Kadek dan Amel Juara Pertama PPTSI 2019

22 December 2019

Kadek Kadin Suartana  (Bali) dan  Amel Barack  (Jawa Timur)  terpilih sebagai Pemenang pertama pemilihan Putra Putri  Tenun Songket Indonesia  2019 (PPTSI 2019). 

Keduanya berhak meraih  satu buah mobil dan uang cash  sebesar @ Rp 25.000,000,  berikut Piala dan Sertifikat.

Kadek,  pemuda kelahiran Australia, 10 Januari 2001 berdarah Bali dari Ayahnya dan beribu Australia,  sejak awal sudah memikat hati juri . 

“Ia  pandai, santun, berpengetahuan luas. Ketika  berbahasa Indonesia muncul kuat aksen Bali-nya, namun ketika berbahasa Inggris, terdengar sangat bule,” kata Jacky Mussry, salah satu Juri.

Sementara Amel Barack  dari balik panggung  mengaku memang telah mempersiapkan diri  sangat lengkap untuk acara ini. 

“Saya membuat video khusus tentang tenun, dengan berkunjung  ke sentra tenun songket di Surabaya,” katanya. 

Tantangan tenun  dan songket di masa depan, menurut Amel adalah menumbuhan  regenerasi penenun.  “Tidak bisa dipungkiri, penenun yang ada sekarang  ini, lebih banyak yang berusia tua. Ini salah satu tantangan terbesar kita dalam mengembangkan dunia tenun!”

Grand Final (PPTSI 2019) berlangsung meriah di Balai Sarbini, Jakarta, 21/122019. Tampak hadir sejumlah tokoh masyarakat, antara lain Sultan Sepuh XIV PRA Arief Natadiningrat. (Ketua Umum Forum Silaturahmi Keraton se-Nusantara (FSKN), Kris Budharjo (Rumah Kreasi Indonesia Hebat, Hassan Abud, (Direktur Hubungan antar Lembaga Dalam Negeri Kemenparekraf), Hari Nur Cahya Murni  – Staf Ahli Menteri Dalam Negeri Bidang Kemasyarakatan dan Hubungan Antar Lembaga.

Ajang PPTSI 2019  yang diselenggarakan oleh Yayasan Cinta Budaya Kain Nusantara (CBKN), Komunitas   Tekstil Indonesia (KTTI) dengan kerabat kerja Rumah Kreasi Indonesia Hebat dan  Forum Silaturahmi Keraton Nusantara  ini,   bakal mencatat sejarah baru dalam dalam dunia beauty pageant Indonesia. 

“Karena baru lewat ajang inilah,  panitia sepakat memilih dan menilai peserta bukan hanya pada kepandaian secara umum, namun juga  melihat  pada minat dan perhatian kaum milenial pada pelestarian sekaligus pengembangan wastra nusantara, terutama songket dan tenun,” kata Anna Mariana, perancang  dan penggagas acara ini.

Ketua Dewan Juri Dra. Tika Bisono, MPsiT menyebut, pemenang dipilih selain karena kecerdasannya, harus pula punya ambisi,  berkepribadian baik, interpersonal baik, punya karakter bangga memakai songket dan tenun.  

“Si pemenang harus mempunyai visi ke depan mau ngapain dengan tenun dan songket,  harus punya ambisi, punya kemapuan berdealing dengan pemerintah dan harus  sangat bangga pada dirinya sendiri,” kata Tika

Tika Bisono selaku Ketua Dewan Juri didampingi Jacky Mussry (Deputy Chairman - MarkPlus, Inc), Rahma Alia  – Managing Director PT Acinti Prima dan Putri Indonesia Pariwisata Tahun 2005, Ati Ganda– Director Studio 26 Artlink, Sjahriati Rochmah  (Wkl. Ketua Yayasan Cinta Budaya Kain Nusantara), Wilda Oktaviana Situngkir – Putri Indonesia Pariwisata 2018, dan 3rd Runner Up Miss Supranational 2018.

Para juri memilih Pemenang  kategori Putra  sebagai berikut:

Juara 1 Kadek Kadin (Bali) 

Juara 2 Arya Purnama (Riau)

Juara 3. Andika Pratama (Sulawesi Tenggara) 

Juara Harapan 1 Yosie Kristanto (Jawa Timur)

Juara Harapan 2 Jonathan Jo Handoko (DKI Jakarta)

Juara Favorite (berdasarkan Like Instagram) Deola Adene 308 likes

 

Kategori Putri 

Juara 1 Amel Barack  (Jawa Timur ) 

Juara 2 Ni Kadek  (Bali) 

Juara 3 Julia Ratih Gita Dwiyana  (Sumatra Utara)

Harapan 1 Wirda Sheren Rehina  (DI Yogyakarta )

Harapan 2  Reva Pradisti (Kalimantan Tengah)

Juara Favorite (berdasarkan Like Instagram)  Aqisah Zaqila 399 likes

More PIctures

 

Last modified on Monday, 23 December 2019 16:43
Login to post comments