Harry Dagoe Angkat Pariwisata Lampung Lewat Psycho Triller

31 January 2018

Film  bisa jadi alat untuk meningkatkan pendidikan, pariwisata dan  perkembangan lain  di sebuah daerah.  Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo paham betul akan hal ini.  Demi meningkatkan jumlah wisatawan  yang berkunjung ke Lampung pula, sedang diproduksi  sebuah film berjudul ‘Kiera’, disutradarai  Harry Dagoe dari Rumah Produksi (PH) 7.

 

Uniknya, film  yang dibintangi  Ray Sahetapy, Tiga Setia Gara, Gebriella, Rocky Jeff, Erlando Saputra, Ferly Putra, Artha Pratama dan Yan Wijaya ini  akan bergenre psycho thriller dengan memuat bumbu romance.

“Kiera akan berkisah tentang seorang gadis di Lampung kebetulan, karena bentrokan dengan sebuah culture yang agak membuat  dia mempunyai 7  kepribadian,” ujar  sang sutradara Harry Dagoe di Hotel Novotel , Bandarlampung, Selasa 30 Januari 2018. “Ini sebenarnya sebuah kasus yang pernah terjadi. Jaman sekarang  banyak orang yang  merasa waras, tapi sesungguhnya menyimpan gejala gejala  kegilaan!” tutur Harry lagi.

Harry sudah melakukan casting dengan melibatkan 5-10 talent dari Lampung. Satu di antaranya adalah Gubernur Lampung. "Saya belum bisa membocorkan peran untuk Pak Gubernur, karena akan mengurangi rasa penasaran terhadap film ini," ungkap Harry sambil tertawa.

Di luar itu, Harry mengaku bahagia karena mampu menjadi sutradara dalam film Keira. “Ini sangat spesial bagi saya, karena film ini akan mengangkat konten lokal dan kearifan lokal Lampung ke tingkat nasional, bahkan seluruh dunia,” ujar Harry.

Harry juga berharap film ‘Keira’ mampu bermanfaat bagi orang banyak, bukan hanya di Provinsi Lampung. “Semoga Lampung dapat lebih populer di Indonesia, bahkan di dunia, dan mampu bersanding dengan Bali,” harapnya.

Bagi Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo meningkatkan pariwisata lewat film tidak melulu  harus   memperlihatkan cerita  cinta yang  menggairahkan dan menebar keindahan  alam. “Setiap objek apapun itu  memiliki nilai sudut yang bisa dijual. Baik dari sisi keindahan maupun sisi lain, ," ujarnya sambil menyebut tidak khawatir dengan  tema film yang bersandar pada genre psycho thriller tadi.

“Sangat mungkin, misalnya  dalam film nanti diperlihatkan Kiera tersandung batu di sebuah tempat, dan kemudian tempat itu kita promosikan menjadi lebih terkenal! Buat saya sebagai Gubernur Kepala Daerah,  mendatangkan pariwisata yang penting sisi halal, dan bukan memperlihatkan hal yang melanggar hukum. Sepanjang motivasinya tidak melanggar hukum, maka tidak akan bermasalah. Apalagi sepanjang bisa mendatangkan  pariwisata dan menghidupi wisata di Lampung!” ungkap gubernur termuda di Indonesia, ketika pertama kali dilantik pada 2014.

Gubernur  menyebut salah satu kebijakan strategis di Lampung memang mengembagkan pariwisata dalam bentuk apapun.  Selama mampu mendatangkan orang guna meningkatkan pariwisata Lampung, maka hal tersebut bukanlah masalah. Sebagai info, hari ini peningkatan pariwisata di Lampung mengalami dua kali lipat dari peningkatan pariwisata nasional," jelasnya.

Ridho juga menyampaikan masih banyak ruang untuk mempromosikan Lampung.  Film Keira  hanya salah satunya. "Semoga dengan diproduksinya film Keira akan mampu meningkatkan pariwisata Lampung," katanya. Sehingga pendapatan daerah meningkat dan kesejahteraan masyarakat pun turut meningkat. XPOSEINDONESIA Teks dan Foto : Dudut Suhendra Putra

More Pictures

Login to post comments