Film Keluarga Cemara : Kisah Sederhana & Membekas di Hati

07 January 2019

Setelah,  hampir satu dekade lebih serial itu berhenti tayang, Visinema Pictures mengangkat kembali semangat bahagia dalam keluarga dengan film Keluarga Cemara dan tayang di bioskop sejak 3 Januari 2019.

 

Namun,  Keluarga Cemara versi baru 2018 perlu penafsiran dan penampilan baru, untuk itu terpilihlah Ringgo Agus Rahman (Abah), Nirina Zubir (Emak), Zara JKT48 (Euis) dan Widuri Puteri (Ara).

Kisah filmnya  bercerita mengenai cobaan yang mendera keluarga Abah. Abah, sebagai kepala rumah tangga harus mengambil langkah cepat agar keluarganya selamat dari kebangkrutan. Hal ini juga dilakukan Emak mencoba menjadi seorang ibu yang bisa menyeimbangkan perannya dalam keluarga ketika Euis sebagai anak tertua yang punya cita-cita tinggi dan Ara yang paling muda  dan ceria juga harus berhadapan dengan situasi baru ini. Bersama-sama mereka saling menguatkan dalam menghadapi permasalahan yang ada.

Yandy Laurens selaku sutradara dan turut serta menuliskan naskah saat acara  Premiere film  ini  di Epicentrum XXI pada 20 Desember 2018  menyebut, “Mungkin hari ini bisa diartikan sebagai hari kelahiran sebuah film. Orang orang terdekat datang untuk berjumpa dengan film yang telah dikandung dalam disiplin dan sayang. Bagi saya hari ini sangat berarti karena film Keluarga Cemara menjadi bagian dari keluarga besar perfilman Indonesia dan menjadi bagian di hati yang berjumpa dengannya. Selamat menonton!” ungkap Yandy .

Sementara itu kreator Keluarga Cemara, Arswendo Atmowiloto mengatakan: “Keluarga Cemara adalah keluarga yang mampu mengucap dan mengungkapkan rasa syukur dalam air mata, juga senyum bersama”.  

Rasa syukur dan nostalgia juga menjadi salah satu elemen dalam film Keluarga Cemara, apalagi Bunga Citra Lestari menyanyikan lagu “Harta Berharga” dengan aransemen yang segar dari Ifa Fachir yang membuat penonton bernostalgia akan lagu legendaris tersebut.

Terlibat sebagai produser dan penulis naskah film Keluarga Cemara, Gina S. Noer menyatakan, “Keluarga Cemara mencoba memberikan inspirasi tentang harmoni dan keteguhan saat cobaan mendera keluarga. Kami rasa penting untuk mengembalikan nilai-nilai baik ini dalam sebuah film yang bisa ditonton seluruh anggota keluarga. Semoga gala premiere ini bisa menjadi awalan dari gelombang banyaknya keluarga yang ke bioskop bersama. Karena, 2019 perlu kita awali dengan sebuah kisah mengapa kita harus tetap kembali ke keluarga"

Hal senada diungkapkan oleh Anggia Kharisma sebagai produser film: “Ini adalah film yang tepat untuk memulai awal tahun dengan penuh kebaikan. Film Keluarga Cemara akan menghangatkan sekaligus menyemangati keluarga Indonesia dalam menyambut tahun yang baru, dengan hal-hal yang menguatkan” kata Anggia.

Sedangkan CEO Visinema Group sekaligus produser eksekutif film Keluarga Cemara, Angga Dwimas Sasongko mengungkapkan: “Kami di Visinema Pictures percaya bahwa keluarga Indonesia perlu sebuah film yang bisa menjadi tontonan bersama sekeluarga”

Yang menarik dicatat  adalah keberadaan GO-JEK sebagai sponsor, VP Marketing GO-TIX, Muhamad Ario Adimas mengungkapkan apresiasinya atas “kembalinya” film Keluarga Cemara ke layar lebar. 

“GO-JEK senantiasa mendukung perfilman tanah air. Film Keluarga Cemara ini dapat dikatakan sebagai film keluarga yang memiliki tempat spesial di hati masyarakat kita. Film ini hadir sebagai salah satu tayangan keluarga yang berisi pesan moral dan dinikmati keluarga. 

Kontennya mendidik dan berkualitas. Ketika sekarang film ini tayang di layar bioskop, GO-JEK sangat senang untuk berkolaborasi,” ungkap Mohamad Ario Adimas. 

“Dengan GO-TIX sebagai official partner dapat memberikan pengalaman terbaik dalam memesan tiket secara online, karena pengguna dapat memilih seat tanpa perlu antri panjang. Selain itu, setiap pembelian satu tiket di GO-TIX, maka pengguna secara langsung juga turut menyumbang Yayasan Save The Children.” tambahnya. 

Keluarga Cemara  awalnya merupakan sebuah serial televisi mingguan  yang  populer dan sangat berkesan di hati masyarakat Indonesia. Ditayangkan perdana di  RCTI  (kemudian pindah ke TV 7). 

Sinetron yang  diproduksi oleh Atmo Productions (milik Arswendo Atmowiloto, sang kreator sinetron ini) mulai tayang pada 3 Mei 1996 dan tamat pada  29 Februari 2005. Pemeran utama sinetron ini antara lain Novia Kolopaking, Lia Waroka, Adi Kurdi, dan Ceria HD. XPOSEINDONESIA/NS Foto :Visinema Picture

More Pictures

 

Login to post comments

Film

January 22, 2019 0

Orang Kaya Baru: Komedi Situasi Cerdas dan Mengibur

Orang Kaya Baru (OKB) adalah film komedi situasi, yang...
January 21, 2019 0

The Kid Who Would Be The King : Petualangan Seru Bersama Pedang Excalibur

The King Who Would Be The King adalah film fantasi untuk...
January 20, 2019 0

Film 11:11 Apa Yang Kau Lihat?, Tawarkan Kengerian dan Pesona Bawah Laut

Setelah selesai syuting di Lampung dan Bali, film berjudul...
January 18, 2019 0

Tabu: Mengusik Gerbang Iblis : Horor Mencekam 5 Remaja

Ini film horror yang bakal mengundang banyak  penontonn...