Reyog Jazz Ponorogo : Jazz dan Reog bertemu di sisi Telaga

21 October 2017

Setelah Java Jazz, Jazz Gunung Bromo, Jazz di Atas Awan Dieng, Ngayogya Jazz, Prambanan Jazz, Ubud Jazz, Solo City Jazz dan puluhan nama lain, kini lahir sebuah  event Jazz baru. Namanya “Reyog Jazz Ponorogo”. Event yang baru pertama kali digelar ini, menurut  Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni akan memadukan eksotisme dan keterkenalan Reog Ponorogo dengan musik Jazz.

“Selama ini kami rutin menyelengggakan festival Reog Ponorogo, yang  diikuti oleh berbagai grup Reog dari seluruh Indonesia. Hampir seluruh provinsi mengirimkan wakilnya ke festival ini,”  kata   Ipong Muchlissoni dalam press conference yang digelar di Lumbung Jawa Restoran di  Ponorogo, Sabtu 21 Oktober 2017. 

Dengan pengalaman itulah, tersirat ide menyelenggarakan festival Reyog yang dipadu dengan musik Jazz. Ide ini disampaikan ke berbagai pihak, antara lain Komunitas Jazz di Ponorogo  juga pada Agus Setiawan Basuni dari Warta Jazz yang selama ini banyak melahirkan dan menyelenggarakan pentas jazz. “Niat  ini sekaligus sebagai upaya untuk lebih mengangkat Ponorogo di mata Nasional  maupun Internasional,” ujar Ipong.

Gelaran Reyog Jazz sendiri menyuguhkan  nama musisi ternama internasional yakni Ravish Monin (percussionist /electronic) dan Richard Keyser (Trombone/Synth) yang tergabung dalam Electronic Duo: Tarana yang berasal dari New York Amerika Serikat.

Namun yang juga memikat tentu penampilan dari dalam negeri, seperti  Tompi yang akan naik panggung bersama Nita Aartsen Quintet,  terdiri dari : Gustu Brahmanta (drums), Doddy Sambodo (bass), Afan Latanette (Perkusi) dan seorang trumpeter asal Perancis, jean-Sebastien.

Tampil pula komunitas Jazz tuan rumah dari Ponorogo yaitu dua grup Mrs. Holdingsky & The Apprentice Jazzthilan Community (Ponorogo) yang didampingi komunitas dari Jawa Tengah dan Jawa Timur yang terdiri dari Ngalam Jazz Community (Malang), Sojazz Society (Solo), Jazz Mben Senen (Yogyakarta), Fusion Jazz Community (Surabaya]

Sebuah proyek kolaborasi antara Ponorogo-KualaLumpur-Jakarta dan Samarinda akan terjadi dikelompok yang menampilkan penyanyi Diana Liu (Malaysia) yang akan tampil bersama Udin Jazz Peacocks featAdi Darmawan (bass) dan Tiwi Shakuhachi (keyboard/akordeon) yang dipimpin Syaefuddin Dimyati (drums).

Sementara itu Bintang Indrianto  (Bass) bersama  Denny Chasmala (gitar), M. Iqbal (drums), Ronald Lisan (gendang], Sofie (flute), Madun (kendang) dan Eugen Bounty (clarinet/saxophonist) akan dijadwalkan berkolaborasi dengan penari dan pemusik Reyog Ponorogo.

Dalam press conference, Bintang Indrianto mengaku sangat anthusias mengikuti  ajang jazz ini. “Bukan hanya saya akan  tampil berkolaburasi dengan Reog semata. Tapi saya juga diijinkan bertemu dengan anak-anak SMP dan SMA  untuk memberikan workshop jazz bertema Jazz Masuk Sekolah. Ini sebuah pengalaman yang menyenangkan. Memberikan materi tentang jazz pada anak-anak muda!” ujar Bintang

Pentas  “Reyog Jazz Ponorogo”  akan diselenggarakan di Telaga Ngebel pada Minggu 22 Oktober 2017. “Kita akan melihat pementasan jazz  pertama di Indonesia yang ditempatkan di kawasan telaga, ketika senja jatuh warna sekeliling tampak berwana ungu,”  ujar Agus Setiawan Basuni XPOSEINDONESIA/NS Laporan dan Foto Muhamad Ihsan

More Pictures

Last modified on Wednesday, 25 October 2017 02:50
Login to post comments

Music

July 13, 2013 0

Andi Auriec Menunggu Berkah ‘Sampai Mati’

Jika sekali waktu Anda berkunjung ke  Ancol Beach City...
July 27, 2013 0

Metalica Live in Jakarta

Metallica, akan manggung di Jakarta pada Minggu, 25...
July 27, 2013 0

“Best Song Ever” dari One Direction

Superstar global, One Direction merilis single terbaru...
July 29, 2013 0

Alicia Keys Manggung di Jakarta

Alicia Keys terkenal di dunia musik sebagai pelantun...