Gratis dan Tak Boleh Berdiri di Bus Tingkat Pariwisata

28 February 2014

Jalan utama Jakarta yang selalu dikeluhkan macet mulai menerima kendaraan umum baru. Sejak Senin 24/12/2014 mulai mengoperasikan lima buah bus  tingkat pariwisata 'City Tour Jakarta'. Bus milik Dinas Pariwisata ini,  “siap melayani wisatawan secara gratis setiap hai dari pukul 09.00-19.00 WIB dengan rute Pasar Baru-Bundaran Hotel Indonesia," ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Arie Budhiman, Senin (24/2/2014). 

Kelima buah bus tersebut sudah menjalani uji coba selama 6 hari dari  tanggal 18-23 Februari 2014. Akan ada 4 petugas di dalam bus, mulai dari sopir, polisi pariwisata, guide dan petugas onboard. Hanya, kapasitas angkutnya terbatas karena bus hanya bisa menampung 60 penumpang duduk tanpa ada yang boleh berdiri.

"Kecepatan bus rata-rata hanya 10-20 kilometer per jam. Jadi ini memang untuk wisata, jalan perlahan menikmati kota Jakarta," kata Arie Budhiman. Namun, Arie juga mengungatkan bus tingkat ini memiliki segmentasi berbeda dengan bus umum lainnya karena ditujukan untuk pariwisata dan tidak berhenti di sembarang tempat.

Berikut rute bus tingkat pariwisata :

Shelter Bundaran Hotel Indonesia - Jalan M.H. Thamrin-Jalan Medan Merdeka Barat-Shelter Museum Nasional- Jalan Majapahit - Harmoni-Kompleks Sekretariat Negara-Shelter ANZ Bank (Pecenongan) - Pasar Baru-Shelter Gedung Kesenian Jakarta - Lapangan Banteng-Shelter Masjid Istiqlal - Jalan Juanda-Jalan Veteran II-Jalan Medan Merdeka Utara-Shelter Istana Negara (Medan Merdeka Barat) - Indosat-Jalan Medan Merdeka Selatan -Shelter Balai Kota-Jalan M.H. Thamrin-Shelter Sarinah - Shelter Bundaran Hotel Indonesia.  XPOSEINDONESIA/NS Foto : ANTARA

More Pictures

Last modified on Friday, 28 February 2014 05:48
Login to post comments