Minggu, Februari 15, 2026

“Simple Pleasures” Jadi Langkah Baru Alonzo Brata, Tegaskan Eksistensi Crooner Modern Indonesia di 2026

Setelah menutup tahun 2025 dengan album liburan Tap Into the Holidays yang hangat dan elegan, Alonzo Brata kini membuka babak baru kariernya lewat single terbaru berjudul Simple Pleasures. Jika album Natal tersebut menjadi penegasan identitasnya sebagai penyanyi jazz berkelas dengan pendekatan live take yang organik, maka rilisan terbaru ini adalah pernyataan arah musikal yang lebih personal dan reflektif.

Album Tap Into the Holidays yang dirilis bertepatan dengan hari kelahiran Frank Sinatra sempat memperkuat positioning Alonzo sebagai crooner modern dengan akar tradisi klasik. Proyek itu banyak diputar di radio dan ruang hospitality premium karena karakter suaranya yang tenang, halus, dan intim. Namun Alonzo tidak berhenti pada karya musiman. Ia memilih menjaga momentum dengan materi baru yang lebih membumi.

Single Simple Pleasures menjadi rilisan pertamanya di 2026 dan menandai rangkaian karya yang akan dirilis sepanjang tahun. Lagu ini mengusung warna swing jazz dengan sentuhan blues yang terinspirasi semangat New Orleans, kota yang dikenal sebagai tempat kelahiran jazz. Namun pendekatannya tidak nostalgik berlebihan. Aransemen tetap terasa ringan, modern, dan relevan dengan lanskap musik digital saat ini.

Diproduksi di bawah label Star Creation ID dan digarap oleh kolektif Suara Biru Production—Rifki Soeria, Abraham Song, dan Dava Giustizia—lagu ini lahir dari percakapan mendalam tentang rasa syukur dan kenikmatan sederhana dalam hidup. Alonzo menulisnya bersama Rifki Soeria, merangkai lirik tentang kopi pagi, roti panggang hangat, musik, dan tarian sebagai metafora kebahagiaan yang sering luput disadari.

Dalam industri yang kerap mengejar sensasi dan viralitas, Simple Pleasures justru hadir dengan pendekatan yang tenang. Alonzo tidak memaksakan eksplorasi vokal yang dramatis. Ia mempertahankan phrasing yang rapi dan dinamika yang terkendali—ciri khas crooner klasik seperti Tony Bennett dan Dean Martin—namun dengan sensibilitas modern.

Artwork single ini memperkuat narasi tersebut. Potret sederhana Alonzo berlatar biru menghadirkan nuansa modern klasik yang elegan dan timeless. Visual ini bukan sekadar estetika, melainkan representasi arah musikal yang konsisten: minimalis, matang, dan berkelas.

Dirilis di seluruh platform musik digital pada 13 Februari 2026, Simple Pleasures menjadi simbol transisi dari proyek seasonal menuju fase kreatif berkelanjutan. Jika album sebelumnya membangun atmosfer perayaan, maka single ini menawarkan ruang refleksi. Keduanya menunjukkan kesinambungan visi: menjadikan jazz bukan hanya genre, tetapi pengalaman rasa.

Melalui rilisan ini, Alonzo Brata menegaskan bahwa eksistensi crooner modern Indonesia masih relevan di tengah arus musik cepat konsumsi. Dengan fondasi tradisi, produksi yang solid, dan identitas yang konsisten, Simple Pleasures bukan sekadar lagu baru—melainkan langkah strategis dalam perjalanan musikalnya sepanjang 2026.

Must Read

Related Articles