</strong> menjadi yang paling banyak mendapat perhatian. Drama keluarga ini mengangkat hubungan antara orang tua dan anak dengan pendekatan emosional yang relevan dengan kondisi keluarga Indonesia masa kini sebuah tema yang terdengar sederhana tapi menyentuh lapisan yang dalam bagi banyak penonton.</p>



<div><a href="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/leo-pictures-showcase-2026-5-film-dan-1-series-baru-diperkenalkan_02-1024x678.jpg" class="td-modal-image"><figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="678" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/leo-pictures-showcase-2026-5-film-dan-1-series-baru-diperkenalkan_02-1024x678.jpg" alt="Leo Pictures Showcase 2026: 5 Film dan 1 Series Baru Diperkenalkan" class="wp-image-40382" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/leo-pictures-showcase-2026-5-film-dan-1-series-baru-diperkenalkan_02-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/leo-pictures-showcase-2026-5-film-dan-1-series-baru-diperkenalkan_02-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/leo-pictures-showcase-2026-5-film-dan-1-series-baru-diperkenalkan_02-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/leo-pictures-showcase-2026-5-film-dan-1-series-baru-diperkenalkan_02-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/leo-pictures-showcase-2026-5-film-dan-1-series-baru-diperkenalkan_02-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/leo-pictures-showcase-2026-5-film-dan-1-series-baru-diperkenalkan_02-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/leo-pictures-showcase-2026-5-film-dan-1-series-baru-diperkenalkan_02-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/leo-pictures-showcase-2026-5-film-dan-1-series-baru-diperkenalkan_02-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/leo-pictures-showcase-2026-5-film-dan-1-series-baru-diperkenalkan_02-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/leo-pictures-showcase-2026-5-film-dan-1-series-baru-diperkenalkan_02.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Leo Pictures Showcase 2026: 5 Film dan 1 Series Baru Diperkenalkan</figcaption></figure></a></div>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Bagi kami, film bukan hanya hiburan. Film adalah cara untuk menyampaikan rasa, pengalaman hidup, dan hal-hal yang kadang sulit diucapkan secara langsung. Kami hanya ingin terus membuat cerita yang bisa dekat dengan hati penonton Indonesia,&#8221; ujar <strong>Agung Saputra</strong>, Produser Leo Pictures.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Showcase ini juga menghadirkan para pemain, filmmaker, mitra, dan media yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan Leo Pictures menjadikannya lebih dari sekadar acara perkenalan produk, melainkan ruang untuk mempererat hubungan dengan semua pihak yang terlibat dalam ekosistem film Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Semoga cerita-cerita yang kami hadirkan tahun ini bisa menemani banyak orang, dan mungkin membuat sebagian dari kita lebih menghargai keluarga, hubungan, dan kehidupan,&#8221; tambah Agung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan enam project sekaligus yang diperkenalkan dalam satu malam, <strong>Leo Pictures</strong> menunjukkan ambisi yang jelas untuk 2026. Bagi penonton yang selama ini merindukan film Indonesia yang berbicara jujur tentang kehidupan sepertinya tahun ini ada banyak alasan untuk kembali ke bioskop dan layar streaming. <strong>XPOSEINDONESIA/IHSAN</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">40378</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/leo-pictures-showcase-2026-5-film-dan-1-series-baru-diperkenalkan_01-300x199.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="199" />	</item>
		<item>
		<title>Film “Para Perasuk” Rilis OST Menyentuh dari Maudy Ayunda, Siap Tayang Usai Sukses di Festival Dunia</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/film/film-para-perasuk-rilis-ost-menyentuh-dari-maudy-ayunda-siap-tayang-usai-sukses-di-festival-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Mar 2026 11:31:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[New Release]]></category>
		<category><![CDATA[On Location]]></category>
		<category><![CDATA[Festival Film]]></category>
		<category><![CDATA[film horor terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Film Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Maudy ayunda]]></category>
		<category><![CDATA[miami film festival]]></category>
		<category><![CDATA[ost film]]></category>
		<category><![CDATA[sundance]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=39829</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="199" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/film-para-perasuk-rilis-ost-menyentuh-dari-maudy-ayunda-300x199.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="Film “Para Perasuk” Rilis OST Menyentuh dari Maudy Ayunda" decoding="async" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/film-para-perasuk-rilis-ost-menyentuh-dari-maudy-ayunda-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/film-para-perasuk-rilis-ost-menyentuh-dari-maudy-ayunda-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/film-para-perasuk-rilis-ost-menyentuh-dari-maudy-ayunda-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/film-para-perasuk-rilis-ost-menyentuh-dari-maudy-ayunda-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/film-para-perasuk-rilis-ost-menyentuh-dari-maudy-ayunda-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/film-para-perasuk-rilis-ost-menyentuh-dari-maudy-ayunda-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/film-para-perasuk-rilis-ost-menyentuh-dari-maudy-ayunda-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/film-para-perasuk-rilis-ost-menyentuh-dari-maudy-ayunda-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/film-para-perasuk-rilis-ost-menyentuh-dari-maudy-ayunda-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/film-para-perasuk-rilis-ost-menyentuh-dari-maudy-ayunda.jpg 1280w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" />Industri perfilman Indonesia kembali menunjukkan taringnya di panggung global melalui karya terbaru berjudul Para Perasuk, yang tidak hanya menawarkan eksplorasi cerita yang unik, tetapi juga kekuatan musikal sebagai bagian penting dari narasi. Menjelang penayangan resminya di bioskop Indonesia pada 23 April 2026, film produksi Rekata Studio bersama Trinity Optima Production ini resmi merilis original soundtrack [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Industri perfilman Indonesia kembali menunjukkan taringnya di panggung global melalui karya terbaru berjudul <em><strong>Para Perasuk</strong></em>, yang tidak hanya menawarkan eksplorasi cerita yang unik, tetapi juga kekuatan musikal sebagai bagian penting dari narasi. Menjelang penayangan resminya di bioskop Indonesia pada 23 April 2026, film produksi Rekata Studio bersama Trinity Optima Production ini resmi merilis original soundtrack (OST) bertajuk <em>Aku yang Engkau Cari</em> dan <em>Di Tepi Lamunan</em> yang dibawakan oleh Maudy Ayunda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peluncuran ini menjadi bagian dari strategi penguatan storytelling film, di mana musik tidak sekadar pelengkap, tetapi menjadi medium emosional yang memperdalam karakter dan konflik. Lirik video <em>Aku yang Engkau Cari</em> yang telah dirilis memperlihatkan nuansa intim dan reflektif, sejalan dengan perjalanan batin tokoh utama Bayu yang diperankan oleh <strong>Angga Yunanda</strong>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menariknya, proses kreatif lagu ini lahir langsung dari pengalaman di lokasi syuting. <strong>Maudy Ayunda</strong> yang juga turut berperan dalam film, menulis lagu tersebut bersama Lafa Pratomo dengan pendekatan yang lebih personal. Ia menyebut lagu ini memiliki lapisan emosi yang halus, seperti bisikan yang tenang namun menyimpan kegelisahan mendalam, mencerminkan kompleksitas karakter dalam film.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendalaman artistik juga terlihat dalam video musik <em>Di Tepi Lamunan</em> yang disutradarai oleh Wregas Bhanuteja. Dengan pendekatan visual yang intuitif dan tidak konvensional, video ini menghadirkan pengalaman sinematik yang berbeda, memperkuat identitas film sebagai karya yang berani mengeksplorasi batas antara realitas dan imajinasi.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Maudy Ayunda - Di Tepi Lamunan (OST. Para Perasuk) | Official Music Video" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/fKvJkqR9D-8?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai sutradara, <strong>Wregas </strong>menghadirkan narasi yang tidak terjebak pada pola horor konvensional. Ia justru menawarkan refleksi tentang penerimaan diri dan proses berdamai dengan masa lalu. Di tengah dominasi cerita balas dendam dan kemarahan dalam genre horor, <em>Para Perasuk</em> hadir dengan pendekatan yang lebih humanis dan kontemplatif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Film ini mengangkat kisah Bayu, seorang “perasuk” yang membantu orang-orang—disebut pelamun—memasuki kondisi kerasukan dalam ritual bernama pesta sambetan. Dalam perjalanan tersebut, Bayu bertemu Laksmi yang diperankan Maudy Ayunda, sosok perempuan dari Jakarta yang mencari penyembuhan trauma melalui pengalaman ekstrem tersebut. Dinamika keduanya menjadi pusat cerita yang sarat makna tentang pencarian jati diri dan pelepasan luka batin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengalaman syuting yang intens juga diakui para pemain. Angga Yunanda mengungkapkan tantangan fisik yang harus dihadapi, termasuk adegan ekstrem seperti bertapa dalam posisi terbalik. Sementara Maudy harus menjalani adegan-adegan tidak biasa yang menuntut eksplorasi fisik dan emosional secara mendalam, memperkuat transformasi karakternya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kehadiran Anggun dalam film ini juga menjadi daya tarik tersendiri. Berperan sebagai Guru Asri, Anggun membawa pengalaman artistiknya dari panggung musik internasional ke dunia akting, menandai babak baru dalam perjalanan kariernya di industri kreatif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tak hanya kuat dari sisi cerita dan produksi, <em>Para Perasuk</em> juga mencatat prestasi di level internasional. Film ini telah melakukan world premiere di Sundance Film Festival 2026 dan mendapatkan sambutan positif. Selanjutnya, film ini akan berkompetisi di Miami Film Festival 43 dalam program Marimbas Award, serta terpilih di berbagai festival bergengsi lain seperti Fantaspoa, MSPIFF, dan MOOOV Film Festival.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rangkaian pencapaian ini menunjukkan bahwa perfilman Indonesia semakin kompetitif di kancah global, tidak hanya dari sisi cerita tetapi juga kualitas produksi dan keberanian dalam mengeksplorasi tema.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan kombinasi kekuatan narasi, eksplorasi visual, serta dukungan musik yang emosional, <em>Para Perasuk</em> diprediksi menjadi salah satu film Indonesia paling relevan tahun ini. Lebih dari sekadar tontonan, film ini mengajak penonton untuk merenungkan kembali makna trauma, penerimaan, dan perjalanan menuju kedewasaan emosional. <strong>XPOSEINDONESIA/IHSAN</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">39829</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/film-para-perasuk-rilis-ost-menyentuh-dari-maudy-ayunda-300x199.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="199" />	</item>
		<item>
		<title>Festival Film Horor 2025 Gelar Diskusi Publik dan Penghargaan, Bahas Masa Depan Film Horor Indonesia</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/film/on-location/festival-film-horor-2025-gelar-diskusi-publik-dan-penghargaan-bahas-masa-depan-film-horor-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Dec 2025 15:33:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[On Location]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Riyanto]]></category>
		<category><![CDATA[diskusi film horor]]></category>
		<category><![CDATA[Festival Film Horor 2025]]></category>
		<category><![CDATA[FFH 2025]]></category>
		<category><![CDATA[ffhoror]]></category>
		<category><![CDATA[Film Horor Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Nini L Karim]]></category>
		<category><![CDATA[Nini Sunny]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan film horor]]></category>
		<category><![CDATA[perfilman Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=37453</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="199" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_02-300x199.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="DIskusi FFHoror 2025" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_02-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_02-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_02-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_02-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_02-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_02-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_02-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_02-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_02-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_02.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" />Film horor masih menjadi genre paling dominan di bioskop Indonesia, namun di balik tingginya minat penonton, muncul kebutuhan untuk membicarakan kualitas, arah, dan tanggung jawab kreatif di balik layar. Berangkat dari kegelisahan tersebut, Festival Film Horor atau ffhoror menghadirkan ruang dialog melalui diskusi publik bertajuk “Film Horor Indonesia Kini dan Nanti” yang digelar di Pictum [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Film horor masih menjadi genre paling dominan di bioskop Indonesia, namun di balik tingginya minat penonton, muncul kebutuhan untuk membicarakan kualitas, arah, dan tanggung jawab kreatif di balik layar. Berangkat dari kegelisahan tersebut, <strong>Festival Film Horor </strong>atau <strong>ffhoror</strong> menghadirkan ruang dialog melalui diskusi publik bertajuk “Film Horor Indonesia Kini dan Nanti” yang digelar di Pictum Coffee &amp; Kitchen, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada 13 Desember 2025. Kegiatan ini menjadi pertemuan lintas perspektif antara jurnalis, sineas, akademisi, selebriti, serta masyarakat pencinta film Indonesia yang ingin melihat genre horor berkembang lebih matang dan bermakna.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketua penyelenggara ffhoror, <strong>Chandra NZ</strong>, yang merupakan lulusan Departemen Film Institut Kesenian Jakarta, menyampaikan bahwa diskusi ini merupakan bagian dari upaya mendorong peningkatan kualitas film Indonesia agar tidak hanya laku secara komersial, tetapi juga menjadi hiburan yang sehat dan bermanfaat sesuai amanat Undang-Undang Perfilman. Ia menegaskan bahwa festival dan diskusi ini menjadi langkah awal sebelum ffhoror digelar secara rutin setiap bulan mulai Januari 2026, tepatnya setiap tanggal 13.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Genre horor dipilih secara khusus karena tingginya minat sineas untuk memproduksi film horor serta antusiasme penonton yang selalu mendominasi jumlah penayangan setiap tahun. Chandra menyoroti fenomena ketika penonton datang ke bioskop dan mendapati sebagian besar film yang tersedia justru berasal dari genre horor. Menurutnya, besarnya produksi dan minat tersebut menunjukkan potensi besar film horor Indonesia, yang perlu diarahkan agar terus berkembang secara kualitas dan tidak hanya mengandalkan formula lama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap ekosistem film horor, ffhoror juga memberikan penghargaan kepada film dan insan perfilman yang dinilai berprestasi sepanjang 2025. Penghargaan tertinggi ffhoror tahun ini diberi nama <strong>Penghargaan Nini Sunny</strong>, sebagai penghormatan kepada almarhumah <strong>Nini Sunny</strong>, <strong>Pemimpin</strong> <strong>Redaksi XposeIndonesia</strong> yang dikenal luas dan malang melintang di dunia jurnalistik hiburan, khususnya di bidang film dan musik. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Nini Sunny wafat pada 4 Desember lalu dan sebelum berpulang menjabat sebagai ketua dewan juri ffhoror. Atas izin keluarga, penggunaan namanya sebagai penghargaan tertinggi ffhoror 2025 menjadi simbol penghormatan atas dedikasi, integritas, serta kontribusinya dalam mengawal perkembangan industri film dan musik Indonesia melalui karya jurnalistiknya. Selain penghargaan film pilihan, apresiasi juga diberikan kepada sutradara, pemain, serta juru kamera yang dinilai berhasil menghadirkan kualitas dalam film horor.</p>



<div><a href="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_01-1024x678.jpg" class="td-modal-image"><figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_01-1024x678.jpg" alt="Penghargaan FF Horor 2025" class="wp-image-37456" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_01-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_01-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_01-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_01-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_01-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_01-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_01-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_01-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_01-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_01.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Penghargaan FF Horor 2025</figcaption></figure></a></div>



<p class="wp-block-paragraph">Diskusi ffhoror 2025 menghadirkan sejumlah pembicara lintas generasi, mulai dari aktris senior <strong>Nini L Karim</strong>, sutradara dan produser<strong> Agus Riyanto</strong>, hingga sineas seperti <strong>Haris Chinamon</strong> dan <strong>Ilham Acho Bachtiar</strong>, serta aktris muda <strong>Karina Icha</strong>. Diskusi dimoderatori oleh<strong> Irfan Handoko</strong>. Para pembicara sepakat bahwa film horor Indonesia selama ini masih banyak berkutat pada mitos dan urban legend, meski mulai terlihat adanya perubahan pendekatan dalam beberapa karya terbaru.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nini L Karim memandang bahwa horor tidak selalu identik dengan mistik atau sosok hantu, melainkan juga bisa hadir melalui kondisi dan situasi yang menimbulkan rasa takut atau ketidaknyamanan. Ia bahkan mencontohkan bahwa situasi sosial tertentu bisa menjadi bentuk horor tersendiri bagi masyarakat. Pandangan tersebut menambah perspektif baru bahwa genre horor memiliki ruang eksplorasi yang lebih luas daripada sekadar visual menyeramkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Agus Riyanto menjelaskan bahwa pilihan produser terhadap genre horor tidak terlepas dari kedekatannya dengan kehidupan masyarakat. Menurutnya, penonton sering kali tidak terlalu mempermasalahkan siapa pemainnya, melainkan tertarik pada sosok hantu atau cerita yang diangkat. Ia menyinggung bagaimana poster film horor kerap menampilkan sosok setan, rumah kosong, atau potongan tubuh sebagai daya tarik utama. Meski demikian, ia mengungkapkan upaya melakukan pendekatan berbeda dalam film terbarunya yang tengah diproduksi berjudul “Kolong Mayit”, dengan menampilkan karakter pocong yang lebih agresif dan tidak lagi digambarkan secara konvensional.</p>



<div><a href="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_03-1024x678.jpg" class="td-modal-image"><figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_03-1024x678.jpg" alt="DIskusi FFHoror 2025" class="wp-image-37458" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_03-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_03-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_03-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_03-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_03-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_03-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_03-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_03-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_03-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_03.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">DIskusi FFHoror 2025</figcaption></figure></a></div>



<p class="wp-block-paragraph">Pandangan lain datang dari Agus Riyanto yang menilai bahwa sutradara kerap berada di antara idealisme dan kebijakan produser terkait aspek komersial film. Ia menyebut bahwa strategi kreatif kerap dilakukan melalui pengolahan properti atau visual tertentu agar film tetap memiliki daya jual tanpa sepenuhnya mengorbankan cerita. Diskusi ini pun menyimpulkan bahwa meski dalam sepuluh tahun ke depan film horor Indonesia kemungkinan masih akan berkutat pada mitos dan legenda, perubahan tetap terjadi melalui revolusi kecil yang perlahan memperkaya bentuk dan pendekatannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Festival Film Horor direncanakan akan digelar secara rutin setiap bulan, dengan sistem penilaian terhadap film-film horor yang tayang pada bulan sebelumnya oleh para juri. Harapannya, ffhoror dapat berkembang menjadi ruang evaluasi sekaligus rujukan penting bagi insan perfilman Indonesia, khususnya di genre horor, agar terus bertumbuh secara kualitas dan relevansi di tengah minat penonton yang tak pernah surut. <strong>XPOSEINDONESIA/IHSAN </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">37453</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_02-300x199.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="199" />	</item>
		<item>
		<title>Djonny Syafruddin: Ekonomi Lesu dan Cuaca Buruk Tekan Penonton Bioskop</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/film/on-location/djonny-syafruddin-ekonomi-lesu-dan-cuaca-buruk-tekan-penonton-bioskop/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Nov 2025 05:33:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[On Location]]></category>
		<category><![CDATA[Bioskop Sepi]]></category>
		<category><![CDATA[Djonny Syafruddin]]></category>
		<category><![CDATA[GPBSI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=37176</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="200" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/djonny-syafruddin-300x200.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="djonny syafruddin." decoding="async" loading="lazy" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/djonny-syafruddin-300x200.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/djonny-syafruddin-1024x683.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/djonny-syafruddin-768x512.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/djonny-syafruddin-630x420.jpg 630w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/djonny-syafruddin-150x100.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/djonny-syafruddin-600x400.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/djonny-syafruddin-696x464.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/djonny-syafruddin-1068x712.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/djonny-syafruddin.jpg 1200w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" />Keluhan mengenai sepinya penonton bioskop sepanjang Oktober dan November muncul dari berbagai daerah. Menurut Ketua Pembina Gabungan Pengusaha Bioskop Indonesia (GPBSI), Djonny Syafruddin, kondisi ini dipengaruhi oleh beberapa faktor: lesunya perekonomian nasional, cuaca yang kurang bersahabat, serta tema film yang dinilai semakin monoton. “Yang paling terasa itu penurunan penonton di daerah. Biasanya satu bioskop bisa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Keluhan mengenai sepinya penonton bioskop sepanjang Oktober dan November muncul dari berbagai daerah. Menurut Ketua Pembina Gabungan Pengusaha Bioskop Indonesia (GPBSI), Djonny Syafruddin, kondisi ini dipengaruhi oleh beberapa faktor: lesunya perekonomian nasional, cuaca yang kurang bersahabat, serta tema film yang dinilai semakin monoton.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Yang paling terasa itu penurunan penonton di daerah. Biasanya satu bioskop bisa menghasilkan Rp800 juta hingga Rp1 miliar, tapi dua bulan terakhir ini hanya mencapai Rp200–400 juta,” ujar Djonny Syafruddin, pengusaha bioskop yang memiliki jaringan di sejumlah kota, saat dihubungi via telepon.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia berharap faktor ekonomi dan cuaca segera membaik. Kondisi finansial yang naik-turun diharapkan kembali stabil, sementara intensitas hujan yang menghambat mobilitas penonton di daerah dapat segera berkurang. “Bagi penonton di daerah, cuaca itu sangat berpengaruh karena keterbatasan transportasi. Di Jabodetabek pilihan menuju bioskop jauh lebih banyak,” tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berpengalaman lebih dari 50 tahun di industri bioskop, Djonny mengatakan penurunan penonton juga terjadi untuk film-film impor. “Menurut pengalaman saya, tema dan cerita film impor belakangan ini juga kurang menarik, sama seperti film nasional. Kalau dibiarkan, kondisi ini bisa berbahaya,” ujarnya memberi peringatan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia pun mendorong produser dan kreator film untuk berani berinovasi dalam tema dan penggarapan cerita. “Hadirkan cerita, tema, dan eksekusi yang lebih kuat. Selera penonton itu dinamis, tidak monoton. Sekarang ini film nasional banyak berkutat di tema setan atau horor, dan itu sudah mencapai titik jenuh,” kata Djonny.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Djonny juga berharap adanya forum dialog antara produser dan pengelola bioskop. “Gunanya forum itu untuk saling memperbarui pandangan tentang kondisi perfilman dan mencari solusi bersama. Produser punya ‘barang’, sementara kami punya ‘toko’, yaitu bioskop,” tutupnya. <strong>XPOSEINDONESIA Foto: Dokumentasi</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">37176</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/djonny-syafruddin-300x200.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="200" />	</item>
		<item>
		<title>Riki Rhino 2: The Bird Kingdom, Siap Terbang Lebih Tinggi di 2026</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/film/on-location/riki-rhino-2-the-bird-kingdom-siap-terbang-lebih-tinggi-di-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Nov 2025 14:21:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[On Location]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenekraf]]></category>
		<category><![CDATA[Riki Rhino 2]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=36902</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="200" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/riki-rhino-2-the-brd-kngdom-300x200.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="riki rhino 2 the brd kngdom" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/riki-rhino-2-the-brd-kngdom-300x200.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/riki-rhino-2-the-brd-kngdom-1024x683.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/riki-rhino-2-the-brd-kngdom-768x512.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/riki-rhino-2-the-brd-kngdom-630x420.jpg 630w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/riki-rhino-2-the-brd-kngdom-150x100.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/riki-rhino-2-the-brd-kngdom-600x400.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/riki-rhino-2-the-brd-kngdom-696x464.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/riki-rhino-2-the-brd-kngdom-1068x712.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/riki-rhino-2-the-brd-kngdom.jpg 1200w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" />Film animasi “Riki Rhino” yang pernah mencuri perhatian publik lewat pesan konservasinya kini kembali hadir dalam bentuk sekuel bertajuk “Riki Rhino 2: The Bird Kingdom.” Proyek terbaru ini diharapkan bukan hanya melanjutkan kisah petualangan badak Sumatra yang menggemaskan itu, tetapi juga menegaskan kematangan industri animasi nasional yang kian siap bersaing di kancah global. Dalam audiensi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Film animasi “Riki Rhino” yang pernah mencuri perhatian publik lewat pesan konservasinya kini kembali hadir dalam bentuk sekuel bertajuk “Riki Rhino 2: The Bird Kingdom.”</p>



<p class="wp-block-paragraph">Proyek terbaru ini diharapkan bukan hanya melanjutkan kisah petualangan badak Sumatra yang menggemaskan itu, tetapi juga menegaskan kematangan industri animasi nasional yang kian siap bersaing di kancah global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam audiensi bersama Founder Acaraki sekaligus Produser Riki Rhino 2, Jony Yuwono, dan tim produksi Batavia Pictures di Autograph Tower, Jakarta (Selasa, 11 November 2025), Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf) Irene Umar mendorong agar film ini terus ditingkatkan dari sisi kualitas visual, strategi pemasaran, hingga pengembangan intellectual property (IP).</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Strategi pemasarannya perlu dimatangkan untuk memanfaatkan momentum menjelang rilis <em>Riki Rhino 2</em>. &nbsp;Film pertamanya bisa mulai diputar kembali agar penonton kembali terhubung dengan ceritanya. Selain itu, produk merchandise perlu disiapkan agar masyarakat memiliki kedekatan dengan karakternya,” ujar Irene.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menekankan pentingnya pembaruan visual yang mampu menampilkan keindahan alam Indonesia secara lebih nyata dan memikat, agar keunggulan lokal bisa menjadi daya tarik internasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan private screening “Riki Rhino 2: The Bird Kingdom” yang sebelumnya dihadiri Wamen Ekraf pada 16 September 2025.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Irene mengapresiasi langkah tim produksi yang terus berinovasi, baik dari peningkatan kualitas animasi maupun pengembangan produk turunannya, sehingga memperkuat posisi <em>Riki Rhino</em> di pasar nasional dan global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, <em>Riki Rhino</em> memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesadaran publik terhadap konservasi satwa sekaligus memperkuat ekosistem IP lokal. Kemenekraf juga siap mendukung kolaborasi lintas subsektor, termasuk aktivasi ruang publik kreatif seperti di kawasan Kota Tua Jakarta, agar dampak ekonomi dan sosial dari karya ini semakin luas.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Animasi Lebih Realistis, Alam Indonesia Lebih Hidup</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Produser Jony Yuwono mengungkapkan bahwa sejumlah pembaruan teknis dan artistik telah dilakukan sejak pemutaran awal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Ibu Wamen sempat meminta agar kualitasnya ditingkatkan untuk menunjukkan kemampuan animator lokal. Hari ini kami memperlihatkan beberapa <em>scene</em> yang sudah di-<em>upgrade</em>—mulai dari pencahayaan, tekstur dedaunan, hingga detail pergerakan satwa dan atmosfer hutan tropis Indonesia. Semua kami garap lebih realistis agar penonton bisa benar-benar merasakan keindahan alam kita,” jelas Jony.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Dari Animasi ke Inovasi: Moringacha, Semangat Lokal yang Naik Kelas</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam kesempatan yang sama, Jony juga memperkenalkan inovasi terbaru Acaraki bertajuk Moringacha, minuman berbahan dasar daun kelor yang diolah dengan teknik serupa <em>matcha</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Konsep ini, katanya, sejalan dengan semangat <em>Riki Rhino</em>—mengangkat potensi lokal menjadi produk modern berdaya saing global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Moringacha kami hadirkan untuk menunjukkan bahwa bahan lokal seperti kelor bisa naik kelas jika diolah secara kreatif. Ini bukan sekadar minuman, tetapi bentuk pelestarian budaya yang relevan dengan zaman,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wamen Ekraf Irene Umar menilai inovasi seperti Moringacha menjadi contoh nyata bagaimana kreativitas dapat mengubah potensi lokal menjadi kekuatan ekonomi baru.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Pendekatan seperti ini menunjukkan bagaimana bahan sederhana seperti daun kelor bisa diolah menjadi produk modern yang relevan dengan gaya hidup masa kini. Ini bukan sekadar inovasi kuliner, tetapi bagian dari strategi besar untuk mengangkat potensi lokal agar mampu bersaing di pasar global,” tutur Irene.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menambahkan, model seperti Moringacha dapat dikembangkan lintas subsektor—mulai dari kuliner, desain kemasan, hingga storytelling produk—agar memberi nilai tambah lebih besar bagi ekosistem ekonomi kreatif</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Riki Rhino 2: The Bird Kingdom</em> dijadwalkan tayang pada 2026, melanjutkan kisah petualangan Riki yang membawa pesan pelestarian satwa dan lingkungan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sekuel ini diharapkan menjadi simbol kemajuan industri animasi Indonesia dan menegaskan peran ekonomi kreatif sebagai “the new engine of growth” menuju Indonesia Emas 2045.<strong> XPOSEINDONESIA Foto : Biro KOmunikasi Ekraf dan Dok Riki Rhino</strong></p>


<div style="min-height: 535px" class="ub_image_slider swiper-container wp-block-ub-image-slider" id="ub_image_slider_6689875d-6835-46ba-9eeb-9c62ba71f401" data-swiper-data='{"speed":300,"spaceBetween":20,"slidesPerView":1,"loop":true,"pagination":{"el": ".swiper-pagination" , "type": "bullets", "clickable":true},"navigation": {"nextEl": ".swiper-button-next", "prevEl": ".swiper-button-prev"}, "keyboard": { "enabled": true }, "effect": "slide","simulateTouch":false}'>
            <div class="swiper-wrapper"><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/wamen-ekraf-bersama-founder-acaraki-sekaligus-produser-riki-rhino-2.jpg" alt="wamen ekraf bersama founder acaraki sekaligus produser riki rhino 2" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">Wamen Ekraf bersama Founder acaraki sekaligus Produser Riki Rhino 2</figcaption>
            </figure></div>
            <div class="swiper-pagination"></div>
            <div class="swiper-button-prev"></div> <div class="swiper-button-next"></div>
        </div>]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">36902</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/riki-rhino-2-the-brd-kngdom-300x200.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="200" />	</item>
		<item>
		<title>Falcon Pictures Garap Film Biopik “Chairil Anwar”: Menyalakan Kembali Api Sang Pujangga</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/film/on-location/falcon-pictures-garap-film-biopik-chairil-anwar-menyalakan-kembali-api-sang-pujangga/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Nov 2025 01:24:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[On Location]]></category>
		<category><![CDATA[Chairil Anwar]]></category>
		<category><![CDATA[Falcon Pictures]]></category>
		<category><![CDATA[Film Biopik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=36882</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="200" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/chairil-anwar-foto-wikipedia-300x200.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="chairil anwar foto wikipedia" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/chairil-anwar-foto-wikipedia-300x200.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/chairil-anwar-foto-wikipedia-1024x683.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/chairil-anwar-foto-wikipedia-768x512.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/chairil-anwar-foto-wikipedia-630x420.jpg 630w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/chairil-anwar-foto-wikipedia-150x100.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/chairil-anwar-foto-wikipedia-600x400.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/chairil-anwar-foto-wikipedia-696x464.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/chairil-anwar-foto-wikipedia-1068x712.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/chairil-anwar-foto-wikipedia.jpg 1200w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" />Rumah produksi Falcon Pictures bersiap menghadirkan kisah sosok penyair besar Indonesia, Chairil Anwar, ke layar lebar. “Kami percaya, kisah Chairil adalah kisah tentang keberanian untuk hidup dengan caranya sendiri. Tentang semangat yang tak pernah padam, bahkan setelah raga tiada,” ujar Frederica, produser Falcon Pictures, dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (12/11). Film ini akan mengangkat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Rumah produksi Falcon Pictures bersiap menghadirkan kisah sosok penyair besar Indonesia, Chairil Anwar, ke layar lebar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kami percaya, kisah Chairil adalah kisah tentang keberanian untuk hidup dengan caranya sendiri. Tentang semangat yang tak pernah padam, bahkan setelah raga tiada,” ujar Frederica, produser Falcon Pictures, dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (12/11).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Film ini akan mengangkat perjalanan hidup Chairil Anwar — pujangga yang mengguncang zamannya lewat karya-karya legendaris seperti <em>Aku</em>, <em>Karawang-Bekasi</em>, <em>Doa</em>, dan <em>Diponegoro</em>. Puisi-puisi Chairil bukan sekadar deretan kata, melainkan letupan jiwa muda yang menolak tunduk, menantang zaman dengan keberanian dan kejujuran.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui proyek film “Chairil Anwar”, Falcon Pictures ingin menghadirkan kembali sosok sang penyair bukan hanya sebagai ikon sastra, tetapi sebagai manusia seutuhnya — yang mencintai, memberontak, dan hidup sepenuh tenaga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Dengan film ini, kami ingin menyalakan kembali ingatan kolektif bangsa tentang kata, tentang keberanian, dan tentang manusia yang menulis hidupnya dengan tinta abadi,” tambah Frederica.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kabar ini juga diumumkan melalui akun resmi Instagram Falcon Pictures, menampilkan potret ikonik Chairil dengan ajakan kepada publik untuk menebak siapa aktor yang paling cocok memerankan sang penyair muda yang hidupnya pendek, namun membara.<br>“<em>Film Chairil Anwar. Segera di bioskop. Menurut kalian siapa yang cocok berperan sebagai Chairil Anwar?</em>” tulis Falcon dalam unggahan tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tentang Chairil Anwar</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lahir di Medan, 26 Juli 1922, Chairil Anwar dikenal sebagai pelopor Angkatan ’45, generasi sastrawan yang membawa semangat kebebasan dan pembaruan dalam sastra Indonesia. Dalam hidupnya yang singkat — ia meninggal pada 28 April 1949 di usia 26 tahun — Chairil meninggalkan lebih dari 70 karya, termasuk 96 puisi, yang sebagian besar menggugat kemapanan dan menegaskan eksistensi manusia yang bebas dan merdeka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Prestasi terbesarnya adalah menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa ekspresi modern — tajam, personal, dan penuh daya hidup. Melalui puisinya <em>Aku</em>, Chairil menegaskan kemerdekaan individu yang abadi dalam kalimat yang menggema hingga kini:</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Aku ini binatang jalang, dari kumpulannya terbuang&#8230;”</p>



<p class="wp-block-paragraph">Warisan Chairil bukan hanya pada kata, tetapi pada keberanian untuk menulis hidupnya dengan nyala yang tak pernah padam. <strong>XPOSEINDONESIA Foto : dok Falcon</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">36882</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/chairil-anwar-foto-wikipedia-300x200.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="200" />	</item>
		<item>
		<title>“Lupa Daratan”: Kolaborasi Perdana Ernest Prakasa dan Vino G. Bastian Tayang 11 Desember di Netflix</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/film/on-location/lupa-daratan-kolaborasi-perdana-ernest-prakasa-dan-vino-g-bastian-tayang-11-desember-di-netflix/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Nov 2025 12:40:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[On Location]]></category>
		<category><![CDATA[Ernest Prakarsa]]></category>
		<category><![CDATA[Lupa Daratan]]></category>
		<category><![CDATA[Vino G Bastian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=36715</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="200" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/poster-film-lupa-daratan--300x200.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="poster film lupa daratan" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/poster-film-lupa-daratan--300x200.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/poster-film-lupa-daratan--1024x683.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/poster-film-lupa-daratan--768x512.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/poster-film-lupa-daratan--630x420.jpg 630w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/poster-film-lupa-daratan--150x100.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/poster-film-lupa-daratan--600x400.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/poster-film-lupa-daratan--696x464.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/poster-film-lupa-daratan--1068x712.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/poster-film-lupa-daratan-.jpg 1200w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" />Film orisinal terbaru Netflix asal Indonesia bertajuk “Lupa Daratan” siap tayang secara global mulai 11 Desember 2025. Film bergenre drama komedi ini menjadi sorotan bukan hanya karena ceritanya yang segar dan jenaka, tetapi juga karena mempertemukan dua nama besar industri film tanah air: Ernest Prakasa sebagai sutradara sekaligus penulis naskah, dan Vino G. Bastian sebagai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"></p>



<p class="wp-block-paragraph">Film orisinal terbaru Netflix asal Indonesia bertajuk <em>“Lupa Daratan”</em> siap tayang secara global mulai 11 Desember 2025.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Film bergenre drama komedi ini menjadi sorotan bukan hanya karena ceritanya yang segar dan jenaka, tetapi juga karena mempertemukan dua nama besar industri film tanah air: Ernest Prakasa sebagai sutradara sekaligus penulis naskah, dan Vino G. Bastian sebagai pemeran utama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kolaborasi ini terasa istimewa karena menjadi pertemuan perdana antara keduanya, dua sosok yang selama ini dikenal punya gaya berkisah yang kuat namun berbeda. Ernest dengan humor cerdas dan kritik sosialnya, sementara Vino dikenal lewat aktingnya yang intens dan berlapis emosi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam keterangan pers yang dirilis Netflix pada Selasa (5/11), disebutkan bahwa <em>“Lupa Daratan”</em> merupakan hasil kerja sama pertama platform tersebut dengan rumah produksi Imajinari, yang sebelumnya sukses lewat deretan film populer seperti <em>“Agak Laen”</em>, <em>“Ngeri-Ngeri Sedap”</em>, <em>“Jatuh Cinta Seperti di Film-Film”</em>, hingga <em>“Tinggal Meninggal”</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Film ini mengikuti kisah seorang aktor pemenang penghargaan bernama Vino Agustian (diperankan oleh Vino G. Bastian), yang dikenal perfeksionis sekaligus egosentris.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di puncak kariernya, Vino justru mengalami krisis eksistensial ketika tiba-tiba kehilangan kemampuan aktingnya — tepat di saat ia hampir meraih peran impian: memerankan sosok tokoh penting dalam film biografi nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain Vino, film ini juga dibintangi oleh Dea Panendra, Agus Kuncoro, dan Emil Kusumo, yang masing-masing menghadirkan dinamika tersendiri dalam perjalanan karakter utama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penonton juga bisa menantikan penampilan spesial sejumlah nama besar, mulai dari Lukman Sardi, Sheila Dara Aisha, Kristo Immanuel, Arie Kriting, Ardit Erwandha, Indra Jegel, hingga Morgan Oey — ditambah berbagai cameo kejutan yang akan menambah warna di sepanjang cerita.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan kombinasi komedi khas Ernest Prakasa dan sentuhan drama yang menyentuh, <em>“Lupa Daratan”</em> menjanjikan tontonan yang tidak hanya mengundang tawa, tetapi juga refleksi tentang ambisi, ego, dan kehilangan arah dalam dunia hiburan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Film ini menjadi salah satu judul lokal yang paling dinanti Netflix di akhir tahun, mempertegas komitmen platform tersebut untuk terus menghadirkan karya orisinal Indonesia ke panggung global. <strong>XPOSEINDONESIA/ Foto Instagram</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">36715</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/poster-film-lupa-daratan--300x200.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="200" />	</item>
		<item>
		<title>Menteri Kebudayaan Dorong Film Seri Kepahlawanan Jadi Media Edukasi Sejarah bagi Generasi Muda</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/film/on-location/menteri-kebudayaan-dorong-film-seri-kepahlawanan-jadi-media-edukasi-sejarah-bagi-generasi-muda/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Oct 2025 22:22:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[On Location]]></category>
		<category><![CDATA[Fadli Zon]]></category>
		<category><![CDATA[Film Kepahlawanan]]></category>
		<category><![CDATA[Media Edukasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=36167</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="200" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/menteri-fadli-zon-300x200.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="menteri fadli zon" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/menteri-fadli-zon-300x200.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/menteri-fadli-zon-1024x683.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/menteri-fadli-zon-768x512.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/menteri-fadli-zon-630x420.jpg 630w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/menteri-fadli-zon-150x100.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/menteri-fadli-zon-600x400.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/menteri-fadli-zon-696x464.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/menteri-fadli-zon-1068x712.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/menteri-fadli-zon.jpg 1200w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" />Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Persiapan Pembuatan Film Seri Kepahlawanan Indonesia di Hotel Fairmont, Jakarta. Forum ini menjadi langkah awal pemerintah dalam menyiapkan proyek film seri bertema perjuangan nasional yang diharapkan bisa menanamkan nilai-nilai heroik dan karakter kebangsaan pada generasi muda. FGD ini mempertemukan sejarawan, sineas, dan akademisi untuk membahas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia menggelar <em>Focus Group Discussion</em> (FGD) bertajuk <em>Persiapan Pembuatan Film Seri Kepahlawanan Indonesia</em> di Hotel Fairmont, Jakarta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Forum ini menjadi langkah awal pemerintah dalam menyiapkan proyek film seri bertema perjuangan nasional yang diharapkan bisa menanamkan nilai-nilai heroik dan karakter kebangsaan pada generasi muda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">FGD ini mempertemukan sejarawan, sineas, dan akademisi untuk membahas cara merangkai kisah kepahlawanan Indonesia dengan narasi yang akurat secara sejarah namun tetap kuat secara dramatik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan pentingnya memilih peristiwa sejarah yang menjadi tonggak utama, seperti Proklamasi, Rapat Umum Ikada, Peristiwa Rawa Gede, dan Perjanjian Renville, serta berbagai pertempuran besar di daerah seperti Surabaya, Bandung Lautan Api, dan Medan Area.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Tentu tak semua peristiwa bisa ditampilkan utuh dalam satu film. Tapi kita bisa membangun satu garis besar cerita yang menjadi tulang punggungnya,” ujar Menbud.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fadli menambahkan, film ini diharapkan tak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga menjadi sarana pendidikan kebangsaan yang menarik bagi anak muda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Perjuangan kita penuh dinamika—ada diplomasi, perlawanan, dan semangat persatuan. Kalau digarap dengan riset kuat dan pendekatan sinematik yang matang, kisah ini bisa jadi sangat kaya. Bahkan bisa dibuat berseri,” katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sejarawan Batara Hutagalung menanggapi positif gagasan tersebut dan menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam penulisan naskah film.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kalau kita ingin mengangkat tema sejarah ke layar lebar, harus ada pendekatan berbeda dari sekadar menulis buku. Para sejarawan perlu terlibat agar kisahnya tetap otentik,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Diskusi yang dimoderatori Anto Dwiastoro ini dihadiri oleh jajaran pejabat Kementerian Kebudayaan, termasuk Ahmad Mahendra, Anindita Kusuma Listya, dan Syaifullah, serta para sejarawan seperti Prof. Dr. Endang Susilowati, M. Yuanda Zara, Ph.D, dan Julianto Ibrahim, M.Hum. Dari kalangan sineas, hadir Rahabi Mandra dan Robby Ertanto secara daring.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui kegiatan ini, Kementerian Kebudayaan berharap lahir kolaborasi strategis antara pemerintah, akademisi, dan sineas untuk mewujudkan film seri kepahlawanan yang berkelas, inspiratif, dan memperkuat nilai kebangsaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hasil rekomendasi FGD ini akan menjadi dasar laporan kepada Presiden dan membuka peluang dukungan negara terhadap pembiayaan produksi film sejarah Indonesia.<strong>XPOSEINDONESIA Foto : Biro Komunikasi Kemenbud</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">36167</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/menteri-fadli-zon-300x200.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="200" />	</item>
		<item>
		<title>Menteri Ekraf Dorong Film Animasi Malahayati Tembus Pasar Global</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/film/on-location/menteri-ekraf-dorong-film-animasi-malahayati-tembus-pasar-global/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Oct 2025 09:52:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[On Location]]></category>
		<category><![CDATA[Animasi Mlahayati]]></category>
		<category><![CDATA[Pahlawan Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Teuku Riefky Harsya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=36143</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="200" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/teuku-riefky-harsya-mendorong-proyek-film-animasi-malahayati-menembus-pasar-internasional-300x200.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="teuku riefky harsya mendorong proyek film animasi malahayati menembus pasar internasional" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/teuku-riefky-harsya-mendorong-proyek-film-animasi-malahayati-menembus-pasar-internasional-300x200.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/teuku-riefky-harsya-mendorong-proyek-film-animasi-malahayati-menembus-pasar-internasional-1024x683.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/teuku-riefky-harsya-mendorong-proyek-film-animasi-malahayati-menembus-pasar-internasional-768x512.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/teuku-riefky-harsya-mendorong-proyek-film-animasi-malahayati-menembus-pasar-internasional-630x420.jpg 630w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/teuku-riefky-harsya-mendorong-proyek-film-animasi-malahayati-menembus-pasar-internasional-150x100.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/teuku-riefky-harsya-mendorong-proyek-film-animasi-malahayati-menembus-pasar-internasional-600x400.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/teuku-riefky-harsya-mendorong-proyek-film-animasi-malahayati-menembus-pasar-internasional-696x464.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/teuku-riefky-harsya-mendorong-proyek-film-animasi-malahayati-menembus-pasar-internasional-1068x712.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/teuku-riefky-harsya-mendorong-proyek-film-animasi-malahayati-menembus-pasar-internasional.jpg 1200w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" />Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mendorong proyek film animasi Malahayati—yang mengangkat kisah Laksamana perempuan pertama di dunia asal Aceh—untuk menembus pasar internasional. Melalui penjajakan kolaborasi dengan studio animasi global BASE (Bali Animasi Solusi Ekakarsa) atau Brown Bag Films dan Kedutaan Besar Turki, film ini diharapkan tak hanya menghidupkan sejarah, tetapi juga menjadi aset kekayaan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mendorong proyek film animasi <em>Malahayati</em>—yang mengangkat kisah Laksamana perempuan pertama di dunia asal Aceh—untuk menembus pasar internasional. Melalui penjajakan kolaborasi dengan studio animasi global BASE (Bali Animasi Solusi Ekakarsa) atau Brown Bag Films dan Kedutaan Besar Turki, film ini diharapkan tak hanya menghidupkan sejarah, tetapi juga menjadi aset kekayaan intelektual bernilai ekonomi tinggi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Animasi merupakan salah satu subsektor prioritas yang diamanatkan Presiden Prabowo untuk dikembangkan lima tahun ke depan. Lewat program seperti Sinergi Ekraf, kami mendorong kolaborasi film animasi <em>Malahayati</em> dengan Dubes Turki untuk memperluas eksposur dan membuka peluang investasi global,” ujar Teuku Riefky di Jakarta, Jumat (17/10).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menegaskan bahwa Kementerian Ekraf berkomitmen memfasilitasi kerja sama strategis, termasuk dengan mitra internasional, guna memperkuat komersialisasi kekayaan intelektual berbasis budaya. “Setiap daerah di Indonesia menyimpan kisah heroik yang bisa diangkat menjadi karya kreatif. <em>Malahayati</em> membuktikan bahwa ketika storytelling yang kuat dikemas secara berkualitas, sejarah bisa menjadi kekuatan ekonomi baru,” tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Studio Brown Bag Films—berbasis di Bali dan kini bagian dari Scholastic Inc. (AS)—menggarap film ini bersama Temotion (PT Tempo Kreasi Animasi). Proyek <em>Malahayati</em> menonjolkan nilai kepemimpinan, keberanian, serta pemberdayaan perempuan Indonesia, dengan sentuhan budaya seperti Pencak Silat dan Tari Saman. Film ini juga diharapkan memperkuat hubungan sejarah antara Indonesia dan Turki.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Sigit Eko Prabowo, Executive &amp; Business Strategy Manager Brown Bag Films, <em>Malahayati</em> merupakan bagian dari inisiatif <em>Integrated Indonesian Animation</em>—proyek sepuluh film dalam sepuluh tahun yang mengangkat kisah dari berbagai daerah di Indonesia. “Kami ingin memperkenalkan budaya Nusantara lewat film animasi yang berdaya saing global,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah Aceh juga menyatakan dukungannya. “<em>Malahayati</em> membawa nama dan semangat Aceh ke panggung dunia. Kami siap berkolaborasi dalam promosi dan peluncurannya,” kata Staf Ahli Gubernur Aceh, Almuniza Kamal. <strong>XPOSEINDONESIA  Foto : Biro Komunikasi KeneEkraf</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">36143</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/10/teuku-riefky-harsya-mendorong-proyek-film-animasi-malahayati-menembus-pasar-internasional-300x200.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="200" />	</item>
		<item>
		<title>Shutter Versi Indonesia Tayang 30 Oktober, Vino G. Bastian Janjikan Ketegangan Penuh</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/film/on-location/shutter-versi-indonesia-tayang-30-oktober-vino-g-bastian-janjikan-ketegangan-penuh/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Sep 2025 23:24:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[On Location]]></category>
		<category><![CDATA[Falcon Pictures]]></category>
		<category><![CDATA[Shutter]]></category>
		<category><![CDATA[Vino G Bastian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=35177</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="200" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/09/poster-film-shutter-300x200.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="poster film shutter" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/09/poster-film-shutter-300x200.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/09/poster-film-shutter-1024x683.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/09/poster-film-shutter-768x512.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/09/poster-film-shutter-630x420.jpg 630w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/09/poster-film-shutter-150x100.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/09/poster-film-shutter-600x400.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/09/poster-film-shutter-696x464.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/09/poster-film-shutter-1068x712.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/09/poster-film-shutter.jpg 1200w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" />Film horor legendaris Thailand Shutter kembali hadir dalam balutan versi Indonesia. Falcon Pictures resmi merilis poster dan trailer film ini, yang dijadwalkan tayang di bioskop mulai 30 Oktober 2025. Film yang awalnya digarap Banjong Pisanthanakun tersebut kini dipercayakan kepada sutradara Herwin Novianto. Sejumlah bintang besar turut terlibat, antara lain Vino G. Bastian, Anya Geraldine, Nugie, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Film horor legendaris Thailand <em>Shutter</em> kembali hadir dalam balutan versi Indonesia. Falcon Pictures resmi merilis poster dan trailer film ini, yang dijadwalkan tayang di bioskop mulai 30 Oktober 2025.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Film yang awalnya digarap Banjong Pisanthanakun tersebut kini dipercayakan kepada sutradara Herwin Novianto. Sejumlah bintang besar turut terlibat, antara lain Vino G. Bastian, Anya Geraldine, Nugie, Niken Anjani, hingga Donny Alamsyah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Cerita ini sudah punya reputasi besar di Asia. Falcon mengadaptasinya ke versi Indonesia agar bisa diperkenalkan kembali kepada generasi baru penonton di seluruh bioskop Indonesia,” ujar produser Falcon Pictures, Frederica, dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Poster dan trailer resmi menampilkan karakter Darwin (Vino G. Bastian), seorang fotografer yang hidupnya berubah drastis setelah kecelakaan mobil bersama kekasihnya, Pia (Anya Geraldine). Dalam kecelakaan itu, mereka menabrak seorang perempuan misterius. Sejak saat itu, Darwin mulai dihantui sosok menakutkan yang muncul dalam setiap hasil fotonya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Identitas perempuan asing tersebut perlahan terungkap, membawa teror nyata ke dalam kehidupan Darwin dan Pia. Penyelidikan Pia akhirnya menyingkap rahasia kelam yang selama ini disembunyikan Darwin—sekaligus menyeret mereka pada konsekuensi mengerikan dari masa lalu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Vino G. Bastian mengaku pengalaman bermain di film ini memberinya tantangan emosional sekaligus fisik.<br>“Senang bisa terlibat dalam pembuatan film ini. Saya harus benar-benar menggali emosi yang dalam, sekaligus menghadapi adegan horor yang cukup intens selama syuting,” ungkapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia pun berharap penonton merasakan atmosfer mencekam khas <em>Shutter</em> saat menonton. “Saya berharap penonton bisa menikmati remake <em>Shutter</em> ini, dan ikut merasakan ketegangan yang kami hadirkan,” tambah Vino.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan reputasi besar yang dimiliki versi aslinya, <em>Shutter</em> versi Indonesia diyakini akan menjadi salah satu film horor paling dinanti di penghujung 2025.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">35177</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/09/poster-film-shutter-300x200.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="200" />	</item>
	</channel>
</rss>
