<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">

<channel>
	<title>On Location &#8211; Xpose Indonesia</title>
	<atom:link href="https://xposeindonesia.com/film/on-location/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://xposeindonesia.com</link>
	<description>News And Entertaiment</description>
	<lastBuildDate>Thu, 03 Sep 2026 12:47:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>

<image>
	<url>https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/04/cropped-Xpose-favicon-32x32.png</url>
	<title>On Location &#8211; Xpose Indonesia</title>
	<link>https://xposeindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233386640</site>	<item>
		<title>Dibintangi Dian Sidik dan Adelia Rasya, AI Hidupkan Kembali Legenda Jaka Tingkir dalam Series Bengawan Sore</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/film/dibintangi-dian-sidik-dan-adelia-rasya-ai-hidupkan-kembali-legenda-jaka-tingkir-dalam-series-bengawan-sore/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Sep 2026 12:45:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[On Location]]></category>
		<category><![CDATA[Adelia Rasya]]></category>
		<category><![CDATA[Andi Sultan]]></category>
		<category><![CDATA[Bengawan Sore]]></category>
		<category><![CDATA[Choky Andriano]]></category>
		<category><![CDATA[Dian Sidik]]></category>
		<category><![CDATA[Dynasty Shorts]]></category>
		<category><![CDATA[Film Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Hiburan Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Jaka Tingkir Saga]]></category>
		<category><![CDATA[Kampanye AI]]></category>
		<category><![CDATA[Legenda Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Serial Kolosal]]></category>
		<category><![CDATA[Series Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi AI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=42749</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="199" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/jaka-tingkir-300x199.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="jaka tingkir" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/jaka-tingkir-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/jaka-tingkir-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/jaka-tingkir-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/jaka-tingkir-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/jaka-tingkir-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/jaka-tingkir-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/jaka-tingkir-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/jaka-tingkir-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/jaka-tingkir-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/jaka-tingkir.jpg 1280w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" />Legenda Jaka Tingkir dan Arya Penangsang kembali hadir dengan wajah berbeda. Bukan melalui produksi kolosal konvensional, melainkan lewat teknologi kecerdasan buatan (AI) yang digunakan sepenuhnya untuk menghadirkan serial Jaka Tingkir Saga: Bengawan Sore. Studio produksi kreatif Kampanye AI resmi meluncurkan series kolosal yang disebut sebagai produksi pertama di Indonesia yang dibuat 100 persen menggunakan teknologi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Legenda Jaka Tingkir dan Arya Penangsang kembali hadir dengan wajah berbeda. Bukan melalui produksi kolosal konvensional, melainkan lewat teknologi kecerdasan buatan (AI) yang digunakan sepenuhnya untuk menghadirkan serial <em>Jaka Tingkir Saga: Bengawan Sore</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Studio produksi kreatif Kampanye AI resmi meluncurkan series kolosal yang disebut sebagai produksi pertama di Indonesia yang dibuat 100 persen menggunakan teknologi AI. Sebanyak 57 episode yang mengisahkan perjalanan Jaka Tingkir hingga menghadapi Arya Penangsang kini dapat disaksikan melalui platform OTT Dynasty Shorts serta situs resmi <em>jakatingkir.id</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peluncuran series tersebut ditandai dengan penayangan perdana di Hades VIP, Jakarta, Kamis (3/9/2026), yang dihadiri media, insan kreatif, serta pelaku industri hiburan nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi generasi yang tumbuh pada era 1990-an, nama Jaka Tingkir tentu bukan cerita asing. Namun, <em>Jaka Tingkir Saga: Bengawan Sore</em> tidak dibuat sebagai sekadar remake dari cerita lama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Generasi 90-an tumbuh dengan cerita Jaka Tingkir di layar kaca. Kami ingin generasi itu dan anak-anak mereka merasakan kembali kisah yang sama, tapi dengan pengalaman visual yang sama sekali baru. Ini bukan remake, ini cara baru bercerita,” kata CEO Kampanye AI, <strong>Choky Andriano</strong>.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Tak Ada Lokasi Syuting, Dunia Jaka Tingkir Dibangun dengan AI</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Hal yang membuat <em>Jaka Tingkir Saga: Bengawan Sore</em> berbeda adalah proses produksinya. Tidak ada lokasi syuting kerajaan, set kolosal yang dibangun, ratusan figuran, maupun deretan kuda yang harus disiapkan untuk kebutuhan adegan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Seluruh dunia dalam cerita, mulai dari pendopo Pajang, medan pertempuran di tepi Bengawan, hingga karakter para tokohnya, dibangun menggunakan teknologi AI berdasarkan naskah, arahan penyutradaraan, serta ribuan <em>prompt</em> visual yang dirancang tim kreatif Kampanye AI.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Andi Sultan</strong>, CEO Kampanye AI sekaligus CEO Dynasty Shorts, mengatakan pendekatan tersebut memungkinkan produksi cerita kolosal dilakukan dengan cara yang jauh berbeda dari produksi konvensional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Nanti setelah series Jaka Tingkir sukses, kita bakal produksi serial selanjutnya Prabu Siliwangi dan Tutur Tinular,” jelas Andi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski menggunakan AI, produksi series ini tetap menerapkan pendekatan sinematik. Setiap adegan diarahkan layaknya produksi film layar lebar, termasuk tata kamera, pencahayaan, koreografi pertarungan silat, hingga kontinuitas karakter yang dijaga sepanjang 57 episode.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendekatan tersebut membuat skala cerita kolosal dapat dibangun tanpa kebutuhan produksi konvensional yang biasanya membutuhkan anggaran besar dan jumlah kru yang sangat banyak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kami membuktikan bahwa cerita kolosal Nusantara tidak harus menunggu anggaran besar untuk bisa diproduksi. Dengan AI, sejarah dan legenda kita bisa hidup kembali secepat imajinasi kita,” ujar Choky.</p>


<div class="wp-block-image">
<div><a href="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/poster-jaka-tingkir-saga.jpg" class="td-modal-image"><figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="1000" height="1501" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/poster-jaka-tingkir-saga.jpg" alt="poster jaka tingkir saga" class="wp-image-42753" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/poster-jaka-tingkir-saga.jpg 1000w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/poster-jaka-tingkir-saga-200x300.jpg 200w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/poster-jaka-tingkir-saga-682x1024.jpg 682w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/poster-jaka-tingkir-saga-768x1153.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/poster-jaka-tingkir-saga-280x420.jpg 280w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/poster-jaka-tingkir-saga-560x840.jpg 560w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/poster-jaka-tingkir-saga-150x225.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/poster-jaka-tingkir-saga-300x450.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/poster-jaka-tingkir-saga-600x901.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/poster-jaka-tingkir-saga-696x1045.jpg 696w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><figcaption class="wp-element-caption">poster jaka tingkir saga</figcaption></figure></a></div>
</div>


<h2 class="wp-block-heading">Dian Sidik hingga Adelia Rasya Jadi Karakter Utama</h2>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Jaka Tingkir Saga: Bengawan Sore</em> mengambil latar Tanah Jawa pada abad ke-16. Ceritanya membawa penonton mengikuti perjalanan seorang pemuda dari Tingkir yang kemudian menjadi raja pertama Pajang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kisah tersebut bergerak dari kematian Ratu Kalinyamat hingga pertempuran penentuan di tepi Bengawan Sore. Konflik antara Jaka Tingkir dan Arya Penangsang menjadi salah satu bagian utama yang membawa cerita menuju puncaknya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menariknya, meski tidak melalui proses syuting konvensional, karakter dalam series tetap dibangun berdasarkan sosok para pemerannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Dian Sidik</strong> memerankan Jaka Tingkir, sementara <strong>Adelia Rasya</strong> hadir sebagai Ratu Kalinyamat. Choky Andriano mengambil peran sebagai Arya Penangsang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sejumlah nama lain juga terlibat, di antaranya Dede Wijaya sebagai Rangkud, Angga Candra sebagai Ki Matahun, Rianto, S.H., M.A.P. sebagai Sunan Kalijaga, Andi Sultan sebagai Ki Ageng Pamanahan, serta Roby sebagai Sunan Kudus.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kehadiran para aktor tersebut menjadi bagian dari pendekatan produksi AI yang tetap mempertahankan karakter dan identitas visual pemeran dalam dunia cerita.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Dari Legenda Nusantara ke Format Vertikal</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Series ini juga dirancang untuk mengikuti perkembangan cara masyarakat menikmati hiburan digital. <em>Jaka Tingkir Saga: Bengawan Sore</em> hadir melalui Dynasty Shorts, platform yang berfokus pada konten vertikal dengan pendekatan visual sinematik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Andi Sultan, pemilihan cerita Jaka Tingkir menjadi langkah untuk memperlihatkan bahwa kisah lokal Indonesia dapat dikemas dengan pendekatan teknologi dan format yang lebih dekat dengan penonton masa kini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Jaka Tingkir Saga adalah judul yang tepat untuk menunjukkan bahwa cerita lokal bisa tampil sekelas produksi global,” tegas Andi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan 57 episode yang sudah tersedia, <em>Jaka Tingkir Saga: Bengawan Sore</em> menjadi salah satu eksperimen menarik dalam perkembangan industri hiburan Indonesia. Teknologi AI tidak hanya digunakan sebagai alat bantu produksi, tetapi menjadi bagian utama dalam membangun dunia, karakter, hingga visual cerita.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi penonton yang pernah mengenal kisah Jaka Tingkir dari layar kaca, series ini menawarkan kesempatan untuk kembali bertemu dengan legenda lama melalui medium yang sama sekali berbeda. Sementara bagi generasi baru, <em>Bengawan Sore</em> menjadi cara lain untuk mengenal kisah sejarah dan legenda Nusantara dalam format hiburan digital yang lebih modern. <strong>XPOSEINDONESIA/IHSAN</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">42749</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/jaka-tingkir-300x199.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="199" />	</item>
		<item>
		<title>Reza Arap Siap Buktikan Debutnya sebagai Sutradara Lewat Harusnya Horror, Horor Absurd yang Penuh Tawa dan Kejutan</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/film/reza-arap-siap-buktikan-debutnya-sebagai-sutradara-lewat-harusnya-horror-horor-absurd-yang-penuh-tawa-dan-kejutan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 04:45:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[On Location]]></category>
		<category><![CDATA[AAAClan]]></category>
		<category><![CDATA[Ess Jay Pictures]]></category>
		<category><![CDATA[film Harusnya Horror]]></category>
		<category><![CDATA[film Indonesia 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Harusnya Horror]]></category>
		<category><![CDATA[horor komedi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Lula Lahfah]]></category>
		<category><![CDATA[Reza Arap]]></category>
		<category><![CDATA[Reza Oktovian]]></category>
		<category><![CDATA[Tepe.]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=41720</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="199" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/final-poster-harusnya-horror_01-300x199.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="final poster Harusnya Horror" decoding="async" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/final-poster-harusnya-horror_01-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/final-poster-harusnya-horror_01-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/final-poster-harusnya-horror_01-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/final-poster-harusnya-horror_01-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/final-poster-harusnya-horror_01-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/final-poster-harusnya-horror_01-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/final-poster-harusnya-horror_01-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/final-poster-harusnya-horror_01-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/final-poster-harusnya-horror_01-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/final-poster-harusnya-horror_01.jpg 1280w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" />Nama Reza Oktovian alias Reza Arap sudah lama dikenal sebagai kreator konten, streamer, hingga musisi. Kini, ia mengambil langkah baru yang cukup berani: menjadi sutradara film layar lebar. Debut tersebut diwujudkannya lewat Harusnya Horror, film horor-komedi yang akan tayang di bioskop mulai 20 Agustus 2026. Menjelang penayangannya, Reza bersama rumah produksi Ess Jay Pictures merilis [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Nama <strong>Reza Oktovian</strong> alias <strong>Reza Arap</strong> sudah lama dikenal sebagai kreator konten, streamer, hingga musisi. Kini, ia mengambil langkah baru yang cukup berani: menjadi sutradara film layar lebar. Debut tersebut diwujudkannya lewat <strong>Harusnya Horror</strong>, film horor-komedi yang akan tayang di bioskop mulai <strong>20 Agustus 2026</strong>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menjelang penayangannya, Reza bersama rumah produksi <strong>Ess Jay Pictures</strong> merilis <strong>final poster</strong> <em>Harusnya Horror</em> dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (20/7). Poster terbaru ini langsung menarik perhatian karena menampilkan seluruh karakter utama secara utuh, berbeda dengan poster sebelumnya yang sempat ramai diperbincangkan di media sosial.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menariknya, Reza mengaku keputusan mengganti poster juga dipengaruhi antusiasme para penggemar. Sejak teaser pertama dirilis, banyak warganet membuat versi poster mereka sendiri hingga ramai dibagikan di media sosial.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Buat kami itu menyenangkan. Respons teman-teman luar biasa dan semua masukan itu jadi penyemangat supaya kami terus memberikan yang terbaik sampai film ini tayang,&#8221; ujar Reza.</p>



<div><a href="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/reza-arap.jpg" class="td-modal-image"><figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="1280" height="848" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/reza-arap.jpg" alt="reza arap" class="wp-image-41726" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/reza-arap.jpg 1280w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/reza-arap-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/reza-arap-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/reza-arap-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/reza-arap-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/reza-arap-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/reza-arap-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/reza-arap-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/reza-arap-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/reza-arap-1068x708.jpg 1068w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /><figcaption class="wp-element-caption">reza arap</figcaption></figure></a></div>



<p class="wp-block-paragraph">Meski judulnya <strong>Harusnya Horror</strong>, Reza menegaskan film ini tidak hanya mengandalkan adegan menyeramkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, penonton akan diajak menikmati cerita yang memadukan horor, komedi, misteri, sekaligus persahabatan dengan gaya yang terasa dekat dengan kehidupan anak muda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Film ini bercerita tentang sekelompok kreator konten yang sedang terdesak masalah keuangan. Di tengah kondisi tersebut, mereka justru harus bekerja sama dengan sosok <strong>hantu wibu</strong> yang unik—bukannya menakutkan, hantu ini malah minder dan takut kepada manusia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Premis yang tidak biasa itu menjadi pintu masuk berbagai kejadian absurd yang dipenuhi humor, tetapi tetap menyimpan misteri yang perlahan terungkap hingga akhir cerita.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Deretan pemainnya pun didominasi wajah-wajah yang akrab di dunia digital dan hiburan, mulai dari <strong>Reza Arap</strong>, <strong>mendiang Lula Lahfah</strong>, <strong>AAAClan</strong>, <strong>Marapthon</strong>, <strong>Ronny P. Tjandra</strong>, <strong>Malka Rafasya</strong>, hingga penampilan spesial <strong>Yoshua Marcellos</strong>.</p>



<div><a href="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/final-poster-harusnya-horror_03.jpg" class="td-modal-image"><figure class="wp-block-image size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="1280" height="848" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/final-poster-harusnya-horror_03.jpg" alt="final poster Harusnya Horror" class="wp-image-41725" style="width:1068px;height:auto" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/final-poster-harusnya-horror_03.jpg 1280w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/final-poster-harusnya-horror_03-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/final-poster-harusnya-horror_03-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/final-poster-harusnya-horror_03-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/final-poster-harusnya-horror_03-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/final-poster-harusnya-horror_03-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/final-poster-harusnya-horror_03-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/final-poster-harusnya-horror_03-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/final-poster-harusnya-horror_03-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/final-poster-harusnya-horror_03-1068x708.jpg 1068w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /><figcaption class="wp-element-caption">final poster Harusnya Horror</figcaption></figure></a></div>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi Reza, kehadiran mendiang <strong>Lula Lahfah</strong> menjadi salah satu bagian paling berharga selama proses produksi. Saat ditanya mengenai kenangan terbaik bersama Lula, Reza memilih mengenang seluruh proses syuting. &#8220;Setiap detiknya indah. Kami benar-benar menghargai setiap waktu yang kami habiskan selama syuting. Jadi memori terindah buat saya ya keseluruhan proses itu,&#8221; katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain cerita dan jajaran pemain, <em>Harusnya Horror</em> juga diperkuat oleh dua lagu dengan nuansa berbeda. <strong>&#8220;Kicau Mania&#8221;</strong> yang dibawakan <strong>Ndarboy Genk</strong> memberi warna komedi yang ringan, sementara <strong>&#8220;Untuk yang BersamaNya&#8221;</strong> yang dinyanyikan <strong>Mahalini</strong> memperkuat sisi emosional film.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Reza juga mengungkapkan bahwa banyak detail kecil sengaja disembunyikan di sepanjang film. Ia ingin penonton ikut merangkai potongan-potongan cerita hingga akhirnya menemukan kejutan yang tidak mudah ditebak di bagian akhir.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di balik layar, produser <strong>Jimmy Lalwani</strong> mengatakan ide membuat <em>Harusnya Horror</em> lahir dari chemistry para anggota <strong>AAAClan</strong> dan <strong>Marapthon</strong> yang selama ini dikenal kompak dalam berbagai konten digital.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Dari situ kami melihat mereka punya dinamika yang menarik kalau dibawa ke layar lebar. Akhirnya berkembang menjadi film yang memadukan horor, komedi, dan persahabatan,&#8221; ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu cerita yang paling banyak dibahas saat konferensi pers datang dari <strong>Teguh Prakoso</strong> atau <strong>Tepe</strong>. Ia mengungkapkan harus menjalani adegan yang disebut sebagai salah satu <strong>scene paling mahal</strong> selama proses produksi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Tepe, adegan tersebut membutuhkan pengambilan gambar sejak pagi hingga malam hanya untuk satu sequence. &#8220;Itu salah satu scene yang dari pagi sampai malam cuma buat satu adegan. Memang berat banget,&#8221; ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bahkan, kondisi fisiknya sempat menurun karena adegan tersebut menguras tenaga. &#8220;Sampai gemetar. Hampir kumat epilepsi karena memang cukup berat. Waktu itu Arap juga sempat panik,&#8221; ungkapnya.</p>



<div><a href="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/final-poster-harusnya-horror_02.jpg" class="td-modal-image"><figure class="wp-block-image size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="1280" height="848" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/final-poster-harusnya-horror_02.jpg" alt="final poster Harusnya Horror" class="wp-image-41724" style="width:1063px;height:auto" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/final-poster-harusnya-horror_02.jpg 1280w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/final-poster-harusnya-horror_02-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/final-poster-harusnya-horror_02-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/final-poster-harusnya-horror_02-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/final-poster-harusnya-horror_02-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/final-poster-harusnya-horror_02-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/final-poster-harusnya-horror_02-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/final-poster-harusnya-horror_02-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/final-poster-harusnya-horror_02-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/final-poster-harusnya-horror_02-1068x708.jpg 1068w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /><figcaption class="wp-element-caption">final poster Harusnya Horror</figcaption></figure></a></div>



<p class="wp-block-paragraph">Reza tak ragu memberikan pujian atas totalitas Tepe. &#8220;Core cerita itu ada di Tepe. Aktingnya benar-benar bagus dan menurut saya dia punya potensi besar di dunia film,&#8221; kata Reza.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain membahas film, Reza juga mengapresiasi komunitas <strong>clipper</strong> yang selama ini aktif menyebarkan potongan-potongan konten AAAClan di berbagai platform media sosial.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, dukungan organik dari para penggemar menjadi salah satu alasan mengapa antusiasme terhadap <em>Harusnya Horror</em> terus meningkat sejak masa promosi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan konsep cerita yang tidak biasa, perpaduan horor dan komedi yang segar, serta menjadi langkah pertama Reza Arap sebagai sutradara, <strong>Harusnya Horror</strong> menjadi salah satu film Indonesia yang paling dinanti pada Agustus 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Film produksi <strong>Ess Jay Pictures</strong> ini dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai <strong>20 Agustus 2026</strong>, menawarkan pengalaman menonton yang menggabungkan tawa, ketegangan, misteri, dan sentuhan emosional dalam satu cerita. <strong>XPOSEINDONESIA/IHSAN</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">41720</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/final-poster-harusnya-horror_01-300x199.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="199" />	</item>
		<item>
		<title>CATCHPLAY+ Rayakan 10 Tahun, Luncurkan CATCHPLAY LITE dan Film Original Indonesia</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/film/on-location/catchplay-rayakan-10-tahun-luncurkan-catchplay-lite-dan-film-original-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 23:42:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[On Location]]></category>
		<category><![CDATA[CATCHPLAY LITE]]></category>
		<category><![CDATA[CATCHPLAY+]]></category>
		<category><![CDATA[Double Patty]]></category>
		<category><![CDATA[Entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[Film Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Hannah Al Rashid]]></category>
		<category><![CDATA[Mike Wiluan]]></category>
		<category><![CDATA[On Your Wedding Day]]></category>
		<category><![CDATA[Streaming]]></category>
		<category><![CDATA[Vakation]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=41431</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="199" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/catchplay-lite-300x199.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="CATCHPLAY+ rayakan 10 tahun di Indonesia dengan meluncurkan CATCHPLAY LITE, ekspansi in-car entertainment, dan memperkenalkan film original Indonesia terbaru." decoding="async" loading="lazy" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/catchplay-lite-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/catchplay-lite-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/catchplay-lite-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/catchplay-lite-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/catchplay-lite-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/catchplay-lite-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/catchplay-lite-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/catchplay-lite-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/catchplay-lite-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/catchplay-lite.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" />Satu dekade bukan waktu yang singkat bagi sebuah layanan streaming untuk bertahan di tengah persaingan platform digital yang semakin ketat. Namun, CATCHPLAY+ justru memanfaatkan momentum ulang tahunnya yang ke-10 di Indonesia dengan memperluas langkah bisnis, bukan hanya menghadirkan konten baru, tetapi juga membuka format hiburan yang lebih relevan dengan kebiasaan penonton masa kini. Dalam acara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Satu dekade bukan waktu yang singkat bagi sebuah layanan streaming untuk bertahan di tengah persaingan platform digital yang semakin ketat. Namun, <strong>CATCHPLAY+</strong> justru memanfaatkan momentum ulang tahunnya yang ke-10 di Indonesia dengan memperluas langkah bisnis, bukan hanya menghadirkan konten baru, tetapi juga membuka format hiburan yang lebih relevan dengan kebiasaan penonton masa kini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam acara perayaan yang digelar di Jakarta, Kamis (2/7/2026), penyedia layanan streaming regional tersebut memperkenalkan <strong>CATCHPLAY LITE</strong>, layanan hiburan vertikal premium yang dirancang khusus untuk pengguna smartphone. Bersamaan dengan itu, perusahaan juga mengumumkan ekspansi ke layanan hiburan dalam mobil (in-car entertainment), sederet film blockbuster Hollywood terbaru, hingga proyek film original Indonesia yang kembali diproduksi setelah vakum sekitar tiga tahun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sejak memasuki pasar Indonesia pada 2016, CATCHPLAY+ telah berkembang melalui kerja sama dengan berbagai mitra strategis seperti Telkomsel, XLSMART, dan Indosat. Selama sepuluh tahun terakhir, platform ini tidak hanya menghadirkan film-film premium, tetapi juga memperluas jangkauan hiburan digital kepada jutaan pengguna di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">CEO CATCHPLAY Group, <strong>Daphne Yang</strong>, mengatakan perjalanan selama satu dekade tersebut menjadi fondasi bagi transformasi perusahaan menuju platform hiburan yang lebih lengkap.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/ceo-catchplay-group-daphne-yang-1024x678.jpg" alt="CEO CATCHPLAY Group, Daphne Yang" class="wp-image-41435" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/ceo-catchplay-group-daphne-yang-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/ceo-catchplay-group-daphne-yang-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/ceo-catchplay-group-daphne-yang-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/ceo-catchplay-group-daphne-yang-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/ceo-catchplay-group-daphne-yang-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/ceo-catchplay-group-daphne-yang-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/ceo-catchplay-group-daphne-yang-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/ceo-catchplay-group-daphne-yang-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/ceo-catchplay-group-daphne-yang-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/ceo-catchplay-group-daphne-yang.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">CEO CATCHPLAY Group, Daphne Yang</figcaption></figure>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Sepuluh tahun terakhir ini tak akan terwujud tanpa kepercayaan dan dukungan dari para mitra serta pelanggan kami di Indonesia. Saat melihat kembali perjalanan ini dengan rasa syukur, kami percaya bahwa masa depan dunia hiburan dan storytelling baru saja dimulai. Kami tengah bertransformasi dari sekadar &#8216;kurator butik&#8217; menjadi destinasi hiburan yang menyeluruh, menawarkan konten yang lebih beragam serta aksesibilitas yang lebih luas agar selaras dengan kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia,&#8221; ujar Daphne.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Transformasi tersebut diwujudkan melalui peluncuran <strong>CATCHPLAY LITE</strong>, sebuah ruang hiburan vertikal yang memanfaatkan format video 9:16 atau layar penuh seperti yang kini semakin populer di kalangan generasi mobile-first.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tidak sekadar menghadirkan video pendek, CATCHPLAY LITE menawarkan serial vertikal premium dengan kualitas produksi yang lebih tinggi dibandingkan micro drama yang banyak beredar di media sosial. Seluruh tayangan dirancang agar nyaman dinikmati saat perjalanan, waktu istirahat singkat, maupun aktivitas harian lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk peluncuran perdananya, CATCHPLAY+ menggandeng empat perusahaan hiburan besar Korea Selatan, termasuk<strong> CJ ENM HK</strong> dan <strong>b.able</strong>, serta platform <strong>vertikal Sero</strong>. Melalui kolaborasi tersebut, pengguna dapat menikmati versi vertikal film romantis <strong>On Your Wedding Day</strong> yang dibintangi Park Bo-young, <strong>Double Patty</strong> yang diperankan Irene Red Velvet, hingga berbagai tayangan horor, aksi, dan variety show yang akan diperbarui setiap minggu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengguna dapat menikmati beberapa episode secara gratis sebelum membuka akses penuh melalui paket langganan CATCHPLAY LITE maupun bundling bersama operator telekomunikasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Daphne, perubahan pola konsumsi konten membuat format vertikal menjadi salah satu masa depan industri hiburan digital.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Format tayangan vertikal kini telah mengubah cara masyarakat menikmati konten. Perubahan format ini mungkin memengaruhi dinamika, namun kekuatan cerita tetap menjadi esensi utamanya. Kami sedang mengembangkan drama vertikal dengan proses produksi yang lebih dinamis dibandingkan serial format panjang tradisional. Namun dibandingkan micro drama biasa, kami menghadirkan kualitas cerita dan nilai produksi yang jauh lebih tinggi.&#8221;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tidak berhenti di sana, CATCHPLAY+ juga mengumumkan kerja sama dengan studio Korea Selatan <strong>SLL Joongang</strong>, rumah produksi di balik serial global <strong>The World of the Married</strong> dan <strong>Itaewon Class</strong>, untuk mengembangkan serial vertikal original premium.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain menghadirkan format hiburan baru di perangkat seluler, CATCHPLAY+ juga memperluas ekosistem distribusinya melalui kemitraan regional dengan <strong>Xperi</strong>. Lewat integrasi ke platform <strong>DTS AutoStage™</strong>, layanan streaming ini mulai hadir pada sejumlah kendaraan premium di Indonesia mulai Juli 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ekspansi tersebut menghadirkan konsep <strong>in-car entertainment</strong>, memungkinkan penumpang menikmati film maupun serial langsung melalui layar dashboard ataupun layar belakang kendaraan. Strategi ini menjadi bagian dari konsep &#8220;anywhere entertainment&#8221; yang membuat pengalaman menonton tetap dapat dilakukan secara mulus mulai dari rumah, smartphone hingga kendaraan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski menghadirkan berbagai inovasi baru, CATCHPLAY+ memastikan identitasnya sebagai penyedia konten premium tetap dipertahankan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada paruh kedua 2026, platform ini akan menghadirkan sejumlah film Hollywood yang sangat dinantikan seperti <strong>Greenland: Migration 2</strong>, <strong>Shelter</strong>, <strong>Mortal Kombat II</strong>, hingga <strong>The Mummy</strong> garapan Lee Cronin. Seluruh film tersebut dijanjikan hadir paling cepat sekitar 45 hari setelah penayangan di bioskop.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk serial internasional, pelanggan juga akan disuguhkan <strong>M.I.A</strong>, <strong>Special Ops: Lioness Season 3</strong> yang kembali dibintangi Nicole Kidman, serta dua musim <strong>The Agency: Central Intelligence</strong> yang diperankan Michael Fassbender.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara bagi pencinta drama Asia, CATCHPLAY+ menyiapkan serial Mandarin seperti <strong>Bloody Smart</strong>, adaptasi live-action karya horor Junji Ito, <strong>In the Moonlight</strong>, dan <strong>Love in Red Dust</strong>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di tengah ekspansi global tersebut, CATCHPLAY+ juga menegaskan komitmennya terhadap industri kreatif Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Platform ini resmi menayangkan variety show original <strong>Vakation</strong> yang menghadirkan perjalanan liburan Audi Marissa dan Fita Anggriani di Korea Selatan. Bersamaan dengan itu, CATCHPLAY+ juga memperkenalkan first look proyek film original Indonesia terbaru yang masih menggunakan judul sementara <strong>Untitled Mike Wiluan Project</strong>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Film bergenre horor dan aksi tersebut diproduksi bersama Infinite Studios dan dibintangi jajaran aktor papan atas seperti Hannah Al Rashid, Alexandra Gottardo, Dwi Sasono, serta Samo Rafael.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi <strong>Hannah Al Rashid</strong>, proyek tersebut menjadi ajang kembalinya dirinya ke genre aksi setelah cukup lama vakum.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Mike itu selalu naik kelas di setiap filmnya. Yang ini benar-benar dark dan twisted. Menurutku akan sangat cocok dengan penonton Indonesia yang suka horor, gore, tapi juga action. Perpaduan dua genre yang menarik,&#8221; kata Hannah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia mengungkapkan bahwa kolaborasinya bersama Mike Wiluan bukanlah yang pertama. Sebelumnya keduanya telah bekerja sama dalam <strong>The Night Comes for Us</strong>, <strong>Halfworlds</strong>, dan <strong>Buffalo Boys</strong>, sehingga ketika kembali mendapat tawaran, Hannah langsung menerima proyek tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski nantinya akan menjadi bagian dari ekosistem digital CATCHPLAY+, Hannah memastikan proses produksi film dilakukan dengan standar yang sama seperti film layar lebar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Secara pengerjaan sama saja. Kualitas yang dikejar sangat tinggi. Mau ditonton di layar HP atau bioskop, effort dan passion kami tetap seratus persen,&#8221; ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Daphne Yang juga memastikan CATCHPLAY akan terus memproduksi karya original Indonesia sebagai bagian dari strategi jangka panjang perusahaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, setelah sukses menghadirkan <strong>Losmen Melati</strong> pada 2023, perusahaan kini semakin matang dalam memilih cerita yang layak diproduksi untuk pasar Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perjalanan sepuluh tahun CATCHPLAY+ di Indonesia menunjukkan bahwa industri streaming kini tidak lagi sekadar bersaing menghadirkan film terbaru. Persaingan telah bergeser pada bagaimana sebuah platform mampu menghadirkan pengalaman hiburan yang lebih personal, fleksibel, dan dapat diakses di berbagai perangkat, mulai dari smartphone hingga kendaraan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ke depan, kombinasi antara konten premium internasional, inovasi format vertikal, ekspansi teknologi, serta investasi pada karya original Indonesia menjadi strategi utama CATCHPLAY+ untuk mempertahankan posisinya di tengah industri streaming yang terus berkembang. <strong>XPOSEINDONESIA/IHSAN</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">41431</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/07/catchplay-lite-300x199.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="199" />	</item>
		<item>
		<title>Leo Pictures Showcase 2026: 5 Film dan 1 Series Baru Diperkenalkan</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/film/leo-pictures-showcase-2026-5-film-dan-1-series-baru-diperkenalkan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 May 2026 05:57:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[On Location]]></category>
		<category><![CDATA[Bunga di Tepi Jurang]]></category>
		<category><![CDATA[Film Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[film keluarga Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[iQIYI]]></category>
		<category><![CDATA[Jangan Buang Ibu]]></category>
		<category><![CDATA[Leo Pictures]]></category>
		<category><![CDATA[MaxStream]]></category>
		<category><![CDATA[series Indonesia 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Showcase 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=40378</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="199" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/leo-pictures-showcase-2026-5-film-dan-1-series-baru-diperkenalkan_01-300x199.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="leo pictures showcase 2026 5 film dan 1 series baru diperkenalkan 01" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/leo-pictures-showcase-2026-5-film-dan-1-series-baru-diperkenalkan_01-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/leo-pictures-showcase-2026-5-film-dan-1-series-baru-diperkenalkan_01-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/leo-pictures-showcase-2026-5-film-dan-1-series-baru-diperkenalkan_01-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/leo-pictures-showcase-2026-5-film-dan-1-series-baru-diperkenalkan_01-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/leo-pictures-showcase-2026-5-film-dan-1-series-baru-diperkenalkan_01-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/leo-pictures-showcase-2026-5-film-dan-1-series-baru-diperkenalkan_01-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/leo-pictures-showcase-2026-5-film-dan-1-series-baru-diperkenalkan_01-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/leo-pictures-showcase-2026-5-film-dan-1-series-baru-diperkenalkan_01-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/leo-pictures-showcase-2026-5-film-dan-1-series-baru-diperkenalkan_01-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/leo-pictures-showcase-2026-5-film-dan-1-series-baru-diperkenalkan_01.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" />Ada produser film yang berbicara soal angka penonton dan target box office. Agung Saputra dari Leo Pictures berbicara soal hal lain: keresahan, kehilangan, dan hal-hal yang kadang sulit diucapkan secara langsung. Dan Jumat (9/5/2026), ia membawa semua itu ke panggung LEO PICTURES SHOWCASE 2026 di Main Atrium Central Park, Jakarta. Dalam satu malam yang dikemas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Ada produser film yang berbicara soal angka penonton dan target box office. Agung Saputra dari Leo Pictures berbicara soal hal lain: keresahan, kehilangan, dan hal-hal yang kadang sulit diucapkan secara langsung. Dan Jumat (9/5/2026), ia membawa semua itu ke panggung <strong>LEO PICTURES SHOWCASE 2026</strong> di Main Atrium Central Park, Jakarta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam satu malam yang dikemas hangat dan interaktif, <strong>Leo Pictures</strong> memperkenalkan <strong>5 film</strong> dan <strong>1 series</strong> terbaru yang akan diproduksi dan tayang sepanjang 2026 semuanya mengangkat tema yang tidak jauh dari kehidupan sehari-hari penonton Indonesia: keluarga, perjuangan perempuan, kehilangan, dan horor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lima film yang diperkenalkan adalah <strong>Jangan Buang Ibu</strong>, <strong>Tak Kusangka Aku Sekuat Ini</strong>, <strong>Bila Esok Ayah Tiada</strong>, <strong>Rumah Terakhir Kita</strong>, dan <strong>Jaga Malam Pabrik Angker</strong>. Satu series, <strong>Bunga di Tepi Jurang</strong>, turut diperkenalkan sebagai drama yang mengangkat kisah perjuangan dan luka perempuan dari berbagai sudut pandang kehidupan akan tayang di <strong>Maxstream</strong> dan <strong>iQIYI Original</strong>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di antara semua judul yang diperkenalkan, <strong>Jangan Buang Ibu</strong> menjadi yang paling banyak mendapat perhatian. Drama keluarga ini mengangkat hubungan antara orang tua dan anak dengan pendekatan emosional yang relevan dengan kondisi keluarga Indonesia masa kini sebuah tema yang terdengar sederhana tapi menyentuh lapisan yang dalam bagi banyak penonton.</p>



<div><a href="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/leo-pictures-showcase-2026-5-film-dan-1-series-baru-diperkenalkan_02-1024x678.jpg" class="td-modal-image"><figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/leo-pictures-showcase-2026-5-film-dan-1-series-baru-diperkenalkan_02-1024x678.jpg" alt="Leo Pictures Showcase 2026: 5 Film dan 1 Series Baru Diperkenalkan" class="wp-image-40382" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/leo-pictures-showcase-2026-5-film-dan-1-series-baru-diperkenalkan_02-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/leo-pictures-showcase-2026-5-film-dan-1-series-baru-diperkenalkan_02-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/leo-pictures-showcase-2026-5-film-dan-1-series-baru-diperkenalkan_02-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/leo-pictures-showcase-2026-5-film-dan-1-series-baru-diperkenalkan_02-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/leo-pictures-showcase-2026-5-film-dan-1-series-baru-diperkenalkan_02-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/leo-pictures-showcase-2026-5-film-dan-1-series-baru-diperkenalkan_02-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/leo-pictures-showcase-2026-5-film-dan-1-series-baru-diperkenalkan_02-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/leo-pictures-showcase-2026-5-film-dan-1-series-baru-diperkenalkan_02-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/leo-pictures-showcase-2026-5-film-dan-1-series-baru-diperkenalkan_02-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/leo-pictures-showcase-2026-5-film-dan-1-series-baru-diperkenalkan_02.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Leo Pictures Showcase 2026: 5 Film dan 1 Series Baru Diperkenalkan</figcaption></figure></a></div>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Bagi kami, film bukan hanya hiburan. Film adalah cara untuk menyampaikan rasa, pengalaman hidup, dan hal-hal yang kadang sulit diucapkan secara langsung. Kami hanya ingin terus membuat cerita yang bisa dekat dengan hati penonton Indonesia,&#8221; ujar <strong>Agung Saputra</strong>, Produser Leo Pictures.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Showcase ini juga menghadirkan para pemain, filmmaker, mitra, dan media yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan Leo Pictures menjadikannya lebih dari sekadar acara perkenalan produk, melainkan ruang untuk mempererat hubungan dengan semua pihak yang terlibat dalam ekosistem film Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Semoga cerita-cerita yang kami hadirkan tahun ini bisa menemani banyak orang, dan mungkin membuat sebagian dari kita lebih menghargai keluarga, hubungan, dan kehidupan,&#8221; tambah Agung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan enam project sekaligus yang diperkenalkan dalam satu malam, <strong>Leo Pictures</strong> menunjukkan ambisi yang jelas untuk 2026. Bagi penonton yang selama ini merindukan film Indonesia yang berbicara jujur tentang kehidupan sepertinya tahun ini ada banyak alasan untuk kembali ke bioskop dan layar streaming. <strong>XPOSEINDONESIA/IHSAN</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">40378</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/leo-pictures-showcase-2026-5-film-dan-1-series-baru-diperkenalkan_01-300x199.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="199" />	</item>
		<item>
		<title>Film “Para Perasuk” Rilis OST Menyentuh dari Maudy Ayunda, Siap Tayang Usai Sukses di Festival Dunia</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/film/film-para-perasuk-rilis-ost-menyentuh-dari-maudy-ayunda-siap-tayang-usai-sukses-di-festival-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Mar 2026 11:31:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[New Release]]></category>
		<category><![CDATA[On Location]]></category>
		<category><![CDATA[Festival Film]]></category>
		<category><![CDATA[film horor terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Film Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Maudy ayunda]]></category>
		<category><![CDATA[miami film festival]]></category>
		<category><![CDATA[ost film]]></category>
		<category><![CDATA[sundance]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=39829</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="199" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/film-para-perasuk-rilis-ost-menyentuh-dari-maudy-ayunda-300x199.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="Film “Para Perasuk” Rilis OST Menyentuh dari Maudy Ayunda" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/film-para-perasuk-rilis-ost-menyentuh-dari-maudy-ayunda-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/film-para-perasuk-rilis-ost-menyentuh-dari-maudy-ayunda-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/film-para-perasuk-rilis-ost-menyentuh-dari-maudy-ayunda-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/film-para-perasuk-rilis-ost-menyentuh-dari-maudy-ayunda-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/film-para-perasuk-rilis-ost-menyentuh-dari-maudy-ayunda-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/film-para-perasuk-rilis-ost-menyentuh-dari-maudy-ayunda-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/film-para-perasuk-rilis-ost-menyentuh-dari-maudy-ayunda-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/film-para-perasuk-rilis-ost-menyentuh-dari-maudy-ayunda-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/film-para-perasuk-rilis-ost-menyentuh-dari-maudy-ayunda-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/film-para-perasuk-rilis-ost-menyentuh-dari-maudy-ayunda.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" />Industri perfilman Indonesia kembali menunjukkan taringnya di panggung global melalui karya terbaru berjudul Para Perasuk, yang tidak hanya menawarkan eksplorasi cerita yang unik, tetapi juga kekuatan musikal sebagai bagian penting dari narasi. Menjelang penayangan resminya di bioskop Indonesia pada 23 April 2026, film produksi Rekata Studio bersama Trinity Optima Production ini resmi merilis original soundtrack [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Industri perfilman Indonesia kembali menunjukkan taringnya di panggung global melalui karya terbaru berjudul <em><strong>Para Perasuk</strong></em>, yang tidak hanya menawarkan eksplorasi cerita yang unik, tetapi juga kekuatan musikal sebagai bagian penting dari narasi. Menjelang penayangan resminya di bioskop Indonesia pada 23 April 2026, film produksi Rekata Studio bersama Trinity Optima Production ini resmi merilis original soundtrack (OST) bertajuk <em>Aku yang Engkau Cari</em> dan <em>Di Tepi Lamunan</em> yang dibawakan oleh Maudy Ayunda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peluncuran ini menjadi bagian dari strategi penguatan storytelling film, di mana musik tidak sekadar pelengkap, tetapi menjadi medium emosional yang memperdalam karakter dan konflik. Lirik video <em>Aku yang Engkau Cari</em> yang telah dirilis memperlihatkan nuansa intim dan reflektif, sejalan dengan perjalanan batin tokoh utama Bayu yang diperankan oleh <strong>Angga Yunanda</strong>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menariknya, proses kreatif lagu ini lahir langsung dari pengalaman di lokasi syuting. <strong>Maudy Ayunda</strong> yang juga turut berperan dalam film, menulis lagu tersebut bersama Lafa Pratomo dengan pendekatan yang lebih personal. Ia menyebut lagu ini memiliki lapisan emosi yang halus, seperti bisikan yang tenang namun menyimpan kegelisahan mendalam, mencerminkan kompleksitas karakter dalam film.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendalaman artistik juga terlihat dalam video musik <em>Di Tepi Lamunan</em> yang disutradarai oleh Wregas Bhanuteja. Dengan pendekatan visual yang intuitif dan tidak konvensional, video ini menghadirkan pengalaman sinematik yang berbeda, memperkuat identitas film sebagai karya yang berani mengeksplorasi batas antara realitas dan imajinasi.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Maudy Ayunda - Di Tepi Lamunan (OST. Para Perasuk) | Official Music Video" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/fKvJkqR9D-8?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai sutradara, <strong>Wregas </strong>menghadirkan narasi yang tidak terjebak pada pola horor konvensional. Ia justru menawarkan refleksi tentang penerimaan diri dan proses berdamai dengan masa lalu. Di tengah dominasi cerita balas dendam dan kemarahan dalam genre horor, <em>Para Perasuk</em> hadir dengan pendekatan yang lebih humanis dan kontemplatif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Film ini mengangkat kisah Bayu, seorang “perasuk” yang membantu orang-orang—disebut pelamun—memasuki kondisi kerasukan dalam ritual bernama pesta sambetan. Dalam perjalanan tersebut, Bayu bertemu Laksmi yang diperankan Maudy Ayunda, sosok perempuan dari Jakarta yang mencari penyembuhan trauma melalui pengalaman ekstrem tersebut. Dinamika keduanya menjadi pusat cerita yang sarat makna tentang pencarian jati diri dan pelepasan luka batin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengalaman syuting yang intens juga diakui para pemain. Angga Yunanda mengungkapkan tantangan fisik yang harus dihadapi, termasuk adegan ekstrem seperti bertapa dalam posisi terbalik. Sementara Maudy harus menjalani adegan-adegan tidak biasa yang menuntut eksplorasi fisik dan emosional secara mendalam, memperkuat transformasi karakternya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kehadiran Anggun dalam film ini juga menjadi daya tarik tersendiri. Berperan sebagai Guru Asri, Anggun membawa pengalaman artistiknya dari panggung musik internasional ke dunia akting, menandai babak baru dalam perjalanan kariernya di industri kreatif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tak hanya kuat dari sisi cerita dan produksi, <em>Para Perasuk</em> juga mencatat prestasi di level internasional. Film ini telah melakukan world premiere di Sundance Film Festival 2026 dan mendapatkan sambutan positif. Selanjutnya, film ini akan berkompetisi di Miami Film Festival 43 dalam program Marimbas Award, serta terpilih di berbagai festival bergengsi lain seperti Fantaspoa, MSPIFF, dan MOOOV Film Festival.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rangkaian pencapaian ini menunjukkan bahwa perfilman Indonesia semakin kompetitif di kancah global, tidak hanya dari sisi cerita tetapi juga kualitas produksi dan keberanian dalam mengeksplorasi tema.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan kombinasi kekuatan narasi, eksplorasi visual, serta dukungan musik yang emosional, <em>Para Perasuk</em> diprediksi menjadi salah satu film Indonesia paling relevan tahun ini. Lebih dari sekadar tontonan, film ini mengajak penonton untuk merenungkan kembali makna trauma, penerimaan, dan perjalanan menuju kedewasaan emosional. <strong>XPOSEINDONESIA/IHSAN</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">39829</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/film-para-perasuk-rilis-ost-menyentuh-dari-maudy-ayunda-300x199.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="199" />	</item>
		<item>
		<title>Festival Film Horor 2025 Gelar Diskusi Publik dan Penghargaan, Bahas Masa Depan Film Horor Indonesia</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/film/on-location/festival-film-horor-2025-gelar-diskusi-publik-dan-penghargaan-bahas-masa-depan-film-horor-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Dec 2025 15:33:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[On Location]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Riyanto]]></category>
		<category><![CDATA[diskusi film horor]]></category>
		<category><![CDATA[Festival Film Horor 2025]]></category>
		<category><![CDATA[FFH 2025]]></category>
		<category><![CDATA[ffhoror]]></category>
		<category><![CDATA[Film Horor Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Nini L Karim]]></category>
		<category><![CDATA[Nini Sunny]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan film horor]]></category>
		<category><![CDATA[perfilman Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=37453</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="199" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_02-300x199.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="DIskusi FFHoror 2025" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_02-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_02-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_02-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_02-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_02-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_02-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_02-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_02-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_02-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_02.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" />Film horor masih menjadi genre paling dominan di bioskop Indonesia, namun di balik tingginya minat penonton, muncul kebutuhan untuk membicarakan kualitas, arah, dan tanggung jawab kreatif di balik layar. Berangkat dari kegelisahan tersebut, Festival Film Horor atau ffhoror menghadirkan ruang dialog melalui diskusi publik bertajuk “Film Horor Indonesia Kini dan Nanti” yang digelar di Pictum [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Film horor masih menjadi genre paling dominan di bioskop Indonesia, namun di balik tingginya minat penonton, muncul kebutuhan untuk membicarakan kualitas, arah, dan tanggung jawab kreatif di balik layar. Berangkat dari kegelisahan tersebut, <strong>Festival Film Horor </strong>atau <strong>ffhoror</strong> menghadirkan ruang dialog melalui diskusi publik bertajuk “Film Horor Indonesia Kini dan Nanti” yang digelar di Pictum Coffee &amp; Kitchen, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada 13 Desember 2025. Kegiatan ini menjadi pertemuan lintas perspektif antara jurnalis, sineas, akademisi, selebriti, serta masyarakat pencinta film Indonesia yang ingin melihat genre horor berkembang lebih matang dan bermakna.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketua penyelenggara ffhoror, <strong>Chandra NZ</strong>, yang merupakan lulusan Departemen Film Institut Kesenian Jakarta, menyampaikan bahwa diskusi ini merupakan bagian dari upaya mendorong peningkatan kualitas film Indonesia agar tidak hanya laku secara komersial, tetapi juga menjadi hiburan yang sehat dan bermanfaat sesuai amanat Undang-Undang Perfilman. Ia menegaskan bahwa festival dan diskusi ini menjadi langkah awal sebelum ffhoror digelar secara rutin setiap bulan mulai Januari 2026, tepatnya setiap tanggal 13.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Genre horor dipilih secara khusus karena tingginya minat sineas untuk memproduksi film horor serta antusiasme penonton yang selalu mendominasi jumlah penayangan setiap tahun. Chandra menyoroti fenomena ketika penonton datang ke bioskop dan mendapati sebagian besar film yang tersedia justru berasal dari genre horor. Menurutnya, besarnya produksi dan minat tersebut menunjukkan potensi besar film horor Indonesia, yang perlu diarahkan agar terus berkembang secara kualitas dan tidak hanya mengandalkan formula lama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap ekosistem film horor, ffhoror juga memberikan penghargaan kepada film dan insan perfilman yang dinilai berprestasi sepanjang 2025. Penghargaan tertinggi ffhoror tahun ini diberi nama <strong>Penghargaan Nini Sunny</strong>, sebagai penghormatan kepada almarhumah <strong>Nini Sunny</strong>, <strong>Pemimpin</strong> <strong>Redaksi XposeIndonesia</strong> yang dikenal luas dan malang melintang di dunia jurnalistik hiburan, khususnya di bidang film dan musik. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Nini Sunny wafat pada 4 Desember lalu dan sebelum berpulang menjabat sebagai ketua dewan juri ffhoror. Atas izin keluarga, penggunaan namanya sebagai penghargaan tertinggi ffhoror 2025 menjadi simbol penghormatan atas dedikasi, integritas, serta kontribusinya dalam mengawal perkembangan industri film dan musik Indonesia melalui karya jurnalistiknya. Selain penghargaan film pilihan, apresiasi juga diberikan kepada sutradara, pemain, serta juru kamera yang dinilai berhasil menghadirkan kualitas dalam film horor.</p>



<div><a href="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_01-1024x678.jpg" class="td-modal-image"><figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_01-1024x678.jpg" alt="Penghargaan FF Horor 2025" class="wp-image-37456" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_01-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_01-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_01-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_01-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_01-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_01-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_01-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_01-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_01-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_01.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Penghargaan FF Horor 2025</figcaption></figure></a></div>



<p class="wp-block-paragraph">Diskusi ffhoror 2025 menghadirkan sejumlah pembicara lintas generasi, mulai dari aktris senior <strong>Nini L Karim</strong>, sutradara dan produser<strong> Agus Riyanto</strong>, hingga sineas seperti <strong>Haris Chinamon</strong> dan <strong>Ilham Acho Bachtiar</strong>, serta aktris muda <strong>Karina Icha</strong>. Diskusi dimoderatori oleh<strong> Irfan Handoko</strong>. Para pembicara sepakat bahwa film horor Indonesia selama ini masih banyak berkutat pada mitos dan urban legend, meski mulai terlihat adanya perubahan pendekatan dalam beberapa karya terbaru.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nini L Karim memandang bahwa horor tidak selalu identik dengan mistik atau sosok hantu, melainkan juga bisa hadir melalui kondisi dan situasi yang menimbulkan rasa takut atau ketidaknyamanan. Ia bahkan mencontohkan bahwa situasi sosial tertentu bisa menjadi bentuk horor tersendiri bagi masyarakat. Pandangan tersebut menambah perspektif baru bahwa genre horor memiliki ruang eksplorasi yang lebih luas daripada sekadar visual menyeramkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Agus Riyanto menjelaskan bahwa pilihan produser terhadap genre horor tidak terlepas dari kedekatannya dengan kehidupan masyarakat. Menurutnya, penonton sering kali tidak terlalu mempermasalahkan siapa pemainnya, melainkan tertarik pada sosok hantu atau cerita yang diangkat. Ia menyinggung bagaimana poster film horor kerap menampilkan sosok setan, rumah kosong, atau potongan tubuh sebagai daya tarik utama. Meski demikian, ia mengungkapkan upaya melakukan pendekatan berbeda dalam film terbarunya yang tengah diproduksi berjudul “Kolong Mayit”, dengan menampilkan karakter pocong yang lebih agresif dan tidak lagi digambarkan secara konvensional.</p>



<div><a href="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_03-1024x678.jpg" class="td-modal-image"><figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_03-1024x678.jpg" alt="DIskusi FFHoror 2025" class="wp-image-37458" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_03-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_03-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_03-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_03-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_03-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_03-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_03-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_03-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_03-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_03.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">DIskusi FFHoror 2025</figcaption></figure></a></div>



<p class="wp-block-paragraph">Pandangan lain datang dari Agus Riyanto yang menilai bahwa sutradara kerap berada di antara idealisme dan kebijakan produser terkait aspek komersial film. Ia menyebut bahwa strategi kreatif kerap dilakukan melalui pengolahan properti atau visual tertentu agar film tetap memiliki daya jual tanpa sepenuhnya mengorbankan cerita. Diskusi ini pun menyimpulkan bahwa meski dalam sepuluh tahun ke depan film horor Indonesia kemungkinan masih akan berkutat pada mitos dan legenda, perubahan tetap terjadi melalui revolusi kecil yang perlahan memperkaya bentuk dan pendekatannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Festival Film Horor direncanakan akan digelar secara rutin setiap bulan, dengan sistem penilaian terhadap film-film horor yang tayang pada bulan sebelumnya oleh para juri. Harapannya, ffhoror dapat berkembang menjadi ruang evaluasi sekaligus rujukan penting bagi insan perfilman Indonesia, khususnya di genre horor, agar terus bertumbuh secara kualitas dan relevansi di tengah minat penonton yang tak pernah surut. <strong>XPOSEINDONESIA/IHSAN </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">37453</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_02-300x199.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="199" />	</item>
		<item>
		<title>Djonny Syafruddin: Ekonomi Lesu dan Cuaca Buruk Tekan Penonton Bioskop</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/film/on-location/djonny-syafruddin-ekonomi-lesu-dan-cuaca-buruk-tekan-penonton-bioskop/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Nov 2025 05:33:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[On Location]]></category>
		<category><![CDATA[Bioskop Sepi]]></category>
		<category><![CDATA[Djonny Syafruddin]]></category>
		<category><![CDATA[GPBSI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=37176</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="200" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/djonny-syafruddin-300x200.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="djonny syafruddin." decoding="async" loading="lazy" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/djonny-syafruddin-300x200.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/djonny-syafruddin-1024x683.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/djonny-syafruddin-768x512.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/djonny-syafruddin-630x420.jpg 630w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/djonny-syafruddin-150x100.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/djonny-syafruddin-600x400.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/djonny-syafruddin-696x464.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/djonny-syafruddin-1068x712.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/djonny-syafruddin.jpg 1200w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" />Keluhan mengenai sepinya penonton bioskop sepanjang Oktober dan November muncul dari berbagai daerah. Menurut Ketua Pembina Gabungan Pengusaha Bioskop Indonesia (GPBSI), Djonny Syafruddin, kondisi ini dipengaruhi oleh beberapa faktor: lesunya perekonomian nasional, cuaca yang kurang bersahabat, serta tema film yang dinilai semakin monoton. “Yang paling terasa itu penurunan penonton di daerah. Biasanya satu bioskop bisa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Keluhan mengenai sepinya penonton bioskop sepanjang Oktober dan November muncul dari berbagai daerah. Menurut Ketua Pembina Gabungan Pengusaha Bioskop Indonesia (GPBSI), Djonny Syafruddin, kondisi ini dipengaruhi oleh beberapa faktor: lesunya perekonomian nasional, cuaca yang kurang bersahabat, serta tema film yang dinilai semakin monoton.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Yang paling terasa itu penurunan penonton di daerah. Biasanya satu bioskop bisa menghasilkan Rp800 juta hingga Rp1 miliar, tapi dua bulan terakhir ini hanya mencapai Rp200–400 juta,” ujar Djonny Syafruddin, pengusaha bioskop yang memiliki jaringan di sejumlah kota, saat dihubungi via telepon.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia berharap faktor ekonomi dan cuaca segera membaik. Kondisi finansial yang naik-turun diharapkan kembali stabil, sementara intensitas hujan yang menghambat mobilitas penonton di daerah dapat segera berkurang. “Bagi penonton di daerah, cuaca itu sangat berpengaruh karena keterbatasan transportasi. Di Jabodetabek pilihan menuju bioskop jauh lebih banyak,” tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berpengalaman lebih dari 50 tahun di industri bioskop, Djonny mengatakan penurunan penonton juga terjadi untuk film-film impor. “Menurut pengalaman saya, tema dan cerita film impor belakangan ini juga kurang menarik, sama seperti film nasional. Kalau dibiarkan, kondisi ini bisa berbahaya,” ujarnya memberi peringatan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia pun mendorong produser dan kreator film untuk berani berinovasi dalam tema dan penggarapan cerita. “Hadirkan cerita, tema, dan eksekusi yang lebih kuat. Selera penonton itu dinamis, tidak monoton. Sekarang ini film nasional banyak berkutat di tema setan atau horor, dan itu sudah mencapai titik jenuh,” kata Djonny.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Djonny juga berharap adanya forum dialog antara produser dan pengelola bioskop. “Gunanya forum itu untuk saling memperbarui pandangan tentang kondisi perfilman dan mencari solusi bersama. Produser punya ‘barang’, sementara kami punya ‘toko’, yaitu bioskop,” tutupnya. <strong>XPOSEINDONESIA Foto: Dokumentasi</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">37176</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/djonny-syafruddin-300x200.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="200" />	</item>
		<item>
		<title>Riki Rhino 2: The Bird Kingdom, Siap Terbang Lebih Tinggi di 2026</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/film/on-location/riki-rhino-2-the-bird-kingdom-siap-terbang-lebih-tinggi-di-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Nov 2025 14:21:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[On Location]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenekraf]]></category>
		<category><![CDATA[Riki Rhino 2]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=36902</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="200" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/riki-rhino-2-the-brd-kngdom-300x200.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="riki rhino 2 the brd kngdom" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/riki-rhino-2-the-brd-kngdom-300x200.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/riki-rhino-2-the-brd-kngdom-1024x683.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/riki-rhino-2-the-brd-kngdom-768x512.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/riki-rhino-2-the-brd-kngdom-630x420.jpg 630w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/riki-rhino-2-the-brd-kngdom-150x100.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/riki-rhino-2-the-brd-kngdom-600x400.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/riki-rhino-2-the-brd-kngdom-696x464.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/riki-rhino-2-the-brd-kngdom-1068x712.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/riki-rhino-2-the-brd-kngdom.jpg 1200w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" />Film animasi “Riki Rhino” yang pernah mencuri perhatian publik lewat pesan konservasinya kini kembali hadir dalam bentuk sekuel bertajuk “Riki Rhino 2: The Bird Kingdom.” Proyek terbaru ini diharapkan bukan hanya melanjutkan kisah petualangan badak Sumatra yang menggemaskan itu, tetapi juga menegaskan kematangan industri animasi nasional yang kian siap bersaing di kancah global. Dalam audiensi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Film animasi “Riki Rhino” yang pernah mencuri perhatian publik lewat pesan konservasinya kini kembali hadir dalam bentuk sekuel bertajuk “Riki Rhino 2: The Bird Kingdom.”</p>



<p class="wp-block-paragraph">Proyek terbaru ini diharapkan bukan hanya melanjutkan kisah petualangan badak Sumatra yang menggemaskan itu, tetapi juga menegaskan kematangan industri animasi nasional yang kian siap bersaing di kancah global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam audiensi bersama Founder Acaraki sekaligus Produser Riki Rhino 2, Jony Yuwono, dan tim produksi Batavia Pictures di Autograph Tower, Jakarta (Selasa, 11 November 2025), Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf) Irene Umar mendorong agar film ini terus ditingkatkan dari sisi kualitas visual, strategi pemasaran, hingga pengembangan intellectual property (IP).</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Strategi pemasarannya perlu dimatangkan untuk memanfaatkan momentum menjelang rilis <em>Riki Rhino 2</em>. &nbsp;Film pertamanya bisa mulai diputar kembali agar penonton kembali terhubung dengan ceritanya. Selain itu, produk merchandise perlu disiapkan agar masyarakat memiliki kedekatan dengan karakternya,” ujar Irene.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menekankan pentingnya pembaruan visual yang mampu menampilkan keindahan alam Indonesia secara lebih nyata dan memikat, agar keunggulan lokal bisa menjadi daya tarik internasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan private screening “Riki Rhino 2: The Bird Kingdom” yang sebelumnya dihadiri Wamen Ekraf pada 16 September 2025.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Irene mengapresiasi langkah tim produksi yang terus berinovasi, baik dari peningkatan kualitas animasi maupun pengembangan produk turunannya, sehingga memperkuat posisi <em>Riki Rhino</em> di pasar nasional dan global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, <em>Riki Rhino</em> memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesadaran publik terhadap konservasi satwa sekaligus memperkuat ekosistem IP lokal. Kemenekraf juga siap mendukung kolaborasi lintas subsektor, termasuk aktivasi ruang publik kreatif seperti di kawasan Kota Tua Jakarta, agar dampak ekonomi dan sosial dari karya ini semakin luas.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Animasi Lebih Realistis, Alam Indonesia Lebih Hidup</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Produser Jony Yuwono mengungkapkan bahwa sejumlah pembaruan teknis dan artistik telah dilakukan sejak pemutaran awal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Ibu Wamen sempat meminta agar kualitasnya ditingkatkan untuk menunjukkan kemampuan animator lokal. Hari ini kami memperlihatkan beberapa <em>scene</em> yang sudah di-<em>upgrade</em>—mulai dari pencahayaan, tekstur dedaunan, hingga detail pergerakan satwa dan atmosfer hutan tropis Indonesia. Semua kami garap lebih realistis agar penonton bisa benar-benar merasakan keindahan alam kita,” jelas Jony.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Dari Animasi ke Inovasi: Moringacha, Semangat Lokal yang Naik Kelas</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam kesempatan yang sama, Jony juga memperkenalkan inovasi terbaru Acaraki bertajuk Moringacha, minuman berbahan dasar daun kelor yang diolah dengan teknik serupa <em>matcha</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Konsep ini, katanya, sejalan dengan semangat <em>Riki Rhino</em>—mengangkat potensi lokal menjadi produk modern berdaya saing global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Moringacha kami hadirkan untuk menunjukkan bahwa bahan lokal seperti kelor bisa naik kelas jika diolah secara kreatif. Ini bukan sekadar minuman, tetapi bentuk pelestarian budaya yang relevan dengan zaman,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wamen Ekraf Irene Umar menilai inovasi seperti Moringacha menjadi contoh nyata bagaimana kreativitas dapat mengubah potensi lokal menjadi kekuatan ekonomi baru.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Pendekatan seperti ini menunjukkan bagaimana bahan sederhana seperti daun kelor bisa diolah menjadi produk modern yang relevan dengan gaya hidup masa kini. Ini bukan sekadar inovasi kuliner, tetapi bagian dari strategi besar untuk mengangkat potensi lokal agar mampu bersaing di pasar global,” tutur Irene.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menambahkan, model seperti Moringacha dapat dikembangkan lintas subsektor—mulai dari kuliner, desain kemasan, hingga storytelling produk—agar memberi nilai tambah lebih besar bagi ekosistem ekonomi kreatif</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Riki Rhino 2: The Bird Kingdom</em> dijadwalkan tayang pada 2026, melanjutkan kisah petualangan Riki yang membawa pesan pelestarian satwa dan lingkungan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sekuel ini diharapkan menjadi simbol kemajuan industri animasi Indonesia dan menegaskan peran ekonomi kreatif sebagai “the new engine of growth” menuju Indonesia Emas 2045.<strong> XPOSEINDONESIA Foto : Biro KOmunikasi Ekraf dan Dok Riki Rhino</strong></p>


<div style="min-height: 535px" class="ub_image_slider swiper-container wp-block-ub-image-slider" id="ub_image_slider_6689875d-6835-46ba-9eeb-9c62ba71f401" data-swiper-data='{"speed":300,"spaceBetween":20,"slidesPerView":1,"loop":true,"pagination":{"el": ".swiper-pagination" , "type": "bullets", "clickable":true},"navigation": {"nextEl": ".swiper-button-next", "prevEl": ".swiper-button-prev"}, "keyboard": { "enabled": true }, "effect": "slide","simulateTouch":false}'>
            <div class="swiper-wrapper"><figure class="swiper-slide">
                <img decoding="async" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/wamen-ekraf-bersama-founder-acaraki-sekaligus-produser-riki-rhino-2.jpg" alt="wamen ekraf bersama founder acaraki sekaligus produser riki rhino 2" style="height: 500px;; ">
                <figcaption class="ub_image_slider_image_caption">Wamen Ekraf bersama Founder acaraki sekaligus Produser Riki Rhino 2</figcaption>
            </figure></div>
            <div class="swiper-pagination"></div>
            <div class="swiper-button-prev"></div> <div class="swiper-button-next"></div>
        </div>]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">36902</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/riki-rhino-2-the-brd-kngdom-300x200.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="200" />	</item>
		<item>
		<title>Falcon Pictures Garap Film Biopik “Chairil Anwar”: Menyalakan Kembali Api Sang Pujangga</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/film/on-location/falcon-pictures-garap-film-biopik-chairil-anwar-menyalakan-kembali-api-sang-pujangga/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Nov 2025 01:24:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[On Location]]></category>
		<category><![CDATA[Chairil Anwar]]></category>
		<category><![CDATA[Falcon Pictures]]></category>
		<category><![CDATA[Film Biopik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=36882</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="200" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/chairil-anwar-foto-wikipedia-300x200.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="chairil anwar foto wikipedia" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/chairil-anwar-foto-wikipedia-300x200.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/chairil-anwar-foto-wikipedia-1024x683.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/chairil-anwar-foto-wikipedia-768x512.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/chairil-anwar-foto-wikipedia-630x420.jpg 630w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/chairil-anwar-foto-wikipedia-150x100.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/chairil-anwar-foto-wikipedia-600x400.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/chairil-anwar-foto-wikipedia-696x464.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/chairil-anwar-foto-wikipedia-1068x712.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/chairil-anwar-foto-wikipedia.jpg 1200w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" />Rumah produksi Falcon Pictures bersiap menghadirkan kisah sosok penyair besar Indonesia, Chairil Anwar, ke layar lebar. “Kami percaya, kisah Chairil adalah kisah tentang keberanian untuk hidup dengan caranya sendiri. Tentang semangat yang tak pernah padam, bahkan setelah raga tiada,” ujar Frederica, produser Falcon Pictures, dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (12/11). Film ini akan mengangkat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Rumah produksi Falcon Pictures bersiap menghadirkan kisah sosok penyair besar Indonesia, Chairil Anwar, ke layar lebar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kami percaya, kisah Chairil adalah kisah tentang keberanian untuk hidup dengan caranya sendiri. Tentang semangat yang tak pernah padam, bahkan setelah raga tiada,” ujar Frederica, produser Falcon Pictures, dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (12/11).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Film ini akan mengangkat perjalanan hidup Chairil Anwar — pujangga yang mengguncang zamannya lewat karya-karya legendaris seperti <em>Aku</em>, <em>Karawang-Bekasi</em>, <em>Doa</em>, dan <em>Diponegoro</em>. Puisi-puisi Chairil bukan sekadar deretan kata, melainkan letupan jiwa muda yang menolak tunduk, menantang zaman dengan keberanian dan kejujuran.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui proyek film “Chairil Anwar”, Falcon Pictures ingin menghadirkan kembali sosok sang penyair bukan hanya sebagai ikon sastra, tetapi sebagai manusia seutuhnya — yang mencintai, memberontak, dan hidup sepenuh tenaga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Dengan film ini, kami ingin menyalakan kembali ingatan kolektif bangsa tentang kata, tentang keberanian, dan tentang manusia yang menulis hidupnya dengan tinta abadi,” tambah Frederica.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kabar ini juga diumumkan melalui akun resmi Instagram Falcon Pictures, menampilkan potret ikonik Chairil dengan ajakan kepada publik untuk menebak siapa aktor yang paling cocok memerankan sang penyair muda yang hidupnya pendek, namun membara.<br>“<em>Film Chairil Anwar. Segera di bioskop. Menurut kalian siapa yang cocok berperan sebagai Chairil Anwar?</em>” tulis Falcon dalam unggahan tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tentang Chairil Anwar</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lahir di Medan, 26 Juli 1922, Chairil Anwar dikenal sebagai pelopor Angkatan ’45, generasi sastrawan yang membawa semangat kebebasan dan pembaruan dalam sastra Indonesia. Dalam hidupnya yang singkat — ia meninggal pada 28 April 1949 di usia 26 tahun — Chairil meninggalkan lebih dari 70 karya, termasuk 96 puisi, yang sebagian besar menggugat kemapanan dan menegaskan eksistensi manusia yang bebas dan merdeka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Prestasi terbesarnya adalah menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa ekspresi modern — tajam, personal, dan penuh daya hidup. Melalui puisinya <em>Aku</em>, Chairil menegaskan kemerdekaan individu yang abadi dalam kalimat yang menggema hingga kini:</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Aku ini binatang jalang, dari kumpulannya terbuang&#8230;”</p>



<p class="wp-block-paragraph">Warisan Chairil bukan hanya pada kata, tetapi pada keberanian untuk menulis hidupnya dengan nyala yang tak pernah padam. <strong>XPOSEINDONESIA Foto : dok Falcon</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">36882</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/chairil-anwar-foto-wikipedia-300x200.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="200" />	</item>
		<item>
		<title>“Lupa Daratan”: Kolaborasi Perdana Ernest Prakasa dan Vino G. Bastian Tayang 11 Desember di Netflix</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/film/on-location/lupa-daratan-kolaborasi-perdana-ernest-prakasa-dan-vino-g-bastian-tayang-11-desember-di-netflix/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Nov 2025 12:40:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[On Location]]></category>
		<category><![CDATA[Ernest Prakarsa]]></category>
		<category><![CDATA[Lupa Daratan]]></category>
		<category><![CDATA[Vino G Bastian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=36715</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="200" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/poster-film-lupa-daratan--300x200.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="poster film lupa daratan" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/poster-film-lupa-daratan--300x200.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/poster-film-lupa-daratan--1024x683.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/poster-film-lupa-daratan--768x512.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/poster-film-lupa-daratan--630x420.jpg 630w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/poster-film-lupa-daratan--150x100.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/poster-film-lupa-daratan--600x400.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/poster-film-lupa-daratan--696x464.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/poster-film-lupa-daratan--1068x712.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/poster-film-lupa-daratan-.jpg 1200w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" />Film orisinal terbaru Netflix asal Indonesia bertajuk “Lupa Daratan” siap tayang secara global mulai 11 Desember 2025. Film bergenre drama komedi ini menjadi sorotan bukan hanya karena ceritanya yang segar dan jenaka, tetapi juga karena mempertemukan dua nama besar industri film tanah air: Ernest Prakasa sebagai sutradara sekaligus penulis naskah, dan Vino G. Bastian sebagai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"></p>



<p class="wp-block-paragraph">Film orisinal terbaru Netflix asal Indonesia bertajuk <em>“Lupa Daratan”</em> siap tayang secara global mulai 11 Desember 2025.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Film bergenre drama komedi ini menjadi sorotan bukan hanya karena ceritanya yang segar dan jenaka, tetapi juga karena mempertemukan dua nama besar industri film tanah air: Ernest Prakasa sebagai sutradara sekaligus penulis naskah, dan Vino G. Bastian sebagai pemeran utama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kolaborasi ini terasa istimewa karena menjadi pertemuan perdana antara keduanya, dua sosok yang selama ini dikenal punya gaya berkisah yang kuat namun berbeda. Ernest dengan humor cerdas dan kritik sosialnya, sementara Vino dikenal lewat aktingnya yang intens dan berlapis emosi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam keterangan pers yang dirilis Netflix pada Selasa (5/11), disebutkan bahwa <em>“Lupa Daratan”</em> merupakan hasil kerja sama pertama platform tersebut dengan rumah produksi Imajinari, yang sebelumnya sukses lewat deretan film populer seperti <em>“Agak Laen”</em>, <em>“Ngeri-Ngeri Sedap”</em>, <em>“Jatuh Cinta Seperti di Film-Film”</em>, hingga <em>“Tinggal Meninggal”</em>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Film ini mengikuti kisah seorang aktor pemenang penghargaan bernama Vino Agustian (diperankan oleh Vino G. Bastian), yang dikenal perfeksionis sekaligus egosentris.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di puncak kariernya, Vino justru mengalami krisis eksistensial ketika tiba-tiba kehilangan kemampuan aktingnya — tepat di saat ia hampir meraih peran impian: memerankan sosok tokoh penting dalam film biografi nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain Vino, film ini juga dibintangi oleh Dea Panendra, Agus Kuncoro, dan Emil Kusumo, yang masing-masing menghadirkan dinamika tersendiri dalam perjalanan karakter utama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penonton juga bisa menantikan penampilan spesial sejumlah nama besar, mulai dari Lukman Sardi, Sheila Dara Aisha, Kristo Immanuel, Arie Kriting, Ardit Erwandha, Indra Jegel, hingga Morgan Oey — ditambah berbagai cameo kejutan yang akan menambah warna di sepanjang cerita.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan kombinasi komedi khas Ernest Prakasa dan sentuhan drama yang menyentuh, <em>“Lupa Daratan”</em> menjanjikan tontonan yang tidak hanya mengundang tawa, tetapi juga refleksi tentang ambisi, ego, dan kehilangan arah dalam dunia hiburan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Film ini menjadi salah satu judul lokal yang paling dinanti Netflix di akhir tahun, mempertegas komitmen platform tersebut untuk terus menghadirkan karya orisinal Indonesia ke panggung global. <strong>XPOSEINDONESIA/ Foto Instagram</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">36715</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/11/poster-film-lupa-daratan--300x200.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="200" />	</item>
	</channel>
</rss>
