Ros Ellyana Prasetyo Cinta dan Peduli Pelestarian Tenun & Songket

15 December 2017

Istri Jaksa Agung HM Prasetyo, Ros Ellyana Prasetyo yang juga Ketua  Umum Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Kejaksaan Agung  terkenal sebagai pencinta dan pelestari kain tenun dan songket.  “Tapi saya  bukan kolektor loh, saya hanya memiliki beberapa kain tenun. Karena pernah tinggal di NTT, maka ada koleksi tenun dari NTT, kemudian ada juga songket dari Padang dan Palembang,” katanya.

 

Karena kecintaannya pada tenun, Ros berupaya menularkannya kepada lingkungan terdekatnya di lingkungan (IAD).  Di tengah Rapat Kerja Nasional  IAD dari 10 -14 Desember 2017, ia berinisiatif menggelar  Panggung Budaya  yang dilaksanakan  di Gedung Badiklat  Kejaksaan di Ragunan Jakarta Selatan.  “Ini  sebuah bentuk kepedulian kepada wastra nusantara sekaligus cinta budaya dan tradisi Indonesia. Acara ini  disupport oleh Anna Mariana,  yang juga meruapakan salah satu anggota IAD,” ujar Ros Ellyana sambil menyebut anggota IAD yang dihadiri lebih dari 100 anggota, baik yang datang dari pusat dan daerah  ini.

Ketum IAD menyebut tenun dan songket diangkat dalam pagelaran budaya ini, karena merupakan warisan budaya yang perlu dijaga dan dilestarikan. “Terlebih kain-kain ini dibuat secara handmadedalam  waktu  yang lama. Dan hasilnya pasti selalu indah. Tiap daerah  di Indonesia punya tenun dan songket dengan ciri khusus. Semuanya indah  dan eksklusif!” kata Ros Ellyana

Karena itulah,  sebagai Ketum IAD ia merasa penting memperkenalkan tenun dan songket kepada para anggota. “Agar mereka bisa mengetahui dengan pasti bagaimana tenun dibuat, dan  lebih penting lagi bagaimana melestarikannya. Masih banyak anggota IAD dari daerah yang barangkali belum mengenalnya. Pengetahuan ini jadi bagian dari peningkatan dan pengukuhan tekad untuk terus mencintai budaya lokal!” kata Ketum lagi.

IAD di bawah kepemimpinan Ros Ellyana Prasetyo selalu berupaya selalu memberikan pelayanan yang terbaik, bukan hanya bagi 16.200 anggota semata, tetapi juga untuk masyarakat umum. Di setiap ulang tahun misalnya, IAD rutin menyelenggarakan bakti sosial,  dengan kegiatan berupa sunatan massal ataupun operasi katarak. Khusus pada tahun 2017,  layanan  IAD kepada masyarakat mendapat penghargaan dari Kementerian Kesehatan.

“Kami dinilai sebagai organisasi yang telah memberikan pelayanan kesehatan terbanyak untuk masyarakat. Khususnya untuk pemeriksaan atau Test Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (Iva), sebuah test untuk mendeteksi dini dan pencegahan kemungkinan terjadinya kanker serviks pada wanita usia dewasa. Lebih dari 37.000 orang di seluruh Indonesia sudah melakukan test ini lewat kami! tutup Ros Ellyana Prasetyo. XPOSEINDONESIA/NS Foto : Dudut Suhendra Putra

Last modified on Friday, 15 December 2017 06:09
Login to post comments