Spektakuler & Bersejarah di International Indie Music Festival 2018

05 July 2018

Harry ‘Koko’ Santoso CEO Deteksi Production membuat gebrakan spektakuler di jagat musik Indonesia. Ia merancang pagelaran musik indie bertaraf internasional dengan mengundang musisi manca negara setidaknya dari 30 negara.

Tercatat sejumlah nama besar dari Indonesia  sudah dijadwalkan tampil antara lain  adalah: Efek Rumah Kaca, Mocca, Fourtwnty, Danilla, Superman Is Dead, White Shoes And The Couples Company,  Sore dan puluhan nama musisi lokal lainnya.

Sementara itu musisi indie dari mancanegara yang sudah pula diundang antara lain Sunflower, Geena Fontanella (USA), Anabelle Laura (Belanda), The Chillburg Project (Group dari 5 Negara, Colombia, Chile, Itali, Belanda dan Indonesia), The Shapers (Perancis) juga musisi dari Inggris, Australia, Malaysia dan negara-negara lainnya.

Acara  yang diberi judul International Indie Music Festival  (IIMF) 2018  ini,  diadakan  bersamaan dengan Pekan Raya Indonesia (PRI) Pameran multiproduk dan multi-entertainment indoor di ICE BSD City dari 27 September hingga 7 Oktober 2018 ini akan memperlihatkan  pentas kolaburasi antara musisi lokal dan luar negeri.

“Tujuan kami lewat festival inilah musisi indie  kita bisa melihat perkembangan musisi mancanegara, sekaligus juga kami mengatur mereka bisa membuat pentas kolaburasi,” kata Koko di  tengah ajang Road to International Indie Music Festival 2018 di Melody Cafe, Grand Kemang,  Jakarta,  Rabu (4/7) petang.

Koko menyebut setidaknya sudah terdaftar 17 nama musisi local yang dirancang berkolaburasi dengan musisi manca negara. “Salah satunya, Bivo dari Indonesia akan berkolaburasi dengan Annabel Laura dari Belanda!" kata Koko

Lewat IIMF 2018, Koko yakin musik indie dari Indonesia dipastikan dapat berkembang  lebih maju. Terlebih, kata Koko, ia  membayangkan dalam ajang ini para musisi bisa menggarap sebuah single secara berkolaburasi.

“Peran kami di sini hanya sebagai fasilitator atau aggregator dan mensupport, namun tidak ikut bisnisnya. Jadi nanti orang Indonesia punya single dengan band luar!’ ujarnya dengan suara bersemangat.

Koko menyebut, tantangan terbesar penyelenggaraan IIMF ini memang terdengar klasik. “Terletak pada pendanaan. Sebagai penyelenggara memang tidak mudah membiayai  kegiatan yang melibatkan begitu banyak orang. Namun kami mencoba mencari cara untuk mengatasinya,” kata Koko yang juga mencetuskan lahirnya acara festival musik Soundranaline ini.

Cara yang dimaksud adalah dengan melalui lobi juga negosiasi. Koko menggambarkan kepada para manager artis, bahwa Indonesia sebagai negara besar dengan  jumlah penduduk terpadat nomer 4 di dunia, merupakan satu-satunya pangsa musik terbesar untuk berpromosi.

“Bayangkanlah, dibanding  negara berpenduduk padat terbesar dunia lainnya seperti China, India dan Amerika, hanya Indonesia  yang sangat terbuka dan tidak mendiskriminasikan musik. Kita menerima segala jenis musik dan sekaligus memujanya. Lihat saja dari Malaysia, kita dengan suka cita menerima Siti Nurhaliza. Tapi apakah Siti diterima dengan cara yang sama di India, China dan Amerika? Kan tidak?!”

Lewat lobi pintar macam ini, para manager musisi indie dunia  ini diundang datang ke IIMF lewat jalur promosi. Kebetulan kebanyakan dari mereka memang tengah mengedarkan album. “Mereka datang untuk mempromosi album dan sama-sama menjadi bagian dari musik dunia. Kami hanya membayar tiket hotel dan tranportasi dalam kota. Dengan cara ini kita bisa menekan cost,” kata Harry menutup percakapan. XPOSEINDONESIA/NS Foto Dudut Suhendra Putra

More Pictures

Last modified on Thursday, 05 July 2018 07:40
Login to post comments

Music

July 13, 2013 0

Andi Auriec Menunggu Berkah ‘Sampai Mati’

Jika sekali waktu Anda berkunjung ke  Ancol Beach City...
July 27, 2013 0

Metalica Live in Jakarta

Metallica, akan manggung di Jakarta pada Minggu, 25...
July 27, 2013 0

“Best Song Ever” dari One Direction

Superstar global, One Direction merilis single terbaru...
July 29, 2013 0

Alicia Keys Manggung di Jakarta

Alicia Keys terkenal di dunia musik sebagai pelantun...