Kulari Ke Pantai : Drama Komedi untuk Anak dari Mira & Riri

09 March 2018

Setelah sukses memproduksi film anak, Petualangan Sherina dan Laskar Pelangi, Mira Lesmana dan Riri Riza kembali memproduksi film untuk anak-anak yang  berjudul ‘Kulari ke Pantai’.

 

Persiapan sudah dilakukan sekitar 3 bulan, syuting dijadwal akan dilangsungkan dari Maret hingga pertengahan April 2018, dengan  mengedepankan pemain antara lain: Marsha Timothy, Ibnu Jamil, Karina Suwandi, Edward Suhadi, M. Adhiyat,  serta komika Dodit Mulyanto, Mo Sidik, Praz Teguh, dan lain-lain

Menurut Mira Lesmana, skenario film digarap oleh Gina Gina S Noer dan komika Arie Kriting.  "Gina sudah lama kita kenal, tapi belum pernah kerja sama. Gina adalah seorang ibu dua anak, jadi pasti tahu persoalan anak-anak," kata Mira dalam press conference sekaligus selamatan film ini di Kedai 89 Jakarta, 7/03/2018.

Sementara itu, Arie dilibatkan karena Kulari ke Pantai merupakan film drama komedi untuk anak. " Kami perlu bantuan Arie, yang ahli komedi," Mira menambahkan. Film 'Kulari Ke Pantai'  bercerita tentang dua tokoh utamanya yakni Sam (10 tahun) diperankan Maisha Kanna, dan Happy (12 tahun) diperankan Lil'li Latisha, yang merupakan dua orang sepupu dengan karakter bertolak belakang.

Bersama Uci, ibu Sam (diperankan Marsha Timothy), mereka akan melewati masa liburan dengan melakukan peralanan darat sejauh lebih dari 1.000 Kilometer dari Jakarta ke Banyuwangi. “Syuting akan dilangsungkan di  lebih dari 20 titik lokasi sepanjang Jakarta-Banyuwangi dan di Rote, Nusa Tenggara Timur,” kata Riri Reza, sang sutradara.

Perbedaan karakter kedua tokoh utama itu nantinya akan membawa penonton ke dalam perjalanan yang penuh komedi seru dan menyenangkan, juga drama yang hangat dan mengharukan.

Mengisi Kekosongan

Menurut Riri Reza, minimnya film layar lebar khusus anak-anak membuat ia termotivasi untuk menyuguhkan hal tersebut di perfilman nasional. "Buat saya film anak-anak selalu istimewa, mungkin karena saya juga bapak dari dua anak. Sebenarnya tidak banyak kesempatan kita menonton dan melihat keluarga Indonesia dari sudut pandang anak-anak," ujar Riri lagi.

Mira Lesmana selaku produser mengaku, pesimis untuk kembali memproduksi film anak-anak. "Apakah film anak-anak masih diminati di Indonesia? Apalagi dari dari 500-an  judul film yang diproduksi setiap tahunnya, hanya sekitar 15 judul yang merupakan film anak-anak," kata Mira.

Meski demikian, Mira meneguhkan diri untuk terus menggarap 'Kulari Ke Pantai' dan meyakni diri bahwa film bertema keluarga dan anak-anak  tetap punya peminat. "Karena saat Petualangan Sherina dibuat pada tahun 2000 bisa sampai ditonton 1,6 juta orang, belum lagi Laskar Pelangi. Jadi film bertema keluarga dan anak-anak ini penontonnya itu pasti ada penontonnya," ujarnya.

Mira juga menyakini,  di tengah tumbuhnya industri perfilman Indonesia seperti sekarang, “justru saat ini merupakan waktu yang tepat untuk kembali menggairahkan film anak-anak. Agar Anak-anak bisa melihat filman  Indonesia berkualitas dan menghibur, memiliki unsur edukasi dtidak menggurui,” demikian tutur Mira Lesmana.
 
Visi yang disuarakan oleh Mira Lesmana ini berhasil menggaet tiga perusahaan besar sebagai partner dalam pembuatan film Kulari ke Pantai, mereka adalah Ideosource, BASE, dan GO-JEK.  XPOSEINDONESIA/NS Foto Dudut Suhendra Putra

More Pictures

Login to post comments