<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">

<channel>
	<title>Film &#8211; Xpose Indonesia</title>
	<atom:link href="https://xposeindonesia.com/film/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://xposeindonesia.com</link>
	<description>News And Entertaiment</description>
	<lastBuildDate>Tue, 14 Apr 2026 02:01:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2021/04/cropped-Xpose-favicon-32x32.png</url>
	<title>Film &#8211; Xpose Indonesia</title>
	<link>https://xposeindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233386640</site>	<item>
		<title>“Songko” Teror Legenda Minahasa Tayang 23 April</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/film/songko-teror-legenda-minahasa-tayang-23-april/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Apr 2026 02:01:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[film horor bioskop April 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Film Songko]]></category>
		<category><![CDATA[horor Indonesia terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[legenda Minahasa]]></category>
		<category><![CDATA[Songko 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=40006</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="199" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/press-screening-film-songko-di-metropole-xxi-134-300x199.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="Press Screening Film Songko di Metropole XXI (13/4/26)" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/press-screening-film-songko-di-metropole-xxi-134-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/press-screening-film-songko-di-metropole-xxi-134-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/press-screening-film-songko-di-metropole-xxi-134-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/press-screening-film-songko-di-metropole-xxi-134-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/press-screening-film-songko-di-metropole-xxi-134-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/press-screening-film-songko-di-metropole-xxi-134-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/press-screening-film-songko-di-metropole-xxi-134-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/press-screening-film-songko-di-metropole-xxi-134-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/press-screening-film-songko-di-metropole-xxi-134-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/press-screening-film-songko-di-metropole-xxi-134.jpg 1280w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" />Film horor terbaru berjudul Songko resmi menggelar press screening dan gala premiere di Metropole XXI, Senin (13/4). Film produksi Dunia Mencekam Studio bersama Santara Filmachine ini menghadirkan kisah kelam yang diangkat dari legenda masyarakat Minahasa. Mengambil latar tahun 1986 di Tomohon, Sulawesi Utara, film ini mengisahkan teror yang bermula dari kematian misterius perempuan-perempuan muda. Warga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Film horor terbaru berjudul<strong> Songko </strong>resmi menggelar press screening dan gala premiere di Metropole XXI, Senin (13/4). Film produksi <strong>Dunia Mencekam Studio</strong> bersama <strong>Santara Filmachine</strong> ini menghadirkan kisah kelam yang diangkat dari legenda masyarakat Minahasa.</p>



<p>Mengambil latar tahun 1986 di Tomohon, Sulawesi Utara, film ini mengisahkan teror yang bermula dari kematian misterius perempuan-perempuan muda. Warga desa percaya kemunculan makhluk bernama Songko yang mengincar darah suci sebagai sumber kekekalan. Ketakutan yang semula samar perlahan berubah menjadi kepanikan massal, hingga memicu retaknya hubungan antarwarga.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="678" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/sutradara-film-songko-gerald-mamahit-1024x678.jpg" alt="Sutradara Film Songko, Gerald Mamahit" class="wp-image-40011" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/sutradara-film-songko-gerald-mamahit-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/sutradara-film-songko-gerald-mamahit-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/sutradara-film-songko-gerald-mamahit-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/sutradara-film-songko-gerald-mamahit-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/sutradara-film-songko-gerald-mamahit-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/sutradara-film-songko-gerald-mamahit-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/sutradara-film-songko-gerald-mamahit-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/sutradara-film-songko-gerald-mamahit-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/sutradara-film-songko-gerald-mamahit-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/sutradara-film-songko-gerald-mamahit.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Sutradara Film Songko, Gerald Mamahit</figcaption></figure>



<p>Sutradara <strong>Gerald Mamahit </strong>menegaskan bahwa kekuatan film ini tidak hanya terletak pada sosok makhluknya, tetapi juga pada sisi psikologis manusia. “Horor di Songko bukan hanya soal sosoknya, tapi bagaimana ketakutan itu menyebar dan membuat manusia kehilangan rasa percaya satu sama lain,” ujarnya dalam sesi konferensi pers.</p>



<p>Pendekatan autentik menjadi kekuatan utama film ini. Proses produksi dilakukan secara serius, termasuk membangun satu desa utuh di kaki Gunung Lokon, Tomohon, yang hingga kini masih berdiri dan menjadi daya tarik masyarakat. Selain itu, hampir 60 persen pemain dan kru berasal dari Manado dan sekitarnya, menciptakan nuansa lokal yang kuat.</p>



<p>Produser kreatif Santara, <strong>Avandrio Yusuf</strong>, juga melakukan riset langsung dengan tokoh adat dan masyarakat setempat untuk memastikan akurasi cerita, mulai dari visual Songko, gaya bahasa, hingga atmosfer desa. Pendekatan ini membuat film terasa lebih hidup dan tidak sekadar menjadi tontonan horor biasa.</p>



<p>Eksekutif Produser Santara, <strong>Whisnu Baker</strong>, menyebut proyek ini sebagai bagian dari visi besar untuk membawa cerita lokal ke panggung yang lebih luas. “Kami ingin cerita daerah bisa dikenal lebih luas tanpa kehilangan identitas aslinya,” ungkapnya.</p>



<p>Dalam sesi wawancara, tim produksi juga mengungkapkan bahwa visual Songko merupakan hasil kolaborasi antara efek prostetik dan CGI. Pendekatan ini dipilih untuk menghasilkan tampilan yang realistis sekaligus tetap mempertahankan sentuhan fisik dari karakter tersebut.</p>



<p>Tak hanya itu, unsur budaya juga diperkuat melalui penggunaan lagu tradisional “Oh Ina Ni Keke” yang memiliki makna mendalam tentang hubungan ibu dan anak. Lagu tersebut menjadi simbol keseimbangan antara pengorbanan dan pengertian dalam keluarga, yang sejalan dengan konflik dalam film.</p>



<p>Aktris <strong>Annette Edoarda</strong> mengaku pengalaman menonton film ini di layar lebar terasa jauh lebih intens dibanding saat proses syuting. “Ada momen-momen yang bahkan membuat saya sendiri ikut merinding,” ujarnya.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="678" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/imelda-therin-berperan-sebagai-helsye-di-film-songko-1024x678.jpg" alt="Imelda Therin berperan sebagai Helsye di film songko" class="wp-image-40009" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/imelda-therin-berperan-sebagai-helsye-di-film-songko-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/imelda-therin-berperan-sebagai-helsye-di-film-songko-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/imelda-therin-berperan-sebagai-helsye-di-film-songko-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/imelda-therin-berperan-sebagai-helsye-di-film-songko-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/imelda-therin-berperan-sebagai-helsye-di-film-songko-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/imelda-therin-berperan-sebagai-helsye-di-film-songko-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/imelda-therin-berperan-sebagai-helsye-di-film-songko-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/imelda-therin-berperan-sebagai-helsye-di-film-songko-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/imelda-therin-berperan-sebagai-helsye-di-film-songko-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/imelda-therin-berperan-sebagai-helsye-di-film-songko.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Imelda Therin berperan sebagai Helsye di film songko</figcaption></figure>



<p>Sementara <strong>Imelda Therinne</strong> menyoroti kekuatan emosional film ini. “Ketakutan di film ini bukan hanya dari makhluknya, tapi bagaimana rasa takut itu memecah hubungan manusia,” katanya.</p>



<p>Film ini juga menjadi ruang eksplorasi bagi talenta baru. Santara sebagai creative playground membuka kesempatan bagi kreator untuk berkarya secara bebas dengan pendekatan kolaboratif, termasuk rencana pengembangan intellectual property (IP) ke berbagai format seperti game dan pengalaman interaktif.</p>



<p>Setelah Jakarta, rangkaian premiere akan berlanjut ke Manado sebagai bentuk penghormatan terhadap asal-usul cerita. Kehadiran film ini di tanah Minahasa diharapkan memberikan pengalaman yang lebih dekat bagi masyarakat yang telah lama mengenal legenda tersebut.</p>



<p>Dibintangi oleh Fergie Brittany, Tegar Satrya, dan Khiva Iskak, film Songko dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 23 April 2026.</p>



<p>Dengan perpaduan horor, budaya, dan konflik manusia yang kuat, Songko berpotensi menjadi salah satu film horor lokal yang menghadirkan pengalaman berbeda bagi penonton.<strong>XPOSEINDONESIA/IHSAN</strong></p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<div class="youtube-embed" data-video_id="9qU-KByVRBM"><iframe loading="lazy" title="SONGKO: Kisah Petaka dari Sulawesi - Official Trailer" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/9qU-KByVRBM?feature=oembed&#038;enablejsapi=1" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe></div>
</div></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">40006</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/press-screening-film-songko-di-metropole-xxi-134-300x199.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="199" />	</item>
		<item>
		<title>Ghost in the Cell: Horor Komedi Politis Joko Anwar</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/film/ghost-in-the-cell-horor-komedi-politis-joko-anwar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Apr 2026 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[New Movie On This Week]]></category>
		<category><![CDATA[film 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Film Horor Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[film komedi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Ghost in the Cell]]></category>
		<category><![CDATA[Joko Anwar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=39989</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="199" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/gala-premier-ghost-in-the-cell-300x199.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="gala premier ghost in the cell" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/gala-premier-ghost-in-the-cell-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/gala-premier-ghost-in-the-cell-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/gala-premier-ghost-in-the-cell-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/gala-premier-ghost-in-the-cell-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/gala-premier-ghost-in-the-cell-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/gala-premier-ghost-in-the-cell-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/gala-premier-ghost-in-the-cell-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/gala-premier-ghost-in-the-cell-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/gala-premier-ghost-in-the-cell-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/gala-premier-ghost-in-the-cell.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" />Kalau biasanya film horor bikin tegang atau komedi bikin ngakak, Ghost in the Cell justru melakukan keduanya—sekaligus menyentil realita sosial yang terasa dekat. Film terbaru dari Joko Anwar ini hadir sebagai paket lengkap: seram, lucu, sekaligus “menampar” kondisi yang terjadi di Indonesia. Sejak diumumkan tayang mulai 16 April 2026, Ghost in the Cell langsung mencuri [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Kalau biasanya film horor bikin tegang atau komedi bikin ngakak, <strong>Ghost in the Cell</strong> justru melakukan keduanya—sekaligus menyentil realita sosial yang terasa dekat. Film terbaru dari Joko Anwar ini hadir sebagai paket lengkap: seram, lucu, sekaligus “menampar” kondisi yang terjadi di Indonesia.</p>



<p>Sejak diumumkan tayang mulai 16 April 2026, <strong>Ghost in the Cell</strong> langsung mencuri perhatian. Bukan cuma karena nama besar sang sutradara, tapi juga konsepnya yang unik: horor komedi dengan muatan politis yang kuat. Bahkan, film ini sudah lebih dulu mendapat respons positif di ajang Berlinale 2026 dan berhasil terjual ke 86 negara.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Horor Komedi dengan Kritik Sosial Tajam</h2>



<p>Lewat <strong>Ghost in the Cell</strong>, Joko Anwar kembali menunjukkan kemampuannya mengolah genre. Ia memadukan horor, komedi, hingga aksi dalam satu cerita yang terasa segar sekaligus relevan.</p>



<p>Film ini mengangkat isu besar seperti korupsi, ketidakadilan sistem, hingga absurditas sosial yang terjadi di Indonesia. Menariknya, semua itu dibungkus dengan humor satir yang tetap menghibur.</p>



<p>Menurut Joko Anwar, kondisi Indonesia yang “absurd” justru menjadi inspirasi utama. Ia ingin penonton tertawa, tapi di saat yang sama sadar bahwa cerita di layar adalah refleksi kehidupan nyata.</p>



<p>Dari sisi cerita, <strong>Ghost in the Cell</strong> mengambil latar di sebuah lapas yang penuh konflik. Para napi harus menghadapi teror misterius yang membunuh berdasarkan “energi negatif”. Di tengah situasi penuh ketidakadilan, mereka dipaksa untuk berubah—atau mati.</p>



<p>Konsep ini bukan hanya segar, tapi juga menyentuh isu universal yang relevan secara global. Tak heran jika penonton internasional pun merasa terhubung dengan cerita film ini.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<div class="youtube-embed" data-video_id="otL78_pk_A0"><iframe loading="lazy" title="Ghost in the Cell - Official Trailer" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/otL78_pk_A0?feature=oembed&#038;enablejsapi=1" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe></div>
</div></figure>



<h2 class="wp-block-heading">Deretan Bintang dan Produksi Skala Besar</h2>



<p>Salah satu kekuatan utama <strong>Ghost in the Cell</strong> adalah jajaran pemainnya yang sangat besar. Film ini melibatkan lebih dari 100 aktor lintas generasi dan negara.</p>



<p>Beberapa nama besar yang terlibat antara lain:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Abimana Aryasatya</li>



<li>Bront Palarae</li>



<li>Tora Sudiro</li>



<li>Rio Dewanto</li>



<li>Lukman Sardi</li>
</ul>



<p>Dengan total 108 pemeran, film ini menghadirkan skala produksi yang tidak main-main. Bahkan, beberapa adegan aksi dibuat dengan teknik long take yang melibatkan ratusan orang sekaligus.</p>



<p>Abimana, yang memerankan karakter Anggoro, mengungkapkan bahwa film ini tidak hanya menuntut akting, tapi juga pemahaman ritme adegan. Dalam satu scene, emosi bisa berubah dari serius ke komedi, lalu ke drama—semuanya harus dieksekusi dengan presisi.</p>



<p>Dari sisi produksi, film ini digarap oleh Come and See Pictures, yang sebelumnya sukses lewat sejumlah proyek besar seperti <em>Pengabdi Setan 2</em> dan serial <em>Nightmares and Daydreams</em>.</p>



<p>Secara keseluruhan, <strong>Ghost in the Cell</strong> bukan sekadar tontonan horor biasa. Film ini menawarkan pengalaman sinematik yang lengkap—menghibur sekaligus reflektif, ringan tapi penuh makna.</p>



<p>Dengan isu yang relevan, eksekusi berani, dan skala produksi besar, film ini berpotensi menjadi salah satu karya paling dibicarakan tahun ini.</p>



<p>Jangan lewatkan penayangannya di bioskop mulai 16 April 2026. Siap tertawa, tegang, sekaligus berpikir? <strong>XPOSEINDONESIA/IHSAN</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">39989</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/gala-premier-ghost-in-the-cell-300x199.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="199" />	</item>
		<item>
		<title>OST Titipan Ilahi Perkuat Emosi Film Dalam Sujudku</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/film/ost-titipan-ilahi-perkuat-emosi-film-dalam-sujudku/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Apr 2026 05:55:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[New Movie On This Week]]></category>
		<category><![CDATA[New Release]]></category>
		<category><![CDATA[Dalam Sujudku]]></category>
		<category><![CDATA[Evelyn Wijaya]]></category>
		<category><![CDATA[lagu religi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[OST Dalam Sujudku]]></category>
		<category><![CDATA[soundtrack film religi]]></category>
		<category><![CDATA[Titipan Ilahi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=39984</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="199" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/gala-premier-dalam-sujudku-300x199.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="gala premier dalam sujudku" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/gala-premier-dalam-sujudku-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/gala-premier-dalam-sujudku-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/gala-premier-dalam-sujudku-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/gala-premier-dalam-sujudku-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/gala-premier-dalam-sujudku-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/gala-premier-dalam-sujudku-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/gala-premier-dalam-sujudku-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/gala-premier-dalam-sujudku-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/gala-premier-dalam-sujudku-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/gala-premier-dalam-sujudku.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" />Bukan cuma visual yang menyentuh, film Dalam Sujudku juga hadir dengan sentuhan musik yang kuat dan penuh makna. Salah satu elemen yang mencuri perhatian adalah OST berjudul “Titipan Ilahi”, yang sukses memperdalam nuansa religi sekaligus emosi dalam cerita. Lagu Titipan Ilahi yang dibawakan oleh Evelyn Wijaya ini menjadi bagian penting dalam membangun atmosfer film. Sejak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Bukan cuma visual yang menyentuh, film <strong>Dalam Sujudku</strong> juga hadir dengan sentuhan musik yang kuat dan penuh makna. Salah satu elemen yang mencuri perhatian adalah OST berjudul <strong>“Titipan Ilahi”</strong>, yang sukses memperdalam nuansa religi sekaligus emosi dalam cerita.</p>



<p>Lagu <strong>Titipan Ilahi</strong> yang dibawakan oleh Evelyn Wijaya ini menjadi bagian penting dalam membangun atmosfer film. Sejak awal diperdengarkan, lagu ini langsung terasa menyatu dengan perjalanan batin para karakter dalam <strong>Dalam Sujudku</strong>.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Makna Lagu Titipan Ilahi dalam Film Dalam Sujudku</h2>



<p>Diciptakan oleh Yusoff Al Aswad dan Amin Majid, <strong>Titipan Ilahi</strong> menghadirkan lirik yang sarat makna spiritual. Lagu ini menggambarkan proses menerima takdir, kekuatan doa, serta keikhlasan dalam menghadapi ujian hidup.</p>



<p>Salah satu potongan liriknya berbunyi, <em>“Namun kau titipan Tuhan yang dulu pernah kupinta dalam sujudku tak akan kuabaikan&#8230;”</em>—sebuah kalimat yang menjadi inti pesan film.</p>



<p>Tak heran, lagu ini disebut sebagai representasi emosional dari cerita <strong>Dalam Sujudku</strong>, yang memang mengangkat tema kehidupan, keimanan, dan hubungan manusia dengan Tuhan.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="TITIPAN ILAHI - OST. DALAM SUJUDKU" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/-uAyYuPR560?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<h2 class="wp-block-heading">Debut Evelyn Wijaya Lewat OST Film</h2>



<p>Bagi Evelyn Wijaya, lagu ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan kariernya. <strong>Titipan Ilahi</strong> merupakan debut single sekaligus soundtrack film pertamanya.</p>



<p>Ia mengaku proses produksi lagu ini berlangsung cukup singkat namun intens. Dalam waktu kurang dari satu minggu—sekitar empat hari—proses rekaman hingga pembuatan video musik berhasil diselesaikan.</p>



<p>Selain <strong>Titipan Ilahi</strong>, film ini juga menghadirkan sejumlah lagu lain seperti:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>“Tanpa Arah” karya Mamu Blacksweet</li>



<li>“Menggoda” karya Mamu Blacksweet</li>



<li>“Cintaku Tak Ada yang Punya” karya Ferdy Tahier</li>
</ul>



<p>Deretan soundtrack ini dipilih untuk memperkuat emosi di setiap adegan, sehingga pesan film dapat tersampaikan lebih dalam kepada penonton.</p>



<p>Secara keseluruhan, kehadiran OST <strong>Titipan Ilahi</strong> membuat <strong>Dalam Sujudku</strong> terasa lebih hidup dan menyentuh. Perpaduan antara visual yang kuat dan musik yang emosional menjadikan film ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga refleksi spiritual.</p>



<p>Bagi penonton yang mencari tontonan penuh makna, film ini bisa menjadi pengingat tentang pentingnya kesabaran, keikhlasan, dan kekuatan doa dalam menghadapi kehidupan.</p>



<p>Sudah dengar lagunya? Atau justru tertarik menonton filmnya setelah tahu maknanya? <strong>XPOSEINDONESIA/IHSAN</strong> Foto : <strong>Joko Dolok</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">39984</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/gala-premier-dalam-sujudku-300x199.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="199" />	</item>
		<item>
		<title>Film “Para Perasuk” Rilis OST Menyentuh dari Maudy Ayunda, Siap Tayang Usai Sukses di Festival Dunia</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/film/film-para-perasuk-rilis-ost-menyentuh-dari-maudy-ayunda-siap-tayang-usai-sukses-di-festival-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Mar 2026 11:31:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[New Release]]></category>
		<category><![CDATA[On Location]]></category>
		<category><![CDATA[Festival Film]]></category>
		<category><![CDATA[film horor terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Film Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Maudy ayunda]]></category>
		<category><![CDATA[miami film festival]]></category>
		<category><![CDATA[ost film]]></category>
		<category><![CDATA[sundance]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=39829</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="199" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/film-para-perasuk-rilis-ost-menyentuh-dari-maudy-ayunda-300x199.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="Film “Para Perasuk” Rilis OST Menyentuh dari Maudy Ayunda" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/film-para-perasuk-rilis-ost-menyentuh-dari-maudy-ayunda-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/film-para-perasuk-rilis-ost-menyentuh-dari-maudy-ayunda-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/film-para-perasuk-rilis-ost-menyentuh-dari-maudy-ayunda-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/film-para-perasuk-rilis-ost-menyentuh-dari-maudy-ayunda-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/film-para-perasuk-rilis-ost-menyentuh-dari-maudy-ayunda-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/film-para-perasuk-rilis-ost-menyentuh-dari-maudy-ayunda-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/film-para-perasuk-rilis-ost-menyentuh-dari-maudy-ayunda-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/film-para-perasuk-rilis-ost-menyentuh-dari-maudy-ayunda-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/film-para-perasuk-rilis-ost-menyentuh-dari-maudy-ayunda-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/film-para-perasuk-rilis-ost-menyentuh-dari-maudy-ayunda.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" />Industri perfilman Indonesia kembali menunjukkan taringnya di panggung global melalui karya terbaru berjudul Para Perasuk, yang tidak hanya menawarkan eksplorasi cerita yang unik, tetapi juga kekuatan musikal sebagai bagian penting dari narasi. Menjelang penayangan resminya di bioskop Indonesia pada 23 April 2026, film produksi Rekata Studio bersama Trinity Optima Production ini resmi merilis original soundtrack [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Industri perfilman Indonesia kembali menunjukkan taringnya di panggung global melalui karya terbaru berjudul <em><strong>Para Perasuk</strong></em>, yang tidak hanya menawarkan eksplorasi cerita yang unik, tetapi juga kekuatan musikal sebagai bagian penting dari narasi. Menjelang penayangan resminya di bioskop Indonesia pada 23 April 2026, film produksi Rekata Studio bersama Trinity Optima Production ini resmi merilis original soundtrack (OST) bertajuk <em>Aku yang Engkau Cari</em> dan <em>Di Tepi Lamunan</em> yang dibawakan oleh Maudy Ayunda.</p>



<p>Peluncuran ini menjadi bagian dari strategi penguatan storytelling film, di mana musik tidak sekadar pelengkap, tetapi menjadi medium emosional yang memperdalam karakter dan konflik. Lirik video <em>Aku yang Engkau Cari</em> yang telah dirilis memperlihatkan nuansa intim dan reflektif, sejalan dengan perjalanan batin tokoh utama Bayu yang diperankan oleh <strong>Angga Yunanda</strong>.</p>



<p>Menariknya, proses kreatif lagu ini lahir langsung dari pengalaman di lokasi syuting. <strong>Maudy Ayunda</strong> yang juga turut berperan dalam film, menulis lagu tersebut bersama Lafa Pratomo dengan pendekatan yang lebih personal. Ia menyebut lagu ini memiliki lapisan emosi yang halus, seperti bisikan yang tenang namun menyimpan kegelisahan mendalam, mencerminkan kompleksitas karakter dalam film.</p>



<p>Pendalaman artistik juga terlihat dalam video musik <em>Di Tepi Lamunan</em> yang disutradarai oleh Wregas Bhanuteja. Dengan pendekatan visual yang intuitif dan tidak konvensional, video ini menghadirkan pengalaman sinematik yang berbeda, memperkuat identitas film sebagai karya yang berani mengeksplorasi batas antara realitas dan imajinasi.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Maudy Ayunda - Di Tepi Lamunan (OST. Para Perasuk) | Official Music Video" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/fKvJkqR9D-8?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Sebagai sutradara, <strong>Wregas </strong>menghadirkan narasi yang tidak terjebak pada pola horor konvensional. Ia justru menawarkan refleksi tentang penerimaan diri dan proses berdamai dengan masa lalu. Di tengah dominasi cerita balas dendam dan kemarahan dalam genre horor, <em>Para Perasuk</em> hadir dengan pendekatan yang lebih humanis dan kontemplatif.</p>



<p>Film ini mengangkat kisah Bayu, seorang “perasuk” yang membantu orang-orang—disebut pelamun—memasuki kondisi kerasukan dalam ritual bernama pesta sambetan. Dalam perjalanan tersebut, Bayu bertemu Laksmi yang diperankan Maudy Ayunda, sosok perempuan dari Jakarta yang mencari penyembuhan trauma melalui pengalaman ekstrem tersebut. Dinamika keduanya menjadi pusat cerita yang sarat makna tentang pencarian jati diri dan pelepasan luka batin.</p>



<p>Pengalaman syuting yang intens juga diakui para pemain. Angga Yunanda mengungkapkan tantangan fisik yang harus dihadapi, termasuk adegan ekstrem seperti bertapa dalam posisi terbalik. Sementara Maudy harus menjalani adegan-adegan tidak biasa yang menuntut eksplorasi fisik dan emosional secara mendalam, memperkuat transformasi karakternya.</p>



<p>Kehadiran Anggun dalam film ini juga menjadi daya tarik tersendiri. Berperan sebagai Guru Asri, Anggun membawa pengalaman artistiknya dari panggung musik internasional ke dunia akting, menandai babak baru dalam perjalanan kariernya di industri kreatif.</p>



<p>Tak hanya kuat dari sisi cerita dan produksi, <em>Para Perasuk</em> juga mencatat prestasi di level internasional. Film ini telah melakukan world premiere di Sundance Film Festival 2026 dan mendapatkan sambutan positif. Selanjutnya, film ini akan berkompetisi di Miami Film Festival 43 dalam program Marimbas Award, serta terpilih di berbagai festival bergengsi lain seperti Fantaspoa, MSPIFF, dan MOOOV Film Festival.</p>



<p>Rangkaian pencapaian ini menunjukkan bahwa perfilman Indonesia semakin kompetitif di kancah global, tidak hanya dari sisi cerita tetapi juga kualitas produksi dan keberanian dalam mengeksplorasi tema.</p>



<p>Dengan kombinasi kekuatan narasi, eksplorasi visual, serta dukungan musik yang emosional, <em>Para Perasuk</em> diprediksi menjadi salah satu film Indonesia paling relevan tahun ini. Lebih dari sekadar tontonan, film ini mengajak penonton untuk merenungkan kembali makna trauma, penerimaan, dan perjalanan menuju kedewasaan emosional. <strong>XPOSEINDONESIA/IHSAN</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">39829</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/film-para-perasuk-rilis-ost-menyentuh-dari-maudy-ayunda-300x199.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="199" />	</item>
		<item>
		<title>“Aku Harus Mati”, Horor Realita Pinjol dan Obsesi Validasi Sosial Siap Guncang Bioskop 2 April 2026</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/film/aku-harus-mati-horor-realita-pinjol-dan-obsesi-validasi-sosial-siap-guncang-bioskop-2-april-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Mar 2026 00:39:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[New Movie On This Week]]></category>
		<category><![CDATA[bioskop 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Film Horor Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[film terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Gaya Hidup Urban]]></category>
		<category><![CDATA[pinjol]]></category>
		<category><![CDATA[thriller psikologis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=39786</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="199" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/press-screening-film-aku-harus-mati-300x199.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="press screening film aku harus mati" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/press-screening-film-aku-harus-mati-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/press-screening-film-aku-harus-mati-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/press-screening-film-aku-harus-mati-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/press-screening-film-aku-harus-mati-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/press-screening-film-aku-harus-mati-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/press-screening-film-aku-harus-mati-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/press-screening-film-aku-harus-mati-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/press-screening-film-aku-harus-mati-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/press-screening-film-aku-harus-mati-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/press-screening-film-aku-harus-mati.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" />Industri perfilman Indonesia kembali menghadirkan warna baru dalam genre horor yang tidak sekadar mengandalkan teror supranatural, tetapi juga menyentuh realitas sosial yang dekat dengan kehidupan masyarakat urban. Film Aku Harus Mati menjadi salah satu karya yang mencoba menggabungkan ketegangan horor dengan isu aktual seperti pinjaman online, gaya hidup konsumtif, hingga obsesi terhadap validasi sosial. Diproduksi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Industri perfilman Indonesia kembali menghadirkan warna baru dalam genre horor yang tidak sekadar mengandalkan teror supranatural, tetapi juga menyentuh realitas sosial yang dekat dengan kehidupan masyarakat urban. Film <strong>Aku Harus Mati </strong>menjadi salah satu karya yang mencoba menggabungkan ketegangan horor dengan isu aktual seperti pinjaman online, gaya hidup konsumtif, hingga obsesi terhadap validasi sosial.</p>



<p>Diproduksi oleh Rollink Action, film ini disutradarai oleh <strong>Hestu Saputra</strong> dan ditulis oleh <strong>Aroe Ama</strong>. Mengusung pendekatan horor psikologis, film ini menghadirkan cerita yang tidak hanya menegangkan, tetapi juga menggugah kesadaran penonton terhadap fenomena sosial yang semakin nyata.</p>



<p>Kisah berpusat pada Mala, karakter yang diperankan oleh Hana Saraswati, seorang perempuan muda yang terjebak dalam gaya hidup glamor demi terlihat sukses di mata lingkungan sosialnya. Ambisi tersebut menyeretnya ke dalam jeratan pinjaman online dan skema paylater yang perlahan menghancurkan hidupnya.</p>



<p>Dalam upaya mencari jati diri, Mala kembali ke panti asuhan tempat ia dibesarkan. Di sana, ia bertemu kembali dengan sahabat lamanya Tiwi yang diperankan <strong>Amara Sophie</strong>, Nugra yang diperankan <strong>Prasetya Agni</strong>, serta sosok Ki Jago yang diperankan <strong>Bambang Paningron</strong>. Namun kepulangannya justru membuka rahasia kelam masa lalu yang tak pernah ia bayangkan.</p>



<p>Ketegangan mulai meningkat saat Mala menyadari adanya keterkaitan hidupnya dengan perjanjian gelap yang melibatkan kekuatan supranatural. Teror dalam film ini tidak hanya datang dari sosok tak kasat mata, tetapi juga dari pilihan hidup manusia itu sendiri, terutama ketika ambisi dan tekanan sosial melampaui batas kendali.</p>



<p>Eksekutif Produser<strong> Irsan Yapto</strong> (26/3/2026) menegaskan bahwa cerita dalam film ini bukan sekadar fiksi. Ia melihat fenomena “menjual diri demi pengakuan sosial” semakin nyata di tengah masyarakat modern, terutama di era digital yang sarat dengan pencitraan.</p>



<p>“Fenomena ini nyata. Banyak orang memaksakan diri demi validasi sosial, bahkan sampai mengorbankan masa depan mereka sendiri,” ujarnya.</p>



<p>Senada dengan itu, sutradara Hestu Saputra menekankan bahwa horor dalam film ini justru berangkat dari sisi gelap manusia. Menurutnya, ketakutan terbesar bukan berasal dari makhluk gaib, melainkan dari keputusan manusia yang didorong oleh ambisi tanpa batas.</p>



<p>Pendekatan ini membuat “Aku Harus Mati” tidak hanya menghadirkan jump scare, tetapi juga konflik emosional yang kuat. Penonton diajak menyelami dilema moral, tekanan sosial, serta konsekuensi dari setiap pilihan hidup yang diambil.</p>



<p>Dengan latar cerita yang relevan dan pendekatan sinematik yang lebih dalam, film ini diproyeksikan menjadi salah satu horor Indonesia paling berbeda di tahun 2026. Tidak hanya menegangkan, tetapi juga menyentuh sisi reflektif penonton terhadap realita kehidupan modern.</p>



<p>Dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 2 April 2026, “Aku Harus Mati” hadir sebagai pengingat bahwa teror sesungguhnya bisa datang dari kehidupan sehari-hari—ketika ambisi, utang, dan kebutuhan akan pengakuan sosial berubah menjadi ancaman yang tak terhindarkan. <strong>XPOSEINDONESIA/DSP</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">39786</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/press-screening-film-aku-harus-mati-300x199.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="199" />	</item>
		<item>
		<title>5 Tontonan Baru di Viu untuk Temani Libur Lebaran, dari Drama Hukum hingga Acara Kencan yang Hadirkan Shin Tae Yong</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/film/5-tontonan-baru-di-viu-untuk-temani-libur-lebaran-dari-drama-hukum-hingga-acara-kencan-yang-hadirkan-shin-tae-yong/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Mar 2026 07:19:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[New Movie On This Week]]></category>
		<category><![CDATA[dracin Viu]]></category>
		<category><![CDATA[drama Korea Viu]]></category>
		<category><![CDATA[film thriller Korea]]></category>
		<category><![CDATA[series Indonesia Viu]]></category>
		<category><![CDATA[series Viu terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Shin Tae Yong]]></category>
		<category><![CDATA[tontonan Viu]]></category>
		<category><![CDATA[VIU]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=39413</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="199" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/otw-halal-300x199.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="otw halal" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/otw-halal-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/otw-halal-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/otw-halal-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/otw-halal-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/otw-halal-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/otw-halal-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/otw-halal-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/otw-halal-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/otw-halal-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/otw-halal.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" />Libur Lebaran kerap menjadi waktu yang tepat untuk beristirahat dari rutinitas sekaligus menikmati momen santai bersama keluarga. Di tengah suasana tersebut, pilihan hiburan yang ringan namun menarik tentu menjadi pelengkap yang dicari banyak orang. Sepanjang Maret 2026, platform streaming Viu menghadirkan sejumlah judul baru yang bisa menjadi alternatif tontonan selama libur panjang, mulai dari reality [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Libur Lebaran kerap menjadi waktu yang tepat untuk beristirahat dari rutinitas sekaligus menikmati momen santai bersama keluarga. Di tengah suasana tersebut, pilihan hiburan yang ringan namun menarik tentu menjadi pelengkap yang dicari banyak orang. Sepanjang Maret 2026, platform streaming Viu menghadirkan sejumlah judul baru yang bisa menjadi alternatif tontonan selama libur panjang, mulai dari reality show, drama hukum dengan sentuhan supernatural, film thriller psikologis, hingga kisah romansa remaja yang berlatar dunia musik.</p>



<p>Salah satu tayangan yang cukup menarik perhatian adalah musim terbaru dari When Our Kids Fall in Love. Program ini kembali hadir dengan konsep unik yang memadukan kisah percintaan anak muda dengan sudut pandang keluarga. Para peserta tinggal bersama dalam satu rumah untuk mengenal satu sama lain, sementara orang tua mereka menyaksikan setiap interaksi dari studio. Reaksi spontan para orang tua, mulai dari rasa bangga hingga kekhawatiran, sering kali menjadi bagian paling menghibur sekaligus emosional dalam setiap episode.</p>



<p>Musim kedua ini juga menghadirkan sejumlah figur publik sebagai panelis yang ikut memberikan komentar terhadap dinamika hubungan para peserta. Di antaranya adalah penyanyi Yoon Min Soo, aktor Lee Moon Sik, penyanyi Park Nam Jung, komedian Lee Sung Mi, aktor Choi Jae Won, serta pelatih sepak bola Shin Tae-yong. Acara ini dipandu oleh Kim Sung Joo dan Lee Jong Hyuk yang menjaga suasana tetap hangat sekaligus menghibur sepanjang episode.</p>



<p>Selain reality show, Viu juga menghadirkan drama hukum berjudul Phantom Lawyer yang mulai tayang pada 13 Maret 2026. Serial ini menampilkan Yoo Yeon-seok sebagai seorang pengacara dengan kemampuan tak biasa, yaitu dapat melihat arwah. Ia berusaha membantu para roh yang belum mendapatkan keadilan melalui proses hukum di pengadilan. Ketegangan muncul ketika informasi yang diperoleh dari arwah sering kali tidak selaras dengan bukti yang tersedia di persidangan.</p>



<p>Dalam cerita tersebut, Yoo Yeon Seok dipasangkan dengan Esom yang memerankan rekan kerja rasional dan disiplin. Perbedaan cara pandang keduanya memicu berbagai konflik dalam menangani kasus, menjadikan drama ini tidak hanya menghadirkan unsur supernatural tetapi juga drama ruang sidang yang intens dan penuh intrik.</p>



<p>Sementara itu, bagi penonton yang menyukai film thriller psikologis, Only God Knows Everything menjadi pilihan menarik lainnya. Film ini mengikuti kisah seorang pria yang berusaha menyembunyikan peristiwa penting dari masa lalunya. Peran utama dibawakan oleh Shin Seung Ho yang menampilkan karakter dengan tekanan emosional kuat.</p>



<p>Cerita semakin kompleks ketika karakter yang diperankan Han Ji-eun mulai merasakan adanya kejanggalan dalam cerita yang ia dengar. Seiring waktu, fakta demi fakta mulai terungkap dan membuka rahasia yang selama ini disembunyikan. Kehadiran Park Myung-hoon dan Jeon So-min turut memperkuat ketegangan cerita melalui karakter dengan kepentingan masing-masing.</p>



<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-2 is-cropped td-modal-on-gallery wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="819" height="1024" data-id="39417" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/only-god-knows-everything-819x1024.jpg" alt="only god knows everything" class="wp-image-39417" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/only-god-knows-everything-819x1024.jpg 819w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/only-god-knows-everything-240x300.jpg 240w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/only-god-knows-everything-768x960.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/only-god-knows-everything-336x420.jpg 336w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/only-god-knows-everything-672x840.jpg 672w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/only-god-knows-everything-150x188.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/only-god-knows-everything-300x375.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/only-god-knows-everything-600x750.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/only-god-knows-everything-696x870.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/only-god-knows-everything-1068x1335.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/only-god-knows-everything.jpg 1080w" sizes="auto, (max-width: 819px) 100vw, 819px" /><figcaption class="wp-element-caption">only god knows everything</figcaption></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="600" height="859" data-id="39418" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/phantom-lawyer.jpg" alt="phantom lawyer" class="wp-image-39418" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/phantom-lawyer.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/phantom-lawyer-210x300.jpg 210w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/phantom-lawyer-293x420.jpg 293w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/phantom-lawyer-587x840.jpg 587w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/phantom-lawyer-150x215.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/phantom-lawyer-300x430.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px" /><figcaption class="wp-element-caption">phantom lawyer</figcaption></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="600" height="870" data-id="39419" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/too-young-to-love.jpg" alt="too young to love" class="wp-image-39419" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/too-young-to-love.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/too-young-to-love-207x300.jpg 207w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/too-young-to-love-290x420.jpg 290w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/too-young-to-love-579x840.jpg 579w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/too-young-to-love-150x218.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/too-young-to-love-300x435.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px" /><figcaption class="wp-element-caption">too young to love</figcaption></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="600" height="845" data-id="39420" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/when-our-kids-fall-in-love-2.jpg" alt="when our kids fall in love 2" class="wp-image-39420" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/when-our-kids-fall-in-love-2.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/when-our-kids-fall-in-love-2-213x300.jpg 213w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/when-our-kids-fall-in-love-2-298x420.jpg 298w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/when-our-kids-fall-in-love-2-596x840.jpg 596w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/when-our-kids-fall-in-love-2-150x211.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/when-our-kids-fall-in-love-2-300x423.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px" /><figcaption class="wp-element-caption">when our kids fall in love 2</figcaption></figure>
</figure>



<p>Viu juga menambah variasi tontonan dengan menghadirkan drama China bertema romansa remaja berjudul Too Young to Love. Serial ini mengangkat kehidupan siswa sekolah menengah yang harus menyeimbangkan pendidikan, ambisi, dan perasaan yang mulai tumbuh di antara mereka. Xie Bin Bin memerankan seorang siswa yang mencoba mengejar minatnya di bidang musik sambil mempertahankan prestasi akademik.</p>



<p>Di sisi lain, Zhang Xin Yi tampil sebagai pemain celo berbakat yang memiliki ambisi besar di dunia musik, sementara Gong Wan Yi menghadirkan karakter siswi dengan kemampuan musik yang tak kalah menonjol. Persaingan dalam kompetisi sekolah, tekanan dari keluarga, serta perasaan yang berkembang di antara para tokohnya menjadi konflik utama dalam cerita ini.</p>



<p>Tontonan lain yang juga akan hadir adalah serial drama berjudul OTW Halal yang dijadwalkan tayang mulai 31 Maret 2026. Serial ini mengikuti kisah Renatta, seorang perempuan yang dikenal sebagai “ratu nightlife” Jakarta. Kehidupan glamor yang ia jalani tiba-tiba berubah ketika ia kehilangan dukungan finansial dari kekasih rahasianya.</p>



<p>Terpaksa memulai hidup baru, Renatta pindah ke sebuah rumah kos sederhana yang dikelola oleh Bu Fatimah, perempuan religius yang hangat dan penuh empati. Demi bertahan, Renatta menciptakan identitas baru sebagai perempuan berhijab bernama Elsi. Namun situasi menjadi semakin rumit ketika ia menyadari bahwa suami Bu Fatimah adalah pria yang selama ini menjadi kekasih rahasianya.</p>



<p>Drama ini dibintangi oleh Fadly Faisal dan Maudy Effrosina yang menghadirkan konflik emosional antara masa lalu, identitas baru, serta kesempatan untuk memperbaiki diri.</p>



<p>Dengan beragam pilihan cerita dari berbagai genre dan negara, deretan tayangan baru ini dapat menjadi alternatif hiburan selama masa libur Lebaran. Penonton dapat memilih kisah yang paling sesuai dengan selera mereka, mulai dari drama yang penuh ketegangan hingga cerita romantis yang ringan.</p>



<p>Seluruh judul tersebut dapat disaksikan secara resmi melalui platform streaming Viu sepanjang Maret 2026.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">39413</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/otw-halal-300x199.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="199" />	</item>
		<item>
		<title>Chemistry Tatjana Saphira dan Fadi Alaydrus di Tiba-Tiba Brondong Bikin Netizen Curiga Cinlok</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/film/chemistry-tatjana-saphira-dan-fadi-alaydrus-di-tiba-tiba-brondong-bikin-netizen-curiga-cinlok/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Mar 2026 07:08:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[Stars]]></category>
		<category><![CDATA[cinlok artis]]></category>
		<category><![CDATA[Cinta Brian]]></category>
		<category><![CDATA[drama Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Fadi Alaydrus]]></category>
		<category><![CDATA[MaxStream]]></category>
		<category><![CDATA[series romantis Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Tatjana Saphira]]></category>
		<category><![CDATA[Tiba-Tiba Brondong]]></category>
		<category><![CDATA[Viu Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=39408</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="199" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/tiba-tiba-brondong-300x199.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="tiba tiba brondong" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/tiba-tiba-brondong-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/tiba-tiba-brondong-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/tiba-tiba-brondong-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/tiba-tiba-brondong-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/tiba-tiba-brondong-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/tiba-tiba-brondong-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/tiba-tiba-brondong-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/tiba-tiba-brondong-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/tiba-tiba-brondong-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/tiba-tiba-brondong.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" />Serial komedi romantis Tiba-Tiba Brondong yang tayang di Viu sejak 13 Februari 2026 berhasil mencuri perhatian penonton dengan dinamika cerita yang ringan namun emosional. Tidak hanya alur kisahnya yang membuat penonton penasaran, chemistry dua pemeran utamanya, Tatjana Saphira dan Fadi Alaydrus, juga menjadi bahan perbincangan hangat di media sosial. Banyak penonton yang bahkan menduga keduanya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Serial komedi romantis <strong>Tiba-Tiba Brondong</strong> yang tayang di Viu sejak 13 Februari 2026 berhasil mencuri perhatian penonton dengan dinamika cerita yang ringan namun emosional. Tidak hanya alur kisahnya yang membuat penonton penasaran, chemistry dua pemeran utamanya, Tatjana Saphira dan Fadi Alaydrus, juga menjadi bahan perbincangan hangat di media sosial. Banyak penonton yang bahkan menduga keduanya terlibat cinta lokasi atau cinlok karena interaksi mereka di layar dianggap terlalu natural.</p>



<p>Fenomena ini muncul sejak beberapa episode awal tayang. Di berbagai platform media sosial seperti TikTok dan Instagram, penonton ramai membicarakan kedekatan karakter Bella dan Langit yang diperankan oleh Tatjana Saphira dan Fadi Alaydrus. Tak sedikit pula yang mengaku terbawa perasaan atau “baper” saat mengikuti perkembangan hubungan kedua karakter tersebut.</p>



<p>Sejumlah komentar warganet memperlihatkan bagaimana kuatnya kesan yang ditinggalkan oleh interaksi keduanya. “Cinlok Tata &amp; Fadi bukan sekadar gosip. Chemistry-nya terlalu nyata,” tulis akun @desisa*** di TikTok. Sementara akun lain menambahkan, “Yang bilang cuma partner kerja, tolong lihat ulang videonya. Cinlok Tata Fadi + chemistry begini fix bikin gagal fokus.” Ada pula penonton yang mengaku menikmati serial tersebut sambil tersenyum sendiri karena interaksi para karakter terasa begitu hidup dan natural.</p>



<p>Respons spontan penonton ini menunjukkan bahwa serial tersebut berhasil menghadirkan pengalaman menonton yang terasa personal. Hubungan yang terbangun di layar membuat penonton seolah ikut masuk ke dalam cerita, menyaksikan perkembangan emosi para karakter dari dekat.</p>



<p>Namun kisah Bella yang diperankan oleh Tatjana Saphira tidak hanya berputar pada dinamika hubungannya dengan Langit. Memasuki episode 7 dan 8, konflik cerita justru semakin memanas dengan hadirnya pilihan yang semakin rumit bagi karakter utama tersebut.</p>



<p>Dalam dua episode terbaru, karakter Langit mulai menunjukkan perubahan sikap. Jika sebelumnya ia tampil santai dan cenderung cuek, kini ia berusaha memperlihatkan keseriusan serta kedewasaan dalam hubungannya dengan Bella. Ia ingin membuktikan bahwa dirinya bukan sekadar sosok yang datang sementara, melainkan seseorang yang pantas dipertimbangkan untuk masa depan.</p>



<p>Di sisi lain, Bella juga dihadapkan pada kehadiran Gian yang diperankan oleh Cinta Brian. Sejak awal, Gian digambarkan sebagai sosok yang lebih stabil, matang, dan memiliki kejelasan dalam menyatakan perasaannya. Ia secara terbuka menyampaikan niatnya kepada Bella dan tetap konsisten memperjuangkan hubungan tersebut.</p>



<p>Perbedaan karakter antara Langit dan Gian membuat posisi Bella semakin sulit. Jika Langit menawarkan dinamika hubungan yang spontan dan penuh kejutan, Gian justru menghadirkan stabilitas dan rasa aman. Situasi ini memaksa Bella untuk menghadapi dilema emosional yang tidak bisa lagi dihindari.</p>



<p>Karakter Bella sendiri sejak awal digambarkan sebagai perempuan yang berhati-hati dalam menjalin hubungan baru. Ia cenderung menjaga jarak dan lebih mengandalkan logika dalam mengambil keputusan. Namun perkembangan cerita membuatnya tidak lagi bisa sekadar berpegang pada rasa aman. Dua pria yang berada di dekatnya kini sama-sama menunjukkan komitmen yang nyata.</p>



<p>Konflik semakin terasa ketika tekanan juga datang dari lingkungan keluarga yang memiliki pandangan berbeda mengenai kesiapan Bella dalam menjalani hubungan. Hal tersebut membuat keputusan yang harus diambilnya menjadi semakin berat.</p>



<p>Episode 7 dan 8 akhirnya menempatkan Bella pada titik penting dalam hidupnya. Kedua pria yang berada di sekelilingnya telah memperjelas perasaan masing-masing, dan kini keputusan sepenuhnya berada di tangan Bella.</p>



<p>Dengan dinamika cerita yang semakin intens, serial ini terus memancing reaksi emosional dari para penonton. Banyak yang mengaku penasaran dengan akhir kisah Bella, Langit, dan Gian. Di sisi lain, chemistry kuat antara Tatjana Saphira dan Fadi Alaydrus juga masih menjadi topik yang terus dibicarakan.</p>



<p>Tidak heran jika sebagian penonton masih bertanya-tanya: apakah kedekatan yang terlihat di layar benar-benar hanya bagian dari akting, atau ada perasaan yang tumbuh di balik kamera?</p>



<p>Serial Tiba-Tiba Brondong sendiri tayang setiap Jumat dan Sabtu melalui platform Viu serta layanan MaxStream. <strong>XPOSEINDONESIA/IHSAN</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">39408</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2026/03/tiba-tiba-brondong-300x199.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="199" />	</item>
		<item>
		<title>Avatar: Fire and Ash Cetak Sukses Global, Format 4DX dan ScreenX Jadi Primadona Box Office</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/film/new-comer-film/avatar-fire-and-ash-cetak-sukses-global-format-4dx-dan-screenx-jadi-primadona-box-office/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Dec 2025 09:07:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[New Comer]]></category>
		<category><![CDATA[4DX]]></category>
		<category><![CDATA[Avatar]]></category>
		<category><![CDATA[Bioskop]]></category>
		<category><![CDATA[Box Office]]></category>
		<category><![CDATA[Film Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[ScreenX]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=37881</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="199" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/avatar-fire-and-ash-300x199.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="avatar fire and ash" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/avatar-fire-and-ash-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/avatar-fire-and-ash-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/avatar-fire-and-ash-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/avatar-fire-and-ash-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/avatar-fire-and-ash-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/avatar-fire-and-ash-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/avatar-fire-and-ash-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/avatar-fire-and-ash-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/avatar-fire-and-ash-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/avatar-fire-and-ash.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" />Film fiksi ilmiah berskala besar “Avatar: Fire and Ash” kembali membuktikan kekuatan waralaba Avatar di pasar global. Sejak pekan pembuka penayangannya, film ini mencatatkan performa box office yang menonjol, khususnya di format premium seperti ScreenX, 4DX, dan Ultra 4DX. CJ CGV mengumumkan bahwa Avatar: Fire and Ash mencetak penjualan akhir pekan pembuka tertinggi secara global [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Film fiksi ilmiah berskala besar <strong>“Avatar: Fire and Ash”</strong> kembali membuktikan kekuatan waralaba Avatar di pasar global. Sejak pekan pembuka penayangannya, film ini mencatatkan performa box office yang menonjol, khususnya di format premium seperti <strong>ScreenX, 4DX, dan Ultra 4DX</strong>.</p>



<p>CJ CGV mengumumkan bahwa <em>Avatar: Fire and Ash</em> mencetak <strong>penjualan akhir pekan pembuka tertinggi secara global sepanjang 2025</strong> untuk kategori ScreenX, 4DX, dan Ultra 4DX. Capaian ini menegaskan tingginya minat penonton terhadap pengalaman menonton sinema yang lebih imersif.</p>



<p>Untuk format 4DX saja, penjualan tiket pada akhir pekan pertama hampir <strong>dua kali lipat dari rata-rata film lain yang dirilis tahun ini</strong>. Sementara itu, Ultra 4DX — format gabungan ScreenX dan 4DX — mencatat angka sekitar <strong>2,5 kali lipat dari rata-rata</strong>, menunjukkan permintaan kuat terhadap format premium.</p>



<p>CEO CJ 4DPLEX, <strong>Bang Jun-sik</strong>, menyebut pencapaian ini sebagai bukti nyata nilai tambah bioskop berformat khusus.<br>“<em>Avatar: Fire and Ash</em> dengan jelas menunjukkan daya tarik pengalaman menonton premium, tidak hanya di Korea tetapi juga secara global. Ke depan, kami akan terus memperkuat jaringan bioskop format khusus yang kompetitif di dunia,” ujarnya.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Dominasi di Amerika Utara dan Pasar Lokal</h3>



<p>Di Amerika Utara, kontribusi penjualan tiket ScreenX dan 4DX pada pekan pembuka tercatat <strong>lebih dari 1,5 kali lipat dibandingkan rata-rata film 2025</strong>. Hal ini mengindikasikan perubahan preferensi penonton yang kini semakin mempertimbangkan <strong>tempat dan format menonton</strong>, terutama untuk film blockbuster dengan dunia sinematik yang luas.</p>



<p>Di pasar Korea Selatan, film ini mencatat <strong>tingkat keterisian kursi sekitar 70 persen di bioskop 4DX</strong> selama pekan pertama. Untuk ScreenX, okupansi kursi bahkan <strong>sekitar 10 persen lebih tinggi</strong> dibandingkan film sebelumnya, <em>Avatar: The Way of Water</em>.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Pengalaman Imersif Jadi Daya Tarik Utama</h3>



<p>Respons penonton turut memperkuat kesuksesan tersebut. Penonton 4DX menyebut sensasi menonton terasa seperti “<strong>terbang bersama suku Na’vi</strong>,” dengan efek angin dan gerakan yang membuat durasi hampir tiga jam terasa singkat. Sementara penonton ScreenX menggambarkan pengalaman menonton sebagai “<strong>sangat imersif, seolah benar-benar masuk ke dunia Pandora</strong>.”</p>



<p>Banyak penonton yang mencoba ScreenX, 4DX, hingga Ultra 4DX menilai setiap format menawarkan pengalaman unik dan berkesan. Tren ini mencerminkan meningkatnya kesadaran penonton dalam memilih format bioskop yang sesuai dengan skala film.</p>



<p>Seiring meluasnya respons positif, <em>Avatar: Fire and Ash</em> kini kerap digambarkan sebagai film yang mengajak penonton <strong>duduk nyaman di kursi bioskop dan ‘berkelana’ di Pandora selama tiga jam penuh</strong>, sebuah cerminan dari tingkat kepuasan penonton yang tinggi. <strong>XPOSEINDONESIA/IHSAN</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">37881</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/avatar-fire-and-ash-300x199.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="199" />	</item>
		<item>
		<title>Festival Film Horor 2025 Gelar Diskusi Publik dan Penghargaan, Bahas Masa Depan Film Horor Indonesia</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/film/on-location/festival-film-horor-2025-gelar-diskusi-publik-dan-penghargaan-bahas-masa-depan-film-horor-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Dec 2025 15:33:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[On Location]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Riyanto]]></category>
		<category><![CDATA[diskusi film horor]]></category>
		<category><![CDATA[Festival Film Horor 2025]]></category>
		<category><![CDATA[FFH 2025]]></category>
		<category><![CDATA[ffhoror]]></category>
		<category><![CDATA[Film Horor Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Nini L Karim]]></category>
		<category><![CDATA[Nini Sunny]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan film horor]]></category>
		<category><![CDATA[perfilman Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=37453</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="199" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_02-300x199.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="DIskusi FFHoror 2025" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_02-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_02-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_02-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_02-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_02-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_02-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_02-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_02-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_02-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_02.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" />Film horor masih menjadi genre paling dominan di bioskop Indonesia, namun di balik tingginya minat penonton, muncul kebutuhan untuk membicarakan kualitas, arah, dan tanggung jawab kreatif di balik layar. Berangkat dari kegelisahan tersebut, Festival Film Horor atau ffhoror menghadirkan ruang dialog melalui diskusi publik bertajuk “Film Horor Indonesia Kini dan Nanti” yang digelar di Pictum [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Film horor masih menjadi genre paling dominan di bioskop Indonesia, namun di balik tingginya minat penonton, muncul kebutuhan untuk membicarakan kualitas, arah, dan tanggung jawab kreatif di balik layar. Berangkat dari kegelisahan tersebut, <strong>Festival Film Horor </strong>atau <strong>ffhoror</strong> menghadirkan ruang dialog melalui diskusi publik bertajuk “Film Horor Indonesia Kini dan Nanti” yang digelar di Pictum Coffee &amp; Kitchen, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada 13 Desember 2025. Kegiatan ini menjadi pertemuan lintas perspektif antara jurnalis, sineas, akademisi, selebriti, serta masyarakat pencinta film Indonesia yang ingin melihat genre horor berkembang lebih matang dan bermakna.</p>



<p>Ketua penyelenggara ffhoror, <strong>Chandra NZ</strong>, yang merupakan lulusan Departemen Film Institut Kesenian Jakarta, menyampaikan bahwa diskusi ini merupakan bagian dari upaya mendorong peningkatan kualitas film Indonesia agar tidak hanya laku secara komersial, tetapi juga menjadi hiburan yang sehat dan bermanfaat sesuai amanat Undang-Undang Perfilman. Ia menegaskan bahwa festival dan diskusi ini menjadi langkah awal sebelum ffhoror digelar secara rutin setiap bulan mulai Januari 2026, tepatnya setiap tanggal 13.</p>



<p>Genre horor dipilih secara khusus karena tingginya minat sineas untuk memproduksi film horor serta antusiasme penonton yang selalu mendominasi jumlah penayangan setiap tahun. Chandra menyoroti fenomena ketika penonton datang ke bioskop dan mendapati sebagian besar film yang tersedia justru berasal dari genre horor. Menurutnya, besarnya produksi dan minat tersebut menunjukkan potensi besar film horor Indonesia, yang perlu diarahkan agar terus berkembang secara kualitas dan tidak hanya mengandalkan formula lama.</p>



<p>Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap ekosistem film horor, ffhoror juga memberikan penghargaan kepada film dan insan perfilman yang dinilai berprestasi sepanjang 2025. Penghargaan tertinggi ffhoror tahun ini diberi nama <strong>Penghargaan Nini Sunny</strong>, sebagai penghormatan kepada almarhumah <strong>Nini Sunny</strong>, <strong>Pemimpin</strong> <strong>Redaksi XposeIndonesia</strong> yang dikenal luas dan malang melintang di dunia jurnalistik hiburan, khususnya di bidang film dan musik. </p>



<p>Nini Sunny wafat pada 4 Desember lalu dan sebelum berpulang menjabat sebagai ketua dewan juri ffhoror. Atas izin keluarga, penggunaan namanya sebagai penghargaan tertinggi ffhoror 2025 menjadi simbol penghormatan atas dedikasi, integritas, serta kontribusinya dalam mengawal perkembangan industri film dan musik Indonesia melalui karya jurnalistiknya. Selain penghargaan film pilihan, apresiasi juga diberikan kepada sutradara, pemain, serta juru kamera yang dinilai berhasil menghadirkan kualitas dalam film horor.</p>



<div><a href="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_01-1024x678.jpg" class="td-modal-image"><figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_01-1024x678.jpg" alt="Penghargaan FF Horor 2025" class="wp-image-37456" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_01-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_01-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_01-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_01-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_01-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_01-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_01-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_01-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_01-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_01.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Penghargaan FF Horor 2025</figcaption></figure></a></div>



<p>Diskusi ffhoror 2025 menghadirkan sejumlah pembicara lintas generasi, mulai dari aktris senior <strong>Nini L Karim</strong>, sutradara dan produser<strong> Agus Riyanto</strong>, hingga sineas seperti <strong>Haris Chinamon</strong> dan <strong>Ilham Acho Bachtiar</strong>, serta aktris muda <strong>Karina Icha</strong>. Diskusi dimoderatori oleh<strong> Irfan Handoko</strong>. Para pembicara sepakat bahwa film horor Indonesia selama ini masih banyak berkutat pada mitos dan urban legend, meski mulai terlihat adanya perubahan pendekatan dalam beberapa karya terbaru.</p>



<p>Nini L Karim memandang bahwa horor tidak selalu identik dengan mistik atau sosok hantu, melainkan juga bisa hadir melalui kondisi dan situasi yang menimbulkan rasa takut atau ketidaknyamanan. Ia bahkan mencontohkan bahwa situasi sosial tertentu bisa menjadi bentuk horor tersendiri bagi masyarakat. Pandangan tersebut menambah perspektif baru bahwa genre horor memiliki ruang eksplorasi yang lebih luas daripada sekadar visual menyeramkan.</p>



<p>Sementara itu, Agus Riyanto menjelaskan bahwa pilihan produser terhadap genre horor tidak terlepas dari kedekatannya dengan kehidupan masyarakat. Menurutnya, penonton sering kali tidak terlalu mempermasalahkan siapa pemainnya, melainkan tertarik pada sosok hantu atau cerita yang diangkat. Ia menyinggung bagaimana poster film horor kerap menampilkan sosok setan, rumah kosong, atau potongan tubuh sebagai daya tarik utama. Meski demikian, ia mengungkapkan upaya melakukan pendekatan berbeda dalam film terbarunya yang tengah diproduksi berjudul “Kolong Mayit”, dengan menampilkan karakter pocong yang lebih agresif dan tidak lagi digambarkan secara konvensional.</p>



<div><a href="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_03-1024x678.jpg" class="td-modal-image"><figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_03-1024x678.jpg" alt="DIskusi FFHoror 2025" class="wp-image-37458" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_03-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_03-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_03-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_03-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_03-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_03-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_03-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_03-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_03-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_03.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">DIskusi FFHoror 2025</figcaption></figure></a></div>



<p>Pandangan lain datang dari Agus Riyanto yang menilai bahwa sutradara kerap berada di antara idealisme dan kebijakan produser terkait aspek komersial film. Ia menyebut bahwa strategi kreatif kerap dilakukan melalui pengolahan properti atau visual tertentu agar film tetap memiliki daya jual tanpa sepenuhnya mengorbankan cerita. Diskusi ini pun menyimpulkan bahwa meski dalam sepuluh tahun ke depan film horor Indonesia kemungkinan masih akan berkutat pada mitos dan legenda, perubahan tetap terjadi melalui revolusi kecil yang perlahan memperkaya bentuk dan pendekatannya.</p>



<p>Festival Film Horor direncanakan akan digelar secara rutin setiap bulan, dengan sistem penilaian terhadap film-film horor yang tayang pada bulan sebelumnya oleh para juri. Harapannya, ffhoror dapat berkembang menjadi ruang evaluasi sekaligus rujukan penting bagi insan perfilman Indonesia, khususnya di genre horor, agar terus bertumbuh secara kualitas dan relevansi di tengah minat penonton yang tak pernah surut. <strong>XPOSEINDONESIA/IHSAN </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">37453</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/ffhoror_02-300x199.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="199" />	</item>
		<item>
		<title>Yanti Yaseer Comeback ke Dunia Film, Gandeng Pona Shantal dan Natasha Inrie</title>
		<link>https://xposeindonesia.com/film/stars/yanti-yaseer-comeback-ke-dunia-film-gandeng-pona-shantal-dan-natasha-inrie/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Dec 2025 00:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Stars]]></category>
		<category><![CDATA[artis comeback]]></category>
		<category><![CDATA[Artis Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[berita selebriti]]></category>
		<category><![CDATA[comeback artis]]></category>
		<category><![CDATA[dunia entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[entertainment news]]></category>
		<category><![CDATA[Film Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[industri hiburan Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kolaborasi artis]]></category>
		<category><![CDATA[Natasha Inrie]]></category>
		<category><![CDATA[Pona Shantal]]></category>
		<category><![CDATA[sinetron Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Xpose Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Yanti Yaseer]]></category>
		<category><![CDATA[YouTube Yanti Yaseer]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://xposeindonesia.com/?p=37360</guid>

					<description><![CDATA[<img width="300" height="199" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/yanti-yaseer-comeback-ke-dunia-film-gandeng-pona-shantal-dan-natasha-inrie_03-300x199.jpg" class="webfeedsFeaturedVisual wp-post-image" alt="Yanti Yaseer Comeback ke Dunia Film, Gandeng Pona Shantal dan Natasha Inrie" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/yanti-yaseer-comeback-ke-dunia-film-gandeng-pona-shantal-dan-natasha-inrie_03-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/yanti-yaseer-comeback-ke-dunia-film-gandeng-pona-shantal-dan-natasha-inrie_03-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/yanti-yaseer-comeback-ke-dunia-film-gandeng-pona-shantal-dan-natasha-inrie_03-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/yanti-yaseer-comeback-ke-dunia-film-gandeng-pona-shantal-dan-natasha-inrie_03-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/yanti-yaseer-comeback-ke-dunia-film-gandeng-pona-shantal-dan-natasha-inrie_03-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/yanti-yaseer-comeback-ke-dunia-film-gandeng-pona-shantal-dan-natasha-inrie_03-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/yanti-yaseer-comeback-ke-dunia-film-gandeng-pona-shantal-dan-natasha-inrie_03-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/yanti-yaseer-comeback-ke-dunia-film-gandeng-pona-shantal-dan-natasha-inrie_03-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/yanti-yaseer-comeback-ke-dunia-film-gandeng-pona-shantal-dan-natasha-inrie_03-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/yanti-yaseer-comeback-ke-dunia-film-gandeng-pona-shantal-dan-natasha-inrie_03.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" />Setelah tiga tahun vakum dari dunia hiburan, artis senior Yanti Yaseer akhirnya kembali menyapa publik. Keputusan comeback ini ia lakukan setelah fokus mendampingi sang suami, pengacara sekaligus pengusaha Edy Triyono Sumartadi SH, MH. Tak sendiri, Yanti kini menggandeng dua rekannya sesama pelaku seni, yaitu Pona Shantal dan Natasha Inrie untuk memulai babak baru di dunia [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Setelah tiga tahun vakum dari dunia hiburan, artis senior <strong><a href="https://xposeindonesia.com/tag/yanti-yaseer/" data-type="post_tag" data-id="18038">Yanti Yaseer</a></strong> akhirnya kembali menyapa publik. Keputusan comeback ini ia lakukan setelah fokus mendampingi sang suami, pengacara sekaligus pengusaha <strong>Edy Triyono Sumartadi SH, MH</strong>.</p>



<p>Tak sendiri, Yanti kini menggandeng dua rekannya sesama pelaku seni, yaitu <strong>Pona Shantal</strong> dan <strong>Natasha Inrie</strong> untuk memulai babak baru di dunia entertainment. Momen kebersamaan ketiganya juga telah tayang di kanal YouTube <strong>Yanti Yaseer Official</strong>.</p>



<p>“Aku pertama kali bertemu dengan Pona waktu syuting sinetron <em>Kembalikan Ingatan Ibuku</em> sekitar tahun 2001. Dia pemeran utama, aku pemeran pembantu utama. Kalau sama Inrie, kami mulai berteman dua atau tiga tahun terakhir,” ungkap Yanti.</p>



<p>Nama Yanti Yaseer dikenal publik sejak terjun ke industri hiburan pada awal 2000-an. Ia memulai karier dari sinetron di bawah rumah produksi <strong>Multivision Plus</strong>, yang kemudian membuka jalan untuk mendapat banyak tawaran film dan sinetron lain dari PH besar seperti <strong>Starvision, MNC Pictures, Rapi Film, Lunar, Verona, dan MD Entertainment</strong>.</p>



<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-2 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex">
<div><a href="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/yanti-yaseer-comeback-ke-dunia-film-gandeng-pona-shantal-dan-natasha-inrie_03-1024x678.jpg" class="td-modal-image"><figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" data-id="37365" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/yanti-yaseer-comeback-ke-dunia-film-gandeng-pona-shantal-dan-natasha-inrie_03-1024x678.jpg" alt="Yanti Yaseer Comeback ke Dunia Film, Gandeng Pona Shantal dan Natasha Inrie" class="wp-image-37365" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/yanti-yaseer-comeback-ke-dunia-film-gandeng-pona-shantal-dan-natasha-inrie_03-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/yanti-yaseer-comeback-ke-dunia-film-gandeng-pona-shantal-dan-natasha-inrie_03-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/yanti-yaseer-comeback-ke-dunia-film-gandeng-pona-shantal-dan-natasha-inrie_03-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/yanti-yaseer-comeback-ke-dunia-film-gandeng-pona-shantal-dan-natasha-inrie_03-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/yanti-yaseer-comeback-ke-dunia-film-gandeng-pona-shantal-dan-natasha-inrie_03-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/yanti-yaseer-comeback-ke-dunia-film-gandeng-pona-shantal-dan-natasha-inrie_03-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/yanti-yaseer-comeback-ke-dunia-film-gandeng-pona-shantal-dan-natasha-inrie_03-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/yanti-yaseer-comeback-ke-dunia-film-gandeng-pona-shantal-dan-natasha-inrie_03-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/yanti-yaseer-comeback-ke-dunia-film-gandeng-pona-shantal-dan-natasha-inrie_03-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/yanti-yaseer-comeback-ke-dunia-film-gandeng-pona-shantal-dan-natasha-inrie_03.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Yanti Yaseer Comeback ke Dunia Film, Gandeng Pona Shantal dan Natasha Inrie</figcaption></figure></a></div>



<div><a href="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/yanti-yaseer-comeback-ke-dunia-film-gandeng-pona-shantal-dan-natasha-inrie_02-1024x678.jpg" class="td-modal-image"><figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" data-id="37364" src="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/yanti-yaseer-comeback-ke-dunia-film-gandeng-pona-shantal-dan-natasha-inrie_02-1024x678.jpg" alt="Yanti Yaseer Comeback ke Dunia Film, Gandeng Pona Shantal dan Natasha Inrie" class="wp-image-37364" srcset="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/yanti-yaseer-comeback-ke-dunia-film-gandeng-pona-shantal-dan-natasha-inrie_02-1024x678.jpg 1024w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/yanti-yaseer-comeback-ke-dunia-film-gandeng-pona-shantal-dan-natasha-inrie_02-300x199.jpg 300w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/yanti-yaseer-comeback-ke-dunia-film-gandeng-pona-shantal-dan-natasha-inrie_02-768x509.jpg 768w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/yanti-yaseer-comeback-ke-dunia-film-gandeng-pona-shantal-dan-natasha-inrie_02-634x420.jpg 634w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/yanti-yaseer-comeback-ke-dunia-film-gandeng-pona-shantal-dan-natasha-inrie_02-1268x840.jpg 1268w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/yanti-yaseer-comeback-ke-dunia-film-gandeng-pona-shantal-dan-natasha-inrie_02-150x99.jpg 150w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/yanti-yaseer-comeback-ke-dunia-film-gandeng-pona-shantal-dan-natasha-inrie_02-600x398.jpg 600w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/yanti-yaseer-comeback-ke-dunia-film-gandeng-pona-shantal-dan-natasha-inrie_02-696x461.jpg 696w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/yanti-yaseer-comeback-ke-dunia-film-gandeng-pona-shantal-dan-natasha-inrie_02-1068x708.jpg 1068w, https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/yanti-yaseer-comeback-ke-dunia-film-gandeng-pona-shantal-dan-natasha-inrie_02.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Yanti Yaseer Comeback ke Dunia Film, Gandeng Pona Shantal dan Natasha Inrie</figcaption></figure></a></div>
</figure>



<p>Namun aktivitas seni itu harus ia jeda karena menemani sang suami yang kerap bepergian ke Kalimantan. Sang suami, selain berprofesi sebagai pengacara dan pengusaha, juga memiliki latar belakang seni teater. Ia pernah tampil di sejumlah pementasan besar seperti <em>Setan Dalam Bahaya</em>, <em>Sang Pejuang</em>, <em>Tolong</em>, <em>Jalan Simpang</em>, hingga <em>Beranak Dalam Kubur</em>. Bahkan keduanya pernah bermain bersama dalam sebuah produksi sinetron PT Verona.</p>



<p>“Sekarang aku sudah lebih santai, makanya aku ingin come back,” ujar Yanti.</p>



<p>Sementara itu, dua rekannya yang akan berkolaborasi pun memiliki perjalanan panjang di dunia hiburan. <strong>Pona Shantal</strong> memulai karier sebagai penyanyi sejak SMA dan pernah tergabung dalam grup musik Pinkot. Ia juga merilis album bersama Rani, Andre (Stinky), serta Koes Plus Junior. Ia pernah bermain sinetron bersama Tabah Penemuan, tampil di berbagai iklan, hingga menjadi mentor pendidikan di TPI. “Kalau di FTV atau sinetron, aku sering dapat peran gadis teraniaya,” katanya sambil tertawa.</p>



<p>Di sisi lain, <strong>Natasha Inrie</strong> dikenal lewat sinetron <em>Tertawan Hati</em> dan kini sedang sibuk syuting dengan rumah produksi milik Prilly Latuconsina untuk tayangan Ramadan. Selain itu, ia juga menjalankan bisnis distribusi produk dari India bersama partner bisnisnya.</p>



<p>“Jadi artis di Indonesia harus pintar berbisnis supaya bisa hidup layak. Tapi kalau ada kesempatan kembali ke entertainment, kenapa tidak? Apalagi sekarang diajak Teh Yanti,” ujar Natasha.</p>



<p>Ketiganya sepakat melanjutkan kerja sama dalam berbagai proyek — mulai dari film, konten digital, hingga aktivitas lain yang masih terkait dunia seni dan entertainment. Mereka berharap langkah ini menjadi awal kolaborasi panjang dan karya baru yang diterima publik.</p>



<p>“Yang penting kita berkarya sesuai passion,” tutup Yanti. <strong>XPOSEINDONESIA/ Dudut SP</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">37360</post-id>
<media:content url="https://xposeindonesia.com/wp-content/uploads/2025/12/yanti-yaseer-comeback-ke-dunia-film-gandeng-pona-shantal-dan-natasha-inrie_03-300x199.jpg" type="image/jpeg" medium="image" width="300" height="199" />	</item>
	</channel>
</rss>
