Untuk IFW 2018, Leny Rafael Tampilkan Gaun Girly & Mewah

01 April 2018

Warna hitam  untuk busana, selalu diartikan misterius sekaligus serius. Namun di tangan perancang muda Leny Rafael, hitam bisa berkesan girly, elegan sekaligus mewah. Beberapa gaun hitam, dari 12 model busana yang ditampilkannya  untuk panggung Indonesia Fashion Week 2018  membuktikan itu. Terlebih cutting  gaun-gaun panjangnya terlihat  sangat tidak biasa, ditambah dengan sentuhan plisket (model lipit-lipit), renda, bulu-bulu juga batu kristal Swarovski, menjadikan rancangannya terkesan ekskusif dan mewah.

 

Mengangkat tema “The Adore Sparkle”, Leny menampilkan busananya  yang dikemas  dari beragam bahan, ada satin dutches, organza serta berbagai macam brokat bermotif bunga. Ditambah permainan warna monokrom hitam dan silver memperlihatkan  kain-kain tipis, melayang  dan jatuh  indah pada tubuh si pemakai.  Semakin terlihat  indah dan mewah lantaran bertaburan batu kristal.

“Saya memang terinsipirasi dari keindahan gemerlap bintang pada malam hari. Dan kilau Swarosvki  mirip gemerlap bintang di langit waktu malam hari,” kata Lenny  sebelum naik pentas peragaan busana IFW 2018 hari ke empat,  di Jakarta Convention Center Senayan, Jakarta Selatan (31/3).
 
“Batu kristal  telah lama menjadi pilihan favorit saya. Dari  Swarosvki saya bisa mendapatkan kesan mewah dan elegan. Pancaran cahaya batu kristal akan memberikan kesan beda dalam berbusana, apalagi untuk gaun pesta. Jadi berbeda dan sangat special ” kata lulusan sekolah LPTB Susan Budihardjo, menambahkan.
 
Tema "The Adore Sparkle"  sendiri  dikemasnya dengan melihat fenomena alam yang terjadi ketika senja menjelang malam. Apa yang dirasakan Leny kala itu, hanya gemerlap bintang yang mendominasi jagat raya. Ia pun membayangkan sebuah puisi karya Khalil Gibran: "Bagai danau tenang yang memantulkan cahaya bintang-bintang bergemerlapan".

Finalis Miss Indonesia 2018 asal Propinsi Aceh, Raudha Kasmir yang menjadi  salah satu model dalam peragaan Leny  kali ini , mengaku rancangan Leny yang  dikenakannya  berupa gaun panjang, “Sangat  ringan  dan nyaman dipakai.  Cutting dan modelnya sangat kekinian, seperti  ini, ada sentuhan plisket  yang tidak umum pada bagian bawah gaun. Ditambah kristal Swarovski, gaun ini terlihat mewah!” ungkap Raudah.

Dalam fashion show  kali ini Leny Rafael  memang sengaja tidak mengeksplor tenun Troso khas Jepara, yang menjadi ciri khasnya dan sempat  diperlihatkannya dalam pentas Indonesia Ethnic Fashion Show (IEFW) 2017. “Beberapa gaun yang saya tampilkan hari ini, memperlihatkan  arah fashion saya bukan hanya  untuk baju pengantin, tapi juga busana ready to wear, pakaian siap pakai  yang harganya  berkisar ratusan ribu sampai sejutaan!”

Leny Rafael  yang selama ini terkenal sebagai desainer spesialis busana pesta glamor dan busana pengantin, menyebut pasar ready to wear  semakin terbuka lebar. “Terlebih sebentar lagi  akan memasuki bulan puasa dan lebaran. Pasarnya memang cukup besar. Saya  masuk ke sana, karena  pasarnya ada. Sementara desain baju pengantin muslim tetap saya jalankan sesuai permintaan yang masuk!” XPOSEINDONESIA/NS Foto : Dudut Suhendra Putra

More Pictures

Last modified on Monday, 02 April 2018 01:59
Login to post comments