The Kid Who Would Be The King : Petualangan Seru Bersama Pedang Excalibur

21 January 2019

The King Who Would Be The King adalah film fantasi untuk semua umur yang menarik dan seru. Berkisah tentang  persahabatan yang diselingi petualangan kocak, juga mendebarkan, bercampur kekuatan sihir baik dan jahat. Disajikan dengan efek visual canggih  membuat film ini  sangat menarik disimak.

 

Kisah King Arthur diadaptasi dengan gaya modern di film The Kid Who Would Be King. Kisah fantasi berpusat pada  Alexander Elliott atau biasa disapa Alex (Louis Ashbourne Serkis.) Remaja pria  berusia 12 tahun terkesan sebagai anak yang baik, sopan, dan  hidup hanya berdua dengan Ibunya.

Alex masuk kategori siswa rata-rata. Namun, punya nyali besar terutama untuk membela sahabatnya  Bedders (Dean Chaumoo)  yang selalu dibully teman sekelas mereka, Kaye (Rhianna Dorris) dan Lance (Tom Taylor). Lance selalu menganggap dirinya sebagai raja preman di sekolah  mereka.

Suatu hari, demi melarikan diri dari kejaran Lance dan Kay, Alex menyusup ke sebuah bangunan gedung mangkrak. Di sini, ia menemukan sebuah pedang dan berhasil mencabutnya. Setelah itu, rentetan kejadian magis melanda Alex. Ia diburu mahluk aneh  berkuda sampai ke kamar tidurnya.

Alex tidak menyadari bahwa pedang itu adalah Excalibur, pedang sakti milik Raja Arthur  yang hidup ratusan tahun silam.  Alex menjadi orang pertama di abad ini yang menyentuh Excalibur. Menurut kisah yang didapat Alex dari komik, pedang  Excalibur terakhir kali ditancapkan King Arthur yang telah lama mati. Menurut legenda, hanya keturunan King Arthur lah, Excalibur bisa dicabut dari batu tersebut,

Pedang Excalibur sejak lama didambakan Morgana (Rebecca Ferguson), penyihir jahat, yang tampaknya abadi  terbenam dalam tanah, terkubur dalam-dalam tetapi dipersenjatai dengan akar mirip sulur yang ia gunakan untuk memata-matai dunia di atas. Morgana bisa kembali hidup,  jika ada orang yang mencabut  Excalibur, dan ia  berhasil menguasai pedang tersebut.

Alex  yang gemar membaca komik, menemukan kisah Excalibur. Dan pelan-pelan mempercayai, kalau ia turunan King Arthur, dari pihak   ayahnya  yang telah lama terpisah.

Terlebih muncul sosok penyihir yang melibatkan Alex bersama Bedders bahkan dengan dua musuh bebuyutnya selama ini  Lance dan Kaye melakukan  perjalanan ke Pulau Tintagel di Cornwall (rumah tempat peninggala King Arthur.)

The Kid Who Would Be King merupakan sebuah tontonan yang mudah dicerna, namun petualangan di dalamnya berjalan tidak membosankan.

Film ini tak sekadar improvisasi kisah Raja Arthur di jaman ini. Isu-isu yang dekat dengan kehidupan remaja, diperlihatkan secara cermat. Misalnya tokoh Alex,  yang selain menjadi korban bully, dibesarkan hanya oleh Ibu. Atau Alex yang merindu kehadiran ayah, yang kadang terasa membuatnya rapuh.

Akting Louis Ashbourne Serkis terlihat natural. Ia piawai membedakan kesedihan yang diakibatkan rasa sepi, dirundung, ketakutan. Namun di saat lain, ia juga piawai meyakinkan, menyemangati  dan memimpin teman-temannya.

Karakter kuat lainnya terlihat dari sosok Merlin, tokoh penyihir (saat muda diperankan Angus Imrie) dan  versi tua diperankan Patrick Stewart). Tak ketinggalan Morgana, si Ratu Jahat yang terlihat mengerikan (Rebecca Ferguson).

Pemilihan pemain yang tepat, naskah yang kuat dan efek khusus, membuat film  berdurasi 120 menit  dan disutradarai Joe Cornish ini menjadi salah satu film layak tonton bulan ini. XPOSEINDONESIA/NS Foto : dokumentasi

More Pictures

Last modified on Tuesday, 22 January 2019 12:07
Login to post comments

Film

August 20, 2019 0

Menpar Bangga Film Bali: Beats Of Paradise Angkat Budaya Musik Gamelan

Menteri Pariwisata bangga terhadap film Bali: Beats Of...
August 12, 2019 0

Perempuan Gundala Menjadi Dewi

Semakin dekat ke  hari perilisan pada 29 Agustus mendatang...
August 9, 2019 0

"Aqidah Cinta : Film Perdana Produksi Pelajar SMK 

Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Dewi Sartika dan SMA...
July 29, 2019 0

Foto Elegan : Para Pria Pemeran Gundala

Film ‘Gundala’ melibatkan 1800 orang sebagai pemeran....