Sail Komodo 2013

16 September 2013
Sejumlah penari tradisional beraksi pada puncak Sail Komodo 2013 di Pantai Pede, Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat, NTT, Sabtu (14/9). Sejumlah penari tradisional beraksi pada puncak Sail Komodo 2013 di Pantai Pede, Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat, NTT, Sabtu (14/9).

Puncak acara Sail Komodo 2013, secara resmi dibuka Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, 14 September 2013.  Acara didahului dengan Sailing Pass 21 kapal perang (KRI), 7 kapal pemerintah dan yacht rally dari 17 negara serta parade 5 kapal besar. 

Acara pembukaan juga dimeriahkan  atraksi terjun payung 54 penerjun serta Heli Water Jump. Presiden didampingi beberapa Menteri Kabinet Indonesia Bersatu II di mana sebelumnya mengunjungi Pulau Komodo pada 13 September 2013. 

Menurut Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif C. Sutardjo selaku Ketua Panitia Pelaksana Tingkat Pusat Sail Komodo 2013, penyelenggaraan Sail Komodo 2013 merupakan Sail ke-5 kalinya sejak 2009. Event internasional ini dimulai dengan penyelenggaraan Sail Bunaken 2009, Sail Banda 2010, Sail Wakatobi - Belitong 2011, dan Sail Morotai 2012.  

Seperti halnya kegiatan Sail sebelumnya, Sail Komodo merupakan event internasional tahunan yang diikuti peserta dari berbagai negara. Selain Indonesia, negara lain yang akan terlibat adalah Malaysia, Australia, Belanda, Thailand, Philipina, AS, dan sebagainya. 

“Event ini bertujuan untuk meningkatkan perekonomian daerah terutama melalui sektor pariwisata bahari.  Event ini menjadi momentum untuk memajukan wisata bahari di tanah air, dan  menjadi destinasi utama wisata dunia,” tegas Sharif C. Sutardjo

Kegiatan Sail juga menjadi model percepatan pembangunan daerah kepulauan dan daerah terpencil. Dan sangat efektif untuk mempromosikan wilayah NTT dan sekitarnya,  sebagai tujuan wisata nasional dan internasional. Apalagi Taman Nasional Komodo merupakan salah satu Situs Warisan Dunia sehingga pemerintah sudah semestinya melestarikan, mengembangkan, serta mempromosikan Taman Nasional Komodo. 

Ada beberapa kegiatan dalam pelaksanaan Sail Komodo 2013. Antara lain Upacara Bendera Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI Ke-68 di salah satu pulau terluar, Bhakti Sosial dan Pelayanan Kesehatan. Event ini juga diikuti beberapa kegiatan Bhakti Kesejahteraan Rakyat Nusantara, Badan Usaha Milik Negara Peduli Komodo, serta kegiatan Lintas Nusantara Remaja dan Pemuda Bahari/Kapal Pemuda Nusantara. 

Sail Komodo 2013 juga dimeriahkan Reli Kapal Layar  atau Yacht Rally, Ekspedisi Kapal Riset Internasional dan Ekspedisi Ilmiah Pulau Terluar dan Festival Derawan 2013 serta Olahraga Bahari.  

“Selain itu juga diadakan  Seminar Nasional dan Internasional mengenai potensi pariwisata, budaya dan alam serta seminar yang membahas mengenai wawasan kebangsaan dan Bela Negara serta pameran potensi daerah,” papar Sharif.

Untuk menunjang seluruh kegiatan Sail Komodo,  semua kementerian/lembaga yang menjadi anggota panitia mengalokasikan anggaran,  sesuai kegiatannya masing-masing. Sedangkan Pemerintah Daerah berperan dalam memobilisasi semua sumber daya daerah, baik itu dari APBD maupun keterlibatan sektor swasta. 

Seperti halnya pada pelaksanaan Sail sebelumnya, kegiatan Sail Komodo 2013 ini tidak hanya sebatas pada acara event semata yang akan habis setelah kegiatan ini selesai. Lebih dari itu, Sail Komodo dapat menjadi stimulan bagi pemberdayakan masyarakat dalam pembangunan daerahnya. 

“Sail Komodo 2013 terbukti memberi dampak positif bagi perekonomian rakyat.  Bahkan event ini secara langsung menjadi stimulan tumbuhnya sektor formal dan informal seperti hotel, rumah makan hingga home stay yang mendukung perkembangan wisata di NTT," tutup Sharif (Sumber Antara , Foto - foto : Antara dan presidenri.go.id)

More Pictures

 

 

Last modified on Monday, 16 September 2013 07:13
Login to post comments