Anna Mariana Garap Kostum Finalis Abang None Jakarta 2018

07 May 2018

Pemilihan Abang None (AbNon) Jakarta Selatan 2018,   berakhir Jumat Malam, 4 Mei 2018 . Dengan kemenangan jatuh ke tangan Abang Faris Ahmad Satriaperdana dan None Athalla Hardian.

 

Di tengah  acara pemilihan tersebut baju rancangan Anna Mariana  ikut serta menjadi bagian sebagai kostum unggulan dari penampilan 15 finalis Abang dan 15 finalis None Jakarta 2018.

Anna Mariana menyebut baju rancangan untuk AbNOn Jaksel ini dibentuknya dengan design yang lebih grande dan lebih mencerminkan jaman milenial.  

"Bahan busananya  dirancangnya  dari bahan berupa tenun Ikat dan tenun lukis.  Warna-warnanya pun terlihat lebih ngejreng. Terutama untuk kostum Abang!” kata Anna.

Pada kostum Abang terlihat  tenun dipakai untuk cukin, kemudian juga diaplikasikan bagian lengan,  dada,  kaki, atau tepatnya  pada bagian dengkul, sebuah aplikasi yang terkesan sangat tidak biasa. “Ini  untuk memperlihatkan cita rasa kekinian. Yang bebas mengaplikasikan  sesuai gaya dan keinginan!” kata Anna.

Sementara untuk kostum finalis None,  Anna memnggap gaun-gaun malam  modern. Dengan penekanan, bahan dan warna disesuaikan dengan kostum Abang,

Dengan kostum bernuansa tenun dan songket Betawi ini, Anna sekaligus  juga ingin  menegaskan, bahwa orang muda jaman milenial ini  (dalam hal ini para finalis AbNon 2018) perlu lebih diperkenalkan dan didekatkan dengan tenun dan songket  Betawi yang  diciptakannnya  secara khusus sejak tiga tahun lalu.

Setelah acara Pemilihan AbNon selesai, Anna akan semakin disibukkan dengan  pembuatan design  tenun dan Songket Betawi terbaru.

“Saat ini saya masih terus mengembangkan dan membuat karya terbaru untuk Tenun dan Songket Betawi, dengan motif dan kualitas special dan terbaik. Di samping itu sudah ada tawaran membuat seragam Pemda DKI, seragam perusahaan swasta seperti Bank dan  untuk karyawan Perguruan Tinggi!”

Anna menyebut  tawaran ini sebagai sebuah merupakan PR besar, karena pesanan yang datang harus dibuat berbeda, tidak pasaran  dan wajib mempunyai ciri special dan kuat.

“Bersama seluruh pengrajin binaan yang ada, saya  akan mengerahkan seluruh pikiran dan tenaga.  Kami berupaya agar bisa  terus mensuport proses pembuatan tenun dan  songket Betawi!” XPOSEINDONESIA/NS Foto Muhamad Ihsan & Dudut Suhendra Putra

More Pictures

Last modified on Monday, 07 May 2018 13:01
Login to post comments