Print this page

Film Gundala : Rilis Trailer Dua Menit yang Memikat

21 July 2019
Film Gundala :  Rilis Trailer Dua Menit yang Memikat

Film superhero Indonesia Gundala melepas trailernya, di kanal Youtube Screenplay Film dan platform digital  pada Sabtu (20/7/2019).  Pelepasan trailer ini sebagai bagian dari promosi  penayangan film  garapan sutradara Joko Anwar  yang akan diputar di seluruh bioskop di Indonesia pada 29 Agustus 2019.

 

Trailer berdurasi dua menit,  menyuguhkan alur dan pengadeganan yang  memikat.  Dibuka dengan sang tokoh utama Sancaka kecil (Muzakki Ramdhan)  yang menjalani kehidupan  penuh kekerasan. Ia  dibully, diburu dan diperlakukan dengan tidak adil. Hingga Sancaka dewasa (diperankan Abimana Aryasatya), ia tetap  menjalani kehidupan pribadi  dan dihadapkan pada ketidakadilan di masyarakat sekitar.  

Pada periode Sancaka dewasa, muncul pula berberapa adegan seperti tengah terjadi kerusuhan, dan demonstrasi. Melihat kondisi ini, ada jiwa yang memberontak  dan kemarahan  yang tak tersalurkan dalam diri Sancaka. 

Kemudian perubahan hidup terjadi. Pada durasi  ke  0:35  menit,  terlihat saat Sancaka melintas di bawah hujan,  tiba tiba  ia tersambar kilatan petir. Inilah adegan penting  yang akan membuat  Sancana mendapat kekuatan super. Dan kemudian membasmi kejahatan, yang awalnya   tanpa disadarinya, ia bisa  mengeluarkan kilat dari telapak tangan.

Selanjutnya, muncul tokoh Pengkor (Bront Palarae), sosok antagonis yang memiliki luka bakar pada wajah bagian kanan. Ada sedikit cuplikan adegan yang memperlihatkan masa kecil Pengkor dan rumah yang terbakar. 

Gundala juga kemudian dimunculkan lengkap dengan kostum. Ia menjadi pahlawan  yang membasmi kejahatan dengan kesaktian mengeluarkan petir dari kedua tangannya. 

Film  Gundala diadaptasi dari komik Gundala Putra Petir karya Harya Suraminata (Hasmi rilis pada 1969)  ini, diproduksi oleh Bumilangit Studios dan Screenplay Film yang bekerja sama dengan Legacy Pictures.

Selain dibintangi Abimana, Muzakki Ramdhan, Rio Dewanto, Tara Basro, Ariyo Bayu, Lukman Sardi, Hannah Al Rashid, serta Putri Ayudya muncul pula 1800  orang figuran. Dan syuting dilakukan di 70 lokasi  yang berbeda.

Bersamaan dengan peluncuran trailer film  Gundala, Screenplay Films, Legacy Pictures, dan Bumi Langit komik memperkenalkan jagat sinema Bumi Langit. Joko Anwar menyebut, film Gundala  menjadi pembuka jagat sinema.

Menurut Joko Anwar, jagat sinema Bumi Langit dimulai sejak letusan Toba yang terjadi sekitar 75 ribu tahun sebelum masehi. Berpijak pada kurun waktu itu, jagat sinema Bumi Langit terbagi empat era yaitu Legenda, Jawara, Patriot, dan Revolusi. 

“Era Jawara adalah era para pendekar yang hidup di masa kerajaan Nusantara. Jagat Jawara memiliki sekitar 500 karakter dengan 50 judul komik yang telah terbit misalnya Si Buta Dari Gua Hantu,” ungkap Joko Anwar 

Gundala sendiri mewakili era Patriot, yakni era masa kini Indonesia. Posisi Gundala dalam jagat sinema Bumi Langit menjadi maha penting.

“Selain jadi pembuka, Gundala  adalah karakter pemersatu. Tidak menutup kemungkinan ia akan muncul di film-film Bumi Langit lain,” Joko Anwar menukas.

Produksi film yang menjadi bagian dari jagat sinema Bumi Langit telah disiapkan untuk lima tahun ke depan. Produser Screenplay Films, Wicky V. Olindo optimistis Gundala menjadi awal yang indah bagi jagat sinema Bumi Langit.

Di tangan Joko Anwar, Gundala punya naskah solid dengan  teknik penggarapan apik.

“Joko Anwar pandai bercerita. Dia akan memperlihatkan konflik di dalam dunia Gundala, yang memungkinkan cerita tersebut terkoneksi ke film-film berikutnya,” ungkap Wicky V. Olindo. XPOSEINDONESIA/NS Foto: Muhamad Ihsan

More Pictures

 

 

Last modified on Wednesday, 24 July 2019 16:50
XPOSE INDONESIA
Login to post comments