Rabu, April 2, 2025

Ray Sahetapy Wafat Dalam Usia 68 Tahun

Aktor senior, Ray Sahetapy meninggal dunia pada 1 April 2025. Kabar meninggalnya sang actor dirilis  oleh Putranya, Surya Sahetapy, melalui Instagram.

Surya Sahetapy menuliskan pesan perpisahan yang menyentuh hati. “Selamat jalan, Ayah!” disertai dengan tag akun Instagram mendiang Ray Sahertapy, @raysahetapy.

“We always cherish the memories of our time with you,” lanjutnya. 

Dia juga menitipkan salam untuk almarhumah kakaknya, Gisca Sahetapy, yang telah mreninggal pada tahun 2010. “Titip salam cinta dan kangen ke kak Gisca!” tulisnya.

Ungkapan belasungkawa pun mengalir deras di media sosial, menunjukkan betapa besar pengaruh Ray Sahetapy dalam dunia perfilman Indonesia.

Sebelum mengunggah foto berdua sang ayah, Surya lebih dulu mengumumkan kabar meninggalnya Ray Sahetapy di Instagram Stories.

Surya mengunggah foto masa kecil Gisca bersama Ray Sahetapy yang tampak gagah mengenakan baju adat Jawa lengkap dengan blangkon di kepala.

“Innalillahi Wainna Ilahi Rojiuun. Titip salam cinta dan kangen ke Kak Gisca, Dad!,” yang diakhiri emoticon love.

Pada 16 Juli 2023, menantu Ray Sahetapy, Merdianti Octavia menyebut Ray sudah cukup lama sakit dalam unggahan aku Instagramnya. 

Dalam unggahan tersebut, Merdi yang merupakan istri dari Rama Putra, anak dari Dewi Yull, membagikan foto Ray Sahetapy yang mengenakan jersey bola Manchester United. Ray terlihat tengah berbaring di kasur dengan tubuh yang lebih kurus dari sebelumnya.

“Hai semuanya! Mohon doa untuk Ayah kami @raysahetapy yang lagi sakit. Semoga bisa sehat seperti sedia kala. Semangat ya Ayah,” tulis Merdi di akun @merdioctav.

Sampai saat in, belum ada kabar resmi  penyebab kematian Ray. Namun  Ray sempat dirawat di rumah sakit pada 2023.

Siapa Ray Sahetapy

Bernama lengkap Farence Raymond Sahetapy (1 Januari 1957 – 1 April 2025). Ia adalah salah satu aktor paling populer dan disegani di generasinya, sering memerankan pria kompleks dengan nuansa dan karakter yang dalam.

Karier beraktingnya membentang lebih dari empat dekade, penampilannya yang mengesankan termasuk yang paling diapresiasi saat itu, dalam film-film drama seperti Ponirah Terpidana (1983), Tatkala Mimpi Berakhir (1987) dan Jangan Bilang Siaps-siapa (1990).

Ia telah dinominasikan untuk Piala Citra di Festival Film Indonesia tujuh kali, enam di antaranya untuk Aktor Terbaik, dan memegang rekor nominasi terbanyak dalam kategori tersebut tanpa kemenangan. Ray sempat meraih kemenangan sebagai Aktor Pendukung Terpilih lewat film “The Raid” di Piala Maya (2012) dan Pemeran Pembantu Terpuji lewat film “Siapa di Atas Presiden? dalam Festival Film Bandung (2015).

Menikah, Bercerai dan Menikah Lagi

Ray memasuki dunia film pada tahun 1980 dengan film berjudul “Gadis” yang merupakan arahan dari sutradara  Nya’ Abbas Akub. Dalam film inilah, ia bertemu dengan Dewi Yull yang merupakan istri pertamanya.

Rey menikah dengan Dewi pada tanggal 16 Juni 1981, tanpa restu dari orang tua Dewi, karena perbedaan agama (pada saat itu Dewi beragama Islam dan Ray beragama Kristen).

 Kemudian, Ray memutuskan untuk menjadi seorang mualaf pada tahun 1992. Pasangan ini mempunyai empat orang anak, yakni Giscka Putri Agustina Sahetapy (1982—2010), Rama Putra Sahetapy (1992), Surya Sahetapy (1994), dan Muhammad Raya Sahetapy (2000).

Dewi yang untuk menolak untuk dipoligami memutuskan untuk menggugat cerai Ray. Dewi melakukannya karena Ray hendak menikah lagi dengan Sri Respatini Kusumastuti, seorang janda beranak dua yang merupakan pengusaha kafe dan katering, yang pernah menjadi dosen seni pertunjukan di IKJ. Mereka resmi bercerai pada 24 Agustus 2004.

Ray menikah dengan Sri di bulan Oktober 2004. Ia merupakan pemimpin dari organisasi Perhimpunan Seniman Nusantara. XPOSEINDONESIA/NS Foto: Instagram Ray Sahetapy

Must Read

Related Articles