Festival Pesona Tanjung Lesung Dilangsungkan di Banten

06 September 2017

Menteri Pariwisata Arief Yahya  bersama Gubernur Banten Wahidin Halim dan Bupati Pandeglang Irna Narulita meluncurkan Festival Pesona Tanjung Lesung (FPTL) 2017 di Balairung Soesilo Soedarman Kementerian Pariwisata Jakarta. Festival Pesona Tanjung Lesung akan dilaksanakan pada tanggal 22-24 September 2017 di Tanjung Lesung, Kabupaten Pandeglang, Banten.

 

Arief Yahya seusai jumpa pers "FPTL 2017" menyebut keunggulan pariwisata di Banten adalah wisata bahari. Sehingga acara festival  dengan tema Sport dan Adventure  menjadi sangat relevan. "Kita harapkan (Festival Pesona Tanjung Lesung) bisa mengangkat wisata bahari di sana," ujar Arief Yahya.

Menteri Pariwisata  juga menyebut  memulai acara festival dengan sesuatu yang sudah populer. “Dalam sport tourism yang paling populer triathlon. Itu sudah berhasil di Bintan," katanya. Beberapa event  sport sudah direncanakan memeriahkan acara ini,  antara lain: Rhino Cross Triathlon, Sunset Trail, Mountain Bike Cross Country, Race, Motor Bike Adventure, Festival Bebegig dan Kolecer.

Khusus untuk Rhino XTriathlon akan dilakukan dengan panjang lintasan renang 500 meter dan 1.000 meter, rute sepeda 10 kilometer untuk satu putaran, dan rute lari 5 kilometer untuk satu putaran.

Arena di kawasan Tanjung Lesung  yang akan digunakan meliputi area Beach Club, Mercu Suar, Sailing Club, Blue Fish, Bukit Mundi, Jalan Arteri, Desa Kalicaa, Pantai Bodur, dan Golf Land.

Menpar menegaskan  untuk menjadikan Tanjung Lesung sebagai destinasi wisata kelas dunia, banyak yang perlu dibenahi.  Untuk Aksesibilitas misalnya,  satu destinasi wisata kelas dunia tidak boleh ditempuh lebih lama dari 2 jam. “Maka dari itu untuk Tanjung Lesung, saya minta jalan tol. Tidak bisa menjual Tanjung Lesung jika perjalanan dari Jakarta membutuhkan waktu 5 jam.  Selain itu, diperlukan akses darat lain seperti kereta api, akan dilakukan reaktivasi jalur rel kereta api di Banten.!”

Sementara itu, untuk akses udara, destinasi wisata kelas dunia harus punya international airport! Walaupun bandara Soekarno-Hatta terletak di Banten, namun lebih melayani wilayah Jakarta. Menpar mengusulkan “agar dibangun bandara lagi. Lokasi di manapun di Banten, sehingga waktu tempuhnya hanya dua jam ke daerah manapun di Banten. Pandeglang sangat berkemungkinan jika wilayahnya siap!” XPOSEINDONESIA/ Foto : Dok. Biro Hukum dan Komunikasi Publik Kemenpar

More Pictures

Login to post comments