Untuk Tenaga Medis, Kemenparekraf Siapkan Hotel 

24 March 2020

Virus corona atau covid-19 memberikan pukulan tak hanya pada sektor kesehatan, namun juga sektor-sektor lainnya, termasuk Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Oleh karena itu, berbagai kebijakan dan langkah akan segera dibagikan untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan dari covid-19.

“Oleh sebab itu, pemerintah saat ini bukan hanya berupaya mengatasi wabah covid-19 dari sisi kesehatannya saja. Pemerintah sedang mempersiapkan berbagai kebijakannya dan langkah untuk mengurangi dampak wabah ini terhadap berbagai usaha tentunya termasuk sektor pariwisata dan badan ekonomi kreatif dan para pekerjanya,” ujar Menparekraf Wishnutama Kusubandio dalam Virtual Press Statement Menparekraf 'Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Tengah Wabah COVID-19'.

“Dalam waktu dekat ini, pemerintah akan segera umumkan langkah-langkat konkret terkait hal di atas,” lanjutnya.

Menurut Wishnutama, saat ini Kemenparekraf sedang melakukan koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk mewujudkan langkah-langkah tersebut.

“Dapat kami sampaikan sejalan dengan Instruksi Presiden (Inpres) nomor 4 tahun 2020 yang dikeluarkan oleh Bapak Pesiden pada 22 Maret kemarin, mengenai refocusing kegiatan, realokasi anggaran dan pengadaan barang dan jasa dalam penanganan coivd-19. Kemenparekraf sedang merealokasi berbagai anggaran untuk penanganan covid-19 ini,” terang Wishnutama. 

Langkah yang telah dilakukan antara lain melakukan kerjasama dengan berbagai jaringan hotel. Hotel ini nantinya mejadi sarana tempat tinggal para tenaga medis dan gugus tugas.

“Agar mereka lebih dekat dengan rumah sakit yang menangani wabah. Dan bila diperlukan bisa dijadikan lokasi untuk isolasi mandiri,” ujarnya.

Selanjutnya, Kemenparekraf juga meminta para penyedia transportasi untuk ikut membantu mobilisasi para petugas medis dan gugus tugas.

“Kemarin secara khusus saya sudah berbicara dengan kepala BNPB untuk mengoordinasi tentang hal ini. Kemenparekraf juga sedang berkoordinasi dengan penyedia transportasi untuk menyediakan alat transportasi untuk para petugas medis dan gugus tugas,” jelasnya.

Dan terakhir, pemerintah juga tak lupa untuk mengurangi potensi PHK yang sangat mungkin terjadi akibat kejadian ini.

“Pemerintah juga berupaya untuk mengusulkan stimulus ekonomi agar dapat meringankan beban dan biaya untuk para pelaku usaha sektor badan ekonomi kreatif sehingga dapat mengurangi potensi PHK karyawan di sektor tersebut,” jelasnya. XPOSEINDONESIA/Foto : Biro Komunikasi Publik Kemenparekraf

 

Last modified on Tuesday, 24 March 2020 12:30
Login to post comments