Aletra Catat 512 SPK di GIIAS 2026, Aletra L7 Langsung Dibuka untuk Pre-Booking karena Tingginya Antusiasme Pengunjung

Kehadiran kendaraan listrik di Indonesia semakin mendapat perhatian masyarakat. Hal itu terlihat dari pencapaian yang diraih PT Aletra Mobil Nusantara (Aletra) selama mengikuti ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.

Pada partisipasinya yang kedua di pameran otomotif terbesar di Indonesia tersebut, Aletra berhasil mencatatkan 512 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) untuk model andalannya, Aletra L8.

Capaian tersebut menjadi sinyal positif bagi Aletra yang tengah memperkuat posisinya sebagai merek otomotif nasional yang berfokus pada pengembangan solusi mobilitas berkelanjutan bagi keluarga Indonesia.

Chief Executive Officer PT Aletra Mobil Nusantara, Andre Jodjana, mengungkapkan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan konsumen selama penyelenggaraan GIIAS 2026.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan luar biasa yang telah diberikan oleh keluarga Indonesia selama ajang GIIAS 2026. Pencapaian Aletra L8 merupakan bukti nyata bahwa Aletra semakin kuat memposisikan diri sebagai merek otomotif Indonesia yang mampu menawarkan produk mobilitas berkelanjutan yang inovatif bagi keluarga Indonesia,” ujar Andre.

Menariknya, pencapaian tersebut tidak hanya berasal dari konsumen perorangan, tetapi juga didukung oleh segmen korporasi.

Hal ini menunjukkan bahwa Aletra L8 mampu menjawab kebutuhan pasar yang lebih luas, mulai dari kendaraan keluarga hingga kendaraan operasional perusahaan.

Aletra L7 Jadi Magnet Baru di GIIAS 2026

Selain Aletra L8, perhatian pengunjung juga tertuju pada Aletra L7, prototipe kendaraan listrik yang dipersiapkan untuk mengisi segmen Low Multi-Purpose Vehicle (LMPV) di Indonesia.

Meskipun masih berada dalam tahap pengembangan, Aletra L7 justru menjadi salah satu model yang paling banyak menarik perhatian selama pameran berlangsung.

Melihat tingginya antusiasme tersebut, Aletra mengambil langkah cepat dengan membuka layanan pre-booking selama GIIAS 2026.

“Meskipun Aletra L7 merupakan prototipe yang tengah berada dalam proses pengembangan, kami melihat antusiasme yang besar dari para pengunjung. Oleh karena itu, kami membuka pre-booking untuk menyambut dan mengakomodasi dorongan positif konsumen terhadap produk terbaru kami,” jelas Andre.

Keputusan membuka pre-booking menjadi indikasi bahwa pasar kendaraan listrik di Indonesia semakin berkembang dan masyarakat mulai memberikan perhatian lebih terhadap produk yang menawarkan kombinasi antara teknologi, kenyamanan, dan efisiensi.

Aletra Siapkan Peluncuran L7 pada Oktober 2026

Aletra L7 dirancang sebagai kendaraan listrik keluarga dengan harga yang lebih terjangkau tanpa mengorbankan aspek kenyamanan dan fitur.

Model ini dipersiapkan untuk mengisi segmen LMPV listrik yang selama ini masih memiliki potensi besar di pasar otomotif nasional.

Aletra menargetkan peluncuran resmi L7 pada Oktober 2026, bersamaan dengan peresmian kantor pusat baru perusahaan, Aletra Headquarters.

Melalui strategi tersebut, Aletra ingin memperkuat komitmennya untuk menghadirkan kendaraan listrik yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.

“Kesuksesan kami di ajang GIIAS 2026 ini tentunya semakin meningkatkan semangat kami untuk terus memperkuat posisi Aletra sebagai merek otomotif pilihan keluarga Indonesia yang hadir dengan komitmen jangka panjang di Indonesia,” tutup Andre.

Keberhasilan Aletra di GIIAS 2026 menjadi bukti bahwa kendaraan listrik nasional semakin diterima oleh masyarakat. Dengan pencapaian 512 SPK dan tingginya minat terhadap Aletra L7, perusahaan optimistis dapat terus memperluas pasar sekaligus mendorong percepatan adopsi kendaraan listrik di Indonesia. XPOSEINDONESIA/IHSAN

spot_img

Must Read

Related Articles