CFC Launching DVD Film Doraemon 

25 July 2019

Petualangan Doraemon bersama Nobita, Shizuka, Suneo dan Giant tak pernah ada habisnya.  Kali ini lewat  film “Doraemon The Movie Great Adventure in The Antartic Kachi Kochi”,  Doraemon mengajak berpetualangan ke tempat paling dingin di dunia,  yakni Antartika.

 

Dibuka dengan kisah Nobita yang tidak kuat dengan cuaca musim panas di Jepang. Saking panasnya, Nobita meminta Doraemon untuk membawanya ke lokasi yang lebih sejuk, sambil memakan es serut. Dengan bantuan kantong ajaib, Nobita serta Doraemon pergi ke Antartika untuk membuat tempat bermain sambil makan es serut. 

Namun, cerita berubah ketika Nobita menemukan sebuah cincin yang mengarahkan mereka kepada petualangan untuk mencari pemiliknya. Dalam petualangan itu, Doraemon cs terjebak dalam reruntuhan kuno dan menghadapi berbagai masalah. Nggak cuma sampai di situ, bumi bahkan terancam beku jika mereka tidak bisa menyelesaikan masalah tersebut tepat waktu

Film ini sudah edar  di  Jepang pada 2017 lalu. Di bioskop Indonesia, Doraemon: Great Adventure in Antarctic Kachi Kochi tayang di bioskop 19 Oktober 2018.  

Kini, California Fried Chicken (CFC)  bekerja sama dengan Formula Pictures merilis film ini dalam bentuk DVD Original 

CFC memilih mengedarkan DVD  ini lantaran sesuai  dengan karakter pelanggan CFC yang mayoritas adalah keluarga. Selain itu film berdurasi  101  meniut ini memiliki nilai edukasi serta persahabatan kuat di antara anak-anak.

“DVD ini juga  bisa memberikan kontribusi positif kepada masyarakat Indonesia dan kepada costumer CFC pada umumnya, agar bisa memberikan pendidikan yang lebih berarti bagi generasi muda kita pada anak-anak kita semua,” ungkap Hengky, Direktur Utama CFC di kawasan Bangka, Jakarta Selatan, Rabu (24/7/2019).

Dalam launching DVD Doraemon tersebut, hadir pula Eriska Rein (pemain film “Cinta Bronto Saurus” dan “Bajaj Bajuri The Movie”) dan Penyanyi Calvin Jeremy.

Sebagai penggila Doraemon,  Eriska mengaku tidak pernah melewatkan tayangannya di televisi nasional. “Saya jadi bermimpi memiliki baling-baling bambu, biar bebas terbang kemana-mana, ha-ha-ha,” ungkap Eriska tertawa lepas.

Buat Eriska, film karya sineas asal Jepang itu, selain menghibur juga banyak pelajaran yang bisa dipetik. “Makanya anak saya yang berusia 3 tahun, suka saya ajak nonton. Alhamdulilah dia suka,” ujar Eriska Rein.

Selain Eriska Rein penyanyi dan penggemar Doraemon, Calvin Jeremy yang menyanyikan lagu 'Baling-Baling Bambu' yang diaransemen ulang dari Soundtrack Doraemon.

Ini sebagai bentuk kekaguman Calvin pada Doraemon dengan barang-barang ajaibnya yang berasal dari masa depan, “Pada masa sekarang memang belum ada, tapi siapa tahu kelak benar-benar diciptakan,” komentar Calvin yang mengaku sudah menonton ratusan film serial Doraemon.

Film “Doraemon The Movie Great Adventure in the Antartic Kachi Kochi” disutradarai Atsushi Takahashi berdasarkan mangan (komik khas Jepang) karya Fujio F. Fujiko. 

Kisah film ini  hampir mirip  dengan kondisi di Indonesia pun mengalami masa pancaroba. Kadang terasa sangat panas, kadang hujan Iebat mendadak turun. Bahkan di Pegunungan Dieng, Jawa Tengah, turun hujan es. Cuaca berubah secara drastis. 

Pesan kuat yang ditebar dalam film ini,  adalah antara lain Anak-anak perlu memahami pentingnya memelihara bumi, antara lain dengan tidak menyia-nyiakan makanan, menghemat pemakaian air dan listrik, membatasi penggunaan plastik, serta jangan membuang sampah sembarangan. XPOSEINDONESIA/Foto : Dudut Suhendra Putra.

More Pictures

 

Last modified on Thursday, 25 July 2019 13:34
Login to post comments