Ratusan Seniman Meriahkan Borobudur International Festival 2017 

18 July 2017
ANTARA FOTO/Maulana Surya ANTARA FOTO/Maulana Surya

Borobudur International Festival (BIF)  diluncurkan Senin malam (17/7) oleh Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya dan Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, kantor Kementerian Pariwisata (Kemenpar). BIF 2017 akan diselenggarakan Pemerinah Provinsi (Pemprov) Jateng di Borobudur, Kabupaten Magelang, Jateng pada 28–30 Juli 2017. 

 

Event BIF 2017 akan melibatkan ratusan seniman dari berbagai daerah di Tanah Air serta seniman dari Jepang, China, dan India. Sementra dari dalam negeri akan muncul pertunjukan kesenian daerah (dari Kabupaten Lumajang (Jawa Timur), Banten dan Kabupaten / Kota di Jawa Tengah seperti Kota Pekalongan, Kota Tegal, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Jepara, Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Rembang, dan Kabupaten Magelang. Para seniman menampilkan karya terbaik mereka  mulai dari pagi hingga malam hari.

Penyelenggaraan BIF dilakukan juga sebagai sebagai sarana mem-branding Candi Borobudur sebagai magnet utama destinasi Joglosemar (Jogya, Solo, dan Semarang). 

Dalam sambutannya  Mempar menyebut, “Target wisman ke Borobudur  diperkirakan  2 juta pada 2019. Itu berarti akan ada uang bedar 2,4 miliar US dolar. Angka itu sangat memungkinkan untuk kita raih!” ujarnya. 

Namun di saat yang sama, Arief Yahya  juga mengingatkan “Yang (sekarang ini) masih critical dari Borobudur  adalah airportnya. Meski sudah di groundbreacking, mungkin  baru bsia selesai akhir 2018 atau awal 2019 . Kalau itu  selesai, Brobudur benar-benar akan menjadi  destinasi wisata dunia.” ungkap Menpar.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dalam pidato sambutannya menyebut event BIF yang sudah empat kali diselenggarakan, telah berhasil mendongkrak pariwisata di Jawa Tengah sekaligus meningkatkan paritisipasi masyarakat sekitar, baik dalam bidang kesenian lokal,  maupun di bidang ekonomi kreatif. 

Ganjar berharap,  BIF 2017 bisa mendorong terselenggaranya festival lain di kota-kota  terdekat. Terlebih, sebelum ini,  Solo Batik Carnival sukses digelar di Solo, “Masyarakat anthusias luar biasa,  bahkan membuat teman-teman dari Pekalongan  menginginkan event  serupa dibuat di kota mereka. Terlebih saat mudik kemarin banyak yang tidak mampir membeli batik ke Pekalongan!”  ujar Ganjar XPOSEINDONESIA/NS Foto Dudut Suhendra Putra

More Pictures

 

Login to post comments